p-Index From 2021 - 2026
15.371
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Jurnal Mirai Management Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Mashrafiyah : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan Syariah Indonesia Journal of Halal Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan JURNAL EKONOMI SAKTI (JES) Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Ecces: Economics, Social, and Development Studies Journal of Management and Business Innovations Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Journal of Islam and Science Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Jurnal Ilmiah Al-Tsarwah International Journal of Business and Social Science Research Economics and Digital Business Review Journal of Economics and Business UBS El-Iqtishady TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Journal of Sharia Economics JURNAL KEISLAMAN Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan International Journal of Social Service and Research Interdisciplinary Social Studies JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Ar-Ribh Kompleksitas: Jurnal Ilmiah Manajemen, Organisasi, dan Bisnis Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Proceedings of The International Conference on Social and Islamic Studies Jurnal Iqtisaduna Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Al-Buhuts (e-journal) Pappasang AL-MULTAZIM : Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Mauriduna : Journal of Islamic studies Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Jurnal El-Thawalib Jurnal Sosial dan Sains Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Center of Economic Students Journal (CSEJ) Economics, Business, Accounting & Society Review APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Jurnal Ilmiah Neraca : Ekonomi Bisnis, Manajemen, Akuntansi Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Journal of Innovative and Creativity Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah DIRASAH: Jurnal Kajian Islam TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah Edusight International Journal of Multidisciplinary Studies (EIJOMS) INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen IPSSJ Currency Sipakatau: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Journal of Islamic Economic and Law (JIEL) Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal El-Thawalib Study of Scientific and Behavioral Management (SSBM)
Claim Missing Document
Check
Articles

Rekonstruksi Epistemologis dan Genealogi Pemikiran Ekonomi Syariah di Kerajaan Islam Nusantara: Analisis Manuskrip, Institusi Ekonomi, Kebijakan Fiskal, dan Perdagangan dalam Evolusi Peradaban Ekonomi Islam Pramodern Muhammad Widinur Caronge; S. Muhammad Nurcholis Assagaf; Idris Parakkasi; Siradjuddin
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v12i1.4634

Abstract

Departing from the limited number of studies that position Islamic economics as a contextual historical product. This research aims to reconstruct the epistemology and trace the genealogy of Islamic economic thought in the pre-modern Islamic kingdoms of the Nusantara by highlighting the role of manuscripts, economic institutions, fiscal policies, and trade practices in shaping the early Islamic economic system of Indonesia. This study employs a qualitative approach using historical discourse analysis, philological examination of Malay Arabic manuscripts, and genealogical mapping of ideas. The findings reveal that the epistemology of Islamic economics in the Nusantara represents a hybrid construction integrating Islamic principles sharia, local customs ‘urf, and maritime trade networks. Institutions such as the baitulmal, hisbah, and syahbandar played crucial roles in establishing equitable fiscal systems and market supervision. The intellectual genealogy demonstrates continuity between royal scholars’ fatwas, state economic policies, and coastal community practices, which later became the conceptual foundation for the development of modern Islamic economics in Indonesia. This study underscores the importance of interpreting Islamic economics through historical, contextual, and epistemological perspectives to uncover its intellectual roots within the Nusantara tradition.
PEMIKIRAN EKONOMI RASULULLAH DAN KHULAF?’ AL-RASYID?N DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI ISLAM Aisyah Aisyah; Baso Arsyadi; Siradjuddin Siradjuddin; Nasrullah Bin Sapa
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v8i2.3199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah pemikiran Rasulullah dan khulaf?’ al-rasyid?n, khususnya dalam bidang perekonomian dan relevansinya pada zaman sekarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbentuk penelitian Pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memiliki sumbangsih yang cukup besar dalam keberlangsungan dan perkembangan ekonomi saat ini. Berbagai praktik dan kebijakan ekonomi pada masa Rasulullah yang berlandaskan pada al-Qur’an dan hadis, serta perkembangannya pada masa khulafa al-rasyidin dijadikan sebagai pijakan oleh para tokoh ekonomi yang lain untuk melahirkan teori-teori ekonomi baru yang lebih efisien dan fleksibel untuk kemudian diterapkan pada masa-masa selanjutnya. Hal ini membuktikan bahwa ajaran Islam yang termuat di dalam al-Qur’an shaalihun li kulli makan wa zaman.
KRISIS, INFLASI, DAN KETIMPANGAN EKONOMI: KRITIK TEORI EKONOMI ISLAM TERHADAP SISTEM MONETER, FISKAL KONTEMPORER DAN KEUANGAN PUBLIK ISLAM Siradjuddin Siradjuddin; Abdul Wahab; Nurhidayat Nurhidayat
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2119

Abstract

Krisis ekonomi, inflasi, dan ketimpangan distribusi pendapatan masih menjadi tantangan utama dalam perekonomian global, sementara kebijakan moneter dan fiskal kontemporer belum sepenuhnya mampu mewujudkan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan. Penelitian-penelitian terdahulu umumnya membahas sistem moneter Islam, sistem fiskal Islam, dan keuangan publik Islam secara terpisah sehingga belum banyak mengintegrasikan ketiganya dalam satu kerangka analisis yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kritik teori ekonomi Islam terhadap sistem moneter dan fiskal kontemporer serta mengkaji relevansi integrasi sistem moneter, fiskal, dan keuangan publik Islam sebagai alternatif dalam menghadapi berbagai permasalahan ekonomi modern. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui kajian terhadap buku, artikel ilmiah, dan literatur ekonomi Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori ekonomi Islam mengkritik sistem ekonomi yang bertumpu pada bunga, aktivitas spekulatif, dominasi sektor keuangan terhadap sektor riil, serta pengelolaan keuangan publik yang belum sepenuhnya berorientasi pada keadilan distributif. Sebagai alternatif, ekonomi Islam menawarkan sistem moneter berbasis keadilan dan mekanisme bagi hasil, sistem fiskal yang menekankan redistribusi kekayaan melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf, serta pengelolaan keuangan publik yang berlandaskan maqashid syariah melalui optimalisasi fungsi Baitul Mal dan pengelolaan aset publik secara amanah. Penelitian ini mengisi kesenjangan penelitian dengan mengintegrasikan kritik teori ekonomi Islam terhadap sistem moneter, sistem fiskal kontemporer, dan keuangan publik Islam dalam satu kerangka analisis yang komprehensif. Secara konseptual, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya pengembangan teori ekonomi Islam dengan menunjukkan bahwa integrasi ketiga instrumen tersebut berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi, mengurangi ketimpangan distribusi pendapatan, serta mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.
DILEMA PRAKTIK PASAR MODAL SYARIAH: ANALISIS KONFLIK ANTARA KEPATUHAN SYARIAH DAN KEPENTINGAN PROFIT DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Siradjuddin Siradjuddin; Abdul Wahab; Nurjannah Nurjannah
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2122

Abstract

Pasar modal syariah berkembang sebagai alternatif sistem keuangan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menekankan nilai keadilan dan kemaslahatan. Namun, dalam praktiknya masih muncul dilema antara tuntutan kepatuhan terhadap prinsip syariah dan dorongan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konflik tersebut dalam perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketegangan tersebut tidak terlepas dari pertemuan dua pendekatan yang berbeda, yaitu sistem ekonomi Islam yang berbasis nilai dan sistem ekonomi modern yang berorientasi pada profit. Dalam beberapa kasus, penerapan prinsip syariah masih cenderung bersifat formal dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai etis yang menjadi landasannya. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, peningkatan pemahaman pelaku pasar, serta pengembangan instrumen yang lebih selaras dengan prinsip ekonomi Islam agar pasar modal syariah dapat berfungsi secara optimal.
THE INTEGRATION OF ISLAMIC LAW AND ISLAMIC ECONOMICS IN HALAL PRODUCT ASSURANCE: A HISTORICAL ANALYSIS OF ITS DEVELOPMENT IN OF HALAL ASSURANCE INDONESIA Abdi Dzul Jalal Ikram; Siradjuddin; Rika Dwi Ayu Parmitasari
Jurnal Ilmiah Al-Tsarwah Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/al-tsarwah.v8i2.10923

Abstract

This study analyzes the development, characteristics, and significance of Islamic financial instruments within contemporary Islamic finance frameworks, particularly regarding their contributions to ethical financial practices and economic resilience. The purpose of this research is to identify how Islamic financial instruments operate conceptually and how they adapt to modern financial and technological developments. This research employed a qualitative approach through a library research method using scholarly publications, books, and official institutional documents as primary sources. The findings indicate that Islamic financial instruments do not simply replicate conventional products but represent an independent system grounded in Sharia principles, including risk sharing, asset-based transactions, and prohibition of speculative elements. The results also show that technological innovation, regulatory harmonization, and Sharia governance have become determining factors for sustainable development of Islamic financial instruments. Moreover, social financing mechanisms such as zakat, waqf, and charitable-based instruments expand financial inclusion and contribute to socio-economic empowerment. In conclusion, Islamic financial instruments hold substantial potential in establishing a more ethical, stable, and inclusive financial system. Further efforts are required to strengthen regulatory frameworks, institutional capacity, and digital transformation to enhance global integration and future implementation of Islamic finance.
Analisis Pemikiran Ekonomi Islam pada Masa Daulah Fatimiyah : Studi Kebijakan Fiskal dan Perdagangan Fitriah Ningsih; Siradjuddin
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.372

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi kebijakan fiskal dan perdagangan pada masa kekuasaan Daulah Fatimiyah (abad ke-10 hingga ke-12 M) melalui perspektif prinsip-prinsip ekonomi Islam, dengan fokus pada nilai-nilai inti seperti keadilan, redistribusi kekayaan, dan kesejahteraan umum (maslahah). Studi ini menggunakan pendekatan historis dan deskriptif-kualitatif, dengan memanfaatkan data sekunder dari jurnal-jurnal internasional terbaru untuk menganalisis bagaimana kebijakan ekonomi Fatimiyah sesuai dengan konsep dasar dalam ekonomi Islam dan relevansinya dalam pengembangan model ekonomi Islam kontemporer. Penelitian ini berusaha menghubungkan strategi pemerintahan era Fatimiyah dengan pemikiran ekonomi modern untuk memberikan pandangan komprehensif tentang pembuatan kebijakan yang berkelanjutan dan adil berdasarkan prinsip-prinsip Islam.
A Comparative Analysis of the Economic Thought of Ibn Khaldun, Abu Hamid al-Ghazali, and Ibn Taymiyyah on Pricing and Market Mechanisms Muhammad Rahmat; Siradjuddin Siradjuddin
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i2.3865

Abstract

Markets play a crucial role in the economy. Islam recognizes the existence of market mechanisms, provided they operate perfectly. However, market distortions often occur due to seller manipulation. Therefore, this study aims to clarify the thinking of Ibn Khaldun, Al-Ghazali, and Ibn Taymiyyah on market mechanisms and the current market regulations. The methodology used in this paper is a qualitative literature study, examining the ideas and findings contained in articles, journals, books, and related theses to obtain scientific information. The results of this study indicate that Ibn Khaldun, Al-Ghazali, and Ibn Taymiyyah agree on pricing, stating that prices are determined by the forces of supply and demand. Only in cases where prices rise due to injustice and inequality in market mechanisms should the government intervene.
PERAN ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN KEUANGAN PUBLIK ISLAM DALAM MENGURANGI KEMISKINAN DI INDONESIA Siradjuddin Siradjuddin; Abdul Wahab; Andi Ahmad Dhiyauddin
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2158

Abstract

Kemiskinan masih menjadi salah satu permasalahan sosial-ekonomi utama di Indonesia meskipun berbagai kebijakan fiskal telah diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa zakat memiliki potensi besar dalam mengurangi kemiskinan, namun kajian yang mengintegrasikan zakat sebagai instrumen keuangan publik Islam dengan perspektif tata kelola, digitalisasi, dan sinergi kelembagaan masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat sebagai instrumen keuangan publik Islam dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia dengan mengidentifikasi potensi, mekanisme, efektivitas, tantangan, serta strategi optimalisasi pengelolaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, laporan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan berbagai literatur ilmiah yang relevan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan model konseptual optimalisasi zakat yang mengintegrasikan penguatan tata kelola kelembagaan, digitalisasi layanan zakat, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam kerangka keuangan publik Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat produktif berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan mustahik, perluasan akses pendidikan dan layanan kesehatan, pemberdayaan usaha mikro, serta mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki. Di sisi lain, efektivitas pengelolaan zakat masih menghadapi kendala berupa rendahnya realisasi penghimpunan dibandingkan potensi nasional, belum terintegrasinya basis data muzaki dan mustahik, keterbatasan kapasitas amil, serta belum optimalnya koordinasi antarlembaga. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat pengembangan konsep keuangan publik Islam melalui optimalisasi fungsi redistribusi zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi yang berkeadilan. Secara praktis, hasil penelitian memberikan rekomendasi bagi BAZNAS, LAZ, pemerintah, dan lembaga keuangan syariah untuk memperkuat tata kelola, digitalisasi, serta sinergi kelembagaan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat dalam mendukung pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan, dan pencapaian pembangunan berkelanjutan.
INTEGRASI TEORI PERMINTAAN DAN PENAWARAN DALAM EKONOMI KONVENSIONAL DAN EKONOMI ISLAM: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TERHADAP PERILAKU KONSUMEN MODERN Siradjuddin Siradjuddin; Abdul Wahab; Nuraulia Aco Dahrul
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teori permintaan dan penawaran dalam ekonomi konvensional dan ekonomi Islam serta relevansinya terhadap perilaku konsumen modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori permintaan dan penawaran dalam ekonomi konvensional berorientasi pada efisiensi pasar, maksimalisasi utilitas, dan keuntungan, sedangkan ekonomi Islam mengintegrasikan mekanisme pasar dengan nilai-nilai syariah seperti tauhid, keadilan, kemaslahatan, dan tanggung jawab sosial. Integrasi kedua pendekatan tersebut menghasilkan kerangka analisis yang lebih komprehensif dalam menjelaskan perilaku konsumen modern di era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teori permintaan dan penawaran yang dipadukan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam mampu mewujudkan sistem ekonomi yang lebih adil, etis, dan berkelanjutan.
Analysis of the Role of Input Markets and Output Markets in Increasing Productivity, Competitiveness, and Economic Welfare: Perspectives of Conventional Economics and Islamic Economics. Pephitasya Juliana; Siradjuddin; Abdul Wahab
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 3 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i3.11358

Abstract

The input market and the output market are two fundamental elements in the economic system that play an important role in determining the level of productivity, competitiveness, and economic welfare. The input market provides various factors of production, such as labor, capital, land, and entrepreneurship needed in the production process, while the output market is a means of distributing goods and services to consumers. In the conventional economy, market efficiency is the main factor in optimizing the allocation of resources to achieve economic growth and community welfare. Meanwhile, Islamic economics not only emphasizes efficiency, but also prioritizes the principles of justice, balance, benefit, and the achievement of falah as the ultimate goal of economic activity. This research aims to analyze the role of input markets and output markets in increasing productivity, competitiveness, and economic welfare through the perspective of conventional economics and Islamic economics. The method used is library research with a descriptive-comparative approach through the analysis of various literatures, scientific journals, books, and relevant research results. The results of the study show that the input market and the output market have a significant contribution in encouraging productivity through optimizing the use of production factors and increasing the efficiency of production distribution. In the perspective of conventional economics, productivity and competitiveness are influenced by price mechanisms, market competition, and resource allocation efficiency. As for the perspective of Islamic economics, productivity and competitiveness are not only measured in terms of economic profits, but also by the extent to which market activities are able to create distribution justice, avoid exploitative practices, and provide benefits to society at large. Therefore, the integration of conventional economic efficiency values with sharia principles can be an alternative in realizing a productive, competitive, and welfare-oriented market system.
Co-Authors A M Nur Atma Amir A. Ika Fahrika Abd. Kadir Abdi Dzul Jalal Ikram Abdul Gafur Abdul Rahman Rahim Abdul Rauf Abdul Sumarlin Abdul Wahab Abdul Wahab Abdul Wahid Haddade Abdul Wahid Haddade ADRIANI ADRIANI Affan Agus Syam Agustan Agustan, Agustan Ahmad Efendi Ahmad Efendi Ahsana, Hardiyanti Ade Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Alim Syariati Alwan Suban Amalia, Irdhatul Amelya, Riska Amir, AM Nur Atma Amiruddin K Amro Halfaoui Andhini Putri Andi Abdul Gaffar Andi Ahmad Dhiyauddin Andi Dirga Nugraha Andi Sulfati Andi Wawan Mulyawan Annisa Tri Azzahra Anwar, Desy Rahmawati Ariel Achmad Arif Mashuri Arif, Widyantono Arifin, Asriadi Arsyadi, Baso Asrahmaulyana Asrawan, Asrawan Aulia Syafirah Awaluddin, Muartiadi Azwar, Azwar Bachtiar, Muhammad Harsya Baharuddin Baharuddin Baso Arsyadi Basri Basri Basri, Muh. Arfah Chairunnisa Chairunnisa Dedi Mardianto Desy Arum Sunarta Desy Rahmawati Anwar Deviyanti, Sri Dewi Nursidah Dian Sari Dina Novianti Efendy, Ahmad Eka Febrianti, Eka Fadel, Muhammad Fajriany S, Imaniar Nur Fatimah Fatmawati, Fatmawati Fitri Ramdani Fitriah Ningsih G. Gunawan HAERIANTI HERIANTI Halik, Abdul Chadjib Hamka Hamka, Hamka Hamran, Rachmat Ghafur Hardiyanti Ade Ahsana Hasisa Haruna Hassan Alaaraj, Hassan Hayida-o, Saadah Helmy Syamsuri, Helmy Hisyam, Muh Hutagaluh, Oskar I Nyoman Budiono Idris Parakkasi Ihwan Wahid Minu Ikhwan Ikhwan Ilma Radia Syam Irwan Misbach Irwan Misbach Iswandi, Heri Jannah, Sa'adal Japar, Rahayu Jayawarsa, A.A. Ketut Juanda Zulqadri Kadir, Syahruddin Karmila, Yusri Kasmawati keluarga mansyur, Firman M Kessi, Andi Muhammad Fara Khaerul Aqbar Kotta, Iswan Kotta Kurnaemi Anita Kurniadi Kurniadi, Kurniadi Laila Nur Atika M. Dzul Fadli S. Mahira Indah Mardatillah Mardatillah Mardatillah Yakub Mardiah, Siti Maryam Maulida, Rizky Mir’atun Mir’atun Misbahuddin Misbahuddin Mu'min, Muh. Dian Nur Alim Muh Hisyam Muhammad Hamid MUHAMMAD HASBI Muhammad Hasbi Muhammad Ilham Muhammad Rahmat Muhammad Risal Muhammad Sarjan Muhammad Tahir Muhammad Widinur Caronge Muhammad Widinur Caronge Mukhtar Lutfi Muntu, A. Tenri Sri Murtdiadi Awaluddin Murtiadi Awaluddin Muslimah Muslimah Nahlah - Nahlah Namirah, Alya Nasir Hamzah Nasir Hamzah Nasrullah Bin Sapa Nelia Syafriawati Norman Omang Nur Alisa Nur Alisa Nur Asmi Nur, Abustan Nuraulia Aco Dahrul Nurfadillah Nurfiah Nurfiah Nurhidayat Nurhidayat Nurhikmah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurlaela Nurlaela NURLAELA NURLAELA Nurlaeli Jamaluddin Nurul Fauziyah NURUL HIDAYAH Nurul Hidayah Nurwahida Parakassi, Idris Pephitasya Juliana Prades Arioato Silondae R, Wardatul Wahidah. Rafi'ah Syamsu, Fizari Rahmadani Rahmadani Rahman, Danial Rahmat Hidayat Rahmawati Muin Reski Cahyani Ilham Retri Dwi Puspitasari Riady, Achmad Ridwan, Ridwan Ridwanto Ridwanto Ridwanto Ridwanto Rika Dwi Ayu Parmitasari Rini Andriani Risma Risma, Risma Risnawati Risnawati Rizki Ananda Rizky Maulida RR. Ella Evrita Hestiandari Rufi'i Rukmanasari, Ita Rumiyanti, Henny Rusdi Raprayogha Rusydi, Bahrul Ulum S Sumarlin S. Muhammad Nurcholis Assagaf Sabbar Dahham Sabbar Sabbar Dahham, Sabbar Dahham Saeed Fayzul Hayat Sahrani, Rhena Kirana Sahrul Gunawan Saiful Muchlis Salam, Selmiana Samirah Samsidar Sapinah Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah Saputra, Muh Rustam Sefti Wahyuningsih Selfa Rosmita Sintia Sintia Sri Lestari Prasilowati St Nur Rahma Suci Septiani Sudarmi Sudarmi Sudirman Sudirman Sudirman Syamsurianto syarif malle Syarifuddin Syarifuddin Syaripuddin Syaripuddin Tawwab, M. Abdut Trisno Wardy Putra Tuti Supatminingsih Umaleu, Urbanus Umar, Rahmawati Wahyuningsih, Sefti Wayong, Mohammad Yuniarti, Desi