p-Index From 2021 - 2026
8.127
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL GIZI INDONESIA Majalah Kedokteran Bandung Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Althea Medical Journal Indonesian Journal of Disability Studies Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Global Medical and Health Communication Jurnal Sistem Kesehatan Jurnal Kesehatan Vokasional Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan The Southeast Asian Journal of Midwifery WIDYA LAKSANA Journal of Education Technology Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Jurnal Kreativitas PKM JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Journal of Health Sciences Media Karya Kesehatan JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Jurnal Bidan Cerdas Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edum Journal Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Jurnal PORKES Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Paedagogy Jurnal Menara Medika Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Journal of Midwifery Care Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer (JPKK) Inovasi Kurikulum Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

RIWAYAT STATUS IMUNISASI DASAR BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BALITA STUNTING Yosintha Dilina Wanda; Fardila Elba; Didah Didah; Ari Indra Susanti; Fedri Ruluwedrata Rinawan
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.4727

Abstract

Background: According to the World Health Organization (WHO) 2018, the prevalence of stunting in Indonesia is the third country with the highest prevalence in the Southeast Asia Region (SEAR). The average prevalence of children under five in Indonesia in 2005-2017 was 36.4%. In West Java the incidence of stunting is 29.9% and in Sumedang Regency the figure is still quite high at 36%, and based on data from the Jatinangor Health Center in 2020 there are 60 stunting toddlers.Purpose: The purpose to analyze the relationship between the history of basic immunization status and the incidence of  in toddler in Hegarmanah Village, Jatinangor District in 2020.Methods: This research design is a quantitative research conducted in Hegarmanah Village in November. This study use a case control design with a ratio of 1:1. The case group of this study was stunting and the control group was non-stunted. The groups of stunting and non-stunted toddlers were determined by a matching system of age and gender categorization. Sampling used proportionate stratified random technique. The sample in this study were stunted and non-stunted toddlers with a total sample of 120 respondents, 60 case groups and 60 control groups. The research instrument is a questionnaire and a microtoise to measure height. Bivariate analysis was carried out with Chi-Square and Odds Ratio testsResults: The results showed that 30 (25%) stunting toddlers aged 24-<36 months, 23 (19%) toddlers aged 24-<36 months and 19 (16%) boys with a history of incomplete basic immunization status . Bivariate analysis was carried out with Chi-Square and Odds Ratio tests with a 95% confidence level obtained (p = 0.000) with OR and CI (4.958 (2.074-11.852)). This states that there is a relationship between the history of basic immunization status on the incidence of stunting under five in Hegarmanah Village, Jatinangor District.Conclusion: There is a relationship between the history of basic immunization status on the incidence of stunting in toddlers in Hegarmanah Village, Jatinangor District with a value of p<0.05 (p=0.00<0.05) and there is a risk of stunting in toddlers with incomplete immunization 4.9 times compared to toddlers with complete immunization.Suggestion Future researchers are expected to be able to further investigate what types of immunization can affect stunting. Keywords: Relationship, Stunting, Basic Immunization, Toddler ABSTRAK  Latar Belakang: Menurut World Health Organization (WHO) data prevalensi kejadian stunting Indonesia termasuk negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara /South-East Asia Regional (SEAR). Rata-rata prevalensi balita di Indonesia tahun 2005-2017 adalah 36,4%. Di Jawa Barat angka kejadian stunting yaitu 29,9% dan di Kabupaten Sumedang angkanya masih cukup tinggi yaitu sebesar 36%, dan berdasarkan data Puskesmas Jatinangor pada tahun 2020 terdapat 60 balita stunting.Tujuan: Menganalisis hubungan riwayat status imunisasi dasar dengan kejadian balita stunting di Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor Tahun 2020.Metode: Rancangan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di Desa Hegarmanah pada Bulan November. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan perbandingan 1:1. Kelompok kasus penelitian ini yaitu stunting dan kontrol yaitu non stunting. Kelompok balita stunting dan non stunting ditentukan dengan sistem matching kategorisasi usia dan jenis kelamin. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random. Sampel dalam penelitian ini adalah balita yang stunting dan non stunting dengan jumlah sampel 120 responden, sebanyak 60 kelompok kasus dan 60 kelompok kontrol. Instrumen penelitian ini yaitu kuisioner dan microtoise untuk mengukur tinggi badan. Analisis bivariate dilakukan uji Chi-Square dan Odds RatioHasil: Hasil penelitian didapatkan 30 (25%) balita stunting dengan usia 24-<36 bulan, 23 (19%) balita usia 24-<36 bulan dan 19 (16%) balita laki-laki dengan riwayat status imunisasi dasar yang tidak lengkap. Analisis bivariate dilakukan uji Chi-Square dan Odds Ratio dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan (p=0,000) dengan OR dan CI (4,958 (2,074-11,852)).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara riwayat status imunisasi dasar pada kejadian balita stunting di Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor dengan nilai p<0,05 (p=0.00<0.05) serta terdapat risiko kejadian stunting pada balita dengan imunasi tidak lengkap 4,9 kali dibanding balita dengan imunisasi yang lengkap.Saran Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut mengenai jenis imunisasi apa yang dapat mempengaruhi stunting. Kata kunci : Hubungan, Stunting, Imunisasi Dasar, Balita
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN E-MAGAZINE TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA Rani Fitriyani Supriatna; Neneng Martini; Ari Indra Susanti; Dini Saraswati Handayani; Sefita Aryuti Nirmala
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.2669

Abstract

ABSTRACT  Background: Breast cancer is the common illness which often happens to womens, in developed or developing countries. West Java Province Health Profile in 2016 was found 912 breast cancer sufferers and one of them is Sumedang with positive breast lump tumors as much as 9.53%. Efforts to prevent breast cancer that can be done is health education regarding breast cancer given to adolescent girls.  Purpose: This research aim to determine the effect of providing health education about breast cancer prevention with e-magazine towards adolescent girls knowledge in SMAN Tanjungsari. Methods: This research used to a quasi experimental method with an approach pra eksperimental one group pre test-post test design. Sampling using techniques proportional sampling and simple random sampling, samples was 90 adolescent girls in SMAN Tanjungsari. The data is collected by questionnaire. The bivariate data analyzsis is used Paired Sample T-Test with the Statistical Package for Social Science (SPSS).  Results: The results of this research is showed there is an increased adolescent girls knowledge before and after health education with e-magazine (p = 0,009) and showed there is an influence from e-magazine to adolescent girls knowledge (r = 0,276).  Conclusion: There is an influence of e-magazine to the adolescent girls knowledge in SMAN Tanjungsari. Suggestion It is better for young women to better understand and pay attention to reproductive health from an early age and can make e-magazine as a reference and learning media to get health information about breast cancer prevention. Educators (teachers) can also work together with health workers and parents in order to provide appropriate health education to young women.  Keywords:  Adolescent Girl, Breast Cancer, E-Magazine, Health Education, Knowledge.  ABSTRAK  Latar Belakang: Kanker payudara merupakan kanker yang paling umum terjadi pada wanita, baik di negara maju maupun berkembang. Menurut Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2016 terdapat penderita kanker payudara sebanyak 912 orang dan salah satunya Kabupaten Sumedang dengan positif tumor benjolan payudara sebanyak 9,53%. Upaya pencegahan kanker payudara dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan mengenai pencegahan kanker payudara pada remaja perempuan.  Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang pencegahan kanker payudara dengan e-magazine terhadap pengetahuan remaja putri di SMAN Tanjungsari. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan pendekatan pra eksperimental one group pre test-post test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional sampling dan simple random sampling. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2019 dan  sampel berjumlah 90 remaja putri di SMAN Tanjungsari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariate menggunakan uji Paired Sample T-Test dengan program Statistical Package for Social Science (SPSS).  Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan e-magazine (p = 0,009) dan terdapat pengaruh dari emagazine terhadap pengetahuan remaja putri (r = 0,276).  Kesimpulan: Pada penelitian ini terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang pencegahan kanker payudara dengan e-magazine terhadap pengetahuan remaja putri di SMAN Tanjungsari. Saran Sebaiknya remaja putri dapat lebih memahami dan memperhatikan mengenai kesehatan reproduksi sejak dini serta dapat menjadikan e-magazine sebagai referensi dan media pembelajaran untuk mendapatkan informasi kesehatan mengenai pencegahan kanker payudara. Bagi tenaga pendidik (guru) juga dapat bekerja sama dengan tenaga kesehatan dan orangtua agar dapat memberikan pendidikan kesehatan yang tepat pada remaja putri.  Kata Kunci: Remaja Putri, Kanker Payudara , E-Magazine, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan.
ANALISIS PENGETAHUAN DAN BUDAYA IBU HAMIL TENTANG MANFAAT BERSALIN DI FASILITAS KESEHATAN Merry Wijaya; Eka Marliana Putri; Ari Indra Susanti
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 2 No. 1 (2018): BIMTAS: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.677 KB) | DOI: 10.35568/bimtas.v2i1.330

Abstract

Introduction: Giving birth in a health facility is one of the efforts to make the complication in mothers during giving birth be well resolved. For the reduce morbidity and mortality maternal and neonatal, knowledge and culture of pregnant mothers has a major influence on it. The objective of this research was to know the description of the knowledge and culture of pregnant mothers about the benefit of giving birth at health service facility, this study was conducted inCommunity Health Center of Soreang years 2016. Methods: The method used in this research was descriptive method with cross-sectional design; the population in this research was all pregnant mothers,the samples was 80. The sampling used accidental sampling. The data were obtained by using primary data through questionnaires, and analyzed through univariate analysis.. Results: From the research result, it was obtained that the pregnant mothers with the characteristic age from 20 to 35 (16.2%), multigravida (13.8%), mothers whose education was senior high school level had good education (8.8%) had insufficient knowledge about the benefit of giving birth in the health service facility. Viewed from the influence of culture, pregnant mothers aged from 20 to 35 and multigravida pregnant mothers (21.2%) were influenced, while based on education (16.2%) pregnant mothers whose education was elementary school were those who were influenced by the culture regarding giving birth aid done at home by parajis (traditional midwives). Conclusion: The conclusion of the research, show that there are still pregnant women who have less knowledge about maternity benefits in health care facilities and there is still the cultural influence of pregnant women affect the mother to do home delivery assistance by paraji.
Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Manfaat ASI Dan Risiko Pemberian MP-ASI Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Desa Cipacing Putri Meylin Redia; Merry Wijaya; Ari Indra Susanti
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v4i1.1026

Abstract

Pendahuluan: Masa perkembangan dan pertumbuhan anak adalah masa emas sekaligus masa yang penting. Untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal, maka bayi perlu diberikan ASI saja saat bayi berusia 0-6 bulan. ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi sehingga tidak ada yang dapat menandingi kualitas pemberian ASI saja hingga bayi berusia 6 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Namun pada kenyataannya, masih banyak ibu yang tidak memberikan ASI saja hingga bayi berusia 6 bulan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengetahuan dan sikap ibu tentang manfaat ASI dan risiko pemberian MP-ASI pada bayi usia 0-6 bulan. Metode: metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu yang memiliki bayi. Sampel dalam penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan sebanyak 53 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan data primer yang langsung diberikan kepada responden menggunakan kuesioner. Analisis data univariat. Hasil penelitian masih terdapat ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan mulai memberikan MP-ASI sebanyak 18.9%, pengetahuan ibu tentang manfaat ASI dan risiko pemberian ASI sebanyak 43.4% dengan kategori cukup, serta sikap ibu menunjukkan negatif terhadap pemberian MP-ASI sebesar 50.9%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu cukup, tetapi sikap belum baik sehingga bayi usia 0-6 bulan masih diberikan MP-ASI.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Media Video Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Anemia pada Remaja Putri Rista Yunanda; Lani Gumilang; Neneng Martini; Fardila Elba; Ari Indra Susanti
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 35, No 9 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.723 KB) | DOI: 10.22146/bkm.47074

Abstract

Background: Anemia in adolescent girls reduces motoric development, mentality, and intelligence and affects adolescent girl health in the future. Lack of hemoglobin may cause some complications in pregnancy and childbirth. Thereby, health education is needed to prevent anemia. Retention of information through video is 30%. Purpose: This study investigates the effectiveness of health education using video in improving knowledge and attitude regarding anemia among adolescent girls. Method:  This study used quasi-experimental with one group pretest-posttest design. Fifty-three adolescent girls studying at SMAN 1 Tasikmalaya were recruited in this study as selected through Proportionate Stratified Random Sampling. Data analysis used the Wilcoxon Signed Rank Test for knowledge data and the Paired Sample T-Test for attitude data. Pearson's Correlation Coefficient R Formula calculated the effect size. Results:  The results showed improved knowledge and attitude scores after giving health education using video (p-value, < 0.05 ). The effect size of the knowledge variable was 0.87, and the attitude variable was 0.74. Conclusion:  health education using video has a large effect in improving knowledge and attitude regarding anemia among adolescent girls.Keywords: Anemia, Attitude, Adolescent Girls, Health Education, Knowledge
Persepsi Suami dalam Mendukung Pemberian ASI Eksklusif di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi Gitta Agustina; Ari Indra Susanti; Sharon Gondodiputro
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 36, No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.55327

Abstract

Tujuan: Data dari Profi Kesehtan Indonesia tahun 2016 menunjukkan bahwa cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Sukabumi baru mencapai 62,3% masih kurang dari target nasional yaitu sebesar 80%. Banyak faktor yang mempengaruhi mempersembahkan ASI Eksklusif salah dukungan dukungan dukungan. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan persepsi mengenai dukungan dalam mempersembahkan ASI Eksklusif di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Metode: Desain kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi . Dilakukan dari bulan Juni hingga Juli 2019 di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi menggunakan data primer, suami yang memiliki anak> 6 bulan dengan kondisi sehat, mampu berkomunikasi dengan baik dan berdomisili di Kabupaten Sukabumi.Sebanyak 11 pasangan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Dilakuakn wawancara mendalam sesuai dengan wawancara baru. Hasil: Hasil penelitian terdapat 2 tema persepsi persepsi dalam pengambilan yang dibagi menjadi 3 subtema keputusan keputusan pada istri, keputusan pada kedua orang tua, dan mempersembahkan ASI selama 6 bulan atau tidak dan persepsi dalam dukungan emosional yang dibagi menjadi 5 subtema di antara pemberi makanan bergizi pada ibu, berdiskusi dengan ibu / istri, membantu membantu anak, membantu pekerjaan rumah, dan bangun di malam hari. Kesimpulan: Suami memiliki persepsi bahwa keputusan dalam memberikan ASI Eksklusif pondasi pada istri mereka dan dukungan emosional yang diberikan oleh suami adalah memberikan makanan bergizi pada ibu.
The Effect of Health Education Through Video on Girls Knowledge with Visual and Hearing Impairments About Sexually Transmitted Infections Ulfa Latifah; Dini Saraswati Handayani; Fardila Elba; Ari Indra Susanti; Neneng Martini
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.784 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2021.008.01.06

Abstract

Girls with disabilities are more at risk of contracting STIs because they are a vulnerable group, lacking information and reproductive health services so that hygiene is not well maintained. This study aimed to determine the effect of health education through a video about STIs on the knowledge of girls who were blind and deaf in Bandung City. This study used a pre-experimental method with one group pretest-posttest design in October-December 2019. The research sample was girls who were blind and deaf at Extraordinary Schools in Bandung City. The sampling technique was total sampling with 63 respondents. Data collection was carried out by interviews and questionnaire. Bivariate data analysis used Paired T-Test. In this study, there was an effect of health education through video on the knowledge of girls who were blind and deaf about STIs.
Scoping Review: Item Analysis Pada Multiple Choice Questions (MCQs) dalam Pembelajaran Sri Yunita; Yasinta Dewi Kristianti; Novia Martin; Nuryudica Harefa; Elly Yana; Patricia Zenitha Aritonang; Dessy Nur Safitri; Ari Indra Susanti; Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani Adnani
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v7i1.1671

Abstract

Salah satu komponen penting dari proses belajar mengajar adalah penilaian dan evaluasi. Ini adalah cara untuk mengetahui batas kemampuan, dan perkembangan hasil pembelajaran mahasiswa serta tingkat efektivitas pengajaran dosen. Pertanyaan multiple choice (MCQs) atau pertanyaan pilihan berganda adalah salah satu jenis penilaian dan evaluasi yang sangat populer. Agar ujian tetap sesuai dengan penilaian yang diinginkan, standar yang berlaku untuk pembuatan instrumen MCQ harus dipatuhi. Diharapkan review ini dapat menambah referensi untuk meningkatkan pengetahuan tentang pembuatan instrumen evaluasi MCQ dengan berfokus pada analisis hasil item analisis pada instrumen evaluasi MCQ. Struktur yang digunakan oleh Arksey dan O'Malley terdiri dari lima langkah. Menurut hasil, terdapat tujuh artikel yang diperoleh dari proses pencarian. Terdapat empat tema yang ditemukan dalam hasil analisis. Mereka adalah sebagai berikut: menentukan kualitas bagian soal; elemen yang mempengaruhi tingkat kesulitan soal; menjamin validitas dan kredibilitas bagian soal; dan menggunakan metode analisis untuk menghasilkan distraktor. Dalam pemilihan evaluasi belajar dalam pilihan berganda (MCQ), ketelitian diperlukan dalam pembuatan soal dan opsi jawaban yang menggunakan item analysis.
Perbandingan Kurikulum Pendidikan Bidan di Indonesia, New Zaeland, dan Australia Ari Indra Susanti
Inovasi Kurikulum Vol 18, No 2 (2021): Inovasi Kurikulum, August 2021
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v18i2.36410

Abstract

Bidan adalah salah satu tenaga kesehatan sebagai profesi yang terus berkembang sehingga harus mengikuti perkembangan dan perubahan globalisasi. Era globalisasi menuntut tersedianya sumber daya manusia profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kurikulum pendidikan bidan berdasarkan kebutuhan perkembangan zaman dengan membandingkan kurikulum pendidikan bidan di Indonesia, New Zaeland, dan Australia. Metode yang digunakan pada penulisan artikel ini dengan menggunakan penelaahan literatue (literature riview) berupa proses penyusunana sintesis kepustakaan. Tahap yang dilakukan dengan menelusuri kepustakaan, menemukan ide utama setiap artikel, dan menuliskan dengan gaya paraphrase. Hal tersebut, dilakukan dengan mengumpulkan berbagai referensi berupa artikel-artikel ilmiah dan text book berdasarkan kajian tentang kurikulum pendidikan bidan di Negara Indonesia, New Zaeland, dan Australia. Dengan demikan, hasil kajian perbandingan kurikulum pendidikan bidan bertujuan untuk mengembangkan kurikulum pendidikan bidan yang dapat menghasilkan lulusan bidan profesional dalam memberikan asuhan yang berpusat pada wanita.Kata Kunci: Bidan, Kurikulum, Pendidikan Midwives are one of the health workers as a profession that continues to develop so that they must follow the developments and changes of globalization. The era of globalization demands the availability of professional human resources in providing services to the community. Therefore, it is necessary to develop a midwife education curriculum based on the needs of the times by comparing the midwife education curriculum in Indonesia, New Zealand, and Australia. The method used in writing this article uses a literature review in the form of a library synthesis compilation process. The stage was carried out by browsing the literature, finding the main idea of each article, and writing in a paraphrase style. This has done by collecting various references in the form of scientific articles and text books based on studies on the midwifery education curriculum in Indonesia, New Zealand, and Australia. Thus, the results of the comparative study of midwifery education curriculum aim to develop a midwife education curriculum that can produce professional midwife graduates in providing women-centred care.
Effectiveness of Interdisciplinary Approach in Midwifery Higher Education Curriculum : Scoping Review Veronica Fernandez; Ari Indra Susanti
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.12606

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the interdisciplinary approach in midwifery higher education curricula. The research method utilized a scoping review of the Scopus, PubMed, and ScienceDirect databases. This method included the identification of research questions, searching for appropriate literature, selecting relevant studies, and mapping and analyzing data to identify knowledge gaps. The data analysis technique employed was thematic analysis. The results identified ten key articles that highlighted several key themes: midwifery education and training models, implementation of global standards, innovation in learning, and interprofessional collaboration. Findings showed that the Continuity of Midwifery (CoM) approach and mentor training positively impacted students' learning experiences, but clinical evaluation and supporting facilities still require significant improvement. The CoM education model underscored students' preferences for autonomous and collaborative practice. Enhancements to clinical evaluation and support facilities were recognized as important steps to improve the quality of education. Additionally, the implementation of global standards and innovation in interprofessional education is crucial for improving interprofessional collaboration and care outcomes. It is recommended to strengthen interprofessional approaches and community learning, as well as to engage students as researchers, to prepare them for the complex challenges in midwifery practice. These steps are expected to enhance the competency of midwifery graduates globally.
Co-Authors Ade Zayu Cempaka Sari Agus Hadian Rahim Ajeng Maulani Hazairin Akhmad Yogi Pramatirta, Akhmad Yogi Alvie Rizky Gusrianty Alvie Rizky Gusrianty, Alvie Rizky Aminarista Aminarista Annisa Triska Almanda Dewi Annisa, Eka Noyan Nur Aprianti, Nurul Azmi Ardini Saptaningsih Raksanagara Ari Kamayanti Aritonang, Patricia Zenitha Ariyati Mandiri Arsy Prawita Arsy Prawita, Arsy Arsy, Auliya Nurul Aryuti Nirmala, Sefita Asep Herry Hernawan Ashifa, Ade Nurul Astuti Dyah Bestari atikah putri wulandari atikah putri wulandari, atikah putri Atriany Nilam Sari Atriany Nilam Sari Atriany Nilam Sari Atriany Nilam Sari Atriany Nilam Sari Atriany Nilam Sari Auliya Nurul Arsy Ayi Purbasari Budi Sujatmiko Calista, Raya Faiha Chairiyah, Royani Dahur, Felisia Juita Dani Ferdian Dani Ferdian Darmawan, Flora Honey Dessy Nur Safitri Desti Ratna Wulan Desti Ratna Wulan, Desti Ratna Dida Akhmad Gurnida Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah, Didah Dilla, Vera Fauziah Dini Saraswati Handayani Edhyana Sahiratmadja Eka Marliana Putri Eka Noyan Nur Annisa Eka Noyan Nur Annisa Elba, Fardila Elly Yana Elly Yana, Elly Elsa Pudji Setiawati Ernawati Ernawati Fadila, Nadia Nur Fardila Elba Fardila Elba Fardila Elba Fardila Elba Faza Ayu Nurfauziyya Fa’ni, Renidya Asyura Muttabi’ Deya Fedri R Rinawan Fedri Ruluwedrata Rinawan Ferdian, Dani Fernandez, Veronica Firman Fuad Wirakusumah Gathari, Yuan Veriontina Ginna Megawati Gitta Agustina Habibah, Minda Hafitasari, Nurisna Ummu Harahap, Hasrina Hidayati Hardianti, Minarni Harefa, Nuryudica Hartinah Hartinah Hartinah Hartinah Hazairin, Ajeng Maulani Hazizah, Wahdah Hendraswari, Chatrine Aprilia Herry Garna Hidayah, Ulfa Hironima N Fitri Ilma Dina Arrahmah Indah Amelia Indra, Rosalinda Agnestya Insi Farisa Desy Arya Jayanti, Evi Dwi Johanes C. Mose Khotimah , Khusnul khusnul khotimah Kristianti, Yasinta Dewi Kusteja, Nadya Fauzia Lani Gumilang Larasati, Putri Argi Latifah, Ulfa Lausi, Risye Nuroctaviani Lina Rahmiati M. Yogi Riyantama Isjoni Mahandry, Silmy Putri Maisha Shafa Anggraina Mardianah, Lia Martini, Neneng Meiandayati, Rini Melani, Margareta Merry Widjayanti Merry Wijaya Mia Wahdini Millatina Ghassani Mohammad Ali Muaebah, Shiva muhammad rizky, muhammad Nareswari, Firyal Azahrin Putri Nasution, Nadhiati Awlia Nelly Dameria Sinaga Neneng Martini Neneng Martini Neneng Martini Neneng Martini Neneng Martini Nilam Sari, Atriany Nina Zayanti Nina Zayanti, Nina Noormarina Indraswari Novia Martin Novianti, Shofi Nabila Nur Annisa, Eka Noyan Nur Annisa Nur Rahmah Nuraini Karim, Ulfah Nuraini, Annisa Nuraini, Hanifah Nurani, Adinda Meisya Hasna Nurfitriyani, Ela Nurihsan, Achmad Juntika Nurparidah, Rani Nuryudica Harefa Parasdia, Roos Arum Patricia Zenitha Aritonang Pitaloka, Anita Pramatirta, Achmad Yogi ` Prischilia Modesta Sueng Son Purnama, Wanda G. Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari Sari Puspa Sari, Puspa Putri Meylin Redia Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani Rabbani, Salma Damayanti Rachmawati, Anita Raden Tina Dewi Judistiani Rahmiati, Lina Rani Fitriyani Supriatna Raya Faiha Calista Reizza Dwitara Pramodya Reizza Dwitara Pramodya, Reizza Dwitara Reza, Ovella April Rica Elista Rica Elista, Rica Rifqi Muhammad Fikri Rima Kusumah Dewi Rima Nopiantini Rima Nopiantini, Rima Rinawan, Fedri R. Rini Meiandayati Rista Yunanda Risye Nuroctaviani Lausi Rizkia Dwi Rahmandiani Roos Arum Parasdia Rosalinda Agnestya Indra Rosmawati, Dean Safitri, Dessy Nur Santoso, Ragil Adi Sefita Aryati Nirmala Sefita Aryati Nirmala Sefita Aryati Nirmala, Sefita Aryati Sefita Aryuti Nirmala Septiana, Krisna Siska Sharon Gondodiputro Sharon Gondodiputro Sharon Gondodiputro Silmi, Harridhil Silva Agustini Hanifah Siska Bradinda Putri Sudirman Siti Jubaedah Siti Nur Fatimah Sri Astuti Sri Astuti Sri Astuti Sri Astuti Sri Hastuti, Tuti Sri Yunita Sri Yunita Sri Yusnita Irda Sari Sukmana, Diniati Supriyatin, Dedeh Suryani, Neni Susiarno , Hadi Susiarno, Hadi Tarawan , Vita Murniati Theresa Febrianti Napitupulu Tisnasari Hafsah, Tisnasari Triyani, Dinna Ulfa Hidayah Ulfa Latifah Unti Ludigdo Vera Fauziah Dilla Veronica Fernandez Wardani, Yusrima Syamsina Widarti Widarti Widjayanti, Merry Winerti, Hervina Yasinta Dewi Kristianti Yogi Pramatirta, Akhmad Yohana Filiberta Lumu Ladjar Yosintha Dilina Wanda Yuliasti Eka Purnamaningrum Zulianto, Arief