p-Index From 2021 - 2026
9.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) BALI MEDICAL JOURNAL (BMJ) Journal of Tropical Soils Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Karet The Indonesian Biomedical Journal Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Majalah Farmaseutik Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Akta Agrosia Jurnal Kefarmasian AKFARINDO Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan dan Administrasi Publik Journal of Intelligent Decision Support System (IDSS) Enrichment : Journal of Management PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Sasambo Journal of Pharmacy Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Warta Perkaretan BIOVALENTIA: Biological Research Journal Golden Ratio of Human Resource Management Gesture: Jurnal Seni Tari TANDIK: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Clavia: Journal of Law Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Journal Research of Social Science, Economics, and Management COREAI: Jurnal Kecerdasan Buatan, Komputasi dan Teknologi Informasi Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development International Journal of Application on Economics and Business Hikmayo: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Artificial Intelligence And Software Engineering Jurnal Serina Ekonomi dan Bisnis NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom JAR'S (Journal of Advanced Research in Informatics) Indonesian Journal of Islamic Law (IJIL) Jurnal Cerdas Mendidik Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Mumtaza: Journal of Community Engagement Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Warta Perkaretan

REVIEW BIJI KARET SEBAGAI BAHAN BAKU ALTERNATIF BIODIESEL Pranata, Dina Eka; Hanifarianty, Sherly; Wijaya, Andi
Warta Perkaretan Vol. 42 No. 1 (2023): Volume 42, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v42i1.896

Abstract

Penggunaan bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan gas alam, telah menjadi sumber utama energi global selama bertahun-tahun. Namun, ketergantungan yang tinggi terhadap sumber daya ini dan dampak negatifnya terhadap lingkungan telah memicu penelitian dan pengembangan untuk mencari solusi alternatif yang lebih berkelanjutan. Pada tahun 2022, sebanyak 93,45% kebutuhan energi primer nasional disuplai oleh energi fosil. Namun jumlah pasokan energi fosil terus berkurang karena eksplorasi secara terus-menerus. Sejak tahun 2019 produksi minyak bumi menurun dari 781.000 menjadi 644.000 barel per hari. Oleh sebab itu diperlukan diversifikasi energi alternatif untuk menjaga ketahanan energi nasional. Salah satu energi alternatif yang menjanjikan adalah pengembangan bioenergi yakni biodiesel yang dihasilkan dari sumber-sumber alami, seperti tanaman dan mikroorganisme. Salah satu tanaman yang potensial untuk dijadikan bioenergi adalah biji karet (Hevea brasiliensis). Biji karet memiliki kandungan minyak nabati yang dapat dikonversi menjadi biodiesel. Ada beberapa opsi teknologi dalam proses konversi minyak nabati menjadi biodiesel. Proses trans-esterifikasi menjadi pilihan yang paling umum digunakan dalam proses produksi biodiesel karena kesederhanaan proses dan ester asam lemak yang diperoleh memilki karakteristik yang mirip dengan petrodiesel. Selain itu juga, reaksi ini menghasilkan produk samping gliserol yang memiliki nilai tambah produk dari proses ini.
PELAPIS LATEKS SEBAGAI ANTITRANSPIRAN PADA DAUN BIBIT TANAMAN KARET Cahyo, Andi Nur; Pranata, Dina Eka; Wijaya, Andi
Warta Perkaretan Vol. 42 No. 2 (2023): Volume 42, Nomor 2, Tahun 2023
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v42i2.947

Abstract

Pengendalian laju transpirasi yang berlebihan pada tanaman karet dapat dilakukan dengan aplikasi bahan anti-transpiran untuk mengurangi konduktivitas stomata selama musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formula anti-transpiran lateks dengan berbagai konsentrasi terhadap laju transpirasi dan nilai Performance Index (PI) selama periode cekaman kekeringan. Bahan tanam dalam penelitian ini berupa bibit karet klon PB 260 satu payung daun yang ditanam pada polibeg berukuran 15 x 35 cm. Penelitian menggunakan rancangan split-plot dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah pemberian anti-transpiran tanpa anti-transpiran sebagai kontrol (A0), anti-transpiran lateks 7,5% (A7,5), anti-transpiran lateks 15% (A15), dan anti-transpiran lateks 22,5% (A22,5) pada daun. Faktor kedua adalah perlakuan stress kekeringan, yaitu kontrol (K) dan terminal stress (T). Parameter yang diamati meliputi luas daun, laju transpirasi, serta fluoresensi klorofil daun. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Penggunaan anti-transpiran berbahan dasar lateks pada tanaman karet dapat menurunkan laju transpirasi oleh daun dan mempertahankan ketersediaan air dalam jangka waktu yang lebih lama. Konsentrasi anti-transpiran yang paling ideal diaplikasikan pada daun tanaman karet adalah 7,5%. Aplikasi antitranspiran dengan konsentrasi 7,5% dapat mengurangi laju transpirasi sebesar 0,05 dan 0,065 g/cm2 luas daun/hari pada perlakuan kontrol dan cekaman kekeringan (terminal stress) berturut-turut. Selain itu, perlakuan aplikasi antitranspiran dengan konsentrasi 7,5%, 15%, dan 22,5% telah dapat mengurangi laju transpirasi sekitar 50%, 50%, dan 75% berturut-turut dibandingkan perlakuan kontrol (tanpa anti-transpiran). Konsentrasi yang lebih tinggi dari pada 7,5% dapat menyebabkan penutupan stomata yang berlebihan sehingga berpotensi menyebabkan terbentuknya ROS yang berlebihan. Anti-transpiran ini dapat diaplikasikan sekali sebelum terjadinya musim kemarau/kekurangan air.
HUBUNGAN ANTARA KADAR AIR TANAH DENGAN KADAR KARET KERING LATEKS TANAMAN KARET Cahyo, Andi Nur; Ardika, Risal; Wijaya, Andi
Warta Perkaretan Vol. 43 No. 1 (2024): Volume 43, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v43i1.977

Abstract

 Kadar air tanah mempunyai korelasi dengan produksi lateks serta terdapat indikasi berpengaruh terhadap nilai K3 (kadar karet kering) lateks tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika perubahan nilai K3 lateks berdasarkan nilai kadar air tanah. Penelitian dilaksanakan di Kebun Produksi dan Percobaan Pusat Penelitian Karet pada bulan Maret 2024. Tanah pada lokasi penelitian tersebut adalah tanah ultisol dengan tekstur geluh lempungan (clay loam) yang ditanami pohon karet klon campuran (didominasi oleh klon PB 260) dengan jarak tanam 6 m x 3 m yang mayoritas ditanam pada tahun 2009. Data komponen iklim yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hujan dan penguapan bulanan, yang diperlukan dalam perhitungan neraca air untuk menentukan kadar air tanah (KAT). Selain itu, data anasir iklim dan data K3 lateks yang digunakan adalah data pada tahun 2015 (tahun El-Nino) serta tahun 2020 hingga 2022 (tahun normal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa K3 lateks mempunyai korelasi yang negatif dengan kadar air tanah pada saat terjadinya fenomena El-Nino yang kuat pada tahun 2015 dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,7645. Sebaliknya, pada tahun-tahun normal, korelasi antara kadar air tanah dan K3 lateks sangat rendah dengan nilai koefisien determinasi 0,0581. Pada tahun 2015, terjadi penurunan kadar air tanah pada daerah perakaran tanaman karet hingga mancapai di bawah titik layu permanen pada bulan September, Oktober, dan November. Hal ini berarti bahwa pengaruh penurunan nilai kadar air tanah terhadap kenaikan nilai K3 lateks hanya terjadi ketika nilai kadar air tanah berada di bawah titik layu permanen menurut perhitungan neraca air.
POTENSI KARET ALAM SEBAGAI BAHAN LEM : STUDI KINERJA DAN FORMULASI Pranata, Dina Eka; Purbaya, Mili; Wijaya, Andi
Warta Perkaretan Vol. 44 No. 1 (2025): Volume 44, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v44i1.1128

Abstract

Karet alam merupakan komoditas perkebunan utama di Indonesia yang memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa negara dan penyediaan lapangan kerja. Pada tahun 2022, total produksi karet alam Indonesia mencapai 3,13 juta ton. Namun, sebagian besar produksi karet alam Indonesia di ekspor dalam bentuk karet mentah, sementara konsumsi karet alam di dalam negeri hanya sebesar 20% dari total karet alam yang di produksi. Untuk meningkatkan konsumsi domestik, diperlukan upaya diversifikasi produk, salah satunya dengan memanfaatkan karet alam sebagai bahan baku lem. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi karet alam sebagai bahan lem alami melalui uji kualitatif. Lem yang dibuat telah diuji waktu rekat terhadap material seperti kertas, kain, busa, dan kayu, serta ketahanan terhadap beban tarik. Pada pengujian waktu rekat lem menunjukkan bahwa lem formulasi II dengan fomula II-H (70% lateks pekat : 30% pengental) dan I (60% lateks pekat : 30% pengental : 10% resin) memiliki daya adhesi lebih baik dibanding formula lainnya. Sedangkan, pada pengujian ketahanan beban, lem karet alam (formula II-H) hanya dapat menahan beban sebesar 44 kg, sedangkan lem sintetis jenis PVAC dapat menahan beban hingga lebih dari 50 kg. Temuan ini menunjukkan bahwa karet alam memiliki potensi sebagai bahan lem alami, meskipun perlu pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kekuatan dan kestabilan adhesinya agar mampu bersaing dengan lem sintetis.
Co-Authors , Susantidiana AA Sudharmawan, AA Abdul Rahman Adi, Nuri P. Afdholiatus Syafaah, Afdholiatus AGUS PRIYANTO Ahmad Faried Aidifitri, Siti Nurul Albar, Muh. Alwi Amarilisa Kusuma, Amarilisa Anan, M. Rifqi Andi Asadul, Andi Andi Nur Cahyo Andi Tira, Andi Andri Hidayat, Andri Andrianti, Sarah Andy Rachman Angelina, Devita Anggrainy, Veriana Angliana Chouw, Angliana Anna Meiliana Apriadi, Ferra Arief Rachmawan, Arief Arif Sugiono Asmawati Asmawati Astuti Kurnianingsih Astuti, Harti As’ad, Suryani Ayu Wulandari Aziz, Vijay Abdul Bachtiar Murtala Bahtiar, Akhmad Seruji Baso Madiong Benyamin Lakitan Bertha Pangaribuan Budiman, Bellinda Candra Ninghayu Chen, David Christopher Christopher Cuaca, Jeffrey Prasetya Cynthia R. Sartika Cynthia Retna Sartika, Cynthia Retna Danang Yulianto Deroes, Kartini M. Djoko Widodo Dwi Hastuti Dwi Putro Priadi Dwiyanto, Muhammad Alvin Edrick, Jon Eka Armas Pailis Eko Purnomo Erizal Sodikin Erma Yunita, Erma Erna Siaga, Erna Ertyastono, Adrian Fadilah, Lya Nailatul Fathur Rizal FETRINA OKTAVIA Firdaus Sulaiman, Firdaus Fitra Gustiar, Fitra Gan, Lady Gatot Lawrence, Gatot Gatot S. Lawrence Haifa, Rima Haniatin, Maimanatin Haniatin Hasyim, Fuadz Herman Ruslim Heryanto, Jacky Hidayat, kemas Muhammad Wahyu Himmah, Hanim Faiqotul Ida P. Sormin Irawan Yusuf Irma Ruslina Defi Irmawati Irmawati Irwan Suhendry, Irwan Jane, Jennie Jennie Jane Johan, Livia Junaidi Junaidi Kadir, Sabaruddin Kartika Kartika Kawuryan, Megandaru Widhi Kevin, Nicholas Khairi, Ahmad Khairunnisa Kuncoro, Setyo Kurniawan, Adeline Putri L. Meily Kurniawidjaja Laela Hayu Nurani Laily Ilman Widuri, Laily Ilman LEVIA, SHERLY NUR lhamjaya Patellongi Liviani, Liviani Lubapepita Triananda, Aurellia Lucia Herminawati, Lucia Lukman H Makmun Lukman Samboteng & Rulinawaty Kasmad M. Rial Andrika Mansyur Arief, Mansyur Marshela Maulana, M. Farhan Maulidi, Minan Fikri Mega, Sri Wulan Meihana, Mei Melisa Intan Barliana Memen Surahman Mery Hasmeda Mili Purbaya, Mili Moch Arif Maulana Mochlisin Andriyanto, Mochlisin Moh. Roby Trio Darmawanto Ikhsan Muafi Muchlis Hamdi Muchtaruddin Mansyur Muda, Strayker Ali Mudita, Natalia Ratna MUHAMAD UMAR HARUN Mulyadi, Jonathan Taniel Mulyana Mulyana Nurkhasa Nurkhasa, Nurkhasa Nurrani Mustika Dewi, Nurrani Mustika Nurshanti, Dora Fatma Octafilia, Yusnita Octariana Sofyan Parlindungan, Effendy Sagala Prajnamitra, Thomas Pranata, Dina Eka Pratami, Vani N. Pudjianto, Widodo Sigit Purnama Asri Adinda, Gita Kinanthi Purwanto, Gilbert Imanuel Putri, Angely Olivia Qiantori, Adziqa Ammara Rahman, Waqi’ Rahmani Rahmani Rahmat Hidayat Rahmawaty, Dwi Renli, Aeron Ria, Rofiqoh Purnama Rianti, Dian Ratna Ridwan, Ridwan Rimawan, M. Rini Setiawati Risal Ardika Rizar, Fitra Fadhilah Ronaldo Michael Go Rosdianto, Aziiz Mardanarian Rujito A. Suwignyo, Rujito A. Rujito Agus Suwignyo Samboteng, Lukman Samuel Oetoro Sanjaya, Nanda Sarifa Aini Sarwana, Atin Sayurandi Sayurandi, Sayurandi Sherly Hanifarianty, Sherly Sholehah, Ari Fatus Shudiq, Wali Ja'far Sigit Ismawanto, Sigit Silaban, Jeffry Frans Rinaldo SITI HERLINDA Siti Masreah Bernas Siti Nurhaliza Siti Nurul Aidil Fitri Soepriatna, Angelica Steven Delon Herjana Sulaiman Sulaiman Sulistyowati Sulistyowati Suryani As’ad Suryani As’ad SUSANTI DIANA Susilawati, Susilawati Sutardi, Edi Suwandi . SYAIFUL BAHRI Syarifah Aini Tahir, Tahir Teguh A.S. Ranakusuma Terawan Agus Putranto, Terawan Agus Toti Indrawati Treisna, Novita Tri Brata, Joko Tumbelaka, William Stefanus Turangan, Joyce A. Umi Rojiati Widjaja Lukito Wijaya, Carissa Vienna Wijaya, Marvella Wijaya, Septihani Michella Winata, Farrel Ernesto Yani Lina Yazidat, Izatul Yenny Surjawan Yukianti, Chiara Rizka Yuni Elsa Hadisaputri Zainal Arifin Zainul Muttaqin