p-Index From 2021 - 2026
9.943
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS Abjadia, International Journal of Education GEA, Jurnal Pendidikan Geografi Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Journal of Education Action Research Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Indonesian Journal of Halal Research Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Edutourism : Journal Of Tourism Reseach Belantika Pendidikan ASANKA: Journal of Social Science And Education Jambura Geo Education Journal JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education (IJGSME) Journal of Innovation and Teacher Professionalism Future Space: Studies in Geo-Education E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis penggunaan e-learning berbasis Multimedia Cognitive Theory Approach pada pembelajaran Geografi di masa pandemi COVID-19 Robby Hilmi Rachmadian; Rachel Michellia; Leni Fitrianingsih; Dhella Widy A; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.81 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i6p764-772

Abstract

The use of multimedia in the learning process, especially geography learning, has the aim of increasing students' understanding of the material provided, increasing learning motivation in students and creating meaningful learning. The activeness of students is an indicator in the implementation of meaningful learning. The cognitive activity of students is very necessary during learning, but the cognitive level of each student has a different capacity. In this case, educators must create a learning innovation that is easily accepted by students, one of which is the use of multimedia in geography learning. The use of multimedia in the learning process has sensitivity to the cognitive load of each learner. The use of e-learning in the geography learning process during the COVID-19 pandemic presents its own challenges for teachers to provide effective learning so that students can use their cognitive processes to the fullest. Thus, further analysis is needed regarding the use of e-learning with a multimedia cognitive theory approach in current geography learning. The research methodology used in this research is qualitative research. The type of data obtained is qualitative data. The data analysis technique used a qualitative descriptive analysis. The result of this study is to provide a new understanding and analysis of the use of e-learning by using a multimedia cognitive theory approach in geography learning during the COVID-19 pandemic. Penggunaan multimedia dalam proses pembelajaran khususnya pembelajaran geografi memiliki tujuan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang diberikan, meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik dan menciptakan pembelajaran yang bermakna. Keaktifan peserta didik menjadi indikator dalam pelaksanaan pembelajaran bermakna. Aktivitas kognitif peserta didik sangat diperlukan selama pembelajaran berlangsung, namun tingkat kognitif setiap peserta didik memiliki kapasitas yang berbeda. Dalam hal ini, tenaga pendidik harus menciptakan sebuah inovasi pembelajaran yang mudah diterima oleh peserta didik, salah satunya pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran geografi. Penggunaan multimedia dalam proses pembelajaran memiliki sensitivitas pada beban kognitif setiap peserta didik. Penggunaan e-learning pada proses pembelajaran geografi di masa pandemi COVID-19 memberikan tantangan tersendiri bagi pengajar untuk memberikan pembelajaran yang efektif agar siswa dapat menggunakan proses kognitifnya dengan maksimal. Dengan demikian, diperlukan analisis lebih lanjut mengenai penggunaan e-learning dengan pendekatan teori kognitif multimedia pada pembelajaran geografi saat ini. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman baru serta analisis tentang penggunaan e-learning dengan menggunakan pendekatan teori kognitif multimedia pada pembelajaran geografi di masa pandemi COVID-19.
Analisis reseliensi pembelajaran daring berbasis problem based learning di masa pandemi COVID-19 Tasya Khairunisa; Selfiana Dhenti; Ilmia Pratiwi; Nadia Mustikasari; Robby Hilmi R; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.381 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i6p773-779

Abstract

In the current era of big data, the development of technology and communication has given a very complex influence on the learning paradigm. Now, learning has become an important instrument as a space for interaction between teachers and students in developing the cognitive, psychomotor, and affective potential of learners. Based on the theory of constructivism, it is explained that meaningful learning requires the active role of students in reconstructing understanding on the basis of the experiences they have experienced. Seeing these facts, the delivery of learning substance must be based on effective learning methods and media, so that students can improve their knowledge comprehensively. One of the learnings with these criteria can be implemented through the Problem Based Learning method, namely learning based on problems as a context for critical thinking and problem solving skills. Meanwhile, the COVID-19 pandemic, which currently requires online learning, has hampered the delivery of the essence of learning. Thus, a more detailed analysis of the resilience of online learning based on Problem Based Learning is needed during the COVID-19 pandemic. The research methodology used in this research is qualitative research. The type of data obtained is qualitative data. The data analysis technique used qualitative descriptive analysis. The result of this study is that online learning based on Problem Based Learning during the COVID-19 pandemic has resilience and effectiveness that can support student understanding on an ongoing basis. Pada era big data saat ini, perkembangan teknologi dan komunikasi telah memberikan pengaruh yang sangat kompleks terhadap paradigma pembelajaran. Kini, pembelajaran menjadi instrumen penting sebagai ruang interaksi antara guru dengan siswa dalam mengembangkan potensi kognitif, psikomotorik, dan afektif pebelajar. Berdasarkan Teori Konstruktivisme, dijelaskan bahwa pembelajaran yang bermakna memerlukan peran aktif siswa dalam merekonstruksi pemahaman atas dasar pengalaman yang pernah dialaminya. Melihat fakta tersebut, maka penyampaian substansi pembelajaran harus didasarkan pada metode dan media pembelajaran yang efektif, sehingga siswa dapat meningkatkan pengetahuannya secara komprehensif. Salah satu pembelajaran dengan kriteria tersebut, dapat diimplementasikan melalui metode Problem Based Learning yaitu pembelajaran yang didasarkan atas permasalahan sebagai konteks berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah. Sementara itu, adanya pandemi COVID-19 yang saat ini mengharuskan pembelajaran dilakukan secara daring, menyebabkan penyampaian esensi pembelajaran tersebut menjadi terhambat. Dengan demikian, diperlukan analisis lebih detail mengenai resiliensi pembelajaran daring berbasis Problem Based Learning di masa pandemi COVID-19. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran daring berbasis Problem Based Learning di masa pandemi COVID-19 memiliki resiliensi dan keefektifan yang dapat mendukung pemahaman siswa secara berkelanjutan.
Invisible ground water machine sebagai forest fire risk mitigation di Gunung Arjuno Tasya Khairunisa; Eva Indra Sofiana; Runing Fikriyah Asyarifah; Robby Hilmi Rachmadian; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.44 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i6p780-791

Abstract

Forest fires are a phenomenon of spreading fire that causes disruption of ecosystems in forest areas. The phenomenon of forest fires often occurs in Indonesia today. This can be indicated through BNPB data which shows that in 2019 there were 1,592,010 hectares of forest and burned land, most of which occurred in mountainous areas and were included in the category of protected forest and conservation forest. One of the mountains hit by forest fires is Mount Arjuno. Mount Arjuno is a mountain located on the border of Batu City, Malang and Pasuruan Regencies. From July to October 2019, the Mount Arjuno Forest experienced fires in the Seriti Curah area, the Sawahan Ringgit Block and the Gumandar Block, most of which were located at an altitude of 2,800 meters above sea level and had a slope of 70°, so it took a long time to extinguish the fire in the area. The purpose of the preparation of this idea is to create a technological innovation that is able to overcome forest fires on Mount Arjuno. The methodology used in the preparation of this paper is a research and development method. In this method, the authors collect data, design ideas, validate designs, and compile the paper. The types of data used are quantitative and qualitative. Based on these problems, the authors propose appropriate technological innovations in the form of: “Invisible Ground Water Machine” which consists of a groundwater water pumping component that can be used to extinguish fires quickly and remote sensing that can detect forest fires in real time, so as to minimize the risk posed by forest fires in mountainous areas. Kebakaran hutan ialah fenomena menjalarnya api yang menyebabkan terganggunya ekosistem di kawasan hutan. Fenomena kebakaran hutan kerap terjadi di Indonesia saat ini. Hal tersebut dapat diindikasikan melalui data BNPB yang menunjukkan bahwa pada tahun 2019 terdapat 1.592.010 hektar hutan dan lahan terbakar yang sebagian besar terjadi di daerah pegunungan dan masuk dalam kategori hutan lindung maupun hutan konservasi. Salah satu pegunungan yang dilanda kebakaran hutan yaitu Gunung Arjuno. Gunung Arjuno merupakan gunung yang terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang dan Pasuruan. Pada bulan Juli hingga Oktober 2019, Hutan Gunung Arjuno mengalami kebakaran di kawasan Curah Seriti, Blok Sawahan Ringgit dan Blok Gumandar yang sebagian besar berada di ketinggian 2.800 mdpl dan memiliki kemiringan lereng sebesar 70°, sehingga membutuhkan waktu lama untuk memadamkan api di kawasan tersebut. Tujuan dari penyusunan gagasan ini adalah untuk menciptakan suatu inovasi teknologi yang mampu mengatasi kebakaran hutan di Gunung Arjuno. Metodologi yang digunakan dalam penyusunan makalah ini berupa metode research and development. Pada metode ini, penulis melakukan pengumpulan data, desain gagasan, validasi desain, dan menyusun pada makalah. Jenis data yang digunakan bersifat kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis mengusulkan inovasi teknologi tepat guna berupa “Invisible Ground Water Machine” yang terdiri dari komponen water pumping air tanah yang dapat digunakan untuk memadamkan api dengan cepat dan penginderaan jauh yang dapat mendeteksi kebakaran hutan secara real time, sehingga dapat meminimalisir risiko yang ditimbulkan dari kebakaran hutan di daerah pegunungan.
Web-Tana: Inovasi pembelajaran sebagai aksi pengurangan risiko bencana bagi siswa di era digital 4.0 Robby Hilmi Rachmadian; Tasya Khairunisa; Eva Indra Sofiana; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1379.883 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p803-814

Abstract

Malang Raya area is an area that has quite complex natural disaster potential. Based on the geological geomorphological perspective, Malang Raya is located in a subduction zone which causes the area to have intense seismic activity. Seeing this fact, it is necessary to provide the community with appropriate knowledge of earthquake disaster preparedness and disaster mitigation as an effort to reduce the impact of the risk. However, behind these efforts there are groups that are vulnerable in implementing disaster mitigation, namely the children. This is because children have a limited understanding of disaster risks and hazards, resulting in no preparedness when faced with this. Thus, special policies are needed in the form of learning innovations to increase disaster spatial knowledge and disaster risk reduction from an early age. The research methodology used in this research is research and development. The types of data obtained are qualitative and quantitative data. The data analysis technique used descriptive qualitative analysis and descriptive statistics to be valid. The results of this study are "Web-Tana" which contains an interactive digital map of earthquake-prone areas in the Greater Malang Region, educational features of earthquake disaster mitigation that are suitable for the abilities of children aged 7-12 years and supporting features in the form of an early warning system. Kawasan Malang Raya merupakan daerah yang memiliki potensi bencana alam cukup kompleks. Berdasarkan perspektif geologi geomorfologi, Malang Raya terletak di zona subduksi yang menyebabkan daerah tersebut memiliki aktivitas seismik yang intens. Melihat fakta demikian, maka diperlukan pembekalan pengetahuan kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan mitigasi bencana yang tepat guna kepada masyarakat sebagai upaya untuk mengurangi dampak resikonya. Namun, dibalik upaya tersebut terdapat kelompok yang rentan dalam pengimplementasian mitigasi bencana yaitu kelompok anak-anak. Hal ini dikarenakan anak-anak memiliki keterbatasan pemahaman tentang risiko dan bahaya bencana, sehingga mengakibatkan tidak adanya kesiapsiagaan ketika menghadapi hal tersebut. Dengan demikian, diperlukan kebijakan khusus berupa inovasi pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan spasial kebencanaan dan pengurangan risiko bencana sejak dini. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif agar valid. Hasil dari penelitian ini adalah “Web-Tana” yang memuat peta digital interaktif rawan bencana gempa bumi Kawasan Malang Raya, fitur edukasi mitigasi bencana gempa bumi yang sesuai dengan kemampuan anak-anak usia 7 – 12 tahun dan fitur pendukung berupa early warning system.
Pengembangan digital learning Geografi berbasis learning management system moodle pada materi dinamika kependudukan kelas XI SMA Aulia Arifka; Sumarmi Sumarmi; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1323.074 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p832-844

Abstract

Nowadays students are life in era that is increasingly open to technology. This era had an impact to change educational process with digital technology or referred as digital learning. Digital learning can change teaching process that is identical with meeting between teachers and students in a room into teaching without having to meet face to face. The aim of this research is to produce digital learning platform based Learning Management System Moodle on demographic dynamics subject matter. The location of this research is at SMAN 1 Purwosari. This type of research is development research that uses ADDIE model. The ADDIE model consists of 5 stages, namely: (1) Analysis, conducting analyzing curriculum and analyzing students needed. (2) Design, making design of the product. (3) Development, making products according to design. (4) Implementation, trials products to validators and subjects. (5) Evaluation, analyzing the results of product trials. The results of this research indicate that the percentage level of product feasibility is 89 percent, which means that the website is very suitable for learning management. Meanwhile, the results of students' understanding tests in the range of values ​​76-100 obtained a percentage of 82 percent. These results indicate that students have a very high level of understanding after using the product. Dewasa ini peserta didik berada di era yang semakin terbuka pada teknologi. Era tersebut membawa dampak pada suatu perubahan dalam proses pendidikan yang dikaitkan dengan teknologi digital atau yang biasa disebut dengan pembelajaran digital/digital learning. Pembelajaran digital dapat merubah proses belajar mengajar yang identik dengan pertemuan antara guru dan siswa dalam suatu kelas menjadi pembelajaran tanpa harus bertatap muka secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah platform pembelajaran digital berbasis Learning Management System Moodle pada materi dinamika kependudukan. Lokasi penelitian ini di SMAN 1 Purwosari. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model penelitian ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yang terdiri dari: (1) Analysis, melakukan analisis kurikulum dan analisis kebutuhan peserta didik. (2) Design, merancang desain produk website. (3) Development, membuat produk website sesuai desain. (4) Implementation, peneliti melakukan uji coba produk pada validator dan subjek penelitian. (5) Evaluation, melakukan analisis hasil uji coba produk. Setelah dilakukan penelitian, hasil menunjukkan bahwa persentase tingkat kelayakan produk sebesar 89 persen yang artinya produk website sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Sedangkan hasil tes pemahaman peserta didik pada rentang nilai 76-100 memperoleh persentase sebesar 82 persen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat pemahaman sangat tinggi setelah menggunakan produk.
Identifikasi kondisi fisik kawasan Coban Jodo bagian barat Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Meliana Sasi Madyaningtyas; Muhammad Ayub Djoda; Nabilatul Afiyah; Rachel Michellia; Rasya Aji Firdaus Putra; Rendi Dwi Nugraha; Hadi Soekamto; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.087 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p845-851

Abstract

Java Island is famous for its cluster of volcanoes that stretch from east to west. One of the volcanoes that has its own uniqueness is tengger volcano complex. Gunungapi Tengger complex is one form of volcanic origin located in East Java which administratively belongs to four districts. One part of the complex is Coban Jodo Area located in Ngadirejo Village, Malang Regency which is located at the foot of Gunung Api Tengger. This study aims to determine the physical condition of Geomorphology and geology in the Coban Jodo Region through direct observation and literature results. Based on the calculation of slope slope, Coban Jodo Area has slopes with a very steep category. Furthermore, the geological conditions in the Coban Jodo Area are dominated by igneous rocks, in the form of tuff stones. Pulau Jawa terkenal dengan gugusan gunung api yang membentang dari timur hingga ke barat. Salah satu gunung api yang memiliki keunikan tersendiri adalah Kompleks Gunung Api Tengger. Kompleks Gunungapi Tengger merupakan salah satu bentuklahan asal vulkanik yang berada di Jawa Timur yang secara administrasi termasuk ke dalam empat wilayah kabupaten. Salah satu bagian dari kompleks wilayah tersebut adalah Kawasan Coban Jodo yang terletak di Desa Ngadirejo, Kabupaten Malang yang berada pada bagian Kaki Gunungapi Tengger. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik berupa Geomorfologi serta geologi pada Kawasan Coban Jodo melalui pengamatan langsung dan hasil literatur. Berdasarkan perhitungan kemiringan lereng, Kawasan Coban Jodo memiliki lereng dengan kategori sangat terjal. Selanjutnya kondisi geologi pada Kawasan Coban Jodo didominasi oleh batuan beku, berupa batu tuff.
Pengaruh alih fungsi lahan terhadap resiko longsor di Desa Ngadirejo Mohammad Adam Firdaus; Mohammad Adhi Wicaksana; Mufid Zahir Hilmi; Muhammad Dimas Aqshal Syafatullah; Nafila Ratna Romaita; Queentasya Vanti Dian Kristianti; Hadi Soekamto; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.574 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p852-859

Abstract

Ngadirejo Village is a village located in the highland area that is located at the foot of Mount Bromo. This area is also oriented to the protected forest of the Foot of Mount Bromo.But in recent years the forest area of Ngadirejo Village has been turned into fields and agricultural land due to land function switching activities carried out by the community with the aim of economic benefits. This land function transition activity has an influence for Ngadirejo Village which is a slope area from the foot of the mountain. One of them is the potential for landslides that can occur. This research serves to explain about the influence of land function transition activities on landslide potential in Ngadirejo Village.This study uses qualitative descriptive method which is a research method described in descriptive form. As well as in data collection techniques using literature studies and field observations. From the results of the study, it can be known that the production forest area in Ngadirejo Village began to switch functions as agricultural fields. Then because the soil condition of Ngadirejo Village is easily eroded and located on a steep slope, then in general Ngadirejo Village has the potential of landslides that are in the medium to high category. Desa Ngadirejo merupakan sebuah desa yang terletak di wilayah dataran tinggi yaitu terletak pada kaki Gunung Bromo. Wilayah ini juga berorientasi dengan hutan lindung dari Kaki Gunung Bromo.Namun beberapa tahun terakhir ini wilayah hutan dari Desa Ngadirejo telah berubah menjadi ladang dan lahan pertanian dikarenakan aktivitas peralihan fungsi lahan yang dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan keuntungan ekonomi.Aktivitas peralihan fungsi lahan ini menimbulkan pengaruh bagi Desa Ngadirejo yang merupakan wilayah lereng dari kaki gunung.Salah satunya adalah potensi tanah longsor yang bisa terjadi.Penelitian ini berfungsi menjelaskan tentang pengaruh aktivitas peralihan fungsi lahan terhadap potensi longsor di Desa Ngadirejo.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu sebuah metode penelitian yang dijabarkan dalam bentuk deskriptif. Serta dalam teknik pengumpulan data menggunakan kajian literatur serta observasi lapangan. Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa wilayah hutan produksi yang ada di Desa Ngadirejo mulai beralih fungsi sebagai ladang pertanian. Kemudian dikarenakan kondisi tanah Desa Ngadirejo yang mudah tererosi serta berada di lereng yang terjal, maka secara umum Desa Ngadirejo memiliki potensi longsor yang berada pada kategori sedang hingga tinggi.
PELATIHAN GAMIFICATION BERBASIS GAME-BASED VIRTUAL LEARNING ENVIRONMENT SEBAGAI PENUNJANG IMMERSIVE LEARNING Alfyananda Kurnia Putra; Hadi Soekamto; Heni Masruroh; Budi Handoyo; Imam Arifa’illah Syaiful Huda; Permita Luana Diyah Syaibana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.12084

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi menuntut guru dalam menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Media pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi dapat menjadi daya tarik bagi siswa dalam meningkatkan kompetensi abad 21. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Gamification berbasis Game Based Virtual Learning Environment  (VLE) terhadap kemampuan Guru dalam memahami basic gamification element. Metode kegiatan berupa pelatihan dengan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur kompetensi Guru dalam memahami basic gamification element. Tahapan pelaksanaan dilakukan dengan empat tahap yang terdiri dari: : 1) tahap assessment, 2) tahap persiapan, dan 3) tahap implementasi program dan 4) tahap evaluasi program. Subjek penelitian adalah Guru terutama Guru Geografi. Analisis data menggunakan Uji paired sample test dengan nilai N-Gain Score. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Guru dapat meningkatkan kemampuan dalam memahami basic gamification element melalui praktik. Kata kunci: gamification; game-based virtual learning environment; geoedu workshop. ABSTRACTTechnological developments require teachers to present innovative and creative learning processes. Learning media integrated with technology can be an attraction for students in improving 21st-century competence. This service aims to determine the effect of Gamification training based on Game Based Virtual Learning Environment on the teacher's ability to understand basic gamification elements. The activity method is training using a pretest and posttest to measure teacher competency in understanding basic gamification elements. The implementation stage is carried out in four stages consisting of 1) the assessment stage, 2) the preparation stage, 3) the program implementation stage, and 4) the program evaluation stage. The research subjects were teachers, especially geography teachers. Data analysis used a paired sample test with an N-Gain Score. The training results show that teachers can improve their understanding of basic gamification elements through practice. Keywords: gamification; game-based virtual learning environment; geoedu workshop.
Gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup SMA Negeri 8 Malang Nur Aini; Sumarmi Sumarmi; Alfyananda Kurnia Putra; Budi Handoyo
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the form of curriculum integration, the implementation of the environmental care and cultured movement, and its obstacles. This research was conducted at SMA Negeri 8 Malang with research subjects including: (1) Adiwiyata coordinator; (2) teachers with an interest in Adiwiyata; and (3) Adiwiyata cadres. Data was collected using three techniques, namely: participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data analysis techniques are carried out by reducing, presenting data, and drawing conclusions or verification. The results showed that SMA Negeri 8 Malang implemented an environment-based curriculum, three indicators that excel in the implementation of the environmental care and culture movement include the habit of planting and maintaining trees/plants, water management, and energy management. Constraints faced include teachers have difficulty in preparing learning tools and funding problems. Penelitian ini bertujuan memaparkan wujud integrasi kurikulum, pelaksanaan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup, serta hambatannya. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 8 Malang dengan subjek penelitian yang meliputi: (1) koordinator Adiwiyata; (2) guru yang berkepentingan dalam Adiwiyata; dan (3) kader Adiwiyata. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik yaitu: observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 8 Malang menerapkan kurikulum berbasis lingkungan, tiga indikator yang diunggulkan dalam pelaksanaan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup meliputi pembiasaan menanam dan memilihara pohon/tanaman, pengelolaan air, dan pengelolaan energi. Kendala yang dihadapi meliputi guru mengalami kesulitan dalam penyusunan perangkat pembelajaran dan masalah pendanaan.
LEARN EARTH ROTATION AND REVOLUTION: PENGEMBANGAN MEDIA GEOROTATION UNTUK PEMBELAJARAN DIGITAL GEOGRAFI Annisa Khusnul Khotimah; Djoko Soelistijo; Alfyananda Kurnia Putra; Yohana Ayu Kristanti
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v6i1p73-84

Abstract

LEARN EARTH ROTATION AND REVOLUTION: DEVELOPMENT OF GEOROTATION MEDIA FOR LEARNING DIGITAL GEOGRAPHYLearning media is an intermediary in the delivery of information through various channels. The information conveyed can provide stimulation to students both in terms of thoughts, to the will that can improve the learning process. The use of learning media in geography can help students describe, describe, or describe things that are abstract and difficult to understand. This development research aims to develop a learning media in the form of applications that can be accessed on smartphones. This development research method uses ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). The types of data in this development research are qualitative data and quantitative data. Qualitative data were obtained from criticism and suggestions from expert validators and trial respondents. Quantitative data in this development research is in the form of numerical scores in the questionnaire obtained from expert validators and trial respondents. The Georotation in this study has been tested on 36 students of class X-D SMAN 2 Probolinggo. The results of research on the development of Georotation media obtained a percentage of 98 percent of media expert validators, 77 percent of material expert validators, 97 percent of teacher responses, 83 percent of student responses as test subjects. Thus the results show that the development of Georotation very suitable for use in learning geography.Media pembelajaran sebagai perantara untuk merangsang kemampuan berpikir peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran Georotation yang dikembangkan untuk pembelajaran geografi. Desain penelitian pengembangan ini menggunakan ADD (Analyze, Design, Development), merupakan bentuk modifikasi desain penelitian ADDIE. Jenis data dalam penelitian pengembangan ini yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari kritik dan saran oleh validator media, validator materi, dan responden uji coba. Data kuantitatif dalam penelitian pengembangan ini berupa skor angka dalam angket yang diperoleh dari validator materi, validator media, dan responden uji coba. Produk Georotation pada penelitian ini telah diuji cobakan kepada siswa kelas X-D SMAN 2 Probolinggo sejumlah 36 peserta didik. Hasil penelitian pengembangan Media Georotation memperoleh persentase 98 persen dari validator ahli media, 77 persen dari validator ahli materi, 97 persen dari tanggapan guru, 83 persen dari tanggapan peserta didik sebagai subjek uji coba. Dengan demikian hasil menunjukkan, bahwa pengembangan media pembelajaran Georotation sangat layak digunakan dalam pembelajaran geografi.
Co-Authors A.Riyan Rahman Hakiki AA Sudharmawan, AA Adip Wahyudi Agus Sugiarto Agus Sugiarto Aizul Haswin Alfa Yusrotin Amatullah, Aulia An, Sumin Andiansyah, Aura Julita Anditya Bagus Krisna Mukti Anindhyta, Chyta Annisa Khusnul Khotimah Anugrah Januar Ratri Ardiansyah, Ahmad Irfan Ari Sapto Arif, Mohamad Arjita, Rendra Arum, Tirta Puspa Asri, Dedy Zain Mochtar Aulia Arifka Auliafani, Yuni Ayu, Yasmin Fajar Putri Azni Fajrilia Bagus Sumantri Bayu Wijayanto Bin Ibrahim, Mohd Hairy Buana, Randy Tirto Budi Handoyo Budianto, Ahyat Budijanto Cisnaulin, Dewa Putra Dembereldorj, Uuriintuya Dermawan, Jordi Dewanti, Vita Nuraini Dewi, Kusuma Dhella Widy A Dian Ahmad Sasmito Dian Kristanti, Queentasya Vanti Dicky Arinta Diky Al Khalidy Dwiyono Hari Utomo Edwin Budi Prasetyo Elissa, Ifadia Lailia Elsa Dian Mayanti Eva Febriyanti Eva Indra Sofiana Fahmi, Muhammad Rizieq Farihah, Siti Nur Fatiya Rosyida, Fatiya Firdausi, Annisa Anna Fitri Dia Amana Turohmah Ghosh, Mahmoud M. Abu Habibah, Khoirul Hadi Soekamto Hakiki, A Riyan Rahman Hakiki, A. Riyan Rahman Hakiki, A.Riyan Rahman Hamda Wiksono Hani Fuddin Haryono, Rony Wahyu Haswin, Aizul Heni Farhatin, Safelly Herwanto, Mochammad Tri Hibatul Haqqi, Alan Hidiyah, Tabita May Ifan Deffinika Ika, Erwinda Ilmia Pratiwi Imam Arifa’illah Syaiful Huda Johandi Rahma Rafani Jordi Dermawan Khairunisa, Tasya Khoirunnisaa’ Kholifah, Evalia Nurul Kristanti, Queentasya Vanti Dian Kristanti, Yohana Ayu Kusuma Dewi Leni Fitrianingsih Lia Kurnia Umi Listyo Yudha Irawan Maghfiroh, Ainun Mapa, Mohammmad Tahir Mar Atun Saadah MARIA BINTANG Masruroh, Heni Meliana Sasi Madyaningtyas Meliana Sasi Madyaningtyas Mkumbachi, Ramadhani Lausi Mohammad Adam Firdaus Mohammad Adhi Wicaksana Mufid Zahir Hilmi Mufid Zahir Hilmy Muhammad Afif Muhammad Ayub Djoda Muhammad Dimas Aqshal Syafatullah Muhammad Naufal Islam Muhammad Rafi Attamimi Muhammad Rafi' Attamimi Mu’tashimbillah, Muhammad Nabilatul Afiyah Nadia Mustikasari Nafila Ratna Romaita Nailul Insani Neni Wahyuningtyas, Neni Nikitina, Natalia Nilsson, Sofie Nirmala, Diva Prameswari Nisa’, Zumrotin Nonda Andini, Reka Novika Adi Wibowo Nur Aini Nurul Ratnawati, Nurul Oktavia, Imanda Permita Luana Diyah Syaibana Pertiwi, Ella Pradipta, Alvito Rangga Pramesti, Widyana Prastiwi, Mellinia Regina Pure, Isha Purnamasari Safriani Wulan Purwanto Putri Ayu Amalia Putri, Denok Pangestudika Arum Putri, Gloria Brilliana Putri, Nanda Regita Queentasya Vanti Dian Kristianti Rachel Michellia Rachmadian, Robby Hilmi Rahmaputri, Aviana Mardhiyyah Rasya Aji Firdaus Putra Ratri, Anugrah Januar Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Rendi Dwi Nugraha Risa Amalia Kurniawati Risky Andias Oktavian Riwanti, Lintang Ayu Rizal, Syah Rizki Dwi Anggraini Robby Hilmi R Robby Hilmi Rachmadian Romero, Darlene Claire A. Runing Fikriyah Asyarifah Sahrina, Alfi Salsabila, Alifah Salsabilah, Sabrina Satti Wagistina Selfiana Dhenti Setiawan, Akemat Rio Shaherani, Natasya Sharina Osman Sinta Yani, Ni Luh Soelistijo, Djoko Solicha, Adelia Wardatus Sugeng Utaya Sugiyati, Pratiwi Sumarmi Sutawardana, Joni Syah Rizal Syaiful Huda, Imam Arifa'illah Syaiful Huda, Imam Arifa’illah Syamsul Bachri Syamsul Bachri tabita may hidiyah Tasya Khairunisa Tuisda Pratisia Turohmahohmah, Fitri Dia Amana Tuti Mutia Vielhaber, Christian Waode Yunia Silviariza Widiyanti, Zahra Widya Ayu Rarassita Dewi Widyana Pramesti Yembuu, Batchuluun Yohana Ayu Kristanti Yuli Yana Yunita Permatasari Yuristya Dyah Indriani Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Yuswanti Ariani Wirayahu