p-Index From 2021 - 2026
9.836
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Aquatropica Asia SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Journal of Islamic Architecture Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur & Energi ILTIZAM Journal of Sharia Economic Research AL-HAYAT: Journal of Biology and Applied Biology Technologia: Jurnal Ilmiah Ainet : Jurnal Informatika JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam) Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri Jurnal Arsitektur TERRACOTTA Journal of Coastal and Ocean Sciences Al-Madaris Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Jurnal Lex Suprema Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Recidive : Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan Publikasi Riset Mahasiswa Akuntansi Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur Istoria : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Journal of Artificial Intelligence and Digital Business IDARAH : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Multiverse: Open Multidisciplinary Journal International Journal of Islamic Thought and Humanities Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat Journal of Sustainable Community Service Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Mathematics and Applied Statistics PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Edukasi dan Penelitian Matematika Economics Studies and Banking Journal Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Journal of Accounting Law Communication and Technology Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) IJIMCE : International Journal of Innovation in Mechanical Construction and Energy Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JHP2M) ANALOGI: Jurnal Arsitektur, Lingkungan Binaan & Planologi Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Wicara Desa Candradimuka: Journal of Education Journal of Islamic Education and Law
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Spasial Masjid Agung, Pasar Klewer, dan Permukiman Kauman di Masa Kini Tiaranisa, T; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reduksi fungsi masjid yang pada awalnya mewadahi ibadah mahdah dan ghairu mahdah kini hanya terbatas pada ibadah mahdah saja. Reduksi fungsi masjid yang terjadi terus menerus ini dikhawatirkan akan menghilangkan peran masjid di dalam masyarakat. Lokasi masjid yang sering ditempatkan sebagai pusat sebuah permukiman (kota), sebagai salah satu elemen arsitektur, tidak terlepas dari fungsi dan manusia yang menggunakannya. Salah satu sistem tata ruang yang menjadikan masjid sebagai salah satu elemen utamanya adalah Catur Gatra Tunggal (empat elemen menjadi satu kesatuan) yang terdiri atas keraton, masjid, pasar, dan alun-alun. Sistem tata ruang ini dapat ditemui pada kerajaan Islam di Jawa, salah satunya kota Surakarta. Seiring berjalannya waktu, hubungan di antara keempat elemen tersebut mengalami perubahan sehingga diperlukan kajian lebih lanjut tentang hubungan spasial antara masjid dan elemen di sekitarnya agar fungsi masjid sebagai wadah ibadah mahdah dan ghairu mahdah dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan spasial di antara Masjid Agung, Pasar Klewer, dan permukiman Kauman di Surakarta di masa kini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penekanan kepada proses observasi dan wawancara. Hasil pengumpulan data akan menggambarkan perubahan hubungan spasial yang terjadi di antara Masjid Agung, Pasar Klewer, dan permukiman Kauman.
Masjid Musafir Studi Kasus: Masjid Raya Baburrahmat Pargarutan Afifah, Nadhilah Alya; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumatera Utara merupakan provinsi terbesar ke-2 di Indonesia, sehingga perdagangan cukup pesat berpegaruh kepada kabupaten dan kota yang berada di Sumatera Utara, salah satunya Kabupaten Tapanuli Selatan. Dimana letak Masjid Raya Baburrahmat berada di Kelurahan Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara 22758. Adapun yang melatar belakangi ataupun yang mengilhami si pemilik masjid tidak lepas dari letak geografis Pargarutan sebagai jalan nasional, lintas Medan, Padang, dan Pekanbaru. Sehingga banyak musafir yang lalu lalang melintasi Masjid Raya Baburrahmat Pargarutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Masjid Raya Baburrahmat Pargarutan dalam mewadahi para musafir jalan lintas Sumatera dan untuk menemukan faktor apa saja yang menjadikan masjid tersebut bisa mewadahi musafir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan penekanan kepada observasi, wawancara, dan dokumenarasi. Hasil yang diperoleh merupakan pemaknaan antara proses observasi, wawancara, dan dokumentasi sehingga didapat penafsiran dari peran masjid dan faktor yang menjadikan masjid bisa mewadahi musafir. Untuk analisa peran berisi ruang dan kegiatan masjid, untuk faktor berisi fasilitas dan manajemen masjid.
Eksplorasi Permukiman Kumuh di Kelurahan Tanjungsari Kabupaten Rembang Amalia, Nur Rizki; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permukiman kumuh yang terdapat di kawasan Kabupaten Rembang mengalami perkembangan pada kurun waktu tahun 2006-2016. Adapun pemukiman kumuh yang terdapat di kawasan pusat Kota Rembang yaitu Di Kelurahan Tanjungsari dengan luas 21,43 Ha. Kelurahan Tanjungsari memiliki karakteristik yang beragam dalam bermasyarakat mulai dari jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi ekonomi, hingga kondisi tempat hunian yang berbeda sehingga memicu Kelurahan Tanjungsari menjadi salah satu permukiman kumuh di Kota Rembang. Untuk mengetahui lebih dalam penyebab dari adanya permukiman kumuh di Kelurahan Tanjungsari maka dibutuhkan kajian yang lebih mendalam untuk mendeteksi kesamaan karakteristik penyebab dari permukiman kumuh. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan identifikasi permukiman kumuh di kawasan kota Rembang terkhususnya Kelurahan Tanjungsari berdasarkan karakteristik dan faktor penyebab kekumuhannya. Dalam penelitian ini menggunakan metode deduktif kuantitatif, yaitu merupakan metode kuantitatif yang bersifat deduktif (dari umum ke khusus) karena berawal dari sebuah teori, dimana penelitian berawal dari adanya karakteristik sebuahpermukiman kumuh dan akan lebih dijabarkan pada karakteristik permukiman kumuh yang terjadi di kelurahan Tanjungsari Kabupaten Rembang. Pendekatan ini bertujuan untuk mengujihipotesis dan menegakkan fakta-fakta atau kebenaran-kebenaran dari suatu teori permukiman kumuh.
Kajian Arsitektur Profetik : Dampak Pembangunan di Sekitar Jembatan Kalianyar bagi Masyarakat Bawah Wiralaksono, Suryo Satrio Aji; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solo dikenal sebagai kota yang kental dengan budayanya, hal ini memicu adanya penataan dan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Solo dalam menciptakan ruang sesuai dengan image tersebut, tak terkecuali dengan adanya pembangunan di daerah Solo Utara, munculnya pembangunan meliputi jembatan keris, waterfront kalianyar dan Hotel Swiss-Belllin, yang menimbulkan pertanyaan mengenai dampak yang dialami oleh warga sekitar jembatan kalianyar yang didominasi oleh masyarakat bawah, dan bagaimanakah pelibatan masyarakat bawah dalam pembangunan di kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan Arsitektur Profetik dalam mengelompokkan dampak pembangunan dengan kaidah etika profetik yaitu liberasi, humanisasi, dan transendensi memiliki tujuan utama menciptakan pembangunan yang memihak pada kalangan masyarakat bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pembangunan di sekitar jembatankalianyar melalui paradigma Arsitektur Profetik. Metode yang digunakan adalah kualitatif yaitu dampak yang dialami oleh warga sekitaran jembatan kalianyar melalui wawancara dan observasi fisik, dan data sekunder melalui analisa kebijakan menggunakan matriks LFA untuk menarik benang merah munculnya perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di solo utara. Hasil temuan penelitian ini adalah adanya ketimpangan pada proses perencanaan, pelaksanaan, dan pembangunan yang tidak sesuai dengan kaidah arsitektur profetik, unsur pemihakan pada masyarakat bawah juga tidak terpenuhi sebagai dampak utama pembangunan yang menyejahterakan justru potensi seperti dampak spiritual tidak terwadahi dalam pembangunan di sekitaran Jembatan Kalianyar.
Evaluasi Purna Huni Taman Cerdas Jebres sebagai Ruang Publik Ramah Anak di Surakarta Permatasari, Nurharlisah Faudiyah; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Surakarta merupakan satu dari lima Kota/Kabupaten yang dipilih oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai pionir pengembangan model KLA di Indonesia. Terdapat 13 taman cerdas yang telah dibangun oleh pemerintah Kota Surakarta, Taman Cerdas Jebres merupakan salah satu yang sudah cukup sesuai dengan konsep KLA. Namun, berdasarkan evaluasi Menteri tahun 2017 Taman Cerdas Jebres belum memenuhi standar dalam penyediaan ruang bermain ramah anak dan perlu ditingkatkan lagi. Hal ini menjadi tinjauan peneliti terkait dengan evaluasi purna huni Taman Cerdas Jebres sebagai ruang public ramah anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana tinjauan dilakukan berdasarkan standar yaitu Perwali Surakarta No.6 Tahun 2008 dan Pergub DKI No.123 Tahun 2017 serta persepsi pengguna dalam melakukan pengevaluasian. Hasil yang didapatkan berupa standar minimal penyediaan prasarana di luar bangunan yang tercantum dalam Pergub DKI No.123 Tahun 2017 dapat diterapkan di Taman Cerdas Jebres dan melengkapi Perwali Surakarta No.6 Tahun 2008 sebagai acuan pengembangan dan pembangunan taman cerdas di Kota Surakarta
Pengaruh Pola Perilaku Civitas Sekolah Unifikasi terhadap Standar Program Ruang Rahmawati, Hanny; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dibidang ilmu pendidikan saat ini sangatlah pesat, hal ini dibuktikan dengan munculnya jurusan-jurusan baru hingga banyak sekolah dengan model kejuruan seperti yang telah dicetuskan oleh Agus Purwanto yaitu SMA Trensains Sragen. Trensains merupakan pesantren dengan sekolah berkurikulum unifikasi, yang memiliki karakter kuat dalam integrasi sains islam dan menjadi terobosan baru pendidikan islam di Indonesia bahkan di dunia, ayat kauniyah menjadi pedoman dasar merujuk pada ilmu sains kealaman dengan fokus ilmu semesta .Karena nantinya akan banyak sekolah sejenis yang muncul mengingat perkembangan jaman berjalan wujud korelasi dari kompleksnya ilmu pengetahuan yang akan terus meningkat. Dengan beragam kegiatan di dalam proses pembelajaran, SMA Trensains memiliki kebutuhan ruangyang tentunya berbeda dengan sekolah konvensional lain. Hal ini berpengaruh terhadap idealnya kebutuhan ruang yang ditimbulkan dari kegiatan civitas. Metode kualitatif digunakan dengan cara melakukan interview dan survei lapangan untuk memperoleh data. Hasil yang didapatkan adalah SMA Trensains membutuhkan ruang lebih pada kegiatan kepesantrenan khususnya riset dan observasi sebagai kegiatan yang menjadi ciri khas dari kurikulum unifikasi. Agar seluruh santri dapat melaksanakan kegiatan tersebut SMA Trensains menyediakan ruang sesuai dengan kebutuhan dan membentuk organisasi ruang yang menciptakan beberapa titik temu antara ikhwan dan akhwat yang tentu hal ini tidak dapat ditemui pada pesantren tradisional.
Perilaku Menjenguk Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Majenang Alya, Salma Nafilah; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia dikenal dengan rasa kekeluargaannya yang tinggi, hal ini muncul karena sifat gotong royong yang ada di masyarakat. Karena satu sama lain merasakan adanya ikatan yang lebih dari sekedar teman atau tetangga, maka muncul kebiasaan menjenguk orang yang sedang sakit. Hal itu juga dikarenakan anjuran dalam Islam, yang mayoritas masyarakat Indonesia merupakan muslim. Biasanya untuk menjenguk seseorang yangdirawat di rumah sakit, mereka akan bersama-sama datang dari desa dengan kendaraan motor, mobil, mobil bak terbuka, atau bahkan bus. Hal ini tidak diimbangi dengan fasilitas dan peraturan yang ada di rumah sakit. Jumlah penjenguk melebihi kapasitas kamar inap. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan guna mengetahui perilaku menjenguk di rumah sakit dengan studi kasus Rumah Sakit Umum Daerah Majenang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil pengamatan ditemukan bahwa ada 10 tipe perilaku penjenguk yang berbeda, 5 faktor perilaku, dan 2 jenis manajemen spasial yang diterapkan pihak rumah sakit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah munculnya perilaku adaptasi dari penjenguk akibat tidak adanya ruang yang mewadahi budaya dari masyarakat setempat. Saran yang dapat diajukan adalah adanya pertimbangan terhadap faktor budaya pada desain ruang rawat inap yang ada.
Identifikasi Tingkat Kekumuhan Permukiman Suku Sawanggantung, Belitung Timur Qomariah, Nor Laely; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permukiman Suku Sawang Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, merupakan salah satu titik kawasan permukiman kumuh yang berada di Kabupaten Belitung Timur. Masyarakat Suku sawang berkembang dan memiliki keturunan melebihi kapasitas daya tampung kawasan danmenimbulkan kondisi yang memperihatinkan, faktor-faktor atau permasalahan Permukiman Suku Sawang Gantung adalah permasalahan sarana dan prasarana Lingkungan seperti Hunian dengan kondisi rumah yang tidak sehat baik dari segi pencahayaan, penghawaan dan kecukupan minimum luasan ruang serta permasalahan kurangnya ketersediaan prasarana lingkungan di kawasan ini seperti air bersih, sanitasi, persampahan dan drainase dan ,menyebabkan lingkungan permukiman tampak kotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekumuhan kawasan permukiman di Suku Sawang gantung. Untukmengetahui tingkat kekumuhan, digunakan analisis pembobotan yaitu Draft Pedoman Teknis Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh dari Kementrian Pekerjaan Umum. Oleh karena itu diperlukan sebuah penelitian untuk mengukur tingkat kekumuhan kawasan tersebut, sehingga penelitian ini dapat menjadi dasar penanganan kawasan kumuh yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian terapan melalui pendekatan deskriktif kualitatif, metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian dengan pencarian data di lapangan dengan cara observasi lapangan secara langsung dan juga studi literatur sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M/2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh untuk menentukan tingkat kekumuhan di kawasan permukiman suku sawang Gantong. Sehingga hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan tingkat kekumuhan permukiman termasuk kategori kumuh sedang.
Pola Perilaku Tunawisma saat Bermalam di Ruang Publik Kota Surakarta Syahputra, Afrizal Sigit; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang yang juga ikut serta menyumbang konsentrasi tunawisma di dunia. Fenomena tunawisma telah menjadi persoalan tersendiri bagi kota – kota besar di Indonesia. tahun 2019 jumlah gelandangan dan pengemis yang tersebar di kota – kota besar di Indonesia diperkirakan mencapai 77.500 jiwa. Laju pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat tanpa diimbangi dengan upaya pencegahan dapat menimbulkan permasalahan di dalam tatanan masyarakat. Pada tahun 2019 menyatakan kota Surakarta sebagai kota paling nyaman dihuni. Surakarta yang didominasi oleh pusat perbelanjaan pasar tradisional menjadi daerah yang kerap didatangi oleh masyarakat pendatang yang berebut lapangan pekerjaan dan menjadikan masyarakat dengan keahlian terbatas menjadi tersingkir. Akibatnya banyak masyarakat yang menjadi tunawisma dan harus tinggal di fasilitas umum. Pada penelitian ini akan dilakukan penelusuran bagaimana kondisi perilaku dan lingkungan tunawisma pada kota Surakarta saat bermalam di ruang publik. Salah satu adaptasi pola perilaku tunawisma juga terbentuk dari kehidupan bersosial. Tunawisma yang bermalam sendirian lebih rawan terhadap ancaman pengusiran, ancaman dinginnya cuaca dimalam hari dan ancaman bahaya kejahatan. Sehingga tunawisma yang sendirian saat bermalam melakukan adaptasi dengan bersosial dengan membentuk kelompok Adanya zona sosial yang terbentuk dari penempatan kendaraan seperti sepeda, becak dan gerobak. Zona sosial dipakai tunawisma untuk mengobrol, makan bersama, dan memungkinkan adanya tunawisma lain untuk bergabung kedalam kelompok.
Keterkaitan Fasilitas Ruang terhadap Kenyamanan Belajar Anak di Panti Asuhan Aisyiyah Kendal Ayun, Amina Qurrota; Saputra, Andika; Mutiari, Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terlepas dari usia dan latar belakang, setiap manusia memiliki hak untuk belajar dengan lingkungan dan keadaan yang nyaman. Maka dari itu, akan lebih efisien jika pengembangan dan pengasahan pembelajaran dilakukan di area yang nyaman, karena dapat meningkatkan keefektivitasan pembelajaran. Setiap hari anak menggunakan banyak ruang dan fasilitas dalam masa tumbuh kembangnya. Pada penelitian ini akan dilakukan di Panti asuhan Aisyiyah Kendal, dengan tujuan mengetahui apakah fasilitas ruang di panti asuhan memiliki keterkaitan terhadap kenyamanan belajar anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif terapan (applied research) dengan instrumen wawancara dan pembagian kuesioner yang hasilnya dihitung dengan skala guttman. Hasil dari perhitungan menggunakan skala guttman yaitu 72,5% dari penyebaran 10 kuesioner kepada 12 anak menunjukkan bahwa fasilitas ruang yang terdapat di dalam panti asuhan dapat mempengaruhi kenyamanan belajar anak.
Co-Authors Abdul Rahman Abdul Rahmat Abdurahman Hamid Afifah, Nadhilah Alya Ahmar, Ansari Saleh Ahmed, Shabir Alamsyah, Asfitrah Albana, Ikhsan Aldayanti, Ulfa Alfian, Raihan Aliefani Alhilal, M. A. Hafizh Almira, Almira Alya, Salma Nafilah Amirul Mukminin Andi Syukriani Andi Warisno Andre Kurniawan Anggara, Heru Ani, Serli Arindi Anjani, Tiara Puspa Anuggrah, Anggun Anwar, Nur Inayah Apdoludin Apdoludin, Apdoludin Aprianto, Yordi Aprilia Aprilia, Aprilia Apriyanti, Rina Ardiansyah Kurniawan Arifa Kurniawan Ariyani, Debora Arwizet Arwizet, Arwizet Arya Damanta, Virlian Aurora Nandia Febrianti Ayun, Amina Qurrota Azis, Malik Abdul Aziza, Rohana Nur Azizah, Nia Nur Baharuddin Baharuddin Berlianti, Anisa Rosada Berlianti, Geges Noval Chairuddin Chairuddin Chyquitha, Chyquitha Danu Putri Dafina Howara Damayanti, Tiara Data, Umar Dedi Sanjaya Deri Ciciria Desreza, Nanda Dhani Mutiari Dika, Andika Saputra Dina Maulina Erny Erny, Erny Ersya, Adinda Eva Lestari Fachrim Irhamna Rachman Fahmi, Arsyad Ali Faizal Faizal, Faizal Fajar Sidik Faradila, Nurul Febrian, Raka Fitri Sil Valen Fitri, Anisa Fransisca, Septiani Ghina Ulfah Saefurrohman Gunawan, Andri Guswita, Reni Hafidz, Agus Miftahudin Hakim, Arief Rakhman Hamdani, M Zulva Hariyanto, Surya Haryanti Rivai, Haryanti Hastuty Musa Hasyimuddin, Hasyimuddin Hermansyah, Ahmad I Ketut Warsa Irpandi, Zaki Irwan Effendi Irwan Irwan Ismunawaddah, Zora Ithriyah, Siti Izzulhaq, Agung Kamila, Raihan Kanaah, Akhlakul Kandiza, Noviar Karna, Arnesa Dewi Khafidhoh, Qonitatun Khanati, Olivia Khasanah, Fitriani Nur Kirana, Sandi Kurniawati, Febi Kurniawati, Nia Kania Lala M Kolopaking Lanaya, Dela Lestari , Eva Lestari, Nita Septiani Ligasari, Via Lindiatika Lingga, Shelvya Aprya Lista, Dona Luhulima, Martin Yermias M. Rusydi Alwi Mahendra, Nadhiva Mahfuzhoh, Elma Mansur S Pahude Mardalisa, Mardalisa Maria Astuti Mas'ud, Ibnu Mauzu, Fahrul Megasari, Fritha Megawati, Eka Muhammad Rochis Mumtazah, Luthfiyyah Mumtazia, Lazuardi Azhar Murtafiah, Nurul Hidayati Nasruddin Nasruddin Natasya, Erin Nugroho, Ramadhan Aryo Nugroho, Rizqi Bayu Nur Alamsyah Nur Rahmawati Syamsiyah Nur Rizki Amalia Nurcahyono, Eka Nurprapti Wahyu Widyastuti, Nurprapti Ocsirendi Ovan Ovan Patra Pertiwi, Triani Pebrianti, Baiq Tata Maharani Permata Sari, Dewi Permatasari, Nurharlisah Faudiyah Prananda, Mustobi Pratama, Eko Pratamah, Destra Andika Purnama, Dipa Puryoso, Puryoso Puspa Anjani, Tiara Putra, Leo Fisatama Putri Lestari, Putri Putri, Sekar Qobus, Syafiq Valent Qomariah, Nor Laely R. Rusli Rahmatika, Nur Azizah Rahmawati, Hanny Ramadhan, Dzaki Ramadhani, M. Akbar Tri Ramadhanu, Destra Ramdhani, Yusril Ibtida Randi Syafutra Rani, Tania Rahma Raynaldi Raynaldi, Raynaldi Ridho, Ilma Khanifah Riki Afriansyah Risma, Aura Rizal Bakri ROCHMAH, AINUR Rosid, Mohammad Sabar Slamet Sabilah, Anisa Aulia Sabri, Ari Safitri, Rista Safrina Salsabilla, Anita Saputra, Farhan Afif Saputra, Prabowo Saputra, Septiyahadi Sari, Lana Satrina, Satrina Sholeha, Mirajatus Sihaloho, Morientes Sijid, St. Aisyah Siti Nurul Khotimah Sofyan Sjaf Sonya, Tibrin Sutopo, Heri Syahputra, Afrizal Sigit Syamsuddin Mas'ud Syamsuri, M. Ikhwan Tabitha, Aghnia Hafsa Tasni, Nurfaida Taufik, Ashabul Tiaranisa, T Toyyibah, Zurriyatun Ummat, Khaeratul Valentino, Benta Vegatama, Meita Rezki Wahyudin Wahyudin Wati, Mailida Wiralaksono, Suryo Satrio Aji Yasmina Amalia, Yasmina Yolesna, Hesti Yolli Fernanda Yulhim, Ananda Yuniarti Yuniarti Yusuf Ramadana Zainudin Hasan Zhafran, Muhammad Abiyyan Zikri, Mahya Zinuraen, Ahmad