Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Efektivitas Biaya Penambahan Bisoprolol Dalam Kombinasi Terapi Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Dengan Komorbid Congestive Heart Failure Kylalona, Gracylia; Suri, Nurma; Ramdini, Dwi Aulia; Sukohar, Asep
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.18530

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang dikaitkan dengan konsekuensi sosial dan ekonomi khususnya di negara berpendapatan rendah dan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cost effectiveness dari 2 pilihan antihipertensi yang paling dibanyak digunakan pasien hipertensi dengan penyakit penyerta congestive heart failure (CHF). Sampel terdiri dari seluruh pasien rawat inap dengan diagnosis hipertensi dan CHF selama periode 2020–2022, yang dipilih melalui metode total sampling. Analisis efektivitas biaya (Cost-Effectiveness Analysis/CEA) dilakukan dengan menggunakan perspektif rumah sakit, mencakup perhitungan biaya medis langsung dan luaran klinis berupa penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Regimen yang dibandingkan adalah Terapi A (kombinasi furosemide, ramipril, dan spironolakton) dan Terapi B (kombinasi bisoprolol, furosemide, ramipril, dan spironolakton). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 sampel yang diperoleh, nilai Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) pada Terapi A lebih rendah dibandingkan Terapi B. Nilai ACER Terapi A untuk penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik masing-masing sebesar Rp212.395/mmHg dan Rp346.948/mmHg, dengan nilai p sebesar 0,46 dan 0,424 secara berurutan. Sementara itu, nilai Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER) Terapi A dibandingkan Terapi B untuk tekanan darah sistolik sebesar Rp425.476/mmHg dan untuk tekanan darah diastolik sebesar Rp402.478/mmHg. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Terapi A lebih cost-effective dibandingkan Terapi B, meskipun tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada nilai ACER antara kedua pilihan terapi.
Efektivitas Pemberian Ekstrak Buah Adas (Foeniculum vulgare) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Helicobacter pylori Akbar, Muhammad Zakky Putra; Wijaya, Sofyan; Carolia, Novita; Sukohar, Asep
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.18509

Abstract

Helicobacter pylori (H.pylori) merupakan penyebab utama berbagai gangguan lambung seperti gastritis kronis, ulkus, hingga kanker lambung pada beberapa kasus. Infeksi H.pylori, yang memiliki prevalensi tinggi dan semakin kebal terhadap antibiotik, telah menjadi masalah kesehatan global sehingga. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi antibakteri ekstrak etanol buah adas (Foeniculum Vulgare) terhadap bakteri Helicobacter pylori. Pengujian dilakukan menggunakan metode cakram antibakteri dengan variasi konsentrasi ekstrak: 5%, 10%, 20%, 40%, dan 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan hambat terhadap H.pylori meningkat sejalan dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, di mana konsentrasi 80% menunjukkan zona hambat tertinggi dengan rata-rata diameter 5,37 mm. Aktivitas antibakteri ini diperkirakan terkait dengan kandungan flavonoid dan fenolik pada buah adas yang bersifat bakteriostatik dan bekerja dengan menghambat sintesis asam nukleat, merusak membran sel, serta mengganggu metabolisme energi bakteri. Kandungan antioksidan pada ekstrak ini juga berpotensi melindungi sel lambung dari kerusakan oksidatif. Temuan ini menunjukkan bahwa buah adas berpotensi sebagai alternatif agen antibakteri untuk mengatasi infeksi H.pylori, terutama di tengah meningkatnya resistensi terhadap antibiotik konvensional.
Perbedaan Derajat Insomnia Antara Mahasiswi Tingkat Akhir Program Studi Pendidikan Dokter Dengan Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Putri, Meilani Dwi; Daulay, Suryani Agustina; Carolia, Novita; Sukohar, Asep
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.18463

Abstract

Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk mulai tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu pagi, sehingga menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas tidur. Secara global, insomnia berat diperkirakan dialami oleh hingga 10% populasi, dengan prevalensi lebih tinggi pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat keparahan insomnia pada mahasiswa perempuan tingkat akhir Program Pendidikan Dokter dan Program Farmasi di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif-analitik dengan pendekatan potong lintang dan metode total sampling. Sebanyak 120 mahasiswa dari Program Pendidikan Dokter dan 30 mahasiswa dari Program Farmasi angkatan 2021 yang memenuhi kriteria inklusi berpartisipasi secara sukarela. Pengumpulan data dilakukan pada Oktober–November 2024 menggunakan instrumen Insomnia Severity Index (ISI) yang telah diterjemahkan secara profesional ke dalam Bahasa Indonesia. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat keparahan insomnia antara kedua kelompok (p = 0,769), sehingga dapat disimpulkan bahwa program studi tidak berpengaruh terhadap tingkat insomnia pada mahasiswa perempuan tingkat akhir. 
Pengaruh FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama), Kesehatan Lingkungan dan Morbiditas Penyakit Berbasis Lingkungan Terhadap IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Provinsi Lampung dengan Metode Structural Equation Modeling (SEM) Febrina, Anita; Kurniawaty, Evi; Dewi, Bainah Sari; Bakri, Samsul; Sukohar, Asep; Kaskoyo, Hari
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14381

Abstract

ABSTRACT In the JKN-KIS Program, FKTP acts as a gate keeper where FKTP is responsible for providing basic health services and functioning optimally according to its competency standards. The unequal availability of health facilities and very varied geographical conditions give rise to the potential for widening inequality in health utilization. The Human Development Index (HDI) is an important indicator for measuring success in efforts to build the quality of human life (society/population), one of the elements that make up the HDI is health. Good health is supported by health facilities and good environmental health conditions so that it can reduce environmental-based morbidity rates, so that people are able to carry out productive activities. This research uses a quantitative approach with a causal design which aims to explain how the FKTP variable influences changes in mediating variables, namely environmental health and morbidity and its influence on HDI. The research was conducted in the Lampung Province area. The data source used is secondary data from BPS (Central Statistics Agency) Lampung Province and the Lampung Province Health Service for 2018-2022. The data analysis method in this research uses a path analysis model to analyze the pattern of relationships between variables. Based on the research results, there is a significant influence of FKTP on environmental health and environmental-based disease morbidity, and there is a significant influence of FKTP, environmental health and environmental-based disease morbidity on HDI in Lampung Province. Meanwhile, there is no influence of environmental health on environmental-based disease morbidity. Thus, efforts to increase the HDI in Lampung Province as a measure of community welfare can be pursued by carrying out interventions to increase FKTP, environmental health and environmental-based disease control in a representative manner, where FKTP becomes central in health efforts in the region, so that a healthy community will be able to maximum productivity to improve their welfare. Keywords: FKTP, Environmental Health, Morbidity, IPM   ABSTRAK Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (yang disebut bJKN-KIS), fasilitas Kesehatan tingkat pertama (FKTP) berperan sebagai gate keeper dimana FKTP bertanggungjawab sebagai pemberi pelayanan kesehatan dasar serta berfungsi optimal sesuai standar kompetensinya. Ketidakmerataan ketersediaan fasilitas kesehatan dan kondisi geografis yang sangat bervariasi, menimbulkan potensi melebarnya ketidakadilan pemanfaatan Kesehatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk), salah satu unsur yang menyusun IPM adalah kesehatan. Kesehatan yang baik didukung dengan fasilitas kesehatan dan kondisi kesehatan lingkungan yang baik sehingga mampu menekan angka kesakitan berbasis lingkungan, sehingga masyarakat mampu beraktifitas secara produktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana variable FKTP mempengaruhi atas perubahan-perubahan dalam variabel mediasi, yaitu kesehatan lingkungan dan morbiditas hingga pengaruhnya pada IPM. Penelitian dilakukan di wilayah Provinsi Lampung. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dari BPS (Badan Pusat Statistik) Propinsi Lampung dan Dinas Kesehatan Propinsi Lampung Tahun 2018-2022. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan model path analysis (analisis jalur) digunakan untuk menganalisis pola hubungan di antara variabel. Berdasarkan hasil penelitian ada pengaruh signifikan FKTP terhadap Kesehatan lingkungan dan morbiditas penyakit berbasis lingkungan, serta ada pengaruh signifikan FKTP, Kesehatan Lingkungan dan Morbiditas Penyakit berbasis Lingkungan terhadap IPM di Propinsi Lampung. Sementara itu, tidak ada pengaruh kesehatan lingkungan terhadap morbiditas penyakit berbasis lingkungan. Dengan demikian upaya peningkatkan IPM di Provinsi Lampung sebagai tolak ukur kesejahteraan masyarakat dapat diupayakan dengan melalukan intervensi pada peningkatan FKTP, kesehatan lingkungan dan pengendalian penyakit berbasis lingkungan secara refresentatif, dimana FKTP menjadi sentral dalam upaya-upaya kesehatan di wilayahnya, sehingga masyarakat yang sehat akan mampu berproduktifitas secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraannya. Kata Kunci: FKTP, Kesehatan Lingkungan, Morbiditas, IPM
Pengaruh Ekstrak Buah Adas (Foeniculum vulgare) terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhi Secara In Vitro Akbar, Muhammad Zakky Putra; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Carolia, Novita; Sukohar, Asep
Medula Vol 14 No 8 (2024): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v14i8.1271

Abstract

Bacterial infections, especially those caused by Salmonella typhi, are a global health challenge, including in Indonesia, where there is a high prevalence of typhoid fever. Treatment of this infection generally relies on antibiotics, but increasing antibiotic resistance is becoming a big problem. Therefore, there is a need for alternative treatments that are safer and more effective. This study aims to evaluate the ability of ethanol extract of fennel fruit (Foeniculum vulgare) to inhibit the growth of Salmonella typhi. Extraction was carried out using the maceration method using 70% ethanol, followed by evaporation of the solvent to obtain a stock solution. The extract concentrations tested included 5%, 10%, 20%, 40%, and 80%, with distilled water as a negative control and antibiotics as a positive control. Antibacterial testing was carried out using the disk diffusion method on Mueller Hinton Agar media, and the inhibition zone was measured after 48 hours of incubation. The results showed that fennel fruit extract effectively inhibited the growth of Salmonella typhi at an extract concentration of 20%, with the diameter of the inhibition zone increasing as the concentration increased, reaching 4.75 mm at a concentration of 80%. Statistical tests with Kruskal-Wallis showed significant differences between treatments. This research proves that ethanol extract of fennel fruit has antibacterial potential which can be used as an alternative in treating Salmonella typhi infections, especially considering that it is safer than synthetic antibiotics.
Article Review: Risk of Lung Cancer in Patients with History of Pulmonary Tuberculosis and Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) Wahdah, Annisa Shohifatul; Windarti, Indri; Setyaningrum, Endah; Sukohar, Asep
Medula Vol 14 No 9 (2024): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v14i9.1344

Abstract

Kanker paru merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di dunia, dengan angka kejadian yang sangat tinggi. Di Indonesia, kanker paru menduduki peringkat kedua setelah kanker payudara dengan jumlah kasus mencapai 38.904 pada tahun 2022. Penyakit ini lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Berbagai faktor risiko berkontribusi terhadap kejadian kanker paru, termasuk kebiasaan merokok, paparan polusi udara, paparan radon, faktor genetik, serta riwayat penyakit paru seperti tuberculosis (TB) paru dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Tuberculosis paru adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan lebih dari satu juta kasus pada tahun 2023. Infeksi TB dapat menyebabkan inflamasi kronik yang mengarah pada fibrosis jaringan paru, yang dapat meningkatkan risiko kanker paru. Inflamasi kronik ini juga memicu peningkatan Reactive Oxygen Species (ROS) dan sitokin proinflamasi, yang dapat menyebabkan kerusakan DNA serta memicu mutasi genetik yang berkontribusi terhadap karsinogenesis. PPOK, di sisi lain, merupakan penyakit tidak menular yang umumnya dikaitkan dengan paparan asap rokok dalam jangka panjang. PPOK ditandai dengan inflamasi kronik pada saluran napas yang menyebabkan penyempitan dan kerusakan alveoli secara ireversibel. Proses inflamasi ini melibatkan pelepasan berbagai mediator inflamasi seperti TNF-α, IL-6, dan IL-8, yang dapat memicu stress oksidatif dan mempercepat proses epithelial-mesenchymal transition (EMT), suatu mekanisme penting dalam perkembangan kanker paru. Hubungan erat antara TB paru, PPOK, dan kanker paru menunjukkan bahwa kedua penyakit paru ini bukan hanya sekadar faktor risiko, tetapi juga berkontribusi secara langsung dalam proses karsinogenesis melalui mekanisme inflamasi, fibrosis, dan mutasi genetik. Oleh karena itu, deteksi dini dan penanganan yang tepat terhadap TB paru dan PPOK dapat menjadi strategi penting dalam pencegahan kanker paru.
Transmisi dan Faktor Risiko Infeksi Helicobacter pylori pada Gastritis: Literature Review: Transmisi dan Faktor Risiko Infeksi Helicobacter pylori pada Gastritis: Literature Review Dharmesti, Rizky Aleyda; Utama, Winda Trijayanthi; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Sukohar, Asep
Medula Vol 14 No 10 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v14i10.1368

Abstract

Gastritis a common health issue with high prevalence both globally and nationally. Acute gastritis often associated with lifestyle factors and stress, while chronic gastritis is primarly caused by infection of Helicobacter pylori. This review aims to provide a detail understanding of Helicobacter pylori transmission and risk factor for its infection. This review is a narrative literature review that comparing multiple studies about the topic. Literature was gathered from various database and analyzed to find relevant findings. Result of this study indicate that Helicobacter pylori transmission occurs trough multiple routes such as fecal-oral and oral-oral. Hygiene status and sociodemographic conditions are the most significant risk factor that influence this infection. Chronic gastritis a prevalent condition often caused by Helicobacter pylori infection. Risk factors for this infection include low socioeconomic status, poor hygiene, inadequate sanitation, and exposure to contaminated environments. H. pylori bacteria can persist for extended periods in specific environments, such as water, food, and dairy products, but struggle to survive in acidic conditions, such as found in yogurt. The prevalence of infection notably higher among children living in areas with poor sanitation and unhygienic food practices. Prevention strategies involve enhancing hygiene standards, improving sanitation, ensuring access to clean water, and promoting health education to minimize the risk of transmission. Early treatment is crucial to restore the gastric mucosa's health and prevent further damage.
Tinjauan Pustaka: Pengaruh Obesitas, Resistensi Insulin dan Sindrom Metabolik dengan Fungsi Tiroid Fala, Arzety Rifda; Windarti, Indri; Jausal, Anisa Nuraisa; Sukohar, Asep
Medula Vol 14 No 11 (2024): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v14i11.1459

Abstract

The thyroid gland, located in the neck, is crucial for regulate metabolism, growth, and development by producing hormones like thyroxine (T4) and triiodothyronine (T3). These hormones influence various body functions, including heart rate, temperature control, energy production, and fat metabolism. When the thyroid gland doesn't function properly, it can cause conditions like hypothyroidism or hyperthyroidism. Factors such as obesity, insulin resistance, and metabolic syndrome can disrupt thyroid function. Obesity, characterized by excessive fat accumulation, is a global issue. This study examines how obesity, insulin resistance, and metabolic syndrome affect thyroid function. A review of fourteen relevant articles found that Thyroid Stimulating Hormone (TSH) levels are positively correlated with Body Mass Index (BMI), insulin resistance, and metabolic syndrome. The underlying mechanism is increased levels of leptin and inflammatory cytokines, which affect TSH production and thyroid function through disruption of T3 feedback. The findings indicate that obesity, insulin resistance, and metabolic syndrome lead to increased TSH as a compensatory response. This study highlights the importance of understanding the relationship between these conditions for better prevention and health management.
Analisis Hubungan Variabel Lingkungan terhadap Kejadian Metastase Kanker Payudara di Rsud Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2018 Salam, Deby Mipa; Muhartono; Sukohar, Asep; Bakri, Samsul
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.587 KB)

Abstract

Banyak faktor-faktor yang dapat menyebabkan seorang wanita menderita kanker payudara dan menyebar ke jaringan lain, terutama faktor lingkungan yang 90% berpengaruh terhadap kejadian kanker payudara. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara variabel lingkungan terhadap kejadian metastase kanker payudara di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 26 orang pasien kanker payudara wanita yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode pengukuran berupa hasil wawancara untuk variabel bebas dan rekam medis dan/atau hasil pemeriksaan patologi anatomi untuk variabel terikat. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2018. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan uji Chi-square dan uji Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genetik (p=0,046), paparan asap rokok (p=0,009) dan pestisida (p= 0,028) berhubungan dengan kejadian metastase pada kanker payudara. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel lingkungan berhubungan dengan kejadian metastase kanker payudara.
Penyuluhan Mediasi Sengketa Medik pada Dokter yang akan Diambil Sumpah di Fakultas Kedokteran Unila Sukohar, Asep; Sibero, Hendra Tarigan; Ratna, Maya Ganda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v1i1.1151

Abstract

Semakin banyaknya pengaduan kasus Malpraktik kedokteran di Indonesia sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap pelayanan kedokteran yang diterima pasien. Dengan banyaknya pengaduan kasus Malpraktikkedokteran maka kasus di Pengadilan bertambah sehingga Mahkamah Agung mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung (PerMA) Nomor 2 Tahun 2003 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Mediasi sengketamedik sebagai satu bentuk penyelesaian sengketa medik di luar pengadilan dan mempunyai kekuatan hukum. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah penyuluhan dengan metode ceramah dan role play. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah 18 dokter yang baru lulus ujian UKMPPD yang akan disumpah. Hasil post test yang dilakukan menunjukan adanya peningkatan nilai rerata peserta. Hasil post test didapatkan 6 peserta (33,33%) masuk kategori cukup paham dan sebanyak 12 peserta (66,67%) dapat dikategorikan paham terhadapmateri yang diberikan. Terjadi peningkatan pengetahuan yang siginifikan pada 18 dokter yang baru lulus UKMPPD setelah mendapat penyuluhan materi tentang Penyelesaian Sengketa Medik Kedokteran.Kata kunci: malpraktik, mediasi, sengketa medik, penyuluhan
Co-Authors Aditya Ramadhon Islami Sakaganta Afriyana, Regi Afriyani Afriyani Aghesna Rahmatika Kesuma Ahmad Fitri, Ahmad Akbar, Muhammad Zakky Putra Ali, Nur Fitriana Muhammad Alifah, Ghina Nur Ambarwati, Endah Aminuyati Andi Nafisah Andi Nafisah, Andi Anisa Nuraisa Jausal Anita Febrina, Anita Arianti, Tanti Arief B Witarto Ariyati, Retno Desy Arli Suryawinata Arli Suryawinata Arsyad Sobby Kesuma Aulia Ramdini, Dwi Aulian Mediansyah Bainah Sari Dewi Betta Kurniawan, Betta Christine Wulandari Damayanti, Ervina Daulay, Suryani Agustina Dharmesti, Rizky Aleyda Dyah Indriana Kusumastuti Elisa, Syavira Endah Ambarwati Endah Setyaningrum, Endah Endro Prasetyo Wahono Fala, Arzety Rifda Febriyanti, Triana Fibra Nurainy Fitria Saftarina Fredison, Fredison Gerliandi, Egi Oktarian Hanna Mutiara, Hanna Hardito, Joni Hatimi, Fahmi Ilham Hendra Tarigan Sibero HENING HERAWATTI, HENING Herri S. Sastramihardja Ida Nurhaida Ihsanti Dwi Rahayu Indri Windarti Jausal, Anisa Nuraisa Josi Jeremia Manurung Junando, Mirza Karima, Nisa Kaskoyo, Hari Kurniawaty, Evi Kylalona, Gracylia L.P, Eka Ananda LP, Eka Ananda Mallarangeng, Andi Nafisah Tendri Adjeng Mediansyah, Aulian Morfi, Chicy Widya Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Ramadhan Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Mukhlis Imanto Mutiara, Sephia Aruma Nisa, Sayyidatun Noverman Duadji Noviani, Erina Novita Carolia Novita Herdiana Novita Tresiana NUR AFRIYANI Nurmasuri, Nurmasuri Oktafany, Oktafany Oktoba, Zulpakor Pardilawati, Citra Yuliyanda Permana, Km. Allan Wahyu Permana, M. Agung Yudistira Puteri, Vadiyani Fricillya Putri Idrus, Indrayati Putri, Asyifa Adinda Putri, Meilani Putri, Meilani Dwi Putri, Oka Mahila Gustia Ramadhan Triyandi Ramadhina, Farrasyifa Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratna, Maya Ganda Rika Lisiswanti Rizqa Atina Safitri, Nara Said, Feriany Salam, Deby Mipa Samsu Udayana Nurdin Samsu Udayana Nurdin Samsul Bakri Samsul Rizal Santika, Mesi Sepriyadi Adhan S Setiawan, Gigih Shinta Mayasari Slamet Budi Yuwono Sofyan Musabiq Wijaya Sofyan Musyabiq Wijaya Subeki Suharmanto Suharyani Suharyani Suharyani Sumekar, Diyah Suri, Nurma Suryadi Islami Suryawinata, Arli Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syazili Mustofa Thahir, Salsabila Anggraini Trijayanthi, Winda Triyandi, Ramadhan Wahdah, Annisa Shohifatul Wardani, Farah Dwi Wardhana S, Muhammad Fitra Wardhana, M. Fitra Wijaya, Sofyan Wijaya, Sofyan Musabiq Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi WS, Muhammad Fitra Yofita Sulfiana Sundari Zeta, Nathasya Karren