p-Index From 2021 - 2026
9.724
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) EDUSAINS AGROTEKBIS Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Journal of Educational Science and Technology JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika FKIP e-PROCEEDING Jurnal Pendidikan Biologi Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Seminar Nasional Pendidikan IPA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA Journal of Natural Science and Integration ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Science and Physics Education Journal (SPEJ) Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Jurnal AUDI Prosiding SNPF (Seminar Nasional Pendidikan Fisika) Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi International Journal of Elementary Education Journal on Education JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Madani Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Ilmiah Multimedia & Komunikasi Jurnal Tadris IPA Indonesia Indo-MathEdu Intellectuals Journal Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Srawung: Journal of Social Sciences and Humanities Journal of Biotechnology and Natural Science Jurnal Pendidikan Dasar Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Lontar Physics Today Proceeding Seminar Nasional IPA JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Journal of Philology and Historical Review Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Pembelajaran Suhu dan Kalor di SMA Se-Kabupaten Keerom Indah Slamet Budiarti; Suparmi Suparmi; Cari Cari; Sarwanto Sarwanto; Harjana Harjana
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.341 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i1.6466

Abstract

Pembelajaran melibatkan tiga aspek yaitu kognitif, psikomotor, dan afektif. Penelitiaan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran suhu dan kalor di SMA se-Kabupaten Keerom. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif . Sampel diambil menggunakan teknik purposive random sampling, yang terdiri dari tiga SMA di Kabupaten Keerom. Data diperoleh melalui pengamatan di kelas dan wawancara secara mendalam pada guru yang mengajar pada materi suhu dan kalor. Berdasarkan data dan analisis, hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran suhu dan kalor di SMA se kabupaten Keerom belum sesuai dengan hakekat pembelajaran sains dimana tidak semua guru menerapkan model pembelajaran berbasis pada siswa. Hanya satu SMA yang menggunakan model pembelajaran yang berbasis pada siswa yaitu menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan metode demostrasi, walaupun masih terdapat kelemahan pada proses pembelajarannya yaitu hanya beberapa siswa yang aktif dalam pembelajaran. Learning involves three aspects: cognitive, psychomotor, and affective. This research aims to describe the learning of the subject: temperature and heat in the Keerom regency high school. This research is a descriptive research. The sample was taken using purposive random sampling technique, which consisted of three High Schools in Keerom Regency. Data were obtained through in-class observation and in-depth interviews on teachers who taught on temperature and heat subject. Based on the data and analysis, the results of this study shows that learning temperature and heat in high school in Keerom regency is not in accordance with the nature of science learning where not all teachers apply learning models based on students. Only one high school using a learning model based on students is using cooperative learning model with demonstration method, although there is still a weakness in the learning process that is only some students who are active in learning.
EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (EfSD): GAP OF INDICATORS FOR ENVIRONMENTAL LITERACY ACHIEVEMENT IN THE MIDDLE SCHOOL CURRICULUM Widy - Anggraini; Puguh - Karyanto; Sarwanto - Sarwanto
EDUSAINS VOL 10, NO 2 (2018): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.915 KB) | DOI: 10.15408/es.v10i2.9041

Abstract

EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (EfSD): KESENJANGAN INDIKATOR UNTUK PENCAPAIAN LITERASI LINGKUNGAN DALAM KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH PERTAMAAbstractEnvironmental education is one way to empower the environment where literacy can support sustainable development programs known as Education for Sustainable Development (EfSD). This study aimed to analyze the environmental literacy indicators in the curriculum of middle schools. The lesson plan in the middle school became the main subject for document analysis. This research is evaluation research. The data were collected with non-test techniques in the form of interviews and documentation. Qualitative analysis in the form of a matrix became the instrument used to analyze the gap of the indicators of the ideal knowledge and those of the aktual knowledge. The results indicated that out of 20 aktual indicators, there were 10 irrelevant indicators with the ideal indicators according to the New Ecological Paradigm (NEP) and the ecological concept according to Lewinsohn. The gap between indicators of achieving environmental literacy can be overcome by substituting the overall ecological concept in the lesson plan for the environment-related material. The existence of a strong ecological concept is expected to be the initial provision for students to empower environmental literacy.AbstrakPendidikan lingkungan menjadi salah satu cara untuk memberdayakan literasi lingkungan sehingga dapat mendukung program pembangunan berkelanjutan atau dikenal sebagai Education for Sustainable Development (EfSD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan indikator pencapaian literasi lingkungan dalam kurikulum sekolah menengah pertama (SMP). Rencana perangkat pembelajaran di SMP menjadi subjek utama dokumen yang dianalisis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian evaluasi (evaluation research). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik non-tes berupa wawancara dan dokumentasi. Analisis kualitatif dalam bentuk matriks menjadi alat yang digunakan dalam menganalisis kesenjangan indikator pengetahuan ideal dengan indikator aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 indikator aktual terdapat 10 indikator yang tidak relevan dengan indikator ideal menurut New Ecological Paradigm (NEP) dan konsep ekologi menurut Lewinsohn. Kesenjangan antara indikator pencapaian literasi lingkungan dapat diatasi dengan mensubstitusi konsep ekologi secara utuh kedalam rencana pelaksanaan pembelajaran untuk materi yang berhubungan dengan lingkungan. Adanya konsep ekologi yang kuat diharapkan dapat menjadi bekal sejak dini bagi siswa untuk memberdayakan literasi lingkungan.
Pengembangan Pembelajaran Berbasis Saintifik pada Materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Verbal Siswa SMA Dhimas Nur Setyawan; Sarwanto Sarwanto; Nonoh Siti Aminah
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1332

Abstract

Hasil daya serap UN 2015 pada materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar di Kota Magelang 65,08 masih rendah dibandingkan dengan daya serap tingkat Provinsi Jawa Tengah 67,13 maupun tingkat nasional 65,24, sehingga perlu dilakukan pembelajaran berbasis saitifik. Penelitian ini yang bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik pembelajaran berbasis saintifik; (2) mendeskripsikan kelayakan pembelajaran berbasis saintifik; (3) menganalisis efektivitas penggunaan pembelajaran berbasis saintifik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi verbal siswa. Pengembangan modul fisika berbasis saintifik dilakukan dengan penelitian Research and Development (R&D) menggunakan model Borg and Gall yang disederhanakan Tim Puslitjaknov [1] terdiri dari 5 tahap utama yaitu analisis pembelajaran, mengembangkan draft awal, validasi pembelajaran dan revisi, uji coba skala kecil dan revisi, uji coba skala besar dan revisi, dan diseminasi. Produk pembelajaran dikemas dalam bentuk modul. Modul fisika berbasis saintifik dinilai oleh: ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa; dua praktisi guru fisika SMA; dan dua teman sejawat serta respon siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, kualitatif, dan N-Gain. Hasil penelitian dan pengembangan disimpulkan bahwa: 1) pembelajaran berbasis saintifik yang dikembangkan pada materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar, menggunakan langkah menyajikan paparan masalah, menanya, berhipotesis, mengukur, menganalisis, menyimpulkan, mengomunikasikan. Selain itu, terdapat tugas bercerita mencari fenomena sesuai materi, soal latihan, dan soal evaluasi; 2) pembelajaran berbasis saintifik yang dikembangkan telah layak digunakan dengan kategori kelayakan sangat baik/sangat layak ditinjau dari kelayakan materi, media, dan bahasa; 3) pembelajaran berbasis saintifik pada materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi verbal siswa salah satu SMA di Kota Magelang. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan N-gain score rata-rata 0,50 berkategori sedang pada kelas eksperimen dan 0,46 berkategori sedang pada kelas kontrol. Kemampuan komunikasi verbal pada kelas eksperimen mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dengan N-Gain score rata-rata 0,37 pada kategori sedang.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA SMA BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA MATERI SUHU, KALOR DAN PERPINDAHAN KALOR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Afif Hasbi Bustomi; Suparmi Suparmi; Sarwanto Sarwanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku teks fisika SMA yang kontekstual masih kurang sehingga perlu dikembangkan bahan ajar berupa modul untuk siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, mengukur kelayakan, dan mengukur peningkatan hasil belajar siswa pada penggunaan modul Fisika berbasis contextual teaching and learning (CTL) pada materi suhu, kalor, dan perpindahan kalor. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang mengacu pada model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi lima langkah. Modul yang sudah melalui tahap validasi ahli, guru, dan teman sejawat kemudian diujicobakan secara luas kepada 29 siswa. Hasil analisis data penelitian menunjukkan: 1) karakteristik modul adalah modul dikemas dalam tampilan yang menarik dan mudah digunakan, modul dikemas dengan menyajikan materi secara utuh, kegiatan belajar dalam modul bersifat saintifik yang mendukung Kurikulum 2013, dan modul menyajikan materi yang kontekstual; 2) kelayakan modul dilihat dari penilaian ahli, guru, teman sejawat yang memiliki nilai rata-rata di atas nilai cut off score (89% > 88%) dan penilaian produk oleh siswa (84% > 83%) 3) Penggunaan modul Fisika SMA berbasis CTL dapat meningkatkan hasil belajar (n-gain kategori sedang) dan 79% siswa mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kata kunci: kalor, pengembangan modul, modul fisika, modul CTL, hasil belajar
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS GUIDED DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS Rizki Fitria Setyaningtyas; Sarwanto Sarwanto; Baskoro Adi Prayitno
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya literasi sains berhubungan dengan bagaimana siswa mampu menggunakan kemampuan berpikir secara ilmiah dan menggunakan pengetahuan serta proses sains dalam memahami suatu fenomena sehingga mampu mengambil keputusan untuk memecahkan masalah. Literasi sains dapat diberdayakan menggunakan model pembelajaran guided discovery dengan modul sebagai bahan ajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi sains siswa dengan modul IPA berbasis guided discovery pada tema pemanasan global. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model Borg & Gall, teknik analisis menggunakan metode deskriptif-kualitatif berdasarkan skor kriteria, sedangkan uji coba lapangan menggunakan pre eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Data hasil penelitian pengembangan modul IPA berbasis guided discovery memenuhi kriteria layak digunakan dalam pembelajaran dari hasil validasi dengan kategori sangat baik, implementasi modul IPA berbasis guided discovery efektif digunakan untuk meningkatkan literasi sains berdasarkan uji operasional di SMP dengan perolehan gains skor sebesar 0,56 pada kategori sedang. Kata Kunci: guided discovery, literasi sains, pemanasan global
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS DISCOVERY DENGAN TEMA ES TELER UNTUK MEMBERDAYAKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Budi Sriyanto; Mohammad Masykuri; Sarwanto Sarwanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Mengembangkan modul IPA terpadu berbasis discovery tema es teler; (2) Mengetahui kelayakan modul Pembelajaran IPA terpadu discovery pada tema es teler kelas VII; (3) Mengetahui efektivitas dari modul pembelajaran IPA terpadu berbasis discovery pada tema es teler terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Sumberlawang.Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang mengacu pada model Thiagarajan. Penilaian modul dilaksanakan 6 tahap yaitu validasi ahli materi dan kegrafikan, validasi guru, validasi sejawat, uji coba kecil dilaksanakan pada 8 siswa, uji coba diperluas dilaksanakan 31 siswa SMP N 3 Satu Atap Sumberlawang dan penyebaran modul pada guru IPA SMP. Data hasil penelitian berupa nilai validasi modul oleh ahli, guru dan sejawat, respon keterbacaan siswa, nilai tes prestasi, respon siswa, dan respon guru.Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan: (1) prosedur pengembangan modul IPA berbasis discovery menggunakan model 4-D dari Thiagarajan mencakup define, design, develop dan disseminate; dengan modifikasi pada tahap disseminate dilakukan dengan cara sosialisasi modul kepada guru; (2) modul IPA terpadu SMP berbasis discoverypada tema es teler yang dikembangkan memiliki kelayakan dengan kategori sangat baik yang mencakup aspek isi, bahasa, penyajian, kegrafikan dan kesesuaian dengan discovery. Hasil validasi yaitu validasi ahli rata-rata 3,43, validasi guru rata-rata 3,52, validasi teman sejawat rata-rata 3,48, uji coba skala kecil rata-rata 3,50, uji coba besar rata-rata 3,60, respon guru SMP rata-rata 3,58; (3) modul produk pengembangan efektif untuk menaikkan rerata hasil belajar dari skor rata-rata pretest 50,66 menjadi postest 71,90 serta ketuntasan belajar siswa mencapai 77%. Kata kunci: modul, discovery, es teler
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL POE PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES FISIKA SISWA SMA MUHAMMADIYAH IMOGIRI Algiranto Algiranto; Sarwanto Sarwanto; Ahmad Marzuki
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan perangkat pembelajaran fisika dengan model POE (Predict,Observe, Explain) yang layak untuk pembelajaran di SMA dan (2) mendeskripsikan peningkatanketerampilan proses fisika siswa yang mengikuti proses pembelajaran dengan perangkat pembelajaranfisika dengan model POE. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan 4D Model. Padatahap Define, merencanakan perangkat pembelajaran kalor. Pada tahap Design, merancangan produkperangkat pembelajaran yang selanjutnya produk tersebut di konsultasikan dengan ahli untukdivalidasi. Pada tahap Develop, dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran dengan uji terbatasdan uji lapangan. Pada tahap Desiminate, penyebarluasan perangkat pembelajaran hasilpengembangan. Penelitian dilakukan di SMA Muhammadiyah Imogiri dengan subjek penelitian siswakelas X MIPA 1 berjumlah 32 orang. Instrumen pembelajaran berupa RPP dan LKS sedangkaninstrumen pengambilan data berupa tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) perangkat pembelajaran fisika berbasis POE (Predict,Observe,Explain) dinyatakan layakdigunakan. Instrumen RPP dan LKS dinyatakan layak dengan kategori baik. Instrumen penilaian hasilbelajar kognitif dinyatakan valid dan reliabel. Instrumen penilaian keterampilan proses sains daninstrumen tes memiliki kategori sangat baik, (2) peningkatan keterampilan proses fisika siswa yaitumengamati, klasifikasi, interpretasi, prediksi, mengajukan pertanyaan, berhipotesis, melakukanpercobaan, menggunakan alat, berkomunikasi masing-masing sebesar, 87,4%, 76,1%, 80,3%, 72,7%,75,0%, 87,4%, 96,9%, 89,1%, 85,6%.Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Model POE, Keterampilan Proses Fisika
PENGEMBANGAN E-LEARNING IPA TERPADU BERBASIS SETS PADA TEMA GUNUNG BERAPI DAN GEMPA BUMI Risma Fembriyanti; Sarwanto Sarwanto; Suparmi Suparmi
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan e-learning IPA berbasis SETS dengan tema Gunung Merapi dan Gempa Bumi; 2) mengetahui kelayakan e-learning IPA berbasis SETS dengan tema Gunung Merapi dan Gempa Bumi. Pengembangan e-learning IPA terpadu berbasis SETS menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi sampai pada tahap kelima: 1) Penelitian pendahuluan (prasurvai); 2) Melakukan perencanaan (identifikasi dan definisi keterampilan, perumusan tujuan, penentuan urutan pembelajaran); 3) Mengembangan rancangan awal produk (draft I); 4) Uji coba lapangan awal berupa uji validasi ahli atau expert judgement; 5) Revisi produk tahap pertama berdasarkan masukan dan saran-saran ahli. Analisis data yang digunakan pada penelitian pengembangan adalah analisis deskriptif kualitatif untuk data pendapat dan saran serta deskriptif kuantitatif (persentase) untuk analisis skor penilaian dari masing-masing ahli. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) e-learning IPA terpadu berbasis SETS dengan tema gunung berapi dan gempa bumi telah berhasil dikembangkan dengan metode pengembangan Borg and Gall tahap satu sampai lima dengan pendekatan pembelajaran SETS dengan karakteristik e-learning yang interaktif; 2) e-learning IPA terpadu berbasis SETS dengan tema gunung berapi dan gempa bumi masuk dalam kategori sangat baik ditinjau dari kelayakan materi, RPP, kisi-kisi soal, dan media dengan rata-rata persentase penilaian 88.34 %. Kata Kunci: e-learning, IPA Terpadu, SETS, Gunung Berapi, Gempa Bumi
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DENGAN TEMA YOGHURT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP KELAS VII Prihantomo Prihantomo; Sarwanto Sarwanto; Puguh Puguh
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) karakteristik modul IPA terpadu berbasis PBL tema yoghurt, (2) kelayakan modul IPA terpadu berbasis PBL tema yoghurt, (3) efektivitas modul IPA terpadu berbasis PBL tema yoghurt, terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Borg dan Gall yang terdiri dari 10 tahapan, meliputi: (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi hasil uji coba awal, (6) uji lapangan utama, (7) revisi hasil uji lapangan utama, (8) uji lapangan operasional, (9) revisi produk akhir, dan (10) penyebaran produk. Prosedur penelitian pengembangan Borg dan Gall dengan 10 tahapan tersebut dimodifikasi pada jumlah subjek ujicoba. Uji efektivitas kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan desain non-equivalent control group, yang di analisis menggunakan software SPSS dengan jenis uji Mann Whitney Test untuk keterampilan proses sains dan hasil belajar sikap, sedangkan hasil belajar kognitif menggunakan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Karakteristik modul yang dikembangkan adalah konten IPA dipadukan dengan tipe connected, adanya tahapan problem based learning pada modul yang disusun sesuai Kurikulum 2013. (2) Modul dinyatakan layak digunakan ditinjau dari aspek isi, aspek penyajian, aspek kebahasaan, dan aspek kegrafikan, dengan perolehan skor modul siswa 3,50 (sangat baik) dan skor modul guru adalah 3,51 (sangat baik). (3) Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Problem Based Learning dengan Tema Yoghurt efektif digunakan Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SMP Kelas VII SMPN 1 Miri. Kata Kunci: modul, problem based learning, yoghurt, hasil belajar
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SEKOLAH MENENGAH ATAS Nurmalita Sari; Widha Sunarno; Sarwanto Sarwanto
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v3i1.591

Abstract

The objectives of this research are to 1) find out the profile of student’s learning motivation in Physics class measured by aspects such as Attention, Relevation, Confidence, and Satisfaction; and 2) measure the percentage of each learning motivation aspect such as Attention, Relevation, Confidence, and Satisfaction contributed to students’ learning motivation in Physics class. The sample of this research is 90 students from XI class of Science Program. The data was collected through questionnaire and observation. The questionnaire was analyzed using descriptive quantitatively while the observation sheet was analyzed qualitatively. The results show that: 1) the student’s learning motivation can be categorized into high, average, and low; and 2) the percentage of each learning motivation aspects are Attention (59,86%), Relevance (57,08%), Confidence (55,28%), and Satisfaction (60,14%). To conclude, the average level of students’ learning motivation for Physics is in the medium and low category caused by the lack of students’ interest in learning Physics. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui profil motivasi belajar siswa ketika mengikuti pembelajaran Fisika di kelas yang diukur berdasarkan aspek perhatian (Attention), relevansi (Relevance), percaya diri (Confidence), dan kepuasan (Satisfaction); 2) mengetahui persentase sumbangan dari tiap aspek motivasi belajar yang terdiri dari perhatian (Attention), relevansi (Relevance), percaya diri (Confidence), dan kepuasan (Satisfaction) dalam menentukan tingkat motivasi belajar siswa ketika mengikuti pembelajaran Fisika di kelas. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Surakarta, SMA Negeri 5 Surakarta, dan SMA Negeri 6 Surakarta. Sampel penelitian sebanyak 90 siswa kelas XI MIPA. Pengumpulan data menggunakan teknik angket dan observasi. Teknik analisis angket adalah deskriptif kuantitatif, sedangkan lembar observasi dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) motivasi belajar siswa untuk mata pelajaran Fisika dikategorikan tinggi, sedang, dan rendah; 2) persentase tiap aspek motivasi belajar adalah (a) aspek perhatian (Attention) sebesar 59,86%, b) aspek relevansi (Relevance) sebesar 57,08%, c) aspek percaya diri (Confidence) sebesar 55,28%, d) aspek kepuasan (Satisfaction) sebesar 60,14%. Kesimpulan, rata-rata tingkat motivasi belajar siswa untuk mata pelajaran Fisika berada dalam kategori sedang dan rendah yang disebabkan kurangnya ketertarikan siswa untuk belajar Fisika.
Co-Authors A Rusli A Suparmi A. Ilalqisny Insan Abdul Jamil Achmad Hinduan Ade Febri Aditia, Kevin Afif Hasbi Bustomi Afifuddin Afifuddin Agus Pramono Ahmad Harjono Ahmad Marzuki Ahmad Zakiy Ramadhan Ajat Sudrajat Algiranto Algiranto Alif Alfian, Alif Aminuyati Andi Ete Andrian, Galih Rizka Anggi Tiarasari Tiarasari Anggit Grahito Wicaksono Anggraeni Mashinta S, Anggraeni Aprilliana Widyasari, Aprilliana Ardian Asyhari ashadi - - Ashadi Tri Ashadi Ayumawarsih, Rika Azizah Nur Safitri Badruddin. Z, M. Badruddin. Z Bakti Mulyani Baskoro Adi Prayitno Baskoro Adi Prayitno Baskoro Adi Prayitno Bayu Antrakusuma, Bayu Bimo Kuncoro Bowo Sugiharto Bramastia Bramastia Bramastia, Bramastia Budi Setiyono Budi Sriyanto Budiarti, Indah Slamet budiyono saputro, budiyono Cari Cari Cari, Cari Chumdari Chumdari, Chumdari Cohen, James Daru Wahyuningsih Daru Wahyuningsih Deni Zein Tarsidi Dennis Odita Prasetya Devi*, Erycha Arsita Dewanto Harjunowibowo Dewanto Harjunowibowo Dewi, Anggita Tiara Dhimas Nur Setyawan Dina Mariana Dita Nugraeni Dwi Fista Setyo Putri Dwi Maryono DWI OETOMO Dwi Sari Ida Aflaha, Dwi Sari Dwi Sunu Widyartini Dwi Teguh Rahardjo Dyah Fitriana Dyah Fitriana Masithoh Dyah Puspitasari Ekawati, E Y Elma Rakhmah Malika Elvin Yusliana Ekawati Elya Fitriani Endah Purwaningsih Erycha Arsita Devi Eti Sukadi Fatia Nur Azizah Fatia Nur Azizah, Fatia Nur Fatimah Kusumarani Fatma Sukmawati Fatma Sukmawati, Fatma Febri, Ade Febrianti, Valinda Putri Firdosi, Akh. Fad Fitriani, Elya Gaguk Resbiantoro Gestiardi, Rivan Halmianto, Halmianto Harjana Harjana Harjana Harjana Haryani, Fairusy Fitria Hasanah, Izzatul Hena Dian Ayu Hendri Noperi Hendrik Pratama Herliyana Rosalinda Herni Budiati Heru Edi Kurniawan Hintang Susilo Holyness Nurdin Singadimedja I Gusti Bagus Wiksuana I Nyoman Murtana Ichlas Wahid, Ichlas Idam Ragil Widianto Atmojo Ika Maryani Ike - Festiana Indah Slamet Budiarti Indawati, Herdianna Indhah Permatasari Indriayu, Mintasihu Ismail Ismail Jamzuri Jamzuri Joko Suyamto Jua, Selestina Kostaria Karsono Karsono Katmini Katmini Kevin Adhelacahya Khoir, Mulyanto Abdullah Kurniadin, Muh. Zikron Kuswantari, Dina Latifah N. Qomariyatuzzamzami Lia Angraeni Lina Agustina Lina Artuty Widyasari Linda Dwi Astuti Listianthy, Wahyu Kodrat Lita Rahmasari Mathofani, Ana Meti Indrowati Moh Salimi Mohammad Masykuri Mohtar, Siti Hasmah Muh Makhrus Muh. Makhrus Muh. Zikron Kurniadin Muhammad Masykuri Mujibburrohman, Mujibburrohman Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhari Mukti Amini Muntari Muntari Muntari Muntari Muzzazinah Muzzazinah Neratania, Alvina Nina Fati’ah Rahmawati Nita Depit Setyani Nonoh Siti Aminah Nonoh Siti Aminah Nonoh Siti Aminah Nonoh Siti Aminah Novitasari, Rahmawati Nuning Tri Rahayuningsih Nur Endah Nugraheni, Nur Endah Nur Yusron, Farid Nurmalita Sari Nurmalita Sari, Nurmalita Palupi, Dwi Hera Panca Umar Saputra Peduk Rintayati Permatasari, Amalia Arum Poenamo, Gapu Desima Prabowo, Doni Wahyu Prameswari, Salvina Wahyu Pratama, Ikhsan Fahri Pratdaningrum, Adinda Rachma Prihantomo Prihantomo Puguh - Karyanto PUGUH KARYANTO Puguh Puguh Pujayanto Pujayanto PUJI ASTUTIK Purwo Suyono, Purwo Putro, Robert Setiawan Rachma Indah Kurnia, Rachma Indah Rahayu, Windarti Rahmat Yulianto Ratna - Widyaningrum Ratna Widyaningrum Ria Juhariyani Rika Ayumawarsih Rina Restanti Rini Budiharti Ririn Setyowati Riska Amelia Risma Fembriyanti Rismawati Rismawati Rizki Fitria Setyaningtyas Roemintoyo Roemintoyo Roemintoyo Roemintoyo Roemitoyo, Roemintoyo S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sajidan Sakka Samudin Sandra Bayu Kurniawan Sastika, Lia Ayu Satutik Rahayu Septi Yulisetiani Setianingrum, Tri Utami Shalilhah, Miftahush Sholihah, Umu Sidik, Muhammad Alfan Siska Desy Fatmaryanti Siti Hasmah Mohtar Siti Rahmawati Slamet Subiyantoro Soeparmi - - Soni Nugroho Yuliono Sri - Pusporini Sri Budiawanti Sri Jumarni Sri Marmoah Sri Mulyani Sri Wahyuning Sri Widoretno Sri Yamtinah Suciati Sudarisman Suciati, Rahayu Sudarno Sudarno Sugiyarto Sugiyarto Sujaryanto, Eko Sukarmin Sukarmin - - Sukarmin Sukarmin Sukarno Sukarno Sukeksi Sukeksi Sulasih Sulasih Sulistio Putri, Yulianto Sulistyo Saputro Sumiran, Sumiran Sunarmi Sunarmi Suparmi - - Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi, Suparmi Suparni, Sri Supriehhatin, Maya Yulita Supriyatni, Supriyatni Supurwoko Suranto Suranto Susanti Bili Susetyo, Gayuh Susilo*, Hintang Sutaryat Trisnamansyah Syah Putri, Fauzia Syamsul Arifin Taufiq, Rahmat Tri Wahyuni Maduretno, Tri Wahyuni Tri Wiyoko Wahyuni Purnami Wahyuni, Lin Widha Sunarno Widha Sunarno Widha Sunarno Widy - Anggraini Widyawulandari, Rizki Wijayanti, Tarindra Puspa Winarni - - Winarno Winarno Wiwik Marsutji Agustinaningsih Yatin Mulyono Yesi Agustin Yety Purnawirawanti Yudi Rinanto Yulianto, Adam Eko Yuliawati Susana, Yuliawati Yuliono, Tri Yulisetiani, Septi Z, M. Badruddin Zahroh, Shofi Hikmatuz Zainun, Zainun Zarkasyi, Muhammad Badruddin