Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN JOB SAFETY ANALYSIS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI BAGIAN PRODUKSI PT. BERILL JAYA SEJAHTERA GROBOGAN Mega Anggraeni Putri; Indanah Indanah; Cikita Berlian Hakim
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i2.2072

Abstract

PT. Berill Jaya Sejahtera Grobogan merupakan perusahaan industri yang bergerak di bidang agrikultur penghasil beras dengan brand “Anak Raja”. Pada tahun 2022 masih terjadi kecelakaan kerja di bulan Agustus-November. Dimana total jumlah kecelakaan yang terjadi di bagian produksi yaitu sebanyak 6 orang pekerja. Terdapat beberapa jenis potensi bahaya yang terjadi di PT. Berill Jaya Sejahtera misalnya gangguan pernapasan, kesetrum, kulit iritasi, kurang adanya ventilasi udara, tertimpa karung, tertusuk jarum jahit karung saat proses produksi dengan kategori ringan, sedang, dan berat. Hal tersebut akibat dari pekerja yang masih menganggap sepele tentang penggunaan APD dan sanksi yang telah diberikan oleh perusahaan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi bahaya kecelakaan kerja yang ada di PT. Berill Jaya Sejahtera. Hasil analisis risiko yang didapat pada proses produksi di PT. Berill Jaya Sejahtera terdapat 7 risiko dan 24 potensi bahaya. Adapun risiko-risiko tersebut berupa risiko kesetrum, ketumpahan padi, gangguang pernapasan, kulit iritasi, tertimpa karung, tertusuk jarum, dan kelelahan. Job Safety Analysis (JSA) dapat diterapkan dan diterima di PT. Berill Jaya sejahtera sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan kerja di bagian produksi.
Gambaran Status Gizi, Berat Lahir, Mp-Asi Pada Anak Usia 6-24 Bulan Di Desa Besito Kecamatan Gribig Kabupaten Kudus Oshya Aryun Nur Annisya; Indanah Indanah; Fariza Yulia Kartika Sari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2485

Abstract

Masalah gizi pada anak usia 6–24 bulan merupakan isu penting karena periode ini adalah masa emas tumbuh kembang anak, di mana kekurangan gizi dapat berdampak serius pada kesehatan jangka pendek maupun panjang. Salah satu faktor utama yang memengaruhi status gizi adalah pemberian MP-ASI dan berat lahir anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi, berat lahir, dan pemberian MP-ASI pada anak usia 6–24 bulan di Desa Besito, Kecamatan Gribig, Kabupaten Kudus. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan teknik total sampling pada 68 balita. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak memiliki berat lahir normal dan menerima MP-ASI tepat waktu, namun terdapat masalah status gizi dengan proporsi BB sangat kurang sebesar 33,8% dan tinggi badan sangat pendek (stunting) sebesar 42,6%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar anak di Desa Besito memiliki berat lahir dan pola pemberian MP-ASI yang sesuai, tetapi masih ditemukan prevalensi gizi buruk dan stunting yang perlu perhatian lebih lanjut.
Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Emosional Pada Anak Usia Sekolah Di Sdn 3 Karas Sedan Rembang Nisfatussholikhah Nisfatussholikhah; Indanah Indanah; Anny Rosiana M
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3116

Abstract

Mengingat trend saat ini,sumber daya penting kepada anak yang dapat berdampak negative terhadap Pembangunan sosial. Penggunaan gadget yang sangat berlebihan bisa membuat anak menjadi ketagihan, tidak disadari anak tersebut menjadi kecanduan. Kecanduan gawai termasuk perilaku tidak sehat dalam menggunakan, antara lain penggunaan berlebihan, kesulitan mengendali diri hingga mengganggu aktifitas sehari-hari. Penyalahgunaan berdampak pada perkembangan sosial dan emosiona, antara lain anak susah tidur. kecanduan juga bisa menghambat perkembangan badan dan emosional. Jenis Penelitian ini mengadopsi desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan menganalisis keterkaitan antara penggunaan gadget dengan perkembangan emosional anak yang berjumlah 132 anak, dilakukan skrining atau di hitung menggunkan rumus slovin menjadi 73 anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan gadged dengan perkembangan emosional Pada anak usia sekolah. Variabel dependen adalah Penggunaan Gadget, Variabel dependen adalah perkembangan Emosional. Lokasi penelitian pada penilitian ini adalah di SD N 3 Karas Sedan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah productive sampling dengan cluster sampling yang di hitung menggunakan rumus Slovin. Kriteria inklusi:Murid kelas 3-5, Bersedia menjadi responden, Anak yang suka main gadged, kemempuan berbahasa. Kriteria eksklusi yaitu mempunyai kriteria berat. Data dikumpulkan dengan data penggunaan gadget oleh anak diperolah dengan menggunakan kuesioner tingkat pemakaian gadget. Kuesioner diberikan untuk mengetahui informasi terkait dengan penggunaan gadget.
Hubungan Penggunaan Gadget, Jumlah Saudara, Dan Penggunaan Dua Bahasa Dengan Speech Delay Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di TK Budi Mulyo Segoromulyo Rembang Yunita Nur Afifah; Indanah Indanah; Ashri Maulida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3382

Abstract

Speech delay merupakan kondisi perkembangan bahasa anak yang tidak sesuai dengan tahapan usia sebayanya. Anak dengan keterlambatan bicara berisiko mengalami hambatan dalam prestasi akademik, seperti kesulitan mengeja maupun membaca. Faktor yang diduga berhubungan dengan kondisi ini antara lain kebiasaan menggunakan gadget, jumlah saudara, serta penggunaan dua bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman terhadap faktor-faktor tersebut penting untuk mengetahui sejauh mana lingkungan keluarga dan kebiasaan anak dapat memengaruhi keterlambatan bicara.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget, jumlah saudara, dan penggunaan dua bahasa dengan kejadian Speech delay pada anak usia 4–6 tahun di TK Budi Mulyo, Desa Segoromulyo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel independen terdiri dari penggunaan gadget, jumlah saudara, dan penggunaan dua bahasa, sedangkan variabel dependen adalah speech delay. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia 4–6 tahun di TK Budi Mulyo, dengan teknik pengambilan sampel total sampling sehingga jumlah sampel sama dengan populasi. Kriteria inklusi meliputi anak berusia 4–6 tahun, kooperatif, dapat diajak berkomunikasi, dan bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusi adalah anak yang hadir namun tidak bersedia menjadi responden atau menolak mengisi kuesioner.,Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner Early Language Scale (ELS) yang berisi item untuk menilai kosakata serta pemahaman perintah sederhana. Penilaian dilakukan selama satu minggu. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen.
Pengaruh Terapi Kombinasi Butterfly Hug Dan Relaksasi Napas Dalam Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Dengan Riwayat Hipertensi Di Posbindu Mekar Sari Desa Sari Kecamatan Gajah Kabupaten Demak Ghofira Nurrokhima; Indanah Indanah; Tri Suwarto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5133

Abstract

Terapi Butterfly Hug dan Relaksasi Napas Dalam dipadukan sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah secara holistik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi Butterfly Hug dan Relaksasi Napas Dalam terhadap tekanan darah pada pasien dengan riwayat hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest kontrol group pada 50 responden pria dan wanita berusia 51–60 tahun yang terdaftar di Posbindu Mekar Sari, dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi (25 orang, diberikan terapi kombinasi Butterfly Hug dan relaksasi napas dalam) dan kelompok kontrol (25 orang, diberikan intervensi standar). Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat pengukur tekanan darah sesuai prosedur standar, serta dicatat dalam lembar observasi terstandar. Analisis data dilakukan dengan uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan paired t-test atau Wilcoxon Signed Rank Test, serta independent t-test atau Mann-Whitney U. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan bukti ilmiah efektivitas terapi kombinasi sebagai pendekatan pendukung dalam pengelolaan hipertensi secara holistik.
The Relationship Between Clinical Nurse Career Path and The Implementation of Public Service Interaction Behavior at Dr. Rehatta Hospital, Central Java Province Setyoaji Prayodya, Buchori; Indanah; Siska Mardiana, Sri; Sofyan Prasetyo, Andy
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v6i1.525

Abstract

The quality of nursing services in hospitals is a crucial factor that affects public satisfaction and trust. Issues related to service complaints in Jepara underline the importance of nurse professionalism, one of which is developed through a career level system. This study aims to analyze the relationship between the career path of clinical nurses and the implementation of public service interaction behavior at dr. Rehatta Hospital, Central Java Province. This quantitative research uses a correlation design with a cross-sectional approach. The study population was 106 clinical nurses, with a sample of 84 nurses selected through stratified random sampling techniques. Data was collected using a questionnaire referring to Permenkes No. 33 of 2019, then analyzed univariately to describe the characteristics of respondents and bivariate with the Spearman Rank Correlation Test. The results of the study showed that the majority of respondents had public service interaction behavior in the "Good" category (70.2%). The correlation test showed a correlation coefficient value (r) of 0.638 with a p-value of 0.000. These results prove that there is a very significant, strong, and positive relationship between the career path of clinical nurses and the implementation of public service interaction behavior. The higher the career level of a nurse, the better her interaction behavior. Therefore, the career level system has proven to be effective as an instrument to improve the quality of nursing services.
Parijoto (Medinilla speciosa) extract as a natural dye alternative for peripheral blood smears: A comparative study with giemsa stain Trisna, Meida; Indanah, Indanah; Rusidah, Yunita; Saputro, Arief Adi; Sholikhati, Anisa; Ekawati, Sherly Nur
Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science Vol 7 No 1: April 2026
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Peripheral blood smear staining is an essential hematological procedure used to evaluate blood cell morphology. The commonly used standard stain is Giemsa stain; however, its chemical components may pose potential risks to health and the environment. Therefore, safer natural alternatives are needed. Previous studies have reported that anthocyanin-containing plant extracts, such as Hibiscus sabdariffa, Tectona grandis, and Garcinia mangostana, can effectively stain blood cells. Medinilla speciosa (parijoto) also contains anthocyanins and has potential as a natural dye. Objective: This study aimed to evaluate the staining quality of peripheral blood smears using Medinilla speciosa extract at different concentrations and to compare the results with a 10% Giemsa stain control. Methods: This laboratory-based experimental study used a post-test only control group design. A total of 30 blood smears were stained using Medinilla speciosa extract at concentrations of 25%, 50%, and 70%, along with a 10% Giemsa stain control. The extract was prepared using maceration with pH adjustment to optimize anthocyanin stability. Staining quality was assessed based on color intensity, background clarity, and erythrocyte morphology using a semi-quantitative scoring system. Data were analyzed using the Kruskal–Wallis test and Mann–Whitney U test. Results: Increasing extract concentration was generally associated with improved staining quality. A significant difference among groups was observed (p = 0.002). Pairwise analysis showed that the 70% extract was not significantly different from the 10% Giemsa stain control (p = 0.321), while lower concentrations differed significantly. Conclusion: The 70% Medinilla speciosa extract showed the best performance among extract groups and demonstrated comparable staining quality in certain parameters. However, Giemsa stain remains the more consistent standard. Further optimization is required before routine application.
Pelatihan Kader Kesehatan untuk Meningkatkan Keterampilan Deteksi Dini Stunting Indanah; Jauhar, Muhammad; Kartikasari, Fitriana
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ENGLISH The success of finding new cases of stunting is influenced by the ability of health cadres to carry out early detection. The purpose of the study was to identify the effect of health cadre training on stunting early detection skills. The research design used quasi-experiments with variables, namely health cadre training and stunting early detection skills. The population is all health cadres, and there is a sample of 33 health cadres for each intervention and control group. Sample selection is done using the purposive sampling technique. The study was conducted at two Puskesmas in Kudus Regency in November 2021. The research instrument uses observation sheets. Health cadres attended four sessions over two days with duration of 45 to 60 minutes per session in the form of lectures and demonstrations. Data analysis used Wilcoxon and Mann-Whitney tests. Health cadre training improves stunting early detection skills with p value = 0.000 (p<0.05). Increasing the capacity of health cadres to find new cases of stunting in the community can be done through routine coaching that is integrated with child health service programs in health service facilities. INDONESIA Keberhasilan penemuan kasus baru stunting di masyarakat dipengaruhi oleh kemampuan kader kesehatan dalam melakukan deteksi dini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh pelatihan kader kesehatan terhadap keterampilan deteksi dini stunting. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan 2 variabel, yaitu pelatihan kader kesehatan dan keterampilan deteksi dini stunting. Populasi penelitian seluruh kader kesehatan dan sampel 33 kader kesehatan untuk masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi berupa kader kesehatan aktif, belum pernah mendapatkan pelatihan serupa, berusia dewasa, pendidikan minimal SD, mampu membaca dan menulis. Penelitian dilakukan di dua Puskesmas di Kabupaten Kudus pada bulan November 2021. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Kader kesehatan mengikuti empat sesi selama dua hari dengan durasi 45-60 menit/sesi dalam bentuk ceramah dan demonstrasi. Materi terdiri dari konsep tumbuh kembang, deteksi dini stunting, dan komunikasi informasi edukasi stunting. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Pelatihan kader kesehatan meningkatkan keterampilan deteksi dini stunting dengan nilai p = 0,000 (p<0,05). Peningkatan kapasitas kader kesehatan dalam menemukan kasus baru stunting di masyarakat dapat dilakukan melalui pembinaan rutin terintegrasi dengan program pelayanan kesehatan anak di fasilitas pelayanan kesehatan.
TINGKAT PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN ORANG TUA DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK USIA SEKOLAH Zahro, Akmalia Nadhifatuz; Faridah, Umi; Indanah, Indanah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v17i1.613

Abstract

Background: Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) is a behavior based on personal awareness to maintain and improve health, enabling individuals and families to protect themselves and actively participate in social life. Family-related factors, such as parents’ education level and occupation, are assumed to influence the development of health behaviors in school-aged children. Objective: This study aimed to analyze the relationship between parents’ education level and occupation and clean and healthy living behavior among school-aged children. Methods: This study employed a quantitative method with an analytic observational cross-sectional design. A total of 144 respondents were selected using stratified random sampling. Data were collected using questionnaires measuring parents’ education level, occupation, and children’s clean and healthy living behavior. Univariate analysis was used to describe respondent characteristics, while bivariate analysis using the chi-square test examined the relationships between variables. Results: The results showed that most parents had a basic level of education (43.1%) and worked in the formal sector (62.5%). Meanwhile, 56.9% of children demonstrated good clean and healthy living behavior. The chi-square test indicated no significant relationship between parents’ education level and children’s clean and healthy living behavior (p=0.870), as well as no relationship between parents’ occupation and children’s clean and healthy living behavior (p=0.543). Conclusion: Parents’ education level and occupation are not significantly associated with clean and healthy living behavior among school-aged children.
EDUKASI GULALI (KADAR GULA TERKENDALI) MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Larasati, Dian Faqhih; Indanah, Indanah; Mardiana, Sri Siska; Prasetyo, Andy Sofyan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 1 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i1.3122

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 menjadi masalah kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan karena berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan pola makan tinggi gula dan lemak. Salah satu kendala utama dalam pengelolaan DM adalah kurangnya pengetahuan dan sikap pasien terhadap tatalaksana penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi GULALI (Kadar Gula Terkendali) terhadap pengetahuan dan sikap pasien DM tipe 2 di Poli Rawat Jalan RSUD dr. Rehatta Provinsi Jawa Tengah. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment menggunakan rancangan pre-post test control group design. Sampel berjumlah 80 responden, yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi (edukasi GULALI) dan kelompok kontrol (tanpa edukasi) menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan sikap. Hasil analisis menggunakan uji Mann Whitney U menunjukkan adanya peningkatan signifikan secara statistik pada pengetahuan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,000), dimana rata-rata peringkat (mean rank) pengetahuan kelompok intervensi jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Sedangkan pada sikap terdapat perbedaan yang sangat signifikan secara statistik sesudah intervensi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,000), dimana rata-rata peringkat (mean rank) sikap kelompok intervensi jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata pengetahuan dan sikap kelompok intervensi setelah diberikan edukasi GULALI (pengetahuan pre 6,15 menjadi 8,45; sikap pre 23,13 menjadi 29,65; p=0,000). Edukasi GULALI terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap positif pasien terhadap pengelolaan diabetes melitus tipe 2. Oleh karena itu, edukasi yang terstruktur seperti GULALI perlu diterapkan secara luas dalam layanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien DM.
Co-Authors Abdul Hakim Prima Yuniarto Abdur Rozaq Achmad Ridwan Ade Kurnia Bayu Firdaus Adella Risma Triwijayanti Afifatul Chasanah Agustina, Ayunda Dwi Aini, Siti Maslihatul Aksan Aksan Aksan, Aksan Alfiyatur Rohmaniyah Ali Solikin Alifia Fatika Rahma Ana Zumrotun Nisak Andi Sofyan Andriany, Shella Andy Sofyan Prasetyo Anisa Sholikhati, Anisa Anny Rosiana M Apriliya, Restiana Ardiyati, Rizka Ayu Arief Adi Saputro Arnetta Mayasavira Putri Arnetta Putri Artha Amelia Ashri Maulida Rahmawati Asti Wulan Ardelia Aulia, Qurrotu A'yuni Ayu Winarti Azzakiy, Yanuar Rizqi Bilqis, Zalfa Iqlima Callista, Haibah Clara Chasanah, Afifatul Cikita Berlian Hakim Cokropranoto, Syahid Fatah Deby Kurniadi Dewi Kusumawati Dewi Kusumawati, Dewi Dhadila, Yuke Liza Fitri Dhina Cahya Rohim Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti, Diah Andriani Diana Tri Lestari Diva Anastasya Dwi Astuti Dwi ASTUTI Dwi Astuti Dwi Elysia Dinata Edi Wibowo Edy Soesanto Eka Nihayatur Rohmah Ekawati, Sherly Nur Elisya Pujasari Estetika Putri Fadhilah Sekar Aji Widyawati Faiqh Albyn, Devanda Fairuzza Luthfin Faizatul Aini Fania Nurul Khoirunnisa Fariza Yulia Kartika Sari Fera Wardana Fida Maisa Hana Fida Maisa Hana Fita Hana Pertiwi Fitri Hayati Pangaribuan Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Kartikasari Fitriani, Indah Nur Fitrianingrum - Fitrianingrum Fitrianingrum Ghofira Nurrokhima Habibi, Mohammad Hadi Sabdo Handayani, Tutiek Hanifatun Najibah Hawa Suci Heny Siswanti Hertanti, Nety Widya Hikmah, Citra Karima Lailatul Himawan, Rizki IIn Awalia Ika Puji Eviyanti ika tristanti Ika Widyawati Imam Saefudin Indah Puspitasari indah puspitasari Indah Puspitasari INDAH PUSPITASARI Indah Risnawati Indah Risnawati Indana Ulfah Islami Islami Istianah Istianah Istianah Istianah Istyanti, Gabriella Sekar Iswahyuningrum Iswahyuningrum Kanza Putri Karomatunnisa, Nila Kartikasari, Gerhani Khoiriyah Khoiriyah Khoirun Nisa Khoirun Nisa Khoirur Rohmah Khotijah Khotijah Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Kristiyaningrum - Kristiyaningrum Kristiyaningrum Kristiyaningrum, Kristiyaningrum Kumala Afiyani Rizqi kusumawardani, lita heni Larasati, Dian Faqhih Lasmini Lasmini Lastri, L Latifatus Sofa Lestiyanti, Yuni Lismawati, Dini Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Subri Maemunah , Ai Mardiana, Sri Siska Maryani, Wiwin Mauludina, Ibtasama Mega Anggraeni Putri Mohammad Habibi Muhamad Jauhar Muhammad Adib Jauhari Muhammad Jauhar, Muhammad Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Muslihatus Sa’adah Najib, Alfin Najibah, Hanifatun Nani Nurhaeni Natasha, Dhea Nila Karomatunnisa Nisa, Ardiana Zakiyatun Nisfatussholikhah Nisfatussholikhah Noor Azizah Noor Azizah Noor Azizah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Novi Kumala Sari Noviana Ika Noviana Ika Susanti Nugraheni, Sofiana Dewi Nunuk Wiyarni Nur Aini Nasihah Nur Hidayat Nurfaiz Najunda Sari Nurohmah, Endah Nurotussaniah, Nadia Oshya Aryun Nur Annisya Pannes David Sahri, Pannes David Sahri Permatasari, Irma Prameswari, Fatikha Pranata, Vicky Riyan Purbowati Purwati, Nyimas Heny Putri Novitasari Putri, Arnetta Mayasavira Putri, Estetika Putri, Sheryl Nisrina Aulia Qurrotu A'yuni Aulia R Rusnoto Restiana Apriliya Riana Lailatul Fajriyah Rini Kartika Ririn Widyasari Riyan, Vicky Rizka Ayu Ardiyati Rizka Himawan Rizki Himawan Rohmah, Eka Nihayatur Rohmaniyah, Alfiyatur Rusnoto Rusnoto - Rusnoto Rusnoto rusnoto rusnoto Rusnoto, R S Sukarmin Saadah, Ulyatus Sa’adah, Muslihatus Sa’diyah, Siti Halimatus Sabiq Ismail Saefudin, Imam Safitriani, Novi Iin Salsabila Afifun Nisa Sari, Nurfaiz Najunda Sayyidati Maulia Ashfa Septia Dewi Putri Anggraini Septiani Septiani Setyoaji Prayodya, Buchori Shella Andriany shinta dwi kurnia Shofanida, Nabila Adisty Sholikhatun Nikmah Siffa Auliya Rizkyana Silviawati, Ita Siska Mardiana, Sri Siswahyudianto Siti Halimatus Sa’diyah Siti Mahgfiroh Siti Marisa Siti Maslihatul Aini SITI MUDAWAMAH Siti Munawaroh Siti Mutomimah Siti Zumaroh Sofa, Latifatus Sofyan Prasetyo, Andy Sri Karyati Sri Siska Sukarmin - Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Surastuti, Putri Sutrisno, Sutrisno Suwarto Suwarto Tasya Dwi Febiana Teguh Imam Prasetyo Tiara, Novi Tri Febriani Dewi Tri Suwarto Trisna, Meida Tristanti, Ika Tutiek Handayani Ully Kurantil Wira Wicaksana Umi Farida Umi Farida Umi Faridah Umi Faridah Ummah, Faridatul Ummi Kulsum Unggul Dewi Vicky Riyan Vicky Riyan Pranata Wafa Nur Shodiqoh Wanda , Dessie Wardana, Fera Wina Yuliati Wiwin Maryani Wiyarni - Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni, Nunuk Y Yuli Y Yusminah Yanuar Rizqi Azzakiy Yuke Liza Fitri Dhadila Yuli, Y Yuliati, Wina Yulisetyaningrum Yundari, Yundari Yunita Nur Afifah Yunita Rusidah Yusminah, Y Zahro, Akmalia Nadhifatuz zumaroh, siti