Claim Missing Document
Check
Articles

Aktivitas Inhibitor Protease dari Ekstrak Karang Lunak, Asal Perairan Pulau Panggang Kepulauan Seribu Tati Nurhayati; Muhammad Fikri; Desniar Desniar
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 15, No 2 (2010): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.369 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.15.2.59-65

Abstract

Beberapa komponen bioaktif dihasilkan oleh karang lunak, salah satunya inhibitor protease. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan karang lunak yang berpotensi sebagai penghambat aktivitas kerja enzim protease (inhibitor protease) pada beberapa bakteri patogen penghasil enzim protease serta mengetahui Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dari ekstrak karang lunak tersebut.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarut metanol  lebih  potensial  untuk  mengekstrak  inhibitor  protease  dari  karang  lunak.  Karang  lunak  jenis Sarcophyton sp. dan Sinularia sp. mampu menghambat 100% aktivitas protease bakteri Staphylococus aureus dengan MIC 0,04% lebih kecil dari pada MIC EDTA (0,16%), sedangkan Xenia sp. menghambat protease bakteri S. aureus dengan MIC 0,08%. Karang lunak Nephthea sp. menghambat protease bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan MIC 0,28%. Kata kunci : inhibitor protease, karang lunak, MIC Several bioactive compounds were produced by soft corals, including protease inhibitor.The aim of this study was to obtain softcorals which potency as inhibitor toward protease enzyme activity on pathogenic bacterial that produced protease enzyme and to study Minimum Inhibitory Concentration (MIC) from the softcorals. This research shown that ethanol is more potential for extracting protease inhibitor from softcorals. Sarcophyton sp. and Sinularia sp. are capable of inhibiting protease enzyme activity against Staphylococus aureus as 100% by MIC 0.04%, while that EDTA had MIC toward the protease as 0.16%.  Xenia sp. was capable of inhibiting protease from S. aureus by MIC 0.08%.  In the otherhand Nephtea sp. inhibited protease from Pseudomonas aeruginosa by MIC 0.28%. Key words: protease inhibitor, soft coral, MIC.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Karang Lunak Sarcophyton sp. yang Difragmentasi dan Tidak Difragmentasi dari Perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta Mujizat Kawaroe; Dedi Soedarma; Hefni Effendi; Tati Nurhayati; Safrina Dyah Hardiningtyas
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 15, No 3 (2010): October 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v15i3.2588

Abstract

Fragmented and non-fragmented soft corals showed antibacterial activities. Soft corals were gradually extracted using methanol, ethyl acetate, and hexane. Crude extract of the samples was tested its antibacterial activity, Minimun Inhibitory Concentration, toxicity (Brine Shrimp Lethality Test method), and phytochemicals. Overall, the antibacterial activity of crude extract of non-fragmented soft coral Sarcophyton sp. was higher than the crude extract of fragmented soft coral Sarcophyton sp. Crude ethyl acetate extract showed higher antibacterial activities. The ethyl acetate crude extract of non-fragmented soft coral Sarcophyton sp. is able to inhibit all tested bacteria is E. coli, S. aureus, P. aeruginosa and B.cereus, while the ethyl acetate crude extract of fragmented Sarcophyton sp. is unable to inhibit bacteria P. aeruginosa. Minimum inhibitory concentration extracts of non-fragmented Sarcophyton sp. in range 240−480 μg/disc. The 24-h LC50 extracts of fragmented and non-fragmented Sarcophyton sp. for Artemia salina were 149.50 ppm and 45.15 ppm, respectively. Bioactive compounds of fragmented and non-fragmented Sarcophyton sp. extract are steroid, flavonoid and alkaloid.
Purifikasi Kolagenase dari Usus Bandeng (Channos channos, Forskal) Tatty Yuniarti; Tati Nurhayati; Agoes Mardiono Jacoeb
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 15, No 3 (2010): October 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v15i3.2593

Abstract

Collagenase was purified from intestines of milkfish (Chanos chanos, Forskal) by extraction,ammonium precipitation, ion exchange chromatography on DEAE Sephadex A-50 and gelfiltration on a Sephadex G-100 column. The purification and yields were 114.731 fold and1.26% when compared to those in the starting-crude extract. The molecular mass of milkfishserine collagenase was estimated to be 14.63 kDa and 27.46 kDa.
Prospek Pengembangan Metode Identifikasi Spesies Burung berdasarkan Spektrum Suara menggunakan Analisis Spektogram Irwandi Irwandi; Marwan Marwan; A. Hadi Mahmud; Abdullah Abdullah
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 10, No 2 (2005): June 2005
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v10i2.2841

Abstract

Bird species can be identified using bird’s sound. Research about sound bird identification is lacking in Indonesia. This research is initial study to classify bird based on sound and its spectrum. The research was done in Laboratory of Animal Anatomy to record bird sample sound and Laboratory of Computation Physics for data analysis. This research used five recorded sound birds, i.e. Blue-Crowned (Loriculus galgulus), Greater Green (Chloropsis sonnerati), Black-Crested (Pycnonotus melanicterus), Long-Tailed (Lanius schach), and Asian Pied Starling (Sturnus contra). Identification of bird sound spectrum has been done using Fast Fourier Transform (FFT) method. Bird sounds and spectral that plotted in time-domain and in frequency-domain, were indicated unique pattern lead to bird identification method. The result showed that five birds recorded had different sound characteristics, both in time domain and sound spectrum frequency domain. The sound spectrum identification method can be used as initial step toward bird species classification called sono-taxonomy.
RECOVERY ENZIM KATEPSIN DARI LIMBAH CAIR SURIMI Tati Nurhayati; Hani Novanti; Agoes M Jacoeb
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Vol 4 No 01 (2015): January 2015
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol4.iss1.art4

Abstract

Surimi processing waste liquid that still contains high sarcoplasmic proteins that can still be used, one of which is an cathepsin enzyme. The purpose of the study was to determine the parameters of pH and temperature in recovery of  enzyme cathepsin from surimi wastewater. The results showed that the best recovery of cathepsin enzyme  is obtained at pre-treated  pH 5 and heating at a temperature of 60 °C. In these conditions, cathepsin enzyme has a specific activity 17.90 U / mg and a multiple of 117 times the purity of surimi wash water. Keywords: cathepsin, enzyme recovery, pH, surimi wastewater, temperature
Aktivitas Antioksidan dan Komponen Bioaktif Hidrolisat Protein Jeroan Ikan Kakap Putih (Lates calcalifer) Nurjanah Nurjanah; Tati Nurhayati; Asti Latifah; Taufik Hidayat
Warta Industri Hasil Pertanian Vol 38, No 1 (2021)
Publisher : Balai Besar Industri Agro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32765/wartaihp.v38i1.6444

Abstract

Jeroan ikan kakap putih (Lates calcalifer) merupakan limbah padat dari industri pengolahan ikan yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga sangat berpotensi untuk dijadikan produk hidrolisat protein. Penelitian ini bertujuan  untuk menentukan senyawa antioksidan dan komponen bioaktif dari hidrolisat protein jeroan ikan kakap putih. Metode yang digunakan adalah optimasi konsentrasi enzim, waktu hidrolisis, dan pH; analisis proksimat, asam amino, aktivitas antioksidan, dan uji komponen bioaktif. Kondisi aktivitas antioksidan tertinggi hidrolisat protein jeroan kakap putih yaitu pada konsentrasi enzim 0,1%, waktu hidrolisis 4 jam, dan pH 7. Produk yang dihasilkan mengandung kadar air (6,83%), abu (5,18%), protein (80,88%), lemak (0,78%), dan karbohidrat (13,15%). Produk ini terdiri dari 15 macam asam amino, yaitu 8 asam amino esensial dan 7 asam amino non esensial. Asam glutamat merupakan asam amino dengan kadar tertinggi (8,71%), sedangkan asam amino dengan kadar terendah adalah histidina (1,38%). Produk ini menunjukkan aktivitas antioksidannya dengan nilai IC50 sebesar 1.048,40 ppm, dan mengandung 5 dari 9 komponen bioaktif, yaitu flavonoid, karbohidrat, gula pereduksi, peptida, dan asam amino bebas.
Potensi Inhibitor Katepsin dari Dua Spesies dan Satu Hibrid Kulit Ikan Patin dalam Menghambat Aktivitas Katepsin Ikan Patin Siam Tati Nurhayati; Ekowati Chasanah; Saeful Bahri
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 8, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jpbkp.v8i2.40

Abstract

Proses kemunduran mutu ikan dapat disebabkan oleh adanya aktivitas enzim terutama enzim proteolitik, salah satunya adalah katepsin yang merupakan kelompok protease sistein. Protease sistein merupakan kelompok enzim pendegradasi protein. Untuk mencegah terjadinya proteolisis yang destruktif yang berakibat pada besarnya losses ikan segar, inhibitor untuk katepsin sangat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi kulit ikan patin Siam, Jambal, dan Pasupati sebagai sumber inhibitor katepsin, serta memekatkan dan mengkarakterisasi inhibitor katepsin yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis kulit ikan patin memiliki aktivitas penghambatan terhadap katepsin, tetapi yang memiliki penghambatan terbaik adalah yang berasal dari ikan patin jenis Siam dengan nilai persentase penghambatan sebesar 74,67%. Hal ini diduga karena kesesuaian substrat dengan inhibitornya Pemekatan menggunakan ammonium sulfat 70% menunjukkan adanya peningkatan aktivitas penghambatan spesifik sebesar 1,4479 U/mg dengan kelipatan pemurnian sebesar 2,77 kali. Inhibitor enzim katepsin tersebut secara optimum bekerja pada suhu 40 °C dan pH 8.
Penapisan Bakteri Penghasil Enzim Kitosanase Yang Berasosiasi Dengan Spons Laut Ekowati Chasanah; Yusro Nuri Fawzya; Asri Pratitis; Tati Nurhayati
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 2, No 2 (2007): Desember 2007
Publisher : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jpbkp.v2i2.460

Abstract

Informasi pasar dunia menunjukkan bahwa 50% keperluan dunia akan produk turunan kitin, digunakan untuk produk suplemen kesehatan. Untuk menunjang proses produksi kitosan yang bersifat ramah lingkungan dan aman untuk konsumsi manusia, maka enzim pendegradasi kitin/ kitosan sangat berperan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bakteri penghasil enzim pendegradasi kitosan dari spons. Spons dipilih karena biota laut tersebut dikenal kaya akan senyawa bioaktif dan sebagian besar masa tubuhnya didominasi oleh bakteri. Dari 24 spons, telah berhasil diisolasi 86 isolat bakteri dan 22 di antaranya menghasilkan enzim pendegradasi kitin, termasuk di antaranya enzim kitosanase. Berdasarkan pada nilai indeks kitinolitik (IK) dan waktu produksi enzim, isolat KBJ 12 SB telah dipilih sebagai isolat penghasil kitosanase. lsolat tersebut menghasilkan enzim kitosanase maksimal pada hari ke‑5, dengan aktivitas enzim sebesar 0,797 U/mg. Enzim kitosanase yang dihasilkan bekerja optimal pada suhu 60 0C dan pH 8. Enzim stabil pada suhu 370C dengan sisa aktivitas > 50% ketika diinkubasi selama 90 menit. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa bakteri KBJ 12 SB memiliki sifat mirip dengan jenis Bacillus sp.
PROSES RECOVERY DAN PEMEKATAN BAHAN PENYEDAP DARI LIMBAH CAIR PENGOLAHAN RAJUNGAN DENGAN OSMOSIS BALIK Uju Uju; Bustami Ibrahim; Wini Trilaksani; Tati Nurhayati; Ninik Purbosari
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 4, No 2 (2009): Desember 2009
Publisher : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jpbkp.v4i2.450

Abstract

Recovery dan pemekatan bahan penyedap dari limbah cair pengolahan rajungan dilakukan dengan membran osmosis balik. Tekanan transmembran (transmembrane pressure) dan suhu memberikan pengaruh signifikan terhadap fluks permeat (flux permeate). Semakin tinggi suhu maka fluks permeat akan semakin meningkat, sedangkan kenaikan tekanan transmembran hanya dapat meningkatkan fluks pada tekanan kurang dari 7.16 kPa. Sementara itu nilai rejeksi protein selama recovery tidak signifikan dipengaruhi oleh parameter operasi tekanan transmembran, suhu, dan pH. Selama pemekatan berlangsung, fluks mengalami penurunan secara eksponensial. Pada faktor konsentrasi 2,75 dihasilkan konsentrat protein 79% dan Non Protein Nitrogen (NPN) 12%. Kadar asam-asam amino bahan dapat ditingkatkan 2-23 kali dari semula, bahkan asam amino arginin dan sistin yang awaInya tidak terdeteksi pada akhir proses pemekatan terdeteksi masing-masing dengan kadar 0,036 dan 0,025% (b/v).
Production of Fish Hydrolysates Protein From Waste of Fish Carp (Cyprinus Carpio) by Enzymatic Hydrolysis Dede Saputra; Tati Nurhayati
ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Vol. 7 No. 1 (2016): ComTech
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/comtech.v7i1.2201

Abstract

Fish Protein Hydrolysates (FPH) is the mixed products of polypeptide, dipeptides, and amino acid. It can be produced from materials that contained of protein by acid reaction, base reaction or enzymatic hydrolysis. The objectives of this study were to study the production of FPH from fish carp meat at post rigor phase and viscera by enzymatic hydrolysis, to determine the specific activity of papain enzyme, and to determine the solubility of FPH. Capacity of fish hydrolyzing can be identified by analyzing the content of dissolved total nitrogen (NTT) compared with nitrogen total ingredient (NTB) in order to get the value of total soluble nitrogen/total nitrogen material (NTT/NTB). The hydrolysis processes were carried out in 0,26% (w/v) papain, 60 οC for 3 hours. The result showed that the specific activity of papain enzyme was about 3.28 U/mg. Solubility of FPH by comparing NTT/NTB was about 0.29% (fish meat) and 0.40% (fish viscera). Proximate test of protein content of fish meat was 18.34 ± 0.04 (g/100 g); while viscera was about 0.95±0.04 (g/100 g). The result indicated that product waste of fish carp had potential as a major of source of FPH.
Co-Authors - - cholifah . Uju . Uju ., William A. Hadi Mahmud A. Zaenal Mustopa Abdullah Abdullah Ace Baehaki Ace Baekhari Aceng Jaelani, Aceng Achmad Samsudin Agnes I Agoes Jacoeb Agoes M Jacoeb Agoes M Jacoeb Agoes Mardiono Jacoeb Ahmad Syihan Ismail Aini, Khusnul Akhis R. Hutabarat Alfi Hamdan Zamzami Ali Khomsan Anabokay, Rolen Yaldivilmon Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andika Fransiskayana andri dwi pujiastuti Anggi Hanif Setyadin Anggi Hanif Setyadin Anggrei Viona Seulalae Anhar Rozi Anne Safrina Ardina, Carissa Mutiara Ari Elisa Ratih Arumsari, Theresia Puspita Ary Apriland Asadatun Abdullah Asri Pratitis Asti Latifah Atang Sutandi Atiek Rostika Aulia Andhikawati Azizah Nuraini Bambang - Riyanto Bambang Kusmiarso Barokah, Giri Rohmad Bayu Sejati Bintang Efrata Aprilia Bintari Dewi Darmaputri Bustami Ibrahim Bustami Ibrahim Cahyani, Reni Tri casti hasan sanapi Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Chitra Octavina CHRISTI LIAMITA Danu Ariono dede - saputra Dede Saputra Dede Saputra Deden Yusman Maulid Dedi Soedarma Desniar - - Desyandri Desyandri Dewi Setiyowati Gadi Diah Anggraini Wulandari Dian Herawati Diana Ningdya Lihuana Didid Diapari Didy Laksmono R Djailani, Fernandy M. Doddy Zulverdi Dyatmiko, Ruruh Eko Fajar Nurprasetyo Eko Muhammad Isa Ekowati Chasanah Ekowati Chasanah Ekowati Chasanah ELIN AMALIA ella - salamah Ella Salamah Ella Salamah Endi Suhendi Endi Suhendi Endy Dwi Tjahjono Eriawan, Ridho Wahyu Ermawati Dewi Erwin Gunawan Hutapea Erwin Haryono Eva Harlina Eva Yanti Siregar Evy Damayanthi Ewi Pasaribu Fadjar Majardi Faisal Anwar Fauziah, Silva Febrina Olivia Akerina Feri Kusnandar Fibre, Milda Fibria, Milda Fibria, Milda F Fibria, Milda F Fikriyah, Annisaa Nurul Fitri Handayani Fitriany Podunge Giri Rohmad Barokah Gunawan Gunawan Gustiningrum, Almalia Surya H, Shinta Sari Hadi Nasbey Hadi Riyadi Hafiludin, H Hafit Isandono Hana Aulia Sativa Handri Adiwilaga Hani Novanti, Hani Hanifah Nuryani Lioe Hanifuddin, Hanifuddin Hanifuddin, M Hanifuddin, M Hanifuddin, M. Hanung Adi Nugroho Harahap, Sinar Depi Harsi D. Kusumaningrum Hartiningsih Hartiningsih Hefni Effendi Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan Hidayat, Toni Hilyatin, Dewi Laela I Gede Eka Surya Kanta I Komang Gede Wiryawan I Nyoman Suarka I Wayan Cika I Wayan Suharta, I Wayan Ida Kaniawati IETJE WIENTARSIH Ifah Munifah Ika Astiana Ika Nilawati Ikhsanul Khairi Ikram Abi Hamzah Kurniawan Illinia Ayudhia Riyadi Imam Gunadi Indah E Wijayanti, Indah E Indah Rahayu Widadi Irama Dramawanti Pamungkas Irman Febrian Irsad Andriyanto Isdoni Bustaman Iskandar Mirza Jacoeb, Agoes Japri, Veronica Japri, Veronica Jessica Shinta Uli Simangunsong Joko Santoso Juwita. M, Endah Juwita. M, Endah K, Rona Malam Karina, Rona Malam Karina, Rona Malam Karina, Rona Malam Komariah Tampubolon Kustiariyah Tarman LAKSMI AMBARSARI Lilis Khotijah Lilis Nuraida Lubis, Roslian Lusi Safriani Lussana Rossita Dewi M F Rahardjo M. Khairun Iffat Made - Suhandana Made Suhandana Madyastuti, Rini Maggy T Suhartono MAGGY T. SUHARTONO Maggy T. Suhartono Maggy Thenawidjaja Suhartono Maglory Siburian Mahyudi Mahyudi Mala Nurilmala Manik, Btr Sri Syntia Marwan Marwan Masagus Abdul Azis masdudi masdudi Maymuchar, Maymuchar medal lintas perceka Mei Kristina Situmorang Merdekawati, Dewi Mohamad Taufik Mohammad Irfan Mohammad Zaenuri Moneca Diah Listiyaningsih Muh Tazri Nasirullah Muhammad Alhan muhammad fikri Muhammad Hanifuddin Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Syahril Harahap Muhammad Zakiyul Fikri Muhammad, Hanifuddin MUJIZAT KAWAROE Munandar, Aris Mutiara Rahmawati N. Nurjanah Nanang Priatna Nani Nur’aenah Nelson Saksono nico Dynnar Ninik Purbosari Noviyan Darmawan Nugroho, Teguh Setyo Nur Mahmudi Ismail Nuraini Harmastuti Nurfajrin Nisa Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nuring Wulansari Nurjanah Nurjanah . Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurkholisoh Ibnu Aman Nurlisa Alias Butet Nurul Farach Nuryani Rustaman Palupi, Nurheni Sri Pamungkas, Irama Dramawanti Pari, Rizfi Faris Parlika, Rizki Perdana, Adli Waliul Permana, Bayu Pertiwi, Rizsa Mustika Pipih Suptijah Pitria Andriyani Praptining Rahayu Primahana, Gian Puji Rianti Purnama Arafah Purwatiningsih Purwatiningsih Putri, Risma Aliviani R, Catur Yuliani Raden Hilman Wirayudha Raden Hilman Wirayudha Rahma Dini Arbajayanti Rahmatia Garwan Rahmawati, Rahmawati Rahmawati, Septiya Respatiningsih, Catur Y. Respatiningsih, Catur Yuliani Ridho Hakim Rieska Roskananda RIJAN ZAKARIA Riki Kurniawan Rimbawan , Rina Rina Rini Suwardinni Rio Khasananda RISDIANA RISDIANA, RISDIANA Rizsa Mustika Pertiwi Rona Malam, Karina Roni Nugraha Rozi Prima Yenni Ruddy Suwandi Rustaman Rustaman S Nurul Janah Saeful Bahri Safrina Dyah Hardiningtyas Sahrul Hidayat Sakinah, Aula Saksono, Nelson Saksono Santhy Wisuda Sidauruk Santoso, Dewi Irawati Soeria Saputra, Dede Saputri, Mala Saraswati Saraswati Sari, Shinta Sari, Shinta Selvanda Moreine Bunga Septiowati, Rini Shabrina Aulia Sharah Novita Sari Shindy Hamidah Manteu Silaban, Rosella siluh putu sri dia utari Silvia Sari Siti Nurjanah Sitti Wajizah Sri Anna Marliyati Sri Budiarti Poerwanto Sri Purwaningsih Sri Redjeki Stephani Bija Suciati Sudarisman Sudiro Pambudi Sugeng Heri Suseno Suhaedi Suhaedi Suhaima, Nurafi Razna Sukarmin Sukarmin Suprihatin Suprihatin Susi Desminarti Swastikawati, Ayu Setiti Syachman Perdymer Syarif Rokhmat Hidayat Syarif Rokhmat Hidayat Syefri Rusyadi Taufan Ichza Baharuddin - Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Rahman Taufiqurrahman Taufiqurrahman Teti Teti Togar Saragi, Togar Toni Hidayat Tukmaida Simatupang Tumeal Duri Uju Uju Uju Uju Umi Faridah Untung Trimo Laksono Uzainah Aremhas W.M Herry Susilowati Wahyu Ramadhan Wasmen Manalu Widhorini, Widhorini Widya Sari Wila Rumina Nento Win Trilaksani Wini - Trilaksani Wulansari Yenni Yenni Yerizon Yerizon Yulia Oktavia Yuliani, Catur Yuliani, Catur Yunia Vanesa Yuniarti, Tatty Yusro Nuri Fawzya Z, Yulia Rahmawati