Claim Missing Document
Check
Articles

Isi Dan Fungsi Al-Qur'an Ayumi Tampubolon; Alwizar, Alwizar; Kadar, Kadar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10142

Abstract

Al-Qur'an sebagai kitab suci terakhir memiliki peran sentral dalam kehidupan umat Islam dan seluruh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi dan fungsi Al-Qur'an dalam perspektif studi Islam kontemporer. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research, kajian ini mengeksplorasi lima aspek utama isi Al-Qur'an: akidah, akhlak, ibadah, hukum, dan kisah-kisah teladan. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi lima fungsi pokok Al-Qur'an: sebagai petunjuk hidup, nasehat, obat penyembuh, penyempurna kitab-kitab terdahulu, dan sumber pendidikan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai pedoman spiritual, tetapi juga sebagai sumber komprehensif untuk pengembangan sistem pendidikan, moral, dan hukum yang relevan dengan tantangan zaman modern. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman holistik terhadap Al-Qur'an dalam membangun peradaban Islam yang progresif dan kontekstual.
Israiliyyat Dalam Tafsir Al-Quran Yumni, Firda Aufa; Alwizar, Alwizar; Yusuf, Kadar M
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6350

Abstract

Israiliyyat in Qur'anic exegesis refers to narratives and information derived from Jewish and Christian traditions that have entered into the interpretation of Qur'anic verses through the reports of early Muslim scholars, including companions and successors (tabi'in). This article critically examines the definition, classification, and position of Israiliyyat within the tradition of tafsir, as well as the methodologies adopted by scholars in dealing with such reports. Israiliyyat is categorized based on the authenticity of its transmission (sound or weak) and its compatibility with Islamic teachings (accepted, rejected, or suspended). While classical exegetes often used Israiliyyat to elaborate on historical accounts in the Qur'an, modern scholars tend to approach them with skepticism or outright rejection to preserve the purity of Islamic doctrine. The use of Israiliyyat presents a double-edged impact: it may enrich historical context but can also mislead the understanding of Islamic teachings if not critically verified. Therefore, caution in employing Israiliyyat is essential in Qur'anic interpretation to protect the integrity of Islamic beliefs and the accurate understanding of divine revelation.
Ilmu Dalam Perspektif Al-Qur’an Ramdhani, Randy Pratama; Yusuf, Kadar M; Alwizar, Alwizar
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6351

Abstract

Makalah ini mengkaji konsep ilmu dalam perspektif Al-Qur’an secara komprehensif dan kritis dengan membandingkannya dengan pandangan filsafat Barat. Dalam Islam, ilmu tidak hanya merupakan hasil rasionalitas manusia, tetapi juga cahaya ilahi yang bersumber dari wahyu. Al-Qur’an memberikan tempat yang sangat tinggi bagi ilmu, baik sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT maupun sebagai jalan untuk membangun peradaban yang beradab. Dalam makalah ini, dijelaskan perbedaan mendasar antara epistemologi Islam dan Barat, terutama dalam hal sumber, tujuan, klasifikasi, dan dimensi nilai dari ilmu. Al-Qur’an mengklasifikasikan ilmu menjadi ilmu laduni (ilmu ilahiah) dan ilmu kasbi (ilmu hasil usaha manusia), serta mengajarkan pentingnya keseimbangan antara akal, wahyu, dan etika dalam proses pencarian ilmu. Dengan pendekatan integratif dan transendental, Islam memandang ilmu sebagai amanah dan ibadah, bukan sekadar instrumen eksplorasi duniawi. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya wacana epistemologi Islam dan menjadi pijakan konseptual bagi pengembangan ilmu yang holistik dan bernilai spiritual.
I’jazul Qur’an (Mukjizat Al-Qur’an) Jumiati, Dinda; Alwizar, Alwizar; Yusuf, Kadar M
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6299

Abstract

Makalah ini membahas I’jazul Qur’an, yaitu kemukjizatan Al-Qur’an sebagai bukti kebenaran kerasulan Nabi Muhammad SAW dan sebagai wahyu Allah SWT. I’jazul Qur’an menegaskan bahwa tidak ada satu pun makhluk, baik manusia maupun jin, yang mampu menandingi Al-Qur’an, bahkan hanya satu surat sekalipun. Pembahasan mencakup pengertian i’jaz secara bahasa dan istilah, unsur-unsur yang menyertai mukjizat, macam-macam mukjizat, tujuan dan manfaatnya, serta pembagian aspek kemukjizatannya seperti kebahasaan, ilmiah, syariat, dan pemberitaan gaib. Kajian ini juga mengemukakan pandangan ulama seperti Abdul Qahir Al-Jurjani dan menelaah bukti historis kegagalan para penantang Al-Qur’an. Tujuan utama dari makalah ini adalah untuk memperkuat keimanan umat Islam terhadap Al-Qur’an sebagai wahyu yang tidak tertandingi hingga akhir zaman.
Kaedah Tafsir: Kaedah Mutlaq dan Muqayyad Firmansyah, Mhd Yudha; Yusuf, Kadar M; Alwizar, Alwizar
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i1.6333

Abstract

Kajian ini mengkaji asas-asas penafsiran yang terkait dengan konsep mutlaq dan muqayyad dalam Al-Qur'an. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami definisi, kaidah, dan pentingnya asas-asas mutlaq dan muqayyad dalam penafsiran Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder yang terkait dengan asas-asas penafsiran Al-Qur'an. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi dan analisis isi kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutlaq merujuk pada ungkapan-ungkapan umum tanpa batasan-batasan khusus, sedangkan muqayyad merujuk pada ungkapan-ungkapan dengan batasan-batasan khusus. Penerapan asas-asas ini bergantung pada empat syarat: (1) sebab yang sama dan hukum yang sama - mutlaq mengikuti muqayyad; (2) sebab yang sama tetapi hukum yang berbeda - masing-masing tetap terpisah; (3) sebab yang berbeda tetapi hukum yang sama - para ulama berbeda pendapat; (4) sebab yang berbeda dan hukum yang berbeda - masing-masing tetap independen. Memahami asas-asas ini sangat penting untuk penafsiran Al-Qur'an yang akurat dan derivasi hukum Islam yang tepat. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penguasaan kaidah mutlaq dan muqayyad sangat penting bagi para ulama dan mahasiswa studi Islam untuk menghindari kesalahan dalam penafsiran dan penerapan hukum.
Analisis Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin dalam Buku Tunjuk Ajar Melayu Karya Tenas Effendy dan Relevansinya dengan Pendidikan Agama Islam Zupi, Zupi; Alwizar, Alwizar; Ehulawa, Djeprin
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 8, No 2 (2025): Transformasi Pembelajaran PAI di Era Digital
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.8.2.32-48

Abstract

This study aims to analyze the values of the Rahmatan Lil 'Alamin Student Profile in Tunjuk Ajar Melayu by Tenas Effendy and its relevance to Islamic Religious Education. The background of this research is based on the importance of strengthening students' character within the Merdeka Curriculum, which emphasizes the development of universal values aligned with Islamic teachings. This research is a library study using a qualitative descriptive approach. The results show that there is a harmony between the values of the Rahmatan Lil 'Alamin Student Profile and the teachings in Tunjuk Ajar Melayu. Values such as civility, exemplary behavior, nationalism, moderation, balance, integrity and firmness, equality, deliberation, tolerance, dynamism, and innovation are reflected in Tunjuk Ajar Melayu by Tenas Effendy, rooted in Malay culture and Islamic values. These values have strong relevance to Islamic Religious Education, in terms of its foundations, functions, and educational goals. Tunjuk Ajar Melayu can serve as an alternative source for developing character education based on local wisdom, in harmony with the vision of national education and the principles of Islam as rahmatan lil ‘alamin (a mercy to all creation).
Tafsir Ditinjau dari Sumbernya (Tafsir Bi Al Ma’tsur, Tafsir Bi Ar-Ra’yi, dan Tafsir Bi Al- Isyari) Syahrani, Amellia Putri; Alwizar, Alwizar; Yusuf, Kadar M
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6285

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan tiga sumber utama dalam ilmu tafsir Al-Qur’an, yaitu Tafsir bi al-Ma’tsur, Tafsir bi Ar-Ra’yi, dan Tafsir bi Al-Isyari. Masing-masing metode memiliki pendekatan, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda. Kajian ini penting untuk memahami bagaimana Al-Qur’an ditafsirkan oleh para ulama dari berbagai pendekatan keilmuan, dan untuk menilai keakuratan serta relevansi tafsir dalam konteks kehidupan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang menggunakan bahan-bahan tertulis seperti manuskrip, buku, majalah, surat kabar dan dokumen lainnya. Sumber data merupakan penjelasan mengenai sumber-sumber untuk memperoleh artikel relevan yang akan direview, sumber data pada penelitian ini bersumber dari jurnal dan buku.
The Importance of Teaching the Arabic Language in Understanding the Great Qur’an/Ahammiatu Ta’lîmi al-Lughah al-Arabîyah fi Fahmi al-Qur’ân al-Adzîm Alwizar, Alwizar
Al-Manar Vol 8, No 1 (2017): Al-Manar : English and Arabic Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/al-manar.v1i8.4724

Abstract

اتفق العلماء على أن تعليم اللغة العربية هو جزء من الدين وواجب ديني.  إن العلم باللغة العربية واجب على كل متعلّم من العلم بالقراَن والسنة حتى لا غناء بأحد منهم عنه. فالله تعالى يعلم أنّ اللغة العربيّة في زمان نزول القران أفضل اللغات وأفصحها وأوسعها معنى, فأنزل  كلامه العظيم بها. واللغة العربية لم تزل كذلك بفضل القران العظيم الذي وعده الله تعالى بحفظه على مرّ العصور. ومن خصائص العربيّة أنها أفضل اللغات وأوسعها. من هنا عرفنا أن اللغة العربية لها دور عظيم في فهم القراَن العظيم وأن تعليمها مهمة جدا في حياة الأمة الإسلامية
Seyyed Hossein Nasr's Unity Concept: A Study of the Relationship between Science and Islam Hulawa, Djeprin Ersen; Yasin, Arbi; Alwizar, Alwizar
AL-FIKRA Vol 22, No 2 (2023): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/af.v22i2.22348

Abstract

AbstractThis research is motivated by the desire to dig deeper into the content of esotericism in the building of the integration of science and religion (Islam) from the perspective of Seyyed Hossein Nasr (hereinafter referred to as Nasr) because the patterns and models of the integration of science and Islam implemented in various universities today are more exoteric in appearance. stand out on the aspect of identity alone. The formulation of the research problem is how is the concept of integration of science and Islam from the perspective of Nasr. This research method is a literature study by prioritizing documentation techniques as a data collection tool. The researcher tracked various references of literature relevant to the theme of the study and found more than 50 pieces of literature sourced from various journals, books, and other references published at least in the last 10 years. Based on the research results, it is concluded that Nasr with his esoteric concept places the principle of unity (Tawhid) as the pinnacle of integration where science and Islam are closely attached to the same origin traditionKeyword: Unity, integration of science and Islam, Seyyed Hossein Nasr AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi kehendak untuk menggali lebih dalam kandungan esoterisme pada bangunan integrasi sains dan agama (Islam) persepktif Seyyed Hossein Nasr (selanjutnya disebut Nasr), sebab pola dan model integrasi sains dan Islam yang diimplementasikan di berbagai Perguruan Tinggi dewasa ini lebih bersifat eksoteris yang tampak mononjol pada aspek identitasnya saja. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana konsep integrasi sains dan Islam perspektif Nasr? Metode penelitian ini adalah studi pustaka dengan mengedepankan teknik dokumementasi sebagai alat pengumpul data. Peneliti melakukan pelacakan berbagai referensi kepustakaan yang relevan dengan tema kajian dan menemukan lebih dari 50 literatur yang bersumber dari berbagai jurnal, buku, dan referensi lainnya yang terbit minimal 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa Nasr dengan konsep esoteric-nya menempatkan prinsip unitas (Tauhid) sebagai puncak integrasi di mana antara sains dan Islam melekat erat dalam tradisi asal yang sama. Kata kunci: Unitas, integrasi sains dan Islam, Seyyed Hossein Nasr
Implementasi Pembelajaran Sosiologi Terintegrasi Al-Qur'an Berbasis Flip Book di MA IT Khairul Fikri Baganbatu Lubis, Abdul Hadi; Alwizar, Alwizar; Yusuf, M. Kadar
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1639

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembelajaran Sosiologi terintegrasi Al-Quran berbasis multimedia interaktif di MA IT Kahirul Fikri Baganbatu.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa di MA IT Khairul Fikri Baganbatu. Data yang diperoleh terkait dengan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara terhadap siswa serta guru yang terlibat dalam proses pembelajaran sosiologi di sekolah tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran Sosiologi berbasis flipbook interaktif yang mengintegrasikan Al-Qur’an dengan menggunakan media interaktif flip book. Flipbook terbukti efektif mengatasi kendala pembelajaran konvensional yang monoton, menarik minat siswa, dan memudahkan penyampaian konsep abstrak dengan fitur visual dan animasi. Guru merasa terbantu dalam menjelaskan materi kompleks, sementara siswa menunjukkan peningkatan minat dan pemahaman. Namun, beberapa kelemahan ditemukan, seperti keterbatasan akses teknologi, ketergantungan pada perangkat digital, dan potensi distraksi dari fitur yang berlebihan. Secara keseluruhan, flipbook menjadi media yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Sosiologi, tetapi perlu diimbangi dengan upaya mengatasi hambatan akses teknologi dan menjaga keseimbangan antara interaksi digital dan sosial.
Co-Authors Aflah, Fadli Ramadhanul Afriza, Afriza Agustin, Siti Maulidiya Alamanda, Frisca Aliadi, Aliadi Ambiani, Jenny Aprijon Efendi Arasdi, Wandra Arbi Yasin, Arbi Astika, Yuni Aswandi Aswandi, Aswandi Athiyah, Athiyah Athiyah, Ummu Ayumi Tampubolon Dani, Rahmat Delviany, Venny Dewi, Eva Dinata, Syaiful E. Hulawa, Djeprin Ehulawa, Djefrin Ehulawa, Djeprin Fadila, Nurul Fikri, Muhammad Husnul Firmansyah, Mhd Yudha Fitri Nurpita Hakmi Wahyudi Hasanah, Nurhidayati Hulawa, Djefrin E. Hulawa, Djeprin E Hulawa, Djeprin E. Hulawa, Djeprin Ersen Irawan, Toni Irawati Irawati Jannah, Weri Wildathul Jon Pamil Jumiati, Dinda Kadar Kadar, Kadar Kadar M Yusuf Kadar M. Yusuf, Kadar M. Khairil Anwar Kristi, Elizabeth Linda Wati Lubis, Abdul Hadi Luthfiyani, Putri Wahidah M. Yusuf, Kadar Mardatillah, Nur Aprilda Marzuki, M. Tahrum Muhammad Firdaus Mujtahidah , Siti Barika Muti'ah, Ummi Nahwiyah, Sopiatun Nasution, Husaini Novelia, Via Nst, Anjar Mahmaudin Nugroho, Arya Ficky Nurjasmi, Nurjasmi Nurul Akbar Nuryanti Nuryanti Oktaria, Ira Promadi Promadi Putri Lestari, Putri Putri, Heni Julaika Rahayu, Tia Rahmadani, Sahdiana Rahman, Luthfi Anshori Rahmani, Diah Ayu Ramdhani, Randy Pratama Ridho Akbar Risnawati Risnawati Sabrina, Ainah Safiti, Nopira Safitri, Nopira Sahbana, M. Dwi Rahman Saputra, Mhd. Aidil Sari, Hannisa Wandan Siregar, Asri Yanti Sopia, Eta Sri Murhayati Sri Rezki, Sri suardi suardi Sunawir, Nur Wulandari Syafrinal, Syafrinal Syahrani, Amellia Putri Thufeil Abyan Ahmad Toedien, Faisal Amir Yumni, Firda Aufa Yusuf, Kadar Yusuf, Kadar M Yusuf, Kadar Muhammad Yusuf, M. Kadar Zupi, Zupi