Claim Missing Document
Check
Articles

Fraksinasi Peptida dari Hidrolisat Protein Ikan Selar (Selaroides leptolepis): Fractination of Peptide from Selar Fish Protein Hydrolysate (Selaroides leptolepis) Reinal Putalan; Tati Nurhayati; Ekowati Chasanah
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 23 No 3 (2020): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 23(3)
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v23i3.32202

Abstract

Ikan selar (Selaroides leptolepis) merupakan ikan dengan sebaran yang cukup luas dengan produksi yang melimpah serta memiliki kandungan gizi protein yang tinggi. Peptida yang berasal dari hidrolisat protein ikan mempunyai manfaat yang besar untuk pengembangan produk pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan mendapatkan fraksi yang memiliki aktivitas antioksidan dan inhibitor ACE dari hidrolisat protein ikan selar. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan fraksinasi peptida menggunakan kolom kromatografi, lalu dikarakterisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksinasi dengan kolom kromatografi filtrasi gel mendapatkan 2 fraksi, yaitu fraksi A dan B dengan IC50 berturut-turut 4.737,95 ppm dan 529,42 ppm, serta memiliki aktivitas inhibitor ACE sebesar 90,65% dan 96.61%. Peptida fraksi B lebih potensial sebagai antioksidan dan inhibitor ACE.
Karakterisasi fraksi amonium sulfat tripsin yang diisolasi dari usus ikan tongkol (Euthynnus affinis): Tripsin dari ikan tongkol Tati Nurhayati; Roni Nugraha; Diana Ningdya Lihuana
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 23 No 2 (2020): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 23(2)
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v23i2.32221

Abstract

Usus ikan tongkol merupakan bagian saluran pencernaan ikan yang memiliki pH neteral sehingga berpotensi sebagai sumber enzim, yaitu enzim tripsin. Enzim tripsin dari jeroan ikan bisa menjadi alternatif dari enzim tripsin komersil yang berasal dari babi dan sapi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik fraksi amonium sulfat enzim tripsin dari usus ikan tongkol. Tahapan penelitian diawali dengan ekstraksi enzim tripsin dari usus ikan tongkol lalu difraksinasi menggunakan amonium sulfat (0-80%). Fraksi terbaik dikarakterisasi suhu, pH, pengaruh ion logam, stabilitas terhadap NaCl, dan substrat optimum serta dilakukan analisis kinetika reaksi. Pengukuran aktivitas enzim menggunakan substrat N-α-benzoyl-DL-arginine-p-nitroanilide (BAPNA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kasar tripsin memiliki aktivitas sebesar 0,205 U/mL. Aktivitas enzim tripsin tertinggi terdapat pada fraksi amonium sulfat fraksi 40-50% sebesar 0,248 U/mL. Enzim bekerja optimum bekerja pada suhu 60°C dan pH 9. Ion logam ZnCl2 dan CaCl2 menghambat aktivitas tripsin, sedangkan MnCl2, CuCl2, dan NaCl dapat meningkatkan aktivitas tripsin. Aktivitas tripsin stabil pada NaCl 5-30%. Enzim tersebut memiliki nilai Vmaks sebesar 0,42 mmol/s dan nilai Nilai Km sebesar 1,12 mM
Autentikasi Produk Olahan Ikan Hiu Komersial menggunakan Teknik Species-Specific DNA Mini-barcodes.: Authentication of Commercially Shark Products Using Species-Specific DNA Mini-barcodes Techniques Asadatun Abdullah; Ari Elisa Ratih; Shabrina Aulia; Puji Rianti; Tati Nurhayati; Agoes Mardiono Jacoeb
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 23 No 2 (2020): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 23(2)
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v23i2.32226

Abstract

Pemanfaatan ikan hiu sebagai bahan baku produk olahan perikanan dapat menyebabkan berkurangnya populasi ikan hiu yang juga rentan akan kepunahan. Ikan hiu pada umumnya diperdagangkan dalam bentuk sirip, daging ikan yang diasinkan dan direbus, minyak ikan serta sebagai bahan subtitusi pada pakan hewan sehingga proses identifikasi menggunakan metode berbasis morfologi dan meristik sulit dilakukan. Sebagai alternatif proses autentikasi bahan baku produk olahan ikan hiu adalah menggunakan teknik DNA mini barcodes. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengaplikasikan primer DNA mini barcodes yang spesifik terhadap tiga species hiu terancam punah yang masuk dalam daftar CITES (Sphyrna lewini, Alopias pelagicus, Carcharhinus falciformis) serta mengaplikasikan pada berbagai produk olahan ikan hiu. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi koleksi sampel produk olahan perikanan, perancangan primer spesifik, isolasi DNA, pengujian kualitas dan kuantitas DNA, amplifikasi DNA, dan sekuensing. Berbagai produk olahan komersial berhasil diamplifikasi oleh primer spesifik yaitu pada target 300 pb (S. lewini), 285 pb (A. pelagicus) dan 352 pb (C. falciformes). Hasil sekuensing DNA sampel menunjukkan bahwa spesies teridentifikasi adalah S. lewini, A. pelagicus, C. falciformes dan Hemigaleus microstoma dengan kemiripan 99-100%. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih terdapatnya pemanfaatan ikan hiu yang dilindungi secara ilegal, sehingga perlu penerapan regulasi yang lebih ketat untuk melestarikan spesies-spesies hiu yang terancam kepunahannya.
Penurunan Kandungan Protein Penyebab Alergi pada Proses Pembuatan Surimi Ikan Nila (Oreochromis niloticus): Reduction of Allergenic Proteins during Processing of Tilapia (Oreochromis niloticus) Surimi Roni Nugraha; Irama Dramawanti Pamungkas; Rizsa Mustika Pertiwi; Tati Nurhayati
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 23 No 3 (2020): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 23(3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v23i3.33639

Abstract

Parvalbumin, sebuah protein sarkoplasmik merupakan penyebab utama alergi ikan. Proses pencucian pada pembuatan surimi dapat menghilangkan protein-protein sarkoplasmik dari daging ikan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menentukan efek pencucian dan pemanasan serta penambahan enzim terhadap kandungan parvalbumin surimi. Profil protein divisualisasikan menggunakan sodium-deodecyl sulfate polyacrylamide gel electrophoresis (SDS-PAGE) dan intensitasnya diukur. Hasil SDS-PAGE memperlihatkan bahwa proses pencucian menghilangkan protein-protein sarkoplasmik yang diindikasikan dengan menurunnya jumlah dan intensitas pita protein pada surimi. Selain itu, profil protein dari air cucian hampir sama dengan profil protein dari daging ikan segar, menunjukkan bahwa sebagian besar protein dari daging ikan segar terbawa oleh air cucian. Adapun kandungan parvalbumin pada surimi menurun hingga 95% setelah proses pencucian, dan proses pemanasan maupun penambahan enzim tidak berpengaruh terhadap penurunan parvalbumin. Oleh karena alergenitas ikan berkorelasi dengan kandungan parvalbumin, surimi dapat menjadi alternatif sumber hipoalergenik protein ikan.
Komponen Asam Amino dan Aktivitas Enzim Tripsin dari Usus Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) dan Kakap Merah (Lutjanus campechanus): Amino Acid Components and Trypsin Enzyme Activity from Intestines of Yellowfin Tuna (Thunnus albacares, Bonnaterre 1788) and Red Snapper (Lutjanus campechanus, Poey 1860) Rahma Dini Arbajayanti; Tati Nurhayati; Mala Nurilmala
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 24 No 1 (2021): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v24i1.33878

Abstract

Jeroan ikan dikenal sebagai salah satu sumber enzim pencernaan yang melimpah, terutama sebagai sumber proteinase pencernaan yang baik, salah satunya adalah tripsin. Jenis dan habitat ikan akan memengaruhi sifat tripsin ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan komponen asam amino daging dan aktivitas ekstrak kasar enzim tripsin dan usus ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) dan ikan kakap merah (Lutjanus campechanus). Kedua jenis ikan diamati morfometrik dan rasio bobot jeroan ikan. Selain itu komposisi kimia, komponen asam amino daging, dan aktivitas ekstrak kasar enzim tripsin dari usus kedua jenis ikan tersebut kemudian dianalisis... Secara umum ikan tuna sirip kuning memiliki komposisi asam amino yang lebih tinggi dibandingkan ikan kakap merah, terutama pada komponen asam amino histidina, leusina, asam aspartat, lisina dan asam glutamat. Komponen asam amino yang paling dominan terdapat pada kedua jenis ikan tersebut adalah asam glutamat. Enzim tripsin ekstrak kasar usus ikan tuna memiliki aktivitas yang lebih tinggi yaitu 4,908 U/mg dibandingkan dengan ekstrak kasar usus ikan kakap merah sebesar 0,076 U/mg.
Ekstraksi Kolagen Kulit Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) menggunakan Enzim Pepsin dan Papain: Collagen Extraction of Yellowfin Tuna (Thunnus albacares) Skin Using Pepsin and Papain Nurjanah Nurjanah; Taufan Ichza Baharuddin -; Tati Nurhayati
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 24 No 2 (2021): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 24(2)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v24i2.35410

Abstract

Kolagen merupakan senyawa protein rantai panjang yang tersusun atas asam amino alanina, arginina, lisina, glisina, prolina, serta hiroksiprolina. Kolagen merupakan protein jaringan ikat yang dapat dihasilkan dari limbah kulit ikan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan karakteristik kolagen yang diekstraksi dengan metode enzimatis. Metode penelitian terbagi menjadi dua tahap yaitu tahap ekstraksi enzim pepsin dari lambung ikan tuna sirip kuning dan tahap ekstraksi kolagen kulit tuna dengan metode enzimatis. Enzim pepsin yang diekstraksi dari lambung tuna sirip kuning memiliki nilai aktivitas spesifik 8.680 U/mg. Waktu perendaman dengan NaOH terbaik adalah 12 jam. Waktu hidrolisis kulit dengan asam asetat terbaik adalah 72 jam. Kolagen larut papain memiliki bobot molekul 310 kDa, gugus fungsi amida A, B, I, II, dan III,dengan rendemen 2,13%. Kolagen larut pepsin sebagian memiliki bobot 328 kDa, gugus fungsi amida A, I, II, dan III, dengan rendemen 0,8%.
Integrasi Sentrifugasi Suhu Rendah dengan Optimasi Ekstraksi Enzimatis Minyak Mata Tuna menggunakan Response Surface Methodology: Integration of Low Temperature Centrifugation with Optimization of Tuna Eye Oil Enzymatic Extraction Using Response Surface Methodology Wini Trilaksani; Bambang Riyanto; Tati Nurhayati; Joko Santoso; Ikram Abi Hamzah Kurniawan
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 24 No 3 (2021): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 24(3)
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v24i3.36652

Abstract

Tuna eye oil which is rich in omega-3 fatty acids eicosapentaenoic acid and docosahexaenoic acid can be obtained by low temperature extraction however the yield was not optimum yet. The yield value of tuna eye oil can be increased with enzymatic hydrolysis. Response Surface Methodology (RSM) can help analyze the effect of factors on the response to optimize the conditions of enzymatic hydrolysis. The purpose of this study was to maximization of oil yield, determine the optimum conditions for enzymatic extraction of tuna eye oil with different papain enzyme concentration and hydrolysis time using central composite design-face centered (CCDFC) modeling on RSM and determination of oil characteristics. The validation optimum of the enzymatic hydrolysis resulted in a yield value of 11.24±0.09% at the concentration of 1.02% papain enzyme for 3 hours. The EPA and DHA content of tuna eye oil at the optimum condition was classified as very high, 6.02% EPA and 30.30% DHA from 99.90% of the total identified fatty acids.
Karakterisasi Pepsin Lambung Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) yang Dikeringkan dengan Metode Berbeda: Pepsin Characterization of Yellowfin Tuna Stomach (Thunnus albacares) Dryed with Different Methods Tati Nurhayati; Uju Uju; Jessica Shinta Uli Simangunsong
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 25 No 1 (2022): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 25(1)
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v25i1.38427

Abstract

Pepsin merupakan enzim proteolitik yang aktif dalam kondisi asam. Selama ini pepsin dihasilkan dari lambung babi dan sapi. Bahan baku alternatif penghasil pepsin adalah lambung ikan tuna sirip kuning. Enzim dalam bentuk kering (powder) akan lebih mudah dalam penyimpanan dan bersifat stabil. Tujuan penelitian ini menganalisis karakteristik pepsin dari lambung tuna sirip kuning dan pengaruh metode pengeringan terhadap karakteristik pepsin tersebut. pepsinpepsin. Metode pengeringan yang digunakan yaitu spray drying dan freeze drying. Aktivitas spesifik ekstrak kasar pepsin 19.982,52 U/mg, dengan Vmaks 50.000 mmol/s dan Km 0,5 mM. Pepsin optimum pada suhu 50°C dan pH 2, serta memiliki bobot molekul 32 kDa. Pepsin hasil spray dryer memiliki aktivitas spesifik 7.693,5 U/mg, serta nilai Vmaks 833,33 mmol/s dan Km 0,5 mM, sedangkan hasil freeze dryer memiliki aktivitas spesifik 8.606,75 U/mg, serta nilai Vmaks dan Km berturut-turut 1.666,67 mmol/s dan 0,833 mM. Bobot molekul pepsin hasil pengeringan spray dryer 33 kDa dan freeze dryer 33 kDa. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas spesifik pepsin menurun setelah proses pengeringan.
Karakterisasi Jeroan Ikan Cakalang sebagai Skrining Awal Bahan Baku Perangkap Lalat Rumah Musca domestica dan Antibakteri: Characterization of Skipjack Viscera as Initial Screening of Sources for Housefly Traps Musca domestica and Antibacterial Rahmatia Garwan; Harsi Kusumaningrum; Tati Nurhayati; Hanifah Nuryani Lioe
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 25 No 1 (2022): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 25(1)
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v25i1.38555

Abstract

Viscera of skipjack tuna which is rich in protein has the potential as a source of Musca domestica house fly trap-compounds as well as a source of antibacterial. This study aims to explore the potential of skipjack viscera in the form of stomach, intestines, liver and the mixtures as a source of house fly traps and antibacterial components. Skipjack viscera were stored for 2 days at room temperature. Moisture content, protein, TVB, amino acids, fly trap activity and antibacterial activity were then analyzed. The results showed that the water content, fat and TVB of all parts of skipjack viscera increased, while the protein content decreased during 2 days of storage. The water content ranged from 73,90% wb to 85,19% wb. Protein content was found from 14,46% wb to 18,07% wb. Fat content ranged from 0,95% wb to 2,71% wb, while TVB levels ranged from 64,74 mg N/100 g to 133,92 mg N/100 g. The main amino acid composition of skipjack viscera was glutamic acid, arginine, glycine, phenylalanine, tyrosine, lysine, serine, valine and histidine. The increase in TVB levels after 2 days of storage was associated with the highest activity of stomach viscera in trapping flies with an average of 13.50 flies. The greatest bacterial growth inhibition was showed by the mixture of viscera on day 0 at a concentration of 75% against Staphylococcus aureus and Escherichia coli, i.e., 9.30 mm and 8.78 mm zone of inhibition, respectively. The antibacterial activity against both bacteria was classified as a moderate. Flies-trapping and antimicrobial compounds are likely closely related to the amino acid composition of skipjack viscera. More in-depth research on the role of amino acids as the main component of flies-trapper and antimicrobial of skipjack viscera is the subject of further research.
Semipurifikasi dan Karakterisasi Kolagenase dari Organ Dalam Ikan Bandeng (Channos channos, Forskal) Tatty Yuniarti; Tati Nurhayati; Agoes M Jacoeb
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v4i2.22

Abstract

Aktivitas enzim-enzim proteolisis seperti kolagenase, dapat memecah proteinmenjadi molekul yang lebih sederhana (autolisis) mengakibatkan terjadinya pelemasandaging ikan pada fase post mortem. Penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui sifat-sifatenzim tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memurnikan dan mengkarakterisasienzim kolagense dari organ dalam bandeng. Enzim kolagenase telah dapat dimurnikan dariorgan dalam bandeng (Chanos chanos, Forskal), dengan ekstraksi dan pengendapanmenggunakan ammonium sulfat. Tingkat kelipatan pemurnian yang dihasilkan 2,347 danyield adalah 35,42. Karakterisasi kolagenase menunjukkan suhu optimum 50 oC dan pHoptimum 8-9. Enzim kolagenase dapat dihambat dengan kuat oleh serine proteinaseinhibitor (PMSF)dan meningkat aktivitasnya dengan penambahan Ca2+ dan Na+, enzimkolagenase ini stabil pada 10-50 oC and pH 8-9.
Co-Authors - - cholifah . Uju . Uju ., William A. Hadi Mahmud A. Zaenal Mustopa Abdullah Abdullah Ace Baehaki Ace Baekhari Aceng Jaelani, Aceng Achmad Samsudin Agnes I Agoes Jacoeb Agoes M Jacoeb Agoes M Jacoeb Agoes Mardiono Jacoeb Ahmad Syihan Ismail Aini, Khusnul Akhis R. Hutabarat Alfi Hamdan Zamzami Ali Khomsan Anabokay, Rolen Yaldivilmon Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andika Fransiskayana andri dwi pujiastuti Anggi Hanif Setyadin Anggi Hanif Setyadin Anggrei Viona Seulalae Anhar Rozi Anne Safrina Ardina, Carissa Mutiara Ari Elisa Ratih Arumsari, Theresia Puspita Ary Apriland Asadatun Abdullah Asri Pratitis Asti Latifah Atang Sutandi Atiek Rostika Aulia Andhikawati Azizah Nuraini Bambang - Riyanto Bambang Kusmiarso Barokah, Giri Rohmad Bayu Sejati Bintang Efrata Aprilia Bintari Dewi Darmaputri Bustami Ibrahim Bustami Ibrahim Cahyani, Reni Tri casti hasan sanapi Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Chitra Octavina CHRISTI LIAMITA Danu Ariono dede - saputra Dede Saputra Dede Saputra Deden Yusman Maulid Dedi Soedarma Desniar - - Desyandri Desyandri Dewi Setiyowati Gadi Diah Anggraini Wulandari Dian Herawati Diana Ningdya Lihuana Didid Diapari Didy Laksmono R Djailani, Fernandy M. Doddy Zulverdi Dyatmiko, Ruruh Eko Fajar Nurprasetyo Eko Muhammad Isa Ekowati Chasanah Ekowati Chasanah Ekowati Chasanah ELIN AMALIA ella - salamah Ella Salamah Ella Salamah Endi Suhendi Endi Suhendi Endy Dwi Tjahjono Eriawan, Ridho Wahyu Ermawati Dewi Erwin Gunawan Hutapea Erwin Haryono Eva Harlina Eva Yanti Siregar Evy Damayanthi Ewi Pasaribu Fadjar Majardi Faisal Anwar Fauziah, Silva Febrina Olivia Akerina Feri Kusnandar Fibre, Milda Fibria, Milda Fibria, Milda F Fibria, Milda F Fikriyah, Annisaa Nurul Fitri Handayani Fitriany Podunge Giri Rohmad Barokah Gunawan Gunawan Gustiningrum, Almalia Surya H, Shinta Sari Hadi Nasbey Hadi Riyadi Hafiludin, H Hafit Isandono Hana Aulia Sativa Handri Adiwilaga Hani Novanti, Hani Hanifah Nuryani Lioe Hanifuddin, Hanifuddin Hanifuddin, M Hanifuddin, M Hanifuddin, M. Hanung Adi Nugroho Harahap, Sinar Depi Harsi D. Kusumaningrum Hartiningsih Hartiningsih Hefni Effendi Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan Hidayat, Toni Hilyatin, Dewi Laela I Gede Eka Surya Kanta I Komang Gede Wiryawan I Nyoman Suarka I Wayan Cika I Wayan Suharta, I Wayan Ida Kaniawati IETJE WIENTARSIH Ifah Munifah Ika Astiana Ika Nilawati Ikhsanul Khairi Ikram Abi Hamzah Kurniawan Illinia Ayudhia Riyadi Imam Gunadi Indah E Wijayanti, Indah E Indah Rahayu Widadi Irama Dramawanti Pamungkas Irman Febrian Irsad Andriyanto Isdoni Bustaman Iskandar Mirza Jacoeb, Agoes Japri, Veronica Japri, Veronica Jessica Shinta Uli Simangunsong Joko Santoso Juwita. M, Endah Juwita. M, Endah K, Rona Malam Karina, Rona Malam Karina, Rona Malam Karina, Rona Malam Komariah Tampubolon Kustiariyah Tarman LAKSMI AMBARSARI Lilis Khotijah Lilis Nuraida Lubis, Roslian Lusi Safriani Lussana Rossita Dewi M F Rahardjo M. Khairun Iffat Made - Suhandana Made Suhandana Madyastuti, Rini Maggy T Suhartono MAGGY T. SUHARTONO Maggy T. Suhartono Maggy Thenawidjaja Suhartono Maglory Siburian Mahyudi Mahyudi Mala Nurilmala Manik, Btr Sri Syntia Marwan Marwan Masagus Abdul Azis masdudi masdudi Maymuchar, Maymuchar medal lintas perceka Mei Kristina Situmorang Merdekawati, Dewi Mohamad Taufik Mohammad Irfan Mohammad Zaenuri Moneca Diah Listiyaningsih Muh Tazri Nasirullah Muhammad Alhan muhammad fikri Muhammad Hanifuddin Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Syahril Harahap Muhammad Zakiyul Fikri Muhammad, Hanifuddin MUJIZAT KAWAROE Munandar, Aris Mutiara Rahmawati N. Nurjanah Nanang Priatna Nani Nur’aenah Nelson Saksono nico Dynnar Ninik Purbosari Noviyan Darmawan Nugroho, Teguh Setyo Nur Mahmudi Ismail Nuraini Harmastuti Nurfajrin Nisa Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nuring Wulansari Nurjanah Nurjanah . Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurkholisoh Ibnu Aman Nurlisa Alias Butet Nurul Farach Nuryani Rustaman Palupi, Nurheni Sri Pamungkas, Irama Dramawanti Pari, Rizfi Faris Parlika, Rizki Perdana, Adli Waliul Permana, Bayu Pertiwi, Rizsa Mustika Pipih Suptijah Pitria Andriyani Praptining Rahayu Primahana, Gian Puji Rianti Purnama Arafah Purwatiningsih Purwatiningsih Putri, Risma Aliviani R, Catur Yuliani Raden Hilman Wirayudha Raden Hilman Wirayudha Rahma Dini Arbajayanti Rahmatia Garwan Rahmawati, Rahmawati Rahmawati, Septiya Respatiningsih, Catur Y. Respatiningsih, Catur Yuliani Ridho Hakim Rieska Roskananda RIJAN ZAKARIA Riki Kurniawan Rimbawan Rimbawan Rina Rina Rini Suwardinni Rio Khasananda RISDIANA RISDIANA, RISDIANA Rizsa Mustika Pertiwi Rona Malam, Karina Roni Nugraha Rozi Prima Yenni Ruddy Suwandi Rustaman Rustaman S Nurul Janah Saeful Bahri Safrina Dyah Hardiningtyas Sahrul Hidayat Sakinah, Aula Saksono, Nelson Saksono Santhy Wisuda Sidauruk Santoso, Dewi Irawati Soeria Saputra, Dede Saputri, Mala Saraswati Saraswati Sari, Shinta Sari, Shinta Selvanda Moreine Bunga Septiowati, Rini Shabrina Aulia Sharah Novita Sari Shindy Hamidah Manteu Silaban, Rosella siluh putu sri dia utari Silvia Sari Siti Nurjanah Sitti Wajizah Sri Anna Marliyati Sri Budiarti Poerwanto Sri Purwaningsih Sri Redjeki Stephani Bija Suciati Sudarisman Sudiro Pambudi Sugeng Heri Suseno Suhaedi Suhaedi Suhaima, Nurafi Razna Sukarmin Sukarmin Suprihatin Suprihatin Susi Desminarti Swastikawati, Ayu Setiti Syachman Perdymer Syarif Rokhmat Hidayat Syarif Rokhmat Hidayat Syefri Rusyadi Taufan Ichza Baharuddin - Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Rahman Taufiqurrahman Taufiqurrahman Teti Teti Togar Saragi, Togar Toni Hidayat Tukmaida Simatupang Tumeal Duri Uju Uju Uju Uju Umi Faridah Untung Trimo Laksono Uzainah Aremhas W.M Herry Susilowati Wahyu Ramadhan Wasmen Manalu Widhorini, Widhorini Widya Sari Wila Rumina Nento Win Trilaksani Wini - Trilaksani Wulansari Yenni Yenni Yerizon Yerizon Yulia Oktavia Yuliani, Catur Yuliani, Catur Yunia Vanesa Yuniarti, Tatty Yusro Nuri Fawzya Z, Yulia Rahmawati