p-Index From 2021 - 2026
12.218
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan PSYMPATHIC Jurnal Pendidikan Agama Islam AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Educational Research and Evaluation Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Madinah: Jurnal Studi Islam Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) QUANTA Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Al-Manar : Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan Jurnal Hawa : Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Early Childhood Research and Practice Computer and Informatics Education Review Journal of Contemporary Islamic Education Al-Abyadh Al-Kawakib Journal Evaluation in Education (JEE) Al-Khair Journal : Management, Education, And Law Jurnal Pendidikan "EDUKASIA MULTIKULTURA" Qiyas: Jurnal Hukum Islam dan Peradilan Pustaka: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Innovative: Journal Of Social Science Research JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Ta'dib Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Al Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Journal of Sharia and Legal Science AHDÃF: Jurnal Pendidikan Agama Islam Ghaitsa: Islamic Education Journal MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Semesta: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Tahdzib Al-Akhlaq Jurnal Pendidikan Islam Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Progresif attufula Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Indonesian Journal of Research in Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Islamisasi Ajaran Islam di Nusantara Eza qurnia Hayati; Alimni
Jurnal Al-Manar Vol 12 No 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v12i1.417

Abstract

Regarding the spread of Islam in Indonesia, it can be seen that the contribution of merchants from various countries can be seen from the emergence of mass organizations and Islamic communities in several important ports such as Java, Sumatra and other coastal areas. As well as evidence that many Islamic kingdoms were located along the coast, such as the kingdoms of Banten, Aceh and Demak. Aspects of the life of the kings influenced the history of the Islamization of the archipelago, which gave life to many strong cultures in the archipelago, which of course influenced the spread of Islam in the archipelago. The Great Mosque of Demak is an example of a legacy of Islamic development during the sultanate period which is still valid today. This mosque was built around 1477 M
Perbedaan Gaya Belajar Anak Laki-Laki dan Perempuan Pada Mata Pelajaran PAI di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu Fitri Yanti; Alimni Alimni
Jurnal Hawa : Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak Vol 1, No 1 (2023): Juni
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/hawapsga.v1i1.10584

Abstract

This study aims to determine whether there are differences in the learning styles of male and female students in learning Islamic Religious Education at SMP Negeri 2 Kota Bengkulu, in the 2022/2023 academic year. This type of research is comparative research. The data collection technique uses questionnaires with Likert scales. Hypothesis testing using the Way Anova test. The results showed that: 1) grade VIII students in PAI lessons tended to learn with auditory style, which was 71,29%. 2) Male students of grade VIII tend to learn with visual style, which is 911.7%. 3) Female students in grade VIII tend to learn with auditory style by 174%. 4) there is a significant difference between the learning styles of grade VIII male and female students in PAI lessons, where male students are more inclined to visual styles (p: 01.036) while female students are more inclined to auditory styles (p: 01.001).
Tri Pusat Pendidikan Dalam Pengembangan Pendidikan Islam Di Indonesia Fherlia Fherlia; Alimni Alimni
Al-Khair Journal : Management, Education, and Law Vol 3, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/kh.v3i1.10920

Abstract

Abstract: Tri education centers in Indonesia are still difficult to develop, characterized by difficulties in integrating educational programs between families, schools and communities who are responsible for education. The purpose of this research is to map and analyze the tricenter of education in the development of education in Indonesia. Using the library or literature study method, the data sources are obtained from reviews of scientific writings, scientific articles, scientific books both online and in print. The results of the study can be concluded that the education tricenter consists of family, school and community education. Family education is the first educational institution, because parents always prepare good educational supplies for their children. Then school education is that children get education through the school environment, humans receive formal education through educational and extracurricular materials with all the provisions and structures that have been regulated therein, formal education in this school is taken for nine years normally arranged through elementary, junior high, and high school programs. and high school. Meanwhile, community education is through non-formal educational institutions, such as tutoring (tutoring), TPQ (Quran Education Park), community organizations (Mosque Islamic Youth), and many other non-formal educational institutions in society. Thus it can be suggested that in an effort to develop education, then increase the role of functions and responsibilities of the tricenter of education in Indonesia.Keywords: Three Education Centers, Development, Islamic Education. Abstrak: Tri pusat pendidikan di Indonesia masih sulit dikembangkan, ditandai dengan kesulitan mengintegrasikan program pendidikan antara keluarga, sekolah dan masyarakat yang merupakan sebagai penanggungjawab pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk memetakan dan menganalisis tripusat pendidikan dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Menggunakan metode kepustakaan atau studi pustaka, yang sumberdata diperoleh dari review tulisan-tulisan ilmiah, artikel-artikel ilmiah, buku-buku ilmiah baik online maupun cetak. Hasil penenlitian dapat disimpulkan tripusat pendidikan terdiri dari pendidikan keluarga, sekolah dan masyarakat. Pendidikan keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama, karena orang tua yang senantiasa menyiapkan bekal pendidikan yang baik untuk anak-anaknya. Kemudian pendidikan sekolah merupakan anak mendapatkan pendidikan melalui lingkungan sekolah, manusia menerima pendidikan secara formal melalui materi pendidikan  dan ekstrakulikuler dengan segala ketentuan dan struktur yang sudah diatur didalamnya, pendidikan formal di sekolah ini ditempuh selama sembilan tahun secara normalnya yang disusun melalui program SD, SMP, dan SMA. Sedangkan pendidikan masyarakat melalui lembaga-lembaga pendidikan non formal, seperti bimbingan belajar (bimbel), TPQ (Taman Pendidikan Quran), Organisasi dalam masyarakat (Remaja Islam Masjid), dan banyak lembaga pendidikan non formal lainnya yang ada dalam masyarakat. Dengan demikian dapat disarankan bahwa dalam upaya pengembangan pendidikan, maka tingkatkan peran fungsi dan tanggungjawab tripusat pendidikan di Indonesia.Kata Kunci: Tri Pusat Pendidikan, Pengembangan, Pendidikan Islam.
Strategi Pembelajaran Tahfizh dalam Meningkatan Kemampuan Membaca, Menghafal dan Menulis Al-Qur’an dengan Menggunakan Media Buku Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) siswa kelas VIII Di MTsN 1 Kota Bengkulu. Icha Rezyika*; Alimni Alimni
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i2.23917

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar proses pembelajaran tahfizh dalam meningatan hafalan, menulis dan membaca al-qur’an dengan menggunakan media buku baa tulis al-qur’an dapat memberian hasil yang baik bagi generasi selanjutnya. Maka dalam proses pembelajaran harus disertai dengan strategi belajar. Stategi pembelajaran menulis, strategi menghafal dan strategi menulis. Dengan adanya strategi pembelajaran yang bai dapat menghasilkan dan meningkatkan hafalan siswa Mts N 1 Kota Bengkulu.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penekanan terhadap komponen program pengajaran antara lain berpusat pada pengajar (guru), peserta didik (siswa), teknik yang digunakan ceramah diskusi, dan teknik team teaching. Dan diperoleh hasil bahwa guru memberi contoh bagaimana cara dalam menghafal dan pengucapan ayat-ayat yang akan dihafal seara berulang-ulang dengan cara ini akan memudahkan siswa dalam menghafal serta dalam menulis al-quran siswa dengan menggunakan buku btq siswa menggunakan metode follow the line yaitu menggikuti garis atau huruf yang sudah ada kemudia ditebalkan kembali. Dan untuk membaca siswa akan dipanggil satu persatu dan membacakan ayat al-qur’an.  
Implementasi Metode Talaqqi dalam Mempercepat Kemampuan Baca Al-Qur’an di MAN Seluma Kabupaten Seluma Desi Wulandari*; Alimni Alimni; Anisaul’ul Qoni’ah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i2.24606

Abstract

Tujuan Idari Ipenelitian Iini Iadalah Iuntuk Imendeskripsikan Ibagaimana Imetode Italaqi Iyang Idigunakan Idi IMAN ISeluma IKabupaten ISeluma IIndonesia Iuntuk Imempercepat Imembaca IAl-Qur'an Isiswa. IPemahaman Ibacaan IAl-Qur'an Isiswa Imemiliki Idampak Iyang Isignifikan Iterhadap Ikemampuan Imereka Iuntuk Imempelajari Iteks, Imenjadikan Iteknik Iini Isalah Isatu Imetode Iyang Idiperlukan Iuntuk Imenilai Idan Imengurutkan Itingkat Ipemahaman Ibacaan Isiswa. IPenelitian Iini Imerupakan Ipenelitian Ikualitatif Ideskriptif, Idengan Idata Ipendukung Iyang Iberasal Idari Iwawancara, Isurvei, Idan Idokumen. ISekitar I20 Idari I56 Iorang Iyang Imengikuti Imetode Italaqqi Iini Idipilih Isecara Iacak Iuntuk Iberpartisipasi Idalam Ipenelitian Iini, Ioleh Ikarena Iitu Iumpan Ibalik Idan Ipendapat Imereka Idigunakan Iuntuk Imenyusun Ilaporan Iini. IGuru ITahsin Imenerapkan Ibahasa Idi Ikelas Idan Ipelajaran Iekstra Ikurikuler Imenggunakan Iiqra', Ikhutbah, Idan Ilatihan Iklasikal Isetelah Isiswanya Iberangkat Ihari Iitu.
Lembaga Pendidikan Pesantren Anis Dian Mutiara*; Alimni Alimni
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i2.23921

Abstract

Pesantren adalah lembaga pendidikan yang menitikberatkan pada pendidikan agama dengan membekali santrinya dengan ilmu agama yang cukup melalui pengajian kitab kuning sebagai sumbernya. Pendidikan yang dilaksanakan di dalamnya efektif dalam kaitannya dengan tujuan mendirikan pesantren dan lulusannya yang memiliki kedalaman spiritual sehingga dapat memberikan arah yang benar bagi masyarakat di masa depan. Oleh karena itu pendidikan yang efektif telah dilaksanakan dengan baik oleh lembaga tersebut.
Penerapan Syariah dan Hukum Islam di Indonesia Panji Putra Pratama*; Ismail Munir; Alimni Alimni
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25495

Abstract

Al-Quran dan literatur hukum Islam tidak menyebut kata hukum Islam sebagai satu istilah. Dalam Al-Qur'an, kata syari'ah, fiqih, hukum Allah, dan lainnya. Istilah hukum Islam merupakan terjemahan dari hukum Islam dalam literatur Barat. Penerapan syariat Islam sebenarnya sudah terjadi di masa lalu. Berdasarkan bukti sejarah, semua negara yang menganut agama Islam benar-benar menerapkan Syariat Islam. Banyaknya pemeluk agama Islam dan keberadaan situs sejarah Islam menjadi parameter penerapan syariat Islam di tanah air. Penyebaran Islam ke berbagai belahan dunia memberikan corak dan ragam Islam yang berkembang di Arab dengan ciri dan keunikannya sendiri. Hal ini dapat dimaklumi karena agama apapun, termasuk Islam, tidak dapat dipisahkan dari realitas yang ada di dalamnya. Islam bukanlah agama yang lahir dalam kekosongan budaya. Dibutuhkan dialog yang dinamis dan berkesinambungan antara Islam dan realitas. Syariat Islam di Indonesia memiliki sejarah yang sangat panjang, bahkan penerapan syariat Islam mungkin lahir lebih awal dari hukum modern yang lahir di Eropa. Perkembangan penerapan Syariat Islam di Indonesia dapat digambarkan dalam (empat) tahap, yaitu: masa Kesultanan Islam, masa prakemerdekaan, masa orde lama dan masa orde baru, dan masa reformasi sampai sekarang. Salah satu daerah yang menerapkan Syariat Islam pada kesultanan adalah Sumatera Barat. Hal ini dibuktikan dengan adanya tulisan “Adat basan di syara', Shara basan di Kitabullah” yang mengandung ajaran Islam
Kontribusi Konsep Etika Pendidik Perspektif K.H Hasyim Asy’ari Terhadap Kompetensi Kepribadian Guru Alimni Alimni; Eha Anna Lestari; Zulkarnain Zulkarnain
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2435

Abstract

Rumusan penelitian ini adalah : 1) Bagaimana konsep etika pendidik terhadap profesi menurut perspektif K.H Hasyim Asy’ari? 2) Bagaimana konsep etika pendidik terhadap peserta didik perspektif K.H Hasyim Asy’ari? 3)Bagaimana kontribusi konsep etika pendidik perspektif K.H Hasyim Asy’ari terhadap kompetensi kepribadian guru?. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1). seorang guru hendaknya selalu merasa dalam pengawasan Allah SWT selama melaksanakan tugasnya sebagai seorang pendidik baik di tempat ramai maupun di tempat sunyi. memiliki perangai zuhud dan hendaknya memperlakukan orang lain dengan budi pekerti yang baik. 2). Menurut K.H Hasyim Asy‟ari dalam kitab Adabul Alim wal Muta’allim, tentang adab guru, Hendaknya seorang guru mengajar dan mendidik murid dengan tujuan mendapatkan ridho Allah ta`ala, menyebarkan ilmu, menghidupkan syariat islam, dan membangun hubungan yang harmonis dengan peserta didik. 3). Etika pendidik perspektif K.H Hayim Asy’ari memiliki kontribusi terhadap kompetensi kepribadian guru seperti yang tercantum dalam permendiknas Nomor 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Kepribadian Guru dalam orientasi keduanya, yakni menjaga martabat profesi guru melalui tiga hal. Pertama mematuhi norma agama dan sosial. Kedua, menghiasi pribadi dengan etika dan akhlak terpuji. Ketiga, semangat dan tanggungjawab dalam menjalankan profesinya.
MIN in Rural and Urban Areas: Implementation of Talking Stick Learning Model in Al-Qur’an Hadith Subject Alimni Alimni; Alfauzan Amin
Ta'dib Vol 25, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v25i1.3340

Abstract

The purpose of this study was to determine differences in the tolerance character of students by applying the talking stick MIN model in Bengkulu Selatan district and MIN students in Bengkulu city. This type of research was mixed-method research using an explanatory design. The sampling technique in this study was total sampling. Collecting data in this study used a tolerance character questionnaire distributed to students from class IV MIN 1 Bengkulu City, class IV MIN 2 Bengkulu City students, grade IV students of MIN 1 South Bengkulu Regency MIN 2 South Bengkulu Regency, which totaled 100 students. Data analysis used the Independent Samples T-test and descriptive statistics. The results of this study indicated that the sig (2-tailed) Independent T-test value is 0.162 ≥0.05, so Ho was accepted, and Ha was rejected, meaning that there was  no significant difference between the average scores of students' tolerance character in MIN Bengkulu Selatan Regency (rural area area) and MIN Kota Bengkulu (Urban area area) where both schools implemented cooperative learning model of talking stick type in Al-Qur'an Hadith subject. Based on the results of interviews, after applying the talking stick model, students felt happy and excited while learning because learning was not dull, so that students also more easily understood the learning materials presented by the teacher.
Sejarah Harmonisasi Hukum Adat Dan Hukum Negara Dalam Masyarakat Rejang Riqqah Dhiya Ramadhanty; Nopan Wiranata; Ismail Munir; Alimni Alimni
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v5i2.11000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sejarah harmonisasi hukum Adat, hukum Islam, dan hukum negara pada masyarakat Rejang dengan menggunakan metode socio-legal yaitu suatu pendekatan yang mengkolaborasikan pendekatan penelitian hukum dengan pendekatan non hukum yaitu ilmu sosial, antropologi, dan sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa harmonisasi antara hukum adat, hukum Islam dan hukum tata negara sangat diperlukan sebagai salah satu upaya untuk memenuhi hak-hak dan kebutuhan setiap warga negara termasuk masyarakat adat serta untuk menciptakan solusi permasalahan-permasalahan adat yang belum dapat diselesaikan oleh hukum nasional. Dalam masyarakat Rejang harmonisasi antara hukum adat, hukum Islam, dan hukum negara terwujud dalam forum hukum adat yang disebut Jenang Kutei. Peradilan Jenang Kutei menjadi ruang bagi masyarakat Rejang dalam mewujudkan nilai-nilai hukum adatnya yang berdasarkan syariat agama Islam mendapat dukungan dari pemerintah daerah berupa pengakuan legalitas berupa peraturan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan keberadaan Jenang Kutei dalam masyarakat Rejang dapat mewujudkan harmonisasi antara hukum adat, hukum Islam, dan hukum negara. 
Co-Authors Ade Febrianti Valentina Adeka Alpionita Afifah Fitriana* Afriansyah, Jefri Agreliza, Wega Alfauzan Amin Amalia Meifrasinta , Nadya Anggita, Lonie Anis Dian Mutiara* Anisa Yusilafita Anisaul’ul Qoni’ah Apdila Nursanti Apriani, Yeti Ardianti Yunita Putri Asiyah, Asiyah Asiyah, Asiyah Ayu Anggita, Esi Ayu Wulandari Ayuna Ningsih Putri, Enji Shanti Azzahra, Miftahul Zannah Balkis, Herlinda Cahyani, Widya Contesa Hamdati, Omilia Desi Wulandari* Dwi Agus Kurniawan Eha Anna Lestari Eka Putri, Midela Elia Mariza Eliza Yuliana Elza Triani Eza qurnia Hayati Fherlia Fherlia Filip Jaya Saputra Fitri Yanti Fitriana*, Afifah Florentina, Saticha Frediansyah Frediansyah Friti Sulastri Fuaddah, Fitri Ermaroutul Gustina, Zapia Habibullah, Jumadil Awali Hafidzah Nurhasanah Hamdani . Handayani, Desika Hanif, Ridwan Harun Harun Harun Harun Heny Noniarti Heny Noniarty Herawati, Sulikah Septi Herlinda Balkis Icha Rezyika* Ilmana, Husna Imam Mahdi Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Munir Ismail Munir Ismail, Aulia Khatoon, Sahib Kristianto, Davit Kurniawan, Dwi Agus Lestari Nengsih Lestari, Meri Listari, Wira Kurnia Mawardi Lubis Mawardi Lubis Meilani Mar’atussholeha Melaningsi, Rere Melyasari, Eliza Meri Lestari Miftahul Zannah Azzahra Mona Nopitasari Muhammad Faaris Muhammad Faaris Muhammad Harismansyah Putra Arifin Munir, Ismail Mutiara*, Anis Dian Mutiarani, Farizza Nadya Amalia Nelly Marhayati, Nelly Nirwana, Rina Nopan Wiranata Nopita Lestari Novela, Yolan Novriyana, Yola Nurdina Purnama Sari Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurlaili Ollanisa Putri Pangestuti, Ruli Aulia Panji Putra Pratama* Pebi Djali Anggara Pebri Nopita Sari Perantika, Roliza Perdana, Rahmat Perdana, Rahmat Eka Pratama*, Panji Putra Pratama, Wahyu Adi Pujiati Pujiati Pulmasari, Mia Purwanto Purwanto Puteriani, Tizi Putri Nurfadillah, Ersa Qoni’ah, Anisaul’ul Rahayu, Seri Rahmanita, Ulya Rahmat Perdana Rahmat Perdana Ratmi Yulyana Renaldi Putri , Fitri Renaldi Putri Rezyika*, Icha Ridwan Hanif Rindra, Aqshal Shafatullah Putra Riqqah Dhiya Ramadhanty riswanto riswanto Rizki Apdasuli, Ririn Rosyid, Muhammad Agus Ainur Sabila Eka Septi Saepudin Saepudin Safitri, Bangkit Nursuci Saidah Siagian Sandra Hidayat Sarmi, Sarm Seftiani, Yulia Septi, Sabila Eka Shadat*, Nirhan Silvi Wardani Siregar, Renal Sipangidoan SUHIRMAN SUHIRMAN Suranda, Novalyo Suseil Mestaria Syaferi, Oki Elan Tapsir Efendi Tri Arni, Hensi TRIANI, ELZA Triani, Sefti Utami, Badriyah Utari, Rezie Zilvia Utiya Inayatun Najah Wahyu Adi Pratama Wiranata, Nopan Wiwinda Wiwinda Wulandari*, Desi Wulandari, Delfi Yubi Juliadi Yusuf , Muhammad Zahrotul Mardiyah Zorian Eldiansyah Zubaedi Zubaedi Zubaidah R, Zubaidah Zulkarnain Syafal Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, Nur Fitriya