p-Index From 2021 - 2026
16.74
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Agrotrop : Journal on Agriculture Science Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK) Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan UNIGA Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Kappa Journal JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran PAKAR Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Jurnal Gastronomi Indonesia Empiricism Journal International Journal Education and Computer Studies Widya Sandhi: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Journal of Sustainable Development Science Indonesian Journal of Instruction Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Arthaniti Studies SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Reflection Journal Media Bina Ilmiah Mamangan Social Science Journal International Journal of Contemporary Studies in Education PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Widya Sundaram : Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Proceedings Series of Educational Studies Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Perikanan EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Media Pendidikan Matematika Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

INTEGRASI INDIGENOUS KNOWLEDGE MELALUI ETHNOBOTANY DAN ETHNOECOLOGY TANAMAN LOKAL KASEPUHAN CIPTAGELAR DALAM PEMBELAJARAN IPAS di SD Dhea Adela; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v11i2.977

Abstract

Abstract: One of the Sunda indigenous communities is Kasepuhan Ciptagelar, which is situated in Sukabumi Regency, West Java Province. This community has a long-standing traditional system, one of which is self-sufficiency in food. By planting rice to preserve it, this is done in order to be able to provide for household necessities. This is inextricably linked to conventional rice management routines. The community's capacity for survival, growth, and sustainability is a result of this indigenous knowledge. This can be material for the development of science learning in elementary schools on the basis of local wisdom through ethnobotany and ethnoecology learning. This research method uses a qualitative approach with an ethnographic design. Participatory observation, semi-structured interviews, and documentation were used as data gathering methods. The study's findings demonstrate that Kasepuhan Ciptagelar's special feature is its custom of commemorating its rice crops, such as ngaseuk, mipit, nganyaran, ponggokan, and serentaun during a single growth cycle. With the value of indigenous knowledge, it can be implemented through learning science in elementary schools, especially for local science through ethnobotany and ethnoecology lessons.Keywords: Local Wisdom, Ethnobotany, Ethnoecology, Science Learning  Abstrak: Kasepuhan Ciptagelar adalah salah satu penduduk asli negara Sunda dan tinggal di Kabupaten Sukabumi di provinsi Jawa Barat. Desa ini memiliki sistem tradisional yang bertahan turun temurun, salah satunya swasembada pangan. Cara yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dengan menanam padi untuk menyelamatkannya. Hal ini tidak terlepas dari ritual adat bercocok tanam padi. Kearifan lokal inilah yang memungkinkan masyarakat dapat bertahan hidup, berkembang dan berkelanjutan (sustainable development). Hal ini dapat menjadi bahan pengembangan pembelajaran IPAS di SD dengan basis kearifan lokal melalui pembelajaran etnobotani dan etnoekologi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri-ciri Kasepuhan Ciptagelar antara lain tradisi menghormati hasil produksi negara berupa beras: ngaseuk, mipit, nganyaran, ponggokan dan Serentaun dalam satu musim tanam. Dengan nilai indigenous knowledge tersebut dapat diimplementasikan melalui pembelajara IPAS di SD khusunya untuk science lokal melalui pembelajaran etnobotani dan etnoekologi.Keywords: Kearifan Lokal, Ethnobotany, Ethnoecology, Pembelajaran IPAS
Habiatuasi Empati yang terinspirasi dari Budaya Mapalus dalam Pembelajaran PKn dengan Model Service-Learning Juliana Tirza; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8590

Abstract

Mapalus merupakan budaya yang dilandasi nilai empati yang hadir dari inisiatif. Nilai ini dapat dibiasakan kepada pelajar sebagai bagian dari masyarakat perkotaan. Proses habiatuasi ini dapat diterapkan dalam model pembelajaran service-learning yang sangat ideal untuk mempromosikan ragam keterampilan manusia abad 21. Metode yang digunakan ialah kualitatif eksplorasi dengan tujuan menemukan model yang dapat digunakan untuk proses habituasi empati dalam komunitas Pendidikan. Instrumen yang digunakan ialah FGD, studi literatur dan wawancara dengan praktisi budaya. Validitas data dikaji dengan triangulasi dan data dianalisis dengan menggunakan NVivo. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai empati dalam budaya mapalus menjadi dasar untuk mengembangkan service-learning yang dapat digunakan dalam pembelajaran PKn. Model yang terbentuk disebut sebagai siklus habituasi empati yang terinspirasi dari budaya Mapalus dalam model pemebelajaran dengan service-learning.
Filosofi Budaya Batak Toba dalam Dunia Pendidikan Alexander Hamonangan Simamora; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8545

Abstract

Masyarakat Batak Toba mempunyai filosofi budaya yang menjadi pedoman hidup mereka. Untuk mewujudkan filosofi tersebut, mereka mengamalkan pendidikan karena mereka menyadari bahwa pendidikan merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan filosofi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filosofi budaya Batak Toba dalam membentuk mentalitas suku Batak Toba mengenai pentingnya dunia pendidikan. Metodologi penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan berupa dokumen kepustakaan yang dapat menyajikan data dan disertai dengan dokumen pendukung yang menjadi rujukan penting dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi budaya masyarakat Batak Toba dapat dilihat terfokus pada kekuasaan, upaya mencapai kepemilikan sahala dan pemahaman manusia Rajawi. Pada sahala tertuang seperti hagabeon (memiliki anak), hasangapon (kehormatan yang diperoleh melalui pendidikan dan pengalaman) dan hamoraon (kekayaan). Dalam konsep kerajaan Batak terdapat kebebasan untuk berkembang, kebebasan untuk membangun visi dan mengejar ambisi hidup. Dengan mencapai nilai-nilai hagabeon, hasangapon, hamoraon dan cita-cita hidup, masyarakat Batak harus menempuh pendidikan guna membentuk pola pikir yang baik dan memperoleh ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika sistem pendidikan masyarakat Batak cukup berkembang dan maju.
Tradisi Ngelawang sebagai Strategi Mengembangkan Keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, & Collaborative) Dewa Gede Agus Putra Prabawa; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8589

Abstract

Ngelawang  merupakan tradisi yang ada di Bali berupa kegiatan mengelilingi suatu dusun atau desa dari rumah ke rumah dengan menggunakan sarana Barong dan Rangda serta disertai iringan musik tradisional. Ngelawang  dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu bersifat sakral keagamaan dan non sakral (hiburan). Dalam kajian ini difokuskan pada tradisi Ngelawang  sakral. Tujuan pengkajian ini adalah: 1) menggali nilai-nilai luhur dasar dari tradisi Ngelawang , 2) mengklasifikasikan nilai-nilai Ngelawang  berdasarkan keterampilan abad 21, dan 3) mentransformasi hasil klasifikasi nilai-nilai Ngelawang  menjadi strategi pembelajaran mengembangkan keterampilan 4C. Metode kajian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai-nilai tradisi Ngelawang  yaitu keyakinan beragama, belajar dari simbolik, tulus ikhlas, kerja keras, gotong royong, kekompakan, koordinasi, berkesenian, berkreasi, dan interaksi sosial, 2)  Berpikir kritis (meliputi nilai belajar dari simbolik, keyakinan), berpikir kreatif (berkesenian, berkreasi), berkomunikasi (interaksi sosial, koordinasi), berkolaborasi (kekompakan, gotong royong), 3) strategi pengembangan keterampilan 4C mulai dari memahami filosofi atau tatwa kemudian saling berkomunikasi dan berkolaborasi untuk mengembangkan kreativitas.
Eksplorasi Etnopedagogy Melalui Visualisasi Tradisi Ngerebeg dalam Animasi Motion Graphic di Bali Komang Kurniawan Widiartha; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8529

Abstract

Tradisi Ngerebeg merupakan suatu tradisi yang telah diwariskan turun temurun untuk memohonkeselamatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Tradisi ini dipercayai oleh masyarakat dapatmemberikan perlindungan dari segala bentuk wabah penyakit dan mara bahaya. Tradisi Ngerebegadalah Tradisi yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda(WBTB) Indonesia olehMenteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI. Tradisi Ngerebeg yang dilaksanakan olehbeberapa daerah di Bali memiliki ciri khasnya masing-masing yang disesuaikan dengan adatistiadat, dan desa, kala, patra di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulandata primer yang meliputi wawancara, observasi dan kuesioner, serta metode pengumpulan datasekunder yang meliputi kepustakaan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil kuesioner yang telahdibagikan, didapatkan hasil 52,8% responden tidak mengetahui Tradisi yang ada di Desa Blahkiuh.Berdasarkan hal tersebut diperlukan pendigitalisasian budaya sebagai media informasi untukmemperkenalkan Tradisi Ngerebeg yang ada di Desa Blahkiuh. Animasi berbasis motion graphicmerupakan salah satu bentuk media informasi yang dapat digunakan. Dari hasil pengujian yangtelah dilakukan berdasarkan aspek penyampaian informasi dan aspek media kepada 41 responden,ahli media dan ahli materi, didapatkan hasil 85,1% dari 41 responden, 82% dari ahli media, dan86,6% dari ahli materi. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan hasil “SangatSetuju” sehingga menunjukkan bahwa video Tradisi Ngerebeg Desa Blahkiuh Berbasis AnimasiMotion Graphic layak untuk dipublikasi sebagai media informasi
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI MENCANGKOK DI SEKOLAH DASAR Apriani, Luh; Arnyana, Ida Bagus Putu; Suastra, I Wayan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v10i1.3159

Abstract

The aim of the research is to increase science learning outcomes and improve the learning process by modifying the learning pattern which has so far only been monotonous classroom learning with lectures into independent learning based on student initiative using the demonstration method at class IV on grafting material. The research method is Classroom Action Research (CAR), with the research subjects being 28 class IV students at Mataram 4 State Elementary School. Data collection instrumentation is tests and analysis techniques using interactive analysis techniques. From the results of this classroom action research, it can be concluded that learning science on grafting material using demonstration method at class IV can improve student learning outcomes and can process. It is proven by the results of student learning outcomes, it can be seen that the average achievement value in cycle 1 it was 51.79 then in cycle 2 it increased to 73.57.
Analysis of Basic Education Policies Related to Facilities and Infrastructure Firman, Firmansah; Ida Bagus Putu Arnyana
International Journal of Contemporary Studies in Education Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/ijcse.v2i1.306

Abstract

The process of analyzing education policy and providing facilities and infrastructure in educational units lack facillities and infrastructure preparation in the school environment can result in not carrying out the learning process effectively and efficiently. That way, policymakers and stakeholders are expected to be able to think through, describe, and identify the process of preparing facilities and infrastructure carefully to support the continuity of education. This research departs from field observations so as to obtain various solutions. With various sources of factual data as support in compiling scientific work and obtaining data from scientific literature such as journals and reading books using the library research method. The analysis used a qualitative research approach; the technique of collecting data was by observing at school and reviewing the literature. Focusing on the purpose of procuring infrastructure facilities can influence the learning process and the implementation of effective learning, so it is deemed necessary to analyze good educational policies even though there are obstacles and challenges financially. For example, from the results of the learning survey for the 2020–2021 school year, there are around 50% of students whose parents are financially constrained, so they ask for a reduction in school fees. The realization of learning depends on the extent to which schools, through educational policy analysis, describe and identify the facilities and infrastructure that need to be prepared. Government participation is determined by its policies in providing educational facilities.
Analysis of Basic Education Policies are Based on Philosophical, Sociological, Political and Economic Foundations Hartono, Rudi; Ida Bagus Putu Arnyana; Nyoman Dantes
International Journal of Contemporary Studies in Education Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/ijcse.v2i2.318

Abstract

The process of analyzing policy developments against a background of philosophical, sociological, political and economic foundations will serve as a reference in making policies related to basic education. Education in Indonesia often experiences polemics which are the result of mistakes in taking virtue. The policy emerged from government actors. That way, policy makers and stakeholders are expected to be able to think about, describe, and identify policies taken based on philosophical, sociological, political, and economic foundations. This research departs from field observations so that various solutions are obtained. With various factual data sources as a support in compiling scientific work and obtaining data from scientific literature such as journals and reading books using library research methods. The analysis uses a qualitative research approach; data collection techniques with observations in schools and literature studies. Focus on policy development objectives based on philosophical, sociological, political and economic foundations. Because policies can affect the learning process and the implementation of effective learning. Thus, it is necessary to analyze good educational policies, so that noble ideals can be realized in accordance with the mandate of the 1945 Constitution, namely the intellectual life of the nation.
Analisis Molekuler Bakteri Liberobacter asiaticus Penyebab Penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) dengan Teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) pada Tanaman Jeruk Siam (Citrus nobilis) Parista, Ni Made Sudiyasih; Julyasih, Ketut Srie Marhaeni; Arnyana, Ida Bagus Putu
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 9, No 2 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v9i2.8372

Abstract

Salah satu komoditas buah utama Indonesia adalah jeruk Siam. Namun, banyak tanaman jeruk di indonesia yang terkena penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara lebih pasti keberadaan bakteri Liberobacter asiaticus penyebab penyakit CVPD pada tanaman jeruk yang menunjukkan gejala klorosis dan juga keberadaan bakteri L. asiaticus penyebab penyakit CVPD pada tanaman jeruk yang tidak menunjukkan gejala klorosis. Untuk mencapai hal tersebut, teknik PCR akan digunakan untuk analisis molekuler bakteri L. asiaticus. Dengan mengamati sampel daun dari tanaman jeruk siam Kintamani yang menunjukkan gejala klorosis dan yang tidak menunjukkan gejala klorosis, maka metodologi penelitian eksploratif diterapkan dalam penelitian ini. Pita DNA pada 1.160 bp tidak ditemukan pada sampel daun jeruk yang diuji, baik pada sampel daun jeruk yang sehat maupun pada sampel daun jeruk yang terindikasi klorosis. Tanaman jeruk yang menunjukkan gejala klorosis tidak ditemukan bakteri L. asiaticus pada sampel daunnya. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya unsur hara di dalam tanah, konsentrasi bakteri yang rendah, atau distribusi bakteri yang tidak merata di dalam jaringan daun. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah keberadaan bakteri L. asiaticus penyebab penyakit CVPD tidak dapat terdeteksi keberadaannya pada sampel daun jeruk siam yang bergejala dan tidak bergejala klorosis.
Ethno-pedagogical Study of Siat Sarang: A Local Wisdom Approach to Conflict Prevention Yasa, I Wayan Putra; Suastra, I Wayan; Arnyana, Ida Bagus Putu; Purnawati, Desak Made Oka; Arta, Ketut Sedana
SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 13 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/soshum.v13i3.225-235

Abstract

The aims of this research are to 1) reconstruct the background of the Siat Sarang tradition in the Selat Traditional Village, Karangasem, Bali, 2) explore ethno-pedagogical values ​​as character values ​​of the Siat Sarang tradition that can prevent conflict, and 3) Reconstruct a model of ethno-pedagogical practice in Siat Sarang tradition as a safety valve based on local wisdom for conflict prevention. Then, this phenomenon is studied using qualitative methods with a critical ethnographic model—data collection using in-depth interviews, observation, and literature study. Then, evaluate its validity by triangulating methods and sources. The data was then analyzed using critical ethnography, resulting in a comprehensive survey of strategies, values​​, and implementation models. The research results show that the Siat Sarang tradition has local wisdom values​​, which can be used as a safety valve to prevent societal conflict. The values ​​contained in it are religious, social, sportsmanship, and ethnic-based educational values ​​(ethno-pedagogy). These values ​​have been inculturated in families, communities, and schools. The results of this research mean that tradition has a role in preventing conflict. The form is local wisdom, which has ethno-pedagogical value in the form of character education.
Co-Authors - Khaeruman ., A.A.Istri Paramita ., Feni Ilma Hidayati ., Gede Rendra Widyotama ., Hema Alini Manihuruk ., I Gede Budiasa ., I GEDE DAKTARIANA U ., I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA ., Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti ., Ni Kadek Delis Tina ., Ni Kadek Mira Sapitri ., Ni Kadek Nanti ., Ni Made Ari Ryantini ., Ni Made Ayu Pratiwi ., Ni Made Diah Intan Purwanti ., Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi ., Ni Made Karmini Sridewi ., Ni Pt Novi Wulandari ., Ni Putu Febri Ardiantari ., Ni Putu Siswandari ., Ni Wayan Ning Sujati ., Ni Wayan Pradnyawati Kartika ., Ni Wayan Tiara Yasmantika ., NILUH PUTU PUTRI P D ., Safaratul Aini A.A.Istri Paramita . Adnyana , Putu Budi Ajeng Purnama Heny Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Amos Patiung Anak Agung Purwa Antara, Anak Agung Purwa Andi Wapa Anton Santiasa, I Made Pasek Apriani, Luh Ariasih, I Gusti Agung Ayu Cinthya Meitri Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah candra prastya Damiati - Desak Made Citrawathi Desak Made Oka Purnawati Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Oka Dewi, Dewa Ayu Pramita Dewi, Ni Kadek Siwi Cipta Dewi, Resty Mutiara Dhea Adela Dimas Mahendra Wijaya Dina Apriana Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ni Made Pujani,M.Si . Dukha Yunitasari Eni Astuti Ni Putu Fachry Abda El Rahman Fadlurrahman, Muhammad Fatwini, Fatwini Febriani, Ismi Fitri Feni Ilma Hidayati . Firda Alani Fitri . Firda Alani Fitri ., Firda Alani Fitri Firman, Firmansah Fitriani, Herdiyana Fransiska Yunita Sembung Gede Rendra Widyotama . Gusti Ayu Putu Yanthi Widyantini Hadi, Mashal hanifah hanifah Hartono, Rudi Hasbullah Hasbullah Hema Alini Manihuruk . Heron Hidayat, Nuris Hunaepi, Hunaepi Husnul Mukti I Dewa Putu Partha I Gede Budiasa . I GEDE DAKTARIANA U . I Gede Margunayasa I Gede Sudirgayasa I Gede Wisnu Antara I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Gusti Ngurah Agung Wiryanata I Gusti Ngurah Santika I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA . I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Ardyawan Putra I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Suma I Ketut Suparya I Komang Nudina I Made Aditya Dharma I MADE ADNYANA I Made Agus Astina Putra I Made Ardana I Made Ardana I Made Ardika Yasa I Made Ardika Yasa I Made Arsana I Made Candiasa I MADE JAYA . I Made Kartika I Made Kartika I Made Pasek Anton Santiasa I Made Sila I Nengah Suastika I NYOMAN MASTIKA . I NYOMAN SRI YUDIANA . I NYOMAN SUTAMA . I Nyoman Wijana I Putu Hendra Wirawan I Putu Oktap Indrawan I Wayan Ade Yantika I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Putra Yasa I Wayan Redhana I Wayan Sadia I Wayan Suastra I Wayan Subagia I Wayan Suja I Wayan Sukra Warpala I Wayan Widyastama I Wayan Wirjanata Ida Ayu Dian Citra Dewi Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti . Ida Ayu Purnama Bestari Ida Bagus Jelantik Swasta Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Putu Mardana ILMA WIRYANTI . Indahwati, Christine Ismi Fitri Febriani Iwan Usma Wardani Jamaah, Jamaah JOHARI MARJAN . Juliana Tirza Juni Harta Kadek Idha Suarmayanti Kadek Meitasari . Kadek Meitasari ., Kadek Meitasari Kami, Kanisius Kanisius Kami Ketut Partami Ketut Sedana Arta Ketut Srie Marhaeni Julyasih Ketut Suma Ketut Susiani Ketut Susiani Komang Indah Suryati Komang Wina Ratnasari . Komang Wina Ratnasari ., Komang Wina Ratnasari Komang Wiratama, Gst. Ngurah Kristoforus Dowa Bili, Kristoforus Lestari, Ayu Putu Intan Yulia Luh De, Liska Luh Kompyang Sukewati . Luh Kompyang Sukewati ., Luh Kompyang Sukewati LUH MADE MAHAYU HANDAYANI . Luh Tu Selpi Wahyuni Luh Tu Selpi Wahyuni M. Deni Siregar Made Hery Santosa Made Padmarani Sudewiputri Mahayani, Luh Pt Oka Mahendra Data, I Gede Teguh Arya Marfuatun Marfuatun Masjudin, Masjudin Muhammad Romli Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Nadi, Desak Putu Merta Nengah Kadek Selamet Ng, Khar Thoe Ni Kadek Delis Tina . Ni Kadek Mira Sapitri . Ni Kadek Nanti . Ni Ketut Purniwantini Ni Ketut Suarni NI LUH MADE DIAH ERNAWATI . Ni Luh Yuni Merawati . Ni Luh Yuni Merawati ., Ni Luh Yuni Merawati Ni Made Ari Ryantini . Ni Made Ari Saputri Ni Made Ayu Pratiwi . Ni Made Diah Intan Purwanti . Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi . Ni Made Karmini Sridewi . Ni Made Meliyawati Ni Made Pebriani Santika Dewi Ni Made Putri Dwi Apriliani NI NYOMAN AYU SUCIATI . Ni Nyoman Saras Kamala Dewi Ni Pt Novi Wulandari . Ni Putu Febri Ardiantari . Ni Putu Feni Sukmawati ni putu nadia pebiana Ni Putu Ristiati Ni Putu Siswandari . Ni Putu Sri Handayani Ni Putu Sri Indra d . Ni Putu Sri Indra d ., Ni Putu Sri Indra d Ni Putu Sri Pratiwi Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Putu Yuniari NI WAYAN MASIH . Ni Wayan Ning Sujati . Ni Wayan Pradnyawati Kartika . Ni Wayan Sri Santika Dewi . Ni Wayan Sri Santika Dewi ., Ni Wayan Sri Santika Dewi Ni Wayan Tiara Yasmantika . NILUH PUTU PUTRI P D . Nurhasanah Nurhasanah Nyoman Arysta Agustini Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Nyoman Dantes Nyoman Dantes Parista, Ni Made Sudiyasih pebiana, ni putu nadia Pratiwi Kubayan, Dian Priyadewi, Dewa Ayu Sri Hari Proditia Situmorang, Sanny Pujilestari, Pujilestari Purwa Antara, Anak Agung Puspasari, Yeni Dina Putra, I Made Ardinata Putu Artawan Putu Budi Adnyana Putu Diah Asparini PUTU EKA SASTRIKA AYU . Putu Gede Asnawa Dikta Putu Widiarini Resty Mutiara Dewi Rudi Hartono Safaratul Aini . Santika, Dewa Gede Alit Widya Sanusi Mulyadiharja Sariyasa . Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Siagian, Yosua Marasi Parningotan Sinta Javani SITI MARIAM Siti Nurhidayati siti rabiatul fajri, siti rabiatul Suarkardini, Made Sugiantara, I Putu EKa Suhendra, I Wayan Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sulasmini, Ni Made Sulisthia, Putu Sri Suparya, I Ketut Supriani, Ni Made Syaiful Bahri SYAIFUL BAHRI TRIANA KARTIKA SANTI . Wahyuni, Luh Tu Selpi Widiartha, Komang Kurniawan Wiguna, I Gusti Lanang Agung Pratama Wiguna, I Nyoman Artha Wirawan, I Kadek Alit Yeni Dina Puspasari YOSEFINA UGE LAWE .