Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Indeks Eritrosit dengan Kadar Feritin pada Pasien Anemia Defisiensi Besi di RS. Siloam Semanggi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Andriani, Ayu; Purnamasari, Endah; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4277

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Anemia defisiensi besi adalah anemia yang terjadi akibat kurangnya zat besi yang diperlukan untuk sintesis hemoglobin akibat kekurangan zat besi. Untuk mengetahui simpanan zat besi tubuh dapat melakukan tes serum feritin. Namun pemeriksaan ini relatif mahal dan tidak selalu tersedia di semua layanan kesehatan. Pemeriksaan indeks eritrosit (MCV, MCH, MCHC) dapat digunakan untuk skrining anemia defisiensi besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nilai indeks eritrosit dengan kadar feritin serum pada pasien dengan diagnosa anemia defisiensi besi. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik untuk mengetahui hubungan antara nilai indeks eritrosit dengan kadar feritin pada pasien anemia defisiensi besi di RS. Siloam Semanggi. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif, yaitu data rekam medis pasien dengan diagnosa anemia defisiensi besi di RS. Siloam Semanggi pada bulan Januari – Desember 2022 dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 30 pasien. Hasil: Hasil penelitian uji hubungan dengan menggunakan chi square menunjukan tidak ada perbedaan bermakna antara feritin dengan MCV dan MCHC. Indikator indeks eritrosit MCV menunjukan hasil tidak ada perbedaan bermakna dengan nilai p=0,037 (p<0,05) dan indikator MCHC menunjukan hasil yang sama yaitu tidak ada perbedaan bermakna dengan nilai p= 0,031 (p<0,05) dengan feritin. Sedangkan pada indikator MCH menunjukan hasil adanya perbedaan bermakna dengan nilai p= 0,236 (p>0,05). Simpulan: Diperoleh hasil bahwa tidak terdapat adanya perbedaan bermakna antara kadar serum feritin dengan nilai MCV dan MCHC, dan terdapat adanya perbedaan bermakna antara kadar serum feritin dengan nilai MCH pada pasien dengan diagnosa anemia defisiensi besi. Penurunan kadar feritin serum tidak selalu diikuti dengan penurunan kadar MCH, karena tergantung stadium defisiensi besi. Pada keadaan defisiensi besi stadium awal kadar feritin sudah turun tetapi MCH seringkali masih normal.
Pengaruh Tingkat Kecemasan Terhadap Keluhan Nyeri Lambung pada Mahasiswa FK YARSI 2020 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Ardi, Raihan; Djannatun, Titiek; Arifandi, Firman; Maharsih, Eri Dian
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i7.4410

Abstract

Nyeri lambung merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan rasa sakit atau rasa tidak nyaman di perut bagian atas. Terdapat beberapa jenis nyeri lambung yang meliputi gastritis, GERD, dan dispepsia. Prevalensi dispepsia di Indonesia adalah 49,75% dan secara global sebesar 10-40%, berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2017, gastritis di Indonesia berjumlah 30.154 kasus (4,9%), dan di Indonesia Prevalensi GERD sudah mencapai 27,4%. Salah satu faktor terjadinya keluhan nyeri lambung adalah kecemasan. Kecemasan dapat mengakibatkan nyeri lambung dengan mengaktivasi emotional motoric system (EMS) yang berpusat di sistem saraf pusat (SSP). Hal tersebut menyebabkan peningkatan sekresi asam lambung dan mengganggu motilitas lambung yang mengakibatkan adanya keluhan nyeri lambung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian diambil secara acak dari mahasiswa/i FK YARSI angkatan 2020. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Zung-self Anxiety Rating Scale dan Gastrointestinal Symptoms Rating Scale untuk melihat pengaruh antara dua variabel. Pada penelitian ini didapatkan jumlah responden yang tidak mengalami kecemasan sebanyak 45.1%, kecemasan ringan 45.1%, kecemasan sedang 9.9%, dan kecemasan berat 0%. Pada pengelompokan gangguan gastrointestinal, data didominasi oleh sindroma diare dengan jumlah 49.3%. Hasil uji regresi logistik multinominal menunjukkan pengaruh yang cukup signifikan antara kecemasan terhadap nyeri lambung (p-value = 0.000). Berdasarkan Hasil penelitian mengenai pengaruh tingkat kecemasan terhadap keluhan nyeri lambung pada mahasiswa FK YARSI 2020, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada mahasiswa FK YARSI 2020 yang mengalami kecemasan terhadap nyeri lambung.
Blood glucose levels in chronic kidney disease patients with diabetes mellitus at the internist poly of RSUD Dr. H Abdul Moeloek Bandar Lampung Faizar, Fathia Azzahra; Marsiati, Himmi; Arifandi, Firman; Armelia, Linda
Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Vol. 14 No. 01 (2024): Informatika dan Sains , Edition March 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: High blood glucose levels in Diabetes Mellitus patients can harm renal capillaries. Chronic Kidney Disease caused by Diabetes Mellitus begins with microalbuminuria. Chronic Kidney Disease patients with Diabetes Mellitus at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung from July 202 to December 2022 there were 127 patiens.Purpose : The aim of this study was to determine blood glucose levels ini Chronic Kidney Disease patients suffering from Diabetes Mellitus at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.Method : This research is an observational analytical research with a cross- sectional approach. The sample in this study was calculated using the Slovin formula so that the number of samples used was 99. Data analysts used univariate analysis.Result : from the research result, it was found that 127 patients with Chronic Kidney Disease suffered from Diabetes Mellitus. Chronic Kidney Disease with Diabetes Mellitus was most often found in men, 64 patients (50.4%), in the age group, Chronic Kidney Disease with Diabetes Mellitus was most often found in patients aged 51-60 years, 56 patients (44.1%), while the blood glucose levels of patients with Chronic Kidney Disease with Diabetes Mellitus were most often found in patients with blood glucose levels >180 mg/DL, 76 patients (59.8%). Conclussion : The blood glucose level most often found was >180 mg/DL, namely 76 patients were called the hyperglycemia category and the lowest blood glucose level found was <74 mg/DL, namely 2 patinents were calles the hypoglycemia category.
Pengaruh Edukasi dengan Booklet Terhadap Pengetahuan Tentang Perubahan Iklim dan Kesehatan pada Mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas YARSI dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam Ramadhan, Rayhan; Ernawati, Kholis; Kenconoviyati; Arifandi, Firman; Almaudoody, Daffa Naufal Hamid
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i9.4075

Abstract

Perhatian dunia banyak mengarah pada perubahan iklim yang terjadi pada beberapa tahun terakhir. Aktivitas manusia yang mengubah komposisi atmosfer bumi dan variabilitas iklim yang dirasakan dapat menyebabkan perubahan iklim secara langsung atau tidak langsung. Banyak dampak diberbagai aspek yang disebabkan oleh perubahan iklim, salah satunya dalam aspek kesehatan. Maka dari itu, peneliti bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap pengetahuan tentang perubahan iklim dan dampaknya terhadap kesehatan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Angkatan 2021 Universitas YARSI. Penelitian ini dirancang menggunakan pra-eksperimental dengan jenis one group pretest and posttest design. Sampel yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Angkatan 2021 Universitas YARSI yang berjumlah 48 orang. Media yang digunakan untuk memberikan edukasi pada penelitian ini berbentuk booklet yang berjudul “Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kesehatan” yang dibuat oleh peneliti pada tahun 2023. Selain itu, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang berjumlah 20 pertanyaan. Untuk sebaran distribusi variabel digunakan analisis univariat. Sedangkan untuk analisis perbandingan tingkat pengetahuan menggunakan analisis bivariat yaitu uji Wilcoxon. Tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI Angkatan 2021 sebelum dilakukan edukasi dengan media booklet yang masuk dalam kategori sangat baik hanya 5 orang (10,4%). Sedangkan untuk tingkat pengetahuan setelah diberikan edukasi kepada responden yang masuk dalam kategori sangat baik terdapat 35 orang (72,9%). Hasil Analisis didapatkan nilai p-value yaitu p = 0,000. Hasil analisis membuktikan bahwa terdapat pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap pengetahuan perubahan iklim dan dampaknya bagi kesehatan pada mahasiswa Universitas YARSI. Perlu dilakukan penelitian pengaruh edukasi menggunakan media lain terhadap pengetahuan tentang perubahan iklim dan dampaknya terhadap kesehatan.
Hubungan antara Kadar Feritin dan Ret-He pada Pasien Anemia Defisiensi Besi di RS. Siloam Semanggi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Belia, Citra; Purnamasari, Endah; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i9.4251

Abstract

KATA KUNCI Anemia Defisiensi Besi, Feritin, Ret-He ABSTRAK Prevalesi anemia di Indonesia berdasarkan data Riskesdas 2018 cukup tinggi yaitu 48,9%. Dari data tersebut menggambarkan kurangnya cadangan besi dalam tubuh sehingga dapat melimbulkan anemia defisinsi besi. WHO mendefinisikan nilai normal kadar hb dibawah 130 g/L pada pria di atas 15 tahun, di bawah 120 g/L pada wanita di atas 15 tahun. Parameter skrining dan pemeriksaan laboratorium untuk ADB dapat dilakukan dengan pemeriksaan hematologi dan biokimia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik untuk melihat hubungan kadar feritin dan Ret-He yang digunakan sebagai pemeriksaan anemia defisiensi besi di RS. Siloam Semanggi. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif, yaitu rekam medis pasien anemia defisiensi besi yang melakukan pemeriksaan feritin dan Ret-He. Total pasien yang di dapatkan sebanyak 34 pasien. Didapatkan hasil peneriksaan pada pasien anemia defisiensi besi berdasarkan jenis kelamin didapatkan bahwa laki – laki lebih banyak (55,9%), sedangkan perempuan lebih sedikit (44,1%). Pada hasil pemeriksaan kadar feritin dan Ret-He didapatkan bahwa kelompok feritin yang memiliki kadar normal sebanyak (2,9%) dan yang memiliki kadar rendah sebanyak (97,1%). Pada kelompok Ret-He yang memiliki kadar normal sebanyak (2,9%) dan yang memiliki kadar rendah sebanyak (97,1%). Sehingga dalam pemeriksaannya didapatkan bahwa kadar feritin normal dan Ret-He normal sebanyak (2,9%). Sedangkan yang memiliki kadar feritin rendah dan Ret-He rendah sebanyak (97.1%).
Pola Penggunaan Antihipertensi pada Pasien Preeklampsia di RS UNISMA Kota Malang dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Azzahir, Raihan Rahmat; Batubara, Lilian; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 11 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i11.4262

Abstract

Penelitian ini mengamati kasus preeklamsia yang dirawat di RS UNISMA Kota Malang, Indonesia antara tahun 2018-2020. Dari 60 rekam medis yang dianalisis, 86,67% merupakan kasus preeklamsia berat. Tingkat keberhasilan pengobatan preeklamsia berat dan ringan adalah 100%. Obat yang umum digunakan untuk pengobatan antara lain antihipertensi (nifedipine), antitrombotik (aspirin), antikonvulsan, kortikosteroid (dexametason). Studi tersebut menyimpulkan bahwa preeklampsia berat adalah yang paling umum terjadi dan semua kasus memiliki hasil pengobatan yang berhasil. Berbagai obat digunakan untuk mengobati preeklamsia termasuk antihipertensi, antitrombotik, antikonvulsan, dan kortikosteroid. Dalam tinjauan islam, manusia sangatlah diwajibkan untuk berobat agar dapat mencegah kerusakan pada diri sendiri khususnya bagi ibu hamil dengan preeklampsia.
Karakteristik Anak Penderita Tuberkulosis Paru Usia 0-14 Tahun di Puskesmas Cempaka Putih Tahun 2019 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Helena Khairunnisa, Diandra; Damayanti, Ndaru Andri; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 12 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i12.4308

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular yang menyerang parenkim paru dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Anak-anak lebih berisiko daripada orang dewasa dalam penyebaran tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik tuberkulosis paru pada anak usia 0-14 tahun. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data yang diambil adalah data sekunder dengan analisis uji univariat. Populasi pada penelitian ini adalah pasien tuberkulosis paru anak usia 0-14 tahun di Puskesmas Cempaka Putih periode Januari - Desember 2019 dengan teknik pengambilan total sampling. Hasil: Jumlah anak penderita tuberkulosis paru usia 0-14 tahun di Puskesmas Cempaka Putih tahun 2019 adalah 26 pasien. Sebanyak 12 pasien (46%) berusia 1-5 tahun. Pasien yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 15 orang (58%). Sebanyak 18 pasien (69%) memiliki riwayat imunisasi BCG dan sebanyak 14 pasien (54%) memiliki status gizi yang baik. Sebanyak 19 pasien (73%) mengalami positif uji tuberkulin dan sebanyak 11 orang (42%) mengalami batuk kronik ≥ 2 minggu. Pembesaran kelenjar limfe kolli, aksila, inguinal dialami oleh 8 orang (31%). Kesimpulan: Jumlah penderita tuberkulosis paru anak di Puskesmas Cempaka Putih tahun 2019 adalah 26 pasien. Sebagian besar pasien memiliki riwayat imunisasi BCG dan status gizi yang baik. Paramater skoring yang paling banyak dialami pasien adalah uji tuberkulin positif, batuk kronik ≥ 2 minggu, dan pembesaran kelenjar limfe kolli, aksila, inguinal. Islam menganjurkan untuk berobat dan bersabar dalam menghadapi penyakit menular. Imunisasi dalam Islam hukumnya mubah.
Efektivitas Ekstrak Daun Teratai (Nymphaea pubescen L) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Shigella dysenteriae dan Tinjaunnya Menurut Pandangan Islam Zuhdi, Akram Ushaim; Keumala Dewi, Intan; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 12 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i12.4341

Abstract

Teratai merupakan tanaman air (hidrofit) yang secara alami hidup mengapung di ekosistem perairan, terutama ekosistem rawa. Teratai memiliki khasiat sumber potensial fitokimia dan digunakan untuk aktivitas farmakologis termasuk antikanker, regulasi gastrointestinal, efek imunomodulator, anti-inflamasi dan berbagai efek lainnya. Biji dan daun teratai di gunakan sebagai ramuan obat tradisional seperti obat diare. Shigella telah menunjukkan perubahan pola kerentanan antibiotik. Bakteri ini secara progresif menunjukkan resistensi terhadap berbagai antibiotik yang terutama digunakan dalam pengobatan diare. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui efektivitas ekstrak daun teratai (Nymphaea pubescen L) sebagai antibakteri terhadap bakteri Shigella dysenteriae. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental dengan metode disk diffusion. Penelitian ini menggunakan empat konsentrasi yaitu 3.000 ppm, 6.000 ppm, 15.000 ppm, dan 25.000 ppm serta kontrol positif antibiotik ciprofloxacin dan kontrol negatif emulgator CMC kemudian diujikan terhadap bakteri Shigella dysenteriae dan di ukur besar zona hambat yang terbentuk pada MHA. Zona hambat terbentuk pada konsentrasi 15.000 ppm dan 25.000 ppm dan memiliki zona hambat yang bervariasi pada 3 kali pengulangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa diameter zona hambat yang di hasilkan oleh ekstrak daun teratai 25.000 ppm lebih besar di bandingkan perlakuan lain nya pada bakteri Shigella dysenteriae
Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kelurahan Rawasari Cempaka Putih Jakarta Pusat Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Berliannissa Diva Irvadianis; Donanti, Elita; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 12 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i12.4356

Abstract

Pada tahun 2018, dilaporkan bahwa prevalensi gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada balita di wilayah Asia Tenggara mencapai 28,7%. Indonesia, sebagai salah satu negara di wilayah tersebut, tercatat sebagai negara ketiga dengan prevalensi tertinggi anak yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan, dengan rata-rata sebesar 36,4% dalam rentang tahun 2005-2017. Faktor penyebab melibatkan ketidakseimbangan antara lain asupan makanan dan kebutuhan balita, serta pengetahuan ibu yang berperan besar dalam mengatasi masalah gizi anak. Data pada tahun 2020 menunjukkan bahwa Jakarta Pusat menjadi penyumbang ketiga tertinggi dengan 989 balita yang memiliki gizi kurang dari total 6.047 balita di wilayah Jakarta. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu mengenai gizi terhadap status gizi balita di wilayah Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Metode penelitian ini menerapkan analisis rancangan cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan quota sampling yang diambil sebanyak 30 responden ibu yang memiliki balita berusia 12-59 bulan. data diperoleh melalui kuesioner dan pemeriksaan antropometri. Analisis dilakukan dengan uji chi-square dalam dimensi univariat dan bivariat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value=1,000, yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan status gizi balita. Peran ibu sebaiknya menerapkan pengetahuan gizi pada anak dengan memperhatikan frekuensi, jenis, dan jumlah asupan makanan balita. Pemerintah desa juga sebaiknya memantau status gizi anak balita melalui pengukuran antropometri secara berkala, dengan kerja sama pihak kesehatan atau kader untuk memberikan informasi tentang makanan seimbang.
Implementasi Metode Tafsir Maudhu’i dalam Prinsip Pola Makan Sehat dan Gizi Seimbang Arifandi, Firman; Endy, Endy Muhammad Astiwara
Majalah Sainstekes Vol. 11 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v11i2.4721

Abstract

It is extremely hoped that the Qur'an can be the main solution in answering all issues throughout the ages. To fulfill these expectations requires the formulation of new thoughts regarding the methods used in interpreting the Koran, which are currently believed to be the best solution for every new issue or problem. This new method is now known as the maudhu'i tafsir method or thematic tafsir. This research aims to see to what extent the verses of the Al-Qur'an using the Maudhu'i interpretation approach talk about healthy eating patterns and the nutritional content of food that humans need in accordance with the perspective of health science. Humans need various types of nutrition to maintain their health and immune system. The source of nutritional intake is generally obtained through food. The method used in this research is qualitative research using a Maudhu'i interpretation approach strengthened by other literature studies such as books, journals, encyclopedias, documents, and so on. The results of the research show that there are several verses in the Al-Qur'an which, when viewed from a health science approach, are connected to healthy eating patterns and fulfilling human nutritional needs ranging from carbohydrates, protein, minerals, and other.
Co-Authors -, Faiq Syafriansyah Aan Royhan Afif Aziz Firdausy Agisni Kartika Rachmadini Alisa Fidelia Putri Almaudoody, Daffa Naufal Hamid Alya Nabila Alyaa Shabrina Arifin Amara Aurelia Ambar Hardjanti Amelia Kresna An-Nisa, Hamida Ananda Fatimah Ramadhani Anandra Julitiana Andi Dewitya Andini Anita Rahmawati Annisa Amelia Annisa Fitri Ramadhany Annisa Winahyu Anjani Ardi, Raihan Ardini, Putri Arista, Kesya Nabila Arsyad Arsyad Aryenti Astiningtyas, Widya Ayu Aulia Najmi Yatrib Ul Firdaus Aulia Rahma Isnaeni Ayu Andriani, Ayu Azzahir, Raihan Rahmat Bambang Poerwantoro Bambang Poerwantoro Batubara, Lilian Belia, Citra Berliannissa Diva Irvadianis Budiman, Reval Setya Aji Chandra, Natasya Citra Fitri Agustina Damayanti, Ndaru Andri Dani Mulya Arrafi Daud Trisanto Dela Riyanti Deria Zahra Fatihah Desica Destya Putri Dewi, Intan Keumala Dian Widianti Mukaromah Dianti, Sry Vhina Dina Yustisi Yurista Dinda Mulya Arrifa Donanti, Elita Edi Prasetyo Edward Syam Edward Syam Eko Purwanto Eko Purwanto Elita Donanti Elita Donanti Elsye Souvriyanti Elsye Souvriyanti Elsye Souvriyanti Elsye Souvriyanti, Elsye Elza Rakhma Octaviaini Permana Endah Purnamasari Endah Purnamasari Endah Purnamasari Endang Purwaningsih Endy Muhammad Astiwara Eri Dian Erlina Wijayanti Faizar, Fathia Azzahra Fakhri Faadillah Djashar Fakhria Mutia fanni tasya rahma Fasli Jalal Fasli Jalal Ferlianti, Rika Ferryal Basbeth Ferryal Basbeth Ferryal Basbeth fetricia catherina Firdaus, Fiqri Nurul Firza Azaria Syerin Firza Yoviono Fitri Amelia Fitria Nur Ain Fitria Rahma Ghozy Akbar Halida, Ezayffa Hizfar Hamida An-Nisa Hanifah Azzahra Hedansa Hasanatul Fitriani Hasibuan, Faizal Drissa Helena Khairunnisa, Diandra Hermi, Permata Hesty Juni Tambuati Subing Hidayah, Adira Hayyu Putri Ida Ratna Nurhidayati Igor Ramirez Indah Pramesti Intan Keumala Dewi Jiwandani, Rizka Zahra Jovanly Jovanly Juniarti Karina Dewi Karina Dewi, Karina Karina Nurul Syifa Gita Shafira Kartika Rachmadini, Agisni Kenconoviyati Keumala Dewi, Intan Kresna, Amelia La Rizky Santun Putri Laginta Revilosa Zilmi Lilian Batubara Lilian Batubara Linda Armelia Linda Weni Maharsih, Eri Dian Marsiati, Himmi Maudina Mahlani Mazaya Azzahra Muhammad Achmad Yani Muhammad Arsyad Muhammad Hafizh Al-Fatah Imanov Muhammad Hariyadi Muhammad Kholik Sanaba Nabiilah Ayu Anisah Nabila Ghufraeni Rona Raharjo Nabilah Suri, Sakina Nabilla Rizqina Rachmaputri Natasya Chandra Noor Achmad Nunung Ainur Rahmah Nur Asiah Nurhidayati, Ida Ratna Nurmarida Asriani, Salfa Nurpanji, Farrahanim Pyka Nurwijayanti Pramesti, Indah Pratami Adityaningsari Pratami Adityaningsari Pratami Adityaningsari Pratami Adityaningsari putri, firda amanda Putri, Rafischa Qomariyah Qomariyah Qomariyah Qomariyah Rahmawati, Kus Fanisa Rahmi, Hastuti Ramadhan, Rayhan Ramirez, Igor Ratu Rohmah Januba rein, virjinea hawani Restie Abeputri Restu Syamsul Hadi Rifal Hendri Hermawan Rifqatussa’adah, Rifqatussa’adah Rika Ferlianti Rika Yuliwulandari Rika Yuliwulandari Risdawati Djohan Riyani, Anggita Yayang robbi, dzikri robbi Rostiana, Ajeng Nita Sahira Nabila Azahra Saleh, Muhammad Fathurrahman Salfa Nurmarida Asriani Salsabila Dinda Aulia Salwa Sabia Fitriani Samsul Mustofa Samudra, Galih Jati Bintang Sandrina Shera Monifa Sari, Siti Maulidya Sendy Shafakarina Erizal Setyo Mahanani Shinta Aurellia Putri Shintya Nabilla Trianti Siti Nur Riani Soraya, Aulia Ramadhani Sri Hastuti Andayani Sri Wahyu Herlinawati Sri Wuryanti Taslim, Siti Ghadira Inayah Titiek Djannatun TITIEK DJANNATUN Titiek Djannatun Vasha Annisa Hidayat Wan Nedra Wening Sari Widianti Mukaromah, Dian Wijayanti, Erlina Yoviono, Firza Yurika Sandra Zakiyah Zakiyah Zuhdi, Akram Ushaim