Articles
OMUNIKASI PEMASARAN TERPADU (IMC) SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU DI KARANGANYAR
Edi Riyanto;
Agus Triyono
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 9, No 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v9i1.4183
Penelitian ini tentang strategi komunikasi pemasaran terpadu sekolah dasar islam terpadu di Karaganyar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran terpadu yang digunakan oleh Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT). Integrated Marketing Communication (IMC) dapat diterapkan dengan baik di sekolah swasta, maupun sekolah negeri, termasuk SDIT Insan Kamil, SDIT Muhammadiyah Jumapolo dan SDIT MTA. Media promosi yang digunakan sekolah dalam iklan tersebut berupa: televisi, radio, spanduk, banner, buletin, brosur, dan pemasaran online. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan objek penelitian penelitian adalah SDIT Insan Kamil, SDIT Muhammadiyah Jumapolo dan SDIT MTA di Karanganyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur secara mendalam untuk mendapatkan informasi lengkap sesuai dengan yang dibutuhkan oleh peneliti. Sekolah Dasar Islam Terpadu dapat melakukan Integrated Marketing Communication (IMC) walaupun dalam program promosi tersebut belum maksimal, namun program tersebut telah memberikan dampak positif, dilihat dari jumlah peserta didik yang meningkat.
ACEH DAN KONFLIK AGAMA: KONSTRUKSI PADA HARIAN REPUBLIKA
Agus Triyono;
Ahmad Joko Setyawan
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14773
Media memiliki ideologi masing-masing dalam memahami suatu peristiwa atau isu tertentu. Dengan perbedaan tersebut, satu fakta yang sama dapat dijadikan berita yang berbeda. Penelitian ini berfokus pada pemberitaan mengenai pembakaran gereja yang terjadi pada tanggal 13 oktober 2015, di Aceh Singkil pada surat kabar harian Republika. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui bagaiamana framing (pembingkaian) pemberitaan di Surat Kabar Harian Republika pada bulan Oktober sampai dengan November 2015 mengenai konflik Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari studi dokumentasi dengan menggabungkan teknik analisis data menggunakan empat perangkat analisis framing Entman, yaitu pendefinisian masalah (define problem), perkiraan masalah (diagnose causes), penilaian moral (make moral judgement), dan penyelesaian masalah (treatment recommendation). Temuan peneliti menunjukan bahwa Surat Kabar Republika membingkai konflik Aceh Singkil adanya pelanggaran regulasi tempat ibadah yang memicu terjadi pembakaran dan kurang responsifnya aparat untuk mencegah terjadinya konflik hingga menewaskan satu orang warga.
INTERAKSI SOSIAL MUSLIM DAN BUDDHIS (Studi Deskriptif Kuantitatif di Daerah Purbayan, Baki, Sukoharjo Tahun 2016)
Agus Triyono;
Mella Oktaviani Anantur
ETTISAL : Journal of Communication Vol 1, No 2 (2016): ETTISAL Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21111/ettisal.v1i2.717
AbstractThe main objective of the study is to find out how social interaction among Muslim and Buddhist in Purbayan, Baki, Sukoharjo. Religious as the basis of human behavior has its own way in positioned himself in regulating social relationship society. It is important to maintain the harmony of religious life in the midst of many cases of religious intolerance in Indonesia. The dominant culture and subculture become the main elements in this study. In addition, the uniqueness of oneself or the environment will eventually become the difference that should be given more attention. Effective communication will make it easier to build interaction in diversity ethnicity, religion, and groups that are growing up in the community. Researchers used a variable social interaction andchoose descriptive quantitative analysis with a total of 75 respondents representing Muslim and Buddhist in Purbayan. Collecting data using a questionnaire that is enclosed with the response "yes" and "no". The response of society based on processing the data yielded a mean value for the mix interaction of 0,54 and the sharing workplace of 0,44. The results indicate a positive social interaction between the Muslim and Buddhist both in the neighborhood and in the workplace. They also do not justify the negative things that can disrupt social relationship. This response creates an effective intercultural communication so that people strive to avoid potentially negative opinion on the conflict.
Penguatan Dakwah Digital PDM Kota Surakarta Melalui Website Muhammadiyahsolo.com
Agus Triyono;
Suranto Suranto;
Kuswaji Dwi Priyono
Journal of Dedicators Community Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34001/jdc.v4i2.1062
Technological developments significantly makes da'wah evolve from offline to online using internet media. By the collaboration of da'wah and the internet, the values of Muhammadiyah Da'wah will be more easily dispersed and absorbed by the audience. The focus in this activity is to build a website system that becomes the means of digital da'wah, especially in the Distrcit Commitee of Surakarta. The method of implementation in this activity is FGD, website building, socialization, training and maintenance. In each activity, attended by representatives of Ortom, assembly, and Charity Enterprises Muhammadiyah (AUM). From the dedication activities that have been implemented can be concluded that the program has been running in accordance with the results of discussions between partners and executor. From the level of activity of each trainees in submitting the news is pretty good. This can be seen from the data contained in the website The significant increase in the number of articles containing information and articles uploaded at muhammadiyahsolo.com. Data from May – December 2019 shows an increase in the number of articles or news posted in total there are 142 manuscripts in a variety of categories : News, Tajdid, business charity schools and others with the number of view pages About 1500
Studi Analisis Isi Pesan Dakwah Dalam Media Sosial Instagram @dakwah_tauhid
Agus Triyono;
Nifsya Khaira Marhuda
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/interaksi.v4i1.3944
Berkembangnya religiusitas masyarakat dalam dunia maya, menarik perhatian banyak peneliti untuk mengkaji hubungan agama dan internet. Spiritualisasi internet berarti bahwa internet tersebut dilihat sebagai teknologi atau space yang cocok untuk hubungan religious, dimana hal ini mengijinkan pengguna untuk menyatukan aktifitas berbasis internet kedalam ritme kehidupan spiritual mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana isi pesan dakwah dari postingan akun salafi @dakwah_tauhid dalam intagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kuantitatif yang bersifat ex post facto. Adapun model analisis data berupa analisis isi. Jenis data yang dijadikan acuan dalam penelitian ini berupa data primer yang terdiri dari pesan-pesan akun Instagram @dakwah_tauhid tentang aqidah, syariah, dan akhlak yang telah diposting pada bulan April 2017. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kategori syariah merupakan postingan terbanyak yaitu 140 postingan dengan prosentase 49,65%. Kategori aqidah terdapat 34 postingan dengan prosentase 12,05%. Sedangakan kategori akhlak merupakan postingan paling sedikit yaitu hanya terdapat 4 postingan saja dengan prosentase 1,4% dari total keseluruhan postingan. Kategori syariah merupakan postingan yang paling sering muncul dikarnakan pada bulan April tersebut bertepatan dengan adanya pilkada serentak dimana salah satu kandidat calon gubernur Jakarta merupakan calon yang bukan beragama Islam. Adapun kategori lain-lain dimana kategori ini bukan termasuk dari tiga kategori diatas tetapi memiliki jumlah postingan yang besar dengan 104 postingan atau 36,9% dari total populasi. Hal ini dikarnakan banyaknya postingan dari akun @dakwah_tauhid yang berisi tentang pertanyaan-pertanyaan dari admin, undangan kajian, juga berita yang sedang hangat di masyarakat.
Adopsi Inovasi Budidaya Padi Organik Pada Petani Di Kelompok Appoli (Aliansi Petani Padi Organik Boyolali)
Agus Triyono;
Wina Mutiara Rahmawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.718 KB)
Sistem pertanian organik menjadi perhatian oleh masyarakat umumbaik konsumen maupun oleh petani sebagai pelaku di sisi produksi.Potensi usaha pertanian organik, khususnya padi organik, banyakpetani mulai beralih dari sistem pertanian anorganik ke sistempertanian organik, salah satunya adalah petani di Kabupaten Boyolali.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adopsi inovasibudidaya padi organik oleh Aliansi Petani Padi Organik Boyolali(APPOLI). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif,dengan pengumpulan datanya wawancara, dokumentasi danobservasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahap-tahap yangdilakukan oleh para petani dalam adopsi dan inovasi adalah tahappengetahuan, persuasi, pengambilan keputusan, konfirmasi serta yangterakhir adalah tahap adopsi. Tahap pengetahun yaitu didapatnyainformasi mengenai jenis benih varietas lokal yang diperkenalkan olehtim penyuluh pertanian kepada petani dengan memperkenalkan benihvarietas lokal yang akan dibudidayakan dengan cara turun temurundan tidak hilang baik rasa, bentuk dan produksinya dan dapat dipakaiuntuk benih lagi. Kedua, tahap persuasi yaitu tahap yang dilakukanpada saat mengikuti sekolah lapang. Saat itulah petani mampumerasakan manfaat sehingga mempertimbangkan pentingnya inovasiyang kan dilakukan; ketiga adalah tahap difusi (PengambilanKeputusan) adalah tahap yang akan menentukan para petani untukdalam pengambilan keputusan apakah menggunakan ataupun menolakadopsi difusi inovasi APPOLI. Sehingga pertimbangan-pertimbanganyang dilakukan sebelum membuat keputusan adalah denganmelakukan proses komunikasi antara satu dengan yang lainnya.Bagian keempat yakni tahap Konfirmasi yaitu tahap dimana parapetani berbagi pengalaman kepada para petani yang tidakmenjalankanadopsi inovasi padi organic. Petani yang sudahmenjalankan akan menjelaskan keuntungan-keuntungan yangdiperolehnya. Terakhir adalah tahap adopsi budidaya pertanianorganik petani yang tergabung dalam APPOLI.
Komunikasi Kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah dalam Implementasi Program MAMPU
Agus Triyono;
Dzikrina Aqsha Mahardika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (642.979 KB)
Kesehatan reproduksi merupakan bagian dari beberapa poin dipilar Sustainable Development Goals (SDG’s). Di Indonesia kesehatan reproduksi masih menjadi fokus utama pemerintah dalam memerangi fenomena penyakit reproduksi, terkhusus reproduksi perempuan. Tingginya tingkatan kematian perempuan pada kasus ini membuat pemerintah menggandeng beberapa elemen organisasi perempuan melalui jalur program MAMPU. Kepanjangan dari “Maju Perempuan Indonesia Untuk Penanggulangan Kemiskinan” dibentuk oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) yang melibatkan organisasi perempuan di Indonesia salah satunya adalah ‘Aisyiyah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Peneliti konsen pada komunikasi kesehatan menggunakan cara persuasif dengan mengenakan teori Huge Rank yakni taktik downplay dan intensify. Mengambil sample di Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Magelang peneliti mencari sumber data baik sumber primer maupun sumber sekunder. Untuk teknik pengumpulan data peneliti menerapkan teknik wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik samplingnya memakai purposive sampling dimana peneliti melakukan wawancara dengan narasumber sesuai kriteria penelitian ini. Analisis data dalam penelitian ini melalui tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu mengetahui strategi komunikasi yang diterapkan oleh PDA Kabupaten Magelang dalam memberikan edukasi dan penyuluhan kesehatan reproduksi di masyarakat Kabupaten Magelang. Penelitian ini menunjukkan bahwa Teori Huge Rank model Intensif cocok diterapkan ketika menemui masyarakat yang pengetahuan kesehatan reproduksinya masih minim.
Strategi Komunikasi Pembangunan Tim Promosi Kesehatan Puskesmas Polokarto Melalui Program Desa Siaga
Agus Triyono;
Yanuar Adi Wibowo
Jurnal Komunikasi Global Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (482.811 KB)
|
DOI: 10.24815/jkg.v7i1.10657
The development program has three components namely development communications, development programs containing ideas about development programs, and the community. This research focused on community empowerment in the health area through Desa Siaga program. Desa Siaga is the state of a region that is ready to implement health empowerment independently. The purpose of this research was to find out the development communication strategy of the Health Promotion Team, the Community Health Care of Polokarto, through Desa Siaga program in Bulu Village, Polokarto, Sukoharjo. It used a descriptive qualitative method. This study used in-depth interviews with three informants and observation. Informants were selected using snowball sampling technique. The findings demonstrated that the team successfully implemented Desa Siaga program using the 5P technique (Possibility, Reinforcement, Protection, Support, and Maintenance). The findings also indicated that Desa Siaga program as a program introduced by Puskesmas Promotion team Polokarto received a positive response from the community by forming an organization to launch the program that is Village Health Forum.
Remisi Hukuman Koruptor dalam Konstruksi Media: Analisis Framing Program Talkshow Mata Najwa dan Satu Meja The Forum: Remission of Corruption Punishment in Media Construction: Framing Analysis of Mata Najwa and One Desk Program The Forum
Agus Triyono;
Shilvia Ajeng Meidita
ETTISAL : Journal of Communication Vol. 8 No. 1 (2023): ETTISAL : Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21111/ejoc.v8i1.9643
Discounts on punishment for corruptors are rife in Indonesia. Djoko Tjandra and Pinangki Sirna Malasari, who were caught in corruption and bribery cases, received a reduced sentence in the appeal stage at the DKI Jakarta High Court. Meanwhile, Juliari Peter Batubara, a former social minister who was caught in a corruption case involving social assistance funds (bansos) received leniency and was only sentenced to 11 years in prison by the KPK. News about corruption in Indonesia has a high news value in society. Therefore, various media provide their own portion in reporting discounts on corruptor punishments. In providing information to the public, the media select the facts of an event that they believe is important according to the interests of the media themselves. This study discusses how the media framed the discount case for corruptors' punishment in the talkshows Mata Najwa and Satu Meja The Forum. The purpose of this study is to find out how the two media perceive, understand, construct and frame these socio-political problems. This study uses Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki's framing analysis with syntactic, script, thematic, and rhetorical analysis structures. The results of this study indicate that there are differences in the construction of reality between the talkshow Mata Najwa and Satu Meja The Forum in reporting the same event. Mata Najwa shows his alignment with the community by emphasizing reporting on the human interest side. Meanwhile, Satu Meja The Forum seeks to create a balanced discussion by focusing on the political side and legal issues.