p-Index From 2021 - 2026
25.317
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL MAGISTER HUKUM UDAYANA SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Jurnal Akta Jurnal Panorama Hukum TANJUNGPURA LAW JOURNAL Gema Keadilan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal PROGRESIF: Jurnal Hukum Journal of Law Science Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL RECHTENS JUSTISI Transparansi Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Jurnal Hukum Sasana Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Darma Agung Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Kerta Dyatmika LEGAL BRIEF Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belom Bahadat : Jurnal Hukum Agama Hindu JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum Jurnal Kewarganegaraan International Journal of Business, Law, and Education RIO LAW JURNAL Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma International Journal of Research in Education (IJRE) Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Jurnal Warta Desa (JWD) Jurnal Hukum Sehasen Jurnal Publika Pengabdian Masyarakat Media Bina Ilmiah Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia JUDGE: Jurnal Hukum West Science Interdisciplinary Studies Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) West Science Interdisciplinary Studies Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum Kemas Journal:Jurnal Pengabdian masyarakat Acta Comitas : Jurnal Hukum Kenotariatan Vidhisastya: Journal for Legalscholars
Claim Missing Document
Check
Articles

Bentuk Tanggung Jawab Pengelola Obyek Wisata terhadap Kecelakaan Wisatawan di Sungai Telaga Waja Kabupaten Karangasem Ni Luh Made Ayu Nia Pradnya Paramitha; Ni Putu Sawitri Nandari; Putu Eva Ditayani Antari; Kadek Julia Mahadewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2757

Abstract

Aktivitas arung jeram merupakan salah satu bentuk wisata petualangan yang menawarkan sensasi menantang bagi wisatawan, namun memiliki tingkat risiko tinggi, mulai dari cedera ringan hingga risiko kematian. Kondisi ini menuntut adanya standar keselamatan yang memadai serta tanggung jawab dari pengelola objek wisata untuk memastikan terpenuhinya hak-hak konsumen dalam kegiatan wisata berisiko. Penelitian ini mengkaji dua permasalahan utama, yaitu landasan pengaturan keselamatan wisatawan pada kawasan objek wisata dan bentuk tanggung jawab pengelola objek wisata atas kecelakaan arung jeram di Sungai Telaga Waja, Kabupaten Karangasem, Bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep tanggung jawab pelaku usaha pariwisata dalam memberikan perlindungan hukum terhadap wisatawan yang mengalami kerugian, menganalisis dasar hukum yang mengatur keselamatan wisatawan, serta mengidentifikasi bentuk tanggung jawab pengelola terhadap insiden kecelakaan. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konsep, dan fakta. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui studi dokumen dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan keselamatan wisatawan berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025. Penerapan regulasi oleh pengelola wisata arung jeram di Sungai Telaga Waja belum sepenuhnya merata, namun menunjukkan adanya kesadaran hukum pelaku usaha dalam mewujudkan keselamatan wisatawan. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian yang menempatkan tanggung jawab pelaku usaha dalam konteks wisata berisiko tinggi.
PENGADAAN SOSIALISASI DAN PRAKTEK PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BIOMESIN MAGGOT DI DESA MARGA DAJAN PURI Melin Meliana Putri, Ni Putu; Regita Olivia Cahyani, Kadek; Martua Thaddeas Febryan Pardede, Ricky; Indra Widiantaro Kesuma Jaya, I Kadek; Julia Mahadewi, Kadek
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3367-3372

Abstract

Sampah menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Pengelolaan sampah baik sampah organic maupun non organic menjadi hal yang perlu senantiasa diperhatikan. Banyaknya Ruang Terbuka Hijau di Desa Marga Dajan Puri menyebabkan banyaknya sampah yang dihasilkan adalah sampah organik berupa sisa-sisa makanan, dan juga sampah daun-daun dari pepohonan yang ada di sekitar desa. Tujuan dari diadakannya Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini yaitu untuk menemukan solusi terkait permasalahan yang terdapat di Desa Marga Dajan Puri saat ini. Berdasarkan observasi terjadi kurangnya kemampuan masyarakat dalam mengelola limbah sampah organik yang ada. Hal itu terjadi karena kurangnya informasi dan edukasi kepada masyarakat. Dalam laporan ini akan dijabarkan mengenai bagaimana dengan adanya sosialisasi mengenai pengelolaan sampah organik menggunakan Biomesin Maggot tersebut dapat membantu masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah organik di Desa Marga Dajan Puri. Sehingga dengan adanya upaya tersebut maka diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan lingkungan, serta masyarakat dapat memahami konsep pengelolaan sampah organik yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah praktek langsung yang diawali dengan penyampaian informasi berupa edukasi yang disampaikan langsung oleh Narasumber. Dengan demikian, kegiatan ini akan menjadi efektif dilakukan untuk mengatasi permasalahan dalam pengelolaan sampah organik .
APLIKASI LIGHTROOM SEBAGAI ALAT BANTU DALAM PEMASARAN PRODUK DARI JENDELA KOPI Made Adinatha, Pande; Julia Mahadewi, Kadek
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3074-3079

Abstract

Sosial media telah menjadi fenomena global yang mengubah cara manusia berinteraksi, berkomunikasi, dan berbagi informasi di era digital. Sosial media telah menjadi alat yang sangat efektif dalam memasarkan produk dan layanan di era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan menggunakan sosial media sebagai platform pemasaran produk. Sosial media juga memungkinkan interaksi langsung antara merek dan konsumen, memungkinkan umpan balik instan, dan membangun hubungan yang lebih erat. Untuk mengoptimalkan penggunaan sosial media dalam pemasaran produk, perusahaan perlu memiliki strategi yang matang dan terencana. Mengidentifikasi target audiens, mengembangkan konten yang menarik dan bernilai. Berdasarkan permasalahan yang ada, masih banyak usaha food and beverage yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan konten yang menarik untuk memasarkan produknya. Salah satunya adalah usaha food and beverage Jendela Kopi di Kota Denpasar yangg memiliki kesulitan dalam membuat konten yang menarik untuk bersaing dengan usaha food and beverages yang banyak ada di Kota Denpasar. Berdasar permasalah tersebut, penulis memiliki solusi dengan alat bantu berupa aplikasi Lightroom dalam editing segala produk-produk yang ingin dipasarkan oleh pihak Jendela Kopi. Terkait dengan solusi yang ditawarkan, penulis menggunakan pendekatan design thinking sehingga didapatkan rancangan konten yang sesuai dengan keinginan audience. Dengan dibuatnya jurnal pengabdian masyarakat ini diharapkan untuk UMKM yang ada Di Bali maupun Di Indonesia bisa mendapatkan solusi juga dalam membuat produk-produk yang ingin dipasarkan bisa tampil lebih menarik menggunakan Aplikasi Lightroom.
SOSIALISASI PEMBANGUNAN BANK SAMPAH DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN YANG BERKELANJUTAN DI DESA BABAHAN TABANAN Julia Mahadewi, Kadek
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3355-3360

Abstract

Pengabdian  masyarakat  ini  bertujuan  memberikan  edukasi  pada  masyarakat  desa  Babahan  dalam  mengatasi  permasalahan  sampah  yang  membuat  lingkungan  yang  sehat ,  adanya  pembangunan  Bank  Sampah  yang  nantinya  didirikan  Di  desa  Babahan  Tabanan  mampu  sebagai  inovasi  warga  desa  dalam  memilah  sampah  yang  nantinya  bisa  berguna  juga  untuk  menghasilkan  pendapatan  warga  dan  sebagai  bentuk  sosialisasi   Peraturan  Gubernur  Nomor  47  Tahun  2019  Tentang  Pengelolaan  Sampah.Dalam  kegiatan  ini  melibatkan   100  orang  ada  Masyarakat  Desa  Babahan ,  Kepala  Desa  Babahan  dan  Mahasiswa .Kegiatan  ini  dilaksanakan  dengan  metode  pendampingan  secara  langsung  dengan  peserta. Hasil  dari  kegiatan  ini  warga  bersemangat dan  aktif  dalam  melakukan  tanya  jawab dalam  kegiatan  sosialisasi  dan  ingin  segera  memangun  bank  sampah. Hal  tentu  merupakan  suatu  yang  postif  dalam  melaksanakan  pembangunan  berkelanjutan  bagi  desa  Bababahan  adanya  pembangunan  Bank  Sampah  dapat  sebagai  solusi  dalam  permasalahan  pengolahan lingkungan
ANALISIS SISTEM PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA PADA PT. BPR PADMA KANTOR PUSAT Wulandari, Rita; Julia Mahadewi, Kadek
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2801-2811

Abstract

PT. BPR Padma Kantor Pusat sebagai industri yang mempunyai pergerakan dalam sektor jasa finansial. Hal ini berarti selalu berupaya buat menyampaikan layanan paling baik pada nasabah melalui penyediaan beragam jenis wujud tabungan, deposito, serta kredit. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang sistem pemberian kredit modal kerja (KMK). Tujuan laporan ini supaya memahami bagaimanakah peranan BPR Padma Kantor Pusat dalam menyalurkan Kredit Modal Kerja (KMK) pada masyarakat luas khususnya pelaku usaha, sehingga membantu pelaku usaha dalam memperoleh modal untuk usaha kedepannya. Dalam sistem pemberian KMK, bank mensyaratkan sejumlah aturan tertentu. Syarat tersebut digunakan supaya memahami lebih mendalam terkait berbagai data calon debitur serta guna memperoleh informasinya terkait karakter dari calon debitur, pendanaan yang dipunyai sekarang, implikasi keadaan perekonomian sekarang kepada pendapatan debitur, agunan yang dilakukan pengajuan, dan melaksanakan pengukuran keterampilan calon debitur untuk melakukan pengembalian kredit. Untuk mendapatkan informasi calon debitur, maka bank wajib melakukan analisa kredit yang sesuai prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition of Economic). Dengan adanya analisa kredit 5C tersebut, maka resiko tak tertagih makin rendah. Oleh sebab itu, kredit yang aman ialah kredit yang disalurkan dengan menggunakan jaminan. Jika debitur mengalami kesulitan dalam pembayaran, maka jaminan tersebut akan dilelangkan untuk menutupi risiko kerugian yang diderita oleh bank. 
Disharmonisasi Regulasi Tata  Ruang dalam Perlindungan Hak Ulayat di Bali dalam Perspektif Undang- Undang Pokok Agraria Kadek Julia Mahadewi
Acta Comitas : Jurnal Hukum Kenotariatan Vol. 10 No. 03 (2025)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/AC.2025.v10.i03.p12

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  untuk memberikan  dekripsi tentang  regulasi  hak ulayat  desa  adat  di Bali ditinjau dari perspektif UUPA. Penelitian ini menyajikan analisis kritis mengenai ketidakharmonisan regulasi tata ruang yang berdampak pada perlindungan hak ulayat masyarakat adat di Bali. Kajian difokuskan pada Pasal 18B UUD 1945 dan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA). Metode yang digunakan adalah metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan analisis kasus. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ketidaksesuaian antara regulasi tata ruang nasional dan hukum adat Bali muncul karena perbedaan pendekatan; di satu sisi ada pengaturan zonasi nasional yang bersifat teknokratis, sementara di sisi lain hak ulayat adat didasarkan pada pendekatan kultural. Kondisi ini menyebabkan kesulitan dalam pengakuan resmi atas hak ulayat, menimbulkan ketidakpastian hukum, dan risiko pengambilalihan tanah tanpa kompensasi yang layak. Regulasi tata ruang yang cenderung sentralistik belum mampu mengakomodasi karakteristik hukum adat yang bersifat lokal dan kolektif. Konflik yang terjadi di Gunung Batur Bukit Payang merupakan contoh nyata akibat disharmonisasi tersebut. Meskipun terdapat mekanisme regulasi untuk verifikasi dan pengakuan hak ulayat, pelaksanaannya belum terintegrasi secara efektif dengan kebijakan tata ruang nasional. Berdasarkan teori hukum Radbruch, situasi ini mencerminkan kegagalan hukum dalam memenuhi keadilan substantif, sehingga diperlukan harmonisasi regulasi yang inklusif dan fleksibel guna melindungi hak ulayat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Bali. Faktor-faktor penyebab disharmonisasi ini meliputi aspek normatif, struktural, dan kultural.  
The Regulatory Authorities’ Role in Enforcing Laws on Misleading Cosmetic Claims in Indonesia and European Union Ugra Abhiseka, Dewa Ngakan; Mahadewi, Kadek Julia
JURNAL AKTA Vol 12, No 4 (2025): December 2025
Publisher : Program Magister (S2) Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/akta.v12i4.48663

Abstract

The rapid growth of Indonesia’s cosmetics industry has led to a rise in misleading product claims that pose risks to consumers and weaken legal protections. This study examines the role of regulatory authorities in enforcing laws against misleading cosmetic claims in Indonesia and compares these mechanisms with those of the European Union to identify structural, procedural, and substantive gaps that influence enforcement effectiveness. Using a normative legal research method combined with a comparative approach, the study analyzes relevant legislation, official regulatory documents, and judicial decisions. The findings show that although Indonesia has a solid legal foundation through the Consumer Protection Act and the Health Law, supported by both pre-market and post-market surveillance, enforcement remains significantly weaker than in the European Union. Key factors include the absence of detailed claim-assessment standards equivalent to the EU’s Common Criteria, limited authority of BPOM in pursuing criminal actions, and a reactive, case-by-case enforcement model. Conversely, the European Union employs a preventive and systematic framework characterized by rigorous claim verification, standardized scientific substantiation, and broad supervisory powers. This study concludes that Indonesia’s challenges stem not from inadequate legal norms but from insufficient technical standards and institutional capacity. The research offers novelty by highlighting the institutional and technical gaps that hinder Indonesia’s enforcement of misleading cosmetic claims and by providing recommendations for strengthening national regulatory mechanisms to align with international consumer protection standards.
Perlindungan Hak Cipta Terhadap Penerjemahan Lirik Lagu Konco Turu dalam Perspektif Keadilan Rindyartini, Ni Made Ayu Sukma; Ari Rama, Bagus Gede; Agus Kurniawan, I Gede; Julia Mahadewi, Kadek
Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol 5 No 3 (2025): December 2025
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/jkih.v5i3.602

Abstract

The development of digital technology makes it easier for people to access and distribute musical works, including through the translation of lag or lyrics into various languages. Although it is considered a creative expression, this practice raises legal problems because it has the potential to violate copyright as stipulated in Law Number 28 of 2014 concerning copyright. This study aims to analyze the legal regulation of the translation of song lyrics without permission and the legal protection of translation from the perspective of justice. The method used is normative juridical law research with a legal and conceptual approach. The results of the study show that the translation of song lyrics without permission is a violation of the economic and moral rights of the creator as stipulated in article 9 paragraph (1). Based on the theory of legal protection by Philipus M. Hadjon, the copyright legal system has provided preventive and repressive protection through regulation and sanctions. Judging from Robert M. Sherwood's theory and Aristotle's justice, this study shows that the protection of copyright law has been aligned with the principle of justice, although it still requires increasing legal awareness of the community.
Kerugian Pengusaha Atas Rusaknya Peralatan Elektonik Akibat Pemadaman Listrik Pradnyani, Widya Egi; Wibawa Putra, Komang Satria; Nandari, Ni Putu Sawitri; Mahadewi, Kadek Julia
Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol 5 No 3 (2025): December 2025
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/jkih.v5i3.659

Abstract

Pemadaman listrik mendadak berdampak signifikan terhadap pelaku usaha yang sangat bergantung pada peralatan elektronik. Gangguan ini tidak hanya menyebabkan kerusakan barang, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi seperti terhentinya produksi dan hilangnya potensi pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tanggung jawab hukum penyedia listrik, khususnya PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero), terhadap kerugian pelaku usaha akibat pemadaman listrik. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, khususnya UU Ketenagalistrikan, UU BUMN, UU Perlindungan Konsumen, dan Permen ESDM 18/2019. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaku usaha memiliki kedudukan sebagai konsumen yang berhak atas pelayanan listrik yang andal serta kompensasi atas kerugian, sebagaimana diatur dalam kerangka hukum nasional. Namun, regulasi yang ada masih belum memberikan perlindungan secara proporsional terhadap sektor usaha, khususnya usaha kecil dan menengah. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi dan skema kompensasi yang lebih inklusif, agar penyelenggaraan layanan publik oleh bumn dapat berjalan secara adil dan akuntabel. Kata kunci: Pemadaman Listrik, Peralatan Elektronik, Tanggung Jawab Hukum
Tanggung Jawab Klinik Kecantikan Memberikan Ganti Rugi Terhadap Konsumen Akibat Pelayanan Tanpa Izin Mahadewi, Putu Pande Ayu Sintya; Wibawa Putra, Komang Satria; Sutrisni, Ketut Elly; Mahadewi, Kadek Julia
Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol 5 No 3 (2025): December 2025
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/jkih.v5i3.661

Abstract

Riset ini tujuannya untuk mengkaji tanggung jawab hukum klinik kecantikan dalam memberikan ganti rugi kepada konsumen akibat pelanggaran pelayanan tanpa izin melalui pendekatanbyuridis normatif. Fokus kajian diarahkan pada Per-UU, pertanggungjawaban hukum bagi pelaku usaha. Fenomena maraknya klinik kecantikan illegal menunjukan adanya kelemahan pengawasan dan ketidakjelasan norma, yang berdampak pada meningkatnya resiko kerugian bagi konsumen. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai klinik kecantikan belum ditata dengan khusus dalam Per-UU Indonesia, sehingga memunculkan kekosongan norma terkait standar operasional dan akreditasi. Kekaburan norma juga terlihat dalam batasan definisi tenaga kesehatan dan ruang lingkup tindakan estetika medis, sehingga membuka peluang terjadinya praktik ilegal. Tanggung jawab hukum pelaku usaha mencakup tiga aspek, yaitu administratif, perdata, dan pidana. Riset ini merekomendasikan perlunya harmonisasi regulasi melalui pengaturan khusus tentang klinik kecantikan, penegasan standar layanan, serta penguatan instrumen pengawasan untuk menjamin perlindungan hukum terhadap konsumen dan menciptakan kepastian hukum dalam praktik layanan. Kata kunci: Klinik kecantikan, Perlindungan Konsumen, Pertanggungjawaban Hukum.
Co-Authors A.A Sg Tyana Candra Dewi Permadi AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda Adi Partama, Yosia Adinda, I Gusti Ayu Sri Aditya, I Putu Nanda Diva Afra Safira Farmandou Agung Mas Tri Wulandari Aiman, Lajuba Albinia Kireyna Amarani, Aura Ambar Mega Apriliana Amelia Gunawan, Valencia Anak Agung Ayu Intan Puspadewi Anak Agung Ngurah Mahendra Wahyu Laksana Anak Agung Sagung Mirah Pratiwi Anak Agung Sagung Vitria Maheswari Andi Arta, I Gede Angellina Mimaki, Emi Angga Aditya Rossi, I Putu Antari, Putu Eva Ditayani Ari Rama, Bagus Gede Aris Darmawan, I Made Arya, Komang Yadura Aryaningrat Agistu, Raden Ajengferennata Aura Amarani Aurelia Regina Yacob, Maria Ayu Dwi Purnami, Ida Ayu Mas Tri Wulandari, Ni Gusti Agung Ayu Prisma Ayu Putri Ningsih, Ni Komang Ayu Sukma Maheswari Dewi, Anak Agung Bagus Gede Ari Rama Bagus Gede Ari Rama Bagus Gede Ari Rama Bagus Gede Ari Rama Bagus Suarjana, I Komang Budiana, I Nyoman Cahyani, Ni Wayan Indira Cindy Astiti, Ni Kadek Daffa Ukilarizqi, Muhammad Dewa Ayu Putri Sukadana Dewa Ayu Putri Sukadana Dewa Krisn Prasada Dewi, I Gusti Ayu Dilla Susmita Dewi, Ni Made Cantika Kumala Dhilon, Hilgi Mafia Dinata, Kadek Indra Prayoga Edvaldo Jose Luis Soares Sequeira Eka Purnama Sari Eko Wibawa, I Gede Emi Angellina Mimaki Erda Erliana Dewi, Luh Gede Erinda Fiskaria Jelahu Farendra, Dewa Gede Dedy Febrian, Kelvin Febrian Siga Sari Febriyanti, Ni Kadek Rika Finezea, Senja Galang Aristha, Dewa Gde Arya Surya Dharma Gde Putra Mahendra Junior Gede Ari Rama, Bagus Giovanka Melati Angeline Hutagalung Gorda, A.A.A. Ngr Sri Rahayu Gusti Agung Rama Arya Diptha Hardika, Made Chersyana Dwidiantari I Gede Agus Kurniawan I Gede Andi Arta I Gede Sadia Dwi Ratmaja I Gusti Ayu Agung Mirah Virgianitri I Gusti Ayu Dilla Susmita Dewi I Gusti Ayu Eviani Yuliantari I Kadek Indra Widiantaro Kesuma Jaya I Komang Mahendra Putra I Made Arya Paramartha I Made Bagus Aldi Marantika Putra I Made Indra Surya Pramudya Sukarsa I Made Karisma Adi Laksana I Made Yudha Pradnyana I Nyoman Bagiastra I Nyoman Bagiastra I Putu Edi Rusmana I Putu Nanda Diva Aditya I Putu Rangga Purusha I Wayan Agus Sumartana I Wayan Suderana Ida Ayu Dwi Purnami Ida Ayu Nadya Arlista Indra Surya Pramudya Sukarsa, I Made Indra Widiantaro Kesuma Jaya, I Kadek Jasmine Salsabila Maharani Jayanti, Ni Putu Nita Anggrelia Julia Djami, Natasha Juwita Arsawati, Ni Nyoman Kadek Agus Purmadi Putra Kadek Bayu, BayuKrisna Kadek Indra Prayoga Dinata Kadek Indra Prayoga Dinata Kadek Januarsa Adi Sudharma Kadek Regita Olivia Cahyani Kadek Sri Purnama Sari Ketut Artami, Ida Ayu Ketut Elly Sutrisni Kireyna, Albinia Komang Ayu Trisna Yanti Komang Ayu Trisna Yanti Krisna Prasada, Dewa Lase, Efrem Hepi Warman Liamitha, Luh Febby Luh Febby Liamitha Luh Gede Erda Erliana Dewi Luh Made Mirah Rahma Dewi Luh Putu Niti Rahayu Made Adinatha, Pande Made Jayantara Made Jayantara, Made Made Oka Cahyadi Made Oka Cahyadi Wiguna Made Sharol Bhavani Made Sinthia Sukmayanti Made Sinthia Sukmayanti Mahadewi, Putu Pande Ayu Sintya Mahendra Junior, Gde Putra Mahesa Asykari Muzon, Muhammad Maria Aurelia Regina Yacob Maria E. Yuliana Welu Manggo Maria Matildis Bien Marina Yetrin Sriyati Mewu Martua Thaddeas Febryan Pardede, Ricky Mas Oktaviana Howard, I Putu Mas Tri Wulandari, Ni Gusti Ayu Maskur Arif Safaat, Muhammad Matildis Bien, Maria Melin Meliana Putri, Ni Putu Muhammad Daffa Ukilarizqi Muhammad Mahesa Asykari Muzon Muhammad Maskur Arif Safaat Nanda Diva Aditya, I Putu Natasha Julia Djami Ni Gusti Agung Ayu Mas Triwulandari Ni Gusti Ayu Mas Tri Wulandari Ni Kadek Candra Nanda Devi Ni Kadek Candra Nanda Devi Ni Kadek Cindy Astiti Ni Kadek Ika Darma Yanti Ni Kadek Nia Mimba Swari Ni Kadek Ria Mahadiani Ni Kadek Vitriea Devi Ni Kadek Wiratmi Ni Ketut Elly Sutrisni, Ni Ketut Elly Ni Komang Ayu Candrawati Ni Komang Ayu Widiasari Ni Luh Made Ayu Nia Pradnya Paramitha Ni Made Dinda Ayu Vijayanti Ni Made Nopi Narayani Ni Nyoman Juwita Arsawati Ni Putu Asri Nilayanti Ni Putu Ega Maha Wiryanthi Ni Putu Melin Meliana Putri Ni Putu Pramudia Anjaswari Ni Putu Rosita Pratiwi Ni Putu Sawitri Ni Putu Sawitri Nandari Ni Putu Silva Purnama Dewi Ni Putu Trisya Putri Larasati Nopi Narayani, Ni Made Oktaviani. M, Masrianti Pande Made Adinatha Pradita Wulandari, Putu Pradnyana, I Made Yudha Pradnyani, Widya Egi Pramana, I Nyoman Jovan Gustika Prasada, Dewa Krisna Purnama Sari, Eka Puspadewi, Anak Agung Intan Putra Astawa, I Kadek Putra, Anak Agung Gede Bagus Suwendra Putra, I Komang Ary Dharma Putra, Komang Satria Wibawa Putri Ramadhani, Faradhina Zahra Putri, Putu Siska Rudiana Putu Dinda Pradnyaditha Putu Mira Jyothi Pramanadiaswari Putu Pradita Wulandari Rafika Amalia Rahayu Ariadi, Suci Rajendra Zufar Wahyu Aryaputra, Aldo Rama, Bagus Gede Ari Rangga Purusha, I Putu Rayhan Mahaputra Hartono Regita Olivia Cahyani, Kadek Ria Mahadiani, Ni Kadek Ricky Martua Thaddeas Febryan Pardede Rindyartini, Ni Made Ayu Sukma Rita Wulandari Rita Wulandari Rosita Pratiwi, Ni Putu Rukmini, Ni Kadek Aria Carniva Sadnyini, Ida Ayu Sagung Vitria Maheswari, Anak Agung Salsabila Maharani, Jasmine Sari, Ni Komang Yuni Anita Sidabutar, Boy Gohan Sompie, Rebecca Mirella Sri Purnama Sari, Kadek Suci Rahayu Ariadi Sukadana, Dewa Ayu Putri Suryantini, Putu Mitha Tangkas, I Ketut Agus Wira Utama Tania Novelin Tania Novelin Tari, I Nyoman Triduta Tri Wulandari, Agung Mas Tri Wulandari, Ni Gusti Agung Ayu Mas Ugra Abhiseka, Dewa Ngakan Valencia Amelia Gunawan Vernanda, I Putu Tedi Eka Vilda Rensiana Wayan Phelia Paramitha Widiantara, I Putu Ari Satya Wijaya, Putu Angelina Puteri Windayanti, Komang Ayu Wiratmi, Ni Kadek Wowiling, Desyan Permata Putri Wulandari, Ni Gusti Ayu Mas Tri Wulandari, Ni Nyoman Pramaesty Yoga, Kadek Denta Brata Yudas Swastika, I Gusti Bagus YudhaPradnyana, I Made Yulia Kirani, Deby Zahra, Sherly Az-