Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Sosiologi Hukum terhadap Permohonan Dispensasi Kawin sebagai Sarana Kepastian Hukum dan Kepentingan Terbaik bagi Pelaku Pernikahan Usia Dini Hardiansyah, Faisal; Febrianti, Yenny; mahipal, Mahipal
Advances In Social Humanities Research Vol. 2 No. 3 (2024): Advances in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v2i3.177

Abstract

This paper examines the process of examining marriage dispensation cases prior to and following the enactment of Supreme Court Regulation Number 5 of 2019 concerning Guidelines for Adjudicating Marriage Dispensation Cases. This paper was written using a qualitative research method, specifically normative and empirical juridical approaches. According to the findings of this study, the provisions of Supreme Court Regulation Number 5 of 2019 have explicitly regulated several things that are not specifically regulated in the formal and material rules governing marriage dispensation. The adoption of this regulation is an anticipation and standardization for judges in making legal decisions, so that court decisions pay more attention to the best interests of children when granting a marriage dispensation application.
Wakalah: Legal Analysis and Its Aspects Simanungkalit, Jason Aaron Riado; Pradini, Yustia Okta; Allariksyah, M. Satria; Heryadi, Raihan; Rahmawati, Esa; Mahipal, Mahipal
Journal of Legal and Cultural Analytics Vol. 3 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jlca.v3i2.9770

Abstract

Wakalah is a concept in Islamic law that allows a person to appoint a representative or agent to carry out tasks or transactions on their behalf. A wakalah agreement is an agreement where the first party gives power or mandatory to the second party. It is impossible for each individual to handle all matters only by themselves. Therefore, Allah SWT has established rules about how the wakalah contract can be carried out, providing benefits for us. Wakalah comes from words “wakalah-yakilu-waklan”, which means submission or giving authority to a representative. Wakalah can be interpreted as handing over tasks that a person can carry out independetly to another person, so that the person carries out these tasks throughout his life. This paper aims to provide an in-depth analysis of wakalah from the perspective of Islamic law, as well as identifying the key aspects involved.
Tinjauan Terhadap Penyalahgunaan Dana dalam Yayasan Kemanusiaan: Studi Kasus pada Lembaga ACT Jenniviera, Johana; Maryam, Salsabilla; Arief, Aisah Putri; Bestari, Qodri; Mahipal, Mahipal
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 1 (2024): Contemporary Insights into Islamic Jurisprudence: Exploring Commerce, Culture,
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i1.460

Abstract

Abstract This research analyzes the Islamic perspective, legal outlook, media role, and humanitarian foundation's responsibility concerning cases of fund misappropriation, focusing on the controversy involving the Aksi Cepat Tanggap (ACT) Foundation in Indonesia. From an Islamic standpoint, corruption and fund misuse are considered serious violations of justice, honesty, and trustworthiness values. The Quran and Hadith provide guidance on the importance of transparency, integrity, and responsible fund management. Legally, fund misappropriation violates regulations governing fundraising and management, as seen in the ACT case, which exceeded government-permitted limits. Media also play a crucial role in highlighting fund misappropriation cases, framing them as ethical breaches and betrayals of trust. Finally, the humanitarian foundation's responsibility, particularly ACT, in adhering to laws and financial principles, comes under scrutiny, with assessments of the foundation's organizational involvement in fund management. In conclusion, fund misappropriation by humanitarian foundations is not just a legal issue but also threatens the integrity and public trust in humanitarian missions. Law enforcement, transparency, and good governance are key to addressing challenges of corruption and fund misuse in the humanitarian sector. Abstrak Penelitian ini menganalisis pandangan Islam, perspektif hukum, peran media, dan tanggung jawab yayasan kemanusiaan terhadap kasus penyelewengan dana, dengan fokus pada kontroversi yang melibatkan Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Indonesia. Dari sudut pandang Islam, korupsi dan penyalahgunaan dana dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan amanah. Al-Qur'an dan hadis memberikan pedoman tentang pentingnya transparansi, integritas, dan pengelolaan yang bertanggung jawab terhadap dana. Dari segi hukum, penyalahgunaan dana melanggar peraturan yang mengatur pengumpulan dan pengelolaan dana, seperti yang terjadi dalam kasus ACT yang melebihi batas yang diizinkan oleh pemerintah. Media juga memainkan peran penting dalam menyoroti kasus penyelewengan dana, dengan framing yang menggambarkan pelanggaran etika dan kepercayaan. Terakhir, tanggung jawab yayasan kemanusiaan, khususnya ACT, dalam mematuhi undang-undang dan prinsip-prinsip keuangan menjadi sorotan utama, dengan penilaian terhadap keterlibatan organ yayasan dalam pengelolaan dana. Kesimpulannya, penyelewengan dana oleh yayasan kemanusiaan bukan hanya masalah hukum, tetapi juga mengancam integritas dan kepercayaan publik terhadap misi kemanusiaan. Penegakan hukum, transparansi, dan tata kelola yang baik menjadi kunci dalam mengatasi tantangan korupsi dan penyalahgunaan dana di sektor kemanusiaan.
Metode Penyelesaian Konflik Bisnis Syariah: Telaah Dari Sudut Pandang Hukum Positif Di Indonesia Qutrunnada, Febby Annisa; Inggar, Adan; Andhika, Freggy; Simamora, Yosua; Mahipal, Mahipal
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.467

Abstract

Abstract This research aims to comprehensively examine the legal frameworks governing sharia-based businesses and their application in managing disputes. Utilizing case studies, it delves into different methods of resolving such disputes, including the roles of religious courts, mediation, and arbitration. The study underscores the significance of understanding both sharia principles and positive law to devise fair and effective resolutions. Drawing on data from diverse sources, including expert interviews and case analyses, It brings attention to both the advantages and disadvantages of the present situation dispute resolution system. Additionally, it assesses the contributions of relevant institutions and proposes enhancements to streamline the resolution process. Within the broader context, the study addresses the challenges confronting sharia businesses in Indonesia's evolving legal landscape, such as varying interpretations of sharia law, compliance with international standards, and the intersection of sharia and secular legal systems. In conclusion, the study offers recommendations for enhancing dispute resolution mechanisms within the sharia business sphere in Indonesia, aiming to enrich both sharia law literature and dispute resolution practices while providing insights for policymakers and stakeholders. Keywords: Sharia Business, Disputes, Positive Law, Arbitration, Religious Courts, Mediation. Abstrak Studi ini dirancang untuk menyediakan analisis yang luas mengenai struktur hukum yang mengendalikan bisnis syariah serta aplikasinya dalam menangani perselisihan. Melalui penelitian kasus yang aktual, studi ini menggali beragam pendekatan dalam menyelesaikan perselisihan bisnis syariah, termasuk fungsi dari pengadilan agama, proses mediasi, dan arbitrase. Studi ini menekankan pentingnya pemahaman yang detail tentang prinsip-prinsip syariah serta hukum positif untuk menciptakan solusi yang adil dan efektif. Berdasarkan analisis data yang berasal dari berbagai sumber, termasuk wawancara dengan ahli hukum dan kasus-kasus studi, studi ini mengungkapkan kekuatan dan kelemahan dari sistem penyelesaian sengketa yang ada. Selanjutnya, studi ini mengevaluasi peran dari institusi terkait dan bagaimana mereka dapat meningkatkan proses penyelesaian sengketa menjadi lebih efisien. Dalam konteks yang lebih besar, studi ini juga membahas tantangan yang dihadapi oleh bisnis syariah dalam lingkungan hukum Indonesia yang berubah-ubah. Hal ini mencakup isu seperti variasi dalam interpretasi hukum syariah, penyesuaian dengan standar internasional, dan interaksi antara hukum syariah dengan hukum sekuler. Sebagai kesimpulan, studi ini memberikan saran untuk memperbaiki mekanisme penyelesaian sengketa bisnis syariah di Indonesia, sehingga memberikan kontribusi pada literatur hukum syariah dan praktik penyelesaian sengketa, serta menyediakan perspektif bagi pembuat kebijakan dan stakeholder di sektor bisnis syariah. Kata kunci: Bisnis Syariah, Sengketa, Hukum Positif, Arbitrase, Pengadilan Agama, Mediasi.
Analisis Perbandingan Kinerja Investasi Pada Reksa Dana Konvensional Dan Reksa Dana Syariah Di Pasar Modal Indonesia Islami , Syafiq Ijlal; Giosefi, Muhamad; Mahipal, Mahipal
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.595

Abstract

Abstract The Indonesian capital market plays an important role in driving national economic growth, with conventional and sharia mutual funds as significant investment options. This study examines the investment performance comparison between conventional and sharia mutual funds in the Indonesian capital market using the Sharpe, Treynor, and Jensen methods. The main objective is to understand the differences in fund management efficiency as well as the returns generated by these two types of mutual funds. Using historical data, the study found that while there were variations in performance outcomes, the differences were not statistically significant. Islamic mutual funds tend to exhibit lower risk and more favorable returns than conventional mutual funds. Factors such as different investment policies and portfolio management may affect the performance outcomes of both. The findings provide an in-depth view of the investment dynamics in the Indonesian capital market, as well as provide a solid basis for investors in making more informed and measured investment decisions. As such, this study confirms the importance of using analytical methods such as Sharpe, Treynor, and Jensen in supporting effective and strategic investment decisions in the stock market. Keywords: Conventional Mutual Fund, Sharia Mutual Fund, Investment Performance. Abstrak Pasar modal Indonesia berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dengan reksa dana konvensional dan syariah sebagai pilihan investasi yang signifikan Penelitian ini mengkaji perbandingan kinerja investasi antara reksa dana berprinsip konvensional dan syariah di pasar modal Indonesia menggunakan metode Sharpe, Treynor, dan Jensen. Tujuan utamanya adalah untuk memahami perbedaan dalam efisiensi pengelolaan dana serta tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh kedua jenis reksa dana ini. Dengan menggunakan data historis, penelitian ini menemukan bahwa meskipun terdapat variasi dalam hasil kinerja, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Reksa dana syariah cenderung menunjukkan risiko yang lebih rendah dan pengembalian yang lebih menguntungkan dibandingkan reksa dana konvensional. Faktor seperti kebijakan investasi dan pengelolaan portofolio berbeda dapat memengaruhi hasil kinerja keduanya. Temuan ini memberikan pandangan mendalam tentang dinamika investasi di pasar modal Indonesia, serta memberikan dasar yang kuat bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih terinformasi dan terukur. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan metode analisis seperti Sharpe, Treynor, dan Jensen dalam mendukung keputusan investasi yang efektif dan strategis di pasar saham. Kata Kunci: Reksa Dana Konvensional, Reksa Dana Syariah, Kinerja Investasi
Upaya Meningkatkan Ruang Terbuka Hijau Pada Kawasan Bogor Mahipal, Mahipal; Setiadhi, Aqshal Nuryl; Sasiras, Arini Audria; Irawan, Muhammad Lutfi; Abdullah, Nadia
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 4 (2024): This volume covers topics such as women's rights, inheritance law, crime preven
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i4.732

Abstract

Abstract This study aims to examine efforts to increase green open space (GOS) in the Bogor area amidst the dynamics of urban development that affect environmental conditions. Current conditions show that the area of GOS in Bogor City has decreased from year to year due to the intensification of land conversion from natural open areas to built-up areas for development purposes such as housing, industry, and trade and service facilities. This makes the urgency of increasing GOS in Bogor City a relevant topic to study. This study uses a qualitative method with an in-depth literature study approach to collect, analyze, and interpret data related to GOS in Bogor, including factors that influence its reduction and the impacts on the environment and society. The results of the study show that efforts to increase GOS can be carried out through various strategies, ranging from revising zoning policies, providing incentives for developers who leave green areas, to increasing public awareness of the importance of green open spaces. The effectiveness of these efforts requires strong collaboration between local governments, civil society, the private sector, and other stakeholders. This study hopes to provide insight for policy making and implementation of best practices in increasing green open spaces, as a vital step in facing the challenges of urbanization and improving the quality of the environment in the Bogor area. Keywords: Green Open Space, Urban Development, Bogor City Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya-upaya dalam meningkatkan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Bogor di tengah dinamika perkembangan kota yang mempengaruhi kondisi lingkungan. Kondisi terkini menunjukkan bahwa luas RTH di Kota Bogor mengalami pengurangan dari tahun ke tahun akibat intensifikasi alih fungsi lahan dari terbuka alami menjadi area terbangun untuk keperluan pembangunan seperti perumahan, industri, serta fasilitas perdagangan dan jasa. Hal ini membuat urgensi peningkatan RTH di Kota Bogor menjadi topik yang relevan untuk diteliti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang mendalam untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data terkait RTH di Bogor, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi pengurangannya serta dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan RTH dapat melalui berbagai strategi, mulai dari revisi kebijakan zonasi, penyediaan insentif bagi pengembang yang menyisakan area hijau, hingga peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ruang terbuka hijau. Efektivitas upaya-upaya tersebut membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan stakeholder lainnya. Penelitian ini mengharapkan dapat memberikan insight bagi pembuatan kebijakan dan implementasi praktik terbaik dalam meningkatkan ruang terbuka hijau, sebagai langkah vital dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan memperbaiki kualitas lingkungan hidup di kawasan Bogor. Kata Kunci : Ruang Terbuka Hijau, Perkembangan Kota, Kota Bogor
Perkembangan Pembangunan Yang Cepat Dan Tidak Terkendali Di Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur Sehingga Keamanan Tanah Dan Air Tidak Berfungsi Dengan Baik Pratama, Dendy Suma; Putri, Kezia Hera; Dapurahayu, Sella; Jauharah, Sri Adisty; Mahipal, Mahipal
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 4 (2024): This volume covers topics such as women's rights, inheritance law, crime preven
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i4.739

Abstract

Abstract Spatial planning is a form of spatial structure and pattern that has been prepared nationally, regionally and locally. Relating to planning to be able to have a spatial structure in the city which is a geographical expression of the scope of policies made by society regarding the social economy and culture. Technological developments have resulted in spatial planning developing rapidly over time. The Bogor-Puncak-Cianjur area can be categorized as an area that has strategic value and therefore requires special handling regarding spatial planning and ordering and controlling development in this area. Keywords: Spatial Planning, National Area, Scope Abstrak Penataan ruang merupakan suatu bentuk struktur dan pola tata ruang yang ditetapkan pada tingkat nasional, regional, dan lokal. Terkait dengan perencanaan dalam rangka menciptakan ruang dalam kota merupakan ekspresi geografis dari berbagai kebijakan yang akan diambil masyarakat terkait dengan perekonomian dan sosial budaya. Kemajuan teknologi telah mempercepat perkembangan perencanaan tata ruang dari waktu ke waktu. Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur tergolong kawasan bernilai strategis sehingga perlu dibenahi. Hal ini terkait dengan penataan ruang serta ketertiban dan pengendalian pembangunan daerah.. Kata kunci : Tata Ruang, Kawasan Nasional, Ruang Lingkup
Analisis Sengketa Tata Ruang Dalam Pembangunan Hotel Pullman Bandung: Studi Kasus Pelanggaran Peraturan Dan Dampaknya Jenniviera, Johana; Bestari, Qodri; Fitriani, Adila; Maryam, Salsabilla; Mahipal, Mahipal
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 4 (2024): This volume covers topics such as women's rights, inheritance law, crime preven
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i4.740

Abstract

Abstract This study analyzes the spatial planning dispute surrounding the construction of the Pullman Hotel in Bandung, involving the Bandung City Government and the West Java Provincial Government. The hotel development in an area designated for government office use has sparked criticism from the community and environmental organizations. The lack of oversight and unclear permitting processes are key factors in this dispute, despite the project being expected to stimulate local economic growth. This study emphasizes the importance of inter-agency coordination, transparency in the permitting process, and the strict enforcement of sanctions against spatial planning violations to prevent similar conflicts in the future. The findings provide insights into the need for synchronized spatial planning policies to ensure sustainable development. Keywords: Spatial planning dispute, Pullman Hotel Bandung, government coordination, regulatory violations. Abstrak Penelitian ini menganalisis sengketa tata ruang dalam pembangunan Hotel Pullman Bandung yang melibatkan Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat. Pembangunan hotel di kawasan yang seharusnya diperuntukkan bagi perkantoran pemerintah telah memicu kritik dari masyarakat dan organisasi lingkungan. Kurangnya pengawasan dan ketidakjelasan perizinan menjadi faktor utama sengketa ini, meskipun proyek ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Studi ini menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga pemerintah, transparansi dalam proses perizinan, dan penegakan sanksi yang tegas terhadap pelanggaran tata ruang untuk mencegah konflik serupa di masa depan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mengenai perlunya sinkronisasi kebijakan tata ruang demi pembangunan berkelanjutan. Kata Kunci: Sengketa tata ruang, Hotel Pullman Bandung, koordinasi pemerintah, pelanggaran peraturan.
Penjualan Kendaraan Roda Dua Secara Kredit Yang Belum Lunas Menurut Hukum Ekonomi Syariah al Fikri, M.Fauzan; Abdul Malik, Agusto; Ismail, Fadhil Fadiurahman Putra; Rahmat, Afifu; Razin P, Muhammad Atha; Mahipal, SH.,MH
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i2.605

Abstract

Abstract In society, it is common to buy and sell items such as clothing, electronic goods, and household items such as furniture on credit. One of the objects that can be purchased on credit is a motorcycle. In installments, borrowers (only in some places) who receive motorcycle credit must pay consistently according to the mutual agreement within a predetermined period of time. People will find it easier to buy a motorcycle with credit than with cash. From the perspective of sharia economic law, the purpose of this research is to study the practice of buying and selling two-wheeled vehicles on unpaid credit. This legal writing uses descriptive-analytical research methods. Legal writing research is analytical and descriptive. There are two ways to buy and sell motorcycles without being paid on credit. The first is that the seller and the buyer will complete the exchange without notifying the lessee or supporter that the unilateral agreement and purchase exchange has occurred. Secondly, the financing party is notified in advance of the completion of the transaction in order to carry out over credit or loan transfer. The financing party, seller, and buyer are the three parties involved in this case. Keywords: sale, vehicle, credit, outstanding, sharia economic law Abstrak Di masyarakat, Transaksi jual dan beli barang-barang seperti contohnya pakaian, barang elektronik, dan barang-barang rumah tangga seperti perabotan secara kredit adalah hal biasa. Salah satu objek yang dapat dibeli dengan cara atau metode kredit yaitu sepeda motor. Secara angsuran, peminjam (hanya di beberapa tempat) yang menerima pujian sepeda motor harus membayar secara konsisten sesuai dengan kesepakatan bersama dalam kurun waktu yang sudah ditentukan. Masyarakat akan mudah membeli sepeda motor dengan kredit dibandingkan dengan tunai. Dari sudut pandang hukum ekonomi syariah, tujuan penelitian ini yakni guna mempelajari praktik jual beli kendaraan roda dua kredit tidak berbayar. Penulisan hukum ini menggunakan metode penelitian deskriptif-analisis. Penelitian penulisan hukum bersifat analitis dan deskriptif. Ada dua cara untuk membeli dan menjual sepeda motor tanpa dibayar secara kredit. Yang pertama yaitu pihak penjual dan pihak pembeli akan menyelesaikan pertukaran tanpa memberi tahu pihak penyewa atau pendukung bahwasannya kesepakatan sepihak dan pertukaran beli telah terjadi. Kedua, pihak pembiayaan diberitahu terlebih dahulu mengenai selesainya transaksi agar dapat melakukan over kredit atau transfer pinjaman. Pihak pembiayaan, penjual, dan pembeli merupakan tiga pihak yang terlibat dalam hal ini. Kata kunci: penjualan, kendaraan, kredit, belum lunas, hukum ekonomi syariah
Tinjauan Kuliner Halal dalam Perkembangan Ekonomi Indonesia Gandasari, Nur Mutiara; Hunggu, Airel Hamu Lee; Syahrani, Adinda Nurul; Hidayat, Rendy Riansyah; M. Aji, Adam Andromeda; Dr. Mahipal, S.H., M.H
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i2.609

Abstract

Abstract Halal cuisine has become a significant factor in driving economic growth in Indonesia, particularly in Bogor City. The results of this study reveal that the demand for halal food continues to increase from both local and international tourists, directly impacting the economic development of Bogor. In this context, the principles of the Quran provide a strong foundation for strengthening the halal culinary market. Surah Al-Baqarah (2:168) emphasizes the importance of consuming good food, highlighting awareness of the halal status of food in Islam. The importance of developing the halal culinary industry is not only limited to religious aspects but also has a significant impact on the economy. In addition to meeting religious demands, halal cuisine also provides substantial economic benefits, creating business opportunities and employment, and increasing local community income. Government support and other stakeholders are essential to strengthen the halal culinary industry as a strategy to advance the Sharia economy in Indonesia. By understanding the Sharia economic values inspired by the Quran, efforts to develop halal cuisine can be guided more effectively. This includes regulations, promotion, and investment that support the growth of the halal culinary sector. Thus, sustainable and inclusive economic growth can be achieved, especially in cities like Bogor that have great potential in the halal culinary industry. Keywords: Halal Cuisine, Economic Growth, Sharia Economy Abstrak Kuliner halal telah menjadi faktor yang signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya di Kota Bogor. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa permintaan akan makanan halal terus meningkat dari wisatawan lokal dan internasional, yang secara langsung berdampak pada perkembangan ekonomi Bogor. Dalam konteks ini, prinsip-prinsip Al-Quran memberikan dasar yang kuat untuk memperkuat pasar kuliner halal. Surah Al-Baqarah (2:168) menegaskan pentingnya mengonsumsi makanan yang baik, menyoroti kesadaran akan kehalalan makanan dalam agama Islam. Pentingnya pengembangan industri kuliner halal tidak hanya terbatas pada aspek agama, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan pada perekonomian. Di samping memenuhi tuntutan agama, kuliner halal juga memberikan manfaat ekonomi yang substansial, menciptakan peluang bisnis dan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan untuk memperkuat industri kuliner halal sebagai strategi untuk memajukan ekonomi syariah di Indonesia. Dengan memahami nilai-nilai ekonomi syariah yang diilhami oleh Al-Quran, langkah-langkah untuk mengembangkan kuliner halal dapat dipandu dengan lebih baik. Hal ini termasuk dalam hal regulasi, promosi, dan investasi yang mendukung pertumbuhan sektor kuliner halal. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif dapat tercapai, terutama di kota-kota seperti Bogor yang memiliki potensi besar dalam industri kuliner halal. Kata Kunci: Kuliner Halal, Pertumbuhan Ekonomi, Ekonomi Syariah
Co-Authors Abdul Malik, Agusto Abdul Manan Abdullah, Nadia Abid Abid, Abid Adyariza, Ghevy Afriliyani Gojali Agus Satory Aida Fatimah Aidil Falaq Adiyaksa Ainii, Nisrinaa Quurotu al amin, arsyad al Fikri, M.Fauzan Alam, Alamsyah Bahrul Ali, Magnolia Nasywa Allariksyah, M. Satria Alqo Iskandar Alzasyah Bachsin Amara Thalia Amiwarti, Amiwarti Andhika, Freggy Andre Yohanes Anggriani, Lulu Anjani, Maudy Anriyani, Intan Nur Aprilia, Risma Arfandi, Andi Muhammad Ariandhika Dwiebisono Arief, Aisah Putri Arsy Nur Bagus Sandy Aryanti, Vinni Asrun, Andi Muhammad Asrun, Muhammad Andi Aulia Sahira Avwaludin, Kelvin Awalnia Moenek, Elfa Azzahra, Farah Azzahra, Sarah Nabila Bestari, Qodri Billy Sanputra Manoppo Bilqis, Mutia Bima Janggo Bintoro Bintang Ibnu Zaidan Carwan, Carwan Chandra Bismo Saputra Claresta Amantha Kamsari Dapurahayu, Sella Daveran shekam selwin Desi Ratnasari Dewantara, Esza Cahya Dharmawan, Alfi Reva Diego Dinda Nur Azra Dudi Lesmana Esa Rahmawati Ester Stevany Putri Sinlae Fadhilah, Mursal Fadillah Amanda Ali Fahmi Anggara Irawan Fairuzzen, Mohamad Revaldy Faturachman, Fauzan Azima Fauzi Yusuf Hasibuan Febby Annisa Qutrunnadaa Febrianti, Yenny Febrianty , Yenny Fedya Batara Trisya Sukmana Felix, Florian Firyall, Salwa Aqilah Fitriani, Adila Florentia Febyandani Titu Frya Zeynia Gandasari, Nur Mutiara Geofandy Laksono jati Gerrald Jovan Esfandiary Ghifari, Wildan Al Ghilma, Layya Iksiru Gibran, Geryl Ahmad Giosefi, Muhamad Gipari, Muhammad Hilman Al Gojali, Melisa Mulia Hadi, Zahirul Hafiz Fathi Huga Ekoputro Haider, Edwardo Cipta Hakim, Uu Lukmanul Harahap, Abdy Saleh Harahap, Praja Syukur hardiansyah, faisal Herdiyanti, Habibah Pramelia Heryadi, Raihan Hidayat, Nazwa Aulia Hidayat, Rendy Riansyah Holten, Vriyan Marpaung Hunggu, Airel Hamu Lee Hutasoit, Tomi ILHAM Illa Fatika Syahda Inggar, Adan Irawan, Muhammad Lutfi Islami , Syafiq Ijlal Ismail, Fadhil Fadiurahman Putra Isman Mustaq Jaenudin, Helga Athaya Jany Timothy Ronald Saputro Jauharah, Sri Adisty Javier Nixon Oktorifa Ramadhan Jenniviera, Johana Julianty, Fitri Kaila Ismail Kenjiroh, Benny Krisnawaty, Frieda Kurnia, Kireina Ajeng Kusuma Hapsari Lesmana, Dudi Lestari, Rina Mugi Lestari, Sari Indah M Alvian Reza M Arsyad Al Amin M. Aji, Adam Andromeda M.Zaki Rizaldi Madina, Zaskia Maita, Rafel Malik Maulana Ibrahim Malik, Agusto Abdul Maryam, Salsabilla Maulana, Defa Gustara Maulidina Fikal Nugraha Meidyana, Aola Hansa Merpaung, Vriyan Holten Meydina Izzati Mia Sulistianti Micko Andira Ramadhan Mualiva, Ratu Aulia Muhamad Dzulfikri Muhamad Giosefi Muhamad Husein Muhamad Rizki Ramadhan Muhammad Alfarizi Firdaus Muhammad Ali Akbar Muhammad Fahmi Yusuf Muhammad Farhan Ardabilly Muhammad Luthfi Muhammad Nur Arkham Muhammad Nur Hussein Wahyudin Muhammad Omega Yuristyawarman Muhammad Putra Mahesya Muhammad Rakasyah Pratama Muhammad Ramadhani Muhammad Raya Fahreza Muhammad Ridho Muhammad Rizal Aji Bahtiar Muhammad said ridho Muhammad sultan fadhillah MUHAMMAD THORIQ Muhammad Yuusuf Wahyudin Muhammad Zaki Alhafiz Muhammad Zhabi Monntela Muhammad Zharfan Muhammadyah Umarputra Mulya, Vania Frederica Mustaqim Nada Nurhasnah Yudiana Nawu, El Sabarta Putra New Janeva Nisrina Luthfiah Nizar Muhammad Saeful Ulum Nugraha, Iman Nur Alia Nur Lailla Permasari Nurwijayanti Okviany , Hana Ratlian Panjaitan, Rayner Aktatrinitius Pasha, Najwa Havari Pattipeilohy , Alex Maxer Pattipeilohy, Alex Maxer Pebriansyah, Yudi Pradini, Yustia Okta Pratama , Dendy Suma Pratama, Dendy Suma Putra, Abil Arya Putra, Noval Abi Putra, Rizki Dwi Putri Nurindah Sari Putri Sinlae, Ester Stevany Putri, Endah Trisvina Rahayu Putri, Jeannie Sriamanda Putri, Kezia Hera Putri, Nabela Syabani Putri, Renata Safa Qutrunnada, Febby Annisa R.Muhammad Ilhan Ma’ruf Rachel Angelica Rachma Ditia Rahayu, Fitrie Aryani Rahmat, Afifu Rahmawati Rahmawati, Esa Ramadhani, Putri Ayu Ramlani Lina Sinaulan Razin P, Muhammad Atha Reihan, Akmal Reky Pratama Saputra Rhafa Nur Afifah Riadi, Septa Rifqi Hidayat Riyanti As, Lili Rizka Alkautsar Rizka Maulidaen Rustandi Rizki Dwi Putra Rizky Maulana Ardiansyah Rizma Aulia Ramdani Robiah, Nabila Salwa Rosmiati Sabrina Adelia Febriyanti Salimah, Alvy Nur Salomon Situmorang, Bryant Jonathan Salsabila, Sarohmah Santoso, Tyas Sri Eka Saputra, Fernando Sasiras, Arini Audria Septa Riadi Septian Mukti Firdaus Setiadhi, Aqshal Nuryl Shafa Aulia Kirana Shafira Aulia Putri Shakila, Aisyah Shalima Nayla Rizkia Sianipar, Osner Johnson Silaban, Othsme Cloudia Martahan Simamora, Yosua Simanungkalit, Jason Aaron Riado Siti Lailatul Qomariyah Sitorus, Charles Sugiarto Steven Doorson Stiawan, Dhea Amelia Sulthan, Fariz M. Suryana, Mayla Putri Suryaputri, Dinar Aura Syadza Luthfiyyah Syafiq Ijlal Islami Syahda, Illa Fatika Syahrani, Adinda Nurul Syaputra, Bagas Syauqi Al Gifari Akmal Syifa, Tazkia Suhaila Tanasale, Titian Fathima Azzahra Tarisa Livia Taryono Tazkia Suhaila Syafa Theresia Hany Anastasya Usnan, Amar Uus Sopian Vahzrianur, Vehrial Wahyudin, Adinda Aisyah Puteri Wahyudin, Muhammad Nur Hussein Wahyudin, Muhammad Yuusuf Wasito, Lerick Wisnu Pebrianto Yantika, Pilda Juni Yenny Febrianty Yerina Gultom Yonathan Parlinggoman Wicaksono Yosaphat Diaz Yudi Wahyudin Yulianto , Hendra Yunus P Paulangan, Yunus P Yunus Pajanjan Paulangan Yusuf Afrenoldi Todi Yusuf, Muhammad Arsjad Zacharias, Vasco Javarison Zahra Maharani Mulyana Zahra, Davina Aulia Zahra, Najwa Aulia Az Zelika Siti Rahma Zidan Febriansyah