p-Index From 2021 - 2026
9.739
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Archive of Community Health LINK Jurnal Berkala Epidemiologi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal SOLMA Jurnal Keperawatan Silampari Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Kesehatan Global JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jambura Journal of Educational Chemistry Jambura Journal of Chemistry Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Health Information : Jurnal Penelitian Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat ASEAN Journal of Community Engagement Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Berdaya Mandiri Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia JOURNAL LA MEDIHEALTICO KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal EduHealth Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Riset Informasi Kesehatan Jurnal Abdimas Terapan Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat POLITICO Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH DEMOGRAFI DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN SKIZOFRENIA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN SUKARAMI KOTA PALEMBANG ZULAIHA ZULAIHA; NAJMAH NAJMAH; MOHAMMAD ZULKARNAIN
Journal of Nursing and Public Health Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Skizofrenia adalah gangguan psikotik dan bersifat kronis yang dapat dikendalikan dengan pemberian obat Antipsikotik seumur hidup. Masa Pandemi COVID-19 ini membuat orang takut untuk ke rumah sakit dan ke pelayanan kesehatan, hal ini dikarenakan takut akan tertular virus mematikan itu, sehingga membuat keluarga enggan mengantarkan keluarganya untuk memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan dan akhirnya pasien mengalami ketidakpatuhan dalam pengobatan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh demografi dan dukungan sosial keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien skizofrenia selama Pandemi COVID-19.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 211 sampel yang dipilih dengan metode purposive sampling dengan analisis data menggunakan Chi-Square.Hasil: Hasil Penelitian menunjukan mayoritas responden yang tidak memberikan dukungan pada pasien skizofrenia di Puskesmas Wilayah Kecamatan Sukarami berjumlah (56,3%). Variabel yang mempunyai hubungan bermakna terhadap kepatuhan minum obat pasien skizofrenia selama Pandemi COVID-19 antara lain dukungan sosial keluarga (P-value= 0,05; QR=1,806; CI=1,013-2,199),dukungan sosial keluarga (P-value=0,039; PR=0,681; CI95%=0,978-3,333), pengetahuan (P=0,048 QR = 1,935 CI 95%= 1,049-3,489), umur (P=0,43 QR=1,955 CI95%=1,065-3,589). Adapun variabel yang jenis kelamin, pendidikan, status pekerjaan, status perkawinan, status ekonomi, prilaku pengambilan obat, dan akses pelayanan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan pengobatan pasien skizofrenia.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ketidakpatuhan minum obat pasien skizofrenia selama pandemi COVID-19 dapat disebabkan oleh umur, dukungan sosial keluarga, dan pengetahuan.
Associations Between Clinical Manifestations and the Final Status COVID-19 Sufferer in Palembang, Indonesia: Sisugi Secondary Data Analysis (Epidemiological Surveillance Information System) Prastykha Tri Wahyuni; Najmah Najmah; Citra Afny Sucirahayu; Azmiyah Rahma Zanjabila; Silvy Alvionita; Fenty Aprina; Yudhi Setiawan
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2022.13.2.292-305

Abstract

The clinical manifestations of COVID-19 are the developments and impacts caused by COVID-19. Each person's clinical manifestations vary, such as mild and severe stages. The elderly and pre-elderly as a risk group usually experience severe clinical manifestations. As a result, they have a higher fatality rate than other groups with the highest mortality cases in Palembang City. This study aims to determine the associations between clinical manifestations and final status in the elderly and pre-elderly aged 50 with COVID-19 in Palembang City. This study uses a descriptive-analytic, cross-sectional research design by analyzing secondary data Epidemiological Surveillance Information System (SISUGI) COVID-19. The research sample was 278 data on elderly and pre-elderly with COVID-19 aged 50 in Palembang City who met the inclusion criteria. Data analysis techniques were univariate, bivariate, and multivariate. Univariate results were that 14.7% of elderly and pre-elderly died, and 37.4% experienced severe clinical manifestations. Bivariate analysis showed significant associations (p < 0.0001) between clinical manifestations and the last level of the elderly and pre-elderly with COVID-19 in Palembang City (OR: 3.982; CI 95%: 1.977-8.024). There are associations between clinical manifestations and final status after controlling for variables of occupation, age, and history of comorbidities. The comorbid history variable was found as the confounding variable. The research hopes to become the basis for categorizing the clinical manifestations of COVID-19 to prevent poor final status, especially in the elderly and pre-elderly groups
Tinjauan Faktor Air dan Sanitasi dengan Kejadian Stunting pada Balita Mardiyatun Nasyidah; Nur Alam Fajar; Najmah Najmah
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol8.Iss3.1338

Abstract

Globally, malnutrition manifests most frequently as a failure to achieve linear growth. Stunting occurs when a person's growth is restricted. Stunting is a major public health concern because it affects an estimated 165 million children younger than 5 years old, and the primary goal is to reduce stunting prevalence by 40% between 2010 and 2025. Stunting is linked to both water and environmental issues as well as nutritional ones. sanitation. The purpose of this literature review is to investigate the connection between the availability of clean water and the rate of stunting in children younger than five. Google Scholar, PlosOne, SpringerLink, the Wiley Online Library, and PubMed are just some of the electronic databases used in this literature review/narrative review/method of research. "water + sanitation + child + stunting" are the search terms used to uncover this article's foundation. Articles that explain the connections between poor water and sanitation and stunting in children younger than five and were published between 2015 and 2021 were considered for inclusion. A review of 20 articles found that access to clean water and sanitation services (such as the availability of toilets, the frequency with which people defecate in the open, and the method by which they dispose of their toddlers' waste) were all linked to reduced height and weight in children under five. Researchers found that access to clean water and toilets were both risk factors for stunting in children younger than five. Stunting can be avoided with more health awareness campaigns and cross-sector collaboration on nutrition interventions.
IMPLEMENTASI PHOTOVOICE DALAM MENGEKSPLORASI RESIKO KEJADIAN TB PADA PEKERJA TAMBANG EMAS TRADISIONAL DI KABUPATEN LEBONG Febria Mandeka; Najmah; Rostika Flora
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i1.1962

Abstract

Abstrak Pekerja tambang emas tradisional adalah orang yang melakukan pekerjaan demi mencukupi kebutuhan hidup, tanpa memikirkan dampak dari pekerjaan yang dilakukan baik dalam segi lingkungan maupun kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasiipenggunaan metode Photovoice dalam menciptakan ruang denganipekerja tambang emas melalui Participatory Action Research (PAR). Digunakan metode kualitatif secara konstruktif dan CBPR. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria menggunakan prinsip kesesuaian dan kecukupan pada tujuan penelitian. Didapatkan sebanyak 18 informan (pekerja tambang, tenaga kesehatan, dan pemangku kebijakan). Informasi terkait TB Paru dikumpulkan melalui photovoice, FGD dan wawancara mendalam. Analisis tematik digunakan untuk melihat pola dan tema penelitian. Hasil penelitian, yaitu pekerja sudah memahami tentang TB paru melalui informasi dari keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat, akan tetapi masih terjadi pengabaian. Pada perilakunya, meskipun beberapa pekerja sudah mengurangi salah satu kebiasaannya, masih ada yang memiliki kebiasaan pemicu penularan TB paru seperti merokok, perilaku makan dan tidak menjaga jarak, penggunaan pakaian kerja, dan sakit tetap bekerja. Pada pencegahan, kesadaran untuk mengenakan APD sudah ada, akan tetapi ketersediaannya terbatas. Selain itu, ketidaknyamanan memakai APD, prinsip sakit, keamanan yang belum terjamin, dan belum adanya pemeriksaan khusus membuat pekerja tambang belum bisa meminimalisir penularan TB paru secara efektif di tambang emas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan TB paru akan berisiko dengan pekerjaan tambang emas tradisional terutama pada perilaku, kebiasaan yang belum tepat, tidak menerapkan hidup sehat, dan tidak bekerja sesuai standar kesehatan. Diharapkan perangkat desa dan pekerja tambang emas tradisional untuk koordinasi bersama tenaga kesehatan dalam penemuan suspek TB Paru bisa ditangani dengan cepat, agar TB Paru pada pekerja tambang emas tradisional dapat di cegah sedini mungkin. Serta mencari solusi terbaik pekerja tambang emas tradisional agar dapat menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat dalam bekerja. Kata ikunci i: Pekerja tambang emas, TB Paru, Participatory Action Research Abstract Traditional gold mine workers are people who do work to make ends meet, without thinking about the impact of the work done both in terms of the environment and health. The purpose of this study is to explore the use of the Photovoice method in creating space with gold mine workers through Participatory Action Research (PAR). Constructively used qualitative methods and CBPR. Informants were determined through a purposive sampling technique, with criteria using the principles of suitability and adequacy for research purposes. There were 18 informants (mining workers, health workers, and policy makers). Information related to pulmonary TB was collected through photovoice, FGD and in-depth interviews. Thematic analysis is used to see research patterns and themes. The results of the study, namely workers already understand about pulmonary TB through information from families, health workers, and the community, but there is still neglect. In terms of behavior, even though some workers have reduced one of their habits, there are still those who have habits that trigger the transmission of pulmonary TB such as smoking, eating behavior and not maintaining distance, wearing work clothes, and being sick while still working. In prevention, awareness to wear PPE already exists, but its availability is limited. In addition, the inconvenience of using PPE, the principle of illness, safety that has not been guaranteed, and the absence of special inspections mean that mining workers cannot effectively minimize the transmission of pulmonary TB in gold mines. From the results of the study it can be concluded that pulmonary TB will be at risk with traditional gold mining work, especially in behavior, habits that are not appropriate, not implementing a healthy life, and not working according to health standards. It is hoped that village officials and traditional gold mine workers will coordinate with health workers in finding suspected pulmonary TB can be handled quickly, so that pulmonary TB in traditional gold mine workers can be prevented as early as possible. As well as looking for the best solutions for traditional gold mining workers so they can apply a clean and healthy lifestyle at work Keywords: Traditional gold mining workers, Pulmonary TB, Participatory Action Research
Analisis Implementasi Kebijakan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi COVID-19 di Rumah Sakit Kabupaten Musi Rawas Catherine Dwi Augusthi Putri; Najmah Najmah; Rizma Adlia Syakurah
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.11.1.2023.52-63

Abstract

Latar belakang: Hingga Juli 2021, sebanyak 89 tenaga kesehatan terkonfirmasi COVID-19 dan satu orang meninggal di Kabupaten Musi Rawas. Pencegahan dan pengendalian infeksi menjadi sangat penting diterapkan, sebagai acuan pengendalian infeksi pada pasien dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan rumah sakit dalam upaya pencegahan dan pengendalian infeksi pada masa pandemi COVID-19 di rumah sakit Kabupaten Musi Rawas.Metode: Sebuah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus dilakukan sejak bulan Juni-Juli 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam terhadap 26 informan yang terdiri dari dokter dan perawat yang menangani dan tidak menangani pasien COVID-19, petugas laboratorium, ketua komite rumah sakit, dan direktur rumah sakit. Data dianalisis menggunakan analisa tematik.Hasil: Penelitian ini menujukan pihak rumah sakit berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten dan provinsi. Dari segi sumberdaya, masih terjadi kekurangan staf rumah sakit dan pelaksanaan screening COVID-19 yang tidak maksimal. Segi disposisi SDM melaksanakan kebijakan secara konsisten. Peran struktur birokrasi bahwa SOP Rumah Sakit mengikuti kebijakan dari pusat tetapi masih ada staf yang masih lalai dalam penerapan SOP. Peran dukungan masyarakat dalam implementasinya masih belum baik.Simpulan: Implementasi kebijakan rumah sakit Kabupaten Musi Rawas belum dilaksanakan secara optimal dan masih ada beberapa kendala dalam pelaksanaan kebijakan. Rumah sakit perlu membuat regulasi atau aturan bagi pelaksana maupun dari pembuat kebijakan terkait cara mensosialisasikan dan menegakkan regulasi, monitoring, meninjau peraturan PPI agar dapat terlaksana dengan optimal serta dapat berjalan dengan tertib dan teratur.
HUBUNGAN MINAT PENELUSURAN TERKAIT VAKSINASI BOOSTER COVID-19 DENGAN PEMBERIAN VAKSIN DI INDONESIA Dedis Oktaviani; Najmah Najmah
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i2.2221

Abstract

Minat dan antusiasme masyarakat terhadap vaksinasi booster COVID-19 cenderung rendah dilihat dari angka cakupan vaksinasi booster di Indonesia yang baru mencapai 25, 84% per 31 Agustus 2022. Google Trends dapat digunakan sebagai alat pemantauan terhadap minat masyarakat di internet dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan minat penelusuran masyarakat terkait vaksinasi booster COVID-19 khususnya untuk jadwal, lokasi, dan efek samping dengan jumlah pemberian dosis ketiga vaksin COVID-19 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mixed Method Research dengan desain explanatory dan berjenis cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Spearman Rho dan disertai analisis lag (+). Hasil penelitian menunjukkan puncak penelusuran tertinggi pada tanggal 24 Maret 2022 untuk kata kunci jadwal dan lokasi dan 30 Maret 2022 untuk efek samping. Terdapat korelasi yang signifikan antara penelusuran kata kunci terkait vaksin booster dengan pemberian vaksin COVID-19 dosis ketiga berupa “jadwal vaksin booster“ (rho= 3,018), “vaksin booster terdekat” (0,2638), efek vaksin booster (0,2744), dan lokasi vaksin booster (0,0666). Analisis lag (+) tertinggi terdapat kata kunci “jadwal vaksin booster“ di lag ke-3 (rho= 0,3686). Ketertarikan dan perilaku pencarian masyarakat terkait vaksinasi booster di internet dapat dipantau dengan Google Trends.
Non-Disclosure of Sexual Orientation of Men Having Sex With Men (MSM): A Hidden Threat of HIV Transmission in Palembang, Indonesia Namirah Adelliani; Najmah Najmah; Zico Ariesandi; Fenty Aprina; Yudhi Setiawan; Misnaniarti Misnaniarti; Yulyana Kusuma Dewi; Adeleine Silva Vanessa; Sari Andajani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2023.14.2.147-161

Abstract

Men who engage in sexual relationships with other men (MSM) are consider a high-risk group for HIV transmission, with MSM in Indonesia accounting for 17.9% cases of HIV in 2020. This qualitative study aimed to understand better the factors determining MSMs' motivation to disclose their sexual orientation. This research employed a phenomenological approach to explore the disclosure experiences of MSM in Palembang City. In-depth interviews and observations were conducted with 11 purposively recruited MSM informants and five MSM outreach workers to ensure data triangulation. Documentation and observations of the participants were conducted during various activities at the Intan Maharani Foundation (IMF). MSM participants observed extreme caution when disclosing their sexual orientation and only chose to reveal their sexual orientation to a very limited network, such as close friends, who are  MSM, and at risk of HIV transmission. The hesitation to disclosing sexual orientation may be linked to the fact that only a few MSM had ever undergone an HIV test. MSMs, if they choose to, could share their status with Field Outreach (FO) during routine health check-ups. Findings of this study call for further research on barriers that hinder MSM from openly discussing their sexual orientation. Such research can inform policy and program developers on how to improve services, promote health literacy, foster confidence and trust among MSMs, hence facilitating their access to HIV services, enabling them to disclose their HIV status confidentially, safely, and in a respectful environment.
Studi Epidemiologi Kematian Ibu di Provinsi Sumatera Selatan pada Masa Pandemi Covid-19: Literatur Riview Najmah Najmah; Chairil Anwar; Muhammad Ridho Sadewa
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i3.3880

Abstract

Maternal Mortality (MMR) is an indicator of the success of a country's services. Every day around 830 women die from preventable causes related to pregnancy and childbirth. To review the determinants of maternal mortality in South Sumatra Province during the Covid-19 pandemic. This research uses a literature study approach from several databases such as sinta, pubmed, South Sumatra Province Health Profile and google scholar, by carrying out a narrative synthesis of the main search for maternal death during the co-19 pandemic. Factors that can cause maternal death. Family planning can reduce the total risk of death in women due to pregnancy. This is not a problem to reduce the risk for those who are pregnant. The role of family planning in combating maternal mortality is to help create healthy conditions for childbirth and reduce the risk of pregnancy-related death for women. this is only one part of a complex answer to a complex problem. Based on the analysis that has been carried out is maternal mortality during the Covid-19 pandemic. This article uses the method of literature review from scientific journals guided by keywords. There are 4 selected scientific journals, each journal representing this research, one of which is a determinant of the causes of maternal death during the Covid-19 pandemic. Maternal mortality during the Covid-19 pandemic is a complex problem that needs serious treatment in an effort to prevent complications that may occur during pregnancy and childbirth so as to reduce maternal mortality. Based on the analysis that has been carried out is to protect reproductive rights and human rights by reducing the burden of morbidity, disability and death associated with pregnancy and childbirth that should not have happened with the Safe Motherhood and Making Pregnancy Safer programs.
INTEGRASI PENDIDIKAN KETERAMPILAN HIDUP SEHAT (PKHS) PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI INDRALAYA, SUMATERA SELATAN Najmah; Misnaniarti Misnaniarti; Mutiara Wahyuliana; Najwa Nurul Izzah; Najmah Maulaya; Citra Afny Sucirahayu; Vanya Gita Purnamasari; Salwa Safirah; Annisa Soraya Salsabila; Sherin Andrea Putri; Nurul Rahma; Saskia Rahma Irawan; Novia Sri Anda Yani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Panrita Abdi - April 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i2.26272

Abstract

Recognising and understanding personality values such as positive habits at elementary school age. The increasing cases of sexual abuse of children and decreasing of moral values in educational institutions and the surrounding environment is a problem that needs attention in the era of globalisation. In addition, other issues among primary school children are related to their clean and healthy lifestyle, starting with maintainance of personal hygiene and the surrounding environment, which have not been implemented optimally, causing various problems in the health sector. Kampung Pandai Indralaya or smart village in Indralaya is an educational program for primary school children regarding balanced nutrition, healthy diet, healthy and clean living habits, environmental health, body recognition, attitude or morals, and sex education. The activities were conducted on three days in different weeks in SDN 1 and 16 in North Indralaya and include health education, literacy action and interactive games and creativity for kids. The activity results are evaluated by conducting a post-test for knowledge related to the education given among 64 respondents. Based on the cut-off point value, describes kids with high knowledge of 26 people (40.6%), insufficient knowledge of 22 people (34.4 %), and sufficient knowledge of 16 people (25%). According to the results of the analysis it can be said that this interactive educational activity is going well. So, it’s very important to integrate health education with fun and games in elementary school curiculum is necessary to increase children's knowledge about reproductive health and moral education.   ||   Proses pengenalan dan pemahaman pada nilai-nilai karakter seperti kebiasaan-kebiasaan positif di mulai pada anak-anak usia sekolah dasar. Semakin modern suatu zaman maka semakin maraknya juga kasus pelecehan seksual pada anak-anak terutama degradasi moral anak di institusi pendidikan atau dilingkungan terdekat anak sekalipun menjadi satu permasalahan yang menjadi perhatian. Selain itu permasalahan lain yang sering dijumpai pada anak-anak usia sekolah dasar yaitu berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) mereka, seperti menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan di sekitar yang kurang diterapkan secara maksimal sehingga menyebabkan banyak permasalahan dalam bidang kesehatan. Kampung Pandai Indralaya merupakan suatu program edukasi kepada anak usia sekolah dasar berkenaan dengan gizi seimbang, makanan sehat, perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS), kesehatan lingkungan, pengenalan anggota tubuh, attitude atau moral, dan sex education. Kegiatan dilaksanakan selama 3 kali pertemuan di SD Negeri 1 dan 16 Indralaya Utara, meliputi pendidikan kesehatan, aksi literasi dan permainan dan kreatifitas anak. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan penilaian nilai post-test untuk mendapatkan gambaran pengetahuan anak-anak tentang edukasi yang telah diberikan. Yang mana sampel penelitian ini terdiri dari 64 responden. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan hampir sebagian tingkat pengetahuan anak adalah dengan pengetahuan tinggi sebanyak 26 orang (40,6%), kemudian diikuti anak dengan pengetahuan rendah sebanyak 22 orang (34,4%) dan pengetahuan cukup sebanyak 16 orang (25%). Sesuai dengan hasil analisis tersebut dapat dikatakan bahwa kegiatan edukasi interaktif ini berjalan dengan baik. Maka sangat penting untuk mengintegrasikan pendidikan kesehatan reproduksi anak dan moral dengan cara menyenangkan dan bermain pada kurikulum sekolah dasar.
Pemanfaatan Aplikasi Deri PTM Dalam Deteksi Risiko dan Edukasi Penyakit Tidak Menular Feranita Utama; Rini Anggraini; Danny Kusuma Aerosta; Yusri Yusri; Najmah Najmah
Jurnal LINK Vol 20, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.10991

Abstract

Aplikasi DERI PTM (Deteksi Risiko Penyakit Tidak Menular) merupakan salah satu pengembangan yang memfasilitasi individu untuk secara mandiri melakukan penilaian risiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Aplikasi ini juga telah dilengkapi berbagai materi edukasi PTM. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi DERI PTM, agar manfaat dari aplikasi ini dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Sasaran kegiatan adalah guru, karyawan dan tenaga pendidik Yayasan Generasi Robbani Sumatera Selatan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan: (1) sosialisasi aplikasi DERI PTM; (2) pengukuran faktor risiko PTM; dan (3) pemanfaatan edukasi PTM pada aplikasi android. Uji efektifitas dilakukan untuk menilai efektivitas edukasi menggunakan aplikasi melalui pre test dan post test terkait penyakit tidak menular. Kegiatan ini diikuti lebih dari 40 peserta dan 28 diantaranya mengikuti keseluruhan kegiatan. Hasil pengukuran faktor risiko menunjukkan terdapat lebih dari 20% peserta mengalami obesitas dan obesitas sentral. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pengetahuan peserta kegiatan sebelum dan setelah edukasi PTM menggunakan aplikasi DERI PTM. Diharapkan aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan disebarluaskan terutama kepada siswa di Sekolah Islam Terpadu Robbani.
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson Abdillah, Muhammad Yusuf Adawiyah, Putri Robiatul Adeleine Silva Vanessa Adelina Fitri Aerosta, Danny Kusuma Afifah, Fachrina Alfha, Liese Margaretha Almandra, Gabriella Mariza Amiyarsih, Sri Amrina Rosyada Anita Rahmiwati Annisa Soraya Salsabila Aprina, Fenty Apritama , Faris Ar Rahma, Citra Ayu Ariqa, Nur Zihan Aristianti, Vini Arpansyah, Arpansyah Arviani Arviani Arviani, Arviani Ashilah, Athiyah Asmaripa Ainy Auli Irfah Azizah, Shinta Azmiyah Rahma Zanjabila Batu, Annalisa Lumban Botutihe, Deasy N. Catherine Dwi Augusthi Putri Catherine Dwi Augusthi Putri Chairil Anwar Chairunnisah J Lamangantjo Citra Afny Sucirahayu Citra Afny Sucirahayu Dalimawati, Dalimawati Damai Kasih Waruwu, Prischila Danny Kusuma Aerosta Daryanti, Edhita Putri Davies, Sharyn Graham Deasy Natalia Botutihe Dedis Oktaviani Denni Affandi Denny Ruliansyah Desmonda F, Maria Devi Bunga Pagalla Dewi Handayani DIMAS ANDRIANTO Dini Arista Putri Domu, Siti Afdianti Dwi Larasati, Dwi Dwi Septiawati Dwi Septiawati, Dwi Elvi Sunarsih Elwin, Ghani El Mughni Muhammad Hidayatullah Erga Kurniawati Erni Mohamad Esti Sri Ananingsih Fahrizal, Feri Fahrizal, Fery Falah, Samsul Fanny Indriyani Fanny Indriyani, Fanny Faturahmah, Erni Febria Mandeka Febria Mandeka Fenny Etrawati Fenty Aprina Fenty Aprina Feranita Utama Feranita Utama Fitri Samsuri, Ullya Fitria, Rizki Habibi, B Y Habibulloh, Annisa Hadji, Fitri Haerawati Haerawati Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Hamzah Hasyim Hanifah, Arindi Dinda Haris Munandar Harmadi Harmadi Helen K, Helen Helen. K Hendri Iyabu Henny Henny Heri Cahyono Hotmauli, Arnita Imam Much Ibnu Subroto Imat Rahmatilah Indah Eliyanti Indah Eliyanti, Indah Indah Puji Septeria Indah Purnama Sari Indahsari, Siti Rahmi Inoy Trisnaini Iqlima, Erni Irwantika, Nanda Ishak Isa Iswanto Iswanto Iswanto Iswanto Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Jafar La Kilo Januar Sitorus, Rico Jordanti, Happy Mira Juariyah Juariyah Julianti, Mita Jusna Ahmad Kelara, Anggun Khoirunnisa, Salsabila Kostiawan Sukamto, Kostiawan La Ode Aman Liberty, Iche Andriany Lilis Suryani M, Kornelia Rosvita Maharani, Azzahra Malfiro, Anisa Mardiyatun Nasyidah Marniayati, Lisa Masrid Pikoli Maulaya, Najmah Mayel, M. Iqbal Melanie Boursnell Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Miyarti, Sinta Mochammad Imron Awalludin Mohammad Zulkarnain Monica Tiara Samboina Mufarika, Rully Muhammad Idrus Muhammad Ridho Sadewa Murniati, Happy Mutiara Wahyuliana Nabella, Luthfiana Najmah Maulaya Najwa Nurul Izzah Namirah Adelliani Naomi, Christara Cicelia Nengsih, Nengsih Neshy Sulung Netty Ino Ischak Ningsih, Windi Indah Fajar Nining Indah Sari Nita Suleman Novia Sri Anda Yani Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurannisyah , Rizky Nurhayati Bialangi Nurita, Yuni Nurlaili Nurlaili Nurmalia Ermi Nurmalia Ermi Nurqanita, Ajeng Fathia Nurul Rahma Nurul Rahma, Nurul Nuryasari Mahani Nuryasari Mahani, Nuryasari Nyayu Rahma Oktaviani, Dedis Opir Rumape Padi, Maryam Penatarita Penatarita Permana Putra, Dicky Pomuato, Sasmita Prasteyaji, Fidela Nailan Faza Prastykha Tri Wahyuni Pratami, Yunita pridamayanti, Arviana Putri, Debby Amanda Putri, Luthfi Septianti Artika Putri, Sarah Dwi Putrisha, Shantya Adeline Rachmawati, Aisyah Rahma, Nyayu Rahmat Fajri Rahmawati, Mala Ramadhani, Andi Indra Wulan Sari Ramanda, Dea Fadhilah Ramawati, Mala Rapika Dianita, Nesya Resti Irmalasari Resti Irmalasari, Resti RIANTINA, ANITA Ricko, M. Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rimadona, Nia Rini Anggraini Rini Anggraini Rini Anggraini, Rini Rini Mutahar Rini Oktarina Ririn Yaumil Pratiwi Ririn Yaumil Pratiwi, Ririn Yaumil Risda Anjani Rizky, Irma Tiara Rizma Adlia Syakurah Rizma Adlia Syakurah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rozin, Abid Safirah, Salwa Salsabila, Gea Salwa Safirah Sangkota, Vivi Dia Afrianti Saphira, Bella Rino Sari Andajani Sari, Merry Afriliana Saskia Rahma Irawan Savira, Mahwa Septeria, Indah Puji Sherin Andrea Putri Silva Vanessa, Adeleine Silvy Alvionita Siti Halimatul Munawarah Siti Mukholipah Siti Mukholipah, Siti SRI RAHAYU Sri Yuliani Frisilia Dewi Sucirahayu, Citra Afny Suhendra, Ahmad Adi SYADZA, EGA RAVA Syafitri, Syafitri Syafrida Putri, Rica Thayban, Thayban Thiodoris, Fernando Trisnawarman, Trisnawarman Tukan, Maria Magdalena Nona Motu Utami, Tya Palpera Vanvie, Chynta Rahma Vanya Gita Purnamasari Vini Aristianti Waras Nurcholis Wardhani, Adelia Kesuma Weni, Mustika Wijangga, Putu Wiwin Rewini Kunusa Yani, Novia Sri Anda Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yudhi Setiawan Yudhi Setiawan Yudhi Setiawan Yuliarni Yuliarni Yulyana Kusuma Dewi Yurizal Yurizal Yusri Yusri Yusri Yusri Yuszda K Salimi Zahara, Rahma Zahirah, Aliyyah Zanjabila, Azmiya Rahma Zhafirah, Yunida Zico Ariesandi ZULAIHA ZULAIHA Zulkarnain, Mohammad