Articles
Implementasi Kurikulum Merdeka Menurut Persepsi Tenaga Pendidik dan Peserta Didik
Primanita Sholihah Rosmana;
Sofyan Iskandar;
Alya Amrina Rosyada;
Agung Febriyano;
Popy Gustini;
Yulia Rahmawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.686
Pendidikan dasar di Indonesia telah mengalami berbagai perkembangan kurikulum. Saat ini, Kurikulum Merdeka tengah menjadi kurikulum utama yang diterapkan di beberapa sekolah-sekolah. Ada beberapa Sekolah Penggerak yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang dibina untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, namun ada juga beberapa sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan jalur mandiri salah satunya yaitu Sekolah Dasar Negeri 8 Nagri Kaler yang diterapkan kepada kelas 1 dan 4. Dalam penelitian ini kita menggunakan metode penelitian Kulitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas 1 SDN 8 Nagri Kaler. Tujuan dari penelitian adalah (1) bagaimana penerapan Kurikulum Merdeka di SDN 8 Nagri Kaler (2) tanggapan mengenai penerapan Kurikulum Merdeka, serta (3) menganalisis pengimplementasian Kurikulum Merdeka berdasarkan persepsi tenaga pendidik maupun peserta didik dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi serta dampaknya dari penerapan Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar Negeri 8 Nagri Kaler. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki respon yang baik dari tenaga pendidik ataupun peserta didik. Dalam pengimplementasianya pun cukup berjalan lancar, meskipun adanya beberapa kesulitan yang terjadi dalam penerapannya, namun hal itu masih bisa di selesaikan dengan baik. Meskipun SDN 8 Nagri Kaler bukan merupakan sekolah penggerak, namun meraka dapat menerapkan kurikulum merdeka ini dengan cukup baik. Peserta didik khususnya kelas 1 lebih memahami pembelajarannya serta merasa lebih menyenangkan dan nyaman dalam proses pembelajarannya
MANFAAT HASIL BELAJAR “PERENCANAAN PEMBELAJARAN TATA BOGA” PADA KEMAMPUAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN TATA BOGA
Muhamad Gilang Predana;
Elly Lasmanawati;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.183 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v7i2.14305
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan pada saat melaksanakan PPL di SMK BPP, sebanyak 7 dari 33 orang mahasiswa yang belum memahami komponen-komponen dalam RPP, khususnya berkaitan antara aspek kemampuan pengetahuan dan aspek kemampuan keterampilan khususnya dalam menentukan tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mendapatkan data tentang Manfaat Hasil Belajar “Perencanaan Pembelajaran Tata Boga” Pada Kemampuan Penyusunan RPP Mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan alat pengumpulan data berupa angket yang ditunjukan pada mahasiswa prodi Pendidikan Tata Boga angkatan 2013 dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 43 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat hasil belajar Perencanaan Pembelajaran Tata Boga pada kemampuan penyusunan RPP mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga memperoleh kriteria bermanfaat. Kesimpulan penelitian kemampuan menyusun RPP mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga berada pada kriteria bermanfaat. Saran ditujukan kepada mahasiswa Pendidikan Tata Boga sebagai peneliti selanjutnya yaitu dapat dijadikan gambaran bagi mahasiswa yang akan meneliti pada keterampilan mengajarnya dan bagi Dosen yang mengampu mata kuliah “Perencanaan Pembelajaran Tata Boga” memberikan pembelajaran memotivasi mahasiswa mengasah pengetahuan dan keterampilan menyusun RPP, memberikan arahan, contoh membuat RPP, memberikan penguatan pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun RPP lebih optimal.Kata kunci : Hasil belajar, Kemampuan, Penyusunan RPP
MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Wiwin Novitasyari;
Tati Setiawati;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (600.225 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i2.9030
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh jumlah lulusan Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia yang semakin banyak setiap tahunnya, tetapi jumlah lulusan yang berminat berwirausaha masih sedikit dikarenakan ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia setelah belajar mata kuliah kewirausahaan berdasarkan beberapa indikator kewirausahaan. Metode penelitian adalah metode deskriptif, dengan populasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia angkatan 2013 sebanyak 17 orang dan angkatan 2014 sebanyak 21 orang yang berarti jumlah total populasi yaitu 38 orang dengan kategori mahasiswa peminatan patiseri, menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia berdasarkan 6 indikator yaitu berada pada kriteria tinggi. Kesimpulan penelitiaan terdapat minat yang tinggi pada diri mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTK Universitas Pendidikan Indonesia untuk berwirausaha. Rekomendasi ditujukan kepada mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan indikator-indikator kewirausahaan dan mengikuti kegiatan kewirausahaan di luar mata kuliah berwirausaha agar dapat menumbuhkan minat menciptakan usaha sendiri.Kata Kunci : Minat, Berwirausaha, Mahasiswa, Prodi, Tata Boga
MANFAAT HASIL BELAJAR “BREAD” SEBAGAI KESIAPAN USAHA BAKERYMAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA
Filsya Rosdiana Sugianto;
Sudewi Yogha;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1204.104 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i2.9024
Penelitian ini dilatar belakangi adanya permasalahan tentang hasil belajar“bread” mahasiswa meliputi kompetensi pengetahuan, sikap dan keterampilan. Berdasarkan data nilai hasil belajar “bread”yang diperoleh dari 38 Mahasiswa paket peminatan patiseri angkatan 2013 dan 2014 terdapat 32 orang mendapatkan nilai A (85%), 4 orang mendapatakan nilai B (10%) dan 1 orang mendapatkan nilai C (5%), pada umumnya mendapatkan nilai yang cukup baik sehingga dapat diasumsikan sebagai bekal kesiapan untuk membuka usaha bakery. Keberhasilan belajar yang diperoleh mahasiswa setelah mengikuti perkuliahan teori dan praktek mata kuliah “Bread” diharapkan menunjukkan perubahan tingkah laku yang baik meliputi penguasaaan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang selanjutnya dapat memberikan manfaat sebagai kesiapan usaha bakery. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh data mengenai manfaat hasil belajar “Bread”sebagai kesiapan usahabakery mahasiswa program studi Pendidikan Tata Boga tentang konsep dasar roti, teknik pembuatan produk roti dan teknik pengemasan produk roti. Metode penelitian menggunakan pendekatan metode deskriptif analitis, dengan populasi mahasiswa program studi Pendidikan Tata Boga angkatan 2013 dan 2014 yang telah lulus mata kuliah “Bread”, sampel yang digunakan yaitu purposive sampel sebanyak 38 orang, dan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata manfaat hasil belajar “Bread” sebagai kesiapan usaha bakery Mahasiswa program studi Pendidikan Tata Boga berkaitan dengan kompetensi kognitif tentang konsep dasar roti berada pada kriteria sangat bermanfaat, masing-masing kompetensi afekif tentang teknik pembuatan produk roti dan kompetensi psikomotor tentang teknik pengemasan produk roti berada pada kriteria bermanfaat. Simpulan pada penelitian ini bahwa manfaat hasil belajar “Bread” sebagai kesiapan usaha bakery Mahasiswa program studi Pendidikan Tata Boga berada pada kriteria bermanfaat. Rekomendasi ditujukan kepada Mahasiswa agar lebih teliti dan cermat dalam memilih bahan pembuatan produk roti serta lebih meningkatkan keterampilan dengan terus berlatih dalam membuat produk roti sebagai kesiapan usaha bakery.Kata kunci : Manfaat, Hasil belajar, Bread, Kesiapan Usaha Bakery
PEMAHAMAN MODEL PEMBELAJARAN SEBAGAI KESIAPAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA
Tititri Suciani;
Elly Lasmanawati;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (469.244 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v7i1.11599
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman mahasiswa tentang model pembelajaran yang dibatasi dengan model Project Based Learning (PjBL) sebagai kesiapan praktik pengalaman lapangan mahasiswa program studi Pendidikan Tata Boga, diharapkan dapat memberikan gambaran pemahaman model tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemahaman mahasiswa Pendidikan Tata Boga angkatan 2014 tentang model Project Based Learning (PjBL) secara umum, tahap perencanaan, tahap pelaksanan, dan tahap evaluasi. Metode penelitian yang digunakan pendekatan metode deskriptif. Populasi dan sampel penelitian sebanyak 43 responden dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Hasil Penelitian menunjukkan pemahaman konsep pengertian, tujuan, karakteristik, tahapan, ciri-ciri, prinsip serta kekurangan dan kelebihan model Project Based Learning (PjBL) berada pada kriteria memahami, tahap perencanaan model PjBL berada pada kriteria memahami, tahap pelaksanaan model Project Based Learning (PjBL) berada pada kriteria memahami dan tahap evaluasi berada pada kriteria cukup memahami. Saran ditujukan pada mahasiswa Pendidikan Tata Boga agar lebih meningkatkan pemahaman tahap evaluasi model Project Based Learning (PjBL) dengan cara mempelajari kembali tentang model Project Based Learning (PjBL), Dosen mata kuliah belajar pembelajaran untuk lebih memotivasi mahasiswa Pendidikan Tata Boga agar memiliki kesiapan melaksanakan PPL di SMK.Kata kunci : Pemahaman, model Project Based Learning (PjBL), PPL.
KOMPETENSI PEDAGOGIK CALON GURU PROGRAM KEAHLIAN KULINER SMK PARIWISATA
Anggir Nurdianti;
Ade Juwaedah;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (486.596 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v8i1.19230
Calon guru harus mendekatkan kapasitas kompetensi sebagai guru profesional melalui pembelajaran dan latihan merujuk pada standar kompetensi pedagogik guru sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 Tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru. Studi pendahuluan di tempat praktik (PPL) menunjukan masih ada calon guru yang belum menguasai kompetensi pedagogik. Melalui penelitian ini, penulis melakukan penelitian dibidang pemahaman kompetensi pedagogik calon guru program keahlian kuliner SMK Pariwisata. Penelitian ini menggambarkan tentang keadaan dari responden yaitu mahasiswa pendidikan tata boga angkatan 2015 sebagai populasi dengan sampel 49 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda yang mencakup; SKL, KI, KD, materi pembelajaran, dan RPP, untuk mendapatkan data sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pemahaman; SKL, KI, dan KD kurikulum SMK 2013, materi pembelajaran program keahlian kuliner kurikulum SMK 2013, dan RPP program keahlian kuliner kurikulum SMK 2013 berada pada kategori cukup baik. Penelitian ini mengandung implikasi bahwa pemahaman responden terkait kompetensi pedagogik pada pengembangan kurikulum perlu ditingkatkan, sehingga akan memudahkan guru praktikan dalam menyelesaikan tugas keguruannya. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya yaitu meneliti secara keseluruhan di delapan aspek kompetensi pedagogik yang belum diteliti oleh penulis
Purple Sweet Potato Drop Cookies Reception
Gita Garnapuspita;
Ai Mahmudatusaadah;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (904.95 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v12i1.58484
Purple sweet potato has a shelf life of only 15-20 days. Storing sweet potatoes for a very long time is prone to making the sweet potatoes sprout and experience changes in taste.Purple sweet potato flour is one of the simplest processed products from purple sweet potato.Purple sweet potato flour can be used in the innovation of making pastry products, namely cookies. The purpose of this study was to determine the processes involved in the development of cookies products and to determine the acceptability of the drop of purple sweet potato cookies. The method used in this research is the experimental method. Based on data processing, the results of the QDA oranoleptic test and the hedonic organoleptic test that had been carried out by 5 expert panelists on 4 trial products, namely DCUU 1, DCUU 2, DCUU 3 and DCUU 4. The organoleptic test results obtained the product with the best formulation, namely DCUU 4. Based on data processing and organoleptic test results (acceptability test) to 30 untrained panelists stated that the drop cookies product made from purple sweet potato was very positively received by consumers.
Level of Knowledge on Hygiene Sanitation on Food Vendors in Traditional Markets in Tarikolot Village, Sumedang
Nenden Rosana;
Karpin Karpin;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (847.599 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v10i1.37552
Knowledge of hygiene sanitation is one of the basics of a clean healthy lifestyle. The purpose of the study was to determine the implementation of a healthy market, and the level of knowledge about sanitation and hygiene among food market sellers in the traditional market of Tarikolot Village, Sumedang. The research method is using descriptive research with a quantitative approach. The population and sample of the study were the sampling technique using the census technique, namely sellers of foodstuffs such as staple foods, meat, meatballs, eggs, vegetables, and grocery with a total of 23 people. Research instruments are observation and questionnaires. The results of the level of knowledge of hygiene, sanitation for food sellers in the traditional market of Tarikolot Village are still lacking, because most of the sellers of food ingredients in the market do not know the term sanitation hygiene.
ANALISIS SIKAP MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA PADA PRAKTIK PENYELENGGARAAN EVENT ORGANIZER BIDANG BOGA
Nayundha Yustriana;
Elly Lasmanawati;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.326 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v5i1.8447
Latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu hasil belajar mata kuliah Event Organizer (EO) yang dapat dilihat dari tiga aspek kemampuan diantaranya pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), dan keterampilan (psikomotor). Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga angkatan 2012 memperoleh nilai rata-rata A pada aspek kemampuan pengetahuan, namun berdasarkan hasil pengamatan studi awal ditemukan beberapa permasalahan terkait dengan aspek kemampuan sikap pada proses pembelajaran praktik EO. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data mengenai sikap mahasiswa, meliputi; sikap penerimaan (receiving), sikap partisipasi (responding), dan penilaian/penentuan sikap (valuing) pada praktik penyelenggaraan EO bidang boga. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan populasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga angkatan 2012 sebanyak 32 orang yang dijadikan sebagai sampel total. Hasil penelitian berdasarkan analisis, menunjukkan bahwa sikap mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga pada praktik penyelenggaraan EO bidang boga berada pada kriteria baik. Implikasi penelitian ini ialah penerapan hasil belajar EO dapat memberikan pengaruh terhadap sikap mahasiswa pada proses penyelenggaraan praktik EO bidang boga. Rekomendasi ditujukan kepada dosen terkait, mahasiswa dan peneliti selanjutnya agar kemampuan sikap mahasiswa dapat meningkat menjadi kriteria sangat baik.
BANOFFEE PIE SUBTITUSI TEPUNG PISANG KEPOK SEBAGAI INOVASI PRODUK BAKERY
Yessy Yolanda;
Sudewi Yogha;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/boga.v7i2.14308
Buah pisang merupakan buah yang cepat rusak, dalam kondisi matang penuh pisang hanya dapat bertahan beberapa hari bila tidak diolah lebih lanjut. Tepung pisang merupakan pengolahan lanjutan dari buah pisang yang dapat memperpanjang umur simpan, dapat menambah nilai gizi produk dan tepung pisang dapat memanfaatkan buah pisang yang tidak bisa dikonsumsi secara langsung seperti pisang kepok. Tepung pisang kepok dapat digunakan untuk subtitusi dalam pembuatan produk makanan, salah satunya dapat menjadi subtitusi tepung terigu dalam inovasi pembuatan produk bakery yaitu produk banoffee pie. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengembangan formula banoffee pie subtitusi tepung pisang kepok dan untuk mengetahui daya terima produk. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Besar subtitusi tepung pisang kepok yaitu 0%, 20%, 50% dan 80%. Terdapat perbedaan atau pengaruh terhadap warnaa, aroma,rasa dan tekstur pada banofee pie .Uji daya terima dilakukan terhadap 3 orang panelis ahli lalu terhadap 30 orang panelis konsumen, Dari pengujian organoleptik terhadap 3 orang panelis ahli didapatkan sampel dengan formulasi terbaik yaitu sampel dengan subtitusi tepung pisang 20% dari total tepung terigu dan uji hedonik kepada 30 orang panelis konsumen menyatakan produk diterima secara positif oleh konsumen. Produk inovasi banoffee pie subtitusi tepung pisang merupakan sesuatu hal yang baru dan dapat dikomersialisasikan untuk menjadi sebuah bisnis dan perlu dilakukan analisis zat gizi pada produk banoffee pie subtitusi tepung pisang untuk mengetahui zat gizi yang terkandung dalam produk tersebut. Kata kunci : subtitusi tepung pisang kepok, banoffee pie, uji daya terima