p-Index From 2021 - 2026
11.923
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Visi Ilmu Pendidikan BASASTRA Publikasi Pendidikan OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Metodik Didaktik Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Indonesian Journal of Primary Education JURNAL PAUD AGAPEDIA Jurnal Basicedu AT-TA`DIB International Journal of Elementary Education Jurnal Pendidikan Edutama COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) PAKAR Pendidikan Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan The Journal of English Language Teaching, Literature, and Applied Linguistics (JELA) Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Dunia Pendidikan Taroa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Indonesian Journal of Primary Education International Journal of Management, Innovation, and Education Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Sawerigading Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

Analisis kebutuhan google sites dalam Gerakan Literasi Sekolah di sekolah dasar Nur'aini Nur'aini; Seni Apriliya; Ahmad Mulyadiprana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18353

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk memaparkan hasil analisis terhadap kebutuhan google sites dalam pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan observasi terhadap guru dan peserta didik Sekolah Dasar di salah satu kota di Jawa Barat. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di beberapa Sekolah Dasar, hambatan dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah adalah kurangnya jumlah dan variasi buku bacaan untuk digunakan oleh peserta didik. Dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah, hampir semua media yang digunakan adalah media fisik. Belum ada penggunaan buku digital, meskipun pihak sekolah merasa buku fisik masih terbatas dan tidak variatif. Oleh karena itu, implikasi penelitian ini, yaitu perlu dikembangkan media atau perangkat digital untuk menyediakan buku-buku digital yang variatif, menarik, dan mudah diakses oleh peserta didik. Alternatif media digital yang dapat digunakan untuk menunjang pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar adalah media berbasis web, yaitu google sites.
Analisis kebutuhan RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi untuk peserta didik SD Ani Hanipah; Seni Apriliya; Agnestasia Ramadhani Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18358

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi minimnya perangkat pembelajaran terutama RPP yang dapat memfasilitasi literasi emosi peserta didik. Salah satu pelajaran yang dapat menunjang penanaman literasi emosi adalah pelajaran bahasa Indonesia pada pembelajaran apresiasi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kebutuhan RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi untuk peserta didik SD. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan Kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2023 di tiga SD Negeri kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru belum memahami literasi emosi dengan baik dan belum pernah merancang RPP bermuatan literasi emosi terutama dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dengan demikian, disimpulkan bahwa belum tersedia RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi untuk peserta didik di SD. Implikasinya perlu dikembangkan RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi. Rekomendasi yang diberikan guru terhadap RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi yaitu memuat komponen RPP sesuai Permendikbud no 81A tahun 2013 dan Permendiknas no 41 tahun 2017 serta memuat komponen literasi emosi.
Analisis kebutuhan pengembangan media literasi baca tulis berbantuan wordwall untuk Siswa Sekolah Dasar Lela Santikasari; Seni Apriliya; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media literasi baca tulis berbantuan wordwall untuk siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar wawancara dan studi literatur. Penelitian ini melibatkan satu orang Guru kelas IV SD Negeri 2 Jayasari. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa: (1) kemampuan literasi baca tulis siswa hanya sebatas membaca dan menulis saja (2) tidak adanya media yang menarik dan interaktif untuk menunjang literasi baca tulis siswa (3) perlu adanya pengembangan media menarik dan interaktif yang dapat menunjang literasi baca tulis siswa. Dengan demikian, tidak adanya media yang dapat menunjang literasi baca tulis siswa berdampak pada kemampuan literasi baca tulis siswa. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan media literasi baca tulis yang dapat menarik perhatian siswa dan membuat suasana interaktif bagi siswa sekolah dasar.
Analisis literasi emosi guru sekolah dasar (penelitian survei terhadap guru-guru di gugus wilayah V Kecamatan Panumbangan, Jawa Barat) Sri Dewi Rahayu; Seni Apriliya; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.18792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur literasi emosi guru Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan karena literasi emosi sangat penting bagi setiap individu dan guru merupakan salah satu yang menentukan perkembangan literasi emosi sehingga sebelum memberikan pemahaman terhadap murid, guru sendiri harus memahami literasi emosi pada dirinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan penyebaran angket kepada sejumlah guru di Kecamatan Panumbangan dengan total 62 orang guru. Data diolah secara kuantitatif dan dikategorikan untuk mengetahui kategori literasi emosi guru di wilayah tersebut. Aspek yang terdapat pada literasi emosi berdasar pada Teori Steiner yaitu aspek memahami perasaan diri, aspek berempati, asppek mengelola emosi, aspek mengatasi dan memperbaiki kerusakan emosi, dan aspek mengembangkan interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi emosi guru dalam aspek berempati, aspek mengelola emosi, aspek mengatasi dan memperbaiki kerusakan emosi dan aspek mengembangkan interaksi sosial berada dalam kategori sedang atau cukup baik. Sedangkan pada aspek mengetahui perasaan diri berada dalam kategori tinggi. Sehingga secara keseluruhan literasi emosi guru di Gugus Wilayah V Kecamatan Panumbangan masih berada dalam kategori sedang dan masih memerlukan peningkatan.Kata Kunci: Literasi, Literasi Emosi, Literasi Emosi Guru.
Analisis kebutuhan flashcard sebagai media pelatihan literasi emosi pada anak usia sekolah dasar Ana Anggi Anggraini; Seni Apriliya Apriliya; Erwin Rahayu Saputra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19298

Abstract

Dewasa ini, perundungan merupakan masalah yang marak dialami anak usia sekolah dasar. Rendahnya literasi emosi dianalisis menjadi salah satu penyebab masalah tersebut. Namun, media pelatihan literasi emosi (Emotional Literacy) belum banyak dikembangkan. Sehingga, tujuan penelitian untuk memaparsajikan spesifikasi produk yang diperlukan dalam pengembangan flashcard sebagai media pelatihan literasi emosi. Pendekatan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif dengan metode analisis kebutuhan dengan teknik pengumpulan data diantaranya wawancara, observasi dan studi pustaka. Pada tahap ini dilakukan analisis meliputi analisis kebutuhan dan analisis konten media flashcard literasi emosi. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi langsung, kemampuan literasi emosi pada anak usia sekolah dasar masih dinilai rendah. Sedangkan upaya sementara guru untuk mengatasi masalah perilaku dan konflik emosi peserta didik berupa kesepakatan kelas dan nasihat. Sementara itu hasil studi literatur mengemukakan bahwa media flashcard literasi emosi untuk anak usia sekolah dasar belum banyak digunakan dan dikembangkan. Berdasarkan hasil wawancara, media flashcard literasi emosi dibutuhkan untuk  dikembangkan dengan syarat perlu menarik dari tampilan warna, ilustrasi dan isi. Media flashcard pelatihan literasi emosi yang dikembangkan akan memuat lima aspek literasi emosi dengan mengikuti langkah pelatihan literasi emosi Steiner diantaranya: 1) opening the heart; 2) surveying the emotional landscape; 3) taking responsibility.
Analisis kebutuhan media pada pembelajaran teks eksplanasi di SD Restu Nana Irawan; Seni Apriliya; Agnestasia Ramadhani Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19413

Abstract

Abstract Indonesian language subjects, especially explanatory text material, are compulsory lessons for elementary school students listed in the 2013 curriculum. Explanation text learning activities require careful planning of learning activities in order to achieve the desired learning objectives. Achieving learning objectives can be achieved if the teacher is able to choose the right learning methods and media. This study aims to reveal the need for media in learning explanatory text in grade V elementary school. This research was conducted through a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques were carried out through interviews and observations at one of the elementary schools in Ciamis Regency. The results of the research based on the results of interviews and observations show data that there are limitations to learning media such as only using teacher and student thematic books in the learning process and using newspaper media. In addition, students prefer visual learning with play learning methods. Therefore, it is necessary to develop learning media on explanatory text material in accordance with these characteristics. Keywords: Explanation text, Learning media, Grade V students. Abstrak Mata pelajaran bahasa Indonesia terkhusus materi teks eksplanasi menjadi pelajaran wajib bagi peserta didik sekolah dasar yang tercantum dalam kurikulum 2013. Kegiatan pembelajaran teks eksplanasi diperlukan perencanaan kegiatan belajar yang matang agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Pencapaian tujuan pembelajaran dapat tercapai apabila guru mampu memilih metode dan media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kebutuhan media dalam pembelajaran teks eksplanasi di kelas V SD. Penelitian ini dilaksanakan melalui penekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan observasi di salah satu SD di Kabupaten Ciamis. Adapun hasil penelitian yang didasarkan pada hasil wawancara dan observasi menunjukkan data bahwasannya terdapat keterbatasan media pembelajaran seperti hanya menggunakan buku tematik guru dan siswa dalam proses belajar serta menggunakan media koran. Selain itu, siswa lebih menyukai pembelajaran secara visual dengan metode belajar bermain. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran pada materi teks eksplanasi yang sesuai dengan karakteristik tersebut. Kata Kunci: Teks eksplanasi, Media pembelajaran, Peserta didik kelas V SD.
Analisis kebutuhan modul ajar berbasis pjbl terhadap ecoliteracy siswa kelas IV materi SDA Eva Andriyani; Seni Apriliya; Pidi Mohamad Setiadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i4.19727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan masalah terkait ketersediaan modul ajar IPS berbasis PjBL materi SDA dengan muatan ecoliteracy. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Penelitian bertempat di dua SD berbeda yakni SDN 1 dan 2 Sukasenang. Partisipan dalam penelitian ini yakni 2 guru kelas IV masing-masing dari SD yang berbeda dan 2 siswa kelas IV. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman observasi dan wawancara. Fakta yang diperoleh dari wawancara adalah belum ada modul yang memuat materi SDA secara khusus dan belum tersedia modul yang memfasilitasi pengembangan berbagai kompetensi siswa. Adapun kebutuhan modul yang harus dikembangkan, yakni: 1) Sesuai dengan kurikulum 2) sesuai karakteristik siswa 3) sesuai kondisi 4) memuat gambar yang kontekstual 5) kegiatan latihan yang menarik 6) memfasilitasi ecoliteracy 7) cetak dan 8) ilustrasi dan warna yang menarik. Secara garis besar disimpulkan bahwa pengembangan modul memang dibutuhkan untuk pembelajaran IPS di sekolah.
Analisis problematika pelaksanaan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan di sekolah dasar Tita Kusmaya; Seni Apriliya; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i6.22866

Abstract

Pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah sudah mulai meredup semenjak adanya Covid-19. Dari 14 Sekolah Dasar di Kota Tasikmalaya yang telah di observasi, terdapat 3 Sekolah Dasar yang masih menerapkan kembali program Gerakan Literasi Sekolah, walaupun dalam pelaksanaannya belum sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dirasakan 3 Sekolah Dasar di Kota Tasikmalaya dalam melaksanakan kembali program Gerakan Literasi Sekolah pada tahap pembiasaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengambilan data wawancara dilakukan ke beberapa narasumber diantaranya yaitu 3 kepala sekolah, 18 guru kelas, dan 90 peserta didik dari 3 Sekolah Dasar di Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kendala yang sama-sama dirasakan oleh ketiga Sekolah Dasar tersebut dalam melaksanakan kembali program Gerakan Literasi Sekolah pada tahap pembiasaan diantaranya yakni keterbatasan dana sekolah, terkendala waktu, buku bacaan cerita kurang up to date, pelaksanaan pembiasaan Gerakan Literasi Sekolah belum konsisten, dan guru kesulitan memotivasi peserta didik untuk membaca. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pemerintah untuk menggalakkan maupun mendukung kembali program Gerakan Literasi Sekolah. Kata Kunci: Kendala, Sekolah Dasar, Tahap Pembiasaan.
Analisis kondisi pohon literasi sebagai fasilitas gerakan literasi di sekolah dasar Kota Tasikmalaya Nurul Fajriyah, Herviani; Apriliya, Seni; Alia, Dwi; Nurzaman, Istikhoroh
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25109

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kondisi pohon literasi sebagai fasilitas penunjang gerakan literasi di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Peneliti memperoleh kesimpulan bahwa kondisi pohon literasi yang ada di tiga SD yaitu SDN A, SDN B, dan SDN C memiliki desain yang berbeda, ada yang dengan cara dilukis, ada yang terbuat dari bahan banner, dan ada yang terbuat dari bahan kertas karton. Perbedaan ini dihasilkan karena adanya keterlibatan orang tua dalam perencanaan dan pembuatan pohon literasi pada masing-masing kelas. Secara keseluruhan berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kondisi pohon literasi di kelas terlihat bagus, menarik, dan membuat peserta termotivasi membaca. Media pohon literasi yang dibuat harus mengundang ketertarikan peserta didik untuk membaca supaya keberadaannya dapat lebih memberikan dampak positif bagi peserta didik. Media pohon literasi di tiga SD sudah sesuai dengan standar kondisi media pohon literasi, tetapi pohon literasi yang terbuat dari pohon asli akan memiliki ketahanan yang lebih lama dibandingkan pohon literasi yang terbuat dari bahan kertas.
Co-Authors Aan Kusdiana Agnestasia Ramadhani Putri Ahmad Mulyadiprana Ahmad Yuniar Aji Mustajin Akhmad Nugraha Alwini, Selin Nadia Amelia, Nisa Aminah, Afiqa Aulia Ana Anggi Anggraini Anggie Lestari Ani Agustini Ani Hanipah Ani Robiatul Alawiyah Anindya, Arini Anis Nurjannah Annisa Srimaryanti Asep Nuryadin Atie Mujiarti Ayi Badruzaman Azzahra, Syifa Azzahra, Yesi Babu M, Shameer Berliana Frysca Amelia Bhekti Wahyuningsih Cahyana, Cahyana Cyntia C Cyntia Cyntia Dadang S Anshori Darisman, Tendi Dea Sukmawati Dede Iskandar, Dede Denovi Luthfiyani Dewi Febrianita Br Ginting Dewi, Annisa Anita Dian Indihadi Dina Dinaryanti Dina Dinaryanti Dinaryanti, Dina Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Nur'andini Diniar Martiana Diniar Diyan Suprapti Dwi Alia Dwi Alia DWI ALIA, DWI E Kosasih E Kosasih Eis Masfiroh Eka Nurjamilah Elan Elin Marlina Elis Mulyati Ema Astri Muliasari Engken Nurhalimah Enung Siti Nurjanah Epon Nur'aeni Epon Nur’aeni Erwin Saputra Eva Andriyani Eva Purnamawati Eva Purnamawati Fauzi Gusman Fitri Nur Yanti Ghullam Hamdu Gustini, Wantu Hani Hanifah Hanum, Iklima Lutfiah Hartini, Yanti Hestika Asri Rahmi Hidayat, Syarip Hilda Luthfiyah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah, Hodidjah Ilmi Azhar Purnama Inna Meilinda Intan Famela Jihan Sarah Irianti Karinta Utami Karlimah Karlimah Khairunnisa, Pathin Haifa Kholifah, Umul kulsum sumiarsih Latifa, Tiar Rizqi Lela Santikasari Luky Adrianto Lutfi Nur Manalu, Masrina Adelia Masrina Adelia Manalu Maulidhia, Qikha Ma’arif, Robi Syamsul Mia Uswa Nugraha Mia Uswa Nugraha Mimin Rasmiati Muhammad Farhan Giadisa Muhammad Feri Muhammad Rijal Wahid Muharram Mulkan Azijul Haq Mulyana, Edi Hendri Muslihin, Heri Yusuf Nailiah, Indah Mafazatin Nani Susilawati Niken Puji Astuti Nova Yunita Nugraha, Mia Uswa Nur'aini Nur'aini Nur, Lutfi Nuraeni, Weni Nurjanah, Yeyen nurmala, Mela Nursofa, Risma Nurul Fajriyah, Herviani Nurussaadah, Thiani Nurzaman, Istikhoroh Oyon Haki Pranata Permana, Ai Triyaningsih Lina Pidi Mohamad Setiadi Purnamawati, Eva Raden Mohamad Herdian Bhakti Radliya, Nizar Rabbi Rahmad Nuthihar Rahmawati, Elfa Rahmi, Hestika Asri Rani Nuraeni Rani Nuraeni Respati, Resa Resti Amelia Restu Nana Irawan Rezaningrum Rezaningrum Ricca Pandu Kusuma Dewi Rina Suprihatin Risma Nursofa Rizki Siddiq Nugraha Rizky Pramudyas Ratri K Rizqi Abdul Majid Rizqi Latifa, Tiar Robi Kuswara Rosa Rahmawati Rosmawati , Erma Saadah, Endah Sadjaruddin Nurdin Saeful, Rachmawati Santo Santoso Saputra, Erwin Rahayu Sarah Fauziah Septarina, Osanita Sima Mulyadi, Sima Sipa, Padilatul Sisi Rahmatilah Siti Putri Indriani Siti Yuhanida Kurnia Sofi Mutiara Insani Sri Dewi Rahayu Sri Noviyanti Lestari Srimaryanti, Annisa Suryati, Elis Susy Febriya Syarifatunnisa, Ayu Syarip Hidayat Syarip Hidayat Syifa, Shabrina Fadila Temmy Renaldi Setia Bakti Tesa Esti Rahayu Tita Kusmaya Vera Dewi, Agustin Veronicha, Riza Kharisma Vismania S. Damaianti, Vismania S. Weni Nuraeni Wili Karlina Ruhyati Wita Siti Mahmudah Yajid Nur Salim Yeyen Nurjanah Yulia, Raida Yuliandini, Tisya Annisa Yulianeta Yusuf Muslihin, Heri Yusuf Suryana Zahra, Fia Shofia Zakiyyah, Tria Ramdhaniyah