Articles
PENGETAHUAN GURU SEKOLAH DASAR TENTANG “PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT” SEBAGAI HASIL PELATIHAN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN SEKOLAH SEHAT DI CIATER SUBANG
Riana Dwi Wulansari;
Ai Nurhayati;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (425.329 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v4i1.8372
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kesadaran terkait pentingnya PHBS yang masih rendah dan belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan Guru SD tentang PHBS meliputi indikator mencuci tangan, mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah dan membuang sampah pada tempatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode desktiptif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SD di Kecamatan Ciater sebanyak 71 orang guru. Sample sebanyak 41 orang guru SD yang di pilih secara acak. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan guru SD tentang PHBS pada indikator mencuci tangan, mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah dan membuang sampah pada tempatnya masing-masing berada pada kategori cukup baik. Rekomendasi ditujukan kepada guru SD untuk lebih memahami dengan membaca berbagai sumber tentang PHBS sehingga dapat lebih baik mengimplementasikan pada kehidupan sehari-hari sebagai contoh nyata untuk siswa di sekolah.
PEMBELAJARAN BOGA DASAR DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI TINJAU DARI MANFAAT PADA PESERTA DIDIK DI SMKN 3 CIMAHI
Detta Melsya Sari;
Yulia Rahmawati;
Rita Patriasih
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (435.311 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v4i2.8413
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah yang ditemukan pada pembelajaran boga dasar di SMKN 3 Cimahi yaitu 58% peserta didik belum memahami dengan baik pada saat mengikuti pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian untuk menggali informasi manfaat yang dirasakan oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran Boga Dasar menggunakan model discovery learning, ditinjau dari kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 145 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan sampel random jumlah sampel sebanyak 60 orang peserta didik kelas X jasa boga. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase manfaat yang dirasakan oleh peserta didik pada kemampuan pengetahuan sebesar 64% berada pada kriteria cukup bermanfaat, pada kemampuan sikap sebesar 71% berada pada kriteria bermanfaat sedangkan pada kemampuan keterampilan sebesar 73% berada pada kriteria bermanfaat. Rekomendasi ditujukan untuk peserta didik agar lebih menambah pengetahuan yang telah didapatkan khususnya tentang bumbu dasar dengan cara memperbanyak sumber belajar yang relevan, dan guru agar lebih memotivasi peserta didik dalam pembelajaran boga dasar
PENDAPAT PESERTA DIDIK TENTANG HASIL BELAJAR “PARIWISATA” DI SMK NEGERI 3 CIMAHI
Adinda Anisa;
Sri Subekti;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (363.979 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8840
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan hasil belajar pariwisata peserta didik kelas X Jasa Boga 2 belum optimal sebanyak 30% masih berada di bawah dan batas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat peserta didik tentang hasil belajar pariwisata pada aspek kemampuan pengetahuan dan keterampilan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitik, dengan populasi peserta didik kelas X Jasa Boga di SMK Negeri 3 yang telah mempelajari “pariwisata”. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah Sampling Purposive dan sampel peneletian peserta didik kelas X Jasa Boga 2 sejumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Kesimpulan pendapat peserta didik tentang hasil belajar pariwisata pada aspek kemampuan pengetahuan dan kemampuan keterampilam berada pada kategori cukup baik. Rekomendasi ditujukan kepada peserta didik kelas X Jasa Boga 2 agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan usaha jasa dan sarana wisata melalui membaca dan mencari literatur secara online (e-book) dan untuk guru mata pelajaran pariwisata agar lebih memberikan dorongan atau motivasi kepada peserta didik untuk mempelajari pariwisata baik secara regional maupun global.Kata kunci : Peserta didik, Hasil belajar, SMK Pariwisata 3 Cimahi
PENGETAHUAN “PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT” PADA SISWA SDN ANDIR 01 KEC. BALEENDAH, KAB. BANDUNG
Rahman Arief Setiawan;
Ellis Endang Nikmawati;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.664 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v8i2.21959
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2011 yang salah satu sasarannya adalah institusi pendidikan. Penerapan PHBS di sekolah bertujuan untuk mewujudkan salah satu tujuan pendidikan dasar yaitu menjadikan siswa menjadi manusia yang sehat. Studi pendahuluan yang dilakukan penulis melalui wawancara kepada Kepala Sekolah dan Guru SDN Andir 01 menemukan masih adanya siswa yang belum mengetahui pentingnya PHBS, seperti jajan sembarangan, tidak sarapan dan kurangnya sarana prasarana pendukung PHBS yang mengakibatkan penerapan PHBS di sekolah menjadi kurang efektif. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi mengenai pengetahuan PHBS pada siswa SDN Andir 01. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN Andir 01 dengan sampel siswa kelas 4 dan kelas 5 berjumlah 80 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (10%) responden memiliki pengetahuan PHBS pada kriteria sangat baik, (26.25%) responden pada kriteria baik, (32.50%) responden pada kriteria cukup dan (31.25%) responden pada kriteria kurang. Pengetahuan responden tentang 6 (enam) indikator PHBS berada pada kriteria cukup, yaitu mencuci tangan menggunakan air bersih yang mengalir dan menggunakan sabun sebesar (52.8%), mengonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah sebesar (57.75%), olahraga yang teratur dan terukur sebesar (55%), menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan sebesar (65%), menggunakan jamban yang bersih dan sehat sebesar (62.5%), serta membuang sampah pada tempatnya sebesar (58.5%).
SIKAP KERJA PRAMUSAJI PADA MATA PELAJARAN TATA HIDANG “MELAYANI LAYANAN MAKANAN DAN MINUMAN” SISWA KELAS XI SMKN 3 CIMAHI
Zulnisa Addawiyah;
Atat Siti Nurani;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.205 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v9i1.23681
Kurikulum SMK tahun 2013 berhubungan dengan bentuk perilaku dan sikap, dalam struktur kurikulum SMK pada mata pelajaran Tata Hidang kelas XI di SMK Negeri 3 Cimahi sikap kerja sangat menunjang dalam pelaksanaan kompetensi dasar Melayani Layanan Makanan dan Minuman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data bahwa siswa melaksanakan sikap kerja pada tahapan preparation, general service procedure, dan closing restaurant, sehingga peserta didik mampu mewujudkan kompetensi yang dibutuhkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Teknik sampling yang digunakan oleh penulis adalah Simple Random Sampling, yang berjumlah 58 siswa kelas XI Boga SMKN 3 Cimahi. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket/kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian yakni pada indikator preparation meliputi mise en scene dan mise en place sebagian besar responden (93%) sangat baik dan lebih dari setengahnya (74%) baik, pada indikator general service procedure meliputi penampilan dan sequence service sebagian besar responden (97,24%) sangat baik dan lebih dari setengahnya (80%) baik, sedangkan pada indikator closing restaurant sebagian besar (88%) sangat baik. Disimpulkan bahwa siswa kelas XI Boga SMKN 3 Cimahi dapat melaksanakan sikap kerja pramusaji pada mata pelajaran Tata Hidang dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur yang terdapat pada silabus.
MANFAAT PENGETAHUAN “MENGOLAH HIDANGAN BERBAHAN TERIGU (PASTA)” SEBAGAI KESIAPAN COOK HELPER PADA SISWA SMKN 9 BANDUNG
Eliza Novrianti Rahayu;
Elly Lasmanawati;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (566.534 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v5i2.8817
Latar belakang masalah penelitian ini ingin mengetahui tingkat kemampuan pengetahuan siswa dalam “mengolah hidangan berbahan terigu (pasta) untuk mengembangkan potensi diri yang dimiliki sebagai cook helper hotel dan restoran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana manfaat pengetahuan mengolah hidangan berbahan terigu (pasta) pada kesiapan menjadi cook helper, pada tahap persiapan, pengolahan dan penyajian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul data. Sampel yang digunakan adalah purposive yaitu siswa kelas XII Program Keahlian Jasa Boga 2 angkatan 2012 SMKN 9 Bandung yang telah lulus Kompetensi Dasar Mengolah Hidangan Berbahan Terigu (Pasta) dan belum melaksanakan praktek kerja industri sebanyak 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa pada tahap persiapan, tahap pengolahan, dan tahap penyajian berada pada kriteria bermanfaat, mengandung implikasi bahwa siswa mampu menyerap materi “Mengolah Hidangan Berbahan Terigu (Pasta)” bermanfaat sebagai kesiapan cook helper. Saran ditujukan kepada guru pengampu mata pelajaran Pengolahan Makanan Kontinental agar lebih mengembangkan materi pembelajaran tentang “Hidangan Berbahan Terigu (Pasta)”, serta dapat memberikan motivasi pada siswa sehingga siswa lebih siap melaksanakan praktek kerja industri dan bekerja di industri sebagai cook helper.Kata Kunci : Manfaat Pengetahuan, Mengolah Hidangan Berbahan Terigu (Pasta), Kesiapan, Cook Helper, Siswa SMK
PERSEPI SISWA TENTANG HASIL BELAJAR USAHA JASA BOGA SEBAGAI SEBAGAI KESIAPAN WIRAUSAHA JASA BOGA DI SMK BALAI PERGURUAN PUTRI (BPP) KOTA BANDUNG
Robi Hikmat;
Ade Juwaedah;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.185 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v5i1.8449
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran usaha jasa boga (UJB) yang mendapatkan nilai 85 di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75 diduga akan memberikan kesiapan wirausaha jasa boga. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran persepsi siswa tentang hasil belajar usaha jasa boga sebagai kesiapan wirausaha jasa boga katering golongan A1 meliputi pengetahuan tentang perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi jasa boga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan populasi sebanyak 50 siswa kelas XII jurusan jasa boga SMK Balai Perguruan Putri (BPP) kota Bandung, sampel sebanyak 40 orang siswa menggunakan pengambilan sampel teknik sampling purposive. Hasil penelitian menunjukan persepsi siswa tentang hasil belajar usaha jasa boga sebagai kesiapan wirausaha jasa boga meliputi pengetahuan tentang perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi jasa boga berada pada kriteria cukup baik. Rekomendasi ditujukan kepada siswa agar lebih meningkatkan pengetahuan tentang usaha jasa boga melalui kegiatan belajar UJB di sekolah pada semester 5 dan 6, serta membaca dan mencari literatur yang terkait tentang wirausaha jasa boga, kepada guru mata pelajaran usaha jasa boga agar lebih meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penyempurnaan materi bahan ajar UJB
KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK MADAME SISCA THE EATERY BANDUNG
Meiriska Silfia Sari Supriatna;
Yulia Rahmawati;
Karpin Karpin
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (658.089 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v7i2.14304
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya tingkat penjualan produk restoran Madame Sisca The Eatery Bandung pada bulan juli 2017 hingga Febuari 2018. Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan informasi mengenai kepuasan konsumen terhadap produk di Madame Sisca The Eatery Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan Importance Performance Analysis, yang terdiri dari dua tahapan. Tahap pertama, mengukur tingkat kesesuaian antara harapan konsumen dan kinerja perusahaan menggunakan rumus indeks kepuasan konsumen. Tahap kedua, menentukan prioritas perbaikan kinerja perusahaan. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan indeks kepuasan konsumen, menunjukan bahwa masih terdapat tujuh indikator kepuasan konsumen yang memiliki angka indeks kepuasan konsumen dibawah 1,00 atau konsumen merasa belum puas yaitu pada indikator penyajian makanan, citarasa hidangan, pelayanan yang berwujud, empati, keandalan, ketanggapan, dan jaminan. Sedangkan untuk indikator variasi menu dan harga, konsumen dinyatakan sudah puas. Hasil analisis penentuan prioritas perbaikan menggunakan Matriks Importance Performance Analysis menunjukan bahwa indikator yang memiliki prioritas perbaikan paling tinggi yaitu pada indikator empati dan keandalan.Kata kunci : Kepuasan Konsumen, Kualitas Produk
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PATISERI SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 2 BALEENDAH
Laras Nur Amalia;
Yulia Rahmawati;
Karpin Karpin
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (552.133 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v9i2.33015
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengamatan penulis saat melakukan PPL pada tahun 2018, berupa studi dokumentasi nilai dan wawancara terhadap guru mata pelajaran patiseri. Hasil studi dokumentasi nilai mata pelajaran patiseri UAS terdapat 60% siswa kelas XI masih di bawah KKM, dengan nilai KKM 75. Hasil wawancara yang dilakukan guru menyatakan salah satu faktor hasil belajar yang rendah dikarenakan motivasi belajar yang rendah pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI di SMKN 2 Baleendah ditinjau dari aspek motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 174 siswa kelas XI program keahlian jasa boga. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling sebanyak 66 siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument tes dan angket. Instrumen tes digunakan untuk mengukur pengetahuan dan angket untuk mengukur motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukan hasil belajar siswa berada pada kriteria baik dengan persentase 69%. Motivasi belajar siswa berada pada kriteria baik dengan persentase 75%. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajara patiseri.
KOMPETENSI PENGETAHUAN “METODE PEMBELAJARAN” SEBAGAI KESIAPAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN TATA BOGA
Nisa Solihat;
Ade Juwaedah;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (513.445 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v7i1.11598
Penelitian ini dilatar belakangi mahasiswa praktikan PPL belum memiliki kesiapan yang memadaikhususnya dalam pemahaman metode pembelajaran yang akan diterapkan di kelas. Materi metode pembelajaran pada penelitian ini dibatasi pada 10 macam metode pembelajaran Tata Boga di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).Tujuan penelitian untuk mengetahui aspek kemampuan pengetahuan mahasiswa terkait aspek dimensi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, populasi mahasiswa prodi Pendidikan Tata Boga angkatan 2014 yang belum melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL), dengan sampel jenuh sejumlah 45 orang mahasiswa, teknik pengumpulan data menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukan aspek dimensi pengetahuan faktual mahasiswa pada kategori cukup dikuasai, aspek dimensi pengetahuan konseptual mahasiswa pada kategori cukup dikuasai, aspek dimensi pengetahuan prosedural mahasiswa pada kategori dikuasai dan aspek dimensi pengetahuan metakognitif mahasiswa pada kategori dikuasai. Simpulan penelitian ini bahwa kompetensi pengetahuan “Metode Pembelajaran” sebagai kesiapan Program Pengalaman Lapangan (PPL) berada pada kategori cukup dikuasai dan dikuasai. Rekomendasi ditujukan padamahasiswa PraktikanProgram Pengalaman Lapangan(PPL), agar lebih meningkatkan kesiapan mengajar tentang pengetahuan, prinsip, langkah-langkah dan analisis penerapan metode pembelajaran pada suatu pokok bahasan dengan bersungguh-sungguh saat mengerjakan tugas penyusunan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dikarenakan sangat terasa manfaatnya ketika pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL).Kata kunci : Pengetahuan, Metode Pembelajaran, Program Pengalaman Lapangan