Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN DAN WAWASAN TENTANG SERTIFIKASI HALAL PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MAKANAN DAN MINUMAN DI DESA CIPADANG KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG Sukohar, Asep; Ramdini, Dwi Aulia; Oktoba, Zulpakor; Himayani, Rani; Ambarwati, Endah; Junando, Mirza; Ramadhina, Farrasyifa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3620

Abstract

Keberadaan UMKM di Desa Cipadang sangat penting dalam memajukan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya jumlah UMKM yang telah memiliki izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) adalah karena kurangnya sosialisasi atau pendampingan. Desa Cipadang memiliki potensi di bidang pertaian, wisata, dan juga perdagangan. Berdasarkan informasi pendataan UMKM di desa ini terdapat lebih dari 50, dan hanya sekitar 10% yang memiliki izin PIRT. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan fasilitas sertifikasi Pelatihan Keamanan Pangan sebagai syarat pengajuan izin PIRT dan juga pemberian wawasan tentang Sertifikasi Halal produk bagi para pelaku usaha UMKM. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah berupa pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) dan wawasan tentang sertifikasi produk halal oleh fasilitator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan juga tim dosen Farmasi Fakultas Kedokteran Unila. Sebanyak 26 peserta yang berasal dari berbagai jenis UMKM diantaranya produk olahan makanan ringan, katering dan restoran. Hasil evaluasi pre-test dan post-test seluruh peserta mengalami peningkatan mencapai nilai minimal untuk mendapatkan sertifikat pelatihan pangan aman. Seluruh peserta mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir, dimana seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak memperoleh sertifikat PKP dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran. Pelatihan ini diharapkan sebagai salah satu langkah dukungan untuk memajukan UMKM di Desa Cipadang.
Penyusunan Instrumen Penilaian Inovasi Layanan Vaksin Unila Care Tresiana, Novita; Sukohar, Asep; Adhan, Sepriyadi; Duadji, Noverman; Putri Idrus, Indrayati
BEGAWI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 - No. 1 Tahun 2023
Publisher : Faculty of Economics and Business Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/begawi.v1i1.11

Abstract

Inovasi layanan vaksin Unila Care berbasis website membantu mengatasi pelanggaran social distancing dalam layanan vaksin dan mendukung pencapaian target 1 juta vaksin di Propinsi Lampung. Keberlanjutan inovasi membutuhkan penilaian berbasis parameter/kriteria inovasi layanan. Penyusunan instrument yang berbasis FGD (kemitraan dan partisipasi) dapat menghasilkan instrument parameter penilaian utama yang tepat, termasuk ketepatan bobot penilaian. Metode penyusunan yang digunakan survei, sosialisasi dan Focus Group Discussions (FGD) bersama mitra. Kegiatan validitas instrumen dilakukan melalui uji validitas isi, item parameter instrumen menggunakan parameter inovasi dari perspektif teoritis, dan sinovic (Top 99). Validitas isi menggunakan opini panel dan analisis rasional. Hasil/Temuan: ditemukan ada tujuh item penilaian/atribut yang dapat dikembangkan sebagai instrumen penilaian, yaitu inovasi, keteralihan, sumber daya, strategi keberlanjutan, dampak dan dampak lanjutan, keterlibatan pemangku kepentingan, dan bekal pembelajaran. Hasil dikembangkan menjadi delapan parameter utama, dengan ukuran dan bobot yang berbeda. Kesimpulan didapati telah disusun instrument penilaian dengan memperhatikan masalah local dan spesifik, sehingga memudahkan dalam memahami cara menilai inovasi layanan dan prakteknya. Kemitraan penyusunan sangat penting untuk memperbaiki keberlanjutan praktek pelayanan sekaligus sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi untuk mendukung pemberian informasi, program vaksinasi pemerintah dan berpartisipasi aktif dalam kompetisi program inovasi pemerintah.
Hubungan antara kebiasaan membersihkan telinga dengan timbulnya otitis eksterna pada pasien RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Muhammad Iqbal Ramadhan; Mukhlis Imanto; Anisa Nuraisa Jausal; Asep Sukohar
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v11i2.pp114-120

Abstract

Otitis eksterna merupakan inflamasi pada telinga bagian luar yang disertai infeksi atautanpa infeksi. penyebab yang paling umum adalah bakteri. Otitis eksterna sering kali terjadi saatmusim panas dan iklim yang hangat serta lembab. Indonesia menempati posisi keempatprevalensi tertinggi gangguan pendengaran di Asia Tenggara yaitu sebesar 4,6%, denganprevalensi tertinggi yaitu negara Sri Langka (8,8%), Myanmar (8,4%), dan India (6,3%). Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan kebiasaan membersihkan telingadengan otitis eksterna dan juga hubungan antara pengetahuan benda pembersih telinga denganotitis eksterna menggunakan metode kuesioner tertutup. Metode desain penelitian analisisobservasional dengan pendekatan cross-sectional jumlah sampel dalam penelitian ini adalah106 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer. Data diperolehdari kuesioner. Berdasarkan analisis bivariat, ditemukan hubungan antara pengetahuankebiasaan membersihkan telinga dengan otitis eksterna di dapatkan hasil 0,003. Ada hubunganantara kebiasaan membersihkan telinga dengan timbulnya otitis eksternaKata kunci: Faktor Timbulnya Otitis Eksterna, Kebersihan Telinga
Analisis Hukum Kebijakan Pengelolaan Sempadan Sungai Perkotaan Terhadap Pertumbuhan Penduduk Noviani, Erina; Wulandari, Christine; Kusumastuti, Dyah Indriana; Yuwono, Slamet Budi; Wahono, Endro P; Bakri, Samsul; Sukohar, Asep; Arianti, Tanti; Hardito, Joni
JUSTICIA SAINS - Jurnal Ilmu Hukum Vol 10, No 2 (2025): JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jcs.v10i2.4037

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di kawasan perkotaan berimbas pada perubahan penggunaan lahan yang mempengaruhi keberlanjutan kawasan sempadan sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antara kebijakan pengelolaan sempadan sungai dengan dinamika pertumbuhan penduduk di Kota Bandar Lampung dan membandingkannya dengan Kota Pekanbaru. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan mengkaji berbagai kebijakan, data demografis, serta dampak lingkungan dan sosial yang muncul akibat perubahan penggunaan lahan di sepanjang daerah aliran sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sempadan sungai di Bandar Lampung lebih terancam karena kurangnya pengawasan dan sosialisasi kebijakan, serta tingginya tekanan ekonomi terhadap kawasan tersebut. Sementara itu, di Pekanbaru, meskipun tantangan serupa ada, penataan ruang dan kebijakan pengelolaan sempadan sungai lebih terstruktur. Penelitian ini menyarankan penataan ulang pemanfaatan sempadan sungai, penguatan regulasi, dan peningkatan edukasi masyarakat sebagai langkah strategis dalam mitigasi risiko lingkungan, seperti banjir, dan untuk perlindungan ekosistem riparian yang berkelanjutan.
Peran Kebijakan Perlindungan Hutan dalam Mengurangi Dampak Kebakaran Hutan terhadap Kesehatan di Provinsi Kalimantan Tengah dan Riau Arianti, Tanti; Wulandari, Christine; Bakri, Samsul; Sukohar, Asep; Noviani, Erina; Hardito, Joni
JUSTICIA SAINS - Jurnal Ilmu Hukum Vol 10, No 2 (2025): JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jcs.v10i2.4044

Abstract

This study aims to analyze forest protection policies in mitigating the health impacts of forest fires, with a particular focus on the provinces of Central Kalimantan and Riau. The method used is a literature review, involving the analysis of legal regulations, regional policy documents, and relevant academic journals. Although Indonesia has a relatively strong legal framework, policy implementation faces significant challenges, including limited resources and widespread dependence on land-burning practices by both local communities and corporations. Health impacts such as acute respiratory infections (ARI) and chronic respiratory problems continue to rise alongside the frequency of forest fires. Based on data from the Ministry of Environment and Forestry, in 2019 Central Kalimantan contributed 134,227 hectares and Riau 75,871 hectares to the national total of 1.64 million hectares of burned area. Therefore, a more integrated, prevention-oriented policy approach involving community participation and early detection technologies is urgently needed
Pengaruh Arah Pengerolan dan Orientasi Butir Logam Terhadap Sifat Mekanik Magnesium AZ31B Untuk Aplikasi Implan Biomedik Mampu Terdegradasi (Biodegradable Implant) Maherariyat, Maherariyat; Baddarudin, Mohammad; Sukmana, Irza; Sugiyanto, Sugiyanto; Sukohar, Asep; Risano, A Yudi Eka
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4610

Abstract

This study investigates the effects of rolling direction and grain orientation on the mechanical properties of AZ31B magnesium alloy, with a focus on its application in biodegradable implants. The research was conducted experimentally by preparing tensile test specimens from AZ31B sheet plates, cut in two different directions: parallel (0°, X) and perpendicular (90°, Y) to the rolling direction. Static tensile testing was performed in accordance with ASTM B557 standards to measure the material's mechanical properties. The results indicate mechanical anisotropy, where specimens in the X direction exhibited an average yield strength of 198.78 MPa, while specimens in the Y direction achieved a value of 78.21 MPa, only 39.3% of the X direction value. This difference is attributed to the formation of crystallographic texture during the rolling process. The modulus of elasticity showed similar properties, with values of 44-45 GPa in both directions. These findings demonstrate that grain orientation and rolling direction significantly affect the mechanical properties of the material, which is crucial in designing degradable magnesium AZ31B implant materials.
Peran Pemantauan HbA1c dalam Menilai Rasionalitas Terapi Obat Antidiabetes Oral di Pelayanan Kesehatan Primer: Literature Review Siboro, Erwi Saulina Venezia; Sukohar, Asep; Kusumaningtyas, Intan; Oktarlina, Rasmi Zakiah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2355

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai oleh resistensi insulin dan disfungsi sel β pankreas menyebabkan peningkatan glukosa darah serta meningkatkan risiko komplikasi mikrovaskular dan makrovaskular. Pada pelayanan kesehatan primer, pengelolaan diabetes menuntut penggunaan terapi rasional untuk mencapai kontrol glikemik optimal dan mencegah progresivitas penyakit. Obat Antidiabetes Oral (OAD) menjadi pilihan utama berdasarkan efektivitas, keamanan, dan ketersediaan. Tinjauan pustaka ini bertujuan mengevaluasi peran pemeriksaan HbA1c dalam menilai rasionalitas terapi OAD di layanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah literature review melalui Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan Pubmed sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan pemeriksaan HbA1c merupakan parameter utama yang mencerminkan kontrol glikemik rata-rata dalam 2–3 bulan terakhir dengan target HbA1c <7% sebagai indikator keberhasilan terapi. HbA1c membantu menentukan efektivitas terapi, kebutuhan penyesuaian regimen maupun intensifikasi jika target tidak tercapai setelah tiga bulan yang dapat mengevaluasi kerasionalan pengobatan. Namun, pelaksanaan pemantauan HbA1c masih terkendala biaya, keterbatasan alat, dan sistem pencatatan yang belum terintegrasi. Literature review ini menyimpulkan bahwa pemantauan HbA1c yang terintegrasi dengan POR mampu meningkatkan efektivitas terapi OAD dan membantu mewujudkan pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 yang lebih efisien di pelayanan kesehatan primer.
TINJAUAN ARTIKEL : KEJADIAN SINDROM METABOLIK PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA DI INDONESIA Aqsha, Shabita; Oktafany, Oktafany; Ramdini, Dwi Aulia; Sukohar, Asep
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.54846

Abstract

Sindrom metabolik (SM) merupakan kumpulan faktor risiko metabolik yang mencakup obesitas sentral, dislipidemia, peningkatan glukosa darah, dan hipertensi, yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Pasien dengan gangguan jiwa, khususnya yang menggunakan antipsikotik, memiliki risiko lebih tinggi mengalami SM akibat kombinasi faktor farmakologis dan gaya hidup. Tinjauan artikel ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian sindrom metabolik pada pasien dengan gangguan jiwa di Indonesia. Penelusuran pustaka dilakukan melalui basis data Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “Sindrom Metabolik” DAN (“Gangguan Jiwa” ATAU “Psikiatri” ATAU “Skizofrenia”), yang kemudian diseleksi dengan kriteria inklusi. Sebanyak lima artikel memenuhi kriteria inklusi. Prevalensi sindrom metabolik pada pasien gangguan jiwa di Indonesia berkisar antara 37,9% hingga 48,6%. Komponen SM yang paling sering ditemukan meliputi obesitas, dislipidemia, hipertensi, dan peningkatan glukosa darah puasa. Penggunaan antipsikotik atipikal seperti risperidon, olanzapin, dan clozapin berhubungan dengan peningkatan berat badan, resistensi insulin, dan hiperglikemia. Selain faktor obat, usia, jenis kelamin, pola makan, dan kurangnya aktivitas fisik turut memperburuk risiko terjadinya SM.
Review Artikel: Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Geriatri di Pelayanan Kesehatan Primer Angelica Dwita Handayani; Rani Himayani; Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti; Asep Sukohar
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1036

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi, terutama pada pasien geriatri, dan sering kali memerlukan terapi jangka panjang menggunakan obat antihipertensi. Penggunaan obat yang tidak rasional dapat menurunkan efektivitas terapi serta meningkatkan risiko efek samping. Oleh karena itu, evaluasi rasionalitas penggunaan obat antihipertensi menjadi penting, khususnya di pelayanan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri di pelayanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah tinjauan naratif terhadap artikel ilmiah yang diperoleh dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2015–2025. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri umumnya telah memenuhi kriteria rasionalitas, terutama pada aspek tepat indikasi, tepat pasien, dan tepat dosis. Obat yang paling banyak digunakan adalah amlodipin dari golongan calcium channel blocker (CCB), baik sebagai terapi tunggal maupun kombinasi. Namun, masih ditemukan ketidaktepatan pada pemilihan obat dan regimen terapi pada beberapa kasus. Kesimpulannya, penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri di pelayanan kesehatan primer secara umum sudah rasional, tetapi tetap diperlukan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas dan keamanan terapi.
Review Article: Pengaruh Durasi Maserasi terhadap Aktivitas Antibakteri Daun Kelor (Moringa oleifera) pada Escherichia coli Nisrina Zalfa Fatin; Tri Umiana Soleha; Shinta Nareswari; Asep Sukohar
Medula Vol 16 No 2 (2026): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v16i2.1746

Abstract

The increasing resistance of bacteria to antibiotics has encouraged the use of medicinal plants as a natural alternative antibacterial agent. Moringa leaves (Moringa oleifera) contain bioactive compounds, including flavonoids, tannins, saponins, alkaloids, and terpenoids, which are capable of inhibiting bacterial growth. This review article aims to examine the effect of maceration duration using 96% ethanol as a solvent on the antibacterial activity of Moringa oleifera leaf extracts against Escherichia coli. Literature searches were conducted through PubMed, Google Scholar, and Scopus, using a combination of keywords such as “Moringa oleifera,” “leaf extract,” “ethanol,” “maceration time,” and “antibacterial activity,” with a limitation to publications from the last ten years. Relevant articles were selected based on their focus on ethanol extraction of Moringa oleifera leaves and antibacterial testing against E. coli. Recent studies indicate that variations in maceration duration result in differences in inhibition zone diameters ranging from 9.83 to 27.7 mm. Short-term maceration of 24 hours can achieve high antibacterial activity, whereas longer maceration does not necessarily enhance effectiveness. These differences are influenced by extract concentration, bioactive compound stability, and bacterial testing conditions. These findings highlight that the antibacterial effectiveness of Moringa oleifera leaves depends on an optimal combination of maceration duration, extract concentration, and the stability of active compounds. Determining the appropriate maceration time is crucial for achieving maximum antibacterial activity. Furthermore, these results provide a basis for future research on the utilization of Moringa oleifera leaf extracts as a potential natural antibacterial agent.
Co-Authors A.Yudi Eka Risano Aditya Ramadhon Islami Sakaganta Afriyana, Regi Afriyani Afriyani Aghesna Rahmatika Kesuma Ahmad Fitri, Ahmad Akbar, Muhammad Zakky Putra Ali, Nur Fitriana Muhammad Alifah, Ghina Nur Ambarwati, Endah Aminuyati Andi Nafisah Andi Nafisah, Andi Angelica Dwita Handayani Anisa Nuraisa Jausal Anita Febrina, Anita Aprilly Adlina Chalida Aqsha, Shabita Arianti, Tanti Arief B Witarto Ariyati, Retno Desy Arli Suryawinata Arli Suryawinata Arsyad Sobby Kesuma Aulia Ramdini, Dwi Aulian Mediansyah Baddarudin, Mohammad Bainah Sari Dewi Bayu Anggileo Pramesona Betta Kurniawan, Betta Chintia Dwi Tanasa Christine Wulandari Citra Yuliyanda Pardilawati Damayanti, Ervina Daulay, Suryani Agustina Dharmesti, Rizky Aleyda Diana Helen Cantika Dyah Indriana Kusumastuti Elisa, Syavira Endah Ambarwati Endah Setyaningrum, Endah Endro Prasetyo Wahono Fala, Arzety Rifda Febriyanti, Triana Fibra Nurainy Fitria Saftarina Fredison, Fredison Gerliandi, Egi Oktarian Hanna Mutiara, Hanna Hardito, Joni Hatimi, Fahmi Ilham Hendra Tarigan Sibero HENING HERAWATTI, HENING Herri S. Sastramihardja Ida Nurhaida Ihsanti Dwi Rahayu Indri Windarti Intan Kusumaningtyas Irza Sukmana, Irza Jausal, Anisa Nuraisa Josi Jeremia Manurung Junando, Mirza Karima, Nisa Kaskoyo, Hari Kurniawaty, Evi Kylalona, Gracylia L.P, Eka Ananda Lani Hartanti Liestya Risnawati LP, Eka Ananda Maherariyat, Maherariyat Mallarangeng, Andi Nafisah Tendri Adjeng Mediansyah, Aulian Morfi, Chicy Widya Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Ramadhan Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Mukhlis Imanto Mutiara, Sephia Aruma Nisa, Sayyidatun Nisrina Zalfa Fatin Noverman Duadji Noviani, Erina Novita Carolia Novita Herdiana Novita Tresiana NUR AFRIYANI Oktafany, Oktafany Oktoba, Zulpakor Pardilawati, Citra Yuliyanda Permana, Km. Allan Wahyu Permana, M. Agung Yudistira Puteri, Vadiyani Fricillya Putri Idrus, Indrayati Putri, Asyifa Adinda Putri, Meilani Putri, Meilani Dwi Putri, Oka Mahila Gustia Ramadhan Triyandi Ramadhina, Farrasyifa Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratna, Maya Ganda Rika Lisiswanti Rizqa Atina Safitri, Nara Said, Feriany Salam, Deby Mipa Samsu Udayana Nurdin Samsu Udayana Nurdin Samsul Bakri Samsul Rizal Santika, Mesi Sepriyadi Adhan S Septia Eva Lusina Setiawan, Gigih Shinta Mayasari Shinta Nareswari Siboro, Erwi Saulina Venezia Slamet Budi Yuwono Sofyan Musabiq Wijaya Sofyan Musyabiq Wijaya Subeki Sugiyanto - Suharmanto Suharyani Suharyani Suharyani Sumekar, Diyah Suri, Nurma Suryadi Islami Suryawinata, Arli Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syazili Mustofa Thahir, Salsabila Anggraini Tri Umiana Soleha Trijayanthi, Winda Triyandi, Ramadhan Vira Kamalia Niswah Wahdah, Annisa Shohifatul Wardani, Farah Dwi Wardhana S, Muhammad Fitra Wardhana, M. Fitra Wijaya, Sofyan Wijaya, Sofyan Musabiq Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi WS, Muhammad Fitra Yofita Sulfiana Sundari Zeta, Nathasya Karren