Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Membaca Permulaan Dengan Model Berbantuan Aplikasi Marbel Ulfa Aliyatul Azizah; Septi Yulisetiani; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.123589

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan kemampuan krusial yang perlu dimiliki peserta didik sekolah dasar karena menjadi pondasi dalam memahami pembelajaran pada jenjang berikutnya. Namun, masih ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan mengenali huruf, membaca suku kata, serta membaca kata dan kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Quantum Learning berbantuan aplikasi Marbel dalam pembelajaran membaca permulaan peserta didik kelas I sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Ngadirejo 3. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes kemampuan membaca permulaan yang dilihat dari aspek ketepatan lafal, kelancaran membaca, dan ketepatan intonasi dengan indikator yang mencakup kemampuan membaca huruf dan tanda baca, membaca suku kata, membaca kata, serta membaca kalimat. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran membaca permulaan dengan model Quantum Learning dilaksanakan melalui tahapan Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan. Aplikasi Marbel berfungsi sebagai media interaktif yang mendukung sintaks Alami, Namai, dan Demonstrasikan melalui penyajian gambar, suara, serta latihan membaca. Respon positif peserta didik terlihat dari meningkatnya keaktifan, antusiasme, fokus, serta kepercayaan diri selama mengikuti pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintaks Alami, Demonstrasikan, dan Ulangi memberikan pengaruh paling besar terhadap kemampuan membaca permulaan. Pada tahap Alami peserta didik memperoleh pengalaman dalam mengenal huruf dan bunyi huruf, tahap Demonstrasikan membantu memperlancar membaca, sedangkan tahap Ulangi peserta didik memperoleh kesempatan untuk berlatih membaca secara berulang sehingga ketepatan dan kelancaran membaca semakin meningkat.
Analisis resiliensi akademik dan grit pada mahasiswa PGSD Istnafillah Syahidah; Matsuri Matsuri; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 4 (2024): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v12i4.91092

Abstract

This study aims to determine the ability of academic resilience and grit in PGSD FKIP UNS students. The study used a quantitative descriptive analysis research design. Respondents in this study were 66 Surakarta UNS PGSD students class of 2023 who were selected using proportionate stratified random sampling technique. The instruments used are the academic resilience scale and the grit scale which consists of favorable and unfavorable items. The results showed that 84.6% of students had high academic resilience, and 15.2% of students had moderate academic resilience. In addition, 90.9% of students have moderate grit and 9.1% of students have low grit. There are variations in the level of academic resilience and grit in students. Therefore, it is important for students to train and optimize their non-cognitive abilities, besides that lecturers can also provide support and assistance through guidance services and learning activities they carry out.
Growth Mindset Sebagai Prediktor Computational Thinking Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Herlina Puspita Dewi; Roy Ardiansyah; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.122600

Abstract

Computational thinking merupakan keterampilan esensial pada abad ke-21 yang berperan dalam membekali peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan secara sistematis. Perkembangan keterampilan ini tidak hanya ditentukan oleh aspek kognitif, melainkan juga berkaitan erat dengan pola pikir serta keyakinan peserta didik terhadap potensi yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh growth mindset terhadap computational thinking peserta didik kelas V sekolah dasar di Kecamatan Weru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional berjenis prediktif dengan sampel 101 peserta didik kelas V sekolah dasar negeri di Kecamatan Weru. Pengumpulan data dilakukan melalui tes computational thinking dan skala growth mindset, yang masing-masing telah divalidasi melalui expert judgment dengan formula Gregory serta diuji reliabilitasnya menggunakan Alpha Cronbach. Analisis data mencakup uji prasyarat (normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas) serta uji hipotesis melalui regresi linear sederhana, uji-t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan growth mindset terhadap computational thinking, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan thitung 6,836  > ttabel 1,984, serta koefisien determinasi sebesar 32,1%. Temuan ini mengimplikasikan bahwa growth mindset merupakan prediktor psikologis yang bermakna bagi pengembangan computational thinking di sekolah dasar, sehingga pendidik perlu mengintegrasikan penguatan pola pikir berkembang dalam strategi pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan abad ke-21.
Dampak implementasi pembelajaran dalam jaringan (daring) mengenai kualitas pembelajaran ipa di sekolah dasar pada masa pandemi covid-19 Muhammad Isna Rosyada; Idam Ragil Widianto Atmojo; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 4 (2021): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v9i4.49180

Abstract

The Minister of Education and Culture of The Republic of Indonesia since March 24 2020 issued Circular No.4 of 2020 concerning the Implementation of Education Policies in an Emergency for the Spread of COVID-19, In this Circular Letter states that the learning process is carried out in their respective homes through online learning. The purpose of this study was to describe the impact of implementing online learning corncerning the quality of science learning during the COVID-19 pandemic. This research was conducted in class VI.I SDN Kleco 1 Surakarta. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. The data were collected by means of questionnaires and interviews from teachers and students as well as strengthened documentation. The results showed that through the implementation of online learning had an impact on not achieving on of the criteria in the indicator, namely the development of critical thinking in science learning. Teachers have not developed critical thinking in students, and students have not developed critical thinking. Based on this description it can be concluded that the quality of science learning in class VI.I SDN Kleco I Surakarta is quite good due to the impact of implementing online learning.
Pengaruh Model CIRC Berbantuan Media Let's Read Terhadap Kemampuan Menulis Cerita Anak Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Dhea Cindy Anggraini; Septi Yulisetiani; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.121330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran CIRC yang dikombinasikan dengan media Let's Read terhadap kemampuan menulis cerita siswa kelas lima SD di Klaster Ahmad Yani, Kecamatan Laweyan. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan rancangan kelompok kontrol non-ekuivalen, terdiri dari dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media Let's Read dan kelompok kontrol yang menggunakan media Bukuaku. Penelitian ini dilakukan di tiga sekolah dasar yang berlokasi di Klaster Ahmad Yani, Kecamatan Laweyan. Teknik pengumpulan data meliputi pre-test, post-test, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan, N-Gain, dan pengujian hipotesis dengan uji T independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC yang dikombinasikan dengan media Let's Read berpengaruh positif terhadap kemampuan menulis cerita anak, sebagaimana dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Kesimpulannya, penggunaan media Let's Read memiliki efek positif dalam meningkatkan kemampuan menulis cerita anak-anak.
Eksplorasi Model Discovery Learning Berbasis Wanatani Terhadap ecoliteracy Aspek Kognitif Materi Kearifan Lokal Uut Septiana; Roy Ardiansyah; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.123666

Abstract

Degradasi ekosistem akibat aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab memicu urgensi peningkatan pemahaman lingkungan sejak dini. Namun, pengetahuan literasi ekologi (ecoliteracy) peserta didik sekolah dasar pada aspek kognitif masih tergolong rendah, diperparah oleh ketergantungan guru terhadap materi ajar konvensional yang kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan model Discovery Learning berbasis kearifan lokal Wanatani (agroforestry) terhadap peningkatan ecoliteracy aspek kognitif pada peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode quasi-experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh peserta didik kelas IV sekolah dasar negeri se-Gugus Ahmad Dahlan Kecamatan Sruweng tahun ajaran 2025/2026. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, yang menetapkan SDN 1 Sruweng sebagai kelas eksperimen (n=31) dengan perlakuan model Discovery Learning berbasis Wanatani dan SDN 2 tanggeran sebagai kelas kontrol (n=22) dengan model Problem Based Learning. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes esai ecoliteracy aspek kognitif sebanyak 15 butir soal yang valid dan reliabel ( α= 0,955). Teknik analisis data menggunakan uji t independen (Independent Sample t-test), N-Gain Score, dan uji Effect Size. Hasil analisis uji statistic uji t independen menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Kelas eksperimen mencapai nilai rata-rata posttest sebesar 66,28 dengan rata-rata N-Gain 0,30 (kategori sedang). Perhitungan Effect Size menggunakan menggunakan rumus Cohen’s d menunjukkan nilai 0,49 (kategori small effect). Penerapan model Discovery Learning Berbasis Wanatani memberikan dampak positif dalam memperkuat penguasaan kognitif literasi ekologi peserta didik melalui visualisasi dan praktik kearifan lokal yang konkret. 
Penerapan model pembelajaran active debate untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas v sekolah dasar Arifa Tiara Putri; Jenny Indrastoeti Siti Poerwanti; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 1 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i1.88101

Abstract

Speaking skills are skills that every individual must have. As with other skills, speaking skills need to be honed so that people can master them well. After online learning in 1st grade to 3rd grade, students are less competent in speaking. Therefore, action needs to be taken to improve students' speaking skills. There are several ways to improve speaking skills, one of which is by implementing the active debate learning model. The active debate learning model is an active learning model that involves two camps as a pro team and a con team. Learning with this model requires students to speak to convey their arguments. Research was conducted on the utilization of the active debate learning model, with the objective of enhancing students' speaking proficiency. This study was part of Classroom Action Research, employing the performance method. As the debate learning model begins, there are seven aspects of assessing students' speaking skills, they are: 1) courage to appear, 2) diction, 3) intonation, 4) volume, 5) articulation, 6) speaking fluency, and 7) understanding of the material. The results of research using the active debate learning model were that students' skills increased from 64.3% in cycle I to 82.14% in cycle II. Therefore, it can be inferred that implementing the active debate model has the potential to enhance students' oral communication abilities.
Profil keterampilan berpikir kreatif peserta didik dalam pembelajaran ipa kelas v di sekolah dasar Titis Arum Widiastuti; Idam Ragil Widianto Atmojo; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 3 (2021): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v9i3.49030

Abstract

This qualitative research was undertaken to describe about profile of students creativity thinking skill in natural science of V.3th grade students in SDN Mangkubumen Lor No. 15 Surakarta. The subject that used in this research were 6 students who selected by using purposive sampling. The methods data collection of this research used tests and interviews. Creativity thinking skill aspects include fluency, flexibility, and originality. The results of this research showes that the profile of creativity thinking skill at SDN Mangkubumen Lor No.15  in the creative criteria. Percentage of the profile of creativity thinking skill of V.3th grade in SDN Mangkubumen Lor No. 15 at 77,59%. This is the percentages for each indikator of creativity thinking skill. The percentage of fluency obtained 83.33%. The indicator of flexibility obtained 77.78%. And in the originality indicator obtained 66.67%. The most dominant indicator is fluency. Creative thinking skills are important for every students, so teachers must be able to develop their creativity thinking skill.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE (SSCS) TERHADAP KEMAMPUAN KOLABORASI MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR Maria Mega Ajeng Widiarni; Matsuri Matsuri; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 4 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i3.93273

Abstract

Kemampuan kolaborasi adalah salah satu kemampuan yang diperlukan bagi peserta didik dalam pembelajaran Abad 21. Model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) adalah model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan berfokus pada pemecahan masalah melalui tahap Search, Solve, Create, and Share. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap kemampuan kolaborasi kelas 4 pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas 4 SD Kanisius Keprabon 02 Surakarta yang berjumlah 55 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kemampuan kolaborasi dan lembar observasi. Analisis validitas isi data pada penelitian ini adalah V-Aiken. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas menggunakan metode Bartlett pada aplikasi SPSS 26.0. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil uji hipotesis independent sample t-test pada aplikasi SPSS 26.0 nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,005. Berdasarkan hasil nilai signifikansi dapat disimpulkan bahwa H1 yang berbunyi terdapat pengaruh model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap kemampuan kolaborasi kelas 4 pada pembelajaran IPAS SD Kanisius Keprabon 02 Surakarta tidak ditolak. Penelitian ini menunjukkan bahwa model SSCS berhasil diterapkan dalam pendidikan, sehingga dapat digunakan dalam mendukung kemampuan kolaborasi peserta didik.
Memanfaatkan Sampah Plastik Menggunakan Metode Ecobrick sebagai Solusi untuk Mengurangi Limbah Plastik Matsuri Matsuri; Idam Ragil Widianto Atmojo; Chumdari Chumdari; Fadhil Purnama Adi; Roy Ardiansyah; Dwi Yuniasih Saputri
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 6, No 1 (2024): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v6i1.73555

Abstract

Plastic waste is a serious problem in Indonesia because plastic cannot be decomposed naturally and can have a negative impact on the environment and public health. Then the 3R principle is applied, namely Reduce, Reuse, and Recycle. This socialization activity will focus on the principle of Recycle (recycling) through ecobrick in the village of Shoulder RT 04 RW 07 Jati, Jaten District, Karanganyar Regency. Ecobrick itself is a creative effort to manage plastic waste into useful objects that have use value and sale value, reducing pollution and toxins caused by plastic waste. Making ecobrick does not require special skills and only requires a lot of money because it uses household waste plastic as the main material. The purpose of holding the socialization in Pundak Village RT 04 RW 07, Jati, Jaten District, Karanganyar Regency is to overcome plastic waste and provide an understanding of how to recycle plastic waste using the ecobrick method. The methods used in this ecobrick socialization are questionnaires, lectures, and demonstrations. The result of this socialization is a decrease in the amount of untreated plastic waste which is related to the greater awareness of residents in the Village of Pundak RT 04 RW 07, Jati, Jaten District, Karanganyar Regency in waste management.
Co-Authors A'yuninnata, Kumala Adi, Fadhil Purnama Afifah, Ikhtiar Nur Agus Efendi Ainun Nafisah Alfianita Nur Fadhilah Amelia, Febrisha Arya Annisa Nur Fadhilah Annisa Rahma Pradesiwi Arifa Tiara Putri Arisandi, Duddy Artini Tyas Utami Asrowi Asrowi Assalsabila, Salma Rohima Aulia Fadia Al Fatikhah Baso Intang Sappaile Baso Intang Sappaile, Baso Intang Basri, Teuku Hasan Bekti, Akhirul Yunita Chandra Halim Chumdari Chumdari Chumdari Chumdari Chumdari Chumdari, Chumdari Dahoklory, Franklin Stevan Detria Nur Aini Sutrisno Dewi, Metha Asmara Dhea Cindy Anggraini Dhita Murdaya Diah Hayu Novita Sari Didi Sudrajat Duddy Arisandi Dyah Sulistyo Wati Eni Sundari Fadhil Purnama Adi, Latifah Nur Afifah, Rukayah, Fadhilah, Alfianita Nur Fajri, Alifia Khaerunnisa Fauziah, Maryam Nurul Fitria Dwi Nofitasari Franklin Stevan Dahoklory Gamar Al Haddar Gilang Mahendrati Gilang Pratana Utama Putra Hadi Prayitno Hanafiah Hanafiah, Hanafiah Hanifah Nurul Muthmainah Hanifaw Rahma Setyaningrum Haniifah Alyaa Azmiira Rosyid Hasan Mahfud Hasan Mahfud Herlina Puspita Dewi Ichsan Fauzi Rachman Ida Bagus Made Wisnu Parta Idam Ragil Widianto Atmojo Idam Ragil Widianto Atmojo Idam Ragil Widianto Atmojo Idam Ragil Widianto Atmojo Idam Ragil Widianto Atmojo Idam Ragil Widianto Atmojo Ilham Ariwijaya Indah Arum Sari Ira Wati Subandi Istnafillah Syahidah Jenny Indrastoeti Siti Poerwanti Joko Daryanto Joko Daryanto Judijanto, Loso Julita Tuamely Kholifah, Cindy Nur Lilia Halim, Lilia Loso Judijanto Maria Mega Ajeng Widiarni Maryam Faizah Matsuri . Matsuri Matsuri Matsuri, Matsuri Mayasari, Nanny Medina Nurul Afifah Michelia Dyan Cindy Wardhani Mintasih Indriayu Indriayu Mintasih Indriayu, Mintasih Muhammad Isna Rosyada Munawir Yusuf Nanny Mayasari Nugroho, Rizki Dwi Nuralifah, Rosi Pratiwi, Dian Wahyu Puspitasari, Ellen Raihana Aisyah Resty Kurnia Dewi Ria - Widuri Risa Juliadilla Riyadi Riyadi Riyadi Riyadi Rosita, Firda Roslan, Roslinawati Mohd Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah, Roy Rukayah Rukayah Rukayah Rukayah Rukayah Rukayah Rukayah Rukayah Rukayah Rycco Febryan Sajidan Sajidan Sajidan Saputra, Akhmad Rizki Septi Yulisetiani Septia Luthfi Nugraheni Sri Marmoah Sri Wahyuni Sri Widiastuti Sri Widiastuti, Sri Subagya Subagya, Subagya Sukarmin Sularmi Sularmi Sunardi Sunardi Supianto Supianto Supianto, Supianto Supriandi Supriandi, Supriandi Tambunan, Rifka Paulina Titis Arum Widiastuti Tri Budiharto Tuamely, Julita Ulfa Aliyatul Azizah Uut Septiana Wahyuningtyas, Maria Wardana, Ilham Gigih Arif Setya Wicaksana, Prinsa Damar Widarsih Widarsih Widianto, Joko Tri Wiranto