Claim Missing Document
Check
Articles

Penaklukan Konstantinopel: Strategi Militer Sultan Muhammad Al-Fatih (1453-1481 M) Sumarni, Titin; Husni, Muhammad; Santi, Selvia
Syams Vol 6 No 2 (2025): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/j43rxy33

Abstract

The issues discussed in this study are: 1) how is the general description of the Ottoman Dynasty. 2) how was the military strategy of Sultan Muhammad Al-Fatih in the conquest of Constantinople. 3) how is the life history of Sultan Muhammad AlFatih. The objectives of this research are: 1) to know the general description of Constantinople. 2) to know the life history of Sultan Muhammad Al-Fatih. 3) to know the military strategy of Sultan Muhammad Al-Fatih in conquering Constantinople. This research is a qualitative historiographic research, with the type of library research. The data sources used in this research are primary and secondary data obtained from books, journals, and other works. The method used in this research is the historical method which is divided into four stages, namely, heuristics, verification, interpretation and historiography. Meanwhile, the method used in this research is the theory of military strategy. The results of this study show that: 1) the general description of the Ottoman Dynasty includes, geographical conditions, religious conditions, military conditions, social conditions and political conditions. 2) Sultan Muhammad Al-Fatih’s life history starts from his birth and childhood, achievements, death, personality and military policy. 3) Sultan Muhammad Al-Fatih’s military strategy used three components of military strategy when conquering Constantinople. The three components of the military strategy: First, the purpose of Sultan Muhammad Al-Fatih to conquer Constantinople. Second, the way Sultan Muhammad Al-Fatih Conquered Constantinople. And, thirdly, the means by which Sultan Muhammad Al-Fatih and his troops conquered Constantinople. Because of his unanimous goal, his unexpected way of attacking the opponent and adequate means to conquer the enemy. Because of the strength of the three components of military strategy owned by Sultan Muhammad AlFatih, then on 29 May 1453 Constantinople could be conquered by Sultan Muhammad Al-Fatih.
Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Benih True Shallot Seeds (TSS) Rohma, Ervina Wahidiya; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 12 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan dapat menurunkan kesuburan tanah sehingga berdampak terhadap penurunan produktivitas bawang merah. Oleh karenanya tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara pupuk kandang dan pupuk anorganik pada pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu dosis pupuk kandang terdiri dari 3 taraf, yakni : 0 t ha-1, 10 t ha-1, dan 20 t ha-1. Faktor kedua yakni dosis pupuk NPK anorganik yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: dosis pupuk NPK anorganik 100%, dosis pupuk NPK anorganik 80%, dosis pupuk NPK anorganik 60%, dan dosis pupuk NPK anorganik 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil panen umbi per hektar perlakuan dosis pupuk kandang 0 t ha-1 dengan dosis pupuk NPK anorganik 100% (19,07 t ha-1) tidak berbeda nyata dengan perlakuan dosis pupuk kandang 10 t ha-1 dengan dosis pupuk NPK anorganik 80% (19,32 t ha-1). Sehingga, penggunaan dosis pupuk kandang 10 t ha-1 dapat menurunkan dosis pupuk NPK anorganik sebesar 20%.
Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang dan Pupuk N, P, K pada Pertumbuhan dan Hasil Edamame (Glycine max L. Merrill) Widyatri, Tia Ayu; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.01.08

Abstract

Tingkat kesuburan tanah yang rendah (Bahan organik <2,5%) merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya produktivitas edamame. Kandungan bahan organik <2,5% tergolong sedang (Balai Penelitian Tanah, 2009). Kurangnya kesuburan tanah menandakan perlu adanya input N, P, dan K dalam jumlah yang tinggi. Input N, P, K dalam dosis tinggi lama kelamaan menyebabkan menurunnya tingkat kesuburan tanah. Oleh karena itu pupuk kandang dan pupuk N, P, K harus dikombinasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi pupuk kandang dan pupuk N, P, K yang paling tepat untuk memberikan hasil terbaik pada tanaman edamame. Penelitian ini dilakukan di Dau, Kabupaten Malang, pada bulan Februari sampai Mei 2024 pada ketinggian ± 583 mdpl dengan suhu rata-rata 17,5–30oC dan kelembaban 40–86%. Penelitian ini menggunakan Rencana Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan dan 10 kombinasi pupuk kandang dan N, P, K. Perlakuan pupuk kandang 15 ton ha-1 dengan N, P, K 50% menghasilkan pertumbuhan terbaik pada jumlah daun, luas daun, jumlah cabang produktif, jumlah polong tan-1, jumlah polong isi tan-1, bobot segar polong tan-1, dan bobot segar polong tanaman hektar-1.
PEMANFAATAN PUPUK HIJAU PAITAN (Tithonia diversifolia) DAN KRINYU (Chromolaena odarata) DALAM PENINGKATAN HASIL TANAMAN BROKOLI (Brassica oleracea) Rahardian, Tantra Septa; Sumarni, Titin; Suryanto, Agus
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia ialah negara yang berkembang pada sektor agraris. Pembangunan pertanian di Indonesia diarahkan pada sasaran utama yaitu peningkatan produksi pangan rakyat yang terus meningkat sejalan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk. Satu diantara cara untuk meningkatkan produksi ialah dengan meningkatkan kesuburan tanah. Tanah yang subur semakin berkurang di Indonesia, lahan yang tersedia sudah berkurang kesuburannya karena sudah dimanfaatkan dalam waktu yang cukup lama dengan pengguanaan pupuk anorganik yang berlebihan. Satu diantara cara untuk memperbaiki kesuburahan lahan ialah dengan menggunakan sistem pertanian organik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruhi pemberian dosis pupuk hijau paitan (Tithonia diversifolia) dan krinyu (Chromolaena odarata) guna meningkatkan hasil tanaman brokoli. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Cangar Fakultas Pertanian. Penelitian  menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yakni dosis pupuk hijau paitan dan faktor kedua yakni dosis pupuk hijau krinyu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNT 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk hijau paitan dosis 6 ton ha-1 dapat meningkatkan penambahan jumlah daun, luas daun, index luas daun, bobot segar, bobot kering. Pada parameter panenl dosis pupuk hijau paitan juga meningkatkan diameter bunga dan bobot segar bunga tanaman brokoli yakni 10, 44 cm per tanaman dan 213 g per tanaman.
Pengaruh Pupuk Kandang dan Kapasitas Air pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max (L) Merr.) Sances, Elend Arinta; Sumarni, Titin
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai  (Glycine max (L.) Merr) merupakan tanaman pangan yang terpenting ketiga setelah padi dan jagung. Budidaya tanaman dengan pemupukan anorganik secara terus-menerus menyebabkan kandungan bahan organik tanah semakin berkurang. Peningkatan kesuburan tanah dapat dilakukan dengan penambahan bahan organik berupa pupuk kandang. Tanah mempunyai hubungan yang sangat erat dengan air. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas penambahan pupuk kandang dalam mengurangi jumlah air yang diberikan pada tanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan di Green House, Landasan Udara Abdulrachman Saleh, Malang. Bahan yang digunakan adalah benih kedelai varietas Gema, pupuk kandang, polybag, air dan tanah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial, terdiri dari 2 faktor yang diulang 3 kali. Faktor pertama, yaitu: A0 = Tanpa pupuk kandang; A1 = Pupuk kandang 20 ton ha-1; A2 = Pupuk kandang 30 ton ha-1.Sedangkan faktor kedua yaitu: B1 = 100% kapasitas lapang; B2 = 75% kapasitas lapang; B3 = 50% kapasitas lapang. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang 30 ton ha-1 dengan 100% kapasitas lapang memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
Respon Tanaman Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L.) terhadap Pupuk Kandang dan Jarak Tanam Darmawan, Randy; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.02

Abstract

Rata-rata produktivitas kacang tunggak di Indonesia hanya mencapai 1,35 ton/ha, sedangkan potensi hasil dapat mencapai 2,13 ton/ha. Salah satu penyebabnya adalah penurunan kesuburan tanah yang ditandai dengan kandungan bahan organik yang rendah serta cara budidaya tanaman kacang tunggak yang kurang tepat. Beberapa usaha untuk meningkatkan produktivitas kacang tunggak, yaitu  penambahan bahan organik dan pengaturan jarak tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara dosis pupuk kandang dan jarak tanam pada pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tunggak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2024 hingga Mei 2024 di lahan percobaan PSDKU Universitas Brawijaya Kediri. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang dirancang menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT). Perlakuan pupuk kandang (P) sebagai petak utama terdiri dari 3 taraf, yaitu kontrol (P0), 5 ton/ha (P1), dan 10 ton/ha (P2). Perlakuan jarak tanam (J) sebagai anak petak terdiri dari 3 taraf, yaitu 40 x 10 (J1) cm, 40 x 20 cm (J2), dan 40 x 30 cm (J3). Variabel pengamatan pertumbuhan terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan umur berbunga, sedangkan variabel pengamatan hasil terdiri dari jumlah polong/tanaman, jumlah biji/polong, bobot kering biji/tanaman, bobot kering biji/ha, dan bobot 100 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil optimum diperoleh pada dosis pupuk kandang 5 ton/ha dengan jarak tanam 40x20 cm yang menghasilkan bobot kering biji/ha sebesar 1,82 ton/ha, tidak berbeda nyata jika dibandingkan dengan dosis pupuk kandang 10 ton/ha dengan jarak tanam 40x10 cm yang menghasilkan bobot kering biji/ha sebesar 2,14 ton/ha. Namun, kualitas biji yang dihasilkan pada jarak tanam 40x20 cm lebih baik jika dibandingkan dengan jarak tanam 40x10 cm.
Pengaturan Jumlah Buah dan Dosis NPK untuk Menghasilkan Melon (Cucumis melo L.) Berukuran Kecil Daffa, Mohammad Rakan Ahsana; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 4 (2026): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.4.03

Abstract

Permintaan pasar terhadap melon berukuran kecil semakin meningkat karena kepraktisannya untuk konsumsi individu. Oleh karena itu, perlu penerapan teknik budidaya yang tepat, melalui pengaturan jumlah buah per tanaman dan pemberian pupuk NPK yang seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara pengaturan jumlah buah dan dosis pemupukan NPK guna mendapatkan kombinasi perlakuan yang tepat untuk menghasilkan melon berukuran kecil dengan rasa yang manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2025 di greenhouse Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari dua faktor, yaitu pengaturan jumlah buah (satu, dua, dan tiga buah per tanaman) dan tiga taraf dosis pupuk NPK (N1:162,0 kg N; 115,2 kg P2O5; 264 kg K2O per ha, N2: 202,5 kg N; 144,0 kg P2O5; 330 kg K2O per ha, dan N3: 243,0 kg N; 172,8 kg P2O5; 396 kg K2O per ha). Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan uji lanjut Beda Nyata Jujur taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara pengaturan jumlah buah dan pemupukan NPK terhadap pertumbuhan maupun hasil tanaman. Pemupukan NPK berpengaruh nyata meningkatkan pertumbuhan vegetatif, namun perbedaan dosis tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bobot dan diameter buah. Pengaturan tiga buah per tanaman secara signifikan menghasilkan ukuran buah yang lebih kecil sesuai target pasar tertentu, namun memberikan total bobot panen per tanaman yang paling tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
TRANSFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DIGITAL DALAM MENJEMBATANI IDEALITAS NILAI ISLAMI DAN REALITAS KELEMBAGAAN Hendrizal, Hendrizal; Sumarni, Titin; Nopriadi, Nopriadi; Yuliandi, Tomi Desra; Sumiati, Cici; Munandar, Anhar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53512

Abstract

Islamic Educational Management (IEM) plays a strategic role in developing educational institutions that excel not only in academic achievement but also in moral and spiritual values. However, the rapid advancement of globalization, digitalization, and increasing demands for professionalism have created significant challenges, leading to a gap between the ideal principles of Islamic educational management and its actual implementation. This article aims to analyze the paradigm of Islamic educational management from the perspectives of ideality and reality, identify the factors contributing to the existing gaps, and formulate strategies to strengthen management practices in Islamic educational institutions. This study employs a qualitative approach using a literature review method by examining various scholarly books, journal articles, and relevant academic sources. The findings reveal that, ideally, Islamic educational management emphasizes the principles of trustworthiness (amanah), justice, professionalism, accountability, and consultation (shura). In practice, however, many Islamic educational institutions continue to face challenges related to human resource quality, leadership effectiveness, curriculum integration, and the utilization of information technology in institutional governance. Therefore, a comprehensive transformation of Islamic educational management is required by integrating Islamic values with modern management principles to improve educational quality, institutional competitiveness, and responsiveness to contemporary challenges. Such transformation is expected to bridge the gap between ideality and reality while strengthening the contribution of Islamic education to the development of future generations.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Latip, Abdul Agung Mustika Rizki, Agung Mustika Agus Suryanto Agus Suryanto Ahmad syahirul Alim Aini Nurul Aini, Nurul Aisyah, Nur Ulfa Aisyah, Nur Ulfa Aji Mandiri, Muhammad Ilham Akbar, Mohammad Fani Akbar, Mohammad Fani Alfian, Candra Alfulaila, Nur Alfulaila, Nur Alim, Ahmad Syahirul Alyadin, Faadhilah Fairuz Amani, Risca Amien, Muhammad Andriyansyah, Andriyansyah Anggarsari, Dias Anggarsari, Dias Anggi Indah Yuliana Anggoro, Ariek Dwi anhar, Aus Anton Muhibuddin Aprizanti, Dea Ardiany, Yuli Arini, Siti Asmayani Salimi Asnawati Asnawati Aulia, Purnama Mahbub ayuningsih, asti riska ayuningsih Azis Azis, Azis Azizah, Nur Bambang Guritno Bancin, John Pradana Bancin, John Pradana Br Meliala, Moseria Br Meliala, Moseria cahyaty, Rikza Alfya CINDY CINDY Cindy, Cindy Daffa, Mohammad Rakan Ahsana Darmawan, Randy Devie Ayu Paramitha Dewani, Didha Dewanti, Oka Pramestia Dewi Yuliana Fitri Dhona Puspita Ningrum Diah Azhari Didha Dewani Didik Hariyono Djajadi Djajadi Djajadi, Djajadi Dwi Yamika, Wiwin Sumiya Eko Widaryanto Elend Arinta Sances Elmefi, Sacia Fadilla, Rohayu Fajariyani, Amalia Ika Fajariyani, Amalia Ika Fajarwati, Santi Kusuma Farisa Magdalena Febry Mitra Pradana, Febry Mitra Fetty Tri Anggraeny Fiolita Prameswari Putri Fitra, Ahmad Fitra, Ahmad Fitrah, Rafly Ibrahim Gloria Ika Satriani Hasifah, Alifah Dita Hasifah, Alifah Dita Hastanti, Rina Dwi Hastanti, Rina Dwi Heddy, Y. B. Suwasono Hendrizal Hendrizal Hermawan Nugraha Utama Hidayat, Hakiim Kurniawan Hidayat, Hakiim Kurniawan Husni Thamrin Sebayang Husni Thamrin Sebayang Hutapea, Matthew Nicholas Fransiskus Hutapea, Matthew Nicholas Fransiskus Ika Kurnia Sofiani iromo, heppi ismail, mufaro'ah Kamaruddin Kamaruddin Kamila, Aisyatin Kamila, Aisyatin Kartika Yurlisa, Kartika Karuniawan Puji Wicaksono Kurnia, Eni Laili, Alfinik Matil Lathifa, Santana Magdalena, Farisa Mardalena Mardalena Marsha, Nikita Dwi Medha Baskara Meganada, Ika Kartika Meganada, Ika Kartika mentari, chintia indah Miftakhul Mita Kartika Ningrum Mochammad Wildan Nugraha Muchamad Yusron Mudji Santoso Mufaro’ah Muhammad Husni Muhibuddin, Anton Muliandari, Nadya Nabilah, Sri Nafi’, Rifqi Nafi’, Rifqi Nikita Dwi Marsha Ningrum, Dhona Puspita Ningrum, Mita Kartika Ninuk Herlina Nisa, Diya Khoirun Nisa, Diya Khoirun Nisaa, Annita Khoirun Nisaa, Annita Khoirun Nofalia, Pina Nopriadi Nopriadi Norbaida, Norbaida novryan, Muhammad razwin Nugraha, Mochammad Wildan Nugraha, Yoga Sasmita Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nur Azizah Nur Ramadhan, Anjari Fadilla Nur Ramadhan, Anjari Fadilla Nur Yuliani Nurhadi . Nurhasanah Nurhasanah Nurhastuti, Nurhastuti Okta Rahma Dani, Gina Paramitha, Devie Ayu Permatasari, Tessa Andini Pradana, Febry Mitra Pradita, Tiara Pasa Pradita, Tiara Pasa Pradoto, Rendy Wahyu Pradoto, Rendy Wahyu Prakoso, Jaka Dwiputra Pratama, Muhammad Lutfi Purnamasari, Chici Dwi Purnamasari, Chici Dwi Putra, Herry Pratama Putra, Herry Pratama Putri Rahmadani, Putri Putri, Fiolita Prameswari Putri, Gina Sukma Rafli, DzakyMuamar Rahardian, Tantra Septa Rahayu, Karmilawati Dwi Rahma Pramita Sari rahmadani, gina okta Rahmadani, Tiara Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia Rahmanda, Riefna Rahmanda, Riefna Ramadhan, Muhammad Riski Ramasandy, Mohammad Rangga Refilina, Yenni Resti Amelia Susanti Ridwan Melay, Ridwan Risantosa, Choirifia Riyani, Norma Winda Riyani, Norma Winda Rizqiasari, Ferina Roedy Soelistyono Roha, Muf Rohma, Ervina Wahidiya Sahana, Nilam Saifunnajar, Saifunnajar Sances, Elend Arinta Santi, Selvia Santoso, Mudji Saputra, Rio Febrian Saven Sari, Alusia Destia Sari, Alusia Destia Sari, Rahma Pramita Sebayang, Husni Thamrin Septiana, Riani Setianto, Christian Wahyu Setyaji, Kurniawan Setyono Yudo Tyasmoro Sheny Kaihatu Simamora, Harry Kurnia Simamora, Harry Kurnia Simanjuntak, Debora Siratul Fikri, Fatoni Sisca Fajriani Siti Nurbaiti Sopiani, Ika Kurnia Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sumiati, Cici Susanti, Resti Amelia susilo, dhyma erlian Sutrisno, Muhammad Syahri, Rifauldin Syahri, Rifauldin Taufik, Anton Taufiqqurrahman, Husain Tini, Jumi Alia Titiek Islami Tyas, R.A. Putri Husadaning Tyas, R.A. Putri Husadaning Utama, Ari Pradipta Utama, Ari Pradipta Utama, Hermawan Nugraha Utami, Arisani Putri Utami, Arisani Putri Verdiana, Miranti Ayu Verdiana, Miranti Ayu Wahid Wahid Wahyuni, Andi Nirma Wahyuni, Andi Nirma Wambrauw, Sopia Fransina Wicaksono, Agung Tri Wicaksono, Agung Tri Widyatri, Tia Ayu Wijayanti, Mia Rajib Wijayanti, Mia Rajib Wiwin Sumiya Dwi Yamika, Wiwin Sumiya Wulandari, Dinda Pangesti Afrida Wulandari, Dinda Pangesti Afrida Wulandari, Irene Caya Y, Welly Setyawan Y, Welly Setyawan Y. B. Suwasono Heddy Yoga Sasmita Nugraha Yulia Syafitri Yuliandi, Tomi Desra Yuliani, Nur Yuliar Yuliar Yusrawati Yusrawati Z, Martias Zulfitri Aima