p-Index From 2021 - 2026
12.15
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Spirakel VISIKES Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Abdimas PALASTREN Jurnal Kesehatan Gigi Jurnal Pendidikan Usia Dini HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Unnes Journal of Public Health Public Health Perspective Journal Jurnal Sehat Mandiri PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat HSG (Health Science Growth) Journal Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Puruhita Quality : Jurnal Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Health and Nutrition Research Journal of Community Empowerment Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Asian Journal of Healthcare Analytics Jurnal Riptek Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Journal of Nonformal Education PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Abdimas Jurnal Bina Desa Unnes Journal of Public Health Jurnal Info Kesehatan Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Creativity Student Public Health Perspective Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Serbuk-Penyedap Rasa dari Alam: Ekstrak Kaldu dari Cangkang Udang Segar (L. vannamei) menggunakan Refluk Berbantuan Bromelain Wara Dyah Pita Rengga; Erika Wijayanti; Yoga Agung Prabowo; Shakin Ervita Oktaviyani; Nanik Wijayati; Widya Hary Cahyati
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 18, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Politeknik - Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jpbkp.v18i1.909

Abstract

Limbah cangkang udang menimbulkan permasalahan polusi udara dan tumpukan sampah yang dihinggapi lalat. Pemanfaatan cangkang udang yang kaya protein dapat diekstraksi untuk dimanfaatkan sebagai serbuk penyedap rasa. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan karakteristik dari filtrat ekstrak cangkang udang segar dan produk serbuk rasa udang, serta menentukan kondisi ekstraksi yang optimal pada penggunaan konsentrasi bromelain dan waktu refluk. Metode yang digunakan untuk pengambilan ekstrak udang dengan cara ekstraksi dengan alat refluk yang dilengkapi dengan pendingin yang terbagi menjadi dua tahap yaitu penambahan larutan garam dan enzim bromelain Gabungan filtrat ekstraksi dianalisis menggunakan GC-MS dan FT-IR. Selanjutnya filtrat diformulasikan menjadi serbuk penyedap rasa udang dengan beberapa bahan tambahan berupa tepung dan rempah-rempah. Selanjutnya, serbuk penyedap rasa dianalisis kadar air dan TEM. Ekstrak cangkang udang segar yang dianalsis mengandung senyawa dimetilamina dan trimetilamina yang merupakan kandungan protein, dengan kadar protein mencapai 28,984%. Selain protein, ekstrak juga mengandung asam lemak cangkang udang. Serbuk penyedap rasa udang yang dihasilkan mempunyai ukuran partikel sebesar 5 s.d 25 nm, dengan kadar air 11,11%. Kondisi operasi optimal ekstraksi protein dengan metode refluk pada kombinasi konsentrasi 2% katalis enzim bromelain pada suhu refluks 55 °C selama 1,5 jam. Ekstraksi menggunakan enzim bromelain secara bertahap memberikan kualitas flavor udang berupa serbuk kandungan protein dan lemak udang yang dipadu menjadi cita rasa spesifik dengan ukuran nanometer. AbstractShrimp shell waste causes air pollution problems and piles of garbage that flies infest. The utilization of shrimp shells rich in protein can be extracted to be used as flavouring powder. This research was conducted to determine the characteristics of fresh shrimp shell extract filtrate and shrimp flavour powder product and the optimal extraction conditions using bromelain concentration and reflux time. The method used for extracting shrimp extract through extraction with a reflux tool equipped is divided into two stages adding a salt solution and bromelain enzyme. The mixed filtrate was analyzed using GC-MS and FT-IR. The filtrate is formulated into shrimp flavouring powder with some additional ingredients in the form of flour and spices. The flavouring powder was analyzed for water content and TEM. The fresh shrimp shell extracts analyzed containing dimethylamine and trimethylamine compounds which are protein content, with protein content reaching 28.984%. In addition to protein, the extract also contains fatty acids in shrimp shells. The resulting shrimp flavouring powder has a particle size of 5 to 25 nm, with a moisture content of 11.11%. Optimal operating conditions for protein extraction by reflux were method at a combined concentration of 2% bromelain enzyme catalyst at a reflux temperature of 55°C for 1.5 hours. Extraction using bromelain enzymes gradually gives shrimp flavour as a powder containing shrimp protein, combined into a specific taste with nanometer size.
Pendampingan Pembuatan Kudapan Berbahan Tepung Bonggol Pisang di Kelurahan Patemon Gunungpati Semarang Natalia Desy Putriningtyas; Widya Hary Cahyati; Efa Nugroho
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11539

Abstract

ABSTRAK Anak akan mampu mengembangkan potensi maksimalnya apabila didukung dengan gizi yang baik. Masalah gizi pada anak adalah pendek, underweight, obesitas dan anemia. Kudapan sehat menjadi salah satu asupan yang mampu memberikan kontribusi untuk gizi anak. Bonggol pisang memiliki potensi sebagai bahan pembuatan kudapan sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dan edukasi gizi yang berkaitan dengan kudapan sehat berbahan bonggol pisang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan pendampingan, pelatihan dan edukasi gizi. Mitra pengabdian kepada masyarakat adalah ibu rumah tangga kelurahan Patemon kecamatan Gunungpati Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan dan edukasi gizi yang dilakukan terhadap ibu rumah tangga memberikan peningkatan pengetahuan berkaitan dengan pemilihan kudapan sehat dan proses pengolahan bonggol pisang menjadi tepung sehingga mampu diolah menjadi kudapan sehat bagi anak. Hasil pengabdian ini juga menunjukkan bahwa perlu adanya monitoring dan evaluasi dari stakeholder sebagai penjamin keberlangsungan program penyediaan kudapan sehat anak. Pengabdian ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga dalam memanfaatkan potensi pangan lokal. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan para Ibu rumah tangga kelurahan Patemon kecamatan Gunungpati kota Semarang yang berkaitan dengan pemilihan kudapan sehat pada anak yang berbasis pangan lokal. Kata Kunci: Anak, Bonggol Pisang, Edukasi, Gizi  ABSTRACT Children will be able to develop their full potential if supported by good nutrition. Nutritional problems in children are shortness, underweight, obesity and anaemia. Healthy snacks are one intake that can contribute to child nutrition. Banana pseudostem has potential as an ingredient for making healthy snacks. This community service activity aims to provide assistance and nutrition education related to healthy snacks made from banana pseudostem. The method of implementing community service activities uses mentoring, training and nutrition education. The community service partners are housewives in Patemon village, Gunungpati sub-district, Semarang. The results showed that the mentoring and nutrition education activities carried out for housewives provided an increase in knowledge related to the selection of healthy snacks and the process of processing banana pith into flour so that it can be processed into healthy snacks for children. The results of this service also show that there is a need for monitoring and evaluation from stakeholders to ensure the sustainability of the programme to provide healthy snacks for children. This service is also expected to increase the capacity of housewives in utilising local food potential. The conclusion of this service activity is that there is an increase in the knowledge of housewives in Patemon village, Gunungpati sub-district, Semarang city, related to the selection of healthy snacks for children based on local food.  Keywords: Children, Banana Hump, Education, Nutrition
Sosialisasi Higiene dan Sanitasi Penjamah Makanan di KB/TK Alam Jungle School Semarang Natalia Desy Putriningtyas; Yanesti Nuravianda Lestari; Latifah Rachmawati; Widya Hary Cahyati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.12249

Abstract

ABSTRAK Penyelenggaran makanan menjadi salah satu hal penting bagi institusi pendidikan yang turut dilengkapi dengan fasilitas penitipan anak. Kejadian kontaminasi makanan bahkan berujung pada keracunan pangan dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan penerapan higiene sanitasi para penjamah makanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi higiene dan sanitasi yang berkaitan dengan keamanan pangan sekaligus kudapan sehat dan aman bagi anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan sosialisasi, pendampingan dan edukasi gizi. Mitra pengabdian kepada masyarakat adalah para penjamah makanan di KB/TK Alam Jungle School Semarang, Sekaran kecamatan Gunungpati Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi gizi yang dilakukan terhadap penjamah makanan mampu meningkatkan pengetahuan yang berkaitan dengan higiene dan sanitasi makanan serta peningkatan pemahaman mengenai kudapan sehat dan aman bagi anak usia dini. Hasil pengabdian ini juga menunjukkan bahwa perlu adanya monitoring dan evaluasi dari stakeholder sebagai penjamin keberlangsungan program keamanan pangan di lingkungan sarana pendidikan. Pengabdian ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para penjamah makanan mengenai keamanan pangan dan personal higiene. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan para penjamah makanan di KB/TK Alam Jungle School Semarang, Sekaran kecamatan Gunungpati Semarang yang berkaitan dengan higiene dan sanitasi makanan pada penyelenggaraan makan. Kata Kunci: Higiene, Keamanan Pangan, Pengetahuan, Penjamah Makanan, Sanitasi  ABSTRACT Food preparation is one of the important things for educational institutions that are also equipped with childcare facilities. The incidence of food contamination and even food poisoning can be caused by the lack of knowledge and application of hygiene and sanitation by food handlers. This service activity aims to socialize hygiene and sanitation related to food safety as well as healthy and safe snacks for early childhood. The method of implementing community service activities uses socialization, mentoring, and nutrition education. The community service partners are food handlers at KB/TK Alam Jungle School Semarang, Sekaran, and Gunungpati Semarang. The results of the activity showed that the socialization and nutrition education activities carried out for food handlers were able to increase knowledge related to food hygiene and sanitation and increase understanding of healthy and safe snacks for early childhood. The results of this service also show that there is a need for monitoring and evaluation from stakeholders to ensure the sustainability of food safety programs in educational facilities. This service is also expected to increase the capacity of food handlers regarding food safety and personal hygiene. The conclusion of this service activity is that there is an increase in the knowledge of food handlers at KB / TK Alam Jungle School Semarang, Sekaran, Gunungpati Semarang sub-district related to food safety and personal hygiene. Keywords: Higiene, Food Safety, Knowledge, Food-Handlers, Sanitation
Nutrition Intake, Physical Activity, and Sleep Quality in the Month of Fast During Covid-19 Pandemic Widya Hary Cahyati; Natalia Desy Putriningtyas; Wara Dyah Pita Rengga; Suharyo Suharyo
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 4 (2023)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v18i4.40547

Abstract

Central Java is one of the provinces with the highest number of positive Covid-19 cases in Indonesia, with 46,903 positive infected cases, with a death rate of 2,110 people (4.49%).  During the COVID-19 pandemic, community activities decrease, especially during the fasting month.  Their diet has also changed.  This study aimed to describe and analyse the relationship between nutritional intake and physical activity on people's sleep quality during the fasting month during the COVID-19 pandemic.  The benefit of this research is to provide information on factors related to people's sleep quality, so as to improve public health. The novelty of this research is on aspects of physical activity, and people's sleep quality during the fasting month during the covid-19 pandemic. This research method is observational using a cross-sectional approach. The research was conducted during the fasting month (Ramadan 2021) to find out the nutritional intake, physical activity, and quality of people's sleep while fasting amid the COVID-19 pandemic. This study was attended by 520 respondents who were willing to fill out a questionnaire distributed via Googleform. Respondents in this study were limited to people who live in Central Java. The selection of respondents using the cluster sampling technique and then the snowball method.  The questionnaires were the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), IPAQ and DQI.  The results showed no relationship between physical activity and slept quality during the fasting month (p : 0.402).  There is a relationship between food consumption, sleep quality (p: 0.0001), and physical activity (0.007) during the fasting month.
Peningkatan Kapasitas Ekonomi Warga Kelurahan Patemon melalui Inovasi Abon Lele Widya Hary Hary Cahyati; Nur Dina Amalina; Natalia Desy Putriningtyas; Heni Maulidah; Raina Khairana Denando; Inayah Anggraini Nanda Pramesti; Annisa Pramitasari
Jurnal Abdimas Vol 27, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v27i1.40290

Abstract

Di masa pandemi Covid, masyarakat dihadapkan dengan permasalahan ekonomi, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), menurunnya pendapatan bagi sebagian para pedagang, bahkan ada yang sampai harus menutup usahanya karena terdampak pandemi. Masyarakat harus pandai-pandai memanfaatkan sumber daya yang ada, salah satunya dengan memelihara lele di lahan sekitar rumah. lele termasuk ikan yang mudah untuk dikembangbiakkan, dan mampu bertahan hidup dengan berbagai keadaan lingkungan. Permasalahan yang ditemukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan banyaknya masyarakat yang memelihara ikan lele, masyarakat menjadi kesulitan untuk menjual lele saat lele yang mereka pelihara sudah siap panen. Untuk itu solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi mitra adalah dengan memberikan pelatihan pembuatan abon lele, dalam upaya meningkatkan nilai jual dan daya simpan ikan lele, sehingga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan keluarga di Kelurahan Patemon Kecamatan Gunungpati Semarang. Untuk menilai efektivitas dari kegiatan pengabdian ini, dilakukan pengukuran pretest dan posttest. Dari kegiatan pengabdian ini didapatkan hasil bahwa bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan, persepsi dan praktik ibu rumah tangga tentang pengolahan ikan lele. Saran yang bisa disampaikan kepada para ibu rumah tangga di Kelurahan Patemon supaya dapat terus mempraktikkan ketrampilan pengolahan ikan lele, sehingga dapat membantu meningkatkan income keluarga.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI DESA MARGOSARI KECAMATAN LIMBANGANKABUPATEN KENDAL Widya Hary Cahyati; Muhammad Azinar
Jurnal Abdimas Vol 15, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v15i2.9904

Abstract

Menurut Biro Pusat Statistik jumlah total penduduk propinsi Jawa Tengah mencapai lebih dari 31.896.114 jiwa. Dari jumlah tersebut ternyata remaja umur 10-14 tahun mencapai 5%, umur 15-19 tahun mencapai 8,9% dan remaja umur 20-24 tahun mencapai 8%. Remaja di Jawa Tengah banyak yang sudah aktif secara seksual meski tidak selalu atas pilihan sendiri. Kegiatan seksual menempatkan remaja pada tantangan resiko terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi. Pusat Informasi dan Layanan Remaja Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (Pilar PKBI) Jawa Tengah 2004 mengungkapkan bahwa 43,22 % pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi rendah, 37,28 % cukup, dan 19,50 % memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pendidikan kesehatan masyarakat pada remaja di Kecamatan Limbangan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya kesehatan reproduksi yang baik, sehingga dapat menurunkan kejadian praktik seksual yang kurang benar. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian, didapatkan hasil adanya peningkatan nilai pre test dari peserta sebesar 32% serta kemampuan menyelesaikan masalah pada tingkat kelompok serta usaha untuk mempraktekan pengetahuan yang didapat pada kegiatan kerja sehari-hari.
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam Analisis Sebaran Penyakit Menular TB BTA Positif Di Jawa Tengah Tahun 2018 Sidiq Purwoko; Widya Hary Cahyati; Eko Farida
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran selama masa pandemi Covid-19 dilakukan secara daring, proses tersebut diharapkan dapat membantu seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam dunia pendidikan agartetap dapat memaksimalkan proses pembelajaran di masa pandemi ini. Pembelajaran berbasisteknologipun banyak di lakukan guna menutup gap dalam capaian tujuan pendidikan di masapandemi tidak terkecuali pendidikan kesehatan. Sistem informasi Geografis (SIG) adalah salah satusistem yang dapat di manfaatkan dalam membatu memecahkan permasalahan kesehatan dari sisikeruangan atau spasial. Di bidang kesehatan umumnya SIG digunakan untuk menyusun peta penyakitdan sebarannya serta dilanjutkan dengan analisis keterkaitan antar variabel. Penelitian ini memilikitujuan mendeskripsikan pemanfaatan sistem informasi geografis pada proses analisis data kesehatandengan studi kasus pada pembuatan peta pola kerentanan penyakit TB BTA positif di wilayahprovinsi Jawa Tengah tahun 2018 dengan menggunakan variabel Case Notification Rate (CNR) danCrude Mortality Rate (CMR). Hasil: Pada studi kasus di atas, hasil analisis menunjukkan bahwawilayah keretanan tertinggi dari penyakit TB BTA positif adalah wilayah perkotaan, dengan begitudi harapkan para pemangku program dapat lebih memberi perhatian pada wlayah tersebut.Kesimpulan : Proses membaca visualisasi data pada peta hasil analisis spasial dapat membantupeserta didik dalam memahami persolaan kesehatan di masyarakat khususnya terkait pola sebaranpenyakit, faktor lingkungan yang mempengaruhi dan hubungan diantara faktor risiko tersebut
Investigasi Kejadian Luar Biasa Campak Di Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Tahun 2016 Muniroh Muniroh; Abroery Abroery; Widya Hary Cahyati; Sri Ratna Rahayu
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hari Rabu tanggal 5 Oktober 2016, DKK Banyumas menerima laporan dari petugas puskesmasbahwa terdapat 4 kasus campak klinis pada anak SD X. Berdasarkan laporan tersebut, perlu dilakukanpenyelidikan epidemiologi yang bertujuan untuk mengkonfirmasi adanya KLB dan faktor risikonyasupaya dapat ditanggulangi. Penelitian menggunakan unmatched case control dengan perbandingan 1:1.Kasus adalah orang yang mempunyai gejala: demam dan bercak merah makulopapular diikuti satu/lebihgejala batuk, pilek, dan mata merah yang didukung konfirmasi laboratorium atau mempunyai hubunganepidemiologis dengan kasus konfirmasi dari tanggal 10 Juli-12 November 2016 di Kota Purwokerto.Kontrol adalah orang yang kontak dengan kasus namun tidak mempunyai gejala. Sampel serum dikirimke Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta untuk pemeriksaan IgM campak. Data dikumpulkan denganwawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji chi kuadrat dan regresilogistik. Terdapat 46 kasus (54,4% perempuan; rentang umur 2-22 tahun; 60,9% anak-anak (5-<12 tahun);91,3% belum pernah sakit campak sebelumnya, dan 78,3% tidak divaksinasi). Jumlah kasus pada anakSD (56,5%), anak PAUD (19,6%), dan menular ke masyarakat (23,9%). Terdapat 3 sampel yang positifIgM campak. Kasus indeks adalah anak PAUD yang tertular saudaranya yang tinggal di luar kota. Kasusindeks menularkan pada saudaranya yang duduk di Sekolah Dasar, kemudian penyakit menyebar di SDX dan PAUD X, serta masyarakat dimana kasus tinggal. Penyebab tingginya anak yang tidak divaksinasiadalah orang tua menolak vaksinasi karena alasan keyakinan agama (78,2%). Efikasi vaksin keseluruhanadalah 70%. Variabel yang mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian campak adalah statusvaksinasi (aOR=9,59; 95%CI=3,58-25,72) dan riwayat sakit campak (aOR=3,91; 95%CI=1,01-15,18).Telah terjadi KLB campak dari 10 Juli-12 November 2016 di Kota Purwokerto. Penolakanvaksinasi di masyarakat cukup tinggi. Direkomendasikan untuk dilakukan vaksinasi di sekolah, kampanyevaksin campak, dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat
Model Training Intervensi Layanan Kesehatan Reproduksi Pada Penyandang Disabilitas Intelektual: A Systematic Literature Review Arum Lusiana; Bambang Budi Raharjo; Widya Harry Cahyati; Evi Widowati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Program training kelompok penyandang disabilitas intelektual perlu dilakukan guna mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan viktimisasi seksual. Intervensi layanan kesehatan perlu digencarkan dengan fokus penanganan defisit fungsi adaptif meliputi konseptual, sosial, dan domain praktis serta latihan manajemen diri. Akan tetapi, tentunya program layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas intelektual memiliki beberapa hambatan. Kajian intervensi layanan kesehatan reproduksi bagi penyandang disabilitas intelektual masih harus dikaji lebih mendalam. Tujuan: Menganalisis program intervensi layanan kesehatan reproduksi pada penyandang disabilitas intelektual yang efisien, edukatif dan komphrehensif. Metode: Sistematik review ini ditulis berdasarkan pada panduan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses (PRISMA) melalui tiga database elektronik yaitu PubMed, ScienceDirect dan Sage. Kata kunci yang digunakan yaitu “Reproductive Health Program” AND “Intellectual Disabilities” NOT “Review” AND “Training”. Sehingga didapatkan sebanyak 5 artikel yang dianalisis. Hasil: Model training intervensi layanan kesehatan reproduksi pada penyandang disabilitas intelektual dapat dilakukan dengan penerapan sesi edukasi dan training selama 1,5 jam untuk anak disabilitas intelektual dan satu sesi untuk orang tua anak di pertengahan program. Penggunaan bahasa dalam edukasi dan traning program harus sederhana, terstruktur, dan konkret. Program konseling kontrasepsi harus mudah diakses serta menekankan pilihan informasi dan mendorong perumusan rencana reproduksi. Layanan intervensi kesehatan reproduksi yang dikembangkan sebaiknya mendengarkan suara pendapat dan pengalaman penyandang disabilitas intelektual untuk digunakan di seluruh program. Kesimpulan: Traning program kesehatan reproduksi bagi penyandang disabilitas intelektual harus sederhana, terstruktur, konkret, dan mudah diakses dengan realisasi metode pedagogik yang jelas.
Tantangan Transformasi Digital pada Masa Pandemi Covid – 19 Pendidikan Tinggi Vokasi di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang Hari Rudijanto Indro Wardono; R. Susanti; Yuni Wijayanti; Widya Hary Cahyati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid – 19 mengharuskan mahasiswa melakukan pembelajaran daring (dalam jaringan) dan menjalani transformasi digital. Transformasi digital ini adalah awal dari penciptaan cara baru yang lebih efektif dan efisien untuk menggantikan proses lama dalam melakukan sesuatu. Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang ada. E-learning atau pembelajaran online merupakan salah satu ciri dari transformasi digital di dunia pendidikan saat ini. Adanya sistem pembelajaran daring juga harus didukung oleh fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, artikel ini ditulis dengan tujuan mengetahui tantangan transformasi digital pada masa pandemic covid – 19 yang dilalui oleh pendidikan tinggi vokasi di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh dari studi pustaka dengan sumber – sumber yang valid. Transformasi digital di dunia pendidikan memiliki berbagai manfaat juga terdapat tantangan. Tantangan yang ada pada pembelajaran daring di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang yaitu kurangnya SDM yang memadai, akses internet, dan psikologis mahasiswa. Melalui tantangan transformasi digital ini akan menjadi bahan evaluasi terhadap dunia pendidikan khususnya para tenaga pendidik agar dapat memberikan pembelajaran dengan maksimal di tengah pesatnya arus perkembangan teknologi. Selain itu juga dapat membantu dalam menciptakan sebuah inovasi baru yang dapat menghasilkan suatu pembelajaran yang lebih menarik.
Co-Authors Abdul Hakam Abroery Abroery Agustin, Fatehah Rahma Agustin, Fatehah Rahma Ainun Nisa, Alfiana Akbariandi, Robby Akhsanu Amala Al Isynaini, Izha Fajar Al Kautsar, Nikmatul Ilma Aldias Bahatmaka Alvy Fajri Amala, Akhsanu Ambar Atikah Zain Amir Mahmud Anakita, Cantika Salya Manikawening Andi Irwan Benardi Andreas Wilson Setiawan Anggara, Raka Angger Luhung Nur Fadilah Anggit Kartikasari Anggraini, Tri Septa Anggraini, Tri Septa Anggun Dessita Wandastuti Angraini, Ulfi Ani Nur Fauziah, Ani Nur Anies Setiowati, Anies Anik Setyo Wahyuningsih Annisa Pramitasari Annisa Putri Fatmasari Apriani, Annisa Sifa Ardika, Noviana Ayu Ari Yuniastuti Arum Lusiana Arum Lusiana Arum Siwiendrayanti Asturiningtyas, Ika Puspita Atika Aulia Aufiena Nur Ayu Merzistya Aviana, Rhanindra Ayu, Dhea Istiva Bambang Budi Raharjo Bambang Budi Raharjo Bambang Budi Raharjo Basiroh, Umi Malikhatul Budi Laksono Budi Mulyaningsih Budi Widyaningsih BUDIONO SKM, M.Kes(Epid), IRWAN Cahya Wulandari Casmuti, Casmuti Chatila Maharani Chia, Michael Yong Hwa Daryati Daryati Deby Aulia Fandani Devi Ayu Susilowati Dina Nur Anggraini Ningrum Dwiastuti, Sagung Agung Putri Dyah Mahendrasari Sukendra Dyah Rini Indriyanti Efa Nugroho Elvie F Dungga Emaliana Saomi, Eva Eram Tunggul Pawenang Erika Wijayanti Ernawati Ernawati Eunike R Rustiana Eunike R. Rustian Evi Widowati Fahrurozi, M. Fajriyah, Anidaul Farida, Eko Faza Khilwan Amna, Faza Khilwan Febriantika, Febriantika Fennyta Fika Fiyanza Feriyanti Lestari Fitri Indrawati Fitria Ardyanti Ramadhani Fitria Ningsih Galuh Nita Prameswari Galuh Nita Prameswari Golo, Zefan Adiputra Hadi Ashar Hanan, Latifa Haniek Try Umayana, Haniek Try Hanif Pandu Suhito Hari Rudijanto Indro Wardono Hari Rudijanto Indro Wardono Heni Maulidah Hermania, Chindy Hermawati, Bertakalswa Hikmah, Mamluatul Husodo, Martanto Setyo I Made Sudana Ika Utami, Ika Imam Subhi, Imam Ina Kusrini Inayah Anggraini Nanda Pramesti Indah Putrianti Indah Sulistyowati, Indah Intan Zainafree, Intan Irmawati Irmawati Irsam, Muhamad Irwan Budiono Irwan Irwan Isbandi Isbandi Iskandar, Wawan Istiada, Ayu Ita Yulita, Ita Izha Fajar Al Isynaini Jasmine, Agvely Aulia Jayawarsa, A.A. Ketut Jumirah, Yasinta Jusran, Alek Jusuf Kristianto Juwita, Fitra Karnowo - Kartika Nugraheni Khairunnisa, Marizka Kusuma, Refani Alycia Laila Fitriani Latifah Rachmawati Lestari, Yanesti Nur Avianda Lia Diah Kumalasari Liftiah Liftiah Lilis Hartati Linda Riski Sefrina Lukman Fauzi Made Sudana, I Maelani, Tika Magai, Nandito Mapian Magai, Nandito Mapian Mahalul Azam Maharani, Adelia Wahyuningtyas Mahrunnisa, Desy Rizky Mardiana Mardiana Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Mariezko, Arnayla Nezza Marpid, Adrin Daila Martien Herna Susanti Maulidah, Heni Meviana, Dliya Laela Eka Minhajul Mubarok Mona Subagja Muhamad Anbiya Nur Islam Muhammad Azinar Muhammad, Fathurrahman Mukharomah, Kunthi Isti Muna, Ni'mal Muna, Ni'mal Muniroh Muniroh Muniroh, Muniroh Nadhiroh, Siti Ainun Nadhiroh, Siti Ainun Najib Najib Nanik Wijayati Natalia Desy Putriningtyas, Natalia Desy Nathaniela, Regina Marsha Niken Lestari, Niken Ningtyas, Dyka Arya Ratna Nisa, Alfiana Ainun Nugroho, Kaori Risma Fauzia Nur Dina Amalina Nur Siyam Nur Wahidah Nurdian Susilowati Nurfajriah, Nurfajriah Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurhayati, Syarifah Nurrochmah, Siwi Amru Nuryanti, Susi Nuryanto Nuryanto Oktabella, Zulvaida Haditya Oktavia, Eka Radiyani Oktavia, Eka Radiyani Oktaviani Cahyaningsih Oktia Woro Kasmini Handayani Paripurna, Yoga Parno Parno Pramitasari, Annisa Pranindita, Salsabila Kinaya Prasetya, Henky Yoga Priadi Eling Waskito PS, Yunita Dyah Purwoko, Sidiq Puspitasari, Candra R. Susanti R. Susanti Rachmawati, Latifah Raffy Rustiana, Eunike Raffy Rustiana Rahayu, Dinta Alfiyanti Rahmadani, Anisya Rahmat, Sultan Aulia Raina Khairana Denando Raina Khairana Denando Ratna Dewi Kusumaningtyas Ratna Rahayu, RR Sri Ratna Rahayu, Sri Ratna Sri Indrawati Riski Margareta Rizki Amalia Rohmawati, wahidah Apri Rosadah, Shalma Rosha, Putri Tiara Rr. Sri Ratna Rahayu Rudatin Windraswara Russiska, Russiska S Rahmah Umniyati, S Rahmah Saefurrohim, Muhamad Zakki Safitri, Isnaeni Anggi Salsabila, Annisa Putri Salviana, Eka Asvista Sanjani, Jauharotusf Syifa Kusrah Sari, Emi Yela Utami Sari, Merlinda Permata Sari, Merlinda Permata Satriani Satriani Savitri, Annisa Aulia Setya Rahayu Shakin Ervita Oktaviyani Shinta Kaozar Wiratman Sholehawati, Ardhita Sholikun, Sholikun Sidiq Purwoko Sidiq Purwoko Sigit Ambar Widyawati Simanjuntak, Sugianto Parulian sinta septiyawati, Gabrial Siska Yunita Arsula Siti Harnina Bintari Siti Istiana Siti, Putri Rafika Sofwan Indarjo Sri Ratna Rahayu Sri Sulastri Sri Sumartiningsih Suazini, Esa Risi Suharyo - Suharyo Suharyo Suhito, Hanif Pandu Sulastien, Herni Sulastri Sulastri Sulur Joyo Sukendro Susilowati, Ita Sutini Sutini, Sutini Suyitno Suyitno Syahroni, Arfan Tandiyo Rahayu Tatik Atmini tri wahyuni Tur Endah Sukowinarsih Ulfah Husna Labibah Ummul Mahmudah Wahyudi Wahyudi Wandah Wibawanto Wara Dyah Pita Rengga Wardono, Hari Rudijanto Indro Widiastuti, Erli widowati widowati Widya Asmara Widya Dwi Qinahyu Widyaningsih, Budi Wijayanti , Yuni Wikky Fawwaz Al Maki Wiratama, Rifki Woro Kasmini, Oktia yoga agung prabowo Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto, Yuli Kurniawati Sugiyo Yuliaji Siswanto Yuni Wijayanti Zaimatuddunia, Irma Zainafree , Intan Zainuddin Zainuddin Zulfiarini, Febriana Maya Zulfiarini, Febriana Maya