p-Index From 2021 - 2026
11.055
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya BAHASA DAN SASTRA Kinesik BAHASANTODEA Jurnal Kreatif Tadulako Online LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Academica Al-Ulum Sinergi Kitektro KEMBARA Jurnal Gramatika JURNAL KONFIKS JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama JOIV : International Journal on Informatics Visualization Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Komputer) Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Multilingual International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sosial Humaniora Sigli Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Moderasi; Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial International Journal of Engineering, Science and Information Technology MALLOMO: Journal of Community Service Jurnal EduHealth Abdimas Langkanae Green Intelligent Systems and Applications Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SI-MEN (AKUNTANSI & MANAJEMEN) STIES Journal of Innovation and Research in Primary Education Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis (JDAB) Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JEPKM) JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Rekayasa elektrika TOFEDU: The Future of Education Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Jurnal Polimesin Journal of Social Work and Science Education Indonesian Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Aksara Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Sawerigading Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Metode Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Kota Palu Yunidar Yunidar; Gusti Alit Saputra; Syamsuddin Syamsuddin
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i2.6413

Abstract

The purpose of this study was to analyze online learning methods in the Indonesian language subject at the Palu City Middle School (SMP). This research is a qualitative descriptive research to get an overview of the application of online learning methods in Indonesian language subjects. The subjects of this study were 180 junior high school students, 18 teachers, and 125 parents. Data collection was carried out using an instrument in the form of a Google form questionnaire to obtain data about online Indonesian language learning in junior high schools. The results showed that the readiness of media and online learning applications was very good, which was marked by support from schools and parents in the form of laptop/cellphone facilities and the use of the Google Classroom application, teacher's room, WhatsApp, and other applications developed by the school. Then, the school, teachers, and parents also play an optimal role by providing support for internet/wifi data packages. For students and parents, the weaknesses of learning Indonesian online are the limited meeting time and the internet network which is often interrupted so that students do not understand the material provided by the teacher. Therefore, students, teachers and parents agree that face-to-face learning will be carried out again. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis metode pembelajaran daring pada mata pelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama (SMP) kota Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mendapatkan gambaran penerapan metode pembelajaran daring pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Subjek penelitian ini yaitu siswa SMP berjumlah 180, guru berjumlah 18, dan orang tua siswa berjumlah 125. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket google form untuk memperoleh data tentang pembelajaran bahasa Indonesia secara daring di SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan media dan aplikasi pembelajaran secara daring sangat baik yang ditandai dengan dukungan dari sekolah maupun orang tua berupa fasilitas laptop/handphone dan pemanfaatan aplikasi google classroom, ruang guru, whatsapp, dan aplikasi lain yang dikembangkan oleh sekolah. Kemudian, pihak sekolah, guru, dan orang tua juga memberikan peran yang maksimal dengan memberikan dukungan paket data internet/wifi. Bagi siswa dan orangtua, kelemahan pembelajaran bahasa Indonesia secara daring adalah waktu pertemuan yang terbatas serta jaringan internet yang sering terganggu sehingga siswa kurang mengerti materi yang diberikan oleh guru. Oleh karena itu, siswa, guru, dan orang tua setuju jika pembelajaran tatap muka kembali dilaksanakan.
Makna Simbolik “Popene’e” Pada Prosesi Pernikahan Etnik Tialo di Kabupaten Parigi Moutong: Kajian Semiotik Arfan Fauzan; Yunidar Yunidar; Sukma Sukma
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8304

Abstract

The purpose of this research is to describe the forms of symbolic meaning and the functions of symbolic meaning in the "popene'e" wedding procession of the Tialo ethnic group. The research method used in this study is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, recording, note-taking, and documentation. As for the data analysis technique using Miles and Huberman's theory, it involves data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. Based on the research findings, the "Popene'e" procession consists of eight main stages: (1) welcoming the bride and groom; (2) peeling, splitting coconuts, cutting and splitting wood; (3) slicing banana leaves; (4) stepping on the tray; (5) bringing kitchen utensils and cooking bananas; (6) praying for well-being; (7) feeding each other; and (8) shaking hands. Meanwhile, the results related to the symbolic meaning in this procession are divided into two: verbal meaning (in the form of mantras/ganes) and nonverbal meaning (through tools and equipment). Overall, these symbols reflect the hope for responsibility, harmony, fertility, and protection in family life. The functions of this traditional procession include (1) communication; (2) knowledge and cultural inheritance; (3) mediation with ancestors and God; and (4) social participation. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk makna simbolik dan fungsi makna simbolik pada prosesi pernikahan “popene’e” Etnik Tialo. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, perekaman, pencatatan, dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bentuk prosesi “Popene’e” terdiri dari delapan tahapan utama: (1) monyambute nu pungantinge (menyambut pengantin); (2) monimbaluse, mombiase niuge kangkai mongkolge, mombiasi ayu (mengupas, membelah kelapa dan memotong, membelah kayu); (3) monesege longu pensae (mengiris daun pisang); (4) mongunjae baki (menginjak baki); (5) mongkoni alatu wahu jopa monjaane pensae (membawa alat dapur dan memasak pisang); (6) mondo’a salamate (doa selamat); (7) mepea’anane (saling menyuap); dan (8) mondasi (jabat tangan). Sedangkan hasil terkait makna simbolik dalam prosesi ini terbagi menjadi dua, yaitu makna verbal (berupa mantra/gane) dan makna nonverbal (melalui alat dan perlengkapan). Secara keseluruhan, simbol-simbol ini merefleksikan harapan akan tanggung jawab, kerukunan, kesuburan, dan perlindungan dalam kehidupan berumah tangga. Fungsi dari prosesi adat ini mencakup (1) fungsi komunikasi; (2) fungsi pengetahuan dan pewarisan budaya; (3) fungsi mediasi dengan leluhur dan Tuhan; serta (4) fungsi partisipasi sosial.
Pemertahanan Bahasa Bare’e Pada Masyarakat Pamona di Kecamatan Poso Pesisir: Kajian Sosiolinguistik Fatmawati Fatmawati; Moh. Tahir; Yunidar Yunidar
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 15, No 1 (2026): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v15i1.8523

Abstract

This study discusses the maintenance of the Bare’e language among the Pamona community in Poso Pesisir District from a sociolinguistic perspective. The study focuses on the forms of Bare’e language maintenance and the factors influencing the continuity of its use amid social changes within the community. The objectives of this study are to describe the forms of Bare’e language maintenance among the Pamona people in Poso Pesisir District and to analyze the factors affecting the sustainability of the language’s use. This research employed a qualitative method with a sociolinguistic approach. The data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving traditional leaders, teachers, parents, young people, and members of the Pamona community as speakers of the Bare’e language. Data analysis applied the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the maintenance of the Bare’e language still exists in both formal and informal domains. In formal settings, the Bare’e language is used in schools, village institutions, and traditional ceremonies as a symbol of cultural identity and a medium for conveying the social values of the Pamona community. In informal settings, the language is used within families, daily social interactions, and local cultural activities. The factors influencing the continuity of the Bare’e language consist of internal and external factors. Internal factors include community awareness of the importance of the local language, language attitudes, and the role of families and traditional leaders in language transmission. External factors include the dominance of the Indonesian language in formal education, the influence of globalization and digital media, urbanization, and the support of social institutions and the government for local language preservation. This study demonstrates that maintaining the Bare’e language requires the active involvement of the community, families, and social institutions to ensure that the Bare’e language continues to survive as a cultural identity of the Pamona people in Poso Pesisir District. Abstrak Penelitian ini membahas pemertahanan bahasa Bare’e pada masyarakat Pamona di Kecamatan Poso Pesisir dalam kajian sosiolinguistik. Permasalahan dalam penelitian ini difokuskan pada bentuk pemertahanan bahasa Bare’e serta faktor-faktor yang memengaruhi keberlangsungan penggunaannya di tengah perubahan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pemertahanan bahasa Bare’e pada masyarakat Pamona di Kecamatan Poso Pesisir dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlangsungan penggunaan bahasa tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, guru, orang tua, generasi muda, dan masyarakat Pamona sebagai penutur bahasa Bare’e. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemertahanan bahasa Bare’e masih berlangsung dalam ranah formal dan informal. Dalam ranah formal, bahasa Bare’e digunakan di sekolah, instansi desa, dan kegiatan adat sebagai simbol identitas budaya dan media penyampaian nilai sosial masyarakat Pamona. Dalam ranah informal, bahasa Bare’e digunakan dalam lingkungan keluarga, interaksi sosial masyarakat, dan kegiatan budaya lokal. Faktor-faktor yang memengaruhi keberlangsungan penggunaan bahasa Bare’e terdiri atas faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kesadaran masyarakat terhadap pentingnya bahasa daerah, sikap bahasa, serta peran keluarga dan tokoh adat dalam pewarisan bahasa. Faktor eksternal meliputi dominasi Bahasa Indonesia dalam pendidikan formal, pengaruh globalisasi dan media digital, urbanisasi, serta dukungan lembaga sosial dan pemerintah terhadap pelestarian bahasa daerah. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemertahanan bahasa Bare’e memerlukan keterlibatan aktif masyarakat, keluarga, dan lembaga sosial agar bahasa Bare’e tetap bertahan sebagai identitas budaya masyarakat Pamona di Kecamatan Poso Pesisir.
Co-Authors . Roslidar Abdul Kamaruddin Ade Nurul Izatti G. Yotolembah Agustan Akbar Akbar Akbar, Muhazir Al Bahri Ali Karim Ali Karim Ali Karim Alit Suputra, Gusti Ketut Amalia Amalia Aman Aman Amrie Firmansyah Andi Bismawati Andi Safutra Suraya Anizar, Lis Anjar Kusuma Dewi Anjar Kusuma Dewi Arfan Fauzan Arini Nurazizah Arjia Arum Pujining Tyas Arum Pujiningtyas Asniar Asniar Asrianti, Asrianti Azhari, Rizki Aziz, Zulfadli Abdul Azra, Ery Bashir, Nurlida Basir, Nurlida Christi L., Rita Cindy Afitasari D Acula, Donata Darmawan Darmawan Daud, Bukhari Dian Safitri Dwi Yunita Efendi Efendi Elizar Elizar, Elizar Fahmi Fahmi Farhan Fathur Rahman, Imam Fathurrahman Fathurrahman Fatmawati Fatmawati Fauzan, Arfan Fauziah Gusvita Syarah Femmy Jacoba Ferdi Nazirun Sijabat, Ferdi Nazirun Ferdinand, Frans Firdaus, Ferroz Fitri Arnia Gazali Gazali Gazali Lembah Gazali, Syahrul Golar Golar Gopal Sakarkar Gusti Alit Saputra Gusti Alit Suputra Gusti Ketut Alit Suputra Gusti Ketut Alit Suputra Harisa, Sitti Hasan, Hafidh Hasan, Vania Pratama Hasriani Muis Heltha, Fahri Herlina Dimiati, Herlina Herman Nirwana Hidayat Hidayat I Gusti Ketut Alit Saputra I Ketut Agung Enriko I Made Sukanata Ida Nur'aeni Ida Nuraeni Indarwati , Retno Indra Indra Indrakesuma Indriani Rais, Fajrin Irdawati Irdawati Islamy, Fajrul Ivana, Farah Jayanti Puspita Dewi Joko Pitoyo Jumeil, T Muhammad Juniati Juniati Karlisa Priandana Khairah, Alfita Khairia, Syaidatul Khairunnisa Bakari Khairunnisa Bakari Laguliga, Syapril A. Lailatul Qadri Zakaria Lantuba, Yanis Men Leo, Hendrik Luluk Khusnul Dwihestie M Asri B M. Asri B Mahfuzha, Raudhatul Malahayati, M. Maulida, Zenitha Maulisa, Oktiana Melinda Melinda Miftahujjannah, Rizka Moh Tahir Moh. Tahir Moh. Tahir Moh. Tahir Mohammad Tahir Mohd. Syaryadhi Mohd. Syaryadhi Muhammad Irhamsyah Muhammad Muhammad Muhammad Ridwan Muhammad Rohmadi Muharratul Mina Rizky Muna, Lia Aulial Mursidin . Muthia Aryuni Nabila, Nissa Hasna Nasaruddin Nasaruddin Nazilla, Izza NFN Nursyamsi NFN TAMRIN Nico Irawan Ningsih, Wirdaningsih Nirmayanti, Nirmayanti Nizam Salihin Nur Ahyani Nur Fadilah Nur Halifah Nur Halifah Nur Halifah, Nur Nur'aeni, Ida Nuraedah Nurbadriani, Cut Nanda Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurbismi, Nurbismi Nurlida Basir Nurrahmad, Nurrahmad Nursyamsi Nursyamsi Nur’aeni, Ida Paesani, Arham Pandaleke, Alex Y. Pertiwi, Rizqina Wahyu Laras Pratama Bayu Santosa Putri Mauliza, Putri Putry Damayanti Qadri Zakaria, Lailatul Rafiki, Aufa Rafiqi, Ashaf Rahmatika, Laily Raihan, Siti Ramadani, Nurhaliza Ramadhani, Hanum Aulia Ramdhana, Rizka Ramli, Muhammad Ridha Rhamdhani, Rhamdhani Ridara, Rina Rin Koffia Fajrawani Rin Koffia Fajrawani Rini Safitri Roslawa, Roslawa Sabiran, Sabiran Sadia, Fachrudin Saharudin Barasandji Sahrul Saehana Sakarkar, Gopal Salsabila, Unik Hanifah Samad, Muhammad Ahsan Sarmin Sarmin Sarmin Sarmin Satria Satria, Satria Setiawan, Verdy Siti Fatinah Siti Rusdiana Sitti Harisah Sri Jelis Suci Rahayu Suharja, Anggi Auliyani Sukma Sukma Sukma, Sukma Suyanda, Arya Syahyadi, Rizal Syakir, Fakhrus Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syarifah Mauli Masyithah Tahir, MUH Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Tiara Artamefia Ulfah Ulfah Ulfah Ulfah Ulinsa Ulinsa, Ulinsa Ulinsa, Ulinsa Ulul Azmi Vilzati, Vilzati Wachidi, Achmad Wahyuni, Silvya Dwi Waladah, Buleun Wardana, Surya Wong, W.K Wong, W.K. Yazid Yaskur Yudha Nurdin Yusni, Y Yuwaldi Away Zainab Zulfikar Taqiuddin Zulhelmi, Zulhelmi Zulianto, Sugit