p-Index From 2021 - 2026
7.715
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Jurnal KALAM WALISONGO Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Religio : Jurnal Studi Agama-agama Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Aqlania Al Ahkam Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Holistic Al-Hadis : Jurnal Studi Hadis, Keindonesiaan, dan Integrasi Keilmuan Al-Fath FiTUA : Jurnal Studi Islam Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam An-Nur : Jurnal Studi Islam SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Al-Mu'tabar Khulasah : Islamic Studies Journal Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam (Indonesian of Interdisciplinary Journal) At Tahfidz Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Tazkiyya: Jurnal Keislaman, Kemasyarakatan dan Kebudayaan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Intelek Insan Cendikia Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Jurnal KACA Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Indonesian Journal of Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Al-Fath

Integrasi Tafsir al-Qur’an dengan Ilmu Pengetahuan Rosadisastra, Andi
Al-Fath Vol 5 No 2 (2011): Juli-Desember 2011
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v5i2.3259

Abstract

Penafsiran Tanthawi Jawhari dikategorikan ke dalam fungsi al-tabyîn dan fungsi al-i’jâz. Fungsi al-tabyîn; yaitu, menjelaskan teks Al-Qur’an dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kemukakan oleh sang mufassirnya, dalam konteks perkembangan ilmu. Sedangkan fungsi al-i’jâz; yaitu, pembuktian atas kebenaran teks Al-Qur’an menurut teori ilmu pengetahuan atau teknologi (IPTEK) yang selanjutnya dapat memberikan stimulan atau dapat ditindak lanjuti oleh para ilmuwan dalam meneliti (investigate) dan observasi ilmu pengetahuan lewat penafsiran teks-teks Al-Qur’an. Penafsiran sang tokoh ini, belum mengarah kepada fungsi istikhrâj al-‘ilm. Fungsi istikhrâj al-‘ilm; yaitu: hasil penafsiran atas teks atau ayat-ayat Al-Qur’an mampu memberikan isyarat bagi lahirnya teori ilmu pengetahuan atau teknologi (IPTEK).
Argumen Teoritis Epistemologis Tafsir Ayat Sosial Andi Rosadisastra
Al-Fath Vol 6 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v6i2.3216

Abstract

Artikel ini telah membuktikan bahwa diperlukan sebuah epistemologi tafsir yang holistik dan kolaboratif. Karena itu kemudian ditawarkan sebuah sistematika tafsir ayat sosial integrative yang merupakan pengem-bangan dari tafsir integrative yang pernah digagas sebelumnya oleh peneliti~, yaitu: [a]. Konsepsi tafsir (dâim al-tafsîr); [b]. Pokok-pokok tafsir (ushûl al-tafsîr); [c]. Prinsip-prinsip tafsir (mabâdiu al-tafsîr); dan, [d]. Tujuan tafsir (ahdâf al-tafsîr); [e]. Langkah metodologis (tharîqatu al-tafsîr). Penulis mengelaborasinya dalam kajian tafsir tekstual, tafsir kontekstual, tafsir sosial, tafsir integratif, dan selanjutnya dinyatakan pentingnya epistemologi tafsir ayat sosial integratif.
ORIENTASI KAJIAN ILMU SOSIAL DALAM TAFSIR AL-QUR’AN MENURUT M. QURAISH SHIHAB Andi Rosa
Al-Fath Vol 8 No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v8i2.3065

Abstract

Orientasi kajian sosial dalam ranah tafsir Al-Qur’an menurut Quraish Shihab bersifat pluralisme berdasarkan nilai-nilai kebaikan universal (al-khair) dan kearifan lokal (alma’rûf). Terhadap pembaharuan dalam tafsir Al-Qur’an, Quraish Shihab berpegang kepada adagium terkenal dalam kajian islam: “al-muhâfazhat ‘alâ Qadîm al-shalîh wa al-akhdzu bi al-jadîd al-ashlah”. Maka objektivitas ilmiah menurutnya adalah bagian syarat dalam menafsirkan Al-Qur’an. Bahkan, metodologi penafsiran terhadap Al-Qur’an hendaknya selalu disempurnakan dan direvisi oleh setiap generasi. The orientation of social studies in Qur’anic exegesis according to Quraish Shihab are pluralistic caracters appropriate with values of goodness universal (al-khair) and local wisdom (al-ma’rûf). To reform the Qur’anic exegesis, Quraish Shihab believes in legal term in islamic studies: “al-muhâfazhat ‘alâ al-Qadîm al-shalîh wa al-akhzhu bi al-jadîd alashlah” (to kept the good ideas from classic theologian, and adopt the better new ideas). So, the objectivity of sciences is a part in requirement to interpreting the Koran. Thus, the methodology of interpreting the Koran, should to revised to be perfectly by each many generation.
Mencari Akar Teologis Makna Doktriner dan Universal dalam Islam: Perspektif ‘Ulûm al-Tafsîr Andi Rosadisastra
Al-Fath Vol 5 No 1 (2011): Juni 2011
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v5i1.3242

Abstract

Teks Al-Qur’an surat Alu Imran/3:7 mengemukakan secara sharîh bahwa ayat-ayat Al-Qur’an terklasifikasikan pada dua bagian besar: muhkam dan mutasyâbih. Kelompok muhkam berfungsi sebagai umm al- kitâb, yakni pokok-pokok atau sumber makna utama Al-Qur’an bagi kelompok mutasyâbih. Para ulama tafsir beragam pendapat tentang penentuan ayat-ayat bagi kedua kelompok ini. Bahkan pendapat yang ada terkesan ada pertentangan, yakni bisa terjadi suatu ayat yang menurut satu versi adalah muhkam tetapi dijadikan sebagai mutasyâbih oleh ulama lain. Tentu saja hal ini mengandung problem yang dapat menimbulkan pertentangan penafsiran. Oleh karena itu, diperlukan batasan-batasan yang jelas antara kedua domain tersebut. Pertama, batasan yang tersurat dari ayat di atas adalah bahwa makna umm al-kitâb merupakan fungsi utama dari muhkam. Kedua, muhkam berfungsi juga sebagai al-hudâ (petunjuk universal) yakni petunjuk bagi seluruh umat manusia dan bagi orang yang bertakwa yang merupakan fungsi sentral Al-Qur’an. Kedua faktor ini, seakan menyatakan bahwa dua fungsi yakni: fungsi Al-Qur’an adalah kitab doktrin yang bersifat ritual dan sosial, sedangkan fungsi Al-Qur’an sebagai kitab peradaban yang bersifat sosial dan non-ritual bagi semua kelompok umat manusia (rahmatan lil ‘âlamîn). Atas dasar dua fungsi muhkam tersebut, peneliti menawarkan “sepuluh makna substantif Al-Qur’an”.
Co-Authors A Kholibi Aal Mujadilah Aang Ahmad Syahid Abdul Aziz Abdul Kohar Abdurrahman, Haris Ade Fakih Kurniawan Affifah Syawalia Arifin Afifah Syawalia Arifin Ahmad Al Wafi Ahmad Alan Ardiyansayah Ahmad Ghufron, Iffan Ahmad Mumtazul Faqih ahmad ramadhani Ahmad Rosyadi Ahmad Turmudzi, Ahmad Ajharul Wirdi Akbar Zailani Al-Ahnaf, Muhammad Atsiil ALAINA, ANZIL Albarra Gilang Andika Alfian Yogi Kurniawan Alfina, Lulu Ali, Muhdi Altaf Abdurahman Amaliyah, Nur Amirulloh, Amirulloh Anbari, Hilman Aniatul Fukoroh Anisah Jahro Anisah Jahroh Aprilia Musawamah Arda, Ahmad Musyafa Arinalhaq, Muhammad Syauqi Arya Chandra Argadinata Attirka, Garda Fathan Aulia, Putri Azkia Ahada Ummu Sabilah Badrudin Bayyinahdy, Julfathra Budiyanto, Nur Aini Dawam Mulahdori Dikriyah Diyah Nuralifah El-Habsa, Isna Tsania Elan Herlangga Elsa Sopia Azzahra Erlangga Akhazi Farhan, Ahmad Alam Farih, Awan Fattah, M. Yusuf Fauzan, Miftahul Firda Firda Firda FIRDAUS, DENI Firman Afrianto Fitriah Fitriah Fitriyah Handayani Hadi, Khaestya Hadi Wibawa Hanifatul Azizah Hasbullah, M. Farrij Haura Nadine Nayla Faidza Herlina Herlina Hikmatul Fazriah Hofifah, Hofifah Hudaeva Hudaeva Hudaeva Hudaroh, Siti Humrotus Safataeni Iefah Muflihah Ihyaudin Ihyaudin Ilham Akbar, Muhammad Imam Faizin Imron Rosadi Indah Ramadhani Priyono Indrawati, Ani Iqbal Maulana Izza Muhtafidz Jahrotu Soimah Khairussalam, Khairussalam Komala Sari Latief, Dani Abdu Latifah, Ismatul Lulu Nurul Khasanah M Farih Alawi M. Naufal Hatsyafiq M. Zaky Hamdie Maelina Putri Maratu Solihah Mahmudhatul Lutfiya Khasanah Masbuang, Masbuang Masrukhin Muhsin Maulana Hakim Al-Fazri Melisa Nur Azizah Mu'ti, Abdul Muhamad Daffa Ghazial Fawwaz Muhamad Izza M Muhamad Jefri Muhammad Dzikri Maulana Muhammad Fadzli Muhammad Fakhrial Dewanda Zain Muhammad Ilham Wijaya Kusuma Muhammad Ramadhan Muhammad Rifqi Nurfadilah Muhammad Yusron Kurniawan Muhdi Ali Muhsin, Masyrukin Mujiburrohman Mujiburrohman Mumtaz Muizza, Muhammad Ahmad Musawamah, Aprilia Naesyah Fazriah Naesyah Fazriyah Nikhlah Ziyadaturrohmah Novali Kholid Nur Amaliyah Nurazizah, Siti Nurhayani, Rosita NURSEHA NURSEHA Nuruzzalfa Aini Nuzila Khoirun Nisa Padilah, Nurul Priyantika Lesyaina Az Zahra Priyantika Lesyaina Az-Zahra Putri Aulia Putri Hudani Nabila Putri Nurul Maghfiroh Rahman, Akmal Fadilah Raihan Raihan Ramdani, Ikhwan Ramzy Ramadhan Raudotul Jannah Rendi Septian Rio Ku Yandani Rohmadi Rohmat Hidayatullah Rohmatallah, Syahru Rohmatallah, Syahrul Romadhony, Nagib Ropip, Ropip Royani, Ahmad Rusdiyanto Salsabil, Shoopa Alifiah Salsabila Alifiya Salsabila, Tasya Saputra, Muhamad Adji Sa’ad, Suadi Shidqi, Muhammad Nikola Sholahuddin Al Ayubi Siska Adelia Zahra Siti Mubadi Awaliyah Siti Nur Azizah Siti Nurlaila, Siti Siti Paulia Septia Siti Rihadatul Aisy Siti Rohmah Siti Sarah Muhamad Siti Waspiatul Kamilah Sofa Salsabilah Suci Purnama Sari Sutiani, Nina Syah, Irfan Padlian Syahid, M Raihan Syaiful Rahman Syifa Nurkholilah Syitaul Fuadiah Tazkia Nur Fateha Ummah, Iin Inayatul Usnia Wibawa, Khaestya Hadi Wijaya, Faisal Wita Wita Wulan Octaviani Putri Yeni Andriyani Yusi Fathurohman Yusi Fathurohman Yusroh Zahra, Indah Namiratu Zain, Muhamad Fakhriyal Dewanda