Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Jenis Pola Asuh dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kelurahan Rawasari Cempaka Putih Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Soraya, Aulia Ramadhani; Donanti, Elita; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i1.4344

Abstract

Status gizi balita adalah tanggung jawab penting yang harus dipenuhi oleh setiap orang tua. DKI Jakarta pada tahun 2020, terdapat 6.047 balita yang teridentifikasi mengalami kekurangan gizi. Salah satu faktor eksternal terhadap status tingkat gizi anak dapat dipengaruhi oleh pola asuh dan pengetahuan ibu khususnya mengenai gizi, sikap dan perilaku. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui distribusi tipe pola asuh dan status gizi balita di Kelurahan Rawasari, Jakarta Pusat. Penelitian ini dilakukan sebagai survei cross-sectional analitik. Jumlah sampel adalah 30 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik quota sampling. Data didapatkan dari kuesioner, pengukuran antropometri, dan informasi dari lingkungan Puskesmas. Hasil menunjukkan bahwa pada pola asuh demokratif diterapkan pada 19 orang (63,3%), pola asuh otoriter diterapkan pada 5 orang tua (16,6%), dan pola asuh permisif diterapkan pada 6 orang (20,0%). Kemudian, status gizi pada balita dengan kategori gizi baik yaitu 24 balita (80,0%). Sedangkan status gizi buruk yaitu 2 balita (6,7%). Terakhir, didapatkan nilai p value (0,417>0,05), sehingga mengartikan tidak terdapat hubungan dengan status gizi pada balita di wilayah Kelurahan Rawasari Cempaka Putih Jakarta Pusat.
Efektivitas Ekstrak Daun Teratai (Nymphaea Pubescens L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhimurium dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Hidayah, Adira Hayyu Putri; Dewi, Intan Keumala; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4365

Abstract

Teratai (Nymphaea Pubescens L.) adalah tanaman aquatic yang tidak hanya dikenal keindahannya saja tetapi memiliki potensi sebagai antibakteri untuk berbagai infeksi, misalnya disentri. Mengingat beberapa antibiotik saat ini telah mengalami resistensi, daun teratai dengan kandungan antioksidan dan antimikroba diharapkan mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium yang menyebabkan disentri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun teratai (Nymphaea Pubescens L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium dan tinjauannya menurut pandangan islam. Penelitian ini meliputi pembuatan ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol, pengujian aktivitas anti bakteri dilakukan menggunakan metode difusi agar dengan mengamati dan mengukur diameter zona hambat yang terbentuk pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Kemudian dilakukan pemberian ekstrak daun teratai dengan empat perlakuan konsentrasi yaitu 3000 ppm, 6.000 ppm, 15.000 ppm, 25.000 ppm, dan kontrol positif (ciprofloxacin) dan kontrol negatif Emulgator CMC (carboxymethyl cellulose). Dengan masa inkubasi yang dipakai 1 x 24 jam pada suhu 37°C. Uji aktivitas anti bakteri menunjukkan tidak terbentuk zona hambat di sekeliling cakram yang telah ditetesi ekstrak daun teratai (Nymphaea Pubescens L.) dengan konsentrasi 3000 ppm, 6.000 ppm, 15.000 ppm, 25.000 ppm dalam tiga kali pengulangan. Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun teratai tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium dengan keempat konsentrasi yang digunakan.
Uji Inhibisi α-Glukosidase Dan Uji Pengaruh Rebusan Daun Salam (Syzygium polyanthum) Pada Pasien Dm Tipe 2 Di Puskesmas Cempaka Putih Jakarta Pusat Mazaya Azzahra; Linda Weni; Firman Arifandi
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i1.4414

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat kurangnya produksi insulin dan atau terganggunya fungsi insulin di dalam tubuh. Hingga saat ini, jumlah penderita diabetes melitus tipe 2 di Indonesia kian meningkat dan diprediksi akan mencapai 21,3 juta jiwa pada tahun 2030. Salah satu herbal yang sering digunakan dalam terapi diabetes adalah daun salam (Syzygium polyanthum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek inhibisi rebusan daun salam terhadap aktivitas enzim α-glikosidase dan untuk menganalisis pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan kadar gula darah puasa (GDP) pasien diabetes.  Penelitian ini menggunakan Non-Equivalent Control Group Design dengan sampel terdiri atas 30 pasien dari  Puskesmas Cempaka Putih yang menderita penyakit DM tipe 2. Sampel ini dibagi kedalam 4 kelompok yaitu kelompok P1 dengan dosis 5gr/300 cc, kelompok P2 dengan dosis 5 gr/250 cc, kelompok P3 dengan dosis 5 gr/200 cc,  dan kelompok pembanding (KP)  dengan dosis metformin 500 mg/hari, serta 1 kelompok  responden  normal sebagai kelompok kontrol. Pemberian daun salam diberikan 1 kali per  hari di pagi hari selama 8 hari. Analisis data dilakukan dengan Uji ANOVA dengan signifikansi p<0.05 menggunakan SPSS versi 27. Uji normalitas dilakukan menggunakan Saphiro-Wilk, uji homogenitas menggunakan Levene’s test serta uji lanjut menggunakan Uji  Post Hoc Tukey HSD. Hasil uji statistik didapatkan distribusi data normal p=0,69 (p>0,05) dan homogen (p>0.05). Dosis rebusan daun salam 5gr/200cc memberikan penurunan gula darah yang signifikan pada pasien diabetes (p < 0,001), dan juga memberikan penghambatan yang signifikan (<0,001) terhadap enzim α-glukosidase dibanding kelompok lain. Terdapat korelasi positif dengan kekuatan sedang (nilai koefisien korelasi 0.542), antara penghambatan α-glukosidase terhadap penurunan kadar glukosa darah responden. Disimpulkan bahwa daun salam berpotensi sebagai anti diabetes melalui salah satu mekanisme penurunan GDP pada DM tipe-2 akibat aktivitas inhibisi dari daun salam terhadap aktivitas enzim α-glukosidase.
Hubungan Anemia pada Kehamilan dengan Kejadian Stunting pada Bayi di Rumah Sakit YARSI Periode Januari 2023-Desember 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Annisa Winahyu Anjani; Wan Nedra; Firman Arifandi; Elsye Souvriyanti
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4687

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kesehatan yang menjadi perhatian di Indonesia dan dunia dengan prevalensi sebanyak 21,6% anak di Indonesia masih mengalami stunting pada tahun 2022. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat atau infeksi berulang. Perkembangan janin selama masa kehamilan berkontribusi sebanyak 20% pada kejadian stunting. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kondisi anemia pada ibu hamil. Islam memandang pemberantasan stunting merupakan bagian dari upaya menciptakan generasi unggul yang sejalan dengan idealisme Alquran. Upaya ini dilakukan dalam rangka mencapai tujuan syariat yaitu menjaga keturunan (Hifz An-Nafs). Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian untuk Mengetahui hubungan anemia pada kehamilan dengan kejadian stunting pada bayi. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit YARSI dengan menggunakan data sekunder berupa data rekam medis periode tahun 2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 95 sampel kasus dan 95 sampel kontrol dengan kriteria tertentu. Penetapan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Dari 95 kasus bayi stunting terdapat sebanyak 31 ibu (32,6%) mengalami anemia pada kehamilan, sementara itu dari 95 bayi tidak stunting hanya didapati sebanyak 17 ibu (17,9%) yang mengalami anemia pada kehamilan. Pada uji Chi-Square didapatkan hasil yang signifikan pada hubungan antara anemia pada kehamilan dengan kejadian bayi stunting (p=0.030) dengan OR 2.222 (95% CI 1.129-4.376). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara anemia pada kehamilan dengan kejadian stunting. Anemia pada ibu hamil meningkatkan risiko kejadian bayi stunting di Rumah Sakit YARSI periode 2023. Kata Kunci: Anemia pada kehamilan, stunting, tinjauan islam
Relationship Between Anemia and Outcomes of Covid-19 Patients at Yarsi Hospital for The Period of June 2020 – June 2022 Hermi, Permata; Hasibuan, Faizal Drissa; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4731

Abstract

Introduction: Anemia and COVID-19 share a complex relationship. Several published studies have yet to conclusively determine the relationship between anemia and COVID-19 outcomes. Given the importance of the inflammatory process associated with COVID-19 and its role in the pathogenesis of anemia, further research is needed to evaluate the relationship between anemia and COVID-19 patient outcomes. Methods: This study is a quantitative and qualitative analytical study using a cross-sectional approach. The data analyzed is secondary data from the Electronic Medical Record of YARSI Hospital, covering the period from June 2020 to June 2022. The relationship between variables was analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test, Spearman’s correlation test, and Pearson’s correlation test. Results: A total of 242 patients met all inclusion criteria. Of these, 100 patients were in the anemia group and 142 in the non-anemia group. Statistical analysis revealed a significant difference in the length of hospital stay for COVID-19 patients with anemia compared to those without anemia (Z score -13.3415), with anemic patients having a longer stay. Additionally, the anemia group showed a better recovery rate than the non-anemic group (Z score −11.136). A nonsignificant negative relationship was also found between anemia and COVID-19 severity (Spearman’s rho -0.105, p=0.300). Hemoglobin levels had a nonsignificant negative correlation with the length of hospital stay (Pearson correlation coefficient -0.104, p=0.107). Conclusion: COVID-19 patients with anemia in this study showed better recovery outcomes compared to non-anemic patients but had longer hospital stays.
Hubungan Antara Pola Makan dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Banten Karina Nurul Syifa Gita Shafira; Donanti, Elita; Purnamasari, Endah; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i4.4905

Abstract

Latar Belakang : Remaja adalah fase transisi dari masa kanak-kanak ke dewasa yang melibatkan perubahan fisik, emosional, dan reproduksi. Rentang usia remaja bervariasi menurut sumber: WHO (10-19 tahun), Peraturan Menteri Kesehatan RI (10-18 tahun), dan BKKBN (10-24 tahun). Secara global, 19% populasi adalah remaja, dengan Asia Pasifik memiliki jumlah terbesar. Di Indonesia, terdapat 46 juta remaja, termasuk 22 juta remaja putri. Meskipun dianggap sehat, remaja Indonesia menghadapi berbagai masalah kesehatan, seperti anemia. Anemia, sering disebabkan oleh defisiensi zat besi, berdampak pada pertumbuhan, reproduksi, dan risiko komplikasi kehamilan. Pola makan berperan penting; remaja vegetarian lebih rentan karena asupan zat besi nonheme kurang efektif diserap tubuh. Penelitian terkait pola makan dan anemia penting dilakukan untuk memahami faktor risiko dan pencegahannya. Metode : Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectionaluntuk menganalisis hubungan pola makan dengan anemia pada remaja putri usia 12–18 tahun di Desa Medong, Pandeglang. Sampel 30 responden diambil menggunakan quota sampling. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan Hb, lalu dianalisis menggunakan SPSS. Hasil : Pada pengujian hipotesis menggunakan analisis chi kuadratdidapatkan nilai P-value >0,05 yaitu sebesar 0,2 yang diartikanbahwa tidak ada hubungan antara pola makan dengan prevalensi anemia pada remaja putri di Desa Medong Pandeglang Banten. Hal ini bisa terjadi karena pengukuranpola makan bukan hanya dari asupan gizi setiap harinya namun dilihat juga intensitas makan, kepatuhan makan serta frekuensimakan sehari-hari. Kesimpulan : Hasil dari penelitian pengaruh pola makan dengan prevalensi anemia di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Banten tidak berpengaruh. Namun dapat dilakukan langkah preventif dengan mengimplementasikan nilai islam dalam pola makan seperti makan makanan halal dan thayyib.
PENGARUH PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN STRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DAN TINJAUANNYA DALAM SUDUT PANDANG ISLAM: (Studi Pada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar di BEI Periode 2017-2021) Putri, Rafischa; Subing, Hesty Juni Tambuati; Arifandi, Firman
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 5 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan struktur modal sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dan menggunakan data sekunder yaitu perusahaan pada sektor BUMN yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan sebanyak 8 perusahaan dengan periode waktu 2017-2021 melalui metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif, dan analisis data yang digunakan yaitu Analisis Jalur (Path Analysis). Hasil dari penelitian ini menunjukkan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, sebaliknya ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Profitabilitas, ukuran perusahaan dan struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusaahaan. struktur modal tidak dapat memediasi hubungan antara profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Dalam pandangan islam profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur modal dan nilai perusahaan telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, dimana peusahaan menggunakan sistem syirkah dalam melakukan kerja sama.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DI RW. 01 KELURAHAN SUKAPURA TERKAIT BALITA GIZI KURANG DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM Samudra, Galih Jati Bintang; Marsiati, Himmi; Arifandi, Firman; Wuryanti, Sri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24329

Abstract

Gizi kurang merupakan salah satu masalah yang masih banyak terjadi dikalangan masyarakat Indonesia. Sukapura adalah kelurahan yang berada di wilayah kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan peneliti, terdapat lokasi yang cenderung kumuh dan memiliki tempat tinggal yang cukup padat, sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi kesehatan khususnya bagi balita. Untuk menganalisis tingkat pengetahuan orang tua dan status sosial ekonomi terkait balita gizi kurang di Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara. Penelitian menggunakan metode cross sectional dengan data primer dan sekunder. Sampel penelitian adalah orang tua yang memiliki balita berumur 1-59 bulan, dengan ukuran sampel minimal 55 orang. Proses pengumpulan data melalui kertas kuesioner, yang bisa diisi oleh responden. Kemudian data akan dikumpulkan dan diukur secara kuantitatif, menggunakan skala ukur rasio Penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan status gizi pada balita dengan P-value = 0,001. Sedangkan untuk hubungan status sosial ekonomi dengan status gizi pada balita tidak terdapat hubungan yang signifikan, didapatkan P-value = 0,909. Studi  tersebut  menyimpulkan  bahwa  tingkat  pengetahuan berperan penting untuk mengetahui gizi pada balita, sedangkan status sosial ekonomi tidak berpengaruh signifikan dengan gizi pada balita. Dari perspektif Islam, sebagai orang tua sudah sepatutnya memiliki pengetahuan untuk memenuhi gizi anak dan dapat memberikan apa yang dibutuhkan oleh anaknya.
Analysis of the Digital Readiness Map for Organisational Zakat Management in Optimising Fundraising Efforts: Best Practices from Indonesia Yurista, Dina Yustisi; Mahanani, Setyo; Arifandi, Firman; Riyani, Anggita Yayang; Achmad, Noor
Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Vol 8, No 2 (2025): Vol. 8, No. 2, April 2025
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jua.v8i2.42325

Abstract

In the era of rapid technological advancement, zakat management organisations (OPZ) encounter both opportunities and challenges in optimising digital transformation to enhance the efficiency, transparency, and reach of zakat fund collection. This study aims to assess the digital readiness level of OPZ in Central Java, Indonesia, through the development and application of the Digital Zakat Readiness Index (IKDZ), a quantitative instrument that evaluates four key dimensions: digital infrastructure, utilisation of digital tools, digital ecosystem and culture, and human resource capabilities. Employing a mixed-methods approach that combines quantitative calculations with qualitative assessment, data were collected from ten OPZs using structured questionnaires. The findings reveal an average IKDZ score of 0.619, categorising OPZs within the “technology development readiness” classification; however, disparities persist, particularly regarding the quality and availability of human resources. The study also incorporates an Islamic legal (fiqh) perspective, confirming that digitalisation is permissible (mubah) as a means to support the benefits and objectives of zakat in alignment with maqashid sharia. This research provides a strategic contribution for zakat institutions to enhance their digital capabilities, align technology use with sharia principles, and foster inclusive digital ecosystems for effective zakat management. Further research is recommended to broaden the regional scope and investigate the relationship between levels of digitalisation and zakat fundraising performance.
Perbandingan Kadar Pati Pada Beras Hitam Dibandingkan Dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida Yoviono, Firza; Sandra, Yurika; Arifandi, Firman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i11.468

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease that causes elevated blood sugar levels. This may be due to excessive carbohydrate intake. Carbohydrates are an important part of the human diet. Carbohydrates not only meet the basic needs of the body, but are also the body's main source of energy, and the most widely consumed carbohydrate in Indonesia is starch or rice starch. There are many types of rice such as white rice and black rice. This study aims to compare the starch content of white black rice and use the iodide test to determine the best type. White rice (Oryza Sativa L. Indica) and black rice (Oryza Sativa L. Indica)) were used for descriptive analysis, and iodide was used to test the sensitivity of these samples). Starch content test. Data were analyzed using t-test to compare the starch content of white rice and black rice. The results showed that the starch content of white rice was 24.47 mg/100 mg (24.47%), while the starch content of black rice was 16.94 mg/100 mg (16.94%). The statistical t test then gave a p value <0.05. This shows that the starch content of white rice and brown rice is significantly different. The results showed that white rice has a higher starch content than black rice.
Co-Authors -, Faiq Syafriansyah Aan Royhan Afif Aziz Firdausy Agisni Kartika Rachmadini Alisa Fidelia Putri Almaudoody, Daffa Naufal Hamid Alya Nabila Alyaa Shabrina Arifin Amara Aurelia Ambar Hardjanti Amelia Kresna An-Nisa, Hamida Ananda Fatimah Ramadhani Anandra Julitiana Andi Dewitya Andini Anita Rahmawati Annisa Amelia Annisa Fitri Ramadhany Annisa Winahyu Anjani Ardi, Raihan Ardini, Putri Arista, Kesya Nabila Arsyad Arsyad Aryenti Astiningtyas, Widya Ayu Aulia Najmi Yatrib Ul Firdaus Aulia Rahma Isnaeni Ayu Andriani, Ayu Azzahir, Raihan Rahmat Bambang Poerwantoro Bambang Poerwantoro Batubara, Lilian Belia, Citra Berliannissa Diva Irvadianis Budiman, Reval Setya Aji Chandra, Natasya Citra Fitri Agustina Damayanti, Ndaru Andri Dani Mulya Arrafi Daud Trisanto Dela Riyanti Deria Zahra Fatihah Desica Destya Putri Dewi, Intan Keumala Dian Widianti Mukaromah Dianti, Sry Vhina Dina Yustisi Yurista Dinda Mulya Arrifa Donanti, Elita Edi Prasetyo Edward Syam Edward Syam Eko Purwanto Eko Purwanto Elita Donanti Elita Donanti Elsye Souvriyanti Elsye Souvriyanti Elsye Souvriyanti Elsye Souvriyanti, Elsye Elza Rakhma Octaviaini Permana Endah Purnamasari Endah Purnamasari Endah Purnamasari Endang Purwaningsih Endy Muhammad Astiwara Eri Dian Erlina Wijayanti Faizar, Fathia Azzahra Fakhri Faadillah Djashar Fakhria Mutia fanni tasya rahma Fasli Jalal Fasli Jalal Ferlianti, Rika Ferryal Basbeth Ferryal Basbeth Ferryal Basbeth fetricia catherina Firdaus, Fiqri Nurul Firza Azaria Syerin Firza Yoviono Fitri Amelia Fitria Nur Ain Fitria Rahma Ghozy Akbar Halida, Ezayffa Hizfar Hamida An-Nisa Hanifah Azzahra Hedansa Hasanatul Fitriani Hasibuan, Faizal Drissa Helena Khairunnisa, Diandra Hermi, Permata Hesty Juni Tambuati Subing Hidayah, Adira Hayyu Putri Ida Ratna Nurhidayati Igor Ramirez Indah Pramesti Intan Keumala Dewi Jiwandani, Rizka Zahra Jovanly Jovanly Juniarti Karina Dewi Karina Dewi, Karina Karina Nurul Syifa Gita Shafira Kartika Rachmadini, Agisni Kenconoviyati Keumala Dewi, Intan Kresna, Amelia La Rizky Santun Putri Laginta Revilosa Zilmi Lilian Batubara Lilian Batubara Linda Armelia Linda Weni Maharsih, Eri Dian Marsiati, Himmi Maudina Mahlani Mazaya Azzahra Muhammad Achmad Yani Muhammad Arsyad Muhammad Hafizh Al-Fatah Imanov Muhammad Hariyadi Muhammad Kholik Sanaba Nabiilah Ayu Anisah Nabila Ghufraeni Rona Raharjo Nabilah Suri, Sakina Nabilla Rizqina Rachmaputri Natasya Chandra Noor Achmad Nunung Ainur Rahmah Nur Asiah Nurhidayati, Ida Ratna Nurmarida Asriani, Salfa Nurpanji, Farrahanim Pyka Nurwijayanti Pramesti, Indah Pratami Adityaningsari Pratami Adityaningsari Pratami Adityaningsari Pratami Adityaningsari putri, firda amanda Putri, Rafischa Qomariyah Qomariyah Qomariyah Qomariyah Rahmawati, Kus Fanisa Rahmi, Hastuti Ramadhan, Rayhan Ramirez, Igor Ratu Rohmah Januba rein, virjinea hawani Restie Abeputri Restu Syamsul Hadi Rifal Hendri Hermawan Rifqatussa’adah, Rifqatussa’adah Rika Ferlianti Rika Yuliwulandari Rika Yuliwulandari Risdawati Djohan Riyani, Anggita Yayang robbi, dzikri robbi Rostiana, Ajeng Nita Sahira Nabila Azahra Saleh, Muhammad Fathurrahman Salfa Nurmarida Asriani Salsabila Dinda Aulia Salwa Sabia Fitriani Samsul Mustofa Samudra, Galih Jati Bintang Sandrina Shera Monifa Sari, Siti Maulidya Sendy Shafakarina Erizal Setyo Mahanani Shinta Aurellia Putri Shintya Nabilla Trianti Siti Nur Riani Soraya, Aulia Ramadhani Sri Hastuti Andayani Sri Wahyu Herlinawati Sri Wuryanti Taslim, Siti Ghadira Inayah Titiek Djannatun Titiek Djannatun TITIEK DJANNATUN Vasha Annisa Hidayat Wan Nedra Wening Sari Widianti Mukaromah, Dian Wijayanti, Erlina Yoviono, Firza Yurika Sandra Zakiyah Zakiyah Zuhdi, Akram Ushaim