Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Model Pembelajaran BETTER dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi, dan Kerjasama pada Muatan Pendidikan Pancasila Siswa Sekolah Dasar Putri Natasya Azzahra; Yogi Prihandoko
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.890

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerjasama siswa pada muatan Pendidikan Pancasila kelas V SDN Kuin Cerucuk 1. Permasalahan tersebut terjadi karena kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru, siswa belum terlibat aktif, dan belum memahami sepenuhnya materi Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerjasama, dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Subjek penelitian sebanyak 21 siswa reguler kelas V. Data kualitatif diperoleh melalui observasi, sedangkan data kuantitatif melalui presentase klasikal dan tes evaluasi individu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dari pertemuan 1 hingga 4: aktivitas guru meningkat dari skor 24 menjadi 35; aktivitas siswa dari 24% menjadi 94% (sangat aktif); keterampilan berpikir kritis dari 14% menjadi 86%; keterampilan komunikasi dari 19% menjadi 90%; kerjasama dari 29% menjadi 90%; serta ketuntasan klasikal afektif 33%→95%, kognitif 33%→90%, dan psikomotorik 29%→90%. Disimpulkan bahwa model BETTER efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerjasama siswa.
Implementasi Model Pembelajaran RAKAT Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi, Dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Pada Muatan Pendidikan Pancasila Herna Aulya; Yogi Prihandoko
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.891

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi siswa disebabkan pembelajaran yang kurang melibatkan siswa secara aktif serta belum optimal dalam menerapkan kegiatan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi siswa melalui model pembelajaran RAKAT. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan pada siswa kelas V SDN Sungai Miai 4 Banjarmasin tahun pelajaran 2025/2026 sebanyak 18 orang siswa. Data penelitian meliputi data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas guru, siswa, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari teknik pengukuran tes tertulis. Indikator keberhasilan penelitian ditetapkan apabila ≥80% siswa mencapai KKM ≥75. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru mendapatkan kriteria "sangat baik". Aktivitas siswa secara klasikal mencapai 88,8% dengan kriteria "sangat aktif" sedangkan hasil belajar secara klasikal mencapai 88,8% pada pertemuan 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi serta hasil belajar. Penerapan model pembelajaran RAKAT memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran melalui pembelajaran berbasis masalah yang menciptakan pengalaman belajar bermakna, sehingga keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan hasil belajar siswa dapat berkembang secara optimal.
IMPLEMENTASI MEDIA FLIP CARD DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Nazarni Khalisa, Najmi; Nanda Humaira, Nazwa; Amalinda, Sry; Ferdiyansyah, Aldy; Prihandoko, Yogi; Refia Rafianti, Wahdah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49665

Abstract

The use of attractive and interactive learning media is an important effort in supporting Social Studies learning in elementary schools. Based on this need, Flip Card learning media was developed to help students understand the topic of Indonesian cultural diversity in a more enjoyable and meaningful way. This media was designed with appealing visuals and concise materials that focus directly on the main concepts, aiming to improve students’ interest, motivation, and active participation during the learning process. This study employed a qualitative descriptive method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results showed that the use of Flip Card media was able to create a more interactive learning atmosphere, increase students’ engagement during classroom activities, and broaden students’ understanding of cultural diversity in Indonesia. Although several technical limitations were identified, such as the limited number of cards and the need for initial adaptation in using the media, Flip Card still provided a positive contribution to the quality of Social Studies learning. Therefore, Flip Card learning media is considered suitable as an innovative learning medium for elementary school students.
Meningkatkan Hasil Belajar Pecahan Menggunakan Model PBL Dengan Kombinasi Pendekatan Saintifik Dan TPACK Pada Murid Kelas IV SDN Pelambuan 2 Banjarmasin Aprida Herliani; Surnarno Surnarno; Yogi Prihandoko
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.897

Abstract

This study aims to improve teacher activity, student activity, and mathematics learning outcomes on fraction material through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model combined with the scientific approach and the TPACK framework. The study was conducted with 22 fourth-grade students at SDN Pelambuan 2 Banjarmasin over two cycles, employing both qualitative and quantitative approaches within a Classroom Action Research (CAR) design based on the Kemmis and Mc Taggart model. Data were collected through observation and tests. The results indicate improvements in teacher activity, student activity, and learning outcomes: teacher activity increased from a score of 26 to 28 (categorized as “Very Good”), student activity rose from 59% to 86%, cognitive learning outcomes increased from 45% to 82%, and psychomotor learning outcomes improved from 45% to 82%. These improvements were evidenced by more optimal instructional delivery by the teacher, increased student participation during the learning process, and a rise in the number of students achieving mastery in each cycle. Thus, the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model integrated with the scientific approach and TPACK proved effective in enhancing teacher activity, student activity, and learning outcomes on fraction material.
Meningkatkan Hasil Belajar Penyajian Data Melalui Problem Based Learning Dengan Pendekatan Saintifik Dan TPACK Pada Siswa Kelas III Rofi Rihhadatul Aisya; Yogi Prihandoko; Sunarno Sunarno
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.900

Abstract

Pembelajaran matematika pada materi penyajian data menuntut siswa untuk mampu memahami informasi, mengolah data, serta menarik kesimpulan berdasarkan data yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan kombinasi pendekatan Saintifik dan TPACK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 Pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat hingga mencapai 100% dengan kriteria sangat baik, aktivitas siswa meningkat hingga 95% dengan kriteria sangat aktif, hasil belajar ranah kognitif mencapai 95%, dan hasil belajar ranah psikomotorik mencapai 100%. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan kombinasi pendekatan Saintifik dan TPACK dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta hasil belajar matematika materi penyajian data pada siswa kelas III SDN 3 Loktabat Utara.
Meningkatkan Berpikir Kritis, Kerja Sama Dan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IV Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Sinar Di SDN Kelayan Selatan 9 Eka Diah Nur Apriliani; Yogi Prihandoko
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.933

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya tingkat kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan pemecahan masalah di kalangan siswa kelas IV Pendidikan Pancasila di SDN Kelayan Selatan 9. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran SINAR, kombinasi Pembelajaran Berbasis Masalah, Turnamen Permainan Tim, dan Diskusi Kelompok. Penelitian Tindakan Kelas (KAR) ini melibatkan 17 siswa kelas empat selama empat pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan yang konsisten dari pertemuan pertama hingga keempat: aktivitas guru meningkat dari skor 26 (Baik) menjadi 40 (Sangat Baik); aktivitas siswa meningkat dari 12% menjadi 82%; kemampuan berpikir kritis dari 12% menjadi 82%; kemampuan kerja sama dari 18% menjadi 88%; dan kemampuan pemecahan masalah dari 12% menjadi 82%. Hasil belajar pada ranah afektif, kognitif, dan psikomotor juga mencapai 82% penguasaan klasik. Kesimpulannya, model SINAR efektif dalam meningkatkan aktivitas kelas dan keterampilan abad ke-21 siswa dalam Pendidikan Pancasila.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerjasama, dan Komunikasi Melalui Model Permata Pada Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V SDN Antasan Besar 1 Eka Yuliana; Yogi Prihandoko
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1151

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih berpusat pada guru sehingga keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan komunikasi murid belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan tersebut melalui model PERMATA yang mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL), Student Teams Achievement Division (STAD), dan Think Pair Share (TPS). Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif terhadap 20 murid kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin yang dilaksanakan dalam empat pertemuan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Penerapan model PERMATA meningkatkan aktivitas guru dari skor 18 (cukup baik) menjadi 28 (sangat baik), aktivitas murid dari 71% menjadi 85%, keterampilan berpikir kritis dari 66% menjadi 85%, keterampilan kerja sama dari 28% menjadi 80%, keterampilan komunikasi dari 19% menjadi 85%, serta hasil belajar pada ranah afektif, kognitif, dan psikomotor berturut-turut mencapai 85%, 95%, dan 80%. Model PERMATA efektif menciptakan pembelajaran yang aktif dan berpusat pada murid sehingga dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, komunikasi, dan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi, Berpikir Kritis Dan Kerjasama Menggunakan Model Pintar Pendidikan Pancasila Siswa Sekolah Dasar Dian Novita Anggraini; Yogi Prihandoko
MEDIA DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 3 No 3 (2026): International Journal of Teaching
Publisher : YAYASAN CENDEKIA CITRA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/ijt.v3i3.1223

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya keterampilan komunikasi, berpikir kritis, kerjasama pada pendidikan pancasila yang berdampak pada hasil belajar yang tidak tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunkasi, berpikir kritis, kerja sama dan hasil belajar pada pendidikan Pancasila melalui penerapan model PINTAR di kelas V SDN Mawar 7 Banjarmasin. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa yang terdiri atas 11 laki-laki dan 14 perempuan. Sumber data penelitian diperoleh dari guru dan murid, meliputi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan komunikasi, berpikir kritis, kerjasama dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari 78% menjadi 100% pada pertemuan keempat. Aktivitas siswa meningkat dari 28% menjadi 88% dengan kategori sangat aktif. Keterampilan komunikasi meningkat dari 24% menjadi 92%, keterampilan berpikir kritis meningkat dari 16% menjadi 88%, dan keterampilan kerjasama meningkat dari 28% menjadi 92%, pada kategori sangat terampil. Selain itu, hasil belajar kognitif meningkat dari 52% menjadi 96% dan telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, penerapan model PINTAR terbukti efektif dan sebagai inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian kegiatan pemecahan masalah, diskusi kelompok dan penyampian pendapat dapat mendukung pengembangan keterampilan komunikasi, berpikir kritis, dan kerjasama
Meningkatkan Kerja Sama, Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Siswa Kelas IV Pendidikan Pancasila Melalui Model PENTAS Di SDN Sungai Miai 11 Hikmah Safira; Yogi Prihandoko
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.973

Abstract

Rendahnya keterampilan kerja sama, kemampuan berpikir kritis, serta minat belajar siswa kelas IV SDN Sungai Miai 11 pada muatan Pendidikan Pancasila merupakan fokus utama dalam penelitian ini. Masalah tersebut disebabkan oleh dominasi metode satu arah, kurangnya stimulus masalah nyata, dan diskusi kelompok yang tidak produktif karena hanya dikuasai oleh siswa tertentu. Solusi yang diterapkan adalah model PENTAS yang menggabungkan model Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Talking Stick. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan kerja sama, kemampuan berpikir kritis, dan minat belajar siswa. Penelitian melibatkan 20 siswa sebagai subjek dan dilaksanakan sepanjang empat pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi proses yang dinilai secara objektif. Hasil penelitian membuktikan bahwa model PENTAS efektif merekonstruksi ketiga variabel tersebut secara signifikan. Keterampilan kerja sama siswa secara klasikal meningkat dari 60% menjadi 90% berkat sistem pertukaran peran nomor kepala. Kemampuan berpikir kritis melonjak dari 55% menjadi 90%, ditandai oleh kemandirian siswa dalam mengurai hubungan sebab-akibat. Minat belajar siswa juga meningkat drastis dari 50% hingga menyentuh angka 95% didorong oleh suasana permainan tongkat yang menyenangkan. Berdasarkan data empiris tersebut, disimpulkan bahwa kombinasi model PENTAS berhasil memecahkan hambatan kelas dasar serta mewujudkan iklim belajar yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan.
Meningkatkan Hasil Belajar Materi Luas Bangun Datar Gabungan Menggunakan Model PBL Dengan Pendekatan Saintifik Dan TPACK Pada Siswa Kelas V Nanda Aulia Ayuningtias; Sunarno Sunarno; Yogi Prihandoko
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.901

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menggambarkan aktivitas belajar serta hasil belajar yang dicapai oleh siswa kelas V pada materi luas bangun datar dengan mengimplementasikan model PBL yang dipadukan dengan pendekatan saintifik dan TPACK. Penelitian ini dilatarbelakangi dari kondisi hasil belajar siswa yang masih belum mencapai target yang diharapkan pada topik tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dengan menerapkan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengacu pada model Kemmis dan McTaggart serta dilakukan dengan 2 siklus yang menjadi subjek penelitian adalah 13 siswa kelas V, 4 laki-laki dan 9 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase dan ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa meningkat dari 46% kategori "cukup aktif" pada Siklus I menjadi 85% kategori "sangat aktif" pada Siklus II. Hasil belajar klasikal pada ranah kognitif meningkat dari 46% menjadi 85%, sedangkan pada ranah psikomotorik meningkat dari 62% menjadi 85%. Hasil yang diperoleh telah memenuhi kriteria keberhasilan penelitian yang ditentukan, yakni mencapai sedikitnya 80%. Dengan demikian, penerapan model PBL yang dipadukan dengan pendekatan saintifik dan TPACK terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas belajar serta pencapaian hasil belajar peserta didik pada materi luas bangun datar gabungan di SDN Kuin Utara 5 Banjarmasin.
Co-Authors Ady Ferdian Noor Afrida Risa Aliya Agus Rifani Syaifuddin Agusta, Akhmad Riandy Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad, Nur Jahan Akhmad Riandy Agusta Akhmad Riandy Agusta Aldy Ferdiyansyah Ali Mustadi Amalinda, Sry Amir Syamsudin Aprida Herliani Ari Hidayat Arta Mulya Budi Harsono Asiah Maria Darmiyati Dewi Yulianti Dian Novita Anggraini Diani Ayu Pratiwi Diani Ayu Pratiwi Eka Cahya Sari Putra Eka Cahya Sari Putra Eka Diah Nur Apriliani Eka Yuliana Eni Kusrini Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Fendrik, Muhamad Hadi, Muhammad Rijali Hartati Hartati Helwa Ayuni Herna Aulya Herti Prastitasari Hidayat, Ari Hikmah Safira Ila Agustin Indriati, Sonia Isna Latifah Istianah, Tia Nur Jannah, Mariatul Jumadi Jumadi Jumadi Latipah Mariamah . Melinda Fitria Milawati Mubarok Muhammad Fathan Noor Habibi Muhammad Fendrik Muhammad Hasbi Muhammad Hidayatullah Muhammad Nur Wangid Muhsinah Annisa Nanda Aulia Ayuningtias Nanda Humaira, Nazwa Nanda Pratama, Noval Nazarni Khalisa, Najmi Ni Kadek Sabna Monika Ningrum Perwitasari Ningrum Perwitasari Noorhapizah Novitawati Novitawati Nur’aina Perwitasari, Ningrum Putri Natasya Azzahra Putri, Rahmah Eka Radiansyah Radiansyah Radiansyah Rahmaniah, Nahdia Fitri Raihanah Sari Refia Rafianti, Wahdah Reja Fahlevi Rizky Amelia Rofi Rihhadatul Aisya Saputra, M. Diki Saputra, Muhammad Ikhsan Sari, Raihanah Siti Fuadah SITI MARIAM Sonia Indriati St. Y. Slamet St. Y. Slamet Sunarno Sunarno Sunarno Sunarno Sunarno Sunarno Suriansyah , Ahmad Surnarno Surnarno Syaifuddin, Agus Rifani Syaifudin, Agus Rifani Taufik Kurahmah Taufik Kurahman, Taufik Tia Nur Istianah Tri Ayu Saptaning Putri Tri Ratna Norsanti Vina Rodhatul Janah Wasitohadi - Wijaya, Tommy Tanu Winarno Winarno Winarno Winarno Woro Sri Hastuti Yogo Dwi Prasetyo Zain Ahmad Fauzi Zela Septikasari Zela Septikasari, Zela