p-Index From 2021 - 2026
9.892
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Industri Pertanian Journal of Indonesian Applied Economics Journal of Information Technology and Computer Science Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JOURNAL SPORT AREA Jurnal Agrotech Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Folium : Jurnal Ilmu Pertanian IMPROVEMENT: Jurnal Ilmiah untuk peningkatan mutu manajemen pendidikan Jurnal Agrotek Indonesia DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) JURNAL HUKUM MEDIA JUSTITIA NUSANTARA Healthcare Nursing Journal Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Jifosi Journal of Advanced in Information and Industrial Technology (JAIIT) Jurnal Ilmiah Spirit Jurnal Statistika dan Aplikasinya Nusantara Science and Technology Proceedings Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) INTELEKTIVA International Journal of Economics, Management, Business, and Social Science Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Journal of Tourism Sustainability International Journal Of Computer, Network Security and Information System (IJCONSIST) Journal of Computer and Information System (J-CIS) Jurnal Pengabdian Multidisiplin Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Informatika Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi & Perbankan Syari'ah El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Obor: Oikonomia Borneo Jendela ASWAJA Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Keperawatan Bunda Delima Sains Medisina JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Sporta: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Serambi Engineering SYAIKHONA: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam Jurnal Ekonomi Logistik Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research Multidisciplinary Indonesian Center Journal VENUE: Jurnal Olahraga Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Jurnal Pendidikan Teknik Mesin "Indonesian Journal for Physical Education and Sport " Journal Tafkirul Iqtishodiyyah IDARI: Jurnal Manajemen Dakwah
Claim Missing Document
Check
Articles

EKSPLORASI DAN PENGARUH JAMUR ANTAGONIS ASAL LIMBAH MEDIA JAMUR MERANG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.Merill) Envira Reksa Sukma Shandy; Adhi, Satriyo Restu; Sugiarto
Jurnal Agrotech Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v15i1.199

Abstract

Limbah media jamur merang merupakan salah satu sumber bahan organik yang potensial untuk mendapatkan jamur antagonis. Beberapa jamur antagonis asal limbah media jamur merang memilki kemampuan untuk dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jamur antagonis asal limbah media jamur merang terhadap pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max L. Merill). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksplorasi dan eksperimental. Uji patogenisitas menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktor Tunggal terdiri dari 10 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil isolasi dan pendugaan identifikasi diperoleh 9 isolat jamur asal limbah media jamur merang yang terdiri dari genus Aspergillus sp., Hyalodendron sp., Trichoderma sp., dan dua isolat belum teridentifikasi. Hasil pengujian pada perkecambahan tanaman kedelai menunjukkan terdapat empat isolat yang tidak menghambat pertumbuhan tanaman kedelai yaitu isolat JMA2 (Hyalodendron sp.), JMA4 (Trichoderma sp.2), JMA8 (Trichoderma sp.4), dan JMA9 (Trichoderma sp.5). Adapun dua diantara empat isolat tersebut yaitu JMA8 dan JMA9 diduga dapat memicu pertumbuhan tanaman kedelai.
EKSPLORASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR ANTAGONIS ASAL LIMBAH MEDIA JAMUR TIRAM SERTA DALAM MENEKAN KOLONI Fusarium oxysporum PENYEBAB PENYAKIT LAYU FUSARIUM CABAI SECARA IN-VITRO Nuraeni, Nuraeni; Adhi, Satriyo Restu; Sugiarto
Jurnal Agrotech Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v15i1.200

Abstract

Fusarium oxysporum tergolong ke dalam patogen tular tanah penyebab penyakit layu fusarium pada tanaman cabai. Salah satu pengendalian yang ramah lingkungan yaitu pengendalian secara biologis. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan isolat jamur asal limbah media jamur tiram yang bersifat antagonistik terhadap Fusarium oxysporum penyebab penyakit layu fusarium cabai. Tahapan penelitian ini: (1) isolasi dan identifikasi jamur asal limbah media jamur tiram, (2) uji antagonisme secara in-vitro dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 11 perlakuan dalam 3 kali ulangan. Hasil penelitian diperoleh 10 isolat jamur antagonis terdiri dari genus Trichoderma sp. dan genus Gliocladium sp. Hasil analisis uji antagonisme secara in-vitro pada uji dual culture memberikan hasil berbeda nyata semua isolat jamur asal limbah media jamur tiram bersifat antagonis terhadap Fusarium oxysporum penyebab penyakit layu fusarium cabai, perlakuan penghambatan terbaik yaitu JTH (Trichoderma sp. 6) dengan nilai AUCGC terkecil 14,59.
IDENTIFIKASI JAMUR ANTAGONIS ASAL LIMBAH MEDIA JAMUR TIRAM SERTA POTENSINYA DALAM MENEKAN KOLONI Fusarium oxysporum f.sp. cepae PENYEBAB PENYAKIT MOLER BAWANG MERAH SECARA IN-VITRO Nursaadah, Nursaadah; Adhi, Satriyo Restu; Sugiarto
Jurnal Agrotech Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v15i1.201

Abstract

Penyakit moler disebabkan ole jamur Fusarium oxysporum f.sp. cepae (Foc) merupakan salah satu penyakit penting pada bawang merah. Salah satu pengendalian yang ramah lingkungan adalah dengan pengendalian secara biologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat jamur asal limbah media jamur tiram yang memiliki sifat antagonis terhadap jamuar Fusarium oxysporum f.sp. cepae. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang dan di rumah sungkup. Tahapan penelitian ini terdiri dari : (1) isolasi dan identifikasi jamur antagonis asal limbah media tiram, (2) uji antagonisme secara in-vitro dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) diulang tiga kali. Hasil percobaan diperoleh 10 isolat jamur antagonis yang mampu menghambat pertumbuhan Foc terdiri dari 8 genus Trichoderma sp. dan 2 genus Gliocladium sp. Hasil uji antagonisme menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata dengan perlakuan terbaik pada Trichoderma sp 6 dengan nilai AUCGC 15,81.
The Effect of Dehydration Levels on the Training Volume of Special Class Pencak Silat Athletes in Semarang City Shelvia Rahmawati; Sugiarto
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 6 No. 2 (2025): INAPES
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v6i2.31417

Abstract

Optimal body hydration is essential in supporting physical performance and training effectiveness, especially in sports such as pencak silat, which demand strength, agility, and endurance. Fluid imbalance, or dehydration, can impair muscle function, accelerate fatigue, and hinder the body's ability to adapt to training loads. This issue is often overlooked, particularly among young athletes who may lack awareness of proper hydration practices. This study aims to examine the effect of dehydration level on the training volume of pencak silat athletes enrolled in the Special Sports Class (KKO) in Semarang City. Dehydration was assessed by observing urine color using a standard hydration scale, while training volume was measured through heart rate calculations based on the Karvonen formula. Data were analyzed using simple linear regression and Pearson correlation. The results revealed a significant negative relationship between dehydration level and training volume. Higher dehydration levels were associated with lower training volume among athletes. These findings emphasize the importance of hydration monitoring in youth athlete training systems to ensure effective performance development and reduce the risk of fatigue or injury.
Peningkatan Warna Ikan Koi (Cyprinus carpio) melalui Suplementasi Pakan Tepung Labu Kuning dan Tepung Udang Sugiarto; Riyadi, Farid Mukhtar; Suriadi, La; Kusumah, Billi Rifa
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 3 (2025): September
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jendelaaswaja.v6i3.1478

Abstract

Overview of Tuberculosis Case Finding in Kulon Progo Regency, 2021-2023 Sunaini, Ainun; Riswandi, Iwan; Indriani, Citra; Sugiarto
BKM Public Health and Community Medicine The 12th UGM Public Health Symposium
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v0i0.13545

Abstract

Purpose: Tuberculosis (TB) remains a major health problem in Kulon Progo Regency. Case finding is one of the key efforts to control TB. The purpose of this study is to provide an overview of TB case finding in Kulon Progo Regency for the last three years (2021-2023). Methods: This study used a descriptive design using surveillance data from the Tuberculosis Information System (SITB) of the Health Office. Analysis by place and person was presented in tables and graphs. Results: There were 216 cases in 2021 (26% of the target), 317 cases in 2022 (32.6%) and 269 cases (45%) in 2023. Males accounted for 58.6% of the total cases. Most TB cases were found at ages 55-65 years (18.6%), ages >65 years (17.2%), and ages 45-54 years (14.9%). The highest number of TB cases with a total of 70 cases was found at the Wates Health Center. One of the strategies for case finding is through early detection of Contact Investigation (CI). In 2021, CI only reached 55.6% of the total cases that were CI (71.8% of the targeted number of contacts), in 2022 it increased to 72.5% of the total cases with the number that had been CI (51.7%). However, in 2023 the number of CI cases decreased to only 63.19% with 51.7% of contacts. This achievement is still below the target, which is 90% of TB cases should be contact investigated. Discussion: The average contact investigation per case is still below the WHO recommendation of 8 contacts per case. Cross-sector collaboration affects the success of early TB detection. Conclusion: TB case-finding efforts need to be increased to achieve predetermined targets. One of the efforts that can be made is the intensification of active contact investigation of TB patients in Kulon Progo Regency.
Determinant of healthcare-seeking behavior for follow-up of toddler pneumonia in Kulon Progo District, 2023 Sulastri, Yayu; Oktaria, Vicka; Arisanti, Risalia Reni; Sugiarto
BKM Public Health and Community Medicine Vol 40 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v40i10.14833

Abstract

Purpose: Follow-up visits are crucial to the management of toddler pneumonia. The purpose of this study is to determine the healthcare-seeking behavior (HSB) follow-up visit for toddler pneumonia in the Kulon Progo District. Method: This was an observational study with a cross-sectional study design and a sample size of 185 mothers or caregivers of toddler pneumonia in Kulon Progo District. Data were obtained through interviews using questionnaires. Univariate, bivariate, and multivariate analysis using logistic regression tests. Results: A total of 185 mothers or caregivers were successfully interviewed with a response rate of 96.9%. The percentage of follow-up visits for toddler pneumonia was 65.9%. The multivariate analysis showed that support from healthcare providers (aOR = 7.36 95% CI: 2.38-22.73) and degree of severity (aOR = 3.56, 95% CI: 1.42-8.93) were significantly associated with HSB follow-up visit in toddlers with pneumonia, which was adjusted to family support, caregivers’ knowledge, access to health facilities, number of children, occupation, education of caregivers and toddler sex. Conclusion: Good support from healthcare providers may improve HSB follow-up visits for toddler pneumonia compared to those with less support, with a 7.36 times higher rate. Recommendations for healthcare providers to provide appropriate care, especially those with limited knowledge, in order of increasing caregivers’ knowledge about the necessity of follow-up visits.
INVEKTIVITAS CENDAWAN ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana UNTUK MENGENDALIKAN HAMA BOLENG Cylas formicarius F Amelia, Nada; Afifah, Lutfi; Sugiarto; Kurniati, Anik
Jurnal Agrotech Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i1.108

Abstract

Hama boleng (Cylas formicarius) merupakan hama utama pada tanaman ubi jalar dan dapat menurunkan hasil sebanyak 100%. Beauveria bassiana merupakan cendawan entomopatogen yang berpotensi untuk mengendalikan hama tanaman. Efikasi B. bassiana dipengaruhi oleh produksi toksin yang terdiri dari beauvericin, bassianin, bassiacridin, bassianolide, cyclosporine, oosporein, dan tenellin yang dapat mengganggu sistem syaraf dan membunuh serangga sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi cendawan entomopatogen B. bassiana untuk mengendalikan imago C. formicarius. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat 4 (empat) perlakuan yaitu kontrol (akuades); 107; 108; 109 konidia/ml dalam 6 (enam) kali ulangan. Pengamatan dilakukan setiap hari selama 10 hari setelah aplikasi (hsa) dengan menghitung 10 imago C. formicarius yang mati akibat disemprot dengan suspensi cendawan B. bassiana sebanyak 1 ml/perlakuan. Data yang diperoleh berupa persentase mortalitas dan LT50 hama C. formicarius dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) 5% pada pengamatan mortalitas dan LT50 dengan analisis uji probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan konidia B. bassiana 109 konidia/ml memberikan hasil paling efektif terhadap mortalitas C. formicarius sebesar 53% dengan nilai LT50 yang diperoleh 7,6 hari. Dengan demikian, cendawan entomopatogen B. bassiana sebagai agens hayati C. formicarius layak untuk dikembangkan.
VIRULENSI CENDAWAN ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana TERHADAP WERENG BATANG COKLAT Nilaparvata lugens Stal Ihsan, Alya Khairani; Afifah, Lutfi; Sugiarto; Kurniati, Anik
Jurnal Agrotech Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i1.136

Abstract

Penurunan hasil padi akibat serangan Nilaparvata lugens Stal dapat dilakukan pengendalian dengan agens hayati untuk menghindari resistensi pada Wereng Batang Coklat (WBC). Cendawan entomopatogen Beauveria bassiana adalah salah satu Agens hayati dengan kisaran inang yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui virulensi cendawan entomopotagen B. bassiana terhadap pengendalian N. lugens. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang 4 kali: Kontrol (Akuades); 106 konidia/ml; 107 konidia/ml; 108 konidia/ml; 109 konidia/ml. Pengamatan dilakukan selama 7 hari setelah aplikasi (hsa) secara berturut-turut dengan menghitung 10 nimfa instar 3 N. lugens yang mati akibat penyemprotan 1 ml/perlakuan suspensi cendawan B. bassiana. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi suspensi konidia B. bassiana 109 konida/ml memberikan hasil tertinggi pada mortalitas B. bassiana hingga 95% dengan nilai LC50 (5,1 x 108 konidia/ml). B. bassiana terbukti virulen terhadap N. lugens dan menyebabkan mortalitas yang tergolong tinggi B. bassiana sehingga dapat menjadi rekomendasi alternatif pengendalian wereng batang coklat.
Rancang Bangun Inkubator Tetas Telur Otomatis di Peternakan Unggas Dengan Metode Proportional Integral Derivative Sugiarto
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.629 KB) | DOI: 10.58794/jekin.v1i1.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun inkubator tetas telur otomatis yang mempunyai tingkat keberhasilan penetasan atau daya tetas yang tinggi. Penelitian dilaksanakan di Peternakan Ayam Marno. Penelitian ini menggunakan Metode Prototype yang meliputi desain sistem, perancangan hardware, perancangan software, pengujian hardware dan software, dan analisis pengujian. Pada sistem kontrol suhu digunakan pengontrol tegangan AC dengan kendali PID untuk mendapatkan kestabilan suhu yang tinggi. Sistem kontrol kelembapan mengunakan kontrol ON-OFF untuk mengontrol kerja kipas dan humidifier sehingga kelembapan dapat diatur sesuai yang dibutuhkan selama proses penetasan. Pemutaran telur dilakukan secara otomatis menggunakan modul RTC DS1307 yang memutar telur 180º setiap 2 jam sekali dengan penggerak motor AC. Pengecekan penetasan telur menggunakan sensor PIR sebagai pendeteksi gerakan, dan buzzer serta Modul NodeMCU ESP8266 sebagain notifikasi dan mengirimkan pesan ke telegram. Untuk mengantisipasi pemadaman listrik selama proses penetasan digunakan baterai 12V 10Ah dan perangkat inverter 500W sebagai backup sumber listrik cadangan. Sistem kontrol suhu yang dirancang menggunakan kontroler PID menggunakan Arduino dengan nilai Kp= 25, Ki= 20 dan Kd=10 yang didapat dengan metode trial and error, berosilasi kurang dari 0.2ºC dari nilai acuan yang ditetapkan 39ºC. Sistem kontrol kelembapan menggunkan kontroler ON-OFF mampu mempertahan nilai kelembapan sesuai yang dibutuhkan dalam penetasan telur ayam. Inkubator tetas telur yang dirancang di harapkan dapat menetaskan telur ayam kampung dengan baik.
Co-Authors -, Moslim Wahyu S B Abdul Rahman A. Ghani Abiyajid Bustami Adelia Regina Afikirtiani, Winda Agus Sugianto Agustiani Muzayanah Agvenia, Keisya Ahmad Ferdinan Aida Maharani Akbar Lufi Zulfikar Akbar, Fawwaz Ali Aldi Bastiatul Fawait Fawait Alfi Arifin Amanda Amelia, Nada Anggita, Mega Anggraeni Dwi K. Anggun Larasati Anggun Rantika Anis Khosyatunnisa Raujanah Anita Qur'ania Anna Fadilatul Mukharomah Annisa Intan Setyani Annisa Miranda Ardiyanto, Ryan Maulana Arif Wahyudi, Dian Asep Syaiful Bahri, Asep Syaiful Asril, Juli Ayyi, Benita Amirotul Aziza Rifki Firdaus Bayu Rahayudi Bernard Hasibuan Billi Rifa Kusumah Burstiando, Rizki C Rudy Prihantoro Citra Indriani Colia, Edison Sembiring Dewanto, Fuad Kurnia Dewi, Veranika Indah Rosiana Diah Ayu Puspita Dewi Dian Sisinggih Diana, Ilvi Nur Dirgo Wahyono Dita Atasa Eddy Setiawan Edwin Pramudya Eka Fitria Ningsih Eka Prakarsa Mandyartha EKA SEPTRIANA Eko Wardoyo Elin Driana Ellys Lestari Pambayun Ellys Lestari Pambayun Elsya Amelia Maharani Emmy Darmawati Endrian MJW Envira Reksa Sukma Shandy ETI KURNIAWATI Fahrudin, Tresna Maulana Fajar Syamsudin Farid Mukhtar Riyadi Farida, Anikmah Fetty Tri Anggraeny Fitra Endi Fernanda, Fitra Endi Gilang Gema Ramadhan Gita Yulianasari Glory Mei Stephany, Sherafim Handoko, Djati Haq, Adelia Azizatul Hendratono, Tonny Henni Endah Wahanani Heny Marliany Hernawati Herryani, Herra Hidayah, Ari Wahyu Huda Nur Rohmat, Huda Nur Rohmat Hutoro Arif I Gede Susrama Mas Diyasa Ibnu Ihsan, Alya Khairani Ika Andryanti Ikhwan Alwan Indah Harya, Gyska Indah Yuliasih Indri Indah Lestari Intan Imam Sutanto inthan anggraini, dieas Irawan Dodi W. Irpan Ali Rahman IRWAN SETIAWAN Isna Khofifah Assyfa’ Iwan Riswandi Izzat, Muhammad Jason, Jason Joko Susilo, Dwi Julianto Dwi Putra, Rico Karnati, Neti Kasmin Kurniati, Anik La Jupriadi Fakhri Larombia, Sufiana Lina Nurlaili, Afina Lintas, Ilham Lintas Perdana Lisda Rosiana Lutfi Afifah, Lutfi M. Hafidz Amarul Ma'rufi M. Iqbal Nasrullah Machfud Made Hanindia Prami Swari Marimin , Martalena, Yeni Martono, Putri Mega Sukmawati Matin Meilita Hindia Sari Meliana, Rahma Merlina Lidiana Arifin Mochamad Haris Reza Mohammad Arif Ali, Mohammad Arif Mudzanatun Muhamad A, Ramadhan Muhammad Agus Muljanto Muhammad Fauzan Muhammad Mukhlis Izzat Muhammad Nailal Hana Muhammad Yusril In’am Muhammad, rizal Mustopa Nabil Ridla Firdaus Nagita Ananda Putri Nelson Sompa Arifin Neni Husniyah Nindar Ristika Nugraha, Isna Nugroho, Tri Ady Nuraeni Nuraeni Nurapandi, Adi Nursaadah Nursaadah, Nursaadah Parman Pradapa, Fajar Pranadita, Nugraha Pratama Wirya Atmaja Pratama Wirya Atmaja Prayogo Sulistyono Purbasari, I. Y. Puspa Indah Utami PUTERI APRILANI Putra, Maulana Putri, Alifiyah Firanda Putri, Citra R. Alit Raafi Rahmatulloh, Muhammad Akbar Rahmawati , Rita Raju Fredy Hati Wijaya Ratna Sari Dewi Ratu Amilia Avianti Reni Indrawati Rescty Yuditha Putri Retno Mumpuni Rico Sandyca Novenza Rifqi Ridha Risal Arfandi Risalia Reni Arisanti Risha Salsa Bila Rizki Amelia Rizky Parlika Rizqina, Azza ROCHANI NANI RAHAYU Ronggo Alit Rose Novita Sari Handoko Rosid, Mohammad Syamsu Rosidawati Wiradirja, Imas Sa'idah, Siti Santi Palupi, Santi Santri, Aski Ratna Saputra, Yudhi Fajar Sari, Bellia Mega SENSUSIYATI Setya Wijaya, Riko Shella Shelvia Rahmawati Sholihah, Anis Silalahi, Mangoloi Silvana Simanjuntak, Betty Siti Baitul Mukarromah SITI MUSLIKAH Sitti Rahmah Sofyan M. Saleh Sony Heru Priyanto Sri Sumartiningsih Sukamto Sulastri, Yayu Sunaini, Ainun Suriadi, La Susanti, Ruly Dias Susanto, Giri Susilo, Teguh Budi Susrama Mas Adiyasa, I Gede Suyanto Swadia Gandhi Mahardika Syaefudin, Mohamad Anwar Tampubolon, Luciana Gustina Tatang Surjana Tiara Dianita Chaeruddin Tivanly Yusril Indirwan Tutik Nugrahini Tutut Herawan, Tutut Vemmy Mayditri Vicka Oktaria Wahyuni, Eka Dyar Wardoyo, Eko Widhiyanuriyawan D. Widianto, Nur Wika Amelia Putri Wirya Atmaja, Pratama Yessi Fitriani Yudhi Fajar Saputra Yudho Purnomo Yulia Kusumaningrum Yuliyanto Nugroho, Agung Yuwono Rudy Zamarudah, Zuhanid Zulkarnain Zumaedza Ulfa, Hana