Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Metode Pembelajaran Daring Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SDN Periuk 1 Ahmad Azhar azhar; Gunawan Santoso; Aan Supiati; Ahmad Razan
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.570

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas V SDN PERIUK 1 yang bisa dilihat dari nilai ulangan harian peserta didik yang mempunyaiviriteria belum tuntas sebesar 60%, sedangkan viriteria tuntas 40%. Hasil tersebut memberikan gambaran bahwa kondisi hasil belajar peserta didik kelas V SDN PERIUK 1 terutama mata pelajaran Bahasa Indonesia masih rendah. Pendidik berperan penting terhadap penentuan hasil belajar peserta didik. Sesuai hasil observasi dilakukan hasil belajar rendah diakibatkan karena pembelajaran saat ini menggunakan aplikasi WhatsApp jadi ada beberapa peserta didik yang tidak memilikihandphone dan peserta didik itu pun ada yang tertinggal dengan pembelajaran tersebut, ada juga yang tidak terlalu faham dan kurang dalam pemahaman materi yang dikirimkan oleh pendidik melalui whatsApp. Rumusan masalah di penelitian ini ialah: “Bagaimana penerapan metode pembelajaran daring dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN PERIUK 1 tahun pelajaran 2020!. Tujuan mendeskripsikan penerapan alam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN PERIUK 1. Penelitian ini sebagai penelitian kualitatif lapangan yang bertujuan penelitian untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran daring dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN PERIUK 1 tahun pelajaran 2020. Metode pembelajaran I disini menggunakan aplikasi whatsApp grub, subyek dalam penelitian ini ialah peserta didik kelas V sejumlah 20 peserta didik.Teknik pengumpulan data yang dipakai yakni Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari kesimpulanpenelitian ini ialah penerapan metode pembelajaran daring mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V sudah dilaksanakan dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan konsistennya pendidik dalam memotivasi siswa dan orang tua peserta didik selaku pendamping belajar peserta didik dalam melakukan aktivitas didalam WhatsApp grub seperti memosting materi yang akan dipelajari, memberikan penjelasan tentang mteri tersebut hingga pemberian tugas yang dikumpul.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Melalui Problem Based Learning (PBL) Siswa Kelas IV SDN Periuk 1 Kota Supadmi; Gunawan Santoso; Aan Supiati; Syifa Galih; Karsono
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.577

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya kemampuan siswa dalam pemecahan masalah dalam pelajaran matematika. Siswa cenderung hafal terhadap rumus yang diajarkan oleh guru, namun untuk menentukan permasalahannya dan bagaimana merumuskannya mereka masih sulit menentukan langkah-langkah untuk menyelesaikan soal tersebut. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SDN Periuk 1 tahun ajaran 2017/2018. Pengaruh pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang terbagi menjadi dua kelas dengan jumlah 70 siswa, dengan kelas IV Utsman yang terdiri dari 37 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV Ali yang terdiri dari 33 siswa sebagai kelas kontrol. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji perbedaan rata-rata yaitu analisis uji-t. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hasil test yang dilakukan diperoleh rata-rata hasil belajar (post test) kelompok yang menggunakan model PBL adalah 61,55 sedangkan rata-rata hasil belajar yang menggunakan metode ceramah adalah 54,85. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh bahwa thitung= 3,827 sedangkan ttabel = 1,668. Karena thitung> ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SDN Periuk 1 tahun ajaran 2017/2018.
Peningkatan Kemampuan Mengerjakan Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Menggunakan Metode Demonstrasi dan Media Potongan Lidi Pada Siswa Kelas 1 Semester 2 SDN Periuk 1 wisra linda; Gunawan Santoso; Aan Supiati; Farrasya Zubaer
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.579

Abstract

pentingnya nilai multikulturalisme dalam membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan harmonis. Abstrak ini menyoroti perlunya menghargai dan memahami perbedaan budaya, serta upaya untuk mempromosikan hubungan yang saling menghormati antara kelompok budaya yang berbeda. Dalam konteks ini, abstrak ini mengeksplorasi faktor pendukung, metode, dan implementasi yang dapat digunakan dalam membangun masyarakat multikultural. Faktor-faktor pendukung meliputi kepemimpinan yang mendorong inklusivitas, pendidikan yang mempromosikan multikulturalisme, komunikasi antar kelompok yang terbuka, kebijakan publik yang inklusif, partisipasi masyarakat, dan kesadaran individu akan nilai multikultural. Metode yang dapat digunakan kualittif meliputi dialog antar kelompok, pertukaran budaya, pendidikan multikultural, dan promosi nilai-nilai multikultural dalam media dan ruang publik. Implementasi dari judul ini membutuhkan kolaborasi dan kerjasama dari berbagai pemangku kepentingan dalam masyarakat. Dampak positif dari upaya ini mencakup penghormatan terhadap hak asasi manusia, peningkatan toleransi dan pemahaman antarbudaya, kekayaan budaya yang bertambah, pertumbuhan ekonomi, inklusi sosial, kerjasama global yang lebih baik, dan pembentukan identitas nasional yang lebih kuat. Melalui refleksi yang jujur dan kritis terhadap judul ini, individu dan masyarakat dapat memperkuat komitmen mereka dalam menghargai perbedaan budaya, mempromosikan inklusivitas, dan membangun masyarakat multikultural yang inklusif dan harmonis.
Upaya Menerapkan Pendidikan Pancasila dalam Pembentukan Karakter Religius, Disiplin dan Tanggung Jawab Pada Kelas IV SDN Pondok Betung 02 kurniawan -; Gunawan Santoso; Lativa Qurrotaini; Lutfi
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.592

Abstract

Penerapan Pendidikan pancasila dalam pembentukan karakter religius, disiplin dan tanggung jawab dilakukan di SDN Pondok Betung 02 dengan subjek penelitian yaitu guru kelas dan peserta didik kelas IVa. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk karakter religius, disiplin dan tanggung jawab peserta didik menjadi lebih baik. Rumusan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru kelas dalam pembentukan karakter siswa dan solusinya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, sebelum melakukan penelitian ada proses validasi instrumen yang dilakukan oleh dua validator dengan melakukan wawancara dihasilkan validitas instrumen adalah valid dan dapat digunakan. Setelah itu penelitian dilakukan dengan observasi kepada 1 guru kelas dan 10 peserta didik. Hasil penelitian didapatkan penilaian terhadap karakter religius, disiplin dan tanggung jawab pada siswa diperoleh skor persentase yaitu sebanyak 82% siswa berada pada kategori sangat baik dan 18% siswa dengan kategori tidak baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Upaya menerapkan pendidikan pancasila dalam pembentukan karakter religius, disiplin dan tanggung jawab di kelas IVa ini dapat dinyatakan sangat baik untuk peserta didik dalam belajar.
Analisis Konten Buku Mata Kuliah (Pkn) Berbasis Keterampilan Abad 21 Di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta Aulia Sartika; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.593

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang konten buku mata kuliah (PKn) berbasis keterampilan abad 21. Pendidikan Kewarganegaraan sebagai mata kuliah pengembangan kepribadian memusatkan perhatian pada pengembangan warganegara yang cerdas, demokratis dan religious serta memiliki karakteristik yang multimensional perlu dilihat dalam tiga kedudukan. Mahasiswa dapat mempunyai keterampilan abad 21 yang lebih kritis dalam berpikir dan menyelesaikan masalah, mengembangkan kreativitasnya, melatih kemampuan berkomunikasi dengan orang lain, dan memiliki kemampuan untuk bekerja sama untuk dapat bersaing. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kendala yang dihadapi dalam konten buku mata kuliah (PKn) berbasis keterampilan abad 21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian teknis analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa konten buku sudah sesuai dengan RPS dengan memasukan materi empat pilar kewarganegaraan walaupun pada saat digunakan oleh mahasiswa belum maksimal.
Kontribusi dan Internalisasi: Keterampilan Sosial Melalui Bergotong Royong dan Collaboration di SD Kelas VI Mardiani; Gunawan Santoso; Andi Sukri Adam; Andi Afif Alwajih
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.612

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi dampak dari pendekatan bergotong royong dan kolaborasi dalam pengembangan keterampilan sosial siswa di kelas VI SD. Keterampilan sosial adalah komponen penting dari perkembangan sosial dan emosional siswa, memainkan peran kunci dalam interaksi sosial, kerja tim, dan keberhasilan dalam kehidupan sehari-hari. Studi ini melibatkan siswa kelas VI sebagai subjek penelitian dan menggabungkan metode observasi, wawancara, dan penilaian untuk mengevaluasi dampak pendekatan ini. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendekatan bergotong royong dan kolaborasi memiliki dampak positif dalam pengembangan keterampilan sosial siswa. Siswa yang terlibat dalam kegiatan kerja kelompok, proyek bersama, dan kolaborasi menunjukkan peningkatan dalam kemampuan komunikasi, kerja sama, pemecahan masalah, dan empati. Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan pengembangan keterampilan sosial dalam kurikulum sekolah dan menciptakan lingkungan yang mendukung interaksi sosial yang positif di antara siswa. Dengan demikian, program dan kebijakan yang mempromosikan pendekatan bergotong royong dan kolaborasi di sekolah dasar dapat menjadi langkah yang efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa dan mempersiapkan mereka untuk berhasil dalam kehidupan masa depan.
Mandiri dan Critical Thinking: Analisis Hak dan Kewajiban Peserta Didik di Sekolah dan di Rumah Febri Prihatin; Gunawan Santoso; Suwardono; Sri Utami
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.617

Abstract

Studi ini fokus pada peran mandiri dan keterampilan berpikir kritis dalam memahami hak dan kewajiban peserta didik di lingkungan sekolah dan keluarga. Keterampilan mandiri, termasuk kesadaran akan hak dan tanggung jawab individu, didukung oleh keterampilan berpikir kritis yang memungkinkan analisis mendalam tentang konsep tersebut. Dalam konteks sekolah, mandiri memungkinkan peserta didik untuk menyadari hak mereka dalam pembelajaran, bertindak secara bertanggung jawab, dan berpartisipasi aktif. Sementara berpikir kritis memungkinkan evaluasi yang lebih mendalam terhadap aturan dan norma yang mendukung hak dan kewajiban peserta didik. Di rumah, pemahaman mandiri tentang hak dan kewajiban membantu peserta didik dalam memperkuat hubungan dengan keluarga, mempromosikan keterlibatan aktif, dan membangun komunikasi terbuka. Berpikir kritis memungkinkan penerapan pemikiran mendalam dalam menilai tanggung jawab yang diberikan oleh hak-hak individu dalam konteks rumah tangga. Hasil studi menunjukkan bahwa integrasi keterampilan mandiri dan berpikir kritis penting dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab terhadap hak dan kewajiban peserta didik, yang mempengaruhi perilaku mereka di sekolah dan interaksi di lingkungan keluarga. Penekanan pada pengembangan keterampilan ini di lingkungan pendidikan dan keluarga dapat membantu meningkatkan pemahaman peserta didik tentang hak dan kewajiban, memberikan dasar bagi perilaku bertanggung jawab, serta memperkuat hubungan yang positif di kedua lingkungan tersebut.
Manfaat Persatuan dan Kesatuan untuk Membangun Kerukunan Hidup Melalui Berkebhinekaan Global dan Creativity Abdul Aziz Hatapayo; Gunawan Santoso; Imam Wahyudin
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.619

Abstract

Pendidikan di kelas 5 saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam menghadapi dunia yang semakin terhubung dan beragam. Judul ini mengusulkan pendekatan pendidikan yang menggali manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup melalui berkebhinekaan global dan kreativitas. Dalam konteks ini, siswa diajarkan untuk menghargai dan memahami perbedaan budaya, agama, dan latar belakang etnis di seluruh dunia. Mereka juga didorong untuk mengembangkan kreativitas mereka dalam berpikir, menemukan solusi inovatif, dan memecahkan masalah yang kompleks. Abstrak ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan yang holistik yang memadukan nilai-nilai berkebhinekaan global, persatuan, dan kreativitas. Dalam dunia yang semakin terhubung, siswa yang terlatih dalam hal berkebhinekaan global dan kreativitas memiliki kemampuan untuk berkontribusi pada masyarakat yang lebih inklusif dan damai. Pendekatan ini juga mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman. Sebagai bagian dari pendekatan ini, guru dan sekolah memainkan peran penting dalam merancang dan memberikan pembelajaran yang relevan. Hasil evaluasi efektivitas pendekatan ini akan membantu memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai dan siswa menjadi lebih siap untuk menghadapi tantangan global. Dalam kesimpulannya, pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan siswa yang siap dan mampu untuk berkontribusi pada dunia yang semakin beragam dan terhubung, serta membangun kerukunan hidup dalam masyarakat yang beragam.
Proyeksi Persfektif Peluang dan Tantangan Yang Muncul dari Keragaman Budaya Melalui Bernalar Kritis dan Komunikasi di SD Kelas 5 winarsih winarsih; Gunawan Santoso; Jarmi; Siti Aminah Saing
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dari keragaman budaya di lingkungan SD kelas 5 serta bagaimana bernalar kritis dan komunikasi dapat digunakan untuk mengatasi tantangan tersebut dan memanfaatkan peluang yang ada. Keragaman budaya di sekolah dasar menjadi fokus penelitian, dengan tujuan untuk memahami bagaimana siswa dari berbagai latar belakang budaya mempengaruhi lingkungan belajar dan interaksi sosial. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali data dari pengamatan lapangan, wawancara, dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman budaya dapat membawa peluang berharga, seperti pengayaan budaya, pengembangan kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman multikultural yang lebih mendalam. Komunikasi yang efektif memungkinkan siswa untuk berinteraksi dengan baik dengan orang-orang dari budaya lain, berkolaborasi, dan memecahkan konflik dengan bijak. Penelitian ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang pentingnya pengembangan keterampilan bernalar kritis dan komunikasi yang efektif dalam konteks pendidikan multikultural di SD kelas 5. Implikasi penelitian ini adalah bahwa sekolah harus mendukung pengembangan keterampilan ini sebagai bagian integral dari pendidikan siswa untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia yang semakin beragam dengan sikap yang positif dan keterampilan yang kuat.
Mengidentifikasi Tugas dan Peran Melalui Berpikir Kritis dan Komunikasi Di Kelas 1 Meizir Akhmadi Akhmadi; Gunawan Santoso; Roudlotul Jannah; Srianah
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.625

Abstract

Pendekatan untuk mengidentifikasi tugas dan peran diri dalam kegiatan bersama melalui berpikir kritis dan komunikasi di SD kelas 1 adalah pendekatan pendidikan yang berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, dan pemahaman sosial-emosional pada usia dini. Proses ini memberikan siswa kesempatan untuk memahami tugas dan peran mereka dalam kelompok atau tim, mempromosikan kolaborasi, dan memungkinkan mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis dalam memecahkan masalah dan membuat keputusan yang baik. Selain itu, pendekatan ini juga memberikan wadah bagi pengajaran nilai-nilai sosial seperti keadilan, kesetaraan, dan tanggung jawab sosial.Siswa di SD kelas 1 melalui pendekatan ini memahami pentingnya berpikir secara kritis dalam mengatasi tugas dan peran mereka, memahami cara berkomunikasi dengan baik, dan mengelola konflik secara efektif. Mereka juga mengembangkan keterampilan sosial seperti empati dan kerja sama. Pengajaran nilai-nilai sosial dalam konteks ini membantu siswa menginternalisasi konsep keadilan dan kesetaraan, yang dapat membentuk karakter dan sikap sosial mereka. Pendekatan ini juga memberikan persiapan awal untuk perkembangan siswa sebagai pembelajar yang efektif dan individu yang tangguh secara sosial dan emosional. Dengan demikian, mengidentifikasi tugas dan peran dalam kegiatan bersama di SD kelas 1 melalui berpikir kritis dan komunikasi memiliki dampak positif dalam pengembangan holistik siswa pada usia dini.
Co-Authors 29Neneng Aan Supiati Aan Supiati Aat Nurhayati Aay Aisiyah Abdillah Abdul Aziz Abdul Aziz Hatapayo Abdul Aziz Hatapayo Abih Gumelar Acep Achda Fitriah Ade Surya Erofiana Adelia Angelia Gultom Adelia Septa Kusuma Adellia Rosita Aulia Adhisty septia hidayat Adilah Syafiyah Adilah Syafiyah Ramadhani Adilla Cahya Yuniar adilla cahya yuniar adinda Adinda Herlia Putri adinda putri darmanto Adinda Putri Darmanto Adinda Rizkyta Dinda adit kurniyawan Ageng Puji Pangestu Agitha Rizky Aldiansyah Agung Purwanto Agung purwanto Agus Purwanto Agus Suradika Agus Suradika Agus Suradika Agustina Ahmad Azhar azhar Ahmad Fadly Ahmad Fikrie Azmi Ahmad Japar Sodik Ahmad Muzakki Ahmad Muzaqi Zaqi Ahmad Razan Ahmad Suryadi Ahmad Susanto Ahmad Suyudi Ahmad Suyudi Ahmad Syamsuadi Ahmad Syariuddin Ahmad Yani Aida Sumardi Aim Abdul Karim Aim Abdulkarim aisyah tania amanda Ajmah Najibah Akhyumita Dea Suminar Alfi Fadliya Putri Mahya alfi fadliya putri mahya alfi Alia Zulfa Ramadanti Alia Zulfa Ramadanti Alia Alika Atha Amani Allya Azizatul Fadhilah Almaira Putri Almaira Putri Almirah Nur Sakiinah Almirah nur sakiinah mira Alustri Darmawati Alvira Prasasti Vira Alya Nurul Aeny Alya Amalia Ambo Tuo Amril Ananda Nur Aulia Ananda Nur Aulia Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Angela Alya Rachman Rachman Anita Bosawer Annis Fitria Annisa Damayanti Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Annisah Nabilah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arif Aprilia Kartini Arif Aziz Firmansyah Arifin Djati Arsyadina Trishna Marsella Asep Hendrayana Astari Zahra Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aura Wijayanti ayu dwi ayu dwi zam zam khumairo Ayu Metalin Ika Puspita Santoso Ayu Yuniar Anggo Ayub Gunawan Ayub Gunawan Gunawan Azmi Ramadhania Azmi Ramadhania Azra Alya Sakinah Baiq Dina Erika Wardiningtias Baqiyatul Fakhmi Bobi Erno Rusadi Bunga Seftya Nur Indah Bunyamin Maftuh Chantika Mukti Ardi Cholichul Hadi Dadi Mulyadi Nugraha Darmita Wuriani Dea Permata Dela safitri Desi Rahmayani Ihsan Nulfadli Desi Rahmayani Nurul Aifha Desiana Duwith Destira Ayu Permana Deswita Kartika Devi Marlita Anggraini Dewi Puji Lestari Dewi Puji Lestari Dewi Dewiana Novitasari Dhilla Adhika Prawesti Diana Septyawati Difa Rafidatul Aisy Dina Dwi Fatmawati Dina Dina Ichsanurrahmah dina ichsanurrahmah Dinda Apriliyani Dinda Khomsaini Syawhas Dinda Putri Kamilah Esih Sukaesih Dira Lestari Dita Putri Agustiyarini Dwi Ajeng Prasasti Dwi Fitriani Dwi Meliyana Dwi Susanti Eddy Irsan Siregar Edi Kusnaedi Edi Ribowo Edi Ribowo eka bella anindia Eka Puteri Ramadhanti Eka Septi Hartiyani Eka Sunarsih Elfirza Elva Susanti Erik Kurniawan Eta Yunilestari Etik Murtini Eva Monalisa Vebri Kusuma Eva Monalisa Vebry Kusuma Fadlian Rafa Prawira Faisal Aljundi Faiz Muharrom Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farcham Mulloh farcham muloh Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Febiansyah Febri Prihatin Febri Prihatin Ferdinal Lafendry Ferdy Eka Putra Fikri Nurfajri Filosophia Azzahra Filosophia Azzahra Azzahra Finna Fidyah Ramadhani Firly Audia Futeri Firna Afifatun Nuha Mahruroji Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria Wulansari Fitriani Rumelan Frischa Amalia Imanda Ghaitsa Geifira Ghaitsa Geifira Sofa Gunawan Wibisono habiba maruapey Hadi Haryanto Haevina Aulia Rizqy hafaz fazlur hafazfazlur Haikal Azrasabiy Hajar Hamidah Hajirah Halimah Hana Nurhasanah Hani Alifa Muhammad Mansyur Hanif Fadli Yanuar Hanif Fadli Yanuar Hanif Padli Yanuar Hanifah Adibah Rahmah Hany Aulia Syahada Syahada Hendra Setyawan Henni Mikawati herdhianto galuh saputro galuh Hermawan, Cecep Maman Hidriana Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hilwa Hidayah Assaadih Hodijah safitri ida royana Iftiyah Safitri Iim Abdul Karim Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Ikhwatul Mujahadah Imam Muhtadin Imam Wahyudin imam wahyudin wahyu Imas Yulistia Imelda Miftahul Syarof Inah Inayah Adhani Khoirroni Indah Cicilia Inrayani Inrayani Intan Arsyah Utami Bitan Intan Khairasyani Intan Maharani Intan Nisrina Kamilah Intan Nisrina Kamilah Intan Trisila  Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irhamni Irmi Yunika Irsyam Fajar Attaulah Irsyam Fajar Attaulloh Irsyam Ismah Ismalia Eka Ismiatul Hasanah Istibsarotul Amalia Iswadi Ishak Alwi Iswan Iswan Ivan Mahdavikia Iwan Syah Jalinus Jarmi Jarmi Jelita Ayu Melani Jelita Ayu Melani Jernih Wati Zai jihan alifah hind jihan Jodi Wahyudi Jodi Wahyudi Joko Pramono Joswin Simaremare Juani Prianti Juriah Juryati Kania Novaliani Ahmad ibrahim Karsono Kasno Kayla Syifa Syabilla Keysa Najmi Salma Herdani Keysa Najmi Salma Herdani Klara Iswara Sukmawati Kunto Wijaya kurniawan - Kuswantoro La Dauwi Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Larasati Ramadhana Lathifah Wahyu Rahmadhani Lativa Qurrotaini Lestari, Mas roro Diah Wahyu Lilis Handayani Lilis Handayani N Riyanti Lilis Handayani N. Listari Widodo Liya Pransiska Liya Pransiska Lutfi Lutfia Gunarsih M. Ripan Jamil Maghrifa Kafka Razaqa Kafka Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Mardiani Marfa Azzahra Tyara Latifa Mariska Dwi Amanda Marselina Consita Bete Fahik Marsidi Marsiyah MARTINI Marwiyatul Atfal Marwiyatul Atfal Masduki Asbari Masduki Asbari Masngud kudori Matlahu Chahyadi Maulida Lia Rahmah Maya Zahra Aulia Ma’mun Murod Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meizir Akhmadi Akhmadi Melanie Dwi Metha Abidah Ardelia Milda Nur Risma Abdah Mira Mariani Mochamad Fikri Baihaqi Mochammad Ja’far Sodiq Mohammad Syaifuddin Mohammed El-Abid Muhamad Afriza Aprilian Muhamad Chairudin Muhamad Fauzan Muhamad Sofian Hadi Muhamad Sugiono Muhammad Dava dava Muhammad Fadli Maulana Maulana Muhammad Guntur Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Nuur Fauzaan Muhammad Raihan Muhammad Raihan Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman Munawar Mutiara Wijayanti Nabila Febiyanti Nabila Hapsari Nabila nabilah chairunisah nabilahmaya nabilla kairunisa Nada Hurriyah Nadia Dewi Firdaus Nadisya Rachelia Hatta Nadya Amelia Putri Firman Naila Fairuza Fairuza Nanik Natiqotul Istiqomah Natiqotul Istiqomah Naufal Naura Ghazia Apriatna Naura Izzah Mustika Nia Octavia Rachmadani Nidar Yusuf Nifin Abdullah Al Jabri Nisa Destiana Nisa Niswah Zahrotul Jannah Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novi Mega Lestari Novia Azzahra Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Asiah Nur Avifah Dwi Apriliani Nur Halimah Nur Indah Hermayanti Nur Kholifah Alviana Nur Laili Nur Pangesti Utami Putri Nur Wahidah Nuraini indah putri Nurfajriyanti Nurlela Warwey Nursafa Azzahra Safa Azzahra Nursalim Nurul Dwi Tsoraya Nurwahidah OKTA ROSFIANI Pingkan Setia Handayani Prasetya, Agus Prizka Ade Aulia Purwati Wulandari Putri Adelia Putri Ayu Romadhotin Putri Nur Ainni Putri Rizky Apriani Putri Sa'adah Rachmania Naura Adysti Rachmawati Fauziyatul Putri Radita Ayudya Rafi Arvansyah Rafli Firdaus Rafli Mochammad Rafli Firdaus Rafzan Rahmaleli sakinah Rahmaleli Sakinah Rahman Rahman Rajab Rahmita Nurul Muthmainnah Raihan Arsyad Firdausy Asbari Raihan Qodri Raisyal Fiqri Perdana Sasmita Rd. Heri Solehudin Resinta karimah Resti Nuraeni restu lestari lestari Restu M Hasbylah Retno Primantiko Retno Primantiko Rida Wulandari Ridho Salyo Ridwan toro Rifda Choirunnisa Rika Okta Muthmainnah Rikky Erlangga Ramadhan Rivaldy Hermansyah Rizka Amalia Bintang Rizka Aulia Rizki Makhfud Nur’ atsani Rizky Budi Prasetyo Rizky Meilia Junsap Roni Patinasarani Ronius Pirade Rosa Nilla Nurjannah Roudlotul Jannah Sabilah Amelia safira aulia adisti Safira Az Zahra Safira Az Zahra Safira Az Zahra Sakha Dzikrullah Salamah Hujaimah Salismiati Ghozali Salma Putri Amanda Salma Sabika salma sabika salma Salwa Azzahrah Salwa Azzahrah Sapriya Sari Lenita Christi Sasa Fiolanisa Sasa Fiolanisa Sasa Satiya Fadil Mahesa Satiya Fadil Mahesa Fadil septi aulia fadli Setiawati setiyaningsih, dewi Shafira Nurul Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Sheila Martasya Shella Meiliza Shella Meiliza Satar Shella Meiliza Sri Wartati Shinta Listiani Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvi Lestari Silvia Silvia Damayanti Sinta Ayu Siska Kusumawardani Siti Aminah Saing Siti Aminah Saing Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Nur Kharunissa Siti Rohanah Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodikin Sodikin Sodikin Solehun Sonia Firnanda Supatmi Sri Imawati Sri Imawati Sri Immawati Sri Sunarti Sri Utami Srianah Sriyanti Rahmatunisa Supadmi Supatmi Supry Hariyanti Suratno Suryadi Nomi Susilahati Susilahati Sutini Suwardono Suwardono Syahira Shinta Hanjani Syahira Shinta Hanjani Hendro Mustofa Syarifah Nur Aini Syifa Galih Syifa Maghfira Azzahra Tantri Wenny Sitanggang Tato Saputro Tevian Edi Candra Tia Artika Mul'aini Tiara Fitri Nalindra Alia Choirunnisa Tiara Nur sabila Titin Sujanah Tri Atiiqoh Agus Salim tri endang Tri Laksono Tri Ulan Dari Tri Wahyuningtias Tugiman Tuti Lestari Tuti Lestari Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih valia niswa dzahrotudina Vera Dwi Apriliani Vera Dwi Apriliani Acep Virda Nurlita Vita Alawiyah Wawan Widiyasari, Ririn Winarsih winarsih winarsih WINATA, WIDIA Wisnu Winata wisra linda Yayuk Purwati Yoga Aditia Ragil Yosea Bagus Armando Yusrina Nadiya Zahira Zahra Syafitri Atmadja Zahra Tsaniyatun Naafi'i Jamiil Jamiil Zahrah Rizka Wulandari Zahratul Aini Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyyah Zahro Zen Zen, Muhammad ‘Aisyah Naurah Salsabila