Claim Missing Document
Check
Articles

POTENSI BAHAN PANGAN TEPUNG BIJI DURIAN SETELAH MELALUI MASA PENYIMPANAN Oktavia Nurmawaty Sigiro; Sukmayani Sukmayani; Nur Habibah; Kiki Kristiandi
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.436 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.623

Abstract

Biji durian merupakan limbah selain kulit dari buah durian. Pemanfaatan biji durian sudah mulai banyak dilakukan baik berupa tepung ataupun hingga olahan makanan namun penelitian terhadap daya simpan dan kandungan dari tepung biji tersebut belum dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penepungan, penyimpanan, dan kemudian pegujian terhadap tepung biji durian tersebut. Dari hasil pengujian diketahui bahwa kandungan tepung biji durian setelah dilakukan penyimpanan selama delapan bulan yaitu alkaloid yang tinggi, rendah kandungan terpenoid, kadar serat yang lebih tinggi dari tepung gandum, kadar air dan karbohidrat yang tinggi.
Inovasi Pengolahan Tepung Jeruk Berbasis Gluten Free Di Dusun Sadayan, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas Rini Fertiasari; Kiki Kristiandi; Hidayat Asta
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.414 KB)

Abstract

Dusun Sadayan adalah salah satu Dusun di Desa Sabayan KWT Tulipdan merupakan satu-satunya KWT yang terdapat di Desa Sabayan, lebih tepatnya,KWT tulip berlokasi di dusun Sadayan. Sejak 2018, KWT tulip fokusmemproduksi mocaf. Hingga akhirnya, di tahun 2021 bulan Februari melaluiPemerintah Daerah, dinas terkait dan semua elemen yang melakukanpendampingan di KWT Tulip melakukan peresmian “Rumah mocaf. “Goal indah”yang selama ini diperjuangkan oleh KWT Tulip. Namun permasalahan mulaimuncul. Salah satunya adalah tentang pengetahuan dan skill untuk mengolahmocaf menjadi olahan pangan gluten free. Hal yang kami tawarkan adalahpendampingan, khususnya di bidang pengolahan pangan berbasis mocaf untukmenghasilkan produk olahan pangan yang gluten free. Produk olahan berbahanbaku mocaf nantinya akan di substitusi dengan tepung jeruk. Dalam rangkamempertahankan harga buah jeruk yang notabene adalah komoditas unggulanKabupaten sambas,yaitu dengan mengolahnya menjadi tepung. Hal ini tentunyabertujuan untuk memperpanjang umur simpan,memberikan nilai tambah sertamempertahankan harga jeruk dan disisi lain, dapat di substitusi dengan mocafyang diproduksi oleh KWT tulip menjadi olahan pangan yang sehat dan glutenfree. Hasil dari PKM kali ini berupa biskuit yang terbuat dari mocaf dan tepungjeruk yang berasal dari ampas tepung jeruk yang sudah diambil sari jeruknya.Pengolahan biskuit murni tanpa menambahkan tepung lain selain mocaf dantepung ampas jeruk saja
Pelatihan Pemanfaatan Kulit Pisang Menjadi Es Krim sebagai Produk Unggulan di Desa Sijang Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat Renol Burjulius; Sonty Lena; Kiki Kristiandi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 5 (2022): JAMSI - September 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.472

Abstract

Desa sijang merupakan salah satu desa yang terdapat di kabupaten sambas dengan salah satu hasil pertanian yang dihasilkannya adalah pisang. Pisang merupakan buah dengan segudang kandungan zat gizi yang cukup lengkap dan masyarakat umumnya hanya memakan dagingnya saja, namun untuk kulit pisang masih jarang termanfaatkan dengan baik padahal kandungan kulit pisang pun sama memiliki kebermanfaatan yang baik bagi tubuh dan dapat diolah jadi es krim. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap limbah organik kulit pisang dijadikan es krim sebagai produk unggulan desa. Adapun pendekatan yang dilakukan dalam pelatihan ini adalah terbagi menjadi empat diantaranya adalah pemberian materi, diskusi, pelatihan olahan kulit pisang dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan bahwa antusias masyarakat yang ada di Desa Sijang sangat baik, hal ini ditunjukan dengan ikut berpartisipasinya dalam kegiatan awal sampai dengan akhir, selain itu juga dapat dilihat dari hasil pre post test yang dilakukan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman ibu-ibu PKK. Dari hasil kegiatan ini bahwa masyarakat dapat termotivasi dengan memanfaatkan hasil limbah atau hasil samping dari lahan pangan yang ada disekitarnya selain itu juga dari kegiatan pelatihan ini dapat menunjang nilai ekonomi dan memberikan karakteristik produk unggulan di desa tersebut.
Analisis Kadar Air, Abu, Serat dan Lemak Pada Minuman Sirop Jeruk Siam (Citrus nobilis var. microcarpa) Kiki Kristiandi; Rozana Rozana; Junardi Junardi; Andi Maryam
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2021.009.02.07

Abstract

Kandungan vitamin C berperan sebagai zat antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas hasil oksidasi lemak. Olahan yang sering dibuat pada jeruk siam adalah berbagai jenis minuman, manisan dan produk lainnya. Produk minuman yang umum menjadi olahan berbahan baku jeruk siam diantaranya yaitu jus, sirop dan minuman lainnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kadar air, abu, serat dan lemak pada minuman sirop. Adapun pengujian dalam penelitian ini adalah dengan metode SNI 19-2891-1992. Pengambilan sampel jeruk siam berada di Kabupaten Sambas yang selanjutnya dilakukan penyaringan untuk mendapatkan sarinya. Dan pengujian bahan tersebut dilakukan di Sucofindo. Berdasarkan hasil analisis tersebut didapatkan bahwa untuk kadar air untuk orang sebesar 46.04% dan kuning 43.98%, sedangkan untuk kadar abu sebesar 0.03% orange dan kuning 0.04% dan serat 0.39% orange dan kuning 0.30% serta lemak memiliki nilai yang sama yaitu 0.02%. Berdasarkan hasil data, minuman sirop jeruk siam dapat dikatakan sesuai dengan standar nasional Indonesia untuk minuman sirop, karena acuan ambang batas minuman adalah SNI 01-3544-1994.
Pelatihan Pembuatan Kecap Air Kelapa di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas Kiki Kristiandi; Nurul Fatimah Yunita; Rini Fertiasari; Ee Zurmansyah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 1 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.317 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i1.2268

Abstract

Pelatihan pembuatan kecap ini bertujuan unutk meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK yang berada di Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas. Pelatihan ini menggunakan limbah air kelapa yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Air kelapa merupakan salah satu cairan yang berasal dalam buah kelapa dengan segudang manfaat dan memiliki banyak kandungan zat gizi. Kelapa menjadi salah satu hasil pertanian yang melimpah di Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas. Selain itu pula Kecamatan Tekarang memilki banyak hasil pertanian diantaranya kelapa, jeruk, buah naga, jambu kristal dan jenis hasil pertanian lainnya. Pemanfaatan air kelapa itu sendiri masih jarang dimanfaatkan, karena pemahaman dan ketidak tahuan masyarakat terhadap pengolahan yang harus dilakukan. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah berkisar 20 Peserta dan tergabung dalam ibu–ibu PKK Kecamatan Tekarang. Respon positif yang diberikan ibu-ibu PKK terhadap kegiatan ini adalah dengan hasil olahan yang dilakukan tergolong berhasil. Keterukuran ini dilakukan dari tekstur, warna, aroma dan rasa. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan peserta dapat menjadi lebih terampil dan dapat mengembangkan produk olahan samping hasil pertanian yang berada di Kecamatan Tekarang Kabupatan Sambas.
Pelatihan Pembuatan Biskuit dari Tepung Pisang di Desa Matang Segarau Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas Muslimah; Kiki Kristiandi; Rini Fertiasari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 1 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.514 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i1.2279

Abstract

Desa Matang merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Sambas. Komoditi hasil pertanian yang ada di Desa ini banyak ditumbuhi dengan tanaman hortikultura dan yang menjadi bagian dari hortikultura tersebut adalah pohon pisang. Hasil pertumbuhan pohon pisang yang ada di desa Matang memiliki hasil yang melimpah, sehingga dengan tingkat hasil pertanian tersebut tidak terbendung dan terdistibusi pada pasar. Hasil pertanian yang melimpah dapat menimbulkan masalah baru yaitu dengan penurunan harga atau rusaknya bahan baku. Dengan demikian tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk membantu proses pengolahan dari hasil pertanian buah pisang untuk dijadikan olahan pangan biskuit. Biskuit merupakan panganan yang memiliki daya terima cukup baik dimasyarakat, selain itu biskuit dapat menjadi konsumsi disemua kalangan. Peserta yang tergabung dalam kegiatan ini adalah 30 ibu-ibu PKK Desa Matang dan di bagi kedalam 5 kelompok besar. Hasil dari kegiatan ini disukai oleh ibu-ibu PKK karena menjadi bentuk pengembangan baru dari hasil pertanian.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MOCHI BERBAHAN BAKU BEKATUL DI DESA BEKUT Syahrulizar Arditiya; Abdul Karim; Crisna Aprilia; Dian Hardiyanti; Erdiana Laura; Hesty Sulistiya; Khofifah Khofifah; Muniza Muniza; Kiki Kristiandi
JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.373 KB) | DOI: 10.55883/jipam.v1i2.12

Abstract

Bekut Village is located in the Tebas District area of West Kalimantan Sambas Regency. The village has its livelihoods: farmers, self-employed, civil servants, and other occupations. The most processed side products in Bekut Village are rice bran. The activity took place in March 2022, with the number of participants participating at 21 participants. This activity aims to provide training and assistance in making mochi made from rice bran in Bekut Village, Tebas District, Sambas Regency. The approach carried out by this training has several stages. The first is the presentation of materials, the second is the process of making bran mochi, the third is a discussion of training activities, and the fourth is evaluation. The results of the live interview conducted showed that PKK mothers have never processed rice bran; besides that, rice bran is not utilized effectively. After this activity, the movement has benefits where the byproducts of rice can be used as products with high economic value and valuable nutrients. In addition, this training is efficient; enthusiastic participants are also interested in contributing directly to this training process
Pendampingan pembuatan abon jantung pisang pada kelompok ibu PKK di Desa Semperiuk A Wahyu Wahyu; Amira Amira; Anggraini Anggraini; Ariska Ariska; Ayu Febby Puspita; Mia Talia; Novia Pipit Kurniawati; Rendi Agustian; Kiki Kristiandi
TEKMULOGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.49 KB) | DOI: 10.17509/tmg.v2i1.45517

Abstract

Semperiuk A Village is one of the villages located in South Jawai District, Sambas Regency with a population density of 475.17/Km. The results of the village are agricultural commodities in the form of bananas, rice, deep coconuts, vegetables and fruits. Based on the potential of the region that bananas are the main commodity. However, the community in Semperiuk A Village has no product development that can be developed optimally. The purpose of this research is to increase the village's ability to make processed products, besides that this assistance is a product that is favored by the local village and becomes a product that can improve the economy in Semperiuk A Village, South Jawai District. The stages in this activity are divided into two, namely: 1. The preparation stage which includes the initial process of asking for permission to provide assistance in Semperiuk A Village. 2. The implementation stages of the activities carried out by the accompanying participants and respondents totaling 10 PKK women. The result of this activity is that this superior product of banana heart shredded has the potential to be consumed as an effort to diversify food. The PKK women will also plan for the banana heart shredded product to be the flagship product of Semperiuk A Village. The results of this mentoring activity can be used as a benchmark for local communities to take advantage of the potential of the land in their respective areas.
ANALISIS ANTIOKSIDAN, TOTAL ASAM, TOTAL PADATAN TERLARUT DAN VISKOSITAS PADA MINUMAN SIROP JERUK SIAM (Citrus nobilis var. microcarpa): Analysis of antioxidants, total acid, total dissolved solid and viscosity of siam orange syrop drink (Citrus nobilis var. microcarpa) Dian Sari; Ee Zurmansyah; Hamdi Hamdi; Kiki Kristiandi
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 1 No. 1 (2023): FEBRUARY
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.724 KB) | DOI: 10.58184/jfsa.v1i1.15

Abstract

Syrup drink is a drink that is much favored by various circles of society after water and coffee. Many syrup drinks are served in various activities because the taste that is generated gives a sense of freshness. The syrup made in this research is Siamese orange syrup. The purpose of this study was to analyze the antioxidant content, total acid, total dissolved solids, and viscosity in Siamese orange syrup. This research uses the juice produced from Siamese oranges and this research takes place from November 2020 – February 2021. The processing process to get the juice is carried out at the Food Agroindustry Laboratory of the Sambas State Polytechnic. And the results of the tests carried out in Sucofindo with sample testing using the AOAC method (2016) ed. 20. The results obtained in the test of Siamese orange syrup are 18,542 mg/L (IC50) ) for antioxidants, 0.54% for total acid, 11.09 0Brix for total dissolved solids and a viscosity of 7.121 Cp. Based on the test results on the Siamese orange syrup drink, the processed Siamese orange can be said to be a drink that complies with market standards in general.
Early Marriage as a Risk Factor for Anemia and Low Birth Weight During the Covid-19 Pandemic Lalu Juntra Utama; Widarta Widarta; I Nyoman Adiyasa; Reni Sofiyatin; I Gde Narda Widiada; Lina Yunita; Kiki Kristiandi
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 5 No. 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 April 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v5i1.523

Abstract

Early marriage has a risk impact on the fetus and pregnant women. This triggers anemia and chronic lack of energy in the mother and has an impact on the growth of the fetus and children born with low birth weight. Law Number 16 of 2019 stipulates a basic age of 19 years for marriage for both men and women. This study is a community based cross-sectional study conducted in April 2022. Random sampling was used to select 117 samples. Data on the baby's weight, anemia, and mother's arm circumference were obtained from the 2019-2021 Health Center cohort data. Socio-demographics were collected using a structured questionnaire. Babies born to mothers aged 19 years and under were used as research subjects. The results confirm that the covid 19 pandemic, place of residence, education level, and work status are related to the incidence of early marriage in women. Education level has a significant impact on changes in birth weight in mothers who early marriage during the Covid-19 with p-value<0,05. There was no significant relationship found that women who were married at the age of 19 and under had a risk of suffering from anemia, chronic lack of energy and low birth weight with p-value>0,05. Education level has a significant impact on changes in birth weight in mothers who early marriage during the Covid-19. The use of other samples as controls may be needed at the time of further research so that the results obtained become a comparison of intervention cases.
Co-Authors Abdul Karim Agam, Beryaldi AGUS Agusti, Evelin Akbarini, Oon Fatonah Alamsyah, Ricky Amira Amira Andi Maryam Anggraini Anggraini Annisa Putri Annisa Putri Apriani, Ayu Ariska Ariska Arza, Putri Aulia Arza, Seti Asarif Asti Febrina Astin Atasasih Astrid Astheria Malaihollo Astuti, Etty Asysyifa Riana Awalinda, Awalinda Ayu Febby Puspita Berlina Saragih Crisna Aprilia Danil Danil Debora Simamora Defita Sari Devi Diah Mahmuda Dian Hardiyanti Dian Sari Ee Zurmansyah Eliza Eliza Elly Musa Elly Musa, Elly Emy Yuliantini Era Sabrina Era Sagita Erdiana Laura Ety Astuti Fahrial, Fahrial Faridi, Ahmad Farmiansyah, Eko Febri Febri Febriani Fertiasari, Rini Ferzi, M. Alta Tetra Fiona Fiona Fiona Fiona, Fiona Githa Oktaviani Grahan, Tahta keanu Gusti Randy Pratama Haliza, Haliza Hamdi Hamdi Hamdi Hamdi Hanavi, Muhammad Ilham Haq, Izhar Amirul Hesty Sulistiya Hidayat Asta Hidayat Asta, Hidayat Hikmah Trisnawati I Gde Narda Widiada I Nyoman Adiyasa Ike Anggraeni Indah Indah Indra Mahyudi Isabella, Amelia Ismiadi Ismiadi Januardy, Uray Jordi, Jordi Junardi Junardi Kamila, Kamila Khofifah Khofifah Kurniasari, Megawati Kusumawardani, Sagita Lailatul Mukaromah Lasmono, Krisna Nurdin Leni Leni Lina Yunita Lugeri, Leo Made Darawati Mahgfirah, Indria Malaihollo, Astrid Astheria Maryono Maryono Maryono Maryono Maryono Masara'T, Sudirman Masara’T, Sudirman Maulana, Tan Dede Maurin Aulia Mentari Merdekawati, Dewi Mia Audina, Mia Mia Talia Mogi, Gabriela Muhammad Usman, Muhammad Muhammad Zakiyul Fikri Muniza Muniza Muslimah Muslimah Muslimah Muslimah Muslimah Mutiara, Liris Nata Ningsih, Irma Fahrizal Butsi NINGSIH, NINGSIH Ningsih, Windi Indah Fajar Novia Pipit Kurniawati Novita Novita Novita Nur Habibah Nur Iqlima Aqilah Nurcahyanti, Desy Nurhafisa, Eysi Nuria Nurizwan Nurkasanah, Ayu Aisah Nurul Fatimah Yunita Nurul Pratiwi Nurul Safitri Nuryutika, Nuryutika Pandika, Edo Pasambuna, Muksin Pebrianti, Nurzalina Pebriyanti, Rini Prayitno, Firda Ayu Hari Puspa Puspa Rahmawati, Reni Rendi Agustian Reni Sofiyatin Renol Burjulius Renol Burjulius REZA FAHLEVI Riana, Asysyifa Rini Fertiasari Rini Fertiasari Rini Fertiasari Rini Fertiasari Rini Fertiasari Rochimah, Ega Alfinna Rozana Rozana Ruwendi Alfaisyal Saifudin Saleha Saleha Salianda Sangkala Sanya Anda Lusiana Saputri, Dwi Saragih, Berlina Sari, Anisa Devita Sarip Sigiro, Oktavia Nurmawaty Simamora, Debora Sonty Lena Sonty Lena Sri Vera Furwansih Sudirman Masara'T Sudirman Masara’T Sukmayani Sukmayani Syahrulizar Arditiya Tendi Antopani Tetty Herta Doloksaribu Theresia Widji Astuti Tritisari, Angga Urabi, Debby Wahyu Wahyu Widarta Widarta Wilis Widi Wilujeng Yayan, Krisentia Yeni Yeni YOGI Yunianto, Andi Eka