p-Index From 2021 - 2026
11.051
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Analisis: Jurnal Studi Keislaman IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Kesehatan Andalas Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Ikonomika : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Kedokteran Anatomica (Anatomica Medical Journal) Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Profetik Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Abdimas Universal El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Jurnal Abdi Insani Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI) Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Uti Possidetis: Journal of International Law Ulumuna Jurnal Idea Hukum Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks MALLOMO: Journal of Community Service Kabanti : Jurnal Kerabat Antropologi Sultan Jurisprudence : Jurnal Riset Ilmu Hukum Action Research Literate (ARL) Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Al-Fikrah SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Journal of Innovation Research and Knowledge el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam El-Maqra' : Tafsir, Hadis dan Teologi Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Tirtayasa Journal of International Law Al-Munazzam : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Dakwah Telecommunications, Computers, and Electricals Engineering Journal Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology SCLS ABDIMAS KAUNIAH Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Mulawarman Dental Journal JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan Jurnal Tadris Matematika (JTMT) Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIAD Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) (Medical Scientific Journal) MESINA Jurnal Sains dan Kesehatan Pappaseng: International Journal of Islamic Literacy and Society Journal of Contemporary Indonesian Islam (JCII)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perubahan Garis Pantai Di Kawasan Pantai Kuri Kabupaten Maros Sulawesi Selatan Liliyana, Liliyana; Danial, Danial; Asmidar, Asmidar
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v1i2.436

Abstract

Indonesia adalah negara dengan sebagian besar kota-kotanya langsung berdekatan dengan pantai. Sejak zaman kuno, banyak pusat kegiatan dilakukan di daerah pesisir, seperti pusat pemerintahan, industri, dan kegiatan penduduk. Akibatnya, tekanan pada daerah pantai semakin meningkat dan menyebabkan berbagai masalah. Salah satu masalah yang terjadi di lingkungan pantai termasuk penambahan dan pengurangan luas tanah atau perubahan garis pantai. Kabupaten Maros dengan ibu kotanya Turikale terletak di bagian barat Sulawesi Selatan antara 40045'-50007' Lintang Selatan hingga 1090205'-129012' Bujur Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan perubahan dan penyebab perubahan garis pantai serta sejauh mana dampaknya di pantai Kuri, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan dengan Pendekatan Penginderaan Jauh. Berdasarkan analisis data, luas perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kuri selama 5 tahun adalah 1,36 hektar dengan rata-rata 1,36 hektar per tahunnya, sementara total akresi yang terjadi adalah 1,48 hektar dengan rata-rata 0,37 hektar per tahunnya.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Karang Transplantasi Di Pulau Kapoposang Kabupaten Pangkajene Kepulauan Fatwa, Muh Aiman; Rauf, Abdul; Danial, Danial
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v1i2.452

Abstract

Pulau Kapoposang adalah salah satu pulau yang berada di gugusan Kepulauan Spermonde dan secara administratif masuk pada wilayah. Desa Mattiro Ujung, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene. Pulau Kapoposang memiliki hamparan ekosistem terumbu kjarang. Terumbu Karang adalah suatu ekositem yang bersimbiosis dengan kelompok hewan anggota filum Cnidaria yang dapat menghasilkan kerangka luar dari Kalsium Karbonat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan karang transplantasi di Pulau Kapoposang Kabupaten Pangkajene Kepulauan, UntuK mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan karang transplantasi di Pulau Kapoposang Penelitian ini dilaksanakan tanggal 20 November sampai 20 Desember. Berlokasi di zona rehabilitasi terumbu karang Pulau Kapoposang, Kabupaten Pangkep. Pengambilan data kelangsungan hidup karang transplantasi dilakukan dengan metode Underwater Visual Census (UVC) atau pengamatan langsung di lokasi penelitian. Peneliti turun langsung pada titik pengamatan yang telah ditentukan dan mengamati pertumbuhan rangka yang dijadikan sampel kemudian mencatat jumlah anakan karang yang masih hidup pada tiap rangka. Hasil Persentase tingkat kelangsugan hidup karang transpalantasi tahun 2023 mencapai 39,17 % atau rusak sedang. Dan pertumbuhan karang transplantasi tahun 2022 sampai dengan tahun 2023 sebesar 14,54 cm/thn. Dan pertumbuhan perbulanya mencapai 0,34 cm/bulan. faktor yang menghambat pertumbuhan karang transplantasi antara lain oleh alga/lumut yang menutupi permukaan karang, adapun ke tidak stabilan suhu yang mengakibatkan karang mengalami pemutihan, ukuran bibit yang tidak sesuai, kurangnya aktivitas ikan herbivora.
Analisis Tingkat Kerusakan Ekosistem Mangrove Akibat Aktivitas Masyarakat Kawasan Pesisir Karang-Karangan Kecamatan Bua Kabupaten Luwu Gufron, Ali; Asbar, Asbar; Danial, Danial
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v2i1.481

Abstract

Mangrove memiliki banyak manfaat dari berbagai perspektif ekologi, biologi dan ekonomi. Fungsi ekologi antara lain menjaga pantai stabil dan menjadi habitat burung, fungsi biologi adalah untuk membenihkan ikan, udang dan biota laut yang memakan plankton dan fungsi ekonomi adalah sebagai tempat budidaya ikan tambak, tempat rekreasi dan sumber kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis mangrove dan mengetahui tingkat kerusakan hutan mangrove serta pengaruh aktivitias masyarakat terhadap tingkat kerusakan mangrove di Kawasan Pesisir Karang-karangan Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Metode yang digunakan yaitu Metode Transek Garis dan Petak Contoh (Line Transect Plot) yang merupakan sebuah metode untuk mengambil sampel populasi dalam suatu ekosistem Metode ini menggunakan pendekatan petak contoh yang ditempatkan sepanjang garis yang ditarik melintasi wilayah ekosistem tersebut. Setiap stasiun mangrove yang berada disepanjang transek plot yang berukuran 10 m x 10 m (100m2) yang digunakan untuk mangrove kategori pohon minimal tiga petak contoh plot, letakkan petak-petak contoh (plot) secara acak berbentuk kotak dengan ukuran 5 m x 5 m (25m2) yang digunakan untuk mangrove kategori anakan.
Analisis Perubahan dan Faktor Penyebab Kerusakan Garis Pantai Di Ujung Tape Kabupaten Pinrang Tasya, Putri; Danial, Danial; Asbar, Asbar
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v2i1.487

Abstract

Perubahan pesisir merupakan salah satu jenis dinamika kawasan pantai yang terjadi tanpa henti. Perubahan pantai yang terjadi pada wilayah tepi laut antara lain disintegrasi sisi laut (scraped spot) dan perluasan pantai (sedimentasi atau pertumbuhan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju dan luas perubahan pantai selama beberapa tahun terakhir di wilayah sisi Samudera Ujung Tape, Rezim Pinrang. Metode yang digunakan adalah metode overlay atau penumpukan tumpeng citra Landsat -8 dan observasi lapangan. Berdasarkan hasil penelitian di kawasan pesisir Pantai Ujung Tape selama kurun waktu 5 periode dengan rata-rata laju abrasi -14,3 m/tahun dan akresi 7,45 m/tahun. Sedangkan luas abrasi -1,8 Ha dan akresi 0,45 Ha disebabkan oleh faktor alam dan manusia. Faktor alogenik meliputi gelombang, arus laut, dan pasang surut. Sedangkan unsur antropogenik memisahkan air atau merusak ombak, kurangnya tanaman bakau, pengumpulan sampah di sekitar kawasan tepi pantai Ujung Tape, dan pengembangan lahan. Kedua variabel ini saling berkaitan dan membawa perubahan terhadap laju dan luas pantai
Analisis Perhitungan Kedalaman Perairan Menggunakan Chart Datum dan Pasang Surut Di Pelabuhan Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Amirullah, Amirullah; Danial, Danial; Djafar, Syahrul
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v2i1.499

Abstract

Kedalaman perairan merupakan salah satu prasyarat penentuan pelabuhan induk nasional, hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomor 184 tahun 2019 tentang Rencana Induk Pelabuhan Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Tujuan penelitan yaitu untuk mengetahui metode perhitungan kedalaman perairan di sekitar Pelabuhan Mamuju dengan mempertimbangkan pasang surut dan menentukan kedalaman perairan di sekitar Pelabuhan Mamuju yang dibutuhkan untuk memenuhi standar operasional kapal. Penelitian ini dilaksanakan pada 25 Maret sampai 30 April 2024 yang berlokasi di Perairan Pelabuhan Mamuju, Kel. Binanga, Kec. Mamuju, Kab. Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat dengan koordinat 02° 40’ 03.9” S dan 118° 53’ 37.1” W. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pasang surut dari pengamatan langsung dan prediksi BMKG. Analisis data dilakukan dalam analisis pasang surut dengan metode Admiralty dan analisis batimetri dengan menggunakan metode statistika regresi linier. Hasil analisis kedalaman perairan disekitar dermaga Pelabuhan Mamuju berdasarkan nilai MSL (Mean Sea Level) dari pengamatan menggunakan AWLR (Automatic Water Level Recorder) diperoleh kedalaman 8-15 m dan kedalaman berdasarkan nilai MSL (Mean Sea Level) dari data prediksi BMKG diperoleh kedalaman 7-13 m, sementara kedalaman yang aman bagi kapal-kapal untuk sandar dan olah gerak di dermaga yaitu didasarkan pada draft kapal yang dijumlahkan dengan 50% dari draft kapal itu sendiri.Pasang surut dan chart datum memiliki pengaruh yang penting terhadap perhitungan kedalaman perairan, dimana nilai MSL pada pasang surut akan mempengaruhi koreksi nilai tinggi rata-rata permukaan air pada palem pasut dan kedalaman ditentukan dengan koreksi dari nilai MSL yang diperoleh.
STUDY OF SIEMENS 7UT86 PERCENTAGE DIFFERENTIAL RELAY AS PROTECTION OF 60 MVA POWER TRANSFORMER AT 150 GIS KV DAYEUH KOLOT Purba, Dian Andreas; Gani, Usman A; Danial, Danial
Telecommunications, Computers, and Electricals Engineering Journal (TELECTRICAL) Vol 2, No 2: October 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/telectrical.v2i2.84598

Abstract

Power transformer is a vital equipment in the electric power system that plays an important role in distributing electrical energy from the generator to the load center. Transformers require a protection system that is able to detect an internal or external disturbance with a very fast time to prevent widespread blackouts. Transformer protection generally uses differential relays that require settings in determining their working parameters. On this basis, the authors conducted a study of the Siemens 7UT86 percentage differential relay as a 60 MVA power transformer protection at the 150 kV Dayeuh Kolot GIS, by taking data to perform mathematical calculations to obtain working parameters and testing. The results of mathematical calculations obtained the rating current value used to select the ratio of installed CT to differential current. The relay is set using slope 1 of 30% and slope 2 of 80% and a differential current of 0.3 I/IrObj to prevent unnecessary blackouts due to the appearance of differential currents by magnetizing currents, inrush, tap changers, CT saturation and as a safety factor. Tests using Omicron test equipment obtained results in the form of actual differential current values of both slope areas, angular stability, current and angular ramping and relay operation delay times. Testing the working parameters of the relay obtained the result that the relay works by commanding the circuit breaker to trip when it exceeds the pick up value. During internal faults and at faults below the pick up value and during external faults the relay standsby.
STUDY OF THE EFFECTS OF INCLINATION ANGLE OF ARCHIMEDES TURBINE CHARACTERS - GENERATOR STUDY Dede, Markurius Hariyadi; Danial, Danial; Taufiqurrahman, Muhammad
Telecommunications, Computers, and Electricals Engineering Journal (TELECTRICAL) Vol 2, No 2: October 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/telectrical.v2i2.76137

Abstract

The current demand for electrical energy stands as a crucial aspect in both household and industrial contexts. Indonesia, blessed with abundant water resources, holds significant potential in the development of renewable energy. Specifically, West Kalimantan boasts plentiful rivers that serve as potential sources for electricity generation. The Archimedes Turbine has emerged as a primary focus for generating electricity from water flow. This research aims to analyze the evolution of the Archimedes turbine concerning its characteristics with angle variations and their influence on the generator. Through a literature review, this study explores the development of Archimedes turbines over time.In this analysis, the variation in the turbine's angle of inclination concerning the generator takes center stage. The research findings indicate that the performance characteristics of the Archimedes turbine, such as efficiency, generated power, and torque, are evaluated under various angle conditions. This research is expected to provide profound insights into the contribution of Archimedes turbine technology in the future and expand the understanding of its potential application in different water contexts.The research findings reveal that the optimal turbine performance concerning water flow occurs at a 30Ëš angle with a flow rate of 100% (Q3 = 0.006 m^3/s). Under unloaded conditions, the turbine produces a voltage of 19.13 V, while under loaded conditions, the resulting voltage is 17.21 V.
ANALISA PENGATURAN PROTEKSI RELE DIFFERENSIAL PADA TRANSFORMATOR DAYA II GARDU INDUK KOTA BARU Prasetyo, Nanang; -, Junaidi; -, Danial
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56969

Abstract

Transformator daya II gardu induk Kota Baru dengan kapasitas 30 MVA menggunakan rele proteksi differensial Siemens Siprotec 7UT613 yang bekerja berdasarkan prosentase arus. Nilai rasio CT yang terpasang pada sisi 150 kV adalah 300/5 Ampere dan disisi 20 kV adalah 1000/5 Ampere, Arus nominal pada trafo daya sisi 150 kV adalah 115.470 Ampere, dan sisi 20 kV adalah 866.025 Ampere. Untuk memastikan setting rele sudah benar dilakukan perhitungan matematis untuk   nilai CT ideal, eror missmatch, perhitungan nilai sekunder trafo arus, perhitungan arus differensial, dan arus penahan. Dari perhitungan tersebut diperoleh hasil dengan nilai yang sesuai pada buku pedoman proteksi dan kontrol transformator PT. PLN (persero) UP3B Sistem Kalbar, sedangkan perhitungan nilai slope diperoleh nilai yang berbeda pada setting rele terpasang. Berdasarkan analisa yang diproleh, jika nilai slope perhitungan diterapkan pada setting rele differensial, kecuraman kurva karakteristik akan mengalami pergeseran, sehingga rele akan lebih cepat bekerja, oleh karena itu nilai setting slope menggunakan setting terpasang yang telah ditentukan oleh perusahaan. Pada simulasi gangguan hubung singkat 3 phasa dan simulasi beban puncak pada trafo daya yang dilakukan dengan kurva karakteristik pada Microsoft Excel, diperoleh hasil bahwa rele differensial bekerja sesuai dengan selektivitas zona proteksi, sehingga setting rele differensial pada trafo daya II GI Kota Baru sudah benar dan sesuai dengan spesifikasi peralatan dilapangan.
STUDI PERENCANAAN PROTEKSI TEGANGAN LEBIH EKSTERNAL PETIR DI PLTS 1,5 MW UNIVERSITAS TANJUNGPURA Wongso, Dio Suseno; Rajagukguk, Managam; -, Danial
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.60256

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah sebuah sistem pembangkit listrik yang mengubah energi dari cahaya matahari untuk menjadi energi listrik. Pada saat ini Universitas Tanjungpura sedang melakukan pembangunan PLTS sebesar 1,5 MW dengan luas lahan 11,075 m2. Sehingga dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mendesain sistem proteksi eksternal petir agar mampu memproteksi PLTS 1,5 MW Universitas Tanjungpura hingga kuat arus 3 kA menggunakan metode bola bergulir dan metode Early Streamer Emission (ESE). Kedua metode tersebut akan dipasang tiang terminasi udara dengan ketinggian 17 m. Pada metode bola bergulir akan dilakukan perhitungan jarak sambaran petir (R), sudut proteksi (α), radius proteksi (Rp), dan luas daerah proteksi (Ax) dengan nilai kuat arus petir (I) berdasarkan BS EN/IEC 62305 yakni 3 kA, 5 kA, 10 kA, dan 16 kA. Sedangkan pada metode Early Streamer Emission (ESE) akan dilakukan perhitungan jarak tambahan dari ESE (∆L), radius proteksi (Rp), dan luas daerah proteksi (Ax) dengan kuat arus petir (I) berdasarkan BS EN/IEC 62305 sebesar 3 kA atau pada tingkat proteksi I. Perhitungan metode bola bergulir pada sistem proteksi eksternal petir tertinggi berdasarkan BS EN/IEC 62305, yakni dengan kuat arus petir (I) 3 kA didapatkan jarak sambaran petir (R) sebesar 20,4234 m, sudut proteksi (α) yang menyinggung tiang terminasi udara dan bola bergulir sebesar 9,6483 ° dengan radius proteksi (Rp) dihasilkan sebesar 20,1344 m, menghasilkan luas daerah proteksi (Ax) sebesar 1273,5891 m2. Sedangkan perhitungan metode Early Streamer Emission (ESE) akan digunakan 2 terminasi udara ESE yang memiliki spesifikasi yang berbeda sebagai perbandingan sistem proteksi eksternal petir, dengan kuat arus petir (I) 3 kA atau tingkat proteksi I berdasarkan BS EN/IEC 62305. Menggunakan terminasi udara Pulsar 60 didapatkan jarak tambahan dari ESE (∆L) 60 m dengan radius proteksi (Rp) yang dihasilkan sebesar 80,3505 m, menghasilkan luas daerah proteksi (Ax) sebesar 20282,7596 m2. Dari hasil perhitungan tersebut dibuatlah desain 3 dimensi untuk melihat kebutuhan dari sistem proteksi eksternal petir sesuai dengan kuat arus petir (I). Dari hasil penelitian yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa terminasi udara ESE memiliki keunggulan lebih efisien jika dibandingkan dengan terminasi udara konvensional menggunakan metode bola bergulir, dikarenakan terminasi udara ESE dapat memproteksi dengan menggunakan tiang terminasi udara yang lebih sedikit.
NUCLEAR THREAT IN INDONESIA’S SOVEREIGN RIGHTS IMPACTED BY THE AUKUS AGREEMENT Fikri, Ahmad; Maaggazing, Fernand Faktur Daeng; Danial, Danial; Rohani, Aceng Asnawi; Aslamiyah, Mujadiddah; Mohas, Muhyi
Sriwijaya Crimen and Legal Studies Volume 2 Issue 2 December 2024
Publisher : Faculty of Law Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/scls.v2i2.4045

Abstract

The AUKUS agreement, a trilateral pact between Australia, the United Kingdom, and the United States, has increased tensions between Indonesia and Australia. The deal focuses on enhancing defense capabilities, particularly by developing nuclear-powered submarines. This has broader geopolitical implications for the Asia-Pacific region and affects bilateral relations between Indonesia and Australia. The two countries have historically shared strong economic ties and cooperation in various sectors but have also faced disagreements, particularly regarding issues like West Papua and regional security alignments. Indonesia views Australia's participation in AUKUS as potentially increasing foreign military presence in the region, raising concerns about sovereignty and maritime security. The focus on nuclear submarines also raises legal and environmental considerations under international maritime law, particularly concerning exclusive economic zones (EEZs) and resource sovereignty. With the world's largest maritime territory, Indonesia emphasizes adherence to UNCLOS and calls for dialogue to manage these tensions peacefully. Some perceive the AUKUS alliance as a response to balance China's growing power, but this polarizes regional perspectives, with Southeast Asian nations expressing mixed reactions ranging from support to apprehension. The alliance's implications extend beyond military capability enhancement to include technological cooperation and regional stability efforts. In conclusion, AUKUS aims to bolster security and technological advancement in the Indo-Pacific. Still, its implementation requires careful navigation of legal, environmental, and geopolitical complexities to mitigate potential regional tensions and uphold international norms.
Co-Authors . Hamsiah Abdul Gaffar Abdul jalil Abdul Rauf Abdullah Abdullah Adawiyah, Robi'Atul Adi Jaya, Sarlan Afandi Sitamala Agustin, Sylvia Ahmad Fikri Aini Nurul Alamsyah, Muhammad Reky Alifuddin, Muh Amirullah -, Amirullah Andani, Andi Merry Anggara, Doni Anwar Anwar Aolia, Erina Ardi Ardi Armanda, Dicky Arsyad, Muhammad Iqbal Asbar Asbar, Asbar Aslamiyah, Mujadiddah Asmidar Asmidar Asmidar Asmidar Atip Latipulhayat Ayyun, Qurrata Badaruddin Balqis, Salsabila Nazwa Beddu Tang Bin Mohamad, Mohammad Taqiuddin BN, Ramadhani F Bukhari Chandra Kirana Cindenia Puspasari Damis, Damis Dara Nur Azizah Yuwono Dede, Markurius Hariyadi Diajeng Wulan Christianti Didik Suhariyanto Diputra, Putu Yudhi Nusartha Dirgantoro, Katon Sigit Djafar, Syahrul Endang Sawitri Erens Elvianus Koodoh, Erens Elvianus Eriawan, Erick Erman I. Rahim Eva Hermawati Fahmin, Nur Habib Fatirawahidah, Fatirawahidah Fatwa, Muh Aiman Fauzi, Valesca Vella Valdema Firdaus Firdaus Fithriah, Nur Fitri Imansyah Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani, Nazwa Fuadi Fuadi Gevira, Dhea Gufron, Ali Gusalim, Lili Hambali Hambali Hanan, Nydia Handayani, Fanty Hermansyah, Ainani Hidavat, Agustini Hidayat , Irfan Hilton Tarnama Putra M Hotiza, Siti Ikhsan, Muh Inge Dwisvimiar Irawiraman, Hadi Irma Damajanti Iskandar Iskandar Jamaluddin Jaya, Sarlan Adi Junaidi Junaidi Kafrawi Kafrawi Karenina, Melita Jenar Kasim, Aksah Kasmin, Kasmin Khatimah, Nurul Kombong, Aldri Yithream Laxmi, Laxmi lia yulia Lilies Anggarwati Astuti, Lilies Anggarwati Liliyana Listiyawati, Listiyawati M. Iqbal Arsyad Maaggazing, Fernand Faktur Daeng Mahamatayuding Samah Makiyah, Faidatul Managam Rajagukguk Manalu, Ayub Rainaldo Maulida, Eva Titania Mohamad Fasyehhudin Mokhamad Gisa Vitrana Muh Anhar Muhammad Ardiansyah Muhammad Ardiansyah Muhammad Syahrial Razali Ibrahim Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yusuf Muhyi Mohas Munadi Usman Munawar Rizki Jailani Munir, Musnar Nanda, Giri Dwi Nanik Suharwati Nugroho, Edwin Adi Nur Aisyah Nur Azmy Nur Sari Dewi NUR SARI DEWI Nur Sari Dewi. M Nurhayati Nurhayati Nuryanto, Muhammad Khairul Ponglabba, Henry Ma’dika Ponglabba Pramasari, Cristiani Nadya Prasetyo, Nanang Pratiwi, Novita Eka Tyas Purba, Dian Andreas Purwaningrum, Rr Diah Asih Purwanti, Atni Putra, Syarif Abdian Putri, Gaitsa Farah Zahira Rahmadani, Rani Rajaguguk , Managam Rajibsman Ramdhani, Wahyu Rani Sri Agustuna Retnaningrum, Yuliana Rahmah Reynanda, Nadhifa Ririn Kurnia Rismang, Rismang rohani, aceng asnawi Rokhim, Saiful Ros Mayasari Ruchiyat, Asep Rudi Kurnianto Rupiani, Dewi Rustam, Faisya Rahayu Saenong, Muhammad said, muh Salma Maulida Husana Salsabilla, Zahra Samsualam, Samsualam Samsuri Samsuri Shadrina, Nida Midati Silitonga, Grace Steffany Siregar, Wanda Puspita Br. Sitamala, Afandi Sodiman Sodiman, Sodiman Soemari, Herlien Dwiarti Solly Aryza Sri Agustian Suhelmidati, Etri Sukardi, Akhmad Supriatna, Muhammad Farhan Swandari Paramita Syaggaf, Andi Waliana Syahputra, Angga Syahril Samad, Syahril Syahrul Syahrul Syam, Khairil Syarifuddin Syarifuddin Sylviana Maya Damayanti Tajuddin, Mustamin Tang, Beddu Tasya, Putri Tekwan, Gregorius Tinton S, Bonifacius Perdana Ulfianti, Ulfianti Usman A. Gani Verry Asfirizal Wikaningtyas, Pratiwi Wongso, Dio Suseno Yoesrizal Muhammad Yoesoef Yudanti Riastiti Yuli Yetri Yusuf Yusuf Zainal Abidin Zainal Zainal Zuhrah, Nikmatuz Zuhrah, Ni’matuz _, Zul Hamizan