p-Index From 2021 - 2026
10.019
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Litera HUMANIKA Lembaran Ilmu Kependidikan Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra Lingua Cultura Wahana Didaktika Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kajian Linguistik dan Sastra REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Orasi MALIH PEDDAS The Journal of Educational Development RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PHILOSOPHICA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Jurnal Pendidikan Edutama GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Jurnal Teknodik Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Cakrawala Repositori Imwi Varia Humanika Jurnal CULTURE (Culture, Language, and Literature Review) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Sinestesia Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah: Edumedia Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Adil Indonesia Journal Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness of Learning to Write Drama Texts through Assisted Productive Creative Models Short Film Media and Short Story Text Product Media Based on Student Learning Style Aulia, Rifa; Subyantoro Subyantoro; Mukh Doyin
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning to write drama texts is a learning that requires students to develop creativity, critical thinking skills, and language skills. The objectives of this study are (1) to analyze the effectiveness of learning to write drama scripts through a productive creative model assisted by short film media based on learning styles in grade XI high school students, (2) to analyze the effectiveness of learning to write drama scripts through a productive creative model assisted by short story text product media based on learning style in grade XI high school students, (3) to analyze the differences in the effectiveness of learning to write drama scripts through creative models Productive with the help of short film media and short story text product media based on learning styles in grade XI high school students. The design of this study is a simple factorial design with two experimental groups. The sample of this study is the learning of drama text writing skills for students in grade XI of SMA N 1 Bantan and SMA N 2 Bantan. The results of this study are (1) learning to write drama texts with a productive creative model assisted by short film media is more effective in students with an auditory learning style, (2) learning to write drama texts with a productive creative model assisted by short story text product media is more effective in students with a visual learning style, (3) learning to write drama texts with a productive creative model is more effective using short film media based on auditorial learning style.  The findings in the research show that learning to write drama texts with a productive creative model is effective in using short film media based on auditory learning styles rather than short story text media based on students' learning styles. This research can be used to improve the quality of education and the quality of Indonesian learning.
The Importance of Collaborative Project-Based Javanese Language Learning Model for Character Strengthening Alfiah, Alfiah; Subyantoro, Subyantoro; Mardikantoro, Hari Bakti; Yuniawan, Tommi
Proceedings of International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 11 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Javanese language learning has strategic potential in instilling noble character values that are in harmony with local wisdom and the vision of national education. However, the learning model that is still conventional is not yet fully able to answer the demands of strengthening students' character contextually. This study aims to describe the urgency of developing a collaborative project-based Javanese language learning model as an effective means of shaping students' character. The method used is qualitative descriptive research with data collection through literature studies and observation through questionnaires. The data subjects were Javanese language teachers of junior high schools, high schools and vocational schools in Central Java. The data analysis technique uses the Milles Huberman mobile interactive technique. The findings of the study show that collaborative project-based learning is not only able to increase students' active involvement in learning, but is also effective in fostering character values such as responsibility, cooperation, and social concern. The design of a Javanese language learning model that integrates the principle of collaboration in the context of real projects needs to be a priority for innovation based on local wisdom. The implications of the results of this study contribute to the development of a holistic and transformative instructional design in Javanese language learning. These findings also recommend the need to develop learning models that prioritize collaboration, active student participation, and the use of local contexts as learning resources to support character-based education transformation.
Peranan Guru dalam Manajemen Peserta Didik Untuk Meningkatkan Kualitas Peserta Didik Maulida Laily Kusuma Wati; Subyantoro, Subyantoro; Wagiran, Wagiran
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3436

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi peran guru dalam manajemen peserta didik untuk meningkatkan kualitas peserta didik. Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Studi literatur kualitatif dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang topik tertentu melalui analisis dan sintesis informasi dari berbagai sumber. Proses pengumpulan data melibatkan membaca, menganalisis, dan menyintesis informasi yang ditemukan dalam literatur. Menjelaskan dan menggambarkan informasi yang ditemukan dalam literatur tanpa melakukan analisis statistik formal atau pengukuran numerik. Hasil dari penelitian ini yaitu setiap peran yang dimainkan oleh guru dalam manajemen peserta didik memiliki kontribusi yang penting terhadap pengembangan dan pembentukan karakter siswa. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai peran-peran tersebut: (1) Guru sebagai Pendidik, (2) Guru sebagai Sumber Belajar (3) Guru sebagai Fasilitator dan Pemandu Wisata (4) Guru sebagai Konselor (5) Guru sebagai Innovator dan Motivator (6) Guru sebagai Pelatih (7) Guru sebagai Evaluator. Manajemen peserta didik untuk meningkatkan kualitas peserta didik dapat diuraikan sebagai berikut: (1) Tempat Pengembangan Kemampuan Individu, (2) Membenahi Diri dan Mendidik Sesuai Aturan, (3) Tempat Pengembangan Sikap, (4) Ucapan, dan Tingkah Laku, (5) Pengelolaan Kegiatan Akademik dan (6) Non-Akademik Pengembangan Individu Pentingnya Aturan dan Hukum.
Evaluasi Pelaksanaan Perkuliahan Semester Antara Menggunakan Model Countenance Stake Agus Milu Susetyo; Junaidi, Junaidi; Vera Wardani; Subyantoro, Subyantoro; Wagiran, Wagiran
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3680

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program Semester Antara yang dijalankan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), FKIP Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember). Evaluasi program Semester Antara didasarkan pada surat edaran dari Unmuh Jember dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) khususnya pada pasal 16. Jenis penelitian ini menggunakan model Countenace Stake. Model evaluasi ini memiliki dua jenis analisis proses evaluasi yaitu deskripsi (descriptions) dan pertimbangan (judgments) serta memiliki tiga fase dalam evaluasi program yaitu persiapan, proses dan hasil atau nilai mahasiswa setelah menempuh program Semester Antara. Data yang telah dikumpulkan diolah dengan matriks deskripsi dan matriks pertimbangan. Matrik deskripsi terdiri atas tujuan (intens) dan observasi (observations) dari pelaksanaan Program Semester Antara, sedangkan matrik pertimbangan terdiri atas standar (standard) dan pertimbangan (judgment) dari perencaaan, pelaksaaan dan hasil dari Semester Antara. Kesimpulan hasil penelitian menemukan fakta bahwa secara Kesesuaian (Congruence) perencanaan perkuliahan Semester Antara di program studi PBSI mendapatkan kategori amat baik (90%). Proses pembelajaran Semester Antara di prodi ini mencapai 75% dengan kategori baik. Sementara itu, hasil belajar mahasiswa yang ikut sesi Semester Antara terdapat ada yang mahasiswa yang belum tuntas. Dosen Semester Antara seyogyanya menggunakan pendekatan penilaian otentik (authentic assesment) yang menilai kesiapan mahasiwa, proses, dan hasil belajar secara utuh. Aktualitas ketercapaian hasil belajar pada program Semester Antara adalah 80% kategori Baik. Hal ini menandakan bahwa Contingency antara rencana, proses dan hasil dari program Semester Antara berkategori baik karena sesuai dengan surat edaran dan standar proses yang berlaku.
Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila tema kearifan lokal di SMAN 1 Ile Ape Kabupaten Lembata Lenga, Klemens Maksianus; Pristiwati, Rahayu; Subyantoro, Subyantoro
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.9189

Abstract

Salah satu dimensi Profil Pelajar Pancasila yang merupakan  implementasi tujuan Kurikulum Merdeka adalah Kebhinekaan Global. Dimensi ini dijabarkan dalam 4 elemen yaitu mengenal dan menghargai budaya, komunikasi dan interaksi antar budaya,  refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinekaan, dan berkeadilan sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan  Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang berfokus pada elemen mengenal dan menghargai budaya pada SMAN 1 Ile Ape. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni observasi dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, perencanaan tahapan implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila di SMAN 1 Ile Ape dilakukan dalam 5 tahap yakni tahap pengenalan, tahap kontekstualisasi, tahap aksi, tahap refleksi, dan tahap tindaklanjut.  Pelaksanaan program P5 pada tahap pertama mengangkat dimensi Kebhinekaan Global, elemen mengenal dan menghargai budaya dengan tema Kearifan Lokal. Evaluasi projek ini dilaksanakan dalam bentuk refleksi dan penilaian capaian projek dengan mendeskripsikan hasil yang dicapai siswa melalui pemberian predikat berkembang, mulai berkembang, berkembang sesuai harapan, dan sangat berkembang. Pelaksanaan Projek profil pelajar pancasila ini diharapkan memberikan pengalaman holistik bagi peserta didik untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini berkontribusi untuk menambah wawasan dan menjadi rujukan dalam perencanaan implementasi projek  di sekolah.
Tren dan dampak penggunaan Kahoot!! dalam pembelajaran bahasa Indonesia: A systematic literature review Sukarismanti, Sukarismanti; Subyantoro, Subyantoro; Pristiwati, Rahayu; Samsudin, Samsudin
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.9281

Abstract

Penggunaan Kahoot!! dalam konteks pembelajaran telah mendapatkan popularitas yang signifikan. Namun, penelitian mengenai penggunaan Kahoot! dalam pembelajaran bahasa Indonesia masih terbatas. Mayoritas penelitian belum berfokus pada keterampilan berbahasa, khususnya keterampilan menulis, mendengarkan, dan membaca. Tinjauan literatur sistematis ini mengumpulkan temuan dari 15 jurnal yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga Oktober 2023 untuk menggambarkan tren dan dampak penggunaan Kahoot! dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot! dalam pembelajaran bahasa Indonesia masih jarang, khususnya pada keterampilan menulis, mendengarkan, dan membaca. Meskipun kurangnya publisitas selama beberapa tahun terakhir, penggunaan Kahoot! secara umum memberikan dampak positif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan Kahoot! dalam konteks bahasa Indonesia, khususnya dalam keterampilan mendengarkan, membaca, dan menulis, berpotensi untuk mengembangkan literatur dan pengetahuan yang ada. Penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan pandangan guru, respon siswa, interaksi kelas, dan model pengembangan yang efektif untuk mengintegrasikan Kahoot! ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan tujuan meningkatkan kemahiran siswa dalam keterampilan berbahasa. Tinjauan literatur ini menjadi dasar bagi peneliti selanjutnya dan memberikan kontribusi berharga dalam melihat titik masuk untuk melakukan penelitian lebih dalam.
How do Teachers Overcome Failed Interaction After Asking Question? Rahman, Mahda Haidar; Subyantoro, Subyantoro; Yuniawan, Tommi; Pristiwati, Rahayu
Proceedings of International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 10 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaction between teachers and students is important in learning. Interaction often begins with a question from the teacher to the students, even if it is just a rhetorical question (a question that does not require an answer). Although questions start an interaction, it is not uncommon for questions to be the cause of interaction failure. Questions that do not get a good response from students can result in the failure of classroom interaction. In fact, there are many functions of questions, not only to measure students' understanding, but also to stimulate critical thinking and active involvement in learning. Based on this, it is important to learn how teachers deal with questions that do not get a response from students so that there is no failure of interaction. The purpose of this study is to find out how teachers overcome interaction obstacles if the questions given do not get a response from students. This study is qualitative research that uses classroom discourse analysis method. Data were collected from two language classes from different schools. What teachers do to overcome interaction failure in learning is repeating questions, paraphrasing question sentences, and giving additional questions or accompanying questions. This method is a way that is often used by teachers.
PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN BERBASIS PLATFORM SASTRA SIBER DI INDONESIA: SELERA INDUSTRI ATAU KEBUTUHAN SENI? Fahmy, Zulfa; Pristiwati, Rahayu; Subyantoro, Subyantoro
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i1.19731

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap kesenjangan penggunaan karya sastra di platform sastra siber (Wattpad, Fizzo, dan NovelToon) pada pembelajaran sastra Indonesia. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas cerpen siswa dan implikasi penggunaan platform sastra siber terhadap pembelajaran sastra di Indonesia. Penggunaan platform sastra siber diakui efektif dalam mengajarkan dan mengenalkan sastra kepada siswa. Namun, pembelajaran sastra dengan platform sastra siber berdampak pada kualitas cerpen ang dihasilkan siswa. Masalah utama penelitian ini adalah bagaimana kualitas lingkungan sastra platform sastra siber, bagaimana dampak platform sastra siber terhadap karakteristik cerpen siswa, dan bagaimana implikasi penggunaan platform sastra siber terhadap selera sastra siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dianalisis secara kualitatif dengan (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap penelitian dan sumber yang berkaitakn dengan pembelajaran sastra dan platform sastra siber. Hasil penelitian menunjukan bahwa lingkungan sastra siber tidak mendukung lingkungan sastra yang adiluhung. Hal ini berdampak pada karakteristik cerpen siswa yang serupa dengan karakteristik sastra populer. Maka dari itu, penggunaan platform sastra siber dalam pembelajaran sastra dapat berimplikasi terhadap selera, kualitas, dan arah perkembangan sastra Indonesia secara luas. Abstract: The aim of this research is to reveal the gap in the use of literary works on cyber literary platforms (Wattpad, Fizzo, and NovelToon) in Indonesian literature learning. Apart from that, this research aims to determine the quality of students' short stories and the implications of using cyber literary platforms for literature learning in Indonesia. The use of cyberliterature platforms is recognized as effective in teaching and introducing literature to students. However, learning literature using the cyberliterature platform has an impact on the quality of the short stories produced by students. The main problem of this research is the quality of the literary environment of the cyber literature platform, what is the impact of the cyber literature platform on the characteristics of students' short stories, and what are the implications of using the cyber literature platform on students' literary tastes. This study used the descriptive-qualitative method. Data were analyzed qualitatively with (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) verification. Data was obtained through a literature study of research and sources related to literary learning and cyber-literary platforms. The research results show that the cyberliterary environment does not support a noble literary environment. This has an impact on the characteristics of students' short stories, which are similar to the characteristics of popular literature. Therefore, the use of cyberliterary platforms in literature learning can have implications for the taste, quality, and direction of the development of Indonesian literature at large.
Evaluasi Perkuliahan Daring Mata Kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesisa dengan Model Diskrepansi Arsanti, Meilan; Suwito, Wagiran; Subyantoro, Subyantoro; Hasanudin, Cahyo
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9 No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2553

Abstract

Abstract: During the Covid-19 pandemic, lectures at the Indonesian Language and Literature Education Study Program (PBSI), Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Sultan Agung Islamic University (Unissula) were held online. Language Error Analysis is one of the courses conducted online. The problems studied include planning, implementing, and evaluating the process and results of online lectures for these courses. The method used in this study is a policy research program evaluation type with a qualitative and descriptive approach with a discrepancy model. Data in the form of scores of all variables were analyzed using the Wilcoxon tiered sign test procedure, with this technique a large difference sign will be obtained indicating that at the online lecture planning stage an average score of 79.9% is obtained with a large difference of 20.1 then there is a gap of 20, 1% with a small category (K). At the stage of implementing online lectures, the average score obtained is 76.4% with a large difference of 23.6, so there is a discrepancy of 23.6% with a small category (K). In the process and results assessment stage, an average score of 80.3% was obtained with a large difference of 19.7, so there was a discrepancy of 19.7% and was classified in the very small category (K). This gap is generally caused by technical factors such as poor internet facilities, limited internet quota, and inadequate online course equipment.  Keywords: online lectures, language error analysis, discrepancy model  Abstrak: Selama pandemi Covid-19 perkuliahan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dilaksanakan secara daring. Analisis Kesalahan Berbahasa merupakan salah satu mata kuliah yang dilaksanakan secara daring. Masalah yang diteliti meliputi perencanaa, pelaksanaan, dan penilaian proses dan hasil perkuliahan daring mata kuliah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kebijakan jenis evaluasi program dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif dengan model diskrepansi. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, dengan teknik ini akan didapatkan tanda beda besar yang menunjukan bahwa pada tahap perencanaan perkuliahan daring diperoleh rata-rata skor 79,9% dengan besar beda 20,1 maka terjadi kesenjangan sebesar 20,1% dengan kategori kecil (K). Pada tahap pelaksanaan perkuliahan daring rata-rata pemerolehan skor sebesar 76,4% dengan besar beda 23,6 maka terjadi diskrepansi sebesar 23,6% dengan kategori kecil (K). Pada tahap penilaian proses dan hasil diperoleh rata-rata skor sebesar 80,3% dengan besar beda adalah sebesar 19,7 maka terjadi diskrepansi sebesar 19,7% dan tergolong dalam kategori sangat kecil (K). Kesenjangan tersebut secara umum disebabkan karena faktor teknis seperti kurang bagusnya fasilitas internet, terbatasnya kuota internet, dan perangkat perkualiahan daring yang kurang memadai.  Kata kunci: perkuliahan daring, analisis kesalahan berbahasa, model diskrepansi
Effectiveness Of Achieving Speech Text Writing Skills with The Circ and Ttw Models Based on Students' Reading Abilities Fatqurrahman Anugrah Utomo; Subyantoro Subyantoro; Rahayu Pristiwati
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Of the many writings skills learning, theoretically the most important role in growing and developing the potential of each individual student in an effort to express ideas and concepts in good and correct Indonesian is writing a speech text. So, the right learning model is needed. Thus, there is a purpose of this study, namely, to prove the level of effectiveness of learning to write a speech text using the Cooperative Integrated Reading and Composition model and the Think Talk Write model based on the reading comprehension skills of grade VIII junior high school students. In this study, quantitative research was applied in the form of quasi-experimental design research with the Non-equivalent Pretest-postest Design model. The results of this study state that the Cooperative Integrated Reading and Composition model is more effective to be applied than the Think Talk Write model in learning persuasive speech text writing skills. This can be proven from the results of the Independent Sample T-Test which states a sig value of 0.042. So, it can be interpreted that sig 0.042 <0.05 or a significance value of 0.042 is less than 0.05. So, in accordance with the research basis which states that the Cooperative Integrated Reading and Composition model has a very big influence on students' reading ability which will then have a significant impact on writing skills, in this case the skill of writing speech texts. Meanwhile, the Think Talk Write model does not have a significant influence on students' writing ability because it does not pay attention to students' reading ability levels. The suggestions addressed in this study to teachers, schools, and further research.    
Co-Authors Adefia, Lida Adni Rofiqoh Afif Restu Fauzi Agus Milu Susetyo agus milu susetyo Agus Nuryatin Agus Pujianto Ahmad Syaifudin Ahmad Syaifudin Ahmad Syukron Ahmad Syukron Ai Sumirah Setiawati Alfiah Alfiah alfiah alfiah Andi Maulana Andi Maulana Andi Sulfana Masri Anggar Tri Lestari Anni Malihatul Hawa Antonius Nesi Atrianing Yessi Wijayanti Aulia, Rifa B. Wahyudi Joko Santoso Bahtiar, M. Harsa Budi Susilo Cahyo Hasanudin Cahyo Hasanudin Cahyo Hasanudin Deby Luriawati Nuryatmojo, Deby Dina Mardiana Eka Yulin Adriani Eko Widianto Eko Widianto Emy Purwanitaningrum Endang Kusrini Erma Febriyanti Esti Sudi Utami Fandy Prasetya Kusuma Fatahillah, Muhammad Tubagus Fathur Rahman Fathur Rokhman Fatmawati, Aristia Fatqurrahman Anugrah Utomo Felasifah, Lutfia Fitria Nur Rohemi Gharini, Reza Hadana, Imtiyaza Nihlah Hari Bakti Mardikantoro Haryadi - Haryadi Haryadi Haryadi Haryadi Hayatun Nufus Hayatun Nufus Heri Purnomo Hetilaniar Hetilaniar Hidayatillah, Adibatina Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Imaniah Kusuma Rahayu Irfan Efendi Irsiyantono, Devyandi Nur Jayanti, Mey Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kardika, Rizky Widia Kesi, Kesi Khomsah, Arin Nur Leksono, M. Lukman Lenga, Klemens Maksianus Lestari, Anggar Tri Lestari, Citra Rizky Lispridona Diner Lukman Hakim Lutfia Felasifah Lutfianti, Kartika Dewi Mahda Haidar Rahman Mahda Haidar Rahman Mahda Haidar Rahman, Mahda Haidar Maulida Laily Kusuma Wati Maulida Laily Kusuma Wati Mei Fita Asri Untari Meilan Arsanti Meilan Arsanti, Meilan Mimi Mulyani Mubaroq, Akhmad Khusni Muh Doyin Muhammad Sabbardi Mukh Doyin Mukh Doyin Mukh. Doyin Mukh. Doyin Mulyaning Tyas, Dewiyani Musarofah, Musarofah Naryatmojo, Deby Luriawati Nas Haryati Setyaningsih Neina, Qurrota Ayu Nonika Farahdila Nurhabibah, Prabawati Nurul Fitrotul Aimatul Khoiri Oktarina Puspita Wardani Opsi Aprilia Paramita, Tiara Pradnya Prabawati Nurhabibah Prabawati Nurhabibah Prasetyo Yuli Kurniawan Prasetyo Yuli Kurniawan Pristiwati, Rahayu Purnomo, Pajar Purwanitaningrum, Emy Rahayu Pristi Rahayu Pristiwati Rahayu Pristiwati Ratna Intan Sari Restu Aditia Retno Dwi Lestari, Retno Dwi Reza Gharini Rina Supriatnaningsih Rinawati, Evi Riyadi Widhiyanto Rofiqoh, Adni Rohemi, Fitria Nur Rustono Rustono Samsudin Samsudin Sari, Desi Novita Septarianto, Tomi Wahyu Septiani, Leni Setiowati, Eva Setyaningrum, Puspita Setyomurdian, Ardika Novi Siti Nurbaya Suharyo Suharyo Suhud Aryana Sukarismanti Suntoro Suntoro Suntoro Suntoro Suprihatin Suprihatin Supriyono Supriyono Suseno Suseno Suwito, Wagiran Suwito, Wagiran Syarifa, Lu’ul Lailatis Syarifuloh, Syarifuloh Syarifuloh, Syarifuloh Tasrifah, Tasrifah Teguh Supriyanto Tommi Yuniawan Tommi Yuniawan Tommy Yuniawan Tsalisa Yuliyanti Uki Hares Yulianti Vera Wardani Vera Wardani Wagiran Wagiran Wagiran Wagiran Wagiran Wagiran Wati, Maulida Laily Kusuma Widianti, Nurhannah Widiyastuti, Tri Wilson, Joseph Wiwit Lili Sokhipah, Wiwit Lili Wulan, Andi Naga Yulianto, Muhamad Diky Zulaikhah Zulaikhah, Zulaikhah Zulfa Fahmy Zuliyanti, Zuliyanti