Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mengembangkan Karakter Siswa Sekolah Dasar Zen; dela safitri; Gunawan Santoso; muhammad zen; marsiyah
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian dan moralitas siswa. Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar dapat menjadi langkah efektif untuk mengembangkan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan serta dampaknya terhadap perkembangan karakter siswa di sekolah dasar.
Kewarganegaraan Global Antarbudaya: Kajian Perspektif Remaja Kontemporer Terhadap Kewarganegaraan di Era Globalisasi Kunto Wijaya; Gunawan Santoso; Aura Wijayanti; Elva Susanti; Mutiara Wijayanti
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan remaja kontemporer terhadap konsep kewarganegaraan dalam era globalisasi yang semakin berkembang. Dalam konteks antarbudaya, penelitian ini juga akan mengkaji bagaimana unsur kemanusiaan mempengaruhi pandangan remaja mengenai kewarganegaraan global. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan subjek penelitian yang terdiri dari remaja di berbagai wilayah yang berbeda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan remaja tentang kewarganegaraan global dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti identitas budaya, nilai-nilai kemanusiaan, dan pengalaman hidup mereka. Dalam konteks ini, penting untuk mengakui dan memahami keterkaitan antara kewarganegaraan global dan kebangsaan. Kewarganegaraan global mencakup gagasan bahwa individu memiliki tanggung jawab terhadap dunia secara keseluruhan, bukan hanya terhadap negara atau komunitas tempat mereka lahir. Konsep ini adalah ketahanan solidaritas global, perlindungan hak asasi manusia, dan keadilan sosial di seluruh dunia. Selain itu, jurnal ini juga membahas strategi dan pendekatan yang dapat digunakan untuk mempromosikan pemahaman antarbudaya yang lebih baik, termasuk dialog terbuka, pendidikan lintas budaya, program pelajar pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati. Konsep ini adalah ketahanan solidaritas global, perlindungan hak asasi manusia, dan keadilan sosial di seluruh dunia. Selain itu, jurnal ini juga membahas strategi dan pendekatan yang dapat digunakan untuk mempromosikan pemahaman antarbudaya yang lebih baik, termasuk dialog terbuka, pendidikan lintas budaya, program pelajar pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati. Konsep ini adalah ketahanan solidaritas global, perlindungan hak asasi manusia, dan keadilan sosial di seluruh dunia. Selain itu, jurnal ini juga membahas strategi dan pendekatan yang dapat digunakan untuk mempromosikan pemahaman antarbudaya yang lebih baik, termasuk dialog terbuka, pendidikan lintas budaya, program pelajar pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati. program pertukaran pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati. program pertukaran pelajar, dan inisiatif kemanusiaan global. Dalam menjelajahi perempatan ini, penting untuk menghindari sikap superioritas budaya dan membangun kerjasama yang inklusif dan saling menghormati.
Pengaruh Pembelajaran Ilmu Teknologi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pendidikan Kewarganegaraan Sabilah Amelia; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang penting dalam pendidikan untuk membentuk karakter dan meningkatkan pengetahuan siswa tentang negara dan kewarganegaraan. pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta mengembangkan kemampuan siswa dalam berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal tentang Pengaruh Pembelajaran Ilmu Teknologi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis pengaruh pembelajaran ilmu teknologi terhadap pengetahuan pendidikan kewarganegaraan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara serta memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Oleh karena itu, penggunaan teknologi dalam pembelajaran kewarganegaraan perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan agar dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang kewarganegaraan. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah dan menarik, serta dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Upaya Membentuk Generasi Penerus Bangsa yang Berkarakter Indah Cicilia; Marsidi; Martini; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan memegang peranan penting dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk mengembangkan pemahaman dan kesadaran peserta didik akan hak, tugas, tanggung jawab, dan perannya sebagai warga negara yang aktif dan bertanggung jawab. Tujuan rangkuman ini adalah untuk memberikan pemahaman singkat tentang pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Berdasarkan penelitian dan observasi, pendidikan kewarganegaraan terbukti efektif dalam membantu siswa mengembangkan sikap, keterampilan, dan nilai positif yang diperlukan untuk menjadi warga negara yang baik. Dalam konteks ini, “karakter” mengacu pada perpaduan antara sikap, nilai, etika dan moral yang membentuk kepribadian seseorang. Melalui pendidikan kewarganegaraan, siswa belajar pentingnya kejujuran, tanggung jawab, kerjasama, toleransi, keadilan dan partisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan politik. Anda juga akan mendapatkan kesempatan untuk memahami dan menghargai keragaman budaya, agama, dan pandangan politik yang berlaku di masyarakat. Namun, pendidikan politik bukanlah tugas yang hanya mempengaruhi sekolah atau lembaga pendidikan. Orang tua, masyarakat dan negara juga harus bersinergi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembangunan karakter positif generasi penerus bangsa. Singkatnya, pendidikan kewarganegaraan memiliki peran sentral dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Dengan memperkuat pemahaman tentang hak dan tanggung jawab warga negara, serta nilai-nilai kewarganegaraan yang positif, pendidikan kewarganegaraan membekali siswa dengan landasan yang kokoh untuk tumbuh secara aktif dan bertanggung jawab, serta berperan dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.
Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Jiwa Kebangsaan Bagi Generasi Muda Milenial Difa Rafidatul Aisy; Abdillah; Amalia; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan mempunyai peran penting dalam membangun jiwa kebangsaan bagi generasi muda. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk jiwa kebangsaan pada generasi muda. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber yang relevan tentang pendidikan kewarganegaraan dan pembentukan jiwa kebangsaan. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa alasan mengapa pendidikan kewarganegaraan penting dalam membangun jiwa kebangsaan bagi generasi muda. Pertama, pendidikan kewarganegaraan memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan, sejarah, dan identitas nasional yang menjadi landasan dalam membentuk jiwa kebangsaan yang kuat. Kedua, pendidikan kewarganegaraan melibatkan siswa dalam kegiatan partisipatif yang membangun rasa tanggung jawab, keterampilan sosial, dan kepemimpinan, yang penting dalam membentuk jiwa kebangsaan yang aktif dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Ketiga, pendidikan kewarganegaraan juga membantu mengembangkan sikap toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, dan pemahaman tentang hak asasi manusia, yang penting dalam membangun jiwa kebangsaan yang inklusif dan adil. Generasi muda Milenial memiliki peran kunci dalam pembangunan bangsa dan masa depan negara. Dengan mendapatkan pendidikan kewarganegaraan yang baik, generasi muda dapat memiliki pemahaman yang mendalam tentang pentingnya partisipasi aktif, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat dan negara. Hal ini akan membantu mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab, memiliki kesadaran akan hak-hak dan kewajiban mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam membangun jiwa kebangsaan bagi generasi muda. Kajian dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kurikulum, pelatihan yang baik untuk guru, serta pendekatan pembelajaran yang inovatif dalam pendidikan kewarganegaraan guna mencapai tujuan tersebut.
Meningkatkan Literasi di Sekolah Dasar Melalui Program Budidaya Literasi Gunawan Santoso; Tiara Nur Sabila; dina ichsanurrahmah
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.423

Abstract

Literasi merupakan keterampilan membaca, menulis, dan berbicara yang penting untuk perkembangan intelektual dan sosial anak-anak. Meningkatkan literasi di tingkat sekolah dasar merupakan langkah awal yang krusial dalam membangun fondasi yang kuat bagi kemampuan akademik mereka di masa depan. Literasi memiliki peran yang krusial dalam pengembangan intelektual dan kognitif siswa, serta memberikan dasar yang kuat untuk keberhasilan akademik mereka di masa depan. meurut survei yang dilakukan PISA ditemukan bahwa kebiasaan literasi belum membudaya dikalangan siswa Sekolah Dasar.
Analisis Hukum Atas Implementasi UUD Negara Republik Indonesia dalam Penanganan Kasus Korupsi di Indonesia Keysa Najmi Salma Herdani; Zahra Syafitri Atmadja; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis hukum atas implementasi Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia. Kasus korupsi telah menjadi masalah utama di Indonesia selama beberapa tahun terakhir, dan pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas UUD dalam penanganan kasus korupsi dan bagaimana implementasi UUD secara tepat dapat membantu dalam memerangi korupsi di Indonesia. Dalam analisis ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, mengumpulkan data dari literatur dan sumber-sumber terverifikasi lainnya. Berdasarkan analisis, implementasi UUD dapat membantu dalam penanganan kasus korupsi dengan memperkuat peran lembaga penegak hukum dan memberikan pengawasan yang lebih ketat terhadap tindakan korupsi. Namun, masih banyak hal yang harus ditingkatkan dan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas UUD dalam memerangi korupsi di Indonesia.
Peran Bendera Merah Putih dan Bahasa Indonesia Sebagai Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia Haevina Aulia Rizqy; Hilwa Hidayah Assaadih; Rizka Amalia Bintang; Rizka Aulia; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendera Merah Putih merupakan salah satu identitas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Belum banyak yang mengetahui bahwa bendera tersebut menyimpan beragam makna dan sejarah panjang yang saling terkait dengan Nusantara pada Masa Kerajaan Majapahit. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai kembali pentingnya sebuah persatuan melalui sejarah Bendera Merah Putih, terutama pada generasi muda yang secara langsung berhadapan dengan arus globalisasi dan pertukaran budaya. Metode yang digunakan adalah metode historiografi sejarah dengan membandingkan beberapa literasi yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan lainnya. hasil dari penelitian ini adalah generasi muda dapat lebih memaknai pentingnya sebuah persatuan yang telah terbangun dengan mempelajari sejarah panjang dari Bendera Merah Putih. Sejarah dari Bendera Merah Putih telah ada sejak zaman dahulu serta Bendera Merah Putih sangat berperan dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Hingga akhirnya Bendera Merah Putih dikukuhkan sebagai Bendera Kebangsaan sekaligus Identitas Nasional yang mengintegrasikan semua perbedaan yang ada.
Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Untuk Perdamaian Dunia Melanie Dwi; Gunawan Santoso; Firly Audia Futeri; Fitria Wulansari; Rika Okta Muthmainnah
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.437

Abstract

Dalam suatu Negara tidak dapat berdiri sendiri, seperti halnya individu sebagai makhluk sosial. Negara tentunya akan memerlukan Negara atau komponen yang lain .Bahkan adapula Negara yang memiliki keterkaitan serta ketergantungan dalam aspek ekonomi,sosial,dan politik. Jika adanya keterkaitan antar Negara dengan Negara lain tersebut tentunya ada sebuah hubungan yang baik. Salah satunya merupakan Negara kita sendiri yaitu Negara Indonesia dengan Negara-negara lain.dinamakan masyarakat global, ditandai adanya saling ketergantungan antar bangsa, adanya persaingan yang ketat dalam suatu kompetensi dan dunia cenderung berkembang kearah perebutan pengaruh antar bangsa, baik lingkup regional maupun lingkup global. Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) memiliki peranan penting dalam perdamaian atas pertikaian antar Negara. penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif. hasil membuktikan bahwa Sejak berakhirnya perang dunia kedua, hampir seluruh negara dan organisasi internasional sepakat bahwa operasi perdamaian PBB dalam penyelesaian konflik perlu meliputi proyek Peacemaking. Peacekeeping secara esensial bertujuan untuk memfasilitasi transisi dari situasi konflik ke situasi damai dengan meminimalisir kekerasan dan ancaman.
Sumpah Pemuda Dan Bangsa Indonesia: Implementasi Pada Siswa Di Perguruan Tinggi Muhammad Dava dava; Gunawan Santoso; Nuraini indah putri; Iftiyah Safitri; Muhammad Rifai Ramadhani
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.438

Abstract

Perjalanan kehidupan bangsa Indonesia dimasa lampau penuh dengan likaliku perjuangan yang sarat dengan berbagai tantangan berat. Dalam catatan sejarah masyarakat Indonesia pernah mengalami satu fase dimana kebebasan rakyat terbelenggu akibat praktek penjajahan oleh kaum kolonialis Eropa. Pada masa tersebut, rakyat Indonesia tidak dapat menikmati dan memanfaatkan kekayaan alamnya, karena sumber daya alam dan manusia dieksploitasi oleh kaum kolonialis untuk kepentingan bangsa penjajah. Kendala yang utama dalam proses perlawanan tersebut adalah belum kokohnya persatuan diantara anak-anak bangsa. Selain itu, disebabkan oleh kaum kolonialis lebih unggul dalam segi tehnik militer dan kelengkapan alat-alat persenjataan. Bersama dengan itu muncul pula suatu gerakan moderen anti kolonialisme yang memfokuskan perjuangannya melalui gerakan organisasi modern. Gerakan ini dimulai ketika sekelompok pemuda pelajar ditahun 1908 mendeklarasikan berdirinya Budi Utomo sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang sosial dan Pendidikan. Rentetan peristiwa dan kisah perjuangan pemuda pada tahun 1928 pada dasarnya menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi generasi saat ini, bahwa untuk mengemban tugas pembentukkan karakter pemuda dimasa kini dan masa depan harus tetap berpijak pada pengalaman masa lalu bangsa. Bahwa semangat nasionalisme sangat penting dalam menetukkan nasib Bangsa dan Negara Indonesia dimasa depan.
Co-Authors 29Neneng Aan Supiati Aan Supiati Aat Nurhayati Aay Aisiyah Abdillah Abdul Aziz Abdul Aziz Hatapayo Abdul Aziz Hatapayo Abih Gumelar Acep Achda Fitriah Ade Surya Erofiana Adelia Angelia Gultom Adelia Septa Kusuma Adellia Rosita Aulia Adhisty septia hidayat Adilah Syafiyah Adilah Syafiyah Ramadhani Adilla Cahya Yuniar adilla cahya yuniar adinda Adinda Herlia Putri adinda putri darmanto Adinda Putri Darmanto Adinda Rizkyta Dinda adit kurniyawan Ageng Puji Pangestu Agitha Rizky Aldiansyah Agung Purwanto Agung purwanto Agus Purwanto Agus Suradika Agus Suradika Agus Suradika Agustina Ahmad Azhar azhar Ahmad Fadly Ahmad Fikrie Azmi Ahmad Japar Sodik Ahmad Muzakki Ahmad Muzaqi Zaqi Ahmad Razan Ahmad Suryadi Ahmad Susanto Ahmad Suyudi Ahmad Suyudi Ahmad Syamsuadi Ahmad Syariuddin Ahmad Yani Aida Sumardi Aim Abdul Karim Aim Abdulkarim aisyah tania amanda Ajmah Najibah Akhyumita Dea Suminar Alfi Fadliya Putri Mahya alfi fadliya putri mahya alfi Alia Zulfa Ramadanti Alia Zulfa Ramadanti Alia Alika Atha Amani Allya Azizatul Fadhilah Almaira Putri Almaira Putri Almirah Nur Sakiinah Almirah nur sakiinah mira Alustri Darmawati Alvira Prasasti Vira Alya Nurul Aeny Alya Amalia Ambo Tuo Amril Ananda Nur Aulia Ananda Nur Aulia Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Angela Alya Rachman Rachman Anita Bosawer Annis Fitria Annisa Damayanti Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Annisah Nabilah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arif Aprilia Kartini Arif Aziz Firmansyah Arifin Djati Arsyadina Trishna Marsella Asep Hendrayana Astari Zahra Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aura Wijayanti ayu dwi ayu dwi zam zam khumairo Ayu Metalin Ika Puspita Santoso Ayu Yuniar Anggo Ayub Gunawan Ayub Gunawan Gunawan Azmi Ramadhania Azmi Ramadhania Azra Alya Sakinah Baiq Dina Erika Wardiningtias Baqiyatul Fakhmi Bobi Erno Rusadi Bunga Seftya Nur Indah Bunyamin Maftuh Chantika Mukti Ardi Cholichul Hadi Dadi Mulyadi Nugraha Darmita Wuriani Dea Permata Dela safitri Desi Rahmayani Ihsan Nulfadli Desi Rahmayani Nurul Aifha Desiana Duwith Destira Ayu Permana Deswita Kartika Devi Marlita Anggraini Dewi Puji Lestari Dewi Puji Lestari Dewi Dewiana Novitasari Dhilla Adhika Prawesti Diana Septyawati Difa Rafidatul Aisy Dina Dwi Fatmawati Dina Dina Ichsanurrahmah dina ichsanurrahmah Dinda Apriliyani Dinda Khomsaini Syawhas Dinda Putri Kamilah Esih Sukaesih Dira Lestari Dita Putri Agustiyarini Dwi Ajeng Prasasti Dwi Fitriani Dwi Meliyana Dwi Susanti Eddy Irsan Siregar Edi Kusnaedi Edi Ribowo Edi Ribowo eka bella anindia Eka Puteri Ramadhanti Eka Septi Hartiyani Eka Sunarsih Elfirza Elva Susanti Erik Kurniawan Eta Yunilestari Etik Murtini Eva Monalisa Vebri Kusuma Eva Monalisa Vebry Kusuma Fadlian Rafa Prawira Faisal Aljundi Faiz Muharrom Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farcham Mulloh farcham muloh Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Febiansyah Febri Prihatin Febri Prihatin Ferdinal Lafendry Ferdy Eka Putra Fikri Nurfajri Filosophia Azzahra Filosophia Azzahra Azzahra Finna Fidyah Ramadhani Firly Audia Futeri Firna Afifatun Nuha Mahruroji Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria Wulansari Fitriani Rumelan Frischa Amalia Imanda Ghaitsa Geifira Ghaitsa Geifira Sofa Gunawan Wibisono habiba maruapey Hadi Haryanto Haevina Aulia Rizqy hafaz fazlur hafazfazlur Haikal Azrasabiy Hajar Hamidah Hajirah Halimah Hana Nurhasanah Hani Alifa Muhammad Mansyur Hanif Fadli Yanuar Hanif Fadli Yanuar Hanif Padli Yanuar Hanifah Adibah Rahmah Hany Aulia Syahada Syahada Hendra Setyawan Henni Mikawati herdhianto galuh saputro galuh Hermawan, Cecep Maman Hidriana Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hilwa Hidayah Assaadih Hodijah safitri ida royana Iftiyah Safitri Iim Abdul Karim Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Ikhwatul Mujahadah Imam Muhtadin Imam Wahyudin imam wahyudin wahyu Imas Yulistia Imelda Miftahul Syarof Inah Inayah Adhani Khoirroni Indah Cicilia Inrayani Inrayani Intan Arsyah Utami Bitan Intan Khairasyani Intan Maharani Intan Nisrina Kamilah Intan Nisrina Kamilah Intan Trisila  Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irhamni Irmi Yunika Irsyam Fajar Attaulah Irsyam Fajar Attaulloh Irsyam Ismah Ismalia Eka Ismiatul Hasanah Istibsarotul Amalia Iswadi Ishak Alwi Iswan Iswan Ivan Mahdavikia Iwan Syah Jalinus Jarmi Jarmi Jelita Ayu Melani Jelita Ayu Melani Jernih Wati Zai jihan alifah hind jihan Jodi Wahyudi Jodi Wahyudi Joko Pramono Joswin Simaremare Juani Prianti Juriah Juryati Kania Novaliani Ahmad ibrahim Karsono Kasno Kayla Syifa Syabilla Keysa Najmi Salma Herdani Keysa Najmi Salma Herdani Klara Iswara Sukmawati Kunto Wijaya kurniawan - Kuswantoro La Dauwi Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Larasati Ramadhana Lathifah Wahyu Rahmadhani Lativa Qurrotaini Lestari, Mas roro Diah Wahyu Lilis Handayani Lilis Handayani N Riyanti Lilis Handayani N. Listari Widodo Liya Pransiska Liya Pransiska Lutfi Lutfia Gunarsih M. Ripan Jamil Maghrifa Kafka Razaqa Kafka Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Mardiani Marfa Azzahra Tyara Latifa Mariska Dwi Amanda Marselina Consita Bete Fahik Marsidi Marsiyah MARTINI Marwiyatul Atfal Marwiyatul Atfal Masduki Asbari Masduki Asbari Masngud kudori Matlahu Chahyadi Maulida Lia Rahmah Maya Zahra Aulia Ma’mun Murod Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meizir Akhmadi Akhmadi Melanie Dwi Metha Abidah Ardelia Milda Nur Risma Abdah Mira Mariani Mochamad Fikri Baihaqi Mochammad Ja’far Sodiq Mohammad Syaifuddin Mohammed El-Abid Muhamad Afriza Aprilian Muhamad Chairudin Muhamad Fauzan Muhamad Sofian Hadi Muhamad Sugiono Muhammad Dava dava Muhammad Fadli Maulana Maulana Muhammad Guntur Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Nuur Fauzaan Muhammad Raihan Muhammad Raihan Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman Munawar Mutiara Wijayanti Nabila Febiyanti Nabila Hapsari Nabila nabilah chairunisah nabilahmaya nabilla kairunisa Nada Hurriyah Nadia Dewi Firdaus Nadisya Rachelia Hatta Nadya Amelia Putri Firman Naila Fairuza Fairuza Nanik Natiqotul Istiqomah Natiqotul Istiqomah Naufal Naura Ghazia Apriatna Naura Izzah Mustika Nia Octavia Rachmadani Nidar Yusuf Nifin Abdullah Al Jabri Nisa Destiana Nisa Niswah Zahrotul Jannah Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novi Mega Lestari Novia Azzahra Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Asiah Nur Avifah Dwi Apriliani Nur Halimah Nur Indah Hermayanti Nur Kholifah Alviana Nur Laili Nur Pangesti Utami Putri Nur Wahidah Nuraini indah putri Nurfajriyanti Nurlela Warwey Nursafa Azzahra Safa Azzahra Nursalim Nurul Dwi Tsoraya Nurwahidah OKTA ROSFIANI Pingkan Setia Handayani Prasetya, Agus Prizka Ade Aulia Purwati Wulandari Putri Adelia Putri Ayu Romadhotin Putri Nur Ainni Putri Rizky Apriani Putri Sa'adah Rachmania Naura Adysti Rachmawati Fauziyatul Putri Radita Ayudya Rafi Arvansyah Rafli Firdaus Rafli Mochammad Rafli Firdaus Rafzan Rahmaleli Sakinah Rahmaleli sakinah Rahman Rahman Rajab Rahmita Nurul Muthmainnah Raihan Arsyad Firdausy Asbari Raihan Qodri Raisyal Fiqri Perdana Sasmita Rd. Heri Solehudin Resinta karimah Resti Nuraeni restu lestari lestari Restu M Hasbylah Retno Primantiko Retno Primantiko Rida Wulandari Ridho Salyo Ridwan toro Rifda Choirunnisa Rika Okta Muthmainnah Rikky Erlangga Ramadhan Rivaldy Hermansyah Rizka Amalia Bintang Rizka Aulia Rizki Makhfud Nur’ atsani Rizky Budi Prasetyo Rizky Meilia Junsap Roni Patinasarani Ronius Pirade Rosa Nilla Nurjannah Roudlotul Jannah Sabilah Amelia safira aulia adisti Safira Az Zahra Safira Az Zahra Safira Az Zahra Sakha Dzikrullah Salamah Hujaimah Salismiati Ghozali Salma Putri Amanda Salma Sabika salma sabika salma Salwa Azzahrah Salwa Azzahrah Sapriya Sari Lenita Christi Sasa Fiolanisa Sasa Fiolanisa Sasa Satiya Fadil Mahesa Satiya Fadil Mahesa Fadil septi aulia fadli Setiawati setiyaningsih, dewi Shafira Nurul Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Sheila Martasya Shella Meiliza Shella Meiliza Satar Shella Meiliza Sri Wartati Shinta Listiani Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvi Lestari Silvia Silvia Damayanti Sinta Ayu Siska Kusumawardani Siti Aminah Saing Siti Aminah Saing Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Nur Kharunissa Siti Rohanah Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodikin Sodikin Sodikin Solehun Sonia Firnanda Supatmi Sri Imawati Sri Imawati Sri Immawati Sri Sunarti Sri Utami Srianah Sriyanti Rahmatunisa Supadmi Supatmi Supry Hariyanti Suratno Suryadi Nomi Susilahati Susilahati Sutini Suwardono Suwardono Syahira Shinta Hanjani Syahira Shinta Hanjani Hendro Mustofa Syarifah Nur Aini Syifa Galih Syifa Maghfira Azzahra Tantri Wenny Sitanggang Tato Saputro Tevian Edi Candra Tia Artika Mul'aini Tiara Fitri Nalindra Alia Choirunnisa Tiara Nur sabila Titin Sujanah Tri Atiiqoh Agus Salim tri endang Tri Laksono Tri Ulan Dari Tri Wahyuningtias Tugiman Tuti Lestari Tuti Lestari Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih valia niswa dzahrotudina Vera Dwi Apriliani Vera Dwi Apriliani Acep Virda Nurlita Vita Alawiyah Wawan Widiyasari, Ririn Winarsih winarsih winarsih WINATA, WIDIA Wisnu Winata wisra linda Yayuk Purwati Yoga Aditia Ragil Yosea Bagus Armando Yusrina Nadiya Zahira Zahra Syafitri Atmadja Zahra Tsaniyatun Naafi'i Jamiil Jamiil Zahrah Rizka Wulandari Zahratul Aini Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyyah Zahro Zen Zen, Muhammad ‘Aisyah Naurah Salsabila