Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Emosional Pada Anak Usia Sekolah Di Sdn 3 Karas Sedan Rembang Nisfatussholikhah Nisfatussholikhah; Indanah Indanah; Anny Rosiana M
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3116

Abstract

Mengingat trend saat ini,sumber daya penting kepada anak yang dapat berdampak negative terhadap Pembangunan sosial. Penggunaan gadget yang sangat berlebihan bisa membuat anak menjadi ketagihan, tidak disadari anak tersebut menjadi kecanduan. Kecanduan gawai termasuk perilaku tidak sehat dalam menggunakan, antara lain penggunaan berlebihan, kesulitan mengendali diri hingga mengganggu aktifitas sehari-hari. Penyalahgunaan berdampak pada perkembangan sosial dan emosiona, antara lain anak susah tidur. kecanduan juga bisa menghambat perkembangan badan dan emosional. Jenis Penelitian ini mengadopsi desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan menganalisis keterkaitan antara penggunaan gadget dengan perkembangan emosional anak yang berjumlah 132 anak, dilakukan skrining atau di hitung menggunkan rumus slovin menjadi 73 anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan gadged dengan perkembangan emosional Pada anak usia sekolah. Variabel dependen adalah Penggunaan Gadget, Variabel dependen adalah perkembangan Emosional. Lokasi penelitian pada penilitian ini adalah di SD N 3 Karas Sedan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah productive sampling dengan cluster sampling yang di hitung menggunakan rumus Slovin. Kriteria inklusi:Murid kelas 3-5, Bersedia menjadi responden, Anak yang suka main gadged, kemempuan berbahasa. Kriteria eksklusi yaitu mempunyai kriteria berat. Data dikumpulkan dengan data penggunaan gadget oleh anak diperolah dengan menggunakan kuesioner tingkat pemakaian gadget. Kuesioner diberikan untuk mengetahui informasi terkait dengan penggunaan gadget.
Hubungan Penggunaan Gadget, Jumlah Saudara, Dan Penggunaan Dua Bahasa Dengan Speech Delay Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di TK Budi Mulyo Segoromulyo Rembang Yunita Nur Afifah; Indanah Indanah; Ashri Maulida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3382

Abstract

Speech delay merupakan kondisi perkembangan bahasa anak yang tidak sesuai dengan tahapan usia sebayanya. Anak dengan keterlambatan bicara berisiko mengalami hambatan dalam prestasi akademik, seperti kesulitan mengeja maupun membaca. Faktor yang diduga berhubungan dengan kondisi ini antara lain kebiasaan menggunakan gadget, jumlah saudara, serta penggunaan dua bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman terhadap faktor-faktor tersebut penting untuk mengetahui sejauh mana lingkungan keluarga dan kebiasaan anak dapat memengaruhi keterlambatan bicara.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget, jumlah saudara, dan penggunaan dua bahasa dengan kejadian Speech delay pada anak usia 4–6 tahun di TK Budi Mulyo, Desa Segoromulyo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel independen terdiri dari penggunaan gadget, jumlah saudara, dan penggunaan dua bahasa, sedangkan variabel dependen adalah speech delay. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia 4–6 tahun di TK Budi Mulyo, dengan teknik pengambilan sampel total sampling sehingga jumlah sampel sama dengan populasi. Kriteria inklusi meliputi anak berusia 4–6 tahun, kooperatif, dapat diajak berkomunikasi, dan bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusi adalah anak yang hadir namun tidak bersedia menjadi responden atau menolak mengisi kuesioner.,Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner Early Language Scale (ELS) yang berisi item untuk menilai kosakata serta pemahaman perintah sederhana. Penilaian dilakukan selama satu minggu. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen.
Pengaruh Terapi Kombinasi Butterfly Hug Dan Relaksasi Napas Dalam Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Dengan Riwayat Hipertensi Di Posbindu Mekar Sari Desa Sari Kecamatan Gajah Kabupaten Demak Ghofira Nurrokhima; Indanah Indanah; Tri Suwarto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5133

Abstract

Terapi Butterfly Hug dan Relaksasi Napas Dalam dipadukan sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah secara holistik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi Butterfly Hug dan Relaksasi Napas Dalam terhadap tekanan darah pada pasien dengan riwayat hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest kontrol group pada 50 responden pria dan wanita berusia 51–60 tahun yang terdaftar di Posbindu Mekar Sari, dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi (25 orang, diberikan terapi kombinasi Butterfly Hug dan relaksasi napas dalam) dan kelompok kontrol (25 orang, diberikan intervensi standar). Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat pengukur tekanan darah sesuai prosedur standar, serta dicatat dalam lembar observasi terstandar. Analisis data dilakukan dengan uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan paired t-test atau Wilcoxon Signed Rank Test, serta independent t-test atau Mann-Whitney U. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan bukti ilmiah efektivitas terapi kombinasi sebagai pendekatan pendukung dalam pengelolaan hipertensi secara holistik.
EFEKTIVITAS ANTARA ERACS DAN NON ERACS TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT EMHAKA BEKASI Indana Ulfah; Rusnoto; Indanah
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.383

Abstract

Nyeri pasca sectio caesarea merupakan salah satu keluhan utama yang dapat memengaruhi proses pemulihan ibu. Penerapan Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) merupakan pendekatan perioperatif yang bertujuan untuk mengurangi nyeri, mempercepat pemulihan, dan meningkatkan kenyamanan pasien dibandingkan dengan metode perawatan konvensional (Non-ERACS). Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan komparatif. Sampel penelitian berjumlah 44 responden, yang terdiri dari 22 pasien ERACS dan 22 pasien Non-ERACS, yang menjalani sectio caesarea di RS Emhaka Bekasi. Pengukuran nyeri dilakukan pada 6 jam, 12 jam, dan 24 jam post operasi menggunakan skala nyeri. Analisis data dilakukan menggunakan uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nyeri pada 6 jam post operasi lebih rendah pada kelompok ERACS (0,18) dibandingkan dengan kelompok Non-ERACS (2,77). Selain itu, terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada tingkat nyeri berdasarkan waktu pengukuran (p-value = 0,000), dengan kecenderungan nyeri meningkat pada 12 jam dan 24 jam post operasi. Penerapan ERACS terbukti lebih efektif dalam menekan nyeri pasca operasi dibandingkan metode Non-ERACS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ERACS berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat nyeri post sectio caesarea serta memberikan hasil pemulihan yang lebih baik dibandingkan dengan Non-ERACS.
The Effect of Emotic Health Education On Parents' Knowledge of Early Detection of Emotional Mental Health In Preschool Children In Kandangmas Village Dwi Della Puspita; Indanah Indanah; Sri Karyati
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i4.480

Abstract

One of the most common problems in preschoolers is emotional mental health issues. Emotional mental health disorders are a condition that indicates an individual is experiencing an emotional change that can develop into a pathological state if it continues. Therefore, to prevent the occurrence of more severe mental and emotional problems in preschoolers, early detection of emotional mental health is needed. The delivery of health education is more interesting by using animated videos is one of the effective methods because respondents can see and listen directly, so that information is easier to understand and remember. The results of this research can be the basis for development (penkes) through animated videos and encourage the public to increase education about early detection of emotional mental health in preschoolers. In the long term, this research is expected to increase parental awareness in recognizing the signs of children's mental-emotional disorders and disseminate effective information dissemination and build positive behavioral changes in parenting. This study aims to determine the influence of "emotic" health education on parents' knowledge about early detection of emotional mental health in preschool children in Kandangmas Village, Dawe District, Kudus Regency. This study used a quasi-experimental method with a pre-test post-test control group design, which compared the differences before and after intervention in the intervention and control groups. The study respondents amounted to 50 parents who had preschool-age children, who were selected based on the inclusion criteria and the exclusion criteria that were determined to be willing to be respondents.
Pengaruh Edukasi Pena Gizi Terhadap Pengetahuan Ibu Pada Anak Usia 0-5 Tahun Faizatul Aini; Indanah; Diana Tri Lestari
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v9i1.4609

Abstract

Malnutrition among children remains a significant public health problem that requires serious attention. This condition is generally caused by mothers’ low level of knowledge regarding the importance of balanced nutrition, inappropriate feeding patterns, and limited access to attractive and easy-to-understand nutritional information. Increasing mothers’ knowledge through nutrition education using interactive media is a strategic step in preventing malnutrition from an early age. This study aims to determine the effect of education using the “Pena Gizi” video on mothers’ knowledge regarding the prevention of malnutrition in children aged 0–5 years. This research employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group approach involving 68 mothers, consisting of 34 in the intervention group and 34 in the control group. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test and the Mann-Whitney U Test. The results showed that the median score of mothers’ knowledge in the intervention group significantly increased from 70 (pretest) to 90 (posttest) with p = 0.000, while the control group also showed a statistically significant difference (80 to 80; p = 0.008), although the improvement was not practically significant. The Mann-Whitney test indicated a significant difference in posttest scores between the intervention and control groups with p = 0.000. These findings indicate that education using the “Pena Gizi” video is effective in improving mothers’ knowledge regarding the prevention of malnutrition in children. It is recommended that interactive video-based nutrition education be routinely implemented in Posyandu to enhance mothers’ awareness and support children’s nutritional health.     Abstrak Masalah malnutrisi pada anak balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan ibu tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola makan anak yang kurang tepat, serta kurangnya akses terhadap informasi gizi yang menarik dan mudah dipahami. Upaya peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi gizi berbasis media interaktif menjadi langkah strategis dalam mencegah malnutrisi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video Pena Gizi terhadap pengetahuan ibu mengenai pencegahan malnutrisi pada anak usia 0–5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group, penelitian ini melibatkan 68 ibu yang dibagi menjadi 34 ibu pada kelompok intervensi dan 34 ibu pada kelompok kontrol. Kriteria inklusi meliputi ibu yang memiliki anak usia 0–5 tahun yang terdaftar dan aktif di Posyandu Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, bersedia menjadi responden, memiliki buku KMS, memiliki telepon genggam dengan aplikasi YouTube dan WhatsApp, serta bersedia mengikuti penelitian hingga selesai. Kriteria eksklusi adalah ibu yang tidak mengikuti seluruh tahapan penelitian (pretest dan posttest) serta ibu dengan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk berpartisipasi dalam penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test serta Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai median pengetahuan ibu pada kelompok intervensi meningkat secara signifikan dari 70 (pretest) menjadi 90 (posttest) dengan p = 0,000, sedangkan pada kelompok kontrol juga menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik (80 menjadi 80; p = 0,008), meskipun peningkatannya tidak signifikan secara praktis. Uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai posttest antara kelompok intervensi dan kontrol dengan p = 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi menggunakan media video Pena Gizi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan malnutrisi pada anak. Disarankan agar edukasi gizi berbasis video interaktif diterapkan secara rutin di Posyandu untuk meningkatkan kesadaran ibu dan mendukung kesehatan gizi anak.
Stigma, Health Literacy, and Treatment-Seeking Behavior among Caregivers of Stunting Toddlers in Rural Areas Adella Risma Triwijayanti; Indanah Indanah; Muhamad Jauhar
Journal of Bionursing Vol 8 No 2 (2026): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.job.2026.8.2.15854

Abstract

Stunting is a health problem that threatens human quality and the competitiveness of the nation. This condition has an impact on the physical, mental, and cognitive development of toddlers and increases the risk of disease. There are still many toddlers who are diagnosed with stunting but do not receive treatment. Treatment-seeking behavior is influenced by knowledge, attitudes, stigma, and community beliefs. This research aims to analyze the relationship between stigma and health literacy with treatment-seeking behavior. The research design uses a correlational analytical approach that is cross-sectional. The independent variables are stigma and health literacy, while the dependent variable is treatment-seeking behavior. This research was conducted in the Keling II Community Health Center Working Area, Jepara Regency, in January 2025. The research sample was 100 caregivers of stunted toddlers and was taken using techniques of purposive sampling. The research instrument includes a stigma questionnaire using (SSCI-8), a questionnaire on health literacy using (HLS-EU-Q16), and a questionnaire on treatment-seeking behavior using (GHSQ). Data analysis using chi-square tests. The results of this study show that there is a significant relationship between stigma (p=0.002; r=0.394) and health literacy (p=0.000; r=0.448) with treatment-seeking behavior in caregivers of stunted toddlers. Stigma and health literacy play a role in shaping behavior in seeking health assistance, especially among caregivers of toddlers with stunting in rural areas. There needs to be intervention to reduce negative stigma and increase health literacy so that caregivers of stunted toddlers have the awareness to carry out screening and treat stunting in health service facilities.
PENDEKATAN EDUKATIF KANKER PANGKAL RAHIM SERVIKS PADA KELOMPOK ‘AISYIYAH KABUPATEN KUDUS Emma Jayanti Besan; Indah Puspitasari; Fania Nurul Khoirunnisa; Nor Asiyah; Diah Andriani Kusumastuti; Indanah Indanah; Muhammad Nurul Fadel; Wan Ismahanisa Ismail
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3174

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian perempuan di Indonesia dengan angka kejadian tinggi dan masih rendahnya tingkat deteksi dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu ‘Aisyiyah Kabupaten Kudus mengenai faktor risiko, pencegahan, dan deteksi dini kanker serviks melalui pendekatan edukatif. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif dengan media audiovisual, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 44 peserta dan dilaksanakan di Aula Panti Asuhan Prambatan Kudus. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 62% menjadi 90% setelah kegiatan. Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Edukasi berbasis ceramah interaktif dan audiovisual terbukti efektif meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya skrining dan vaksinasi HPV. Kegiatan ini sejalan dengan strategi nasional pencegahan kanker serviks melalui pendekatan promotif dan preventif di masyarakat. Diharapkan kegiatan edukatif semacam ini dapat menjadi model pemberdayaan perempuan dalam mendukung upaya eliminasi kanker serviks di tingkat komunitas. Cervical cancer is one of the leading causes of death for women in Indonesia, with a high incidence rate and low early detection rates. This community service activity aims to increase the knowledge and awareness of women from the 'Aisyiyah group in Kudus Regency regarding risk factors, prevention, and early detection of cervical cancer through an educational approach. The methods used were interactive counseling with audiovisual media, discussions, and pre- and post-test evaluations. The activity was attended by 44 participants and was held in the Prambatan Kudus Orphanage Hall. The evaluation results showed an increase in participants' knowledge from an average of 62% to 90% after the activity. High enthusiasm was evident in active participation in the question and answer session. The interactive lecture-based education and audiovisuals have proven effective in increasing participants' awareness of the importance of HPV screening and vaccination. This activity aligns with the national strategy for cervical cancer prevention through a promotive and preventive approach in the community. It is hoped that this educational activity can become a model for women's empowerment in supporting cervical cancer elimination efforts at the community level.
The Relationship between Nutritional Knowledge and Compliance with Fe Tablet Consumption with the Incidence of Anemia Hesty Aprianti Ratuk Tallama; Indanah Indanah; Muhammad Ridwanto
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.191

Abstract

Anemia that occurs in adolescents can cause the impact of physical growth delays, behavioral and emotional disorders. When the condition is acute, anemia can lead to death. and increase the risk of disorders during pregnancy later. Knowledge of anemia and adherence to taking low Fe tablets are one of the important factors in the incidence of anemia. The purpose of this study is to analyze the relationship between nutritional knowledge and compliance with Fe tablet consumption and the incidence of anemia in adolescent girls in the working area of the Karas Health Center, Fakfak Regency in 2025. This type of research uses a survey  research method with a quantitative approach with a cross sectional  research design.This research was conducted in the working area of the Karas Health Center, Fakfak Regency from June to July 2025. The sample in this study amounted to 81 adolescents were selected with purposive sampling. The population of this study is all adolescents aged 12-18 years in the Karas health center area. The independent variables are knowledge and compliance. The dependent variable is the anaemia of the body. The data were collected by questionnaire and haemoglobin test. Analysis using chi square. Chi Square analysis showed that there was a significant relationship between adherence to taking blood plus tablets and the incidence of anemia p value <0.001 (< 0.05). The results of the study showed that there was a significant relationship between knowledge about nutrition and the incidence of anemia p value <0.001 (< 0.05). The higher the knowledge of a teenager, the more anemia will be avoided. The more obediently a person takes Fe tablets, the more they avoid anemia.
Factors Related to Mothers' Active Visiting Behavior to Posyandu Adolfina Merlina Hindom; Indanah Indanah; Muhammad Ridwanto
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.210

Abstract

The low level of mothers' attendance at integrated health posts (Posyandu) in the Sekban Community Health Center of Fakfak Regency indicates suboptimal utilization of basic community health services. This study aims to analyze factors associated with mothers' attendance at Posyandu, including education, age, knowledge of Posyandu, motivation, family support, and distance to Posyandu in the Sekban Community Health Center of Fakfak Regency in 2025. A cross-sectional study was conducted in June–July 2025, in the Sekban Community Health Center of Fakfak Regency. A sample of 101 respondents selected in this study. The dependent variable was mothers' active participation in Posyandu visits. The independent variables were education, age, maternal knowledge, motivation, family support, and distance to the Posyandu. Data collection using a questionnaire, as well as documentation from Posyandu (Integrated Service Post) records. Data analysis was rlogistic regression. The factors that significantly influenced Posyandu activity were motivation (p = 0.020) and education (p = 0.043). Knowledge (p = 0.132), family support (p = 0.445), distance to health facilities (p = 0.053), and age (p = 0.070) did not show a significant effect. The factors that significantly influenced Posyandu activity were motivation and education.
Co-Authors Abdur Rozaq Achmad Ridwan Ade Kurnia Bayu Firdaus Adella Risma Triwijayanti Adolfina Merlina Hindom Afifatul Chasanah Agustina, Ayunda Dwi Aini, Siti Maslihatul Aksan Aksan Aksan, Aksan Alfiyatur Rohmaniyah Ali Solikin Alifia Fatika Rahma Ana Zumrotun Nisak Andi Sofyan Andriany, Shella Andy Sofyan Prasetyo Anny Rosiana M Apriliya, Restiana Ardiyati, Rizka Ayu Arief Adi Saputro Arnetta Mayasavira Putri Arnetta Putri Artha Amelia Ashri Maulida Rahmawati Asti Wulan Ardelia Aulia, Qurrotu A'yuni Ayu Winarti Azzakiy, Yanuar Rizqi Callista, Haibah Clara Chasanah, Afifatul Cikita Berlian Hakim Deby Kurniadi Dewi Kusumawati Dewi Kusumawati, Dewi Dhadila, Yuke Liza Fitri Dhina Cahya Rohim Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti, Diah Andriani Dian Faqhih Larasati Diana Tri Lestari Diva Anastasya Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi ASTUTI Dwi Della Puspita Dwi Elysia Dinata Edi Wibowo Edy Soesanto Eka Nihayatur Rohmah Elisya Pujasari Emma Jayanti Besan Estetika Putri Fadhilah Sekar Aji Widyawati Faiqh Albyn, Devanda Fairuzza Luthfin Faizatul Aini Fania Nurul Khoirunnisa Fariza Yulia Kartika Sari Fera Wardana Fida Maisa Hana Fida Maisa Hana Fita Hana Pertiwi Fitri Hayati Pangaribuan Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Kartikasari Fitriani, Indah Nur Fitrianingrum - Fitrianingrum Fitrianingrum Ghofira Nurrokhima Habibi, Mohammad Hadi Sabdo Handayani, Tutiek Hanifatun Najibah Hawa Suci Heny Siswanti Hertanti, Nety Widya Hesty Aprianti Ratuk Tallama Hikmah, Citra Karima Lailatul Himawan, Rizki IIn Awalia Ika Puji Eviyanti ika tristanti Ika Widyawati Ikeu Nurhidayah Imam Saefudin Indah Puspitasari indah puspitasari Indah Puspitasari INDAH PUSPITASARI Indah Risnawati Indah Risnawati Indana Ulfah Islami Islami Istianah Istianah Istyanti, Gabriella Sekar Iswahyuningrum Iswahyuningrum Kanza Putri Karomatunnisa, Nila Kartikasari, Gerhani Khoiriyah Khoiriyah Khoirun Nisa Khoirun Nisa Khoirur Rohmah Khotijah Khotijah Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Kristiyaningrum - Kristiyaningrum Kristiyaningrum Kristiyaningrum, Kristiyaningrum Kumala Afiyani Rizqi kusumawardani, lita heni Lasmini Lasmini Lastri, L Latifatus Sofa Lismawati, Dini Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Subri Maemunah , Ai Mardiana, Sri Siska Maryani, Wiwin Mauludina, Ibtasama Mega Anggraeni Putri Mohammad Habibi Muhamad Jauhar Muhammad Adib Jauhari Muhammad Nurul Fadel Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Muslihatus Sa’adah Najibah, Hanifatun Nani Nurhaeni Nani Nurhaeni Natasha, Dhea Navira Septiana Ulfa Nety Widya Hertanti Nila Karomatunnisa Nisa, Ardiana Zakiyatun Nisfatussholikhah Nisfatussholikhah Noor Azizah Noor Azizah Noor Azizah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Novi Iin Safitriani Novi Kumala Sari Noviana Ika Noviana Ika Susanti Nugraheni, Sofiana Dewi Nunuk Wiyarni Nur Aini Nasihah Nur Hidayat Nurfaiz Najunda Sari Nurohmah, Endah Nurotussaniah, Nadia Oshya Aryun Nur Annisya Pannes David Sahri, Pannes David Sahri Permatasari, Irma Prameswari, Fatikha Pranata, Vicky Riyan Purbowati Purwati, Nyimas Heny Putri Novitasari Putri, Arnetta Mayasavira Putri, Estetika Putri, Sheryl Nisrina Aulia Qurrotu A'yuni Aulia R Rusnoto Restiana Apriliya Riana Lailatul Fajriyah Rini Kartika Rinuf Eviati Devita Ririn Widyasari Riyan, Vicky Rizka Ayu Ardiyati Rizka Himawan Rizki Himawan Rohmah, Eka Nihayatur Rohmaniyah, Alfiyatur Rusnoto Rusnoto - Rusnoto Rusnoto Rusnoto Rusnoto Rusnoto, R S Sukarmin Saadah, Ulyatus Sa’adah, Muslihatus Sa’diyah, Siti Halimatus Sabiq Ismail Saefudin, Imam Salsabila Afifun Nisa Sari, Nurfaiz Najunda Sayyidati Maulia Ashfa Septia Dewi Putri Anggraini Septiani Septiani Shella Andriany shinta dwi kurnia Shofanida, Nabila Adisty Sholikhatun Nikmah Siffa Auliya Rizkyana Silviawati, Ita Siswahyudianto Siti Halimatus Sa’diyah Siti Mahgfiroh Siti Marisa Siti Maslihatul Aini SITI MUDAWAMAH Siti Munawaroh Siti Mutomimah Siti Zumaroh Sofa, Latifatus Sri Karyati Sri Karyati Sri Siska Sukarmin - Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Surastuti, Putri Sutrisno, Sutrisno Suwarto Suwarto Syahid Fatah Cokropranoto Tasya Dwi Febiana Teguh Imam Prasetyo Tiara, Novi Tri Febriani Dewi Tri Suwarto Tristanti, Ika Tutiek Handayani Ully Kurantil Wira Wicaksana Umi Farida Umi Farida Umi Faridah Umi Faridah Ummah, Faridatul Ummi Kulsum Unggul Dewi Vicky Riyan Vicky Riyan Pranata Wafa Nur Shodiqoh Wahyu Ari Setiyawan Wan Ismahanisa Ismail Wanda , Dessie Wardana, Fera Wina Yuliati Wiwin Maryani Wiyarni - Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni, Nunuk Y Yuli Y Yusminah Yanuar Rizqi Azzakiy Yuke Liza Fitri Dhadila Yuli, Y Yuliati, Wina Yulisetyaningrum Yundari, Yundari Yunita Nur Afifah Yusminah, Y Zalfa Iqlima Bilqis zumaroh, siti