p-Index From 2021 - 2026
6.384
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) VALENSI JURNAL ILMU SOSIAL Agrikultura Jurnal Natur Indonesia Journal of Tropical Soils Widya Wacana : Jurnal Ilmiah Alchemy : Journal of Chemistry Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Journal on Mathematics Education (JME) Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Indonesian Green Technology Journal Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari The Journal of Pure and Applied Chemistry Research AGRIVITA, Journal of Agricultural Science SEMIRATA 2015 Prosiding Semnastek Majalah Obat Tradisional Proceeding SENDI_U Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Profetika JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal Akta Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Matematika Sains dan Teknologi JURNAL SINEKTIK Mesin Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Surya Masyarakat Prima: Jurnal Pendidikan Matematika MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL Seminar Nasional Lahan Suboptimal International Journal of Active Learning Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Komunikasi Pendidikan Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Southeast Asian Mathematics Education Journal Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Interdisciplinary Social Studies Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB) Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Makara Journal of Technology JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Community Services and Social Work Bulletin Indonesian journal of teaching and learning Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Jurnal Konseling Pendidikan Islam Jurnal Komprehenshif The Sociology of Islam EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Help: Journal of Community Service Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan Jurnal Studi Islam dan Sosial
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Proceeding SENDI_U

LEGALITAS MODA TRANSPORTASI BERBASIS ONLINE DAMPAKNYA BAGI PEMERINTAHAN JOKO WIDODO Warsito, Warsito
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.568 KB)

Abstract

Perhatian publik cukup antusias pada moda transportasi berbasis online yang saat ini sedang populer di masyarakat, utamanya di kota-kota besar menambah keberanekaragaman moda transportasi konvensional yang selama ini sudah ada. Kehadiran Gojek, Grabbike, Grabtaxi, Uber, dan sejenisnya baik roda dua dan roda empat yang berbasis aplikasi online disambut suka cita oleh masyarakat. Sisi lain, moda transportasi berbasis online ini juga direaksi pro kontra oleh masyarakat. Bagi yang pro kehadiran transportasi berbasis online selain mudah memesannya karena nyaris berada digenggamannya, dari segi keamanan, identitas pengemudinya juga bisa dipertanggungjawabkan ditambah ongkos biayanya lebih murah jika dibandingkan dengan sewa moda transportasi konvensional lainnya. Namun, bagi yang kontra moda transportasi berbasis online berdalih eksistensinya belum memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku tentang lalu lintas dan angkutan jalan karena tidak memiliki izin usaha yang berbadan hukum. Keberadaan moda transportasi berbasis online ini sangat menarik untuk diteliti dan dikaji secara komprehensif dengan menggunakan pendekatan aspek kemanfaatan hukum untuk membantu masyarakat luas utamanya kalangan menengah-bawah dengan mendapatkan pekerjaan, sehingga dapat meminimalisasi pengangguran yang sesungguhnya menjadi tanggungjawab pemerintah sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi. Selama ini pemerintah belum sepenuhnya dapat menyediakan lapangan pekerjaan yang memadai untuk warga negaranya. Kehadiran moda transportasi berbasis online sesungguhnya dapat menjadi solusi bagi pemerintah untuk menggeliatkan roda ekonomi kerakyatan yang muaranya akan menciptakan situasi negara dalam suasana kondusif. Kata Kunci: Moda Transportasi Online; asas kemanfaatan; mengurangi pengangguran.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN DPD KESULITAN MENEMBUS BENTENG AMANDEMEN KELIMA KONSTITUSI Warsito, Warsito
Proceeding SENDI_U 2016: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wacana amandemen kelima konstitusi masa bhakti anggota MPR dari periode ke periode, selalu gaduhdiperbincangkan di gedung bulat Senayan. Kebisingan usulan amandemen UUD 1945 itu memantik perhatianpublik, menjadikan DPD tidak fokus memperjuangkan aspirasi rakyat daerah yang diwakilinya. Dewan PerwakilanDaerah (DPD) selalu gencar mengusulkan perubahan konstitusi. Bersebab, lembaga negara ini dilahirkan, tetapitidak diberikan kewenangan sedikit pun oleh UUD 1945 layaknya lembaga-lembaga negara lain. Ketiga fungsi yangdimiliki DPD, baik fungsi legislasi, fungsi pertimbangan dan fungsi pengawasan apabila tidak ditindaklanjuti olehDPR tidak memiliki implikasi yuridis. Dalam batas penalaran logis, untuk apa lembaga negara bernama MajelisPermusyawaratan Rakyat (MPR), yang sebelum amandemen memiliki kekuatan purbawisesa sebagai lembagatertinggi negara berwenang mengangkat dan memberhentikan Presiden, kini melahirkan lembaga negara DPD yangtidak memiliki arti (meaningless). MPR telah melakukan amandemen UUD 1945 sejak 1999-2002, hasil perubahanitu antara lain, membubarkan DPA (Dewan Pertimbangan Agung). Sisi lain, MPR menukargantikan DPD yangsecara substantif sama dengan DPA. Bedanya, jika pertimbangan DPA diberikan kepada presiden, tetapi,pertimbangan DPD disampaikan kepada DPR yang kedua-duanya tidak memiliki implikasi yuridis, jika sebuahpertimbangan itu tidak ditindaklanjuti. Sepanjang sejarah MPR melakukan amandemen konstitusi, kesalahan besar(big mistake) terletak pada kelahiran DPD yang dalam sistem ketatanegaraan tidak dapat menggenapkan juga tidakmengganjilkan. Wajar, dari periode ke periode masa bhakti anggota DPD selalu gencar dan gaduh mengusulkanamandemen kelima UUD 1945 untuk memperkuat kelembagaanya agar kuat dan sejajar dengan DPR (strongbicameralisme). Selama ini, DPD praktis sebagai lembaga negara asessories dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.Pasang surut usulan amandemen kelima UUD 1945 terus mengemuka di gedung bulat, setelah tahun 2007 usulanDPD kandas ditengah jalan, padahal sudah diusulkan sejumlah 238 anggota MPR,tetapi sulit menembus bentengkeperkasaan DPR karena ada upaya-upaya penggembosan, usulan amandemen berkurang menjadi 208 anggotaMPR, sehingga dinyatakan tidak memenuhi syarat perubahan lagi. Perubahan konstitusi diharapkan tidak secaraparsial terkait penguatan kelembagaan DPD, tetapi perubahan yang bersifat komprehensif termasuk didalamnyamenata ulang organ-organ kelembagaan negara agar keberadaannya dapat melakukan kegiatan fungsi salingmengontrol dan saling mengimbangi (cheks and balances). Dengan perubahan konstitusi yang tidak ditumpangikepentingan-kepentingan politik sesaat, maka konstitusi yang dihasilkan akan dapat menjangkau jauh ke masadepan Indonesia tidak akan mudah lapuk dan usang dimakan zaman (verourded).Kata Kunci: Amandemen UUD 1945, DPD meaningless, cheks and balances.
Co-Authors A. Ghanaim Fasya Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Madjid Adhaini, Finna Adi Hermansyah, Adi Admi Syarif Adryanto, Edwin Aewaditha, Randha Kentama Agus Hermawan Agus Hidayat Agus Wantoro Ahmad Ahmad Ahmad Amarullah, Ahmad Akhmad Dzakwan, Akhmad Alief, M. Fadel Angraini, Lili Anis Artiyani Arie Srihardyastutie Arif Fadilah, Ahmad Armanto, Mustika Edi Asrowi Asrowi Ayu Sangging, Putu Ristyaning Azhar, Asyfariatus Zulfa Aziz, Mohamad Fathoni Azzahra, Vina Octavia Bakri Bakri Bayu Indrayanto Chabiburrochman, M. Mas'ud Citra, Dewi Sriani D Budianta, D Damiana Nofita Birhi Darmanto, Prihadi Setyo Dedi Muhtadi, Dedi Destyarini, Normalita Dewi, S. K. Dewi, S. K. Dian Wahyuningsih Dodi Iskandar, Dodi Dwi Hartantri, Saktian Dwi Setyawan Dyan Isworo Edi Priyo Utomo Elvina Dhiaul Iftitah Endah Setiani Astuti Evi Elisanti, Evi Farhana, Nida Fuady, Anies Ghifari, Muhammad Al Gumilar, Aris Guntoro, Muhammad Yogi Gurum A P Gurum A P, Gurum A P Gusrianto, Anindira Aiska Haikal, Umair Hamdani Hamdani Hardati, Ratna Nikin Haswati, Desty Heni Sulistiani Hepsi Nindiasari Husnul Muttaqin I Made Astina Ichsan Ichsan Ilham Mundzir Iskandar, Ratu Sarah Fauziah Junaidi Junaidi Kalpataru I Kalpataru I, Kalpataru I Kamilatun, Nur Ahya Kautsari, Alya Paradisa Khairun Nisa Kuncara, Fatihah Nanda Kurnia Muludi M. Farid Rahman M. Rahman Mardiansa, Edwin Maren, A Marjunus, Roniyus Markoni Markoni Marlina Marlina Marsi Marsi Masruri Masruri Masruri Melan, Firdania Desfani Moch Sasmito Djati Momon Sodik Imanuddin Muhammad Ikhsanudin, Muhammad Muhammad Wildan Muhammad Yasir Mulyoto mulyoto Mustaufir, Mustaufir Nashi Widodo Nisa Berawi, Khairun Noer Aini Nugraha, Fadylah Akbar Nur Choiro Siregar, Nur Choiro Nur Hidayat Nuriyanti, Ika Nur’aini, Dhiva Maulida Rizqi Pangestu, Ilham Aji Pradja, Bara P. Prahesti Tirta Safitri, Prahesti Tirta Pratomo, Sigit Adhi Priatna, S J Purwo Haryono Redy Susanto, Erliyan Renih Hayati Rina Arum Prastyanti, Rina Arum Rini Rahayu Kurniati Rizqi Alima Fabri, Ahmad Rodiyah, Roirotul Rohaya, Nizla Rollando, Rollando Rosli, Roslinda Rukmono Budi Utomo, Rukmono Budi Rully Charitas Indra Prahmana Rurini Retnowati Sabaruddin Sabaruddin Sabilah, Sahla Sahil, Mawardi Abi Saleh, Hairul Satria Jaya Priatna, Satria Jaya Setyawan, Dodi Yudo Shofiatul Jannah Sholikah, Nisa’us Siti Mariyah Ulfa SITI MUSLIKAH Sri Anitah Sri Budiyono, Sri Sri Suciyati, Sri Sri Wahyu Suciyati Sudiyo Widodo, Sudiyo Suharti, Eni Suhud Eko Yuwono Sukirwan Sukirwan Sulaiman, Abdulah Suleman Duengo Sumaryo Gitosaputro Sumaryo Sumaryo Supriyanto, Amir Surtono, Arif Susi Harnani, Susi Sutiman B. Sumitro Teguh Achadi Upik Mutiara Vientje Ratna Multiwijaya Widoretno, W. Widoretno, W. Wisnu Nugroho Aji, Wisnu Nugroho Wulan, Indah Indar Yakup Parto Yeni Nuraeni, Yeni Yeni Prasetyo, Yeni Yodhi Yuniarthe Zatira, Dhea