p-Index From 2021 - 2026
16.74
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Agrotrop : Journal on Agriculture Science Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK) Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan UNIGA Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Kappa Journal JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran PAKAR Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Jurnal Gastronomi Indonesia Empiricism Journal International Journal Education and Computer Studies Widya Sandhi: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Journal of Sustainable Development Science Indonesian Journal of Instruction Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Arthaniti Studies SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Reflection Journal Media Bina Ilmiah Mamangan Social Science Journal International Journal of Contemporary Studies in Education PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Widya Sundaram : Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Proceedings Series of Educational Studies Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Perikanan EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Media Pendidikan Matematika Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR 5E BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA NEGERI 1 TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Made Ari Ryantini; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh model pembelajaran siklus belajar 5E berbantuan peta konsep terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran biologi pada materi sistem ekskresi. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA semester II SMA Negeri 1 Tampaksiring tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 167 orang. Penetapan kelompok subjek dilakukan secara random assignment to group. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar awal siswa yang diperoleh dari hasil pre-test dan hasil belajar biologi siswa yang diperoleh dari hasil post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji gain skor dan analisis statistik independent sampel t-test. Pengujian hipotesis dilakukan dengan taraf signifikasi 5%. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran siklus belajar 5E berbantuan peta konsep dan model pembelajaran direct instruction ( thitung = 5,687 ) dengan taraf signifikansi yang diperoleh p = 0,00. Rata-rata hasil belajar kognitif siswa yang dicapai pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran siklus belajar 5E sebesar 82,32 lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran direct instruction sebesar 76,06.Kata Kunci : Model Pembelajaran Siklus Belajar 5E, Peta Konsep, Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction), Hasil Belajar. This study aimed to analyze the influence of the learning model 5E learning cycle concept maps aided the learning outcomes of students in the subjects of biology at the material excretory system. This research is a quasi experiment with pretest-posttest nonequivalent control group design. The study population was all students in the second semester class XI IPA SMAN 1 Tampaksiring the academic year 2015/2016 of 167 people. Determination of a group of subjects randomized assignment to the group. The data collected in this study is the beginning of students' learning outcomes data obtained from the pre-test and biology student learning outcomes obtained from the post-test. Data were analyzed using descriptive statistics, gain test scores and statistical analysis of independent samples t-test. Hypothesis testing is done with a significance level of 5%. The analysis shows there are significant differences in learning outcomes between the groups of students that learned learning model aided 5E learning cycle concept maps and direct learning model of instruction (t = 5.687) with a significance level of p = 0.00 is obtained. On average students' cognitive learning outcomes achieved in the group of students that learned learning model 5E learning cycle of 82.32 better than the group of students that learned direct learning model of instruction at 76.06.keyword : Learning Cycle 5E Instructional Model, Concept Map, Direct Instruction, Learning Outcomes.
KEANEKARAGAMAN SPESIES TUMBUHAN BAMBU, KARAKTERISTIK DAN PEMANFAATANNYA BAGI MASYARAKAT DESA TIGAWASA, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG ., Safaratul Aini; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) komposisi spesies tumbuhan bambu yang ada di Desa Tigawasa, (2) karakteristik utama spesies bambu yang ada di Desa Tigawasa, (3) besar indeks keanekaragaman spesies bambu yang ada di Desa Tigawasa, (4) bagaimana masyarakat Tigawasa memanfaatkan spesies bambu sebagai penunjang ekonomi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh spesies tumbuhan bambu di Desa Tigawasa. Sampel penelitian ini adalah seluruh spesies tumbuhan bambu yang ada di Desa Tigawasa yang tercover oleh kuadrat pada masing-masing stasiun penelitian. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah metode kuadrat dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Komposisi spesies tumbuhan bambu di Desa Tigawasa terdiri atas 12 spesies dengan jumlah individu 20.459 yang tersebar ditiga zona, yaitu; 5.864 individu spesies pada Zona I (530-557 mdpl), 8.317 individu spesies pada Zona II (645-799 mdpl), dan 6.278 individu spesies pada Zona III (864 869 mdpl, (2) dari 12 spesies yang ditemukan di Desa Tigawasa, spesies yang menjadi karakteristik pada keseluruhan zona adalah spesies Schizostachyum lima (Blanco) Merr (114,0989), Gigantochloa Sp.3 (48,0591), dan Schizostachyum zollingeri stend (9,7953); (3) nilai rata-rata indeks keanekaragaman spesies tumbuhan bambu pada penelitian yang dilakukan di Desa Tigawasa secara keseluruhan sebesar 1,23% dengan kategori rendah; (4) kebermanfaatan spesies tumbuhan bambu digunakan masyarakat sebagai sandang, pangan, papan, upacara, dan rumah tangga. Beberapa contoh produk seperti sayur rebung, kerajinan, dan atap rumah. Dari sekian banyak itu, yang paling utama digunakan yaitu untuk kerajinan yang bernilai ekonomi. Bagian dari bambu yang digunakan adalah batang dan rebung, tapi yang paling banyak digunakan yaitu bagian batang.Kata Kunci : Bambu, Karakteristik Spesies, Keanekaragaman Spesies, Kebermanfaatan Spesies This study aims to determine (1) the species compositions of bamboo plant in Tigawasa Village, (2) the main characteristics of bamboo species in Tigawasa Village, (3) the diversity large index of bamboo species in Tigawasa Village, (4) the utilization of bamboo plants to support the economy of Tigawasa community. The population in this study were all the species of bamboo plant in Tigawasa Village. The sample of this study were all the species of bamboo plant in Tigawasa village, and were covered by squares at each research station. The method used quadratic method and interview. The results of this study indicate (1) the species composition of bamboo plant consists 12 species with 20,459 individuals spread in three zones, namely; 5,864 species in Zone I (530-557 mdpl), 8,317 individual species in Zone II (645-799 mdpl), and 6,278 individual species in Zone III (864-869 mdpl), 2) the species of bamboo plant that become the characteristic of the whole zone are Schizostachyum lima (Blanco) Merr (114.08989), Gigantochloa sp. (348.05991), and Schizostachyum zollingeri stend species (9.7953), (3) the index average value of bamboo plant diversity is 1.23% with a low category, (4) the utilization species of bamboo plant used by the community as clothing, food, boards, ceremonies, and households. The main usages of bamboo are for handicrafts that gives the economic value. The part of bamboo that used are the stems and bamboo shoots, but the most widely used is the stem.keyword : Bamboo, Characteristics Of Species, Species Diversity, Species Utilizations
STUDI PENGELOLAAN SAMPAH MENGGUNAKAN POLA 4R (REUSE, REDUCE, RECYCLE, REMOVE) DI KAWASAN WISATA LOVINA ., Hema Alini Manihuruk; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan pola 4R dalam pengelolaan sampah di kawasan wisata Lovina, (2) peran masyarakat dalam pelaksanaan pengelolaan sampah menggunakan pola 4R di kawasan wisata Lovina, (3) kendala-kendala yang dialami oleh masyarakat dalam pelaksanaan pengelolaan sampah menggunakan pola 4R di kawasan wisata Lovina. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian evaluasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang menjadi penghasil sampah di kawasan wisata Lovina. Sampel penelitian ini adalah 25 orang dari pedagang, 25 orang dari pengusaha, 25 orang dari pengunjung dan 25 orang dari penduduk setempat. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan pada kemerataan setiap sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan kajian pustaka. Data yang telah terkumpul menggunakan kuesioner selanjutnya dianalisis menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) dalam pelaksanaan pola 4R dalam pengelolaan sampah di kawasan wisata Lovina masyarakat lebih memilih menggunakan Remove (hasil persentase 25,84%), (2) hasil analisis kuesioner menunjukkan bahwa 79,79% responden menjawab setuju pada pernyataan-pernyataan kuesioner yang berarti masyarakat ikut berperan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah menggunakan pola 4R di kawasan wisata Lovina, (3) kendala-kendala yang dialami oleh masyarakat adalah keterbatasan alat, kurangnya sosialisasi dari pemerintah setempat, dan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan.Kata Kunci : 4R, Kawasan Wisata Lovina, Pengelolaan Sampah This study aims to determine(1) 4R pattern implementation in waste management in the tourist area Lovina, (2) the role of the community in the implementation of waste management using 4R pattern in the tourist area of Lovina,(3) constraints experienced by the community in the implementation of waste management using 4R pattern in the tourist area Lovina. This type of research is research evaluation. The population in this study are all people who become waste producer in the tourist area Lovina. The sample was 25 people from merchants, 25 people from employers, 25 people from visitors and 25 people from the local population. Sampling was done based on the equity of each sample. The data collection is done by using the method of observation, interviews, questionnaires, and literature review. The collected data was then analyzed using a questionnaire using Likert Scale. The results of this study indicate (1) in the implementation of the 4Rs patterns in waste management in the tourist area Lovina communities prefer to use the Remove (the percentage of 25.84%), (2) the results of questionnaire analysis showed that 79.79% of respondents agreed to the statements questionnaire which means the community had a role in the implementation of waste management using 4R pattern in the tourist area of Lovina, (3) the constraints experienced by the public is of limited equipment, lack of socialization of the local government, and public awareness of environmental cleanliness.keyword : 4R, the tourist area of Lovina, Waste Management
DISTRIBUSI DAN DIVERSITAS SPESIES TUMBUHAN SIMBOL TUBUH (TRI ANGGA) MASYARAKAT BALI AGA PADA TRI MANDALA DI DESA TIGAWASA, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG ., Ni Kadek Mira Sapitri; ., Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Spesies tumbuhan simbol tubuh (Tri Angga) apa sajakah yang ada di ruang Tri Mandala pada masyarakat Bali Aga di Desa Tigawasa (2) indeks keanekaragaman spesies tumbuhan simbol tubuh (Tri Angga) yang ada di ruang Tri Mandala pada masyarakat Bali Aga di Desa Tigawasa (3) pola distribusi spesies tumbuhan simbol tubuh (Tri Angga) yang ada di ruang Tri Mandala pada masyarakat Bali Aga di Desa Tigawasa. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksploratif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh tumbuhan simbol tubuh yang terdapat di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah parameter ekosistem dan parameter sosiosistem. Paramater ekosistem ini yang meliputi makhluk hidup dalam ekosistem yaitu khususnya tumbuhan simbol tubuh. Parameter Sosiosistem yang meliputi budaya Bali Aga Desa Tigawasa dalam pelestarian tumbuhan simbol tubuh. Culture dalam penelitian ini meliputi parameter; (1) human nature orientation, (2) man nature orientation, (3) time orientation, (4) activity orientation dan (5) relational orientation. Teknik pengambilan sampel dilakukan metode kuadrat dengan sistematik sampling sedangkan culture dilakukan dengan pemberian kuesioner dan wawancara. Data dianalisis secara statistik ekologi dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Spesies tumbuhan simbol tubuh yang ditemukan pada Tri Mandala Desa Tigawasa yang meliputi Uttama Mandala yaitu 4 spesies (8,89%); pada Madya Mandala yaitu 17 spesies (37,78%); pada Nista Mandala yaitu 5 spesies (11,11%). Tumbuhan simbol tubuh yang terdapat di Desa Tigawasa yaitu 18 spesies (40%), (2) indeks keanekaragaman spesies tumbuhan simbol tubuh di Desa Tigawasa yaitu mencapai 0,886 sedangkan kemelimpahannya 0,114 sehingga dapat dikategorikan kedalam keanekaragaman tinggi, (3) Pola distribusi spesies tumbuhan simbol tubuh dari 18 spesies yang ditemukan untuk pola distribusi tipe teratur yaitu sebanyak 7 spesies (38,39%), tipe acak yaitu 2 spesies (11,11%), tipe mengelompok yaitu 9 spesies (50%). Kata Kunci : Tumbuhan Simbol Tubuh (Tri Angga), Tri Mandala, Desa Tigawasa, Bali Aga. The purpose of this research is to know (1) Species of body symbols (Tri Angga) what are in Tri Mandala room at Bali Aga community in Tigawasa Village (2) index of plant species diversity of body symbol (Tri Angga) Mandala in Bali Aga community in Tigawasa village (3) distribution pattern of plant species of body symbol (Tri Angga) in Tri Mandala room on Bali Aga community in Tigawasa Village. The type of research conducted is explorative research. The population in this research is all the whole plant body symbols that exist in Tigawasa Village, Banjar District, Buleleng Regency. Parameters measured in this study are ecosystem parameters and sociosystem parameters. These ecosystem parameters include living creatures in ecosystems, especially the symbols of the body. This Sosiosistem parameter which encompasses the culture of Bali Aga Tigawasa Village in preserving the body symbol of body. Culture in this study includes parameters Culture dalam penelitian ini meliputi parameter; (1) human nature orientation, (2) man nature orientation, (3) time orientation, (4) activity orientation dan (5) relational orientation. The sampling technique was conducted by quadratic method with systematic sampling while culture was done by giving questionnaire and interview. Data were analyzed in ecological and descriptive statistics. The results showed (1) Species of plant body symbols found in Tri Mandala Tigawasa Village which includes Uttama Mandala which is 4 species (8,89%); in Madya Mandala is 17 species (37,78%); on Nista Mandala which is 5 species (11,11%). With such a symbol of body plants in the village of Tigawasa is 18 species (40%), 2) the index of plant species diversity in Tigawasa village is 0.886 whereas the abundance is 0.114 so it can be categorized into high diversity, (3) Distribution pattern of plant species of body symbol of 18 species found for regular type distribution pattern that is 7 species (38,39%), random type 2 species (11,11%), clustered type is 9 species (50%).keyword : Symbol Body Plants (Tri Angga), Tri Mandala, Tigawasa Village, Bali Aga.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN METODE MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA N 1 SERIRIT ., Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar biologi antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan metode mind map dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Seririt. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental Research) dengan rancangan non equivalent pre test-post test control group design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan analisis statistik independent sample t-test terhadap gain skor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan metode mind map dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (t=5,61, p=0,00). Nilai rata-rata hasil belajar yang dicapai oleh kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan metode mind map lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT.Kata Kunci : hasil belajar, mind map, Numbered Heads Together. This research was conducted to see the difference in the result between group of students which learn biology using cooperative learning model type Numbered Heads Together (NHT) assisted by mind map methods and group of students which learn biology using cooperative learning model type Numbered Heads Together (NHT) in class X of SMAN 1 Seririt. This study is quasi-experimental research with design non equivalent pre test-post test control group design . Methods of data collection in this study conducted with test method . Data were analyzed with descriptive analysis techniques and statistical analysis independent sample t -test to gain score . The results of this study indicate that there are significant differences between the groups of students that learned with cooperative learning model NHT aided method mind map and a group of students that learned with cooperative learning model NHT (t=5,61, p=0,00) . The average value of the learning outcomes achieved by a group of students that learned with cooperative learning model NHT aided method mind map better than the group of students that learned with cooperative learning model NHT.keyword : mind map, Numbered Heads Together, students achievements.
Pengembangan Model Pembelajaran Bilingual Preview-Review Dengan Seting Kooperatif GI Pada Mata Pelajaran Biologi Siswa SMA BI Arnyana, Ida Bagus Putu; Warpala, I Wayan Sukra; Santosa, Made Hery
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 3 Okt (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.046 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i3 Okt.1754

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran bilingual yang dapat diterapkan di sekolah R SMA BI. Prosedur pengembangan mengacu model Dick and Cary (1990) secara garis besar dibagi menjadi: (1) mengidentifikasi kurikulum, (2) analisis keadaan R SMA BI di Bali saat ini, (3) menyusun draf model, dan (4) uji model berupa uji ahli. Hasilnya ada-lah model pembelajaran bilingual preview-review dengan seting kooperatif GI untuk meningkat-kan kompetensi, kemampuan berpikir kritis, dan Bahasa Inggris pada mata pelajaran Biologi siswa SMA. Sesuai hasil penilaian oleh tim ahli, model pembelajaran yang dikembangkan ini dapat diterapkan di R SMA BI yang kemampuan berbahasa Inggris siswa dan guru masih lemah.Kata Kunci: model pembelajaran bilingual preview-review, seting kooperatif GI
ANALISIS DISTRIBUSI DAN DIVERSITAS SPESIES TUMBUHAN SIMBOL TUBUH (TRI ANGGA) MASYARAKAT BALI AGA PADA TRI MANDALA DI DESA TRUNYAN, BANGLI ., I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA; ., Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Komposisi floristik secara umum serta komposisi spesies tumbuhan simbol tubuh (Tri Angga) yang ada di ruang Tri Mandala pada masyarakat Bali Aga di Desa Trunyan, Bangli, 2) indeks keanekaragaman spesies tumbuhan simbol tubuh dan 3) pola distribusi spesies tumbuhan simbol tubuh. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah semua spesies tumbuhan simbol tubuh yang ada di seluruh area desa Trunyan, Bangli, sedangkan sampel pada penelitian ini yaitu tumbuhan yang digunakan sebagai simbol tubuh yang terdapat di Tri Mandala desa Trunyan, Bangli. Pada penelitian ini menggunakan metode kuadrat dengan teknik systematic sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif dan menggunakan statistik ekologi yang selanjutnya dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) terdata 51 spesies tumbuhan dan34 famili dengan 5.386 individu spesies, serta terdapat 5 spesies tumbuhan simbol tubuh dengan 15 individu spesies, 3) Indeks keanekaragaman tumbuhan simbol tubuh berada pada kategori keanekaragaman tinggi dengan nilai rata-rata yaitu 0,9475 dan 4) Pola sebaran spesies tumbuhan simbol tubuh tergolong pada 2 kategori pola sebaran yaitu pola sebaran mengelompok dan pola sebaran teratur. Kata Kunci : Tumbuhan Simbol Tubuh, Tri Mandala, Indeks Keanekaragaman, Pola Sebaran The aim of this research are to know 1) general floristic composition and composition of plant species of body symbol (Tri Angga) in Tri Mandala area on Bali Aga community in Trunyan village, Bangli, 2) index of plant species diversity of body symbol and 3) distribution pattern of the body symbol plant. This research is a kind of explorative research. The population in this research is all species of body symbols plant that exist throughout the village of Trunyan, Bangli, while the sample in this research is the plant used as a symbol of the body contained in Tri Mandala Trunyan village, Bangli. In this research using quadratic method with systematic sampling technique. The data that have been collected is analyzed descriptively and using ecological statistics which then presented descriptively. The results of this research indicate that 1) recorded 51 plant species and 34 families with 5,386 individual species, and there are 5 species of body symbol plant with 15 species of individuals, 3) Plant diversity index of body symbol is in high diversity category with average value that is 0,9475 and 4) Distribution pattern of plant species body symbols are classified into 2 categories of distribution patterns that are the pattern of group distribution and pattern of regular distribution. keyword : Body Symbol Plant, Tri Mandala, Diversity Index, Spreading Pattern
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI JENIS PAKAN TERHADAP LAJU METAMORFOSIS NGENGAT ATLAS (Attacus atlas L.) DI TAMAN KUPU-KUPU KEMENUH, GIANYAR ., A.A.Istri Paramita; ., Dr. Ida Bagus Jelantik Swasta,M.Si; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ngengat atlas kini sulit dijumpai di alam Bali. Hal tersebut disebabkan oleh proses perkawinan yang sulit terjadi, ancaman serangan predator, perubahan lingkungan, dan manusia. Dikhawatirkan ngengat atlas akan mengalami kepunahan, sehingga diperlukan usaha pelestarian. Pakan merupakan salah satu hal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, serta laju metamorfosis ngengat atlas. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui perbedaan laju metamorfosis ngengat atlas dengan pemberian pakan yang berbeda dan (2) mengetahui jenis pakan yang mampu menghasilkan laju metamorfosis paling cepat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental sungguhan dengan rancangan the posttes-only control group design. Pada penelitian ini menggunakan 30 sampel larva instar I. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan laju metamorfosis dengan pemberian pakan yang berbeda. Pakan daun dadap menghasilkan rerata laju metamorfosis paling cepat, yaitu 70,6 hari dengan rerata fase telur selama 10 hari, fase larva selama 32,2 hari, fase pupa selama 23 hari, dan fase imago selama 5,4 hari. Kata Kunci : laju metamorfosis, ngengat atlas, pakan Atlas moth is now difficult to find in nature Bali. This was caused by the mating process to be difficult, the threat of attack by predators, environmental change, and human.Atlas moth is feared to be extinct, so that the necessary conservation efforts. Feed is one of the things that affect growth and development, as well as the rate of metamorphosis moth atlas. This study aims to (1) determine differences in the rate of metamorphosis moth atlas with different feeding and (2) determine the type of feed that can produce the most rapid rate of metamorphosis. This research is a real experimental design with the posttes-only control group design. In this study using 30 samples instar larvae I. Based on the results of the study indicate differences in rates of metamorphosis by feeding different. Feed leaves dadap produce the fastest average rate of metamorphosis, ie 70.6 days with a mean egg phase for 10 days, 32.2 days during the larval stage, pupa for 23 days, and the imago phase for 5.4 days.keyword : metamorphosis rate, atlas moth, feed
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SMP NEGERI 4 KINTAMANI ., Ni Putu Sri Indra d; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent pre-test post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kintamani sebanyak enam kelas dengan jumlah sebanyak 203 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas VII E dan kelas VII F berjumlah 64 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan tes hasil belajar kognitif. Teknik analisis data menggunakan tehnik analisis deskriptif dan analisis statistik independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibejarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together. Rata-rata hasil belajar kognitif siswa yang dicapai pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing sebesar 83,59 lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang diterapkan dengan model pembelajaran NHT sebesar 77,68.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, model kooperatif tipe Numbered Head Together, hasil belajar This study was aimed to determine and examine differences in cognitive achievement between students who learn with guided inquiry learning model and cooperative learning model Numbered Head Together (NHT). This research is a quasi-experimental design experiment with non-equivalent pretest posttest control group design. The population of this research was all students in VII grade of SMP Negeri 4 Kintamani with consists of six classes with 203 student. Sample was VII E class and VIIF class, totaling 64 students. Samples were taken by random sampling technique. Data were collected by testing the cognitive learning. Data analysis techniques with descriptive analysis and statistical analysis of independent samples t-test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes between the groups of students who learned with guided inquiry model and cooperative learning model Numbered Head Together. The average student's cognitive learning outcomes achieved in the group of students who learned with guided inquiry model of 83.59 better than the group of students who learned with Numbered Head Together model at 77.68.keyword : guided inquiry model, cooperative Numbered Head Together model, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN KOOPERATIF STAD DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Made Karmini Sridewi; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan proses sains dalam pembelajaran pendekatan saintifik antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Non-equivalen Pre-test Post-test Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja yang terdiri dari 15 kelas dengan jumlah siswa 561 orang. Sampel diambil dengan teknik undian sebanyak dua kelompok dari lima belas kelas yang ada. Keterampilan proses sains siswa diukur dengan menggunakan tes essay. Data dianalisis dengan teknik deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran kooperatif STAD (t = 3,830,p = 0,00). Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan saintifik dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih efektif dalam meningkatan keterampilan proses sains siswa dibandingkan pendekatan saintifik dengan kooperatif STAD.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Proses Sains, Kooperatif STAD, Pendekatan Saintifik. This research aimed to analyze the differences in learning science process skills in scientific approach between the groups of students that learned using guided inquiry learning model and student groups that learned using cooperative learning model STAD. This type of this research is a quasi-experimental. The research use a Non-equivalent pre-test post-test Control Group Design. The population was all of students in class VII SMP Negeri 2 Singaraja which consists of 15 classes with 561 students. Samples were taken using a lottery as many as two groups of fifteen classes there. Science process skills were measured using essay test. Data were analyzed by using descriptive and t-test. The results showed that there were differences between the science process skills of students that learned to use a scientific approach to guided inquiry learning model and student groups that learned with the scientific approach to cooperative learning model STAD (t = 3.830, p = 0.00). This shows that the scientific approach with guided inquiry learning model more effectively to improve students' science process skills compared with STAD cooperative scientific approach.keyword : Guided Inquiry, Science Process Skills, Scientific approach, STAD Cooperative.
Co-Authors - Khaeruman ., A.A.Istri Paramita ., Feni Ilma Hidayati ., Gede Rendra Widyotama ., Hema Alini Manihuruk ., I Gede Budiasa ., I GEDE DAKTARIANA U ., I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA ., Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti ., Ni Kadek Delis Tina ., Ni Kadek Mira Sapitri ., Ni Kadek Nanti ., Ni Made Ari Ryantini ., Ni Made Ayu Pratiwi ., Ni Made Diah Intan Purwanti ., Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi ., Ni Made Karmini Sridewi ., Ni Pt Novi Wulandari ., Ni Putu Febri Ardiantari ., Ni Putu Siswandari ., Ni Wayan Ning Sujati ., Ni Wayan Pradnyawati Kartika ., Ni Wayan Tiara Yasmantika ., NILUH PUTU PUTRI P D ., Safaratul Aini A.A.Istri Paramita . Adnyana , Putu Budi Ajeng Purnama Heny Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Amos Patiung Anak Agung Purwa Antara, Anak Agung Purwa Andi Wapa Anton Santiasa, I Made Pasek Apriani, Luh Ariasih, I Gusti Agung Ayu Cinthya Meitri Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah candra prastya Damiati - Desak Made Citrawathi Desak Made Oka Purnawati Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Oka Dewi, Dewa Ayu Pramita Dewi, Ni Kadek Siwi Cipta Dewi, Resty Mutiara Dhea Adela Dimas Mahendra Wijaya Dina Apriana Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ni Made Pujani,M.Si . Dukha Yunitasari Eni Astuti Ni Putu Fachry Abda El Rahman Fadlurrahman, Muhammad Fatwini, Fatwini Febriani, Ismi Fitri Feni Ilma Hidayati . Firda Alani Fitri . Firda Alani Fitri ., Firda Alani Fitri Firman, Firmansah Fitriani, Herdiyana Fransiska Yunita Sembung Gede Rendra Widyotama . Gusti Ayu Putu Yanthi Widyantini Hadi, Mashal hanifah hanifah Hartono, Rudi Hasbullah Hasbullah Hema Alini Manihuruk . Heron Hidayat, Nuris Hunaepi, Hunaepi Husnul Mukti I Dewa Putu Partha I Gede Budiasa . I GEDE DAKTARIANA U . I Gede Margunayasa I Gede Sudirgayasa I Gede Wisnu Antara I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Gusti Ngurah Agung Wiryanata I Gusti Ngurah Santika I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA . I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Ardyawan Putra I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Suma I Ketut Suparya I Komang Nudina I Made Aditya Dharma I MADE ADNYANA I Made Agus Astina Putra I Made Ardana I Made Ardana I Made Ardika Yasa I Made Ardika Yasa I Made Arsana I Made Candiasa I MADE JAYA . I Made Kartika I Made Kartika I Made Pasek Anton Santiasa I Made Sila I Nengah Suastika I NYOMAN MASTIKA . I NYOMAN SRI YUDIANA . I NYOMAN SUTAMA . I Nyoman Wijana I Putu Hendra Wirawan I Putu Oktap Indrawan I Wayan Ade Yantika I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Putra Yasa I Wayan Redhana I Wayan Sadia I Wayan Suastra I Wayan Subagia I Wayan Suja I Wayan Sukra Warpala I Wayan Widyastama I Wayan Wirjanata Ida Ayu Dian Citra Dewi Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti . Ida Ayu Purnama Bestari Ida Bagus Jelantik Swasta Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Putu Mardana ILMA WIRYANTI . Indahwati, Christine Ismi Fitri Febriani Iwan Usma Wardani Jamaah, Jamaah JOHARI MARJAN . Juliana Tirza Juni Harta Kadek Idha Suarmayanti Kadek Meitasari . Kadek Meitasari ., Kadek Meitasari Kami, Kanisius Kanisius Kami Ketut Partami Ketut Sedana Arta Ketut Srie Marhaeni Julyasih Ketut Suma Ketut Susiani Ketut Susiani Komang Indah Suryati Komang Wina Ratnasari . Komang Wina Ratnasari ., Komang Wina Ratnasari Komang Wiratama, Gst. Ngurah Kristoforus Dowa Bili, Kristoforus Lestari, Ayu Putu Intan Yulia Luh De, Liska Luh Kompyang Sukewati . Luh Kompyang Sukewati ., Luh Kompyang Sukewati LUH MADE MAHAYU HANDAYANI . Luh Tu Selpi Wahyuni Luh Tu Selpi Wahyuni M. Deni Siregar Made Hery Santosa Made Padmarani Sudewiputri Mahayani, Luh Pt Oka Mahendra Data, I Gede Teguh Arya Marfuatun Marfuatun Masjudin, Masjudin Muhammad Romli Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Nadi, Desak Putu Merta Nengah Kadek Selamet Ng, Khar Thoe Ni Kadek Delis Tina . Ni Kadek Mira Sapitri . Ni Kadek Nanti . Ni Ketut Purniwantini Ni Ketut Suarni NI LUH MADE DIAH ERNAWATI . Ni Luh Yuni Merawati . Ni Luh Yuni Merawati ., Ni Luh Yuni Merawati Ni Made Ari Ryantini . Ni Made Ari Saputri Ni Made Ayu Pratiwi . Ni Made Diah Intan Purwanti . Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi . Ni Made Karmini Sridewi . Ni Made Meliyawati Ni Made Pebriani Santika Dewi Ni Made Putri Dwi Apriliani NI NYOMAN AYU SUCIATI . Ni Nyoman Saras Kamala Dewi Ni Pt Novi Wulandari . Ni Putu Febri Ardiantari . Ni Putu Feni Sukmawati ni putu nadia pebiana Ni Putu Ristiati Ni Putu Siswandari . Ni Putu Sri Handayani Ni Putu Sri Indra d . Ni Putu Sri Indra d ., Ni Putu Sri Indra d Ni Putu Sri Pratiwi Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Putu Yuniari NI WAYAN MASIH . Ni Wayan Ning Sujati . Ni Wayan Pradnyawati Kartika . Ni Wayan Sri Santika Dewi . Ni Wayan Sri Santika Dewi ., Ni Wayan Sri Santika Dewi Ni Wayan Tiara Yasmantika . NILUH PUTU PUTRI P D . Nurhasanah Nurhasanah Nyoman Arysta Agustini Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Nyoman Dantes Nyoman Dantes Parista, Ni Made Sudiyasih pebiana, ni putu nadia Pratiwi Kubayan, Dian Priyadewi, Dewa Ayu Sri Hari Proditia Situmorang, Sanny Pujilestari, Pujilestari Purwa Antara, Anak Agung Puspasari, Yeni Dina Putra, I Made Ardinata Putu Artawan Putu Budi Adnyana Putu Diah Asparini PUTU EKA SASTRIKA AYU . Putu Gede Asnawa Dikta Putu Widiarini Resty Mutiara Dewi Rudi Hartono Safaratul Aini . Santika, Dewa Gede Alit Widya Sanusi Mulyadiharja Sariyasa . Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Siagian, Yosua Marasi Parningotan Sinta Javani SITI MARIAM Siti Nurhidayati siti rabiatul fajri, siti rabiatul Suarkardini, Made Sugiantara, I Putu EKa Suhendra, I Wayan Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sulasmini, Ni Made Sulisthia, Putu Sri Suparya, I Ketut Supriani, Ni Made Syaiful Bahri SYAIFUL BAHRI TRIANA KARTIKA SANTI . Wahyuni, Luh Tu Selpi Widiartha, Komang Kurniawan Wiguna, I Gusti Lanang Agung Pratama Wiguna, I Nyoman Artha Wirawan, I Kadek Alit Yeni Dina Puspasari YOSEFINA UGE LAWE .