p-Index From 2021 - 2026
16.23
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Zuriat Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Pengajaran MIPA Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Formica Education Online Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Pro-Life Bio Ilmi: Jurnal Pendidikan International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Indonesian Journal of Educational Research (IJER) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika BIOEDUKASI Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Lectura : Jurnal Pendidikan Jurnal Basicedu Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Pembelajaran Biologi : Kajian Biologi dan Pembelajarannya Jurnal Perspektif Jurnal Mangifera Edu Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Psikologi Jambi Asatiza: Jurnal Pendidikan Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Impresi Indonesia Jurnal Basicedu Biology and Education Journal (BaEJ) Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi AMPLITUDO: Journal of Science & Technology Innovation Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Jurnal Pendidikan Progresif IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Al-Tarbiyah: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN EKOLOGI TUMBUHAN MENGGUNAKAN METODE PEMECAHAN MASALAH DENGAN BANTUAN TUTOR SEBAYA Amprasto, Amprasto; Supriatno, Bambang; Safari, Tina
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 9, No 2 (2007): JPMIPA: Volume 9, Issue 2, 2007
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v9i2.35752

Abstract

Masih rendahnya hasil belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi dalam Mata Kuliah Ekologi Tumbuhan masih belum memuaskan. Karakteristik mata kuliah Ekologi Tumbuhan yang terkait dengan cabang ilmu lainnya menuntut mahasiswa menggunakan konsep-konsep cabang ilmu lainnya dalam mempelajari ekologi. Karakteristik tersebut menyebabkan tidak semua mahasiswa dapat memahami konsep ekologi dengan mudah. Diperkirakan apabila difasilitasi dengan metode yang memungkinkan mahasiswa menggunakan dan menghubungkan banyak konsep dapat membantu mahasiswa memahami konsep ekologi. Penelitian dilakukan dengan metode action research dalam dua siklus . Penerapan metode Pemecahan Masalah yaitu dengan mendisain praktikum sedemikian rupa sehingga masing-masing topik praktikum menjadi suatu masalah yang dipecahkan melalui observasi/penelitian sederhana diharapkan dapat mengoptimasi kemampuan mahasiswa karena sifat materi mata kuliah bersifat interdisipliner (melibatkan banyak konsep biologi lainnya) dan terkait dengan kehidupan sehari-hari, selain itu juga pelaksanaan praktikum menjadi menarik, tidak membosankan. Pelaksanaan praktikum di luar kelas, dengan tempat yang terpisah, menggunakan Tutor sebaya yang dipilih dengan kualifikasi tertentu yang berperan sebagai katalisator, dinamisator, dan motivator dalam kerja kelompok sehingga pembelajaran lebih efektif. Hasil belajar mahasiswa menunjukkan rerata nilai tes awal = 13,16; nilai tes pertama = 78,81 dan nilai tes kedua = 68,68. Meskipun sudah ada peningkatan hasil belajar, namun masih perlu ditindaklanjuti dengan penelitian lain.
KEMAMPUAN BERHIPOTESIS MAHASISWA FPMIPA IKIP BANDUNG DALAM KAITAN DENGAN POLA DAN TINGKAT BERPIKIRNYA Rustaman, Nuryani; Adisenjadja, Yusuf Hilmi; Rachman, Taufik; Subekti, Kantika; Supriatno, Bambang
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 1, No 1 (1993): JPMIPA: Volume 1, 1993
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v1i1.34886

Abstract

Penelitian ini ingin mengungkapkan profil kemampuan berhipotesis mahasiswa FPMIPA sebagai suatu ketrampilan proses terpadu; serta kaitannya dengan pola berpikir (deduktif-induktif), dan dengan tingkat berpikir (formal, formal awal, transisi, konkret). Menggunakan Tes Kemampuan Perumusan Hipotesis Format Uraian TKPH-U dan Format Pilihan TKPH-P, serta Tes Kemampuan Penalaran TKP yang  sudah divalidasi, dijaring kemampuan berhipotesis dan kemampuan penalaran mahasiswa FPMIPA IKIP Bandung angkatan 1987 n= 85 . Disimpulkan bahwa kemampuan berhipotesis mahasiswa kurang berkembang, walaupun tingkat berpikir sebagian besar mahasiswa sudah formal. Adanya temuan tentang kemampuan nalar dan berhipotesis calon guru matematika dan calon guru sains yang tidak berbeda memperkuat temuan keseluruhan bahwa ada korelasi positif antara kemampuan berpikir operasi formal dengan kemampuan berbahasa.AbstractThe study on hipothesizig skills was carried out to provide some description  student teacher's  competency as one of the integrated process skills, and also its  relationship to reasoning abilities and to their level of thinking sets of validated instruments (TKPH-Uand TKPH-P;TKP)  and was applying them to 85 fourth year students of  FPMIPA-IKIPBandung, The result shoWithat while most student were in  formal operational  stage, their  hypothesizing skills had not been developed. Maths student ability  was not significantly different from  sciencestudents'. The findings strong relationship between languageand formal operational thinking abilities.
PEMBELAJARAN PRAKTIKUM EKOLOGI TUMBUHAN DENGAN METODE RISET MINI DENGAN MEMANFAATKAN TUTOR SEBAYA Amprasto, Amprasto; Supriatno, Bambang; Safaria, Tina
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 6, No 1 (2005): JPMIPA: Volume 6, Issue 1, 2005
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v6i1.34977

Abstract

The result of evaluation on the Plant Ecology for student of Biological education was still low. It indicated that the learning process of this subject was not efective enough. Therefore, it has to be though, how to conduct this learning process of Plant Ecology learning effectively.The first step of  Plant Ecology learning was selecting some student to be peer tuturs, then giving them instruction the practical exercise was carrying out by using peer tutors on learning concepts of each the practical topics. The method of practical exercise was small research, designing each topic of practical exercise as simple research. This method was  expected to optimize the student ability.The study reavealed that the learning in practical exercise with peer tutor  increasing the result of evaluation. It is shown that average of final test was 69.96 higher than primary test (48.8). The increasing result of evaluation is conducted with student motivation, whole activities of teacher and students. Peer tutors can be played as catalysator, dinamysator and motivator on groupe; small research  made the learning process more interested, so the learning became more effectively.
Analisis kemampuan scientific explanation siswa pada materi sistem pencernaan manusia menggunakan model explanation oriented lesson design Yanti, Aulia Fuji; Riandi, Riandi; Supriatno, Bambang
Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/aijbe.v4i2.41481

Abstract

The purpose of this research was to analyze students’ scientific explanation on the human digestive systems topic using explanation-oriented lesson-design model. This research was conducted with a descriptive research design, a total of 29 eighth grade students from a junior high school in Tasikmalaya were involved in this research. Samples were taken using a convenience sampling technique. The scientific explanation observed was written causal explanation. This research data was collected using test, observation and interview method. The result of this research indicates that the number of students who have scientific explanation ability in intermediate category was 66% (n = 19), basic category was 31% (n = 9), and the advanced category was 3% (n = 1). Therefore, it can be concluded that most of the abilitiy of eighth grade students’ scientific explanation were intermediate category. Overall, students could make the components of scientific explanataion referred to this research. However, the components explaining a phenomenon, most students can only explain a phenomenon using patterns that are commonly observed. In addition, the components explain the patterns in the data and processes that support the occurence of a phenomenon, most students explain the patterns and processes that support the occurence of the phenomenon with spesific, but not detailed. In addition, the components connect data patterns and processes using principles, theories, or disciplinary core ideas, most student connect data patterns and processes using principles by including relevant concepts that are logically, specific, but not detailed.
Profil keterampilan kolaborasi siswa SMA pada praktikum maya sistem ekskresi Junita, Astrid; Supriatno, Bambang; Purwianingsih, Widi
Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/aijbe.v4i2.41480

Abstract

This study aims to analyze high school students’ collaboration skills in an excretion system virtual lab work about detection of sugar in urine. This study also revealed students’ responses regarding virtual lab work learning. Research method used here is descriptive method. The study was conducted on 35 students in one class of 11th science grade from a public senior high school in Bandung city, that obtained by purposive sampling technique. Data were collected with non-test instruments in form of observation sheet as the main data source and worksheet, peer assessment sheet, and questionnaire as supporting data sources. Research data were analyzed in addition to getting overview of the overall collaboration skills, but also to get an overview of the collaboration skills within each indicator. The average of overall students’ collaboration skills indicator is 88.9% (very good category). Indicators of Work productively, Contribute actively, Committed to completing group goals, Able to responsible, Appreciate other’s contributions, Able to control emotions, Participate respectfully in discussions, debates, and differences, Trust each group member’s strengths are in very good category, respectively: 90%, 83.3%, 83.3%, 83.3%, 100%, 100%, 99.1% and 98.3%. Meanwhile, indicators of Balance in listening and speaking, and indicators of Able to make group decisions are in good category with percentages of 73.7% and 78.5%. The best collaboration skills indicator in this study is Appreciate other’s contributions and Able to control emotions. Highschool students’ collaboration skills profile in excretion system virtual lab work is generally in very good category, where students able to work productively; many of them contribute actively; able to balance in listening and speaking; they commited to completing group goals; able to responsible; appreciate other’s contributions; able to control emotions; participate respectfully; able to trust each group member’s strengths; and able to make decisions together. In addition, the virtual lab work learning method received a positive response from students, almost all students can feel the benefits in learning, especially to practice their collaboration skills.
Penyaringan Genotip Jagung yang Dapat Berasosiasi dengan Bakteri Azospirillum sp Parlin Halomoan Sinaga; Achmad Baihaki; Ridwan Setiamihardja; Bambang Supriatno
Zuriat Vol 14, No 2 (2003)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v14i2.6791

Abstract

Penelitian untuk mengevaluasi assosiasi 54 genotip jagung dengan bakteri Azospirillum sp telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Unpad Unit Jatinangor dari bulan Desember 2001 hingga Januari 2002 Penelitian bertujuan mendapatkan genotip-genotip yang tanggap terhadap inokulasi Azospirillum sp dan menyediakan informasi tentang tetua untuk perakitan genotip toleran pupuk N buatan (N-Urea) dosis rendah. Penyaringan genotip yang tanggap terhadap Azospirillum sp. menggunakan rancangan perbesaran (Augmented Design) dan kultivar Wisanggeni sebagai cek. Delapan genotip, yaitu: G23, G25, G26, G27, G38, G41, G50, G52, melebihi cek pada beberapa variable pengamatan sehingga tersaring pada penelitian tersebut. Kedelapan genotip potensial dalam menghemat pupuk N.
Desain Kegiatan Laboratorium (DKL) Alternatif Berbasis HOTS pada Materi Sistem Indera dengan Berbasis HOTS Rival Arief Tyansha; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 13, No 1 (2021): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbe.v13i1.21200

Abstract

Pembelajaran saat ini menuntut siswa memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan tersebut adalah dengan kegiatan praktikum, namun kenyataannya 87% desain kegiatan praktikum yang beredar masih belum memfasilitasi peningkatan kemampuan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis desain kegiatan laboratorium pada materi sistem indera manusia dan melakukan rekonstruksi dengan berbasis HOTS. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan total DKL sebanyak 5 buah. Analisis yang dilakukan terhadap DKL diukur dari segi komponen kompetensi, praktikal, dan konstruksi pengetahuan. Hasil yang didapatkan bahwa pada komponen kompetensi dan konstruksi pengetahuan masih rendah dan komponen praktikal sudah terpenuhi. Hal ini menunjukkan masih banyak DKL pada materi sistem indera tidak dapat menunjang kompetensi dan konstruksi pengetahuan. Hasil rekonstruksi diharapkan sebagai sumber alternatif desain kegiatan laboratorium yang dapat digunakan oleh guru dan siswa sebagai pedoman dalam kegiatan praktikum pada materi sistem indera.
PENGEMBANGAN PAKET PROGRAM COACHING BERBASIS VIDEO UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI MENGAJAR GURU SAINS Ari Widodo; Riandi .; Bambang Supriatno
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 1 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2011, Th. XXX, No. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1322.187 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.4191

Abstract

Abstract: Developing a Video-Based Coaching Program Package to Improve Science Teachers’ Teaching Competencies. A number of programs have been launched by the government to improve teachers’ teaching competencies. It seems, however, there is no significant improvement in the practice. This paper presents results of a three-year research project employing the Research and Development (R D) design. In the first year, a needs assessment was conducted to identify teachers’ needs for their professional development. Based on the results of the first year, a video-based coaching package was developed in the second year. In the final year, an experimental study was conducted to assess the effectiveness of the coaching package. The study reveals that through the coaching package there is improvement in teachers’ ability to reflect on their own practice as well as their teaching competencies. Keywords: video-based coaching, teacher competencies, teacher professionalism, science
Desain Kegiatan Laboratorium Alternatif: Memfasilitasi Keterampilan Literasi Kuantitatif Siswa melalui Praktikum Respirasi Anaerob Aldi Slamet Riyaldi; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2021): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v6i1.3103

Abstract

Kegiatan praktikum sangat esensial bagi pembelajaran biologi di sekolah. Namun belum banyak kegiatan praktikum biologi yang mendukung pada kemampuan literasi kuantitatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran mengenai kualitas desain kegiatan laboratorium (DKL) materi respirasi anaerob yang tersedia di lapangan serta mengembangkan DKL alternatif yang dapat memfasilitasi keterampilan laiterasi kuantitatif siswa. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan ANBUCOR (Analisis, Buat, Coba, dan Rekonstruksi). Tahapan penelitian meliputi analisis DKL lapangan, pembuatan DKL alternatif, uji coba, dan rekonstruksi. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian dan catatan lapangan. Hasil analisis terhadap DKL yang terdapat di lapangan menunjukan bahwa pada umumnya DKL telah relevan dengan tuntutan kurikulum namun terdapat kelemahan pada aspek kompetensi yaitu pada indikator interpretasi dan representasi data. Hasil pengembangan diperoleh DKL alternatif bersifat eksperimen mencakup alat praktikum yang mendukung kegiatan kuantifikasi dan lembar kerja yang didukung oleh keberadaan beberapa komponen literasi kuantitatif diantaranya kalkulasi, interpretasi, representasi, dan analisis/ aplikasi. Dengan demikian DKL alternatif untuk materi respirasi anaerob yang dikembangkan dapat memfasilitasi keterampilan literasi kuantitatif siswa.
Pengaruh Field Trip Mangrove Cagar Alam Pulau Dua terhadap Sikap Ilmiah Siswa SMA Dwi Ratnasari; RR Hertien Koosbandiah; Bambang Supriatno
JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Vol 1 No 2 (2017): JEP : Jurnal Eksakta Pendidikan
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jep.v1i2.50

Abstract

The aims of this study was to determine the effect of field trip Mangrove Pulau Dua Nature Reserve on the scientific attitude of high school students. The research method is used quasi experiment. On the design using two classes, experimental class and control class. The population is used the students of grade X SMA Negeri A Kota Serang. Data were obtained from a scientific attitude questionnaire calculated using MSI (Methode of Successive Interval) and a questionnaire of teacher and student responses regarding the implementation of learning. The results showed that there was no significant difference of scientific attitude between the experimental class and the control class.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Baihaki Adelia Aryani Putri Adetia Yeyen Purnamasari Adhitama, Rizky Sandy Adi Pasah Kahar Adisenjadja, Yusuf Hilmi Adnan Muchsin Adnan Muchsin Ahmad Soleh Aisyah Zumira AISYAH, NADHIFA ROHDATUL Aldi Slamet Riyaldi Alma Aliya Jacinda Amalia, Dita Andriyatno, Indri Angga Dwi Saputra Anggi Angreani Anisyah Yuniarti Anna Argiyanti Annesha Rahamadayanti Annesha Rahmadayanti Annisa Rahmawati Annisa Setya Rini Arfiyana Destaria Tarmizi Arfiyana Destaria Tarmizi, Arfiyana Destaria Ari Kusnandar Maulana Ari Widodo Ari Widodo Asyah Dwi Hastika Aulia Afza Aulia Afza, Aulia Aziz, Adika Muhammad Azura Salsabila Cahyani, Tasya Oktavia Regita Cahyaningrum, Mahmudah Nur Chika Putri Faritzah Chika Raritzah Putri Damayanti, Anggia Fitri Defni, Syafira Deri Adiyanto Desriyani, Esri Devi Deratama Dewi Utami Tuzzahra Diana Susanti Diana Susanti Diana Yusni Dine Nurdian Dita Amalia Dita Amalia Donna Karolina Br Surbakti Dra. NURSYAHRA M.Si Dra. NURSYAHRA M.Si Dwi Ratnasari Dwi Ratnasari Dwi Ratnasari DWI SURYANTO Dwi Widiarini Dwiky Julian, Muhamad Eka Astika Eka Putri, Alfira Eliya Mei Sisri Eni Nuraeni Faidah, Siti Tahany Rifa Fidya afiyatusyifa Fitriani Nurpratiwi Susanto Fitriani Nurzeha Frima Harsawati Frima Ghaida Sekarlita Fadha Supriadi Ghaida Sekarlita Fadha Supriadi Ghina Nur Inayah Ghina Rohmatulloh Gusni Nugraha As Syiba Hamdiyati , Yanti Hana Gardenia Mahbubah, Hana Gardenia Haruno, Mai Hasni Heru Setiawan Heru Setiawan Heru Setiawan Inayah, Ghina Nur Indra Dodo Saputra Indri Andriyatno Indri Andriyatno Indri Nuraida Indriyani Amalia Intania Zainal Nurul Huda Jacinda, Alma Aliya Johan Susanto Jayah Junita, Astrid Juwita, Juju Karwatisari, Rina Khairunnisa, Aulia Koosbandiah Surtikanti, Hertien Koosbandiah, RR Hertien Koosbandiah2, RR Hertien Kurnia Utami Kusnadi Kusumastuti, Mimin Nurjhani Laelasari, Iseu Laurina Sinurat Lina Indrawati Lince Meriko Lulu Desia Mutiani Maftuhah Mahbubah, Hana Gardena Mas Akhbar Faturrahman Miftahul Jannah Minnathul Khasanah Minnathul Khasanah Mourend Defegi Mourend Devegi Mr Amprasto Mr Taufik Rachman Mrs Kantika Subekti Mrs Sariwulan Diana Mrs Yanti Hamdiyati Muhammad Vikram Nadia Nadia Nadia Zahra Nahdiyati, Kartika Najihah Fakhirah Siregar Nasywa Putri Zahrani Naufal Ahmad Muzakki Ningsih, Kurnia Nisa Ayunda Rahmi Mutia Nisrina Nur Rahmi Nissa Rachmawati Nor Hidayati Nova Vivi Clara Saputri Nura Syifa Mutiara Aisya Nurahman, Alfyn Abdan Nuraida Lathifah Nurdian, Dine Nuris Fattahillah Nursyahra Nuryani Rustaman Nurzeha, Fitriani Palupy, Rizka Trian Pangsuma, Nisa Sholehah Parlin Halomoan Sinaga Pipin Puja Lestari Pipit Anggraeni Purnamaulida Pratiwi Purnamaulida Pratiwi Purwati K Suprapto Puspa Sari Dewi Putri, Adelia Aryani Putri, Meirin Dwiningtyas R. Riandi, R. Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Ramadhayanti Ramadhayanti Ramadhayanti Ramadhayanti Ratih Mar'atus Sholihah Resta Istawa Resti, Novita Rhodentia Sri Hastuti Tamba Ria Anita Ekselsa Riandi Riandi Riandi . Riandi R Riandi Riandi Riandi Riandi Ridho Ilafi Sukma Ridwan Setiamihardja Ridwan, Ridwan Rifda Tanfiziyah Rifda Tanfiziyah Rina Oktaviana Rini Marwati Rinna Lestari Rival Arief Tyansha Rohimah, Tina Rizqiyati Rohmatulloh, Ghina RR Hertien Koosbandiah RR Hertien Koosbandlah S. Saefudin Saefudin Saefudin Saefudin Saefudin Saepul Anhar, Abdullah Safari, Tina Salsabila, Azura Salsabilla Maharani Saputri, Nova Vivi Clara SARAGI, FONIMAN Sari, Abhelia Permata Shafira Rizka Amani Siddiq, Muhamad Nur Sidik, Raudlah Melinda Silaban, Oky Rizkiana Silvia Sukma Putri Siregar, Najihah Fakhirah Siregar, Shopiah Dhuha Siswahyudianto Siti Tahany Rifa Faidah Sofi Rahmania Soraya, Puan Helwa Rezha Sri - Anggraini Sri Anggraeni Stevia Ladisa Subekti, Kantika Surbakti, Donna Karolina Br Suroso Adi Yudianto Tamba, Rhodentia Tamba, Rhodentia Sri Hastuti Tanfiziyah, Rifda Tanfiziyah Taufik Rachman Taufik Rahman Tina Rizqiyati Rohimah Tina Safaria Tina Safaria Nilawati TITIN SUPRIATIN, TITIN Topik Hidayat Trisna Dewi Utari Akhir Gusti Wahidah, Nur Sopiah Wahyu Surakusumah Waliyyatu Azzahra Wardani, Rianti Tri Widi Purwianingsih Widya Cristanti Widya Cristanti widya eko nurazizah Wiwin Kurniasih Yanti, Aulia Fuji Yunni Handayanie Yusni, Diana Yusnita Renata Tamba Yusuf Hilmi A Zakia Nurfadilah Zakiah Nurfadilah Zevira Fransisca Aurora Zhafira, Zhafira Zulkarnaen Zulkarnaen Zumira, Aisyah