Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan Faktor Risiko Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Minarti, Minarti; Nasution, Fitri Faridahtul Aulia Nasution; Dewi Ciselia; Rizki Amalia; Fika Minata
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v13i2.401

Abstract

Balita pendek (stunting) kegagalan balita dalam mencapai pertumbuhan optimal. Pravelensi stunting di Kabupaten Banyuasin selama periode tahun 2020-2022, tahun 2020 sebanyak 5.419 dengan pravelensi 10,02 persen, tahun 2021 sebanyak 3.510 dengan pravelensi 6,31 persen, dan tahun 2022 sebanyak 2.167 dengan pravelensi 3,96. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik yang bersifat kuantitatif Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah variabel dependen kejadian stunting pada balita dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan dengan pendekatan kohort reprospektif, yaitu suatu penelitian kohort yang berusaha melihat ke belakang (backward looking). Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sukajadi Kabupaten Banyuasin dan dilaksanakan pada bulan Juni - Juli 2023. Sampel yang digunakan sebanyak 90 responden balita yang tercatat di Puskesmas Sukajadi Kelurahan Sukajadi Kabupaten Banyuasin. Analisis data univariat dan bivariat. Hasil penelitian pada kejadian stunting yang memiliki hubungan dengan sanitasi air bersih p-value = 0,000 dengan nilai OR 56,778. Prilaku orang tua perokok p-value = 0,001 dengan nilai OR 19,091. Ibu hamil dengan riwayat KEK p-value = 0,001 dengan nilai OR 17,857. Berdasarkan hasil penelitian ini masih terdapat hubungan bermakna antara sanitasi air bersih, Prilaku orang tua perokokdan Ibu hamil dengan riwayat KEK dengan kejadian stunting.
Pengaruh Komunikasi, Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Remicon Widyaprima Minarti, Minarti; Khoiri, M.
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 6 No. 2 (2023): [Maret-April] Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v6i2.28278

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis bagaimana komunikasi, disiplin kerja serta motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Remicon Widyaprima. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi berjumlah 110 dengan sampling jenuh. Metode analisis data yang digunakan antara lain: uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R2), uji t dan uji f. Hasil temuan penelitian terdapat hubungan antara komunikasi dengan kinerja karyawan yang dapat disimpulkan dari hasil uji t yaitu 4,157 > t tabel 1,9826 signifikansi 0,000 < 0,05. Terdapat hubungan antara disiplin kerja dengan kinerja karyawan yang dapat disimpulkan dari hasil uji t yaitu 4,480 > t tabel 1,9826 dengan  signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji simultan menghasilkan dengan nilai 112,249 > f tabel 2,69 yaitu skor positif dan signifikan 0,000 < 0,05. Menurut temuan penelitian, komunikasi, disiplin kerja dan motivasi kerja secara keseluruhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Remicon Widyaprima.
ANALISIS MOMEN TENSOR KEJADIAN GEMPABUMI DI KEPULAUAN SELAYAR : STUDI KASUS 14 DESEMBER 2021 Minarti, Minarti; Utami, Fatia Arta; Ilham, Rahmaniah; Kusmiran, Amirin; Karnaen, Muh.; Priadi, Ramadhan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34199

Abstract

Kompleksitas tatanan geologi di Sulawesi sangat mempengaruhi aktivitas seismik yang dapat mengakibatkan gempabumi. Salah satunya gempabumi dangkal dengan magnitude 7.3 SR di laut Flores yang terjadi pada tanggal 14 Desember 2021 yang berdampak fatal hingga Kepulauan Selayar. Untuk mengetahui penyebab terjadinya gempabumi tersebut perlu dilakukan analisis tensor momen untuk mengidentifikasi jenis dan pola pergerakan sesar pemicunya. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar, berupa data waveform gempa susulan dari gempa utama yang terjadi di laut Flores. Data yang diperoleh merupakan data gelombang tiga komponen yang dianalisis menggunakan software ISOLA-GUI. Proses pengolahan data dilakukan dengan proses inversi waveform untuk menganalisis nilai momen tensor dan mengidentifikasi pola pergerakan bidang patahan/sesar. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai tensor momen yang diperoleh yaitu Mxx = 1.47 exp 28, Myy = 6.99 exp 28, Mzz = -8.46 exp 28, Mxy = -0.02 exp 28, Mxz = -2.76 exp 28, dan Myz = 1.46 exp 28, yang mengindikasikan pola bidang sesar mendatar mengiri (left lateral strike-slip) yang digambarkan dalam beachball diagram.
Pengaruh Pemberian Kerupuk Singkong Ebi terhadap Perubahan pH Saliva pada Anak Balita Stunting Annisa, Nurul; Ernita, Lisa; Minarti, Minarti; Bayu Argaheni, Niken; Arfiah
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i2.21828

Abstract

Objective: Stunting in toddlers can increase the risk of dental caries due to disruptions in salivary gland growth caused by the shrinkage of salivary glands resulting from oral cavity conditions and reduced saliva flow. This study aims to evaluate the influence of cassava chips with shrimp (ebi) consumption on saliva acidity levels in stunted toddlers in the Work Area of Pekkae Health Center, Barru Regency. Methods: The research method used a Pretest-Posttest Control Group Design, with two randomly selected groups given a pretest to determine the initial conditions and any differences between the experimental and control groups. The study population included all stunted toddlers in the Work Area of Pekkae Health Center, totaling 190 toddlers, and the sample was selected based on inclusion criteria, including toddlers experiencing stunting, aged 36-59 months, having teeth, able to participate in the intervention, without allergies, and able to follow the cassava chips with shrimp (ebi) feeding schedule. A total of 32 toddlers were selected using purposive sampling. The statistical test used was the Wilcoxon test. Results: The research results showed significant findings in saliva acidity levels in Week 1 (Asymp. Sig. [2-Tailed] = 0.002), Week 2 (Asymp. Sig. [2-Tailed] = 0.001), Week 3 (Asymp. Sig. [2-Tailed] = 0.003), Week 4 (Asymp. Sig. [2-Tailed] = 0.002), and Week 5 (Asymp. Sig. [2-Tailed] = 0.001). The overall Asymp. Sig. (2-Tailed) value was 0.003, indicating a significant change before and after the consumption of cassava chips with shrimp (ebi). Conclusion: The conclusion of this study is the influence of cassava chips with shrimp (ebi) on changes in saliva pH in stunted toddlers. It is hoped that the general public, especially parents, will prioritize the oral health of toddlers
Isolation and Identification of Antiplasmodial Compound from Methanol Extract of Calophyllum bicolor P. F. Steven Abbas, Jamilah; Hanafi, Muhammad; Artanti, Nina; Sundowo, Andini; Minarti, Minarti; Asih, Puji Budi Setia; Syafrudin, Din
Annales Bogorienses Vol. 19 No. 2 (2015): Annales Bogorienses
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Calophyllum bicolor (Clusiacea) is a big tree from Indonesian rain forest in Palangkaraya, Central Kalimantan. Calophyllum or bintagor is one of many sources of natural bioactive compounds that can be used in the fields of health and pharmaceuticals. The aim of this research was to explore the antiplasmodial activity of methanol extract of Calophyllum bicolor P.F. Steven against Plasmodium falciparum. The methanol extract was purified by colomn chromatography system, hexane – ethyl acetate was used as solvent with increasing polarity. One pure compound was obtained and was elucidated based on the 1H-&13C-NMR and 2D-NMR, [COSY, HMBC and HMQC] data and the isolated compound was identified as xanthone. Methanol extract showed antiplasmodial activity growth inhibition against P. falciparum with IC50 5.2 ppm and the new 5-methoxy trapezifolixanthone compound have maximum inhibition at concentration 0.11 nMol.
ISOLATION AND IDENTIFICATION OF APIGENIN, A FLAVONOID COMPOUND FROM MACARANGA HYPOLEUCA (REICHB.F. & ZOLL.) Aisya, Sitti; Megawati, Megawati; Ariani, Novita; Sukirno, Sukirno; Minarti, Minarti; Kurniawan, Hendris Hendarsyah; Hidayat, Arief; Hendra, Medi; Primahana, Gian; Darmawan, Akhmad
Berita Biologi Vol 23 No 1 (2024): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/beritabiologi.2024.3242

Abstract

The study on Macarang hypolueca (Reichb.f. & Zoll.), which was collected from secondary forests around Samarinda City, East Kalimantan, involved phytochemical investigations that led to the isolation of a flavone type compound of flavonoid from the ethyl acetate fraction. To separate the compounds, silica gel column chromatography was utilized with a gradient solvent system of n-hexane and ethyl acetate, along with the addition of 5%. Infrared analysis (FTIR), mass spectrum (LC-ESI-MS), and nuclear magnetic resonance (1D- and 2D-NMR) were used to identify and elucidate the structure. Based on spectroscopic data and comparison with appropriate references, the isolated compound was identified as apigenin
Kepatuhan Minum Obat Pada Klien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Wonokusumo Surabaya Febiayuni, Nabila; Ongko Waluyo, Kiaonarni; padoli, Padoli; Minarti, Minarti
JURNAL KEPERAWATAN Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : JURUSAN KEPERAWATAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/nersbaya.v17i1.35

Abstract

ABSTRAK  Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Klien hipertensi harus memahami dan menumbuhkan kesadaran diri terhadap penyakitnya, dan melakukan perawatan mandiri seperti salah satunya patuh minum obat antihipertensi. Semakin patuh klien saat mengkonsumsi obat maka tekanan darah akan terkontrol dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pada klien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wonokusumo Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik accidental sampling. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh klien hipertensi yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Wonokusumo Surabaya dengan jumlah sampel 85 klien. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dari Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Data yang diperoleh kemudian di analisis dikode, dan ditabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar 50,6% memiliki tekanan darah kategori tahap 1 dan sebagian kecil 14,1% memiliki tekanan darah kategori tahap 2, pada tingkat kepatuhan minum obat sebagian besar 57,6% klien hipertensi tidak patuh dan hampir setengahnya 42,4% klien patuh minum obat hipertensi. Klien dan keluarga diharapkan dapat mendukung untuk selalu melakukan pengontrolan tekanan darah dengan rutin serta patuh dalam melakukan pengobatan hipertensi. Kata Kunci : Kepatuhan, Tekanan Darah, Hipertensi ABSTRACT  Hypertension or high blood pressure is an increase in systolic blood pressure over 140 mmHg and diastolic blood pressure over 90 mmHg. Hypertension clients should understand and cultivate self-awareness of the disease, and perform self-care such as one of them obediently taking antihypertension drugs. The more obedient the client when taking the drug then the blood pressure will be well controlled. Theadvice of this study is to find out tingkat  compliance  taking  drugs  in hypertension clients at work area of Wonokusumo Public Health Center Surabaya.The type of research used is descriptive research with a cross sectional  approach  and  using  accidental sampling techniques.  The population  in  this study  was  all  hypertension  clients  who  conducted  examinations  at  Wonokusumo Health Center  Surabaya  with a sample number of  85  clients. Data  collection    using  questionnaires  from the Morisky Medication Adherence Scale  (MMAS). The result showed that most of the 50.6% had stage 1 category blood pressure and a small percentage of 14.1% had stage 2 category blood pressure, at the level of adherence to taking medications most of the 57.6% of hypertensive clients were non-compliant and almost half of 42.4% of clients were obedient to take hypertension medications. Families is hoped that can support clients to always control blood pressure regularly and be obedient in treating hypertension.  Keywords : Compliance, Blood Pressure, Hypertension
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Nurul Khoir Surabaya Alfatik, Fatma; Padoli, Padoli; Minarti, Minarti
JURNAL KEPERAWATAN Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : JURUSAN KEPERAWATAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/nersbaya.v17i1.40

Abstract

ABSTRAK              Penyakit skabies yaitu kondisi pada kulit yang tidak hanya dapat menjadi penyebab infeksi akan tetapi juga sangat mengganggu. Pasien akan lebih sering menggaruk setiap saat, akibat adanya tungau skabies di bawah kulit. Penyakit skabies terjadi karena personal hygiene yang kurang baik di kalangan santri, seperti adanya kebiasaan santri saling pnjam-meminjam alat dan bahan perlengkapan mandi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian desain deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah santri dengan besar sampel 60 orang yang dipilih dengan accidental sampling. Instrumen pengumpulan data pengetahuan personal hygiene dan kejadian skabies menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Setelah data terkumpul dianalisis menggunakan tabel dengan  distribusi frekuensi. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan personal hygiene dan kejadian skabies menggunakan uji chi-square dengan nilai signifikan 0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar 33 orang (55,0%) mengalami tingkat pengetahuan tentang personal hygiene buruk dan hampir setengahnya 27 orang (45,0%) mengalami kejadian skabies. Ada hubungan antara Tingkat Pengetahuan Tentang Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies p value=0,046 p<0,05, dimana pengetahuan santri tentang personal hygiene yang kurang meningkatkan kejadian skabies. Disarankan kepada santri untuk mengikuti penyuluhan tentang pengetahuan personal hygiene di Puskesmas. Santri yang terkena skabies segera dilaporan ke Puskesmas. Kata Kunci : Skabies, Tingkat Pengetahuan Personal Hygiene, Kejadian Skabies ABSTRACT             Scabies is a skin condition that can not only cause infection but can also be very annoying. Patients will scratch more often every time, due to the presence of scabies mites under the skin. Scabies disease occurs due to poor personal hygiene among students, such as the habit of students borrowing tools and toiletries. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge about personal hygiene and the incidence of scabies. The type of research used in this research is quantitative with descriptive design research method using a cross sectional approach. The population in this study were students with a sample size of 60 people who were selected by accidental sampling. The instrument for collecting data on personal hygiene knowledge and the incidence of scabies used questionnaires and observation sheets. After the data collected were analyzed using a table with a frequency distribution. To determine the relationship between knowledge of personal hygiene and the incidence of scabies using the chi-square test with a significant value of 0.05. The results showed that most of the 33 people (55.0%) experienced a level of knowledge about poor personal hygiene and almost half of them 27 people (45.0%) experienced the incidence of scabies. There is a relationship between the level of knowledge about personal hygiene with the incidence of scabies p value = 0.046 p <0.05, where the knowledge of students about personal hygiene that does not increase the incidence of scabies. It is recommended for students to take part in counseling about personal hygiene knowledge at the Puskesmas. Students who are affected by scabies are immediately reported to the Puskesmas. Keywords : Scabies, Personal Hygiene Knowledge Level, Scabies Incident
Literature Review: Integration of Hybrid Renewable Energy Systems in Remote Areas A, Sulaiman; Minarti, Minarti; Saputra, Rahmad Surya Hadi
Journal of Renewable Engineering Vol. 2 No. 4 (2025): JORE - August
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/ex26fj18

Abstract

The availability of equitable and sustainable energy in remote areas is a major challenge for national development, primarily due to limited infrastructure and electricity access from conventional grids. Hybrid energy systems that combine renewable energy sources such as solar, wind, and microhydro with energy storage or diesel backup have emerged as an adaptive solution to address energy needs in off-grid areas. This study uses a qualitative approach based on literature to explore relevant hybrid energy system integration practices, challenges, and models across various geographic and social contexts. The study identifies that the success of hybrid system implementation is determined not only by its technological configuration but also by local social, economic, and institutional factors. Technological advances such as the Internet of Things (IoT) and smart energy management systems have contributed to improving system efficiency and reliability. However, obstacles remain in the form of limited funding, low public energy literacy, and weak supporting policies at the regional level. Through a thematic synthesis of the literature from the past five years, this study formulates a local energy ecosystem-based integration model that encompasses modular technology, multilevel policies, and community empowerment. These results are expected to serve as a strategic reference in promoting a just and sustainable energy transition in underdeveloped regions.
PERANCANGAN MOTIF BATIK DENGAN INSPIRASI RELIEF ORNAMENTASI CANDI KIDAL SEBAGAI PENGEMBANGAN CORAK BATIK DESA KIDAL Nafi’ah, Ulfatun; Utami, Indah Wahyu Puji; Sulistyo, Wahyu Djoko; M, Rike Andrias; Mahmud, Jihan Amirudin; Minarti, Minarti
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tiap daerah memiliki motif batik yang khas, termasuk Desa Kidal yang berada di Kabupaten Malang. Desa ini baru merintis sentra kerajinan batik tulis maupun cap dengan inspirasi yang berasal dari lingkungan sekitar, termasuk dari Candi Kidal. Desa ini sudah memiliki beberapa motif khas namun masih sangat sederhana dan perlu dikembangkan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang motif khas batik Desa Kidal yang bersumber dari relief ornamentasi pada Candi Kidal. Metode yang dilakukan meliputi observasi, eksplorasi ide, perancangan, dan perwujudan karya. Ada enam motif khas yang dihasilkan yaitu, singhapadma kidal kiri, singhapadma kidal kanan, padma kidal, sulur padma kidal,medalion kidal, dan medalion wisnu kencana. Motif tersebut diaplikasikan dalam bentuk canting cap batik. Motif baru yang dihasilkan memperkaya motif yang telah ada sebelumnya di Desa Kidal.
Co-Authors ., Pestariati A, Sulaiman A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Adek Zamrud Adnan Adinata, Ach. Arfan Agus Mukholid Aisya, Sitti Akhmad Darmawan Alfatik, Fatma Amirin Kusmiran Andini Sundowo Anisa Pertiwi Arfiah Ariani, Novita Arif Wijaya Aryadi, Anggi Ayuanda, Leila Nisya Baiq Dewi Harnani R Bayu Argaheni, Niken Chaidir Chaidir Chandra, Tiara Ayu Darmawati, Junay darwis darwis, darwis DEWI CISELIA Dewijanti, Indah Dwiatmi Dina Raidanti Dintya Ivantarina Eka Sarofah Elvi Sunarsih Endarini, Lully Hanni ERMA PUSPITA SARI Ernita, Lisa Evy Diah Woelansari Febiayuni, Nabila Fika Minata FIKA MINATA WATHAN Galuh Widiyarti Hani Mulyani, Hani Hartati, Yuli Hendris Hendarsyah Kurniawan, Hendris Hendarsyah Heri Syahrian, Heri Heru Sulistijono Hilmi Yumni Ilham, Rahmaniah Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indah Wahyu Puji Utami, Indah Wahyu Inoy Trisnaini Insyur, Bergita Irzanita Irzanita Istanto, Wisnu Jamaluddin Jamaluddin Jamilah Abbas Juliana Christyaningsih Juminten Saimin, Juminten Junuda, Junuda Junuda, Junuda Karnaen, Muh. Kastubi Kastubi, Kastubi Khoiri, M. Khrisna Agung Cendekiawan Kristina Pae Ladyka Viola Aulia Armawan Lanto, Muh Said Lara, Lara Leni Novianti Lia Meilawati Lotulung, Puspa Dewi N Lotulung, Puspa Dewi N. Luthfi Rusyadi Luthfiyah, Sari M, Rike Andrias Mahendika, Devin Mahmud, Jihan Amirudin Maksuk Mamik Mamik Marcello, Steven Aldo Martoni Medi Hendra Megawati - Minata, Fika Muhammad Altin Massinai Muhammad Fawzy Ismullah Massinai Muhammad Hanafi Museyaroh, Museyaroh Mutiarawati, Diah Titik Nafi'ah, Ulfatun Namriah, Namriah Nasution, Fitri Faridahtul Aulia Nasution Ngguna, Ani Mura Nikmatul Fadilah Nina Artanti Ningsih, Dewi Andariya Nur Anugrahini, Hepta Nurhayani, Delvi NURUL ANNISA NURUL HIDAYAT Ongko Waluyo, Kiaonarni Padoli Padoli, Padoli Peluw, Zulfikar Prasetyawati Umar, Emi Priadi, Ramadhan Primahana, Gian Puji Budi Setia Asih, Puji Budi Purwanti, Kristin Puspa Dewi Narrij Lotulung Puspa Lotulung, Puspa PUTU LUSITA NATI INDRIANI Rahagia, Rasi Rahma Sari, Indah Rajokiaman Sinaga Ramadona, Mayang Dwi Rembon, Fransiscus S Resman, Resman Ria Wulandari Riani, Lita Rifanzha, Aqil Naufaldy Ririn Noviyanti Putri Rizki Amalia Rizki Amalia Rizna Dewi Rizna Triana Dewi Ruben, Sethiana Dewi Runtu, Andro Ruben SAHTA GINTING, SAHTA Saputra, Rahmad Surya Hadi Sartika, Diana Sasongkowati, Retno Satrio Wicaksono Setyorini, Dhiana Suhariyadi Suhariyadi Sukirno Sukirno Suliati Suliati Sulistyo, Wahyu Djoko Supriadi, Edi Supriatin Supriatin, Supriatin Suyono Suyono Syafrudin, Din Syafrudin, Din Tandiola, Rosdiana Teni Ernawati Ulfa, Dina Amalia Utami, Fatia Arta Veradilla, Veradilla Wahidin, Wahidin Wardana, Ali Warni, Rosma Wiraningsih, Eti Dwi Witono Basuki, Witono Yeninar, Fendi Abraham yuliani, meda Yuliastuti, Rizka Yulizar Yulizar Yuniarti, Nini Iswara