Articles
Pengaruh Terapi Zikir Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Lansia
Endah Wulandari;
H. Fuad Nashori
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 6 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study has purposed to know about effect zikr therapy for psychological well-being (PWB) in elderly. Researcher take data in elderly community “Griya Sanggar Asri†at Purwomartani, Kalasan, Sleman. The participants consist of 9 elderly and classified into two groups : the experimental group and the control group. The experimental group was given the zikr therapy while the control group did not get the treatment, but stand as a waiting list. The effectiveness of the interventions was evaluated by using a quasi experimental design with pretest analysis consist of posttest and follow up. Before administrating the therapy both of the two group was given RPWBS (ryff’s psychological well-being scale). The data from the two groups were analyzed using U Mann Whitney Test. The result of this study was gathered from the pre test and post test that have the value of Z = 0,369 and p = 0,730 (p > 0,05) this show that there is no different in the level of psychological well-being between experimental group and the control group. Based on this result it can be concluded that the zikr therapy has no significant effect in psychological well-being, this is caused by interference in internal and external validity that can’t be controlled by the researcher like diffusion and history. Keyword : zikr therapy, psychological well-being well-being (PWB), elderly.
Efektivitas Relaksasi Zikir Untuk Menurunkan Tingkat Stres Pada Remaja Diabetes Melitus Tipe II
Saulia Safitri;
Fuad Nashori;
Indahria Sulistyarini
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 9 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol9.iss1.art1
Diabetes is one of the important causes of stress experienced by the diabetes patients. Relaxation as a respon of dhikr could enhance health and well being of diabetes patience. The hypothesis of the research is that relaxation with Dhikr could decrease stress among type II diabetes patients. Relaxation with Dhikr is a combination from relaxation technique and Dhikr (remembrance of God). The subjects of the research were 15 diabetes patients and classified into experimental and control group. Research method was the untreatedcontrol group design with pretest dan postest. This intervention consist of 2 meeting sessions with 13 materials. Before the therapy, the participants fill the stress scale as the screening process. Data from both group analyzed with independent sample t test.The results showed that there were significant different of stress stage between the control group and experimental group, which p=0,014 (p,0,05). The result indicates that the relaxation of dhikr decreased stress among type II diabetes patients.Key Words: Stress, relaxation of dzikr, type II diabetes milletus
Pelatihan Konseling Kesehatan Remaja untuk Meningkatkan Efikasi Diri Konselor Sebaya pada Siswa Sekolah Menengah Atas
Muhammad Arif Rizqi;
Fuad Nashori;
Yulianti Dwi Astuti
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 9 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol9.iss1.art5
The purpose of this study was to evaluate the effectivity of Adolescent Health Counseling Training in improving peer counselor self-efficacy on high school students. There were three participants enrolled thisstudy.Peer counselor self-efficacy was measured by using self-efficacy scale. Data were analyzed using nonparametric Wilcoxon testto see differences in peer counselor self-efficacy before and after intervention. The result show no significant effect of Adolescent Health Counseling Training in Improving peer Counselor (p=0,150). Qualitative analyzed showed that self-efficacy of peer counselor improves peer counselor self-efficacy after intervention. Keywords: Peer Counselor, Adolescent Health Counseling Training, Self-Efficacy
Pengaruh Pelatihan Efikasi Diri terhadap Keterikatan Kerja Perawat Rumah Sakit Umum Daerah di Sulawesi Selatan
Dewi Tri Resky Yanti;
Fuad Nashori;
Faraz Faraz
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol10.iss2.art3
This study aims to determine the effect of self-efficacy training on work engagement of nurses at regional general hospital in South Sulawesi. The hypothesis of this study is self-efficacy training can improving work engagement of nurses at regional general hospital in South Sulawesi. The subjects of this study were 12 nurses, 6 nurses for the experimental group and 6 nurses for the control group from four care rooms: interna (I and VII), child (II), and surgical (V) with civil service status the hospital is at least 1 year, minimum education D3 Nursing and has a level of work engagement included in the category of medium. This study used the scale of work engagement (UWES) adapted by Christian, Hastjarjo, Ancok, and Meiyanto (2013) and the self-efficacy scale compiled by Valentino and Himam (2013) using self-efficacy dimensions expressed by Bandura (1977,1986). This research is a quasi experimental research with non-randomized pretest-posttest control group design using Mann-Whitney and Friedman’s test analysis technique. The result of data analysis showes that the hypothesis was rejected.
TERAPI RUQYAH SYAR’IYYAH MENINGKATKAN KEBAHAGIAAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA
Arini Mifti Jayanti;
Fuad Nashori;
Rumiani Rumiani
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol11.iss2.art5
The purpose of this research is to explore ruqyah Syar’iyyah therapy effectiveness as a therapy to increase the happiness of domestic violence women. The assumption is the ruqyahsyar’iyyahbe able to increase the happiness. The subjects of the research are the age of on 18 years, who are victims of violence having average or low happiness scale. There scale used in the research is scale that arranged based on aspects of Seligman (2005). The data is analyzed by Mann Whitney. The results of the hypothesis done by using analysis Mann Whitney, obtained value U of 10.500 with p = 0.225 (p > 0.05) while on pascatest obtained by 0.000 with p = 0.004 (p<0.01). On a followup obtained value of 0.000 with p = 0.004 (p<0.01). The result of the hypothesis show that there is a difference level of happiness significant before and after given ruqyahsyar’iyyah therapy in of abused women.
PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN KOPI DI DESA BRUNOSARI
Hujair AH Sanaky;
Fuad Nashori
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 03, Issue 03, September 2018
Publisher : UII
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Brunosari Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo Jawa Tengah merupakan salah satu desa yang kaya akan sumber daya alam khususnya dibidang pertanian. Sebagian besar penduduk Desa Brunosari berprofesi sebagai petani. Kopi merupakan tanaman yang berpotensi tinggi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Desa Brunosari dalam bidang perekonomian. Mengingat konsumsi kopi oleh masyarakat Indonesia yang kian meningkat, maka dibutuhkan kopi dengan kualitas tinggi dan memiliki keunikan tersendiri agar dapat dicintai oleh para konsumen kopi yang ada di Indonesia. Dengan potensi sumber daya manusia yang ada, seharusnya produksi kopi khas Desa Brunosari dapat ditingkatkan baik dari segi kualitas hingga keunikan rasa khas karakteristik desa. Namun dengan latar belakang penduduk Desa Brunosari yang masih memiliki keterbatasan pengetahuan baik dari segi penanaman hingga produksi kopi dengan teknologi modern, sehingga hasil yang dihasilkan dari tanaman kopi yang ada tidak maksimal.Masyarakat Desa Brunosari masih memiliki keterbatasan dalam memanfaatkan dan meningkatkan jumlah bahan baku lokal serta pengetahuan dan skillyang minim sehingga perlu dilakukan pendampingan dan pelatihan.Peningkatan kualitas kopi untuk menjadi komoditi unggulan Desa Brunosari yang efektif adalah denganmengadakan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat mulai dari pemilihan bibit kopi dengan kualitas unggul yang cocok dengan suhu dan kondisi alam desa, pembibitan,penanaman, penggunaan bahan kimia, pemupukan, perawatan hingga pemanenan tanaman kopi. Setelah itu akan dilakukan pelatihan dalam mengolah biji kopi yang dhasilkan menjadi produkkopi berkualitas mulai dari penyortiran, pengeringan, pengupasan, penyangraian, penggilingan/penghalusan biji kopi, pengemasan hingga penyimpanan kopi yang dihasilkan. Melalui model teknologi industri rumah tangga dilakukan peningkatan produkkopi yang dihasilkan sehingga akan diperoleh hasil produk yang berkualitas dan berciri khas desa guna memaksimalkan potensi yang ada. Pola pelaksanaan secara tradisional yang ada dikembangkan menjadi pola pelaksanaan yang lebih modern dengan mengembangkan alat produksi dan pemasaran sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk ke arah lebih baik.Pengembangan industri kopi di Desa Brunosari ini akan mempunyai manfaat antara lain meningkatkan perekonomian dari petani kopi dan masyarakat desa karena mereka dapat mengolah tanaman kopi menjadi produk unggulan yang memiliki daya jual tinggi jika dipasarkan. Semakin berkembang produk kelapa ini maka akan semakin besar pula pendapatan petani kopi dan masyarakat sehingga akan menjadi bisnis yang menguntungkan bagi masyarakat Desa Brunosari.
Hubungan antara Amanah dan Dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa Perantau
Muflihah Azahra Iska Hasibuan;
Novia Anindhita;
Nurul Hikmah Maulida;
Fuad Nashori
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2902.394 KB)
|
DOI: 10.21580/pjpp.v3i1.2214
Abstract: The purpose of this study to find out the correlation between amanah and social support with subjective wellbeing in overseas students. Amanah was measured using Amanah Scale based on theory Ash-Shiddieqy. Social Support was measured using Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) and to measured subjective well being using SWLS Scale and PANAS Scale. The population of this study were 230 students and the sample obtained 144 students by using quota sampling technique. The methods for data analysis were multiple regression. The results showed significant relationship between amanah and social support with subjective wellbeing in overseas students. Amanah and social support contributed 12.6% to subjective well being.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara amanah dan dukungan sosial dengan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa perantau. Pengukuran amanah menggunakan skala amanah yang dibuat oleh peneliti berdasarkan teori dari Ash-Shiddieqy (1971). Pengukuran dukungan sosial menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan pengukuran kesejahteraan subjektif menggunakan SWLS dan skala PANAS. Populasi dari penelitian ini berjumlah 230 dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 144 mahasiswa dengan menggunakan teknik quota sampling. Proses analisis data menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara amanah dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan subjektif pada mahasiswa perantau. Amanah dan dukungan sosial secara bersama-sama memberikan sumbangan efektif sebesar 12.6 % terhadap kesejahteraan subjektif.
Kerendahhatian dan Pemaafan pada Mahasiswa
Yogi Kusprayogi;
Fuad Nashori
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.528 KB)
|
DOI: 10.21580/pjpp.v1i1.963
Abstract: This study aims to determine the correlation between humility and forgiveness in students. Respondents in this research are 252 students majoring in Psychology, Faculty of Psychology and Social and Cultural Sciences, Islamic University of Indonesia, with ages range from 17 to 24 years old. The hypothesis put forward by researchers is that there is positive correlation between the variables of humility and forgiveness in students. The research data in this study were analyzed using analytical techniques and product moment correlation from Karl Pearson; that is used to examine the relation between variables. The results showed that there is a positive correlation between humility and forgiveness (r = 0. 508 and p 0. 05) with the contribution of humility on the forgiveness of 25. 8%. Other results showed that there are different aspects of humility that contribute to forgiveness, in terms of demographic variables of age and gender.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kerendahhatian dan pemaafan pada mahasiswa. Responden dalam penelitian ini adalah 252 mahasiswa jurusan psikologi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia, dengan rentang usia 17-24 tahun. Hipotesis yang diajukan peneliti adalah adanya hubungan positif antara variabel kerendahhatian dan pemaafan pada mahasiswa. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis dan korelasi product moment dari Karl Pearson yang digunakan untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara kerendahhatian dan pemaafan(r= 0, 508 dan p0, 05) dengan kontribusi variabel kerendahhatian pada pemaafan sebesar 25, 8%. Hasil lainnya menunjukkan ada perbedaan aspek kerendahhatian yang berkontribusi pada pemaafan ditinjau dari variabel demografi usia dan jenis kelamin.
Religiositas, Kecerdasaan Emosi, dan Tawadhu pada Mahasiswa Pascasarjana
Yola Tiaranita;
Salma Dias Saraswati;
Fuad Nashori
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2986.571 KB)
|
DOI: 10.21580/pjpp.v2i2.1175
Abstract: The aim of this research is to find out the effect of religiosity and emotional intelligence to tawadhu in post-graduate students of UII. The hypothesis of this research is there is posotive correlation between religiousity and emotional intelligence with tawadhu. The subject of this research are 117 post-graduate students of UII. The questionnaire used in this research is Islamic Humility Scale, Religiousity Scale, and Emotional Intelligence Scale. Based on double-regression in SPSS version 16, there is a positive correlation between religiousity and emotional intelligence to tawadhu with signification value of 0,000 (p0,05) and F score of 14,294.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variable-variabel religiositas dan kecerdasan emosi terhadap sikap tawadhu mahasiswa pascasarjana. Hipotesis penelitian adalah ada korelasi yang positif antara religiositas dan kecerdasan emosi dengan sikap tawadhu. Skala yang digunakan adalah Skala Tawadhu, Skala Kecerdasan Emosi, dan Skala Religiositas. Subjek penelitian ini berjumlah 117 mahasiswa pascasarjana. Berdasarkan uji regresi ganda, diketahui bahwa terdapat korelasi positif antara religiositas dan kecerdasan emosi dengan sikap tawadhu dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 (p 0,05) dan F sebesar 14,294.
Harapan, Tawakal, dan Stres Akademik
Anni Zulfiani Husnar;
Siti Saniah;
Fuad Nashori
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2796.748 KB)
|
DOI: 10.21580/pjpp.v2i1.1179
Abstract: This study aimed to find out the effect of hope and tawakal toward academic stress among undergraduate students. This study used quantitative method with 102 undergraduate students from Islamic college as subjects of this research. Data were collected through three reliable and valid scales; Hope Scale, Tawakal Scale, and Academic Stress Scale. The result of data using multiple regression analysis showed a negative effect of hope and tawakal together toward academic stress among undergraduate students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh harapan dan tawakal terhadap stres akademik pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek sebanyak 102 mahasiswa S1 di salah satu perguruan tinggi Islam di D.I. Yogyakarta yang ditentukan dengan teknik accicedental sampling. Data dikumpulkan melalui pemberian tiga skala kepada masing-masing subjek, yaitu Skala Harapan, Skala Tawakal, dan Skala Stres Akademik yang reliabel dan valid. Hasil analisis data menggunakan regresi berganda menunjukkan adanya pengaruh negatif dari harapan dan tawakal secara bersama-sama terhadap stres akademik pada mahasiswa.