Claim Missing Document
Check
Articles

Kakarteristik Karakter Pahlawan Nasional dan Daerah Republik Indonesia Zaman Prakemerdekaan Larasati Ramadhana; Haikal Azrasabiy; Naura Ghazia Apriatna; Nur Kholifah Alviana; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.439

Abstract

Artikel yang berupa gagasan dengan tema “Pahlawan Nasional Dan Daerah RepublikIndonesia, berawal dari temuan di lapangan, bahwa pembelajaran sejarah bersifat kognitif-oriented,kurang memperhatikan makna didaktis dan afektif. Artikel ini berusaha menemukan solusi agar terjadiperubahan paradigma dalam menyusun dan mengembangkan materi sejarah. Penulisan inimenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif- analitik.nPengembangan karakter siswa sebenarnyadapat efektif dengan materi sejarah. Pengintegrasian pendidikan karakter dalam materi sejarah dapatdilakukan melalui keteladanan para Pahlawan Nasional. Para pahlawan tersebut telah terujiintegritasnya, sehingga pemerintah memberi penghargaan yang tinggi terkait perjuangan, sikap,pemikiran, dan karakternya. Untuk itu, dalam mengembangkan karakter siswa dapat dilakukan melaluiisnpirasi dari pahlawan nasional.
Melangkah Bersama Menuju Masyarakat yang Adil dan Beradab : Menegakkan Hak Asasi Manusia dan Rule of Law salma sabika salma; Silma Kafia Elsaif; Chantika Mukti Ardi; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya hak asasi manusia dan rule of law sebagai dasar dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan beradab menjadi topik yang sangat relevan dalam zaman ini. Dalam artikel ini, penulis melihat bagaimana hak asasi manusia dan rule of law dapat diterapkan dan diimplementasikan secara efektif untuk mencapai tujuan tersebut. Penerapan hak asasi manusia secara penuh dan tegas akan memastikan keadilan dan kesetaraan di dalam masyarakat, sementara rule of law akan membantu memperkuat mekanisme hukum untuk melindungi hak-hak tersebut. Penulis memaparkan kaitan antara hak asasi manusia dan rule of law dan bagaimana keduanya dapat saling mengisi dan melengkapi satu sama lain. Dalam upaya mencapai masyarakat yang adil dan beradab, dibutuhkan komitmen dan kerjasama dari berbagai pihak termasuk pemerintah, masyarakat, dan lembaga-lembaga terkait. Artikel ini mengajak pembaca untuk bersama-sama melangkah menuju masyarakat yang adil dan beradab melalui penerapan hak asasi manusia dan rule of law secara efektif.
Pemersatu Antar Negara; Perdamaian Dunia Yang Diimpikan Irsyam Fajar Attaulloh Irsyam; Febiansyah; Gunawan Wibisono; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu Negara tidak dapat berdiri sendiri, seperti halnya individu sebagai makhluk sosial. Negara tentunya akan memerlukan Negara atau komponen yang lain .Bahkan adapula Negara yang memiliki keterkaitan serta ketergantungan dalam aspek ekonomi,sosial,dan politik. Jika adanya keterkaitan antar Negara dengan Negara lain tersebut tentunya ada sebuah hubungan yang baik. Salah satunya merupakan Negara kita sendiri yaitu Negara Indonesia dengan Negara-negara lain.dinamakan masyarakat global, ditandai adanya saling ketergantungan antar bangsa, adanya persaingan yang ketat dalam suatu kompetensi dan dunia cenderung berkembang kearah perebutan pengaruh antar bangsa, baik lingkup regional maupun lingkup global. Namun pada kenyataannya masih banyak hubungan yang bertentangan antara Negara satu dengan Negara yang lain. Yang mengakibatkan terjadinya konflik dan terusiknya perdamaian dunia. Konflik biasanya dipicu dengan adanya masalah dalam hal sosial,ekonomi,politik,agama maupun kebudayaan. terjadinya konflik akibat adanya keserakahan, kurang saling menghargai dan mengerti antara satu dengan yang lain. Dari masalah diatas dalam makalah ini akan membahas apa yang dimaksud dengan perdamaian dunia itu sendiri dan cara mewujudkan perdamaian dunia serta partisipasi Indonesia dalam perdamaian dunia. Keywords: Perdamaian Masyarakat Global.
Mengungkap Prinsip Dasar Kebangsaan Indonesia valia niswa dzahrotudina; Tya Ayu Erianti; Siti Juriyatun Toyibah; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila adalah ideologi dasar negara dan prinsip dasar kebangsaan Indonesia yang menjadi landasan bagi pembangunan dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila terdiri dari lima sila yang meliputi Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sementara itu, prinsip dasar kebangsaan Indonesia terdiri dari sepuluh prinsip yang menjadi dasar dan pedoman dalam membangun bangsa Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. Melalui pemahaman dan pengamalan hakikat Pancasila serta prinsip dasar kebangsaan Indonesia, kita bisa memperkokoh kebhinekaan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Latar belakang diterbitkannya Pancasila dan prinsip dasar kebangsaan Indonesia adalah karena kebutuhan negara Indonesia untuk memiliki landasan yang kuat dalam membangun bangsa dan negara yang merdeka, bersatu, dan maju.
Filsafat Konten Nasionalisme, Patriotisme, dan Perjuangan Untuk Generasi Z Bangsa Indonesia Nursafa Azzahra Safa Azzahra; nabilla kairunisa; safira aulia adisti; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.452

Abstract

Nasionalisme adalah paham yang menciptakan dan mempertahankan kekayaan sebuah bangsa dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia yang mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama dalam mewujudkan kepentingan bangsanya. patriotisme adalah perasaan cinta Tanah Air, sehingga rela dan berani berkorban demi bangsa dan negara. Pendapat lain menyebutkan arti patriotisme adalah sikap berani, pantang menyerah, dan rela berkorban untuk bangsa dan negara. perjuangan adalah suatu usaha yang dilakukan atau diperbuat atau konstribusi oleh seseorang atau kelompok yang dapat berpengaruh pada suatu peristiwa dengan kerja keras yang penuh tantangan untuk meraih sesuatu yang ingin dicapai.
Pengembangan Pembelajaran IPA Terpadu Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Base Melalui Lesson Study aisyah tania amanda; Rachmawati Fauziyatul Putri; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pembelajaran IPA terpadu sangat membutuhkan peranan dari guru. Lesson study adalah salah satu dari banyak cara dimana guru dapat meningkatkan profesionalime mereka dalam pengajaran IPA secara terpadu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran Problem Base, dimana siswa akan memecahkan masalah yang diberikan oleh guru dengan menggunakan metode ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Base melalui lesson study dapat membantu guru untuk mengembangkan seperangkat perangkat pembelajaran dan memberikan pembelajaran yang lebih baik. Dapat diketahui dari peningkatan hasil observasi pada setiap tes dan nilai rata-rata siswa dari tes pertama sampai ketiga. Kegiatan ilmiah dapat membantu siswa untuk memahami materi IPA yang diberikan oleh guru, dan mereka dapat mendapatkan pemahaman yang menyeluruh.
Penanaman Karakter Tanggung Jawab Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Nabila Hapsari Nabila; Fatharani Zahrah; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil observasi dan wawancara, peneliti menemukan beberapa masalah yang berkaitan dengan karakter tanggung jawab siswa yaitu ketika guru memberikan tugas, siswa tidak mampu menyerahkan tugas yang diberikan guru pada tepat waktu, apabila mengerjakan tugas, siswa mengerjakannya dengan cara melihat pekerjaan temannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui penanamkan karakter tanggung jawab melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis model Miles dan Huberman. Pemeriksaan data pada penelitian ini dilakukan dengan Perpanjangan Pengamatan, meningkatkan ketekunan, uji triangulasi dan membercheck data dari berbagai sumber dengan berbagai teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) menanamkan karakter tanggung jawab pada siswa yaitu guru mengintegrasikan nilai karakter khususnya karakter tanggung jawab ke dalam materi yang sedang diajarkan. Penanaman karakter tanggung jawab tidak hanya dilakukan di dalam kelas ketika pelajaran berlangung, namun dilakukan di luar kelas yaitu dengan melalui berbagai macam kebiasaan, (2) faktor pendukung yaitu guru menjadi teladan bagi siswa, tata tertib yang harus dipatuhi, dan adanya Standar Operating Procedure. Factor penghambat yaitu tidak adanya buku penghubung guru dengan orang tua, (3) penanaman karakter tanggung jawab melalui pembelajaran dilakukan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan dan menggunakan strategi (CTL).
Nasionalisme dan Patriotisme: Peluang dan Tantangan di Era Digital Salma Putri Amanda; Salwa Azzahrah; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akselerasi pembangunan di era digital membawa peluang dan tantangan baru bagi negara dan bangsa dalam memperkuat nasionalisme dan patriotisme. Teknologi informasi dan komunikasi menjadi kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, di sisi lain tantangan yang dihadapi adalah semakin terbukanya akses informasi global, sehingga semakin intens adanya interaksi dan persaingan global di mana nasionalisme dan patriotisme bisa terkikis. Oleh karena itu, jurnal ini membahas bagaimana nasionalisme dan patriotisme dapat terus dipertahankan dan diperkuat dalam akselerasi pembangunan di era digital. Salah satu cara adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan penguatan karakter bangsa yang mencakup kesadaran akan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, serta revitalisasi budaya lokal sebagai identitas bangsa. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan mendorong industri kreatif dapat menjadi solusi untuk menghadapi tantangan global dengan memanfaatkan potensi lokal. Secara keseluruhan, nasionalisme dan patriotisme tetap menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan dan memperkuat kedaulatan dan kebanggaan bangsa di tengah arus globalisasi di era digital ini.
Mengintegrasikan Hak Asasi Manusia dalam Konteks Pembangunan Ekonomi Indonesia Hanifah Adibah Rahmah; Ahmad Muzakki; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.462

Abstract

Dalam era globalisasi dan pertumbuhan ekonomi yang cepat, perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi semakin penting untuk menjamin keadilan sosial dan pembangunan yang berkelanjutan. Namun, dapat kita ketahui sering kali kebijakan ekonomi dan praktik bisnis cenderung mengabaikan aspek HAM, mengakibatkan ketimpangan sosial dan ketidak adilan yang semakin meningkat. Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang berlangsung secara berkelanjutan yang melibatkan peningkatan pendapatan total dan pendapatan perkapita suatu negara. Proses ini juga memperhitungkan pertumbuhan penduduk dan perubahan mendasar dalam struktur ekonomi, serta upaya untuk mencapai pemerataan pendapatan bagi penduduk negara tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan terhadap masalah penelitian secara yuridis normatif, dengan spesifikasi   penelitian deskriptif-analitis. Penelitian menggunakan data  sekunder, dikumpulkan dari studi dokumen/kepustakaan, kemudian  diolah  dan dianalisis. Untuk mencapai kesuksesan dalam rencana Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, pemerintah harus memprioritaskan implementasi kebijakan yang ada saat ini, sambil meningkatkan keadilan sosial dan menghormati hak asasi manusia. Dalam melaksanakan tugas ini, pemerintah harus berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai panduan untuk mewujudkan visi bangsa Indonesia.
Peradaban Dan Kebudayaan; Nilai-Nilai Universal dalam Pendidikan Multikultural Amril; Jalinus; Fitri Yati; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai ragam budaya dan adat istiadat yang melekat dengan ragam etnis, ras budaya serta agama yang majemuk. Sehingga diperlukan suatu pendidikan multikultural, yaitu pendidikan yang menghargai perbedaan, agar tidak menjadi sumber konflik dan perpecahan. Sikap saling toleransi ini yang akan menjadikan keberagaman yang dinamis, kekayaan budaya yang menjadi jati diri bangsa yang patut untuk dilestarikan. Dalam pendidikan multikultural, setiap peradaban dan kebudayaan berada dalam posisi yang sejajar dan sama. Salah satu tujuan penting dari konsep pendidikan multikultural adalah untuk membantu peserta didik agar memperoleh pengetahuan, dan menghargai orang lain yang berbeda suku, budaya dan nilai kepribadian. Pendidikan multikultural mempunyai empat nilai yaitu: Nilai Kesetaraan, Nilai Toleransi, Nilai demokrasi, dan Nilai Pluralisme. Nilai-nilai di atas mempunyai pandangan yang saling melengkapi satu sama lain dalam mensikapi pendidikan multikulturalisme. Dengan demikian, pendidikan multikultural merupakan pendidikan yang memberikan penekanan terhadap proses penanaman cara hidup yang saling menghormati, tulus, dan toleran terhadap keanekaragaman budaya hidup di tengah-tengah masyarakat dengan tingkat pluralitas yang tinggi.
Co-Authors 29Neneng Aan Supiati Aan Supiati Aat Nurhayati Aay Aisiyah Abdillah Abdul Aziz Abdul Aziz Hatapayo Abdul Aziz Hatapayo Abih Gumelar Acep Achda Fitriah Ade Surya Erofiana Adelia Angelia Gultom Adelia Septa Kusuma Adellia Rosita Aulia Adhisty septia hidayat Adilah Syafiyah Adilah Syafiyah Ramadhani Adilla Cahya Yuniar adilla cahya yuniar adinda Adinda Herlia Putri adinda putri darmanto Adinda Putri Darmanto Adinda Rizkyta Dinda adit kurniyawan Ageng Puji Pangestu Agitha Rizky Aldiansyah Agung purwanto Agung Purwanto Agus Purwanto Agus Suradika Agus Suradika Agus Suradika Agustina Ahmad Azhar azhar Ahmad Fadly Ahmad Fikrie Azmi Ahmad Japar Sodik Ahmad Muzakki Ahmad Muzaqi Zaqi Ahmad Razan Ahmad Suryadi Ahmad Susanto Ahmad Suyudi Ahmad Suyudi Ahmad Syamsuadi Ahmad Syariuddin Ahmad Yani Aida Sumardi Aim Abdul Karim Aim Abdulkarim aisyah tania amanda Ajmah Najibah Akhyumita Dea Suminar Alfi Fadliya Putri Mahya alfi fadliya putri mahya alfi Alia Zulfa Ramadanti Alia Zulfa Ramadanti Alia Alika Atha Amani Allya Azizatul Fadhilah Almaira Putri Almaira Putri Almirah Nur Sakiinah Almirah nur sakiinah mira Alustri Darmawati Alvira Prasasti Vira Alya Nurul Aeny Alya Amalia Ambo Tuo Amril Ananda Nur Aulia Ananda Nur Aulia Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Angela Alya Rachman Rachman Anita Bosawer Annis Fitria Annisa Damayanti Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Annisah Nabilah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arif Aprilia Kartini Arif Aziz Firmansyah Arifin Djati Arsyadina Trishna Marsella Asep Hendrayana Astari Zahra Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aura Wijayanti ayu dwi ayu dwi zam zam khumairo Ayu Metalin Ika Puspita Santoso Ayu Yuniar Anggo Ayub Gunawan Ayub Gunawan Gunawan Azmi Ramadhania Azmi Ramadhania Azra Alya Sakinah Baiq Dina Erika Wardiningtias Baqiyatul Fakhmi Bobi Erno Rusadi Bunga Seftya Nur Indah Bunyamin Maftuh Chantika Mukti Ardi Cholichul Hadi Dadi Mulyadi Nugraha Darmita Wuriani Dea Permata Dela safitri Desi Rahmayani Ihsan Nulfadli Desi Rahmayani Nurul Aifha Desiana Duwith Destira Ayu Permana Deswita Kartika Devi Marlita Anggraini Dewi Puji Lestari Dewi Puji Lestari Dewi Dewiana Novitasari Dhilla Adhika Prawesti Diana Septyawati Difa Rafidatul Aisy Dina Dwi Fatmawati Dina Dina Ichsanurrahmah dina ichsanurrahmah Dinda Apriliyani Dinda Khomsaini Syawhas Dinda Putri Kamilah Esih Sukaesih Dira Lestari Dita Putri Agustiyarini Dwi Ajeng Prasasti Dwi Fitriani Dwi Meliyana Dwi Susanti Eddy Irsan Siregar Edi Kusnaedi Edi Ribowo Edi Ribowo eka bella anindia Eka Puteri Ramadhanti Eka Septi Hartiyani Eka Sunarsih Elfirza Elva Susanti Erik Kurniawan Eta Yunilestari Etik Murtini Eva Monalisa Vebri Kusuma Eva Monalisa Vebry Kusuma Fadlian Rafa Prawira Faisal Aljundi Faiz Muharrom Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farcham Mulloh farcham muloh Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Febiansyah Febri Prihatin Febri Prihatin Ferdinal Lafendry Ferdy Eka Putra Fikri Nurfajri Filosophia Azzahra Filosophia Azzahra Azzahra Finna Fidyah Ramadhani Firly Audia Futeri Firna Afifatun Nuha Mahruroji Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria Wulansari Fitriani Rumelan Frischa Amalia Imanda Ghaitsa Geifira Ghaitsa Geifira Sofa Gunawan Wibisono habiba maruapey Hadi Haryanto Haevina Aulia Rizqy hafaz fazlur hafazfazlur Haikal Azrasabiy Hajar Hamidah Hajirah Halimah Hana Nurhasanah Hani Alifa Muhammad Mansyur Hanif Fadli Yanuar Hanif Fadli Yanuar Hanif Padli Yanuar Hanifah Adibah Rahmah Hany Aulia Syahada Syahada Hendra Setyawan Henni Mikawati herdhianto galuh saputro galuh Hermawan, Cecep Maman Hidriana Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hilwa Hidayah Assaadih Hodijah safitri ida royana Iftiyah Safitri Iim Abdul Karim Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Ikhwatul Mujahadah Imam Muhtadin Imam Wahyudin imam wahyudin wahyu Imas Yulistia Imelda Miftahul Syarof Inah Inayah Adhani Khoirroni Indah Cicilia Inrayani Inrayani Intan Arsyah Utami Bitan Intan Khairasyani Intan Maharani Intan Nisrina Kamilah Intan Nisrina Kamilah Intan Trisila  Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irhamni Irmi Yunika Irsyam Fajar Attaulah Irsyam Fajar Attaulloh Irsyam Ismah Ismalia Eka Ismiatul Hasanah Istibsarotul Amalia Iswadi Ishak Alwi Iswan Iswan Ivan Mahdavikia Iwan Syah Jalinus Jarmi Jarmi Jelita Ayu Melani Jelita Ayu Melani Jernih Wati Zai jihan alifah hind jihan Jodi Wahyudi Jodi Wahyudi Joko Pramono Joswin Simaremare Juani Prianti Juriah Juryati Kania Novaliani Ahmad ibrahim Karsono Kasno Kayla Syifa Syabilla Keysa Najmi Salma Herdani Keysa Najmi Salma Herdani Klara Iswara Sukmawati Kunto Wijaya kurniawan - Kuswantoro La Dauwi Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Larasati Ramadhana Lathifah Wahyu Rahmadhani Lativa Qurrotaini Lestari, Mas roro Diah Wahyu Lilis Handayani Lilis Handayani N Riyanti Lilis Handayani N. Listari Widodo Liya Pransiska Liya Pransiska Lutfi Lutfia Gunarsih M. Ripan Jamil Maghrifa Kafka Razaqa Kafka Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Mardiani Marfa Azzahra Tyara Latifa Mariska Dwi Amanda Marselina Consita Bete Fahik Marsidi Marsiyah MARTINI Marwiyatul Atfal Marwiyatul Atfal Masduki Asbari Masduki Asbari Masngud kudori Matlahu Chahyadi Maulida Lia Rahmah Maya Zahra Aulia Ma’mun Murod Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meizir Akhmadi Akhmadi Melanie Dwi Metha Abidah Ardelia Milda Nur Risma Abdah Mira Mariani Mochamad Fikri Baihaqi Mochammad Ja’far Sodiq Mohammad Syaifuddin Mohammed El-Abid Muhamad Afriza Aprilian Muhamad Chairudin Muhamad Fauzan Muhamad Sofian Hadi Muhamad Sugiono Muhammad Dava dava Muhammad Fadli Maulana Maulana Muhammad Guntur Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Nuur Fauzaan Muhammad Raihan Muhammad Raihan Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman Munawar Mutiara Wijayanti Nabila Febiyanti Nabila Hapsari Nabila nabilah chairunisah nabilahmaya nabilla kairunisa Nada Hurriyah Nadia Dewi Firdaus Nadisya Rachelia Hatta Nadya Amelia Putri Firman Naila Fairuza Fairuza Nanik Natiqotul Istiqomah Natiqotul Istiqomah Naufal Naura Ghazia Apriatna Naura Izzah Mustika Nia Octavia Rachmadani Nidar Yusuf Nifin Abdullah Al Jabri Nisa Destiana Nisa Niswah Zahrotul Jannah Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novi Mega Lestari Novia Azzahra Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Asiah Nur Avifah Dwi Apriliani Nur Halimah Nur Indah Hermayanti Nur Kholifah Alviana Nur Laili Nur Pangesti Utami Putri Nur Wahidah Nuraini indah putri Nurfajriyanti Nurlela Warwey Nursafa Azzahra Safa Azzahra Nursalim Nurul Dwi Tsoraya Nurwahidah OKTA ROSFIANI Pingkan Setia Handayani Prasetya, Agus Prizka Ade Aulia Purwati Wulandari Putri Adelia Putri Ayu Romadhotin Putri Nur Ainni Putri Rizky Apriani Putri Sa'adah Rachmania Naura Adysti Rachmawati Fauziyatul Putri Radita Ayudya Rafi Arvansyah Rafli Firdaus Rafli Mochammad Rafli Firdaus Rafzan Rahmaleli Sakinah Rahmaleli sakinah Rahman Rahman Rajab Rahmita Nurul Muthmainnah Raihan Arsyad Firdausy Asbari Raihan Qodri Raisyal Fiqri Perdana Sasmita Rd. Heri Solehudin Resinta karimah Resti Nuraeni restu lestari lestari Restu M Hasbylah Retno Primantiko Retno Primantiko Rida Wulandari Ridho Salyo Ridwan toro Rifda Choirunnisa Rika Okta Muthmainnah Rikky Erlangga Ramadhan Rivaldy Hermansyah Rizka Amalia Bintang Rizka Aulia Rizki Makhfud Nur’ atsani Rizky Budi Prasetyo Rizky Meilia Junsap Roni Patinasarani Ronius Pirade Rosa Nilla Nurjannah Roudlotul Jannah Sabilah Amelia safira aulia adisti Safira Az Zahra Safira Az Zahra Safira Az Zahra Sakha Dzikrullah Salamah Hujaimah Salismiati Ghozali Salma Putri Amanda Salma Sabika salma sabika salma Salwa Azzahrah Salwa Azzahrah Sapriya Sari Lenita Christi Sasa Fiolanisa Sasa Fiolanisa Sasa Satiya Fadil Mahesa Satiya Fadil Mahesa Fadil septi aulia fadli Setiawati setiyaningsih, dewi Shafira Nurul Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Sheila Martasya Shella Meiliza Shella Meiliza Satar Shella Meiliza Sri Wartati Shinta Listiani Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvi Lestari Silvia Silvia Damayanti Sinta Ayu Siska Kusumawardani Siti Aminah Saing Siti Aminah Saing Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Nur Kharunissa Siti Rohanah Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodikin Sodikin Sodikin Solehun Sonia Firnanda Supatmi Sri Imawati Sri Imawati Sri Immawati Sri Sunarti Sri Utami Srianah Sriyanti Rahmatunisa Supadmi Supatmi Supry Hariyanti Suratno Suryadi Nomi Susilahati Susilahati Sutini Suwardono Suwardono Syahira Shinta Hanjani Syahira Shinta Hanjani Hendro Mustofa Syarifah Nur Aini Syifa Galih Syifa Maghfira Azzahra Tantri Wenny Sitanggang Tato Saputro Tevian Edi Candra Tia Artika Mul'aini Tiara Fitri Nalindra Alia Choirunnisa Tiara Nur sabila Titin Sujanah Tri Atiiqoh Agus Salim tri endang Tri Laksono Tri Ulan Dari Tri Wahyuningtias Tugiman Tuti Lestari Tuti Lestari Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih valia niswa dzahrotudina Vera Dwi Apriliani Vera Dwi Apriliani Acep Virda Nurlita Vita Alawiyah Wawan Widiyasari, Ririn Winarsih winarsih winarsih WINATA, WIDIA Wisnu Winata wisra linda Yayuk Purwati Yoga Aditia Ragil Yosea Bagus Armando Yusrina Nadiya Zahira Zahra Syafitri Atmadja Zahra Tsaniyatun Naafi'i Jamiil Jamiil Zahrah Rizka Wulandari Zahratul Aini Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyyah Zahro Zen Zen, Muhammad ‘Aisyah Naurah Salsabila