p-Index From 2021 - 2026
13.073
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Journal of Accounting Science JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal al-Murabbi Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen Jurnal Rekayasa Lingkungan Pamulang Law Review FOSTER: Journal of English Language Teaching Discovery : Jurnal Ilmu Pengetahuan GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan ABIDUMASY : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Reaktom : Rekayasa Keteknikan dan Optimasi SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga INTELEKTIVA Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Proceedings Series on Social Sciences & Humanities International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Jurnal Indonesia Sosial Sains Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII Journal of Soilscape and Agriculture Excelencia : Journal Of Islamic Education & Management International Journal of Accounting, Management, Economics and Social Sciences (IJAMESC) Jurnal Arsitektur Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Applied Business and Administration Journal (ABAJ) International Journal of Sustainability in Research (IJSR) Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Nusantara Akselerasi Luaran Pengabdian Masyarakat MOTION Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Rekayasa Sistem Energi dan Manufaktur Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science JIMT: Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Journal of Islamic Education MOTION Jurnal Arsitektur GRID
Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Perancangan Purbalingga Art Center dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer Yohana Nursruwening; Aprianto, Kukuh; Basuki
Retii 2024: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-19 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purbalingga Art Center is an institution that holds a collection of art from a region and manages and organizes art activities, such as art exhibitions, art festivals, and others. Therefore, an option is needed that can handle the problem so that art exhibition activities in Purbalingga Regency can be carried out continuously, namely providing a suitable art exhibition space and housing with various facilities that support artists and tourists in being creative. Data collection methods from first parties or original sources directly and from other sources or articles. This data can be in the form of documentation or a complete description of the data needed for this research. The application of Contemporary Architecture in the design of the Purbalingga Art Center applies elements of comfort to every space and utilizes technology that is continuously developing with a style that depicts freedom.
EVOLUSI FASADE ADAPTIF RUMAH MODULAR Basuki; Ary Sismiani; Johanes Bonivasius Muda
Retii 2024: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-19 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technological developments often affect the way residential buildings adapt to the environment. This is reflected in the appearance of building facades. This article presents a comparison of the development of modular houses in adapting to the environment along with technological developments. The focus of the study is more on the appearance of building facades. The analysis was carried out using a qualitative descriptive approach. The focus of the study is: (1) the development of modular houses before the industrialization era, (2) the development of modular houses before the mass industry era, (3) the development of modular houses in the digital technology era. Data collection was obtained from secondary data in the form of articles, books, seminar papers. Case studies through several case samples (case multiple) to provide examples of practice. The results of the study found that adaptive modular houses have been developed both in traditional architecture, mass industry era architecture, and the digital technology era. Traditional architectural modular houses in adapting to the environment are more static. Digital technology provides opportunities for the development of modular houses and their elements that are more dynamic (flexible), complex and integrated.
Analisis Perbedaan Materi Pokok Pembelajaran Akidah pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Prototipe 2022 Basuki
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v5i1.9776

Abstract

The burden of each subject matter of faith in schools in the 2013 curriculum during the COVID-19 pandemic is very heavy because learning for each subject matter is forced to achieve four indicators of competency (spiritual attitudes, social attitudes, knowledge, and skills). This condition is one of the backgrounds for the implementation of the 2022 prototype curriculum starting in the 2022-2023 school year. This study aims to identify and analyze differences in faith’s subject matter in the 2013 curriculum and the 2022 prototype curriculum. This research is library research with the main data sources "2013 curriculum policy" and "2022 prototype curriculum policy". By using content analysis, it has been found that the subject matter of faith in the 2013 curriculum is formulated based on the basic competence based on twelve classes. While the creed material in the 2022 prototype curriculum is formulated based on learning achievement based on six phases. Based on these differences, the subject matter of the 2022 prototype curriculum emphasizes the achievement of essential materials in each phase. Thus, the 2022 prototype curriculum can recover the problem of the burden of each subject matter of faith in schools in the 2013 curriculum during the COVID-19 pandemic.
PELATIHAN PENGELASAN PEMUDA KARANG TARUNA DI DESA NGAMPEL NGUSIKAN JOMBANG Basuki; Retno Eka P; M. Munib Rosadi; Fajar Satriya Hadi; Minto
ABIDUMASY Vol 1 No 1 (2020): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v1i1.652

Abstract

Desa Ngampel merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang. Secara geografis Desa Ngampel mata pencaharian sebagian besar penduduknya adalah bercocok tanam, yang melatar belakangi pengabdian masyarakat ini adalah masih minimnya lapangan pekerjaan yang ada di Desa tersebut. Sehingga peneliti tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat tentang pelatihan pengelasan SMAW yang sasarannya pada pemuda desa Ngampel. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan bekal keterampilan agar nantinya bisa digunakan untuk mencari pekerjaan dan dapat digunakan untuk membuka lapangan kerja dimasyarakat. Dalam pengabdian ini kami bekerjasama dengan mitra Pemerintah Desa Ngampel yang dijadikan sebagai obyek dan tempat pengambdian. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode, ceramah, tanya jawab dan praktik langsung pengelasan. Adapun materi yang diberikan adalah prosedur pengoperasian mesin las SMAW, komponen – komponen las SMAW dan macam-macam sambungan las. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah memberikan wawasan tentang materi pengelasan dan praktik pengelasan SMAW pada masing – masing peserta sebagai bekal untuk berwirawasta dan mencari pekerjaan.
PENGARUH VARIASI KEDALAMAN POTONG DAN KECEPATAN SPINDEL MESIN BUBUT CH-530x1100 TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA BAJA ST 37: PENGARUH VARIASI KEDALAMAN POTONG DAN KECEPATAN SPINDEL MESIN BUBUT CH-530x1100 TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA BAJA ST 37 Muhammad Iqbal Mubarok; Basuki
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v1i2.4921

Abstract

Pengujian tingkat kekasaran merupakan salah satu cara untuk mengetahui pengaruh variasi potong dan kecepatan putar mesin bubut terhadap tingkat kekasaran yang terjadi pada benda baja ST 37. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen, dengan tujuan mengetahui sebab akibat berdasarkan perlakuan yang diberikan. Pada penelitian ini menggunakan pahat HSS rapid extra 1200 ukuran 3/8x4 Bohler, material benda kerja menggunakan Baja ST 37 dengan beberapa variasi putaran spindel 52 rpm, 330 rpm, 950 rpm dan kedalaman potong 1mm, 1,5 mm, 2mm. Masing-masing spesimen dilakukan pengulangan pengujian sebanyak 3 kali, setelah dilakukan pembubutan selanjutnya di uji nilai kekasarannya menggunakan Surface Rougness tester, kemudian akan muncul nilai kekasaran. Lalu data yang telah diperoleh dari pengujian akan disajikan kedalam bentuk tabel atau grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai kekasaran, dimana nilai kekasaran yang paling tinggi diperoleh pada variasi kedalaman potong 1 mm dengan kecepatan putar mesin bubut 52 rpm memperoleh nilai kekasaran 9,11 µm. Kemudian nilai kekasaran yang rendah menggunakan variasi kedalaman potong 2 mm dengan kecepatan putar mesin bubut 950 rpm menghasilkan nilai kekasaran 3,28 µm. Jadi terdapat pengaruh yang sangat signifikan saat menggunakan variasi kedalaman potong yang rendah. Kemudian Terdapat pengaruh yang sangat besar saat pengujian menggunakan variasi kedalaman potong 1 mm dan kecepatan putar mesin bubut 52 rpm, mendapatkan nilai kekasaran yang sangat tinggi yakni 9,11 µm. Begitu sebalikmya jika menggunakan variasi kedalaman potong yang tinggi yakni 1,5 mm dan kecepatan putar mesin bubut yang tinggi 950 rpm akan menghasilkan nilai kekasaran 2,98 µm. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kecepatan 950 rpm dengan kedalaman potong 1,5 mm memperoleh nilai kekasaran yang rendah yakni 2,98 µm.
PENGARUH SPINDLE SPEED DAN FEED RATE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN AL 6061 Ahmad Chandra Aditiya; Mochamad Arif Irfa’I; Fajar Satriya Hadi; Basuki
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v2i1.5347

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi dengan sangat cepat, sehingga menjadi lebih kontemporer dan kompleks. Akhirnya, kita membutuhkan mesin yang mampu memproduksi barang dengan kualitas setinggi mungkin. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah pemanfaatan mesin CNC (Computer Numerically Controlled).Mesin yang dikontrol secara numerik komputer ini memiliki tingkat ketelitian dan ketelitian dimensi yang tinggi, serta waktu produksi yang lebih cepat, lebih efisien, dan tingkat produktivitas keseluruhan yang tinggi. Penelitian ini dilakukan pada benda kerja jenis Alumunium 6061 dan variasi spindle dan feeding yang dilakukan di Mesin Milling Richon Tipe XK-7132A untuk mengetahui hasil kekasaran permukaan yang dihasilkan. Spindle speed yang diberikan dengan variasi 3500 Rpm; 4000 Rpm; dan 4500 Rpm dan feed rate yang digunakan ialah dengan variasi kecepatan 200 mm/min dan 300 mm/min serta. Pengujian pada setiap specimen menggunakan alat Surface roughness Tester dan dilakukan pada seluruh specimen, penelitian ini menggunakan proses eksperimen dengan pemaparan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu tingkat kekasaran permukaan tertinggi ter pada variasi spindle speed 3500 Rpm menggunakan feed rate 300 mm/min yang menghasilkan Ra sebesar 0,86 µm. Sedangkan hasil kekasaran terendah didapat pada variasi spindle speed 4500 Rpm dan feed rate 300 mm/min dengan nilai kekasaran yang dihasilkan 0,37 µm. Diketahui bahwa pada spindle speed 4500 Rpm akan menghasilkan kekasaran terendah pada feed rate 200 mm/min . Namun pada penggunaan spindle speed 4500 Rpm akan didapat kekasaran terbaik pada feed rate terbesar yaitu 300 mm/min. Sehingga disimpulkan bahwa terjadi pengaruh pada setiap penggunaan variasi spindle speed dan feed rate terhadap hasil kekasaran permukaan.
Analisis Pengaruh Variasi Media Pendingin Dan Kuat Arus Terhadap Kekuatan Tarik Baja ST-37 Menggunakan Pengelasan SMAW Rachman Ali; Mohammad Munib Rosadi; Basuki; Fajar Satriya Hadi
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v2i1.5352

Abstract

Las SMAW merupakan suatu proses penyambungan logam dengan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panas dan menggunakan elektroda sebagai bahan tambahnya. Pendingin merupakan suatu substansi yang berfungsi dalam menentukan kecepatan pendinginan yang dilakukan terhadap material yang telah diuji dalam perlakuan panas yakni pada proses pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus las dan media pendingin pada proses pengelasan SMAW terhadap kekuatan tarik yang dihasilkan. Hasil dari penelitian ini yaitu nilai kekuatan tarik pada penggunaan arus 125 A lebih besar dibandingkan dengan arus 90 A meskipun dengan penggunaan media pendingin yang berbeda.Sedangkan untuk media pendingin air menghasilkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan pendingin oli.Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi pengaruh antara penggunaan arus yang digunakan yang mana semakin tingi arus yang digunakan maka semakin besar pula nilai kekuatan tarik yang dihasilkan.
PENGARUH UKURAN PAHAT INSERT DAN KEDALAMAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BESI SCM 440 Sutan Alif Widiarto; Fajar Satriya Hadi; Basuki; Mochamad Arif Irfa’i
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v2i1.5353

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendapatkan hasil kekasaran permukaan agar mengetahui apakah terdapat pengaruh yang dihasilkan dari penggunaan variasi ukuran pahat insert dan kedalaman penyayatan menggunakan mesin bubut CNC XTRA 420. Jenis pahat insert yang digunakan ialah pahat insert DNMG dengan ukuran r ,04 dan r 0,8 serta kedalaman penyayatan yang diberikan 0,4; 0,8 dan 1,2 mm. Penelitian ini menggunakan proses eksperimen dengan pemaparan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Didapatkan hasil kekasaran tertinggi pada variasi ukuran pahat insert r 0,4 menggunakan kedalaman sayat 1,2 mm yang menghasilkan Ra sebesar 1,19 μm. Sedangkan hasil kekasaran terendah didapat pada variasi ukuran pahat insert r 0,8 dan kedalaman penyayatan 1,2 mm dengan nilai kekasaran yang dihasilkan 0,51 μm. Diketahui bahwa pada pahat insert yang digunakan r 0,4 akan menghasilkan kekasaran terendah pada kedalaman terkecil yaitu 0,4 mm. Sedangkan pada penggunaan pahat insert r 0,8 akan didapat kekasaran terbaik pada kedalaman terbesar yaitu pada kedalaman 1,2 mm. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada setiap penggunaan variasi ukuran pahat insert dan kedalaman penyayatan terhadap hasil kekasaran permukaan.
PENGEMBANGAN MESIN FRAIS WMD-25VL SISTEM KONVENSIONAL MENJADI SISTEM COMPUTER NUMERICAL CONTROL BERBASIS MACH3 CONTROLLER Zohan Ardiansyah; Basuki; Fajar Satriya Hadi; Mohammad Munib Rosadi
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v2i1.5355

Abstract

Mesin frais kovensional adalah suatu mesin perkakas yang mempunyai 3 sumbu utama pada pergerakanya. Mesin frais konvensional dapat ditingkatkan kinerja dan efektifitasnya dengan menambahkan motor stepper dengan sistem kendali menggunakan Mach3 Controller sehingga menjadi sistem otomatis. Pengembangan mesin frais WMD-25VL kovensional menjadi CNC ini untuk mengetahui desain mesin frais CNC WMD-25VL dan mengetahui kinerja dari mesin frais CNC WMD-25VL dengan menggunakan metode Research And Development. Proses awal pengembangan dengan studi literatur dari berbagai sumber, membuat desain awal meliputi desain rangka, desain bracket motor stepper, perakitan wiring hardware, serta penginstalan sistem kendali Mach3 Controller. Hasil dari pengembangan mesin frais WMD-25VL konvensional menjadi CNC ini adalah mesin sesuai dengan desain, dapat bekerja dengan baik setiap axisnya dan dapat mengikuti kode perintah program. Hasil uji fungsional dari tim validator mendapatkan persentase 96.65 %. Pada uji kelayakan mesin frais CNC WMD-25VL mendapatkan persentase 100%. Pada uji pemakaian mendapatkan persentase 93.3%. Kesimpulan pada pengembangan mesin frais ini menunjukkan mesin frais CNC WMD-25VL dikategorikan dengan kriteria sangat baik.
REPLEACEMENT MESIN FRAIS WMD-25VL PENGGERAK KONVENSIONAL MENJADI PENGGERAK OTOMATIS MENGGUNAKAN MOTOR STEPPER NEMA 23 3A DAN LIMIT SWITCH ME-8108 AHFANDI, ACHMAD; Basuki; Fajar Satriya Hadi; Mochamad Arif Irfa’i
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v2i02.6133

Abstract

Dudukan motor stepper memiliki 3 axis yaitu axis X, axis Y dan axis Z. Desain yang digunakan untuk membuat dudukan menggunakan Autodesk Inventor 2017. Setiap dudukan memilki ukuran yang berbeda. Axis X panjang 179mm, lebar 77,5mm dan tebal 10mm. Axis Y panjang 118mm, lebar 58 mm dan tebal 10mm. Axis Z panjang 150mm, lebar 100mm dan tebal 10mm. Kinerja limit switch ME-8108 sama seperti pada saklar lampu ON/OFF yaitu hanya akan terhubung pada saat katupnya ditekan dan akan terputus saat katup tidak ditekan. Pada saat axis bergerak dan saat sumbu axis melewati garis yang ditentukan, maka saklar akan menekan dan axis akan otomatis berhenti. Pengembangan mesin ini menggunakan R&D (research and development). Mencari sumber dari studi literatur, membuat desain mesin frais CNC WMD-25VL,desain  dudukan motor stepper, merakit motor stepper yang dihubungkan pada axis dan merakit limit switch yang dihubungkan pada axis. Hasil pengembangan mesin frais WMD-25VL  ini telah bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya. Untuk uji fungsional hasil validasi telah di uji oleh tim validator mendapatkan 95%. Uji kelayakan hasil validasi telah di uji oleh tim validator mendapatkan 95%. Hasil rubrik alat kendali pengembangan alat  mesin frais CNC WMD-25VL bahwa mesin ini dikategorikan sangat baik.
Co-Authors Aan Hasanah Abbas, Dirvi Surya Abdurrahim Abdusomad, Fahad Adang Hambali Afif Septian Ardiansyah Agung Samudra AHFANDI, ACHMAD Ahmad Chandra Aditiya Ahmad Fathoni Ihsan Ahmad Hilman Ahmad Ilham Tanzil Ahmad Ilham Tanzil Alfiati Nurrokhmini Alfiawan, Wisma Nur Ali Hasbi Ramadani Alifia Rizky Rahma Kautsar Alvian Dwi Jayanto Amirulloh, Muhammad Aldy Amrulli, Danang Rifqi Andrian Nuriza Johan, Andrian Nuriza Anisa Rokhmahwati, Dian Aprianto, Kukuh Arif Irfa'i, Mohammad Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim ARIF RIYANTO Arifin, Bambang Samsul ARY SISMIANI Aulia, Triana Zuhrotun Aura Zahra Rizkillah Latif Avrillia Susanto, Devani Azhar Destiawan, Hisyam Badriyah ‘Izatul Isnaini bara, Brilliant Bemby Navita Bety Etikasari, Bety Cahyono, Aris Tri Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa Dewi, Vininda Febri Rismana Dian Anisa Rokhmah Wati Dian Wildan Dwi Istiningsih Dwi Jatmoko Dwi R, Tiara Efendi, Teguh Efita Nadine Anggraini Eghi Dwi Yulianto Eka P.S EKO WAHYU NUGROHO Eko Wahyu Nugroho, Eko Faisol Hamid, Faisol Fajar Isbakhi, Ari Fajar Satriya Hadi Fakhrurozi, A. Shodiq Feri Hariyanto Hadi, Fajar Satriya Haditsa Qur'ani Nurhakim Hamdani Hariono , Mohammad Harsing Hasbi R, Ali Hidayatullah, Raihan Himmatul Khasanah Ilyas Rohili Ima Nur Syamsiah Imam Sopingi Insanul Haq, Fathan Irfan Ardiansyah Irwan Ruswandi Isnan Rijibillah Jafri Nur Fahmy Idlain Akbar Putra, Mokhammad Johanes Bonivasius Muda Joko Purwanto Kartika Sari, Vega Khairunisa, Rahmi Wilianti Kristiyanti Putri, Widya Kuat Kurniawan, Mochamad Kurniawan, Mochamad Difa Latif, Arifin Listya Purnamasari Luqman Hakim Ansori M. Munib Rosadi MAMAT RAHMAT Mandala, Marga Mayasari , Andhika Melati Harmia Putri Mikrad mikrad Minto Mochamad Arif Irfa'i MOCHAMAD ARIF IRFAI Mochamad Arif Irfa’i Mohamad Zulman Hakim Mohammad Munib Rosadi Mubin, Fatkhur Muflihah, Nur Muhammad Erihadian Muhammad Iqbal Mubarok Mujianto, Ahmad Heru Mulyadi Munib Rosadi, Mohammad N.F.A, Fatma Ayu Nainggolan, Jeremia Rade Mikhael Natasia Anggi Laxmita Neneng Nurlaila Ngainnur Rohmah, Siti NOVALDY, RAMSYAH NOVIYANTI Nugraha, Moch Robbi Nurdiana Widjayanti, Fefi Nurhaeni, Komala Nurhidayati Oktaviani Windra Puspita, Oktaviani Windra Pambudi, Januar Eky Piah Anggela Pradana, Rendra Wahyu Prasetiyo, Rahayu Prasetyo, Rahayu Puji Rahayu Purboyo, Purboyo Purnama Sari, Retno Qiqi Yuliati Zakiah Rachman Ali Rafid Afkar, Muhammad Rahman, Kamil Fatur Rahmi Widyanti Ratih Apri Utami Retno Eka P Retno Eka Pramitasari Rhamdania, Nadini Rhobi Andrianto, Joan Ristiyani, Indrastuti Budi Rita Dewi Triastianti Rudi Santoso Ruswandi, Uus SANI FATIKA Sari, Nurita Iman Satriya H, Fajar Satriya Hadi, Fajar Sholeh Hidayat Siregar, Indra Gunawan Siti Chanifah Sri Sugiarti Sudarmanto, Eko Sumarsono Supiana Supiyadi, Ahmad Sutan Alif Widiarto Syahrani, Dewi Aprillavien Tania Febrianti Taufiq, Darissalam At Triatmi Sri Widyaningsih Vega Kartika Sari Vega Sari Warsiyah Whasilah, Vina Wibowo, Bagus Setya WIDOWATI Widya L, Jati Wijaya Heru Santosa, Wijaya Heru Wildan, Dian WITA WIDYANDINI Yanuar Chandra, Tofik Yohana Nursruwening, Yohana Yuliantoro , Agus Yunio Dwi Arizki Zainal Abidin Zohan Ardiansyah Zuhrafi Zuhdi Zulfikar, Rizka