Claim Missing Document
Check
Articles

Revitalisasi Nasionalisme pada Generasi Z di Tengah Perubahan Global Shella Meiliza Satar; Lilis Handayani N.; Irsyam Fajar Attaulah; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revitalisasi Nasionalisme pada Generasi Z di Tengah Perubahan Global adalah sebuah upaya untuk membangkitkan semangat cinta tanah air pada generasi muda, khususnya Generasi Z, yang saat ini hidup di tengah perubahan global yang begitu cepat. Dalam era globalisasi, para generasi muda seringkali lebih mengidentifikasi diri mereka sebagai bagian dari dunia internasional daripada sebagai bagian dari negaranya sendiri.Oleh karena itu, revitalisasi nasionalisme sangat penting untuk membangkitkan kebanggaan dan kesadaran sebagai warga negara yang bertanggung jawab terhadap negaranya. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan, media sosial, serta kegiatan-kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan.Pentingnya revitalisasi nasionalisme pada Generasi Z juga terkait dengan tantangan-tantangan global, seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan konflik internasional. Melalui semangat nasionalisme yang kuat, generasi muda Indonesia semangat dalam bernasionalisme.
Efek Pengaruh Sumpah Pemuda Terhadap Generasi Z Dalam Kegiatan Kemanusiaan virda nurlita; Safira Az Zahra; Ananda Nur Aulia; adinda putri darmanto; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.380

Abstract

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda yang diikrarkan tanggal 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Sumpah pemuda adalah komitmen para pemuda Indonesia dari berbagai suku bangsa dan agama untuk menyatukan diri mewujudkan Indonesia merdeka. Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban bagaimana rasa satu bangsa di kalangan pemuda terbentuk dan siapa penggeraknya. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah, dengan menggunakan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan telah melahirkan kesadaran kepada Bangsa Indonesia bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Feodalisme dan penjajahan menyebabkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang miskin, bodoh, dan tertindas. Para pemuda yang terdidik merupakan penggerak dari perjuangan Bangsa Indonesia. Rasa persatuan untuk mewujudkan Indonesia merdeka mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Perbedaan ras, bangsa, bahasa, dan agama dieliminasi demi terwujudnya persatuan.
Membela Tanah Air dengan Segenap Jiwa: Peran dan Tanggung Jawab Generasi Muda dalam Menjaga Kedaulatan dan Kepentingan Bangsa Muhammad Saddam Fahrezi; Prizka Ade Aulia; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.382

Abstract

Membela Tanah Air dengan Segenap Jiwa: Peran dan Tanggung Jawab Generasi Muda dalam Menjaga Kedaulatan dan Kepentingan Bangsa berarti membela tanah air dengan segenap jiwa, terutama peran dan tanggung jawab generasi muda dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan bangsa. Studi ini mengeksplorasi makna nasionalisme dan patriotisme, serta konteks sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Selanjutnya, makalah ini mengkaji tantangan dan peluang patriotisme di era globalisasi dan modernisasi. Ia berpendapat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga semangat nasionalisme dan mempertahankan kedaulatan negara dari berbagai ancaman, seperti radikalisme, korupsi, dan intervensi asing. Sebagai penutup, makalah ini menekankan bahwa generasi muda harus menyadari peran dan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari bangsa dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan untuk melindungi negara dari bahaya.
Telaah Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Budaya Sekolah Di Era Digital Satiya Fadil Mahesa Fadil; Muhammad Raihan Raihan; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi nilai-nilai Pancasila melalui budaya sekolah di era digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila dapat dicapai melalui integrasi dalam kurikulum yang relevan, partisipasi aktif semua stakeholder sekolah, dan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana pendukung. Implementasi yang tepat akan membantu membangun generasi muda yang memiliki integritas, nasionalisme, dan keterampilan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat yang semakin terhubung melalui teknologi digital.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Orientasi Politik Pemilih Pemula Pada Pemilu 2024 Maghrifa Kafka Razaqa Kafka; Fadlian Rafa Prawira; Gunawan Santoso; Hana Nurhasanah; Joko Pramono; Siti Barkah; Hadi Haryanto
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan umum adalah proses yang penting dalam sistem demokrasi, dan pemilih pemula memainkan peran kunci dalam menentukan arah politik suatu negara. Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi platform yang sangat populer dan berpengaruh dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap orientasi politik pemilih pemula. penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap orientasi politik pemilih pemula. Pemilih pemula cenderung menggunakan media sosial sebagai sumber informasi politik utama mereka dan sebagai tempat untuk berinteraksi dengan pandangan politik yang sejalan dengan keyakinan mereka. Selain itu, media sosial juga mempengaruhi persepsi pemilih pemula terhadap isu-isu politik dan kandidat.Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa pengaruh media sosial terhadap orientasi politik pemilih pemula tidak bersifat homogen. Terdapat variasi dalam cara pemilih pemula menggunakan dan merespons informasi politik yang diperoleh dari media sosial. Faktor-faktor seperti kepercayaan terhadap sumber informasi, orientasi politik sebelumnya, dan karakteristik individu dapat mempengaruhi sejauh mana media sosial memengaruhi orientasi politik pemilih pemula.
Menjadikan Warga Berjiwa: Nasionalisme, Patriotisme, dan Perjuangan Azmi Ramadhania; Gunawan Santoso; Almaira Putri; Ghaitsa Geifira Sofa
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak awal abad ke-20 Republik Indonesia sebagai sebuah Bangsa sesungguhnya sudah merintiskan diri sebagai sebuah negara. Kebangkitan nasional menjadi salah satu titik penting sebagai langkah awal mencapai kemerdekaan. Terhitung lebih dari 70 tahun Bangsa Indonesia menikmati kemerdekaan, tentunya kemerdekaan yang di dapat tidak lepas dari perjuangan panjang para pahlawan. Nasionalisme membangun kesadaran rakyat sebagai suatu Bangsa serta memberi seperangkat dan progam tindakan. Nasionalisme dapat dijadikan sebagai dasar pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nasionalisme itu sendiri berasal dari kata nasional adalah paham atau ajaran untuk mencintai Bangsa dan negara sendiri atau kesadaran keanggotaan dalam suatu Bangsa. Perjuangan untuk mencapai kemerdekaan suatu negara bukanlah suatu hal yang mudah. Perjuangan tersebut membutuhkan pengorbanan besar. Penjajah yang mencoba menguasai negara lain demi keuntungan negaranya sendiri tanpa menghiraukan penderitaan bangsa yang dijajah.
Memperkokoh Identitas Nasional melalui Misi Bendera Merah Putih dan Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa UMJ Irsyam Fajar Attaulloh Irsyam; Shella Meiliza; Dina Ichsanurrahmah; Lilis Handayani; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.390

Abstract

Bendera Merah Putih merupakan salah satu identitas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Belum banyak yang mengetahui bahwa bendera tersebut menyimpan beragam makna dan sejarah panjang yang saling terkait dengan Nusantara pada Masa Kerajaan Majapahit. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai kembali pentingnya sebuah persatuan melalui sejarah Bendera Merah Putih, terutama pada generasi muda yang secara langsung berhadapan dengan arus globalisasi dan pertukaran budaya. Metode yang digunakan adalah metode historiografi sejarah dengan membandingkan beberapa literasi yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan lainnya. hasil dari penelitian ini adalah generasi muda dapat lebih memaknai pentingnya sebuah persatuan yang telah terbangun dengan mempelajari sejarah panjang dari Bendera Merah Putih. Simpulan dari penelitian ini ialah sejarah dari Bendera Merah Putih telah ada sejak zaman dahulu serta Bendera Merah Putih sangat berperan dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Hingga akhirnya Bendera Merah Putihdikukuhkan sebagai Bendera Kebangsaan sekaligus Identitas Nasional yang mengintegrasikan semua perbedaan yang ada.
Implementasi Bhinneka Tunggal Ika dan Cita-Cita Luhur Bangsa Indonesia Versi Generasi Z Nur Avifah Dwi Apriliani; Arsyadina Trishna Marsella; Destira Ayu Permana; Kayla Syifa Syabilla; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.391

Abstract

"Bhinneka Tunggal Ika" merupakan moto nasional Indonesia yang secara harfiah berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu". Konsep ini merujuk pada prinsip kesatuan yang menerima dan menghormati keberagaman budaya, agama, etnis, dan suku bangsa yang ada di Indonesia. Abstrak ini menggambarkan pentingnya prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam membangun dan memelihara keragaman yang ada di Indonesia. Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman, baik dalam aspek budaya maupun agama. Bhinneka Tunggal Ika mewakili komitmen untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan antara berbagai kelompok masyarakat yang ada di Indonesia. Konsep ini mencerminkan semangat inklusivitas, toleransi, dan persatuan yang melampaui perbedaan-perbedaan yang ada. Bhinneka Tunggal Ika juga mencerminkan sikap inklusif dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi Indonesia. Negara ini telah mengadopsi sistem demokrasi yang memungkinkan partisipasi dan representasi semua warga negara, tanpa memandang latar belakang mereka. Prinsip ini menjadi dasar dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia di tengah perbedaan yang ada.
Memaknai Kembali Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 melalui Nasionalisme Indonesia pada Mahasiswa Intan Arsyah Utami Bitan; Sasa Fiolanisa Sasa; Nisa Destiana Nisa; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.393

Abstract

Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan dan fungsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. hasil membuktikan bahwa dalam pembukaan UUD 1945 masih terdapat permasalahan yang mendatang, namun setiap masalah yang ada terdapat solusi untuk memperbaikinya. Kedudukan dan Fungsi Pembukaan UUD 1945 : (1) Pembukaan UUD 1945 Dilihat Dari Segi Formal dan Substantif (2). Tipologi Pembukaan UUD 1945 Dari Sisi Kedudukan Hukum (3) Fungsi Sosial Pembukaan UUD 1945.
Sumpah Pemuda: Dalam Rangka Pembentukkan Karakter Pemuda Dimasa Kini dan Masa Depan Safira Az Zahra; Adinda Putri Darmanto; Ananda Nur Aulia; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.401

Abstract

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda yang diikrarkan tanggal 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Sumpah pemuda adalah komitmen para pemuda Indonesia dari berbagai suku bangsa dan agama untuk menyatukan diri mewujudkan Indonesia merdeka. Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban bagaimana rasa satu bangsa di kalangan pemuda terbentuk dan siapa penggeraknya. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah, dengan menggunakan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan telah melahirkan kesadaran kepada Bangsa Indonesia bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Feodalisme dan penjajahan menyebabkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang miskin, bodoh, dan tertindas. Para pemuda yang terdidik merupakan penggerak dari perjuangan Bangsa Indonesia. Rasa persatuan untuk mewujudkan Indonesia merdeka mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Perbedaan ras, bangsa, bahasa, dan agama dieliminasi demi terwujudnya persatuan.
Co-Authors 29Neneng Aan Supiati Aan Supiati Aat Nurhayati Aay Aisiyah Abdillah Abdul Aziz Abdul Aziz Hatapayo Abdul Aziz Hatapayo Abih Gumelar Acep Achda Fitriah Ade Surya Erofiana Adelia Angelia Gultom Adelia Septa Kusuma Adellia Rosita Aulia Adhisty septia hidayat Adilah Syafiyah Adilah Syafiyah Ramadhani Adilla Cahya Yuniar adilla cahya yuniar adinda Adinda Herlia Putri adinda putri darmanto Adinda Putri Darmanto Adinda Rizkyta Dinda adit kurniyawan Ageng Puji Pangestu Agitha Rizky Aldiansyah Agung Purwanto Agung purwanto Agus Purwanto Agus Suradika Agus Suradika Agus Suradika Agustina Ahmad Azhar azhar Ahmad Fadly Ahmad Fikrie Azmi Ahmad Japar Sodik Ahmad Muzakki Ahmad Muzaqi Zaqi Ahmad Razan Ahmad Suryadi Ahmad Susanto Ahmad Suyudi Ahmad Suyudi Ahmad Syamsuadi Ahmad Syariuddin Ahmad Yani Aida Sumardi Aim Abdul Karim Aim Abdulkarim aisyah tania amanda Ajmah Najibah Akhyumita Dea Suminar Alfi Fadliya Putri Mahya alfi fadliya putri mahya alfi Alia Zulfa Ramadanti Alia Zulfa Ramadanti Alia Alika Atha Amani Allya Azizatul Fadhilah Almaira Putri Almaira Putri Almirah Nur Sakiinah Almirah nur sakiinah mira Alustri Darmawati Alvira Prasasti Vira Alya Nurul Aeny Alya Amalia Ambo Tuo Amril Ananda Nur Aulia Ananda Nur Aulia Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Angela Alya Rachman Rachman Anita Bosawer Annis Fitria Annisa Damayanti Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Annisah Nabilah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arif Aprilia Kartini Arif Aziz Firmansyah Arifin Djati Arsyadina Trishna Marsella Asep Hendrayana Astari Zahra Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aura Wijayanti ayu dwi ayu dwi zam zam khumairo Ayu Metalin Ika Puspita Santoso Ayu Yuniar Anggo Ayub Gunawan Ayub Gunawan Gunawan Azmi Ramadhania Azmi Ramadhania Azra Alya Sakinah Baiq Dina Erika Wardiningtias Baqiyatul Fakhmi Bobi Erno Rusadi Bunga Seftya Nur Indah Bunyamin Maftuh Chantika Mukti Ardi Cholichul Hadi Dadi Mulyadi Nugraha Darmita Wuriani Dea Permata Dela safitri Desi Rahmayani Ihsan Nulfadli Desi Rahmayani Nurul Aifha Desiana Duwith Destira Ayu Permana Deswita Kartika Devi Marlita Anggraini Dewi Puji Lestari Dewi Puji Lestari Dewi Dewiana Novitasari Dhilla Adhika Prawesti Diana Septyawati Difa Rafidatul Aisy Dina Dwi Fatmawati Dina Dina Ichsanurrahmah dina ichsanurrahmah Dinda Apriliyani Dinda Khomsaini Syawhas Dinda Putri Kamilah Esih Sukaesih Dira Lestari Dita Putri Agustiyarini Dwi Ajeng Prasasti Dwi Fitriani Dwi Meliyana Dwi Susanti Eddy Irsan Siregar Edi Kusnaedi Edi Ribowo Edi Ribowo eka bella anindia Eka Puteri Ramadhanti Eka Septi Hartiyani Eka Sunarsih Elfirza Elva Susanti Erik Kurniawan Eta Yunilestari Etik Murtini Eva Monalisa Vebri Kusuma Eva Monalisa Vebry Kusuma Fadlian Rafa Prawira Faisal Aljundi Faiz Muharrom Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farcham Mulloh farcham muloh Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Febiansyah Febri Prihatin Febri Prihatin Ferdinal Lafendry Ferdy Eka Putra Fikri Nurfajri Filosophia Azzahra Filosophia Azzahra Azzahra Finna Fidyah Ramadhani Firly Audia Futeri Firna Afifatun Nuha Mahruroji Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria Wulansari Fitriani Rumelan Frischa Amalia Imanda Ghaitsa Geifira Ghaitsa Geifira Sofa Gunawan Wibisono habiba maruapey Hadi Haryanto Haevina Aulia Rizqy hafaz fazlur hafazfazlur Haikal Azrasabiy Hajar Hamidah Hajirah Halimah Hana Nurhasanah Hani Alifa Muhammad Mansyur Hanif Fadli Yanuar Hanif Fadli Yanuar Hanif Padli Yanuar Hanifah Adibah Rahmah Hany Aulia Syahada Syahada Hendra Setyawan Henni Mikawati herdhianto galuh saputro galuh Hermawan, Cecep Maman Hidriana Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hilwa Hidayah Assaadih Hodijah safitri ida royana Iftiyah Safitri Iim Abdul Karim Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Ikhwatul Mujahadah Imam Muhtadin Imam Wahyudin imam wahyudin wahyu Imas Yulistia Imelda Miftahul Syarof Inah Inayah Adhani Khoirroni Indah Cicilia Inrayani Inrayani Intan Arsyah Utami Bitan Intan Khairasyani Intan Maharani Intan Nisrina Kamilah Intan Nisrina Kamilah Intan Trisila  Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irhamni Irmi Yunika Irsyam Fajar Attaulah Irsyam Fajar Attaulloh Irsyam Ismah Ismalia Eka Ismiatul Hasanah Istibsarotul Amalia Iswadi Ishak Alwi Iswan Iswan Ivan Mahdavikia Iwan Syah Jalinus Jarmi Jarmi Jelita Ayu Melani Jelita Ayu Melani Jernih Wati Zai jihan alifah hind jihan Jodi Wahyudi Jodi Wahyudi Joko Pramono Joswin Simaremare Juani Prianti Juriah Juryati Kania Novaliani Ahmad ibrahim Karsono Kasno Kayla Syifa Syabilla Keysa Najmi Salma Herdani Keysa Najmi Salma Herdani Klara Iswara Sukmawati Kunto Wijaya kurniawan - Kuswantoro La Dauwi Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Larasati Ramadhana Lathifah Wahyu Rahmadhani Lativa Qurrotaini Lestari, Mas roro Diah Wahyu Lilis Handayani Lilis Handayani N Riyanti Lilis Handayani N. Listari Widodo Liya Pransiska Liya Pransiska Lutfi Lutfia Gunarsih M. Ripan Jamil Maghrifa Kafka Razaqa Kafka Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Mardiani Marfa Azzahra Tyara Latifa Mariska Dwi Amanda Marselina Consita Bete Fahik Marsidi Marsiyah MARTINI Marwiyatul Atfal Marwiyatul Atfal Masduki Asbari Masduki Asbari Masngud kudori Matlahu Chahyadi Maulida Lia Rahmah Maya Zahra Aulia Ma’mun Murod Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meizir Akhmadi Akhmadi Melanie Dwi Metha Abidah Ardelia Milda Nur Risma Abdah Mira Mariani Mochamad Fikri Baihaqi Mochammad Ja’far Sodiq Mohammad Syaifuddin Mohammed El-Abid Muhamad Afriza Aprilian Muhamad Chairudin Muhamad Fauzan Muhamad Sofian Hadi Muhamad Sugiono Muhammad Dava dava Muhammad Fadli Maulana Maulana Muhammad Guntur Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Nuur Fauzaan Muhammad Raihan Muhammad Raihan Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman Munawar Mutiara Wijayanti Nabila Febiyanti Nabila Hapsari Nabila nabilah chairunisah nabilahmaya nabilla kairunisa Nada Hurriyah Nadia Dewi Firdaus Nadisya Rachelia Hatta Nadya Amelia Putri Firman Naila Fairuza Fairuza Nanik Natiqotul Istiqomah Natiqotul Istiqomah Naufal Naura Ghazia Apriatna Naura Izzah Mustika Nia Octavia Rachmadani Nidar Yusuf Nifin Abdullah Al Jabri Nisa Destiana Nisa Niswah Zahrotul Jannah Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novi Mega Lestari Novia Azzahra Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Asiah Nur Avifah Dwi Apriliani Nur Halimah Nur Indah Hermayanti Nur Kholifah Alviana Nur Laili Nur Pangesti Utami Putri Nur Wahidah Nuraini indah putri Nurfajriyanti Nurlela Warwey Nursafa Azzahra Safa Azzahra Nursalim Nurul Dwi Tsoraya Nurwahidah OKTA ROSFIANI Pingkan Setia Handayani Prasetya, Agus Prizka Ade Aulia Purwati Wulandari Putri Adelia Putri Ayu Romadhotin Putri Nur Ainni Putri Rizky Apriani Putri Sa'adah Rachmania Naura Adysti Rachmawati Fauziyatul Putri Radita Ayudya Rafi Arvansyah Rafli Firdaus Rafli Mochammad Rafli Firdaus Rafzan Rahmaleli sakinah Rahmaleli Sakinah Rahman Rahman Rajab Rahmita Nurul Muthmainnah Raihan Arsyad Firdausy Asbari Raihan Qodri Raisyal Fiqri Perdana Sasmita Rd. Heri Solehudin Resinta karimah Resti Nuraeni restu lestari lestari Restu M Hasbylah Retno Primantiko Retno Primantiko Rida Wulandari Ridho Salyo Ridwan toro Rifda Choirunnisa Rika Okta Muthmainnah Rikky Erlangga Ramadhan Rivaldy Hermansyah Rizka Amalia Bintang Rizka Aulia Rizki Makhfud Nur’ atsani Rizky Budi Prasetyo Rizky Meilia Junsap Roni Patinasarani Ronius Pirade Rosa Nilla Nurjannah Roudlotul Jannah Sabilah Amelia safira aulia adisti Safira Az Zahra Safira Az Zahra Safira Az Zahra Sakha Dzikrullah Salamah Hujaimah Salismiati Ghozali Salma Putri Amanda Salma Sabika salma sabika salma Salwa Azzahrah Salwa Azzahrah Sapriya Sari Lenita Christi Sasa Fiolanisa Sasa Fiolanisa Sasa Satiya Fadil Mahesa Satiya Fadil Mahesa Fadil septi aulia fadli Setiawati setiyaningsih, dewi Shafira Nurul Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Sheila Martasya Shella Meiliza Shella Meiliza Satar Shella Meiliza Sri Wartati Shinta Listiani Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvi Lestari Silvia Silvia Damayanti Sinta Ayu Siska Kusumawardani Siti Aminah Saing Siti Aminah Saing Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Nur Kharunissa Siti Rohanah Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodikin Sodikin Sodikin Solehun Sonia Firnanda Supatmi Sri Imawati Sri Imawati Sri Immawati Sri Sunarti Sri Utami Srianah Sriyanti Rahmatunisa Supadmi Supatmi Supry Hariyanti Suratno Suryadi Nomi Susilahati Susilahati Sutini Suwardono Suwardono Syahira Shinta Hanjani Syahira Shinta Hanjani Hendro Mustofa Syarifah Nur Aini Syifa Galih Syifa Maghfira Azzahra Tantri Wenny Sitanggang Tato Saputro Tevian Edi Candra Tia Artika Mul'aini Tiara Fitri Nalindra Alia Choirunnisa Tiara Nur sabila Titin Sujanah Tri Atiiqoh Agus Salim tri endang Tri Laksono Tri Ulan Dari Tri Wahyuningtias Tugiman Tuti Lestari Tuti Lestari Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih valia niswa dzahrotudina Vera Dwi Apriliani Vera Dwi Apriliani Acep Virda Nurlita Vita Alawiyah Wawan Widiyasari, Ririn Winarsih winarsih winarsih WINATA, WIDIA Wisnu Winata wisra linda Yayuk Purwati Yoga Aditia Ragil Yosea Bagus Armando Yusrina Nadiya Zahira Zahra Syafitri Atmadja Zahra Tsaniyatun Naafi'i Jamiil Jamiil Zahrah Rizka Wulandari Zahratul Aini Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyyah Zahro Zen Zen, Muhammad ‘Aisyah Naurah Salsabila