p-Index From 2021 - 2026
16.74
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Agrotrop : Journal on Agriculture Science Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK) Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan UNIGA Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Kappa Journal JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran PAKAR Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Jurnal Gastronomi Indonesia Empiricism Journal International Journal Education and Computer Studies Widya Sandhi: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Journal of Sustainable Development Science Indonesian Journal of Instruction Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Arthaniti Studies SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Reflection Journal Media Bina Ilmiah Mamangan Social Science Journal International Journal of Contemporary Studies in Education PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Widya Sundaram : Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Proceedings Series of Educational Studies Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Perikanan EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Media Pendidikan Matematika Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI TENTANG PEMANFAATAN TUMBUHAN BERGUNA BAGI MASYARAKAT DESA ADAT TENGANAN PEGERINGSINGAN BERORIENTASI SOSIO BUDAYA BALI AGA ., Ni Made Ayu Pratiwi; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan, M.Si.
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, manfaat, bagian/organ yang digunakan serta cara pemanfaatan tumbuhan berguna bagi masyarakat setempat yang berorientasi sosio budaya Bali Aga Desa Adat Tenganan Pegeringsingan. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi penelitian eksplorasi (vegetasi) dan sosiosistem (kemasyarakat). Lokasi penelitian bertempat di Desa Adar Tenganan Pegringsingan. Pada aspek ekosistem populasinya berupa seluruh tumbuhan yang terdapat di Bukit Kangin Desa Adat Tenganan Pegeringsingan. Sosiosistem meliputi seluruh aparat desa, tokoh masyarakat dan masyarakat umum yang ada di Desa Tenganan Pegeringsingan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh tumbuhan yang terkover dalam kuadrat 20x20m2 sebanyak 65 kuadrat. Sampel dari aspek sosiosiste (kemasyarak) dalam penelitian ini adalah aparat desa, tokoh masyarakat, balian, tukang banten, pengerajin dan masyarakat umum yang ada di Desa Tenganan Adat Pegeringsingan. Hasil penelitian ini adalah 1) Terdapat 46 spesies tumbuhan berguna dari 26 familia tumbuhan berguna di Bukit Kangin yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Adat Tenganan Pegeringsingan bersosio budaya Bali Aga; 2) Masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan dalam memanfaatkan tumbuhan berguna digunakan sebagai upacara (35,5%), obat (21,6%), pagan (19,2%), papan (18,9%), sandang (2,4%) dan industri (2,4%); dan 3) Dalam pemanfaatan tumbuhan berguna, masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan mempunyai beberapa metode/cara pemanfaatan yang khusus.Kata Kunci : pemanfaatan, tumbuhan berguna, bali aga This study aimed to find out the types, benefits, parts / organs used and how to use the beneficial plants for the local people who are oriented towards the Bali Agasocio-cultural in Tenganan Pegeringsingan Traditional Village. The research types that conducted in this study include exploration research (vegetation) and sociosystems (community).The research location is located at the Tenganan Pegringsingan Traditional Village. The ecosystem aspect is in the form of all the beneficial plants that found in Bukit Kangin, Tenganan Pegeringsingan Traditional Village. Meanwhile, the sociosistem includes all the village officials, community leaders and the general public in Tenganan Pegeringsingan Village.The sample used in this study was all plants covered in a square of 20x20m2 of 65 squared.Samples from the sociosist aspect (community) in this study were village officials, community leaders, priest, carpenters, craftsmen and the local villager in Tenganan Pegeringsingan Traditional Village.The results of this study are 1) There are 46 species of useful or beneficial plants from 26 useful plant families in Bukit Kangin that are used by the villager in Tenganan Pegeringsingan with a social culture of Bali Aga; 2) The amount of the villager at Tenganan Pegringsingan in utilizing the useful plants are calculated such as used as a ceremony (35.5%), medicine (21.6%), food (19.2%), board (18.9%), clothing (2.4 %) and industry (2.4%);3) In utilizing the useful or the beneficial plants, the villager community of Tenganan Pegringsingan has several specific special utilization methods or technique.keyword : utilization, useful plants, Bali Aga
Perubahan Struktur Vegetasi dan Kondisi Ekologis pada Daerah Galian Batu Kapur dalam Periode Waktu tertentu di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung Bali ., Feni Ilma Hidayati; ., Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas galian batu kapur di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Bali. 2) perbedaan struktur vegetasi pada daerah galian batu kapur pada periode waktu tertentu, 3) perbedaan kondisi ekologis akibat aktivitas galian batu kapur pada periode waktu tertentu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh spesies tumbuhan yang ada di kawasan batu kapur di Desa Kutuh. Sampel dalam penelitian ini adalah spesies tumbuhan yang ada pada 5 zona yang terkover oleh kuadrat dengan ukuran 10 x 10 m sebanyak 75 kuadrat. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah metode kuadrat, dengan teknik sistematik sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas galian batu kapur, (a). pajak tanah cukup mahal, memenuhi kebutuhan ekonomi, lahan tidak produktif. (b). pengembangan wisata, menunjang kemajuan pembangunan, dan pengaruh sosial budaya setempat 2) struktur vegetasi pada kelima zona memiliki rerata nilai Crown Cover sebesar 37,84% berkualitas buruk. Nilai densitas sebesar 15,65 berkualitas buruk. Jumlah rerata strata 1 berkualitas buruk. 3) kondisi ekologis kelima zona memiliki nilai rerata 1 tekstur tanah pasiran berkualitas buruk, rerata pH tanah 8,0 bersifat basa, dan dari segi culture kualitas lingkungan sangat baik tetapi masih kurang dalam pengelolaan lingkungan di kawasan galian tersebut.Kata Kunci : Struktur Vegetasi, Kondisi Ekologis, Galian Batu Kapur, Desa Kutuh, Crown Cover, Densitas, Stratifikasi, Tekstur Tanah The aims this research are 1) The factors that influence the activity of limestone quarry in Kutuh Village, South Kuta Distric, Regency of Badung Bali. 2) The difference of ecological condition due to limestone quarry activity at certain period of time. 3) The structure of vegetation in limestone quarrying area at certain period of time. The kind of this research is an explorative research. The population in this research is all plant species that exist in the limestone area in the village of Kutuh. The sample in this research is the plant species present in 5 zones covered of 10 x 10 m much as 75 squares. The method used in data retrieval is the quadratic method, with systematic sampling techniques. The results of this research indicate that 1) the factors influence the activity of limestone quarry (a) Land tax is quite expensive, fulfilling economic needs, unproductive land. (b) Tourism development, supporting development progress, and local socio-cultural influences 2) vegetation structure in all five zones has a mean value of Crown Cover of 37.84% of bad quality. Density value of 15.65 bad quality. The average value of stratum 1 is of poor quality. 3) the ecological condition of the five zones has a mean value of 1 bad quality sandy soil texture, the average pH of the soil 8.0 is alkaline, in terms of culture the environmental quality is very good but still lacks in environmental management in the excavation area.keyword : Vegetation Structure, Ecological Condition, Lime Stone, Kutuh Village, Crown Cover, Density, Stratification, Soil Texture
STUDI TENTANG KEANEKARAGAMAN DAN KEMELIMPAHAN IKAN PADA EKOSISTEM MANGROVE DI TAMAN HUTAN RAYA NGURAH RAI SUWUNG KAUH, DENPASAR SELATAN ., Ni Luh Yuni Merawati; ., Dr. Ida Bagus Jelantik Swasta,M.Si; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis ikan, indeks keanekaragaman Ikan dan kemelimpahan Ikan pada Ekosistem Mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai Suwung Kauh, Denpasar Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan desain penelitian lapangan yang kemudian dilanjutkan dengan identifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) komposisi spesies Ikan yang hidup pada Ekosistem Mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai Suwung Kauh, Denpasar Selatan terdiri dari 8 spesies yaitu diantaranya Ambassis buruensis (44), Apogon sangiensis (18), Moolgarda perusii (15), Bathygobius sp. (18), Exyrias puntang (8), Zenarchopterus sp. (6), Oreochromis mossambicus (4), Siganus guttatus (2) yang paling banyak ditemukan yaitu Ambassis buruensis (44); (2) Ikan yang hidup pada Ekosistem Mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai Suwung Kauh, Denpasar Selatan memiliki indeks keanekaragaman sebesar 1,70 yang termasuk dalam tingkat keanekaragaman yang sedang, indeks kekayaan spesies sebesar 1,50, indeks kemerataan spesies sebesar 0,82, dan indeks dominansi sebesar 0,24. Kata Kunci : Ikan, Keanekaragaman, Kemelimpahan, Mangrove This study aims to determine the species composition, diversity index fish and fish abundance in the Mangrove Ecosystem in Taman Hutan Raya Ngurah Rai Suwung Kauh, Denpasar Selatan. This research is descriptive exploratory field study design followed by identification. The results showed that (1) the composition of the species of fish that live in the mangrove ecosystem in Forest Park Ngurah Rai Suwung Kauh, Denpasar Selatan consists of 8 species that include Ambassis buruensis (44), Apogon sangiensis (18), Moolgarda perusii (15), Bathygobius sp. (18), Exyrias Puntang (8), Zenarchopterus sp. (6), Oreochromis mossambicus (4), Siganus guttatus (2) were the most commonly found are Ambassis buruensis (44); (2) Fish that live in the mangrove ecosystem in Taman Hutan Raya Ngurah Rai Suwung Kauh, Denpasar Selatan has a diversity index of 1.70 which was included in the moderate levels of diversity, species richness index of 1.50, species evenness index of 0.82 , and the dominance index of 0.24.keyword : Fish, diversity, abundance, Mangrove
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LKS INKUIRI BERBASIS PERTANYAAN (LKS INSITA) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA ., NILUH PUTU PUTRI P D; ., Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si.; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan proses sains sangat penting di kelas IPA. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui penggunaan LKS INSITA terhadap pemahamn konsep dan (2) mengetahui penggunaan LKS Insita terhadap keterampilan proses sains. Jenis peneilitian yang digunakan adalah Pra-Eksperimental dengan rancangan penelitian yaitu One Shot Case Study. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VII SMP Laboratorium Undiksha. Sampel diambil dengan teknik sampling sederhana. Data pemahaman konsep dengan bentuk tes objektif dan keterampilan proses sains dengan bentuk tes kinerja. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji statistik (One sampel t-test). Hasil penelitian menyebutkan bahwa (1) penggunaan LKS inkuiri berbasis pertanyaan terhadap pemahaman konsep diperoleh nilai p=0,001 berarti penggunaan LKS inkuiri berbasis pertanyaan terhadap pemahaman konsep efektif, dan (2) penggunaan LKS inkuiri berbasis pertanyaan terhadap keterampilan proses sains diperoleh nilai p=0,001 berarti penggunaan LKS inkuiri berbasis pertanyaan terhadap keterampilan proses sains efektifKata Kunci : keterampilan proses sains, pemahaman konsep. Knowledge and science process skills are important in the science classroom. The purpose of this research were (1) to know the effectiveness of using question-based inquiry worksheet to the conceptual comprehension and (2) to know the effectiveness of using question-based inquiry worksheet to science process skill, The type of this research was Pre-Experimental with One Shot Case Study research design. The population that used was all of VII class students Junior High School Undiksha Laboratory. Samples were taken with a simple sampling technique. Data of the conceptual comprehension with an objective test form and science process skills with a performance test form. Data were analyzed by using descriptive analysis and statistical test (One sample t-test). The results of this research showed that (1) using question-based inquiry worksheet to the conceptual comprehension obtained value p = 0.001 that means using using question-based inquiry worksheet to the conceptual comprehension was effective, and (2) using question-based inquiry worksheet to the science-process skills obtained value p = 0.001 using question-based inquiry worksheet to the science-process skills was effective.keyword : conceptual, science process skills, student worksheet.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT CREATED CASE STUDIES DISERTAI MEDIA FLIP CHART TERHADAP SIKAP DAN KEMANDIRIAN SISWA PADA EKSTRAKURIKULER KELOMPOK SISWA PEDULI AIDS DAN NARKOBA (KSPAN) DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 MARGA ., Ni Wayan Tiara Yasmantika; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan metode pembelajaran Student Created Case Studies disertai media Flip Chart terhadap sikap dan kemandirian siswa pada ekstrakurikuler Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di kelas VIII SMP Negeri 2 Marga. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian non-equivalent pre-test post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP N 2 Marga dengan jumlah populasi 224 yang mengikuti ekstrakurikuler KSPAN sejumlah 50 siswa. Sampel diambil dengan teknik undian dan diperoleh 2 kelas dengan jumlah sampel sebanyak 48 siswa. data yang dikumpulkan adalah data primer (menanyakan langsung kepada responden) yaitu dengan menggunakan lembar kuesioner dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 butir kuesioner kemandirian belajar dan 25 butir kuesioner sikap reproduksi positif. Teknik analisis data dilakukan dengan uji statistik Mancova. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil uji hipotesis pengaruh Student Created Case Studies disertai media Flip Chart terhadap sikap dan kemandirian siswa diperoleh nilai sig. sebesar p
PENYUSUNAN ENSIKLOPEDIA SPESIES TUMBUHAN BAMBU DI DESA TIGAWASA KABUPATEN BULELENG BALI Febriani, Ismi Fitri; Arnyana, Ida Bagus Putu; Anton Santiasa, I Made Pasek
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pola distribusi spesies tumbuhan bambu yang ada di Desa Tigawasa, (2) proses penyusunan ensiklopedia spesies tumbuhan bambu yang ada di Desa Tigawasa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Adapun populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh spesies tumbuhan bambu di Desa Tigawasa. Sampel penelitian ini adalah seluruh spesies tumbuhan bambu yang ada di Desa Tigawasa yang tercover  oleh kuadrat pada masing-masing stasiun penelitian. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah metode kuadrat dan menggunakan Model Pengembangan ADDIE. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwah hasil yang didapatkan (1) pola distribusi dari penelitian ini ialah pola sebaran mengelompok, adapun komposisi spesies yang ada di Desa Tigawasa adalah 12 spesies bambu yaitu Bambusa maculata, Bambusa vulgasris (Schrad. Ex Wendl), Dendrocalamus asper, (Schuult. Backer ex Heyne) , Gigantochloa apus (BI. Ex Schult.f.) Kurz , Gigantochloa atter (Hassk.) Kurz ex Munro , Gigantochloa baliana (Widjaja), Gigantochloa nigrociliata (Buse) Kurz , Gigantochloa sp1, Gigantochloa sp3., Schizostachyum castaneum (Widjaja), Schizostachyum  lima (Blanco) Merr., Schizostachyum zollingeri Stend. (2) proses penyusunan ensiklopedia spesies tumbuhan bambu dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahap (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Pada tahap a). analisis mendapatkan komposisi spesies tumbuhan bambu yang ada di Desa Tigawasa dan melakukan penyusunan ensiklopedia, b). Melakukan perancangan penyusunan ensiklopedia dan perancangan desain, c). Tahap pengembangan dilakukan dengan uji kelompok kecil dan uji ahli, d) implementasi dilakukan dengan uji kelompok besar, e). Evaluasi dilakukan setelah uji kelompok besar dan melakukkan revisi dan menjadi produk akhir.
Perbedaan Hasil Belajar Antara Siswa yang Belajar dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Siswa yang Belajar dengan Model Pembelajaran Cooperative STAD pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Denpasar ., Firda Alani Fitri; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran Cooperative STAD terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 2 Denpasar. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian non-equivalent pre-test-post-test group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Denpasar yang berjumlah 125 siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan simple random sampling dengan jumlah 60 siswa. Siswa kelas VII C sebagai kelompok yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelas VII D sebagai kelompok yang menggunakan model pembelajaran Cooperative STAD. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes untuk mengukur hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa berupa tes pilihan ganda yang diperluas sebanyak 20 soal. Data instrumen penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji anakova satu arah. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS-PC 21.0 diperoleh bahwa angka signifikansi untuk perubah model adalah 0,048. Karena nilai Sig.< 0,05 maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada tingkat kepercayaan 95% ada pengaruh perbedaan model pembelajaran terhadap nilai yang diperoleh siswa. Kata Kunci : Model Pebelajaran Problem Based Learning (PBL), Model Pembelajaran Cooperative STAD, Hasil Belajar IPA This study purpose to known the differences in teaching and learning outcomes between students who studied science with Problem Based Learning (PBL) and students who studied with cooperative STAD. The method of this study is quasi experimental study which is used an experimental design of non-equivalent pre-test-post-test group design. Population of the study was all seventh grade students in SMP Muhammadiyah 2 Denpasar and its population is about 125 students. The samples is about 60 students were taken by using simple random sampling. The students class of VII C as the group with PBL model and the students class of VII D as group with cooperative STAD. The study instrument is used in this study is expanded multiple choice test which is consist of 20 test items. The data study instrument were analyze by using statistic analysis of covariance one way. Based on the following result by used SPSS-PC 21.0 the significant of the models is 0,048. Because the sifnificant value is < 0,05, so the H0 is decline. The conclusion about this study have 95% believed if there is a different in teaching and learning of the student result. keyword : Problem Based Learning (PBL), Cooperative STAD, and Sience Learning Outcomes
DISTRIBUSI DAN DIVERSITAS SPESIES TUMBUHAN SIMBUL TUBUH (TRI ANGGA) MASYARAKAT BALI AGA PADA TRI MANDALA, DESA TENGANAN PEGRINGSINGAN, KABUPATEN KARANGASEM, BALI ., Gede Rendra Widyotama; ., Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui : (1) Spesies tumbuhan simbul tubuh (2) Distribusi spesies tumbuhan simbul tubuh (3) Diversitas tumbuhan simbul tubuh di Tri Mandala Desa Tenganan Pegringsingan, serta (4) Sosiosistem tumbuhan simbul tubuh oleh masyarakat Bali Aga Tenganan Pegringsingan. Jenis dan rancangan penelitian ini eksploratif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Banjar Tengah dan Banjar Kauh Desa Tenganan Pegringsingan, Sampel dalam penelitian ini meliputi parameter ekosistem dan parameter sosiosistem, sampel pada parameter ekosistem yaitu tumbuhan simbul tubuh yang terdapat pada 33 kuadrat dengan ukuran kuadrat 10x10 m2, dan parameter sosiosistemnya yaitu 15 orang dari tiga komponen masyarakat meliputi tokoh masyarakat 5 orang, tokoh agama 5 orang, dan masyarakat umum 5 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Data pola distribusi dianalisis menggunakan analisis Poison, Indeks keanekaragaman menggunakan analisis indeks keanekaragaman Simpson. Hasil penelitian ini adalah: (1) Desa Tenganan Pegringsingan memiliki 14 spesies tumbuhan simbul tubuh (2) Distribusi tumbuhan simbul tubuh pada pola distribusi ditemukan 1 spesies yaitu Beringin (Ficus Benjamina) memiliki pola distribusi teratur, sedangkan 13 spesies tumbuhan simbul tubuh lainnya memiliki pola distribusi mengelompok, serta persebaran spesies tumbuhan simbul tubuh sebanyak 3 spesies memiliki persebaran sedang, dan 11 spesies lainnya memiliki persebaran sempit (3) Keanekaragaman tumbuhan simbul tubuh menunjukkan keanekaragaman yang tinggi, dan Densitas tumbuhan secara keseluruhan termasuk kedalam kategori rendah (4) Masyarakat Bali Aga Tenganan Pegringsingan tidak mengetahui, dan tidak menggunakan tumbuhan simbul tubuh, tidak mengenal konsep Tri Angga, mereka juga tidak melakukan ngaben melainkan mendem, kendati demikian mereka mengetahui, melaksanakan dengan baik Tri Mandala dibuktikan dengan pola rumah mereka yang sesuai dengan Tri Mandala dan menggunakan jalan utama yang linear membagi desa sebagai hulu (utama mandala), pola ini berbeda dengan konsep Tri Mandala pada Bali Majapahit yang menggunakan kaja arah gunung sebagai hulu, dan kelod atau arah laut sebagai hilir.Kata Kunci : Bali Aga, Densitas, Edafik, Indeks Keanekaragaman, Klimatik, Komposisi, Persebaran Spesies, Pola Distribusi, Tri Mandala. The aim of this research were to determine: (1) Species plants of body symbols (2) Distributions plants of body symbols (3) Diversity plants of body symbols in Tri Mandala Tenganan Pegringsingan Village, and (4) Sosiosistem of plants of body symbols by Balinese Aga Tenganan Pegringsingan. The type of this research is descriptive explorative research. The research location is done in Tengah hamlet and Kauh hamlet in Tenganan Pegringsingan Village. The sample in this study includes ecosystem parameters and sociosystem parameters, samples on ecosystem parameters ie plants of body symbols contained in 33 squares with 10x10 m2 squares size, and sociosystem parameter of 15 people from three components of society include community leaders 5 people, religious leaders 5 people, and the general public 5 people. Sampling technique using stratified random sampling. Data distribution patterns were analyzed using Poison analysis, Diversity Index using Simpson diversity index analysis. The results of this study were: (1) There are 14 species plants of body symbols (24.66 % of body symbols of the entire plant community) (2) Distribution of plants includes distribution patterns found in 1 species, namely Beringin (Ficus benjamina) has a regular distribution pattern, while 13 species of other body symbols have a clustered distribution pattern, as well as the spread of plant species of body symbols as many as 3 species have medium distribution ie Coconut (Cocos nucifera L.), Teleng (Clitoria ternatea) and Eggplant (Solanum melongena), while the other 11 species have a narrow distribution (3) The diversity index of all plant and plants of body symbols shows a high diversity, while Plant density as a whole belongs to the low category (4) The Balinese Age Tenganan Pegringsingan people do not know, and do not use plants of body symbols, do not recognize the concept of Tri Angga, they also do not do ngaben or cremation but mendem, even though they know, properly implement Tri Mandala evidenced by the pattern of their house in accordance with Tri Mandala which uses the main road that linearly divides the village as the main headwaters of the mandala, slightly different from the Tri Mandala concept which uses the mountain direction as upstream.keyword : Bali Age, Climatic, Composition, Density, Distribution Pattern Diversity Index, Edaphic, Species Distribution, Tri Mandala.
STUDI TENTANG PEMANFAATAN TUMBUHAN BERGUNA BAGI MASYARAKAT DESA ADAT TENGANAN PEGERINGSINGAN BERORIENTASI SOSIO BUDAYA BALI AGA ., Ni Made Ayu Pratiwi; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan, M.Si.
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, manfaat, bagian/organ yang digunakan serta cara pemanfaatan tumbuhan berguna bagi masyarakat setempat yang berorientasi sosio budaya Bali Aga Desa Adat Tenganan Pegeringsingan. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi penelitian eksplorasi (vegetasi) dan sosiosistem (kemasyarakat). Lokasi penelitian bertempat di Desa Adar Tenganan Pegringsingan. Pada aspek ekosistem populasinya berupa seluruh tumbuhan yang terdapat di Bukit Kangin Desa Adat Tenganan Pegeringsingan. Sosiosistem meliputi seluruh aparat desa, tokoh masyarakat dan masyarakat umum yang ada di Desa Tenganan Pegeringsingan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh tumbuhan yang terkover dalam kuadrat 20x20m2 sebanyak 65 kuadrat. Sampel dari aspek sosiosiste (kemasyarak) dalam penelitian ini adalah aparat desa, tokoh masyarakat, balian, tukang banten, pengerajin dan masyarakat umum yang ada di Desa Tenganan Adat Pegeringsingan. Hasil penelitian ini adalah 1) Terdapat 46 spesies tumbuhan berguna dari 26 familia tumbuhan berguna di Bukit Kangin yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Adat Tenganan Pegeringsingan bersosio budaya Bali Aga; 2) Masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan dalam memanfaatkan tumbuhan berguna digunakan sebagai upacara (35,5%), obat (21,6%), pagan (19,2%), papan (18,9%), sandang (2,4%) dan industri (2,4%); dan 3) Dalam pemanfaatan tumbuhan berguna, masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan mempunyai beberapa metode/cara pemanfaatan yang khusus.Kata Kunci : pemanfaatan, tumbuhan berguna, bali aga This study aimed to find out the types, benefits, parts / organs used and how to use the beneficial plants for the local people who are oriented towards the Bali Agasocio-cultural in Tenganan Pegeringsingan Traditional Village. The research types that conducted in this study include exploration research (vegetation) and sociosystems (community).The research location is located at the Tenganan Pegringsingan Traditional Village. The ecosystem aspect is in the form of all the beneficial plants that found in Bukit Kangin, Tenganan Pegeringsingan Traditional Village. Meanwhile, the sociosistem includes all the village officials, community leaders and the general public in Tenganan Pegeringsingan Village.The sample used in this study was all plants covered in a square of 20x20m2 of 65 squared.Samples from the sociosist aspect (community) in this study were village officials, community leaders, priest, carpenters, craftsmen and the local villager in Tenganan Pegeringsingan Traditional Village.The results of this study are 1) There are 46 species of useful or beneficial plants from 26 useful plant families in Bukit Kangin that are used by the villager in Tenganan Pegeringsingan with a social culture of Bali Aga; 2) The amount of the villager at Tenganan Pegringsingan in utilizing the useful plants are calculated such as used as a ceremony (35.5%), medicine (21.6%), food (19.2%), board (18.9%), clothing (2.4 %) and industry (2.4%);3) In utilizing the useful or the beneficial plants, the villager community of Tenganan Pegringsingan has several specific special utilization methods or technique.keyword : utilization, useful plants, Bali Aga
IMPLEMENTASI MODEL SIKLUS BELAJAR BERBANTUAN LEMBAR KERJA MAHASISWA DAN BUKU AJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PERKULIAHAN MATAKULIAH SBM MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI UNDIKSHA TAHUN 2011 Putu Arnyana, Ida Bagus
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui implementasi siklus belajar berbantuan LKM dan buku ajar dalam meningkatkan kualitas perangkat perkuliahan pada matakuliah Strategi Belajar Mengajar (SBM), (2) mengkaji model siklus belajar berbantuan LKM dan buku ajar dalam meningkatkan kualitas perkuliahan pada matakuliah SBM, (3) mengkaji model siklus belajar berbantuan LKM dan buku ajar dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa, dan (4) mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap penerapan model siklus belajar berbantuan LKM dan buku ajar pada matakuliah SBM. Metode kajian yang digunakan adalah Pengembangan dan Inovasi Pembelajaran di LPTK. Rancangan dan Inovasi Pembelajaran di LPTK dimulai dari: perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, serta refleksi yang bersifat siklus. Dengan demikian, kegiatan pengembangan dan inovasi pembelajaran ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan pada matakuliah SBM pada Jurusan Pendidikan Biologi tahun 2011. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester III kelas B Jurusan Pendidikan Biologi Undiksha yang mengambil matakuliah SBM tahun 2011 sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan implementasi model siklus belajar berbantuan lembar kerja mahasiswa dan buku ajar dapat (1) meningkatkan kualitas persiapan (perangkat) perkuliahan pada matakuliah SBM, (2) meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Undiksha pada matakuliah SBM, (3) meningkatkan hasil belajar dan proses pembelajaran mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Undiksha pada matakuliah SBM, dan (4) tanggapan mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi terhadap penerapan model pembelajaran siklus belajar berbantuan lembar kerja mahasiswa dan buku ajar pada matakuliah SBM berada pada katagori sangat baik.
Co-Authors - Khaeruman ., A.A.Istri Paramita ., Feni Ilma Hidayati ., Gede Rendra Widyotama ., Hema Alini Manihuruk ., I Gede Budiasa ., I GEDE DAKTARIANA U ., I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA ., Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti ., Ni Kadek Delis Tina ., Ni Kadek Mira Sapitri ., Ni Kadek Nanti ., Ni Made Ari Ryantini ., Ni Made Ayu Pratiwi ., Ni Made Diah Intan Purwanti ., Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi ., Ni Made Karmini Sridewi ., Ni Pt Novi Wulandari ., Ni Putu Febri Ardiantari ., Ni Putu Siswandari ., Ni Wayan Ning Sujati ., Ni Wayan Pradnyawati Kartika ., Ni Wayan Tiara Yasmantika ., NILUH PUTU PUTRI P D ., Safaratul Aini A.A.Istri Paramita . Adnyana , Putu Budi Ajeng Purnama Heny Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Amos Patiung Anak Agung Purwa Antara, Anak Agung Purwa Andi Wapa Anton Santiasa, I Made Pasek Apriani, Luh Ariasih, I Gusti Agung Ayu Cinthya Meitri Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah candra prastya Damiati - Desak Made Citrawathi Desak Made Oka Purnawati Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Oka Dewi, Dewa Ayu Pramita Dewi, Ni Kadek Siwi Cipta Dewi, Resty Mutiara Dhea Adela Dimas Mahendra Wijaya Dina Apriana Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ni Made Pujani,M.Si . Dukha Yunitasari Eni Astuti Ni Putu Fachry Abda El Rahman Fadlurrahman, Muhammad Fatwini, Fatwini Febriani, Ismi Fitri Feni Ilma Hidayati . Firda Alani Fitri . Firda Alani Fitri ., Firda Alani Fitri Firman, Firmansah Fitriani, Herdiyana Fransiska Yunita Sembung Gede Rendra Widyotama . Gusti Ayu Putu Yanthi Widyantini Hadi, Mashal hanifah hanifah Hartono, Rudi Hasbullah Hasbullah Hema Alini Manihuruk . Heron Hidayat, Nuris Hunaepi, Hunaepi Husnul Mukti I Dewa Putu Partha I Gede Budiasa . I GEDE DAKTARIANA U . I Gede Margunayasa I Gede Sudirgayasa I Gede Wisnu Antara I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Gusti Ngurah Agung Wiryanata I Gusti Ngurah Santika I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA . I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Ardyawan Putra I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Suma I Ketut Suparya I Komang Nudina I Made Aditya Dharma I MADE ADNYANA I Made Agus Astina Putra I Made Ardana I Made Ardana I Made Ardika Yasa I Made Ardika Yasa I Made Arsana I Made Candiasa I MADE JAYA . I Made Kartika I Made Kartika I Made Pasek Anton Santiasa I Made Sila I Nengah Suastika I NYOMAN MASTIKA . I NYOMAN SRI YUDIANA . I NYOMAN SUTAMA . I Nyoman Wijana I Putu Hendra Wirawan I Putu Oktap Indrawan I Wayan Ade Yantika I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Putra Yasa I Wayan Redhana I Wayan Sadia I Wayan Suastra I Wayan Subagia I Wayan Suja I Wayan Sukra Warpala I Wayan Widyastama I Wayan Wirjanata Ida Ayu Dian Citra Dewi Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti . Ida Ayu Purnama Bestari Ida Bagus Jelantik Swasta Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Putu Mardana ILMA WIRYANTI . Indahwati, Christine Ismi Fitri Febriani Iwan Usma Wardani Jamaah, Jamaah JOHARI MARJAN . Juliana Tirza Juni Harta Kadek Idha Suarmayanti Kadek Meitasari . Kadek Meitasari ., Kadek Meitasari Kami, Kanisius Kanisius Kami Ketut Partami Ketut Sedana Arta Ketut Srie Marhaeni Julyasih Ketut Suma Ketut Susiani Ketut Susiani Komang Indah Suryati Komang Wina Ratnasari . Komang Wina Ratnasari ., Komang Wina Ratnasari Komang Wiratama, Gst. Ngurah Kristoforus Dowa Bili, Kristoforus Lestari, Ayu Putu Intan Yulia Luh De, Liska Luh Kompyang Sukewati . Luh Kompyang Sukewati ., Luh Kompyang Sukewati LUH MADE MAHAYU HANDAYANI . Luh Tu Selpi Wahyuni Luh Tu Selpi Wahyuni M. Deni Siregar Made Hery Santosa Made Padmarani Sudewiputri Mahayani, Luh Pt Oka Mahendra Data, I Gede Teguh Arya Marfuatun Marfuatun Masjudin, Masjudin Muhammad Romli Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Nadi, Desak Putu Merta Nengah Kadek Selamet Ng, Khar Thoe Ni Kadek Delis Tina . Ni Kadek Mira Sapitri . Ni Kadek Nanti . Ni Ketut Purniwantini Ni Ketut Suarni NI LUH MADE DIAH ERNAWATI . Ni Luh Yuni Merawati . Ni Luh Yuni Merawati ., Ni Luh Yuni Merawati Ni Made Ari Ryantini . Ni Made Ari Saputri Ni Made Ayu Pratiwi . Ni Made Diah Intan Purwanti . Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi . Ni Made Karmini Sridewi . Ni Made Meliyawati Ni Made Pebriani Santika Dewi Ni Made Putri Dwi Apriliani NI NYOMAN AYU SUCIATI . Ni Nyoman Saras Kamala Dewi Ni Pt Novi Wulandari . Ni Putu Febri Ardiantari . Ni Putu Feni Sukmawati ni putu nadia pebiana Ni Putu Ristiati Ni Putu Siswandari . Ni Putu Sri Handayani Ni Putu Sri Indra d . Ni Putu Sri Indra d ., Ni Putu Sri Indra d Ni Putu Sri Pratiwi Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Putu Yuniari NI WAYAN MASIH . Ni Wayan Ning Sujati . Ni Wayan Pradnyawati Kartika . Ni Wayan Sri Santika Dewi . Ni Wayan Sri Santika Dewi ., Ni Wayan Sri Santika Dewi Ni Wayan Tiara Yasmantika . NILUH PUTU PUTRI P D . Nurhasanah Nurhasanah Nyoman Arysta Agustini Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Nyoman Dantes Nyoman Dantes Parista, Ni Made Sudiyasih pebiana, ni putu nadia Pratiwi Kubayan, Dian Priyadewi, Dewa Ayu Sri Hari Proditia Situmorang, Sanny Pujilestari, Pujilestari Purwa Antara, Anak Agung Puspasari, Yeni Dina Putra, I Made Ardinata Putu Artawan Putu Budi Adnyana Putu Diah Asparini PUTU EKA SASTRIKA AYU . Putu Gede Asnawa Dikta Putu Widiarini Resty Mutiara Dewi Rudi Hartono Safaratul Aini . Santika, Dewa Gede Alit Widya Sanusi Mulyadiharja Sariyasa . Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Siagian, Yosua Marasi Parningotan Sinta Javani SITI MARIAM Siti Nurhidayati siti rabiatul fajri, siti rabiatul Suarkardini, Made Sugiantara, I Putu EKa Suhendra, I Wayan Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sulasmini, Ni Made Sulisthia, Putu Sri Suparya, I Ketut Supriani, Ni Made Syaiful Bahri SYAIFUL BAHRI TRIANA KARTIKA SANTI . Wahyuni, Luh Tu Selpi Widiartha, Komang Kurniawan Wiguna, I Gusti Lanang Agung Pratama Wiguna, I Nyoman Artha Wirawan, I Kadek Alit Yeni Dina Puspasari YOSEFINA UGE LAWE .