p-Index From 2021 - 2026
16.386
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biospecies Quagga Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Biologi Universitas Andalas JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) JPS Unimus Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Jurnal Florea Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika Jurnal Pendidikan Biologi Padjadjaran Journal of Dentistry Unnes Science Education Journal Jurnal Pendidikan Biologi Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA BIOEDUKASI Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi BIOEDUSCIENCE Jurnal SOLMA Jurnal Biologi Tropis Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi Bio Educatio : The Journal of Science and Biology Education Perspektif Ilmu Pendidikan Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Bio-Lectura Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pembelajaran Biologi : Kajian Biologi dan Pembelajarannya JURNAL BIOEDUCATION Atrium Pendidikan Biologi JURNAL PENDIDIKAN MIPA Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Indigenous Biologi Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Integrated Science Education Journal JIPB (Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi) Jurnal Jendela Pendidikan Journal of English Language and Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi FORTE JOURNAL Journal of Community Engagement Research for Sustainability Indonesian Journal Of Educational Research and Review Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi MIMBAR INTEGRITAS Jurnal Nusantara Mengabdi Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Journal of Law, Education and Business Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Journal Innovation In Education Symbiotic: Journal of Biological Education and Science JUPEMA Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Intelek Insan Cendikia Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Polygon: Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam International Journal of Computer Technology and Science Jurnal Pendidikan Progresif Asian Journal of Science Education Educational Leadership and Management Journal Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi (jucapenbi) Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI IMPLEMENTASI FLIPPED CLASSROOM PADA SISWA SMA Jodion Siburian; Enjelina Sinaga; Pinta Murni
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i1.68213

Abstract

Kemampuan berpikir kritis harus dilatihkan dalam pembelajaran. Indikasi di lapangan kemampuan tersebut belum dapat diimplementasikan secara optimal. Penelitian dilakukan untuk menggambarkan profil kemampuan berpikir kritis melalui implementasi flipped classroom pada siswa SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental research). Pengumpulan data diperoleh menggunakan teknik tes. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis sesuai dengan indikator berpikir kritis yaitu FRISCO. Data dianalisis dengan cara persentase correction dan Ancova. Profil nilai kemampuan berpikir kritis siswa sebelum perlakuan pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata 38,30 (rendah) sedangkan pada kelas kontrol diperoleh rata-rat 36,53 (rendah). Setelah implementasi flipped classroom, kemampuan berpikir pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata 86,00 (sangat tinggi), sedangkan pada kelas kontrol sebesar 60,29 (sedang) dengan nilai signifikansi 0,00.  Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa profil kemampuan berpikir kritis siswa dapat dilatihkan dan meningkat melalui implementasi pembelajaran flipped classroom.Critical thinking skills must be trained in learning. Indications in the field of this ability have not been implemented optimally. The research was conducted to describe the profile of critical thinking skills through the implementation of flipped classrooms for high school students. This type of research used is quantitative research. The research used a quasi-experimental research design. Data collection was obtained using test techniques. The test is used to measure critical thinking skills according to critical thinking indicators, namely FRISCO. Data were analyzed by means of percentage correction and Ancova. The score profile of students' critical thinking skills before treatment in the experimental class obtained an average of 38.30 (low) while in the control class obtained an average of 36.53 (low). After implementing the flipped classroom, the ability to think in the experimental class obtained an average of 86.00 (very high), while in the control class it was 60.29 (moderate) with a significance value of 0.00. Based on this analysis, it can be concluded that the profile of students' critical thinking skills can be trained and improved through the implementation of flipped classroom learning.
Analisis Pola Pewarisan Sifat Earlobe (Cuping Telinga Menempel dan Bebas) dalam Tiga Generasi Keluarga Wulan Rahmadaniati; Nasha Febiola; Salyabila Zahrani; Selia Aina; Jodion Siburian; Evita Anggereini; Saparuddin Saparuddin; Ine Tentia
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.22334

Abstract

Pewarisan karakter pada manusia merupakan salah satu kajian penting dalam genetika, khususnya dalam menjelaskan variasi fenotip yang muncul antar generasi. Salah satu sifat morfologi yang sering digunakan sebagai contoh dalam studi genetika dasar adalah bentuk earlobe (cuping telinga bebas atau menempel), yang secara klasik dijelaskan mengikuti pola pewarisan Mendel. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pewarisan bentuk earlobe pada tiga generasi dari tiga keluarga serta menelaah kesesuaiannya dengan prinsip dominansi dalam genetika Mendel. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasional deskriptif melalui pengamatan langsung terhadap bentuk cuping telinga, dokumentasi visual, serta wawancara untuk memperoleh informasi silsilah keluarga. Penentuan kemungkinan genotipe individu dilakukan berdasarkan fenotip yang diamati dan pola kemunculan sifat pada silsilah keluarga, dengan asumsi bahwa individu berfenotip dominan yang memiliki keturunan dengan fenotip resesif dikategorikan sebagai heterozigot. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa fenotip cuping telinga bebas lebih sering muncul pada anggota keluarga yang diamati dibandingkan dengan cuping telinga menempel. Pola transmisi sifat yang terlihat antar generasi menunjukkan kecenderungan yang selaras dengan model pewarisan autosomal dominan, di mana alel E (cuping telinga bebas) bersifat dominan terhadap alel e (cuping telinga menempel). Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran mengenai pola pewarisan bentuk earlobe dalam lingkup keluarga yang diamati serta menunjukkan kesesuaian umum dengan prinsip pewarisan Mendel. Temuan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai contoh kontekstual dalam pembelajaran genetika berbasis studi keluarga.Kata Kunci: Autosomal Dominan, Cuping Telinga, Genetika Mendel, Pewarisan Sifat, Tiga Generasi Keluarga
Literatur Review: Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam Mengembangkan Literasi Sains dan Higher Order Thinking Skills (Hots) Peserta Didik Fatonah Fatonah; Juriah Juriah; Jodion Siburian
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.3625

Abstract

Kajian literatur ini difokuskan untuk menelaah sejauh mana Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan literasi sains dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan systematic literature review terhadap 24 artikel nasional dan internasional yang diterbitkan dalam kurun waktu 2020–2025. Artikel dikumpulkan dari beberapa basis data bereputasi, yaitu Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan ERIC. Pemilihan artikel didasarkan pada kriteria inklusi berupa penelitian empiris yang mengkaji penerapan PBL dalam pembelajaran sains serta mengukur literasi sains dan/atau HOTS peserta didik. Sementara itu, artikel non-empiris, prosiding tanpa proses peer review, serta publikasi di luar rentang waktu yang ditetapkan dikeluarkan dari analisis. Data dianalisis menggunakan content analysis dan thematic synthesis untuk mengidentifikasi kecenderungan temuan utama secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PBL secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi sains dan HOTS. Model ini menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif pembelajaran melalui penyelesaian masalah autentik, sehingga mendorong berkembangnya kemampuan berpikir kritis, analitis, evaluatif, dan kreatif. Temuan juga menunjukkan bahwa integrasi PBL dengan media digital seperti simulasi PhET, blended learning, aplikasi Solar System Scope, serta video animasi mampu memperkuat hasil belajar sekaligus meningkatkan motivasi peserta didik. Keberhasilan implementasi PBL dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci, terutama kemampuan guru dalam merancang masalah yang kontekstual dan bermakna, dukungan lingkungan belajar yang kondusif, serta kesiapan sarana dan prasarana pembelajaran. Dengan demikian, PBL dapat dipandang sebagai strategi pembelajaran yang relevan dan efektif untuk mengembangkan literasi sains dan keterampilan berpikir tingkat tinggi, sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Inovatif Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa: Literature Review Rika Lutfiana Sari; Jodion Siburian; Dian Arisandy Eka Putra Sembiring
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2368

Abstract

Salah satu kompetensi utama yang perlu dimiliki dalam menghadapi era global ini adalah literasi sains. Penguatan literasi sains menjadi kompetensi yang penting untuk dimiliki agar siswa mampu beradaptasi dengan perubahan global dimana lebih rumit serta berbasis pada IPTEK serta dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran inovatif. Urgenis ini menjadikan peneliti ingin melakukan kajian literatur mengenai efektivitas penerapan model pembelajaran inovatif dengan keterampilan literasi sains siswa. Kajian literatur yang diterapkan bisa memberikan gambaran dan saran tentang cara menerapkan model inovatif dalam peningkatan literasi sains peserta didik. Penelitian ini Studi yang dilakukan menerapkan metode kajian literatur (literature riview) yang terdiri dari 20 artikel minimal terindeks sinta 4 dan terbit dalam lima tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa model inovatif yang diterapkan seperti model PBL, PjBL, Discovery Learning, Inquri terbimbing, Blended Learning, dan RAQ yang secara signifikan meningkatkan literasi sains untuk beberapa materi biologi. Model pembelajaran PBL mendominasi sebagai model inovatif dalam meningkatkan literasi sains siswa. Dengan demikian, ditarik kesimpulan model pembelajaran inovatif bisa dipakai pendidik dalam peningkatan literasi sains peserta didik dan diintegrasikan ke dalam masalah lokal ataupun media digital.
PENGARUH MODEL TWO STAY TWO STRAY TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK PADA MATERI STRUKTUR SEL Elsa Rima Prahesti; Arni Ramadhani; Niken Alya Salsabila; Nevilia Pramesti Irawan; Jodion Siburian; Ine Tentia
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.8933

Abstract

Communication skills are a vital competency in the era of globalization and society 5.0, but their application in biology learning is often still minimal due to the lack of active interaction in the classroom. This study aims to evaluate the effectiveness of the Two Stay Two Stray (TSTS) learning model in improving students' communication skills in cell structure material. Using the Classroom Action Research (CAR) method implemented in two cycles (planning, implementation, observation, and reflection) in class X.2.2 of SMA Negeri 8 Jambi City with 33 students, this study measured communication indicators such as cooperation, interpersonal skills, integrity, responsibility, and interactive communication through a non-test questionnaire. Quantitative descriptive analysis showed a significant increase in students' communication skills, moving from the good category (80.3%) in the pre-action to very good (88.1%) in the second cycle. This increase was driven by the optimization of discussion time and group presentation obligations that facilitated a more intensive exchange of ideas. It was concluded that the TSTS model was effective in developing students' communication skills, although additional mentoring strategies were needed for students with low initial abilities to ensure equitable learning outcomes. ABSTRAK Keterampilan komunikasi merupakan kompetensi vital dalam era globalisasi dan masyarakat 5.0, namun penerapannya dalam pembelajaran biologi sering kali masih minim akibat kurangnya interaksi aktif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa pada materi struktur sel. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi) di kelas X.2.2 SMA Negeri 8 Kota Jambi dengan 33 siswa, penelitian ini mengukur indikator komunikasi seperti kerja sama, keterampilan interpersonal, integritas, tanggung jawab, dan komunikasi interaktif melalui angket non-tes. Analisis deskriptif kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan komunikasi siswa, bergerak dari kategori baik (80,3%) pada pra-tindakan menjadi sangat baik (88,1%) pada siklus kedua. Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi waktu diskusi dan kewajiban presentasi kelompok yang memfasilitasi pertukaran ide secara lebih intensif. Disimpulkan bahwa model TSTS efektif dalam menumbuhkan kemampuan komunikasi siswa, meskipun diperlukan strategi pendampingan tambahan bagi siswa dengan kemampuan awal yang rendah untuk memastikan pemerataan hasil belajar.  
Peran Model Pembelajaran Inovatif dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa: Literature Review Dias Larasati; Jodion Siburian; Dian Arisandy Eka Putra Sembiring
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): GJMI - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i1.1985

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada pembelajaran IPA, karena mendukung kemampuan berpikir kritis dan sistematis siswa. Namun, pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru belum optimal dalam mengembangkan keterampilan tersebut, sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran model pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pendekatan studi literatur review. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 20 artikel ilmiah nasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2013–2025 dan relevan dengan topik penelitian. Artikel yang direview mencakup berbagai model pembelajaran inovatif, antara lain Problem Based Learning (PBL), Problem Solving, Project Based Learning (PjBL), Discovery Learning, serta pengembangan bahan ajar berbasis masalah. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara umum model pembelajaran inovatif berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran IPA di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Model Problem Based Learning menjadi model yang paling dominan dan konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah, terutama ketika dipadukan dengan bahan ajar dan pendekatan kontekstual. Selain itu, penerapan model pembelajaran inovatif juga berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inovatif efektif diterapkan dalam pembelajaran IPA untuk mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Literatur Review Implementasi The Flipped Classroom: Apakah Efektif Terhadap Learning Outcomes Peserta Didik pada Abad 21? Mayang Dela Kesumah; Jodion Siburian
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 7, No 4 (2024): Desember
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v7i4.27742

Abstract

Abstract: The goal of this study was to analyze and evaluate the effectiveness of the implementation of the flipped classroom on learning outcomes of 21st century students through literature review. This study uses a literature method from 22 journals that have the subject of the flipped classroom. These journals were obtained from the Google Scholar database for the 2020-2024 range. The results of the literature of almost all journals show that there is a positive and quite significant difference in learning outcomes in the implementation of the flipped classroom compared to traditional learning models. 90.9% of journals show that the implementation of the flipped classroom can improve students’ higher order thinking skills (HOTS), while 9.1% of other journals show no difference with traditional learning models.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan menilai efektivitas implementasi the flipped classroom terhadap learning outcomes peserta didik abad ke-21 melalui tinjauan literatur. Penelitian ini menggunakan metode literatur dari 22 jurnal yang memiliki pokok bahasan the flipped classroom. Jurnal ini diperoleh dari Google Scholar database dari tahun 2020-2024. Hasil dari literatur menunjukkan bahwa terdapat perbedaan learning outcomes yang positif dan cukup signifikan dalam implementasi the flipped classroom dibandingkan dengan model pembelajaran tradisional. 90.9% jurnal menunjukkan implementasi the flipped classroom mampu meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik, sedangkan 9.1% jurnal lainnya tidak terdapat perbedaan dengan model pembelajaran tradisional.
Literatur Review : Pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom di Abad 21 terhadap Kemandirian Belajar Pesera Didik Ailsa Nadia Outhariy; Nayla Nabilla; Tasya Rahmawati; Rts Mustika Rimba; Natalia Sitohang; Jodion Siburian; Lely Mardiyanti; Fitri Astriawati
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v8i3.32296

Abstract

Independent learning is a key 21st-century competency that students still lack, requiring innovative learning strategies. The implementation of the flipped classroom is believed to increase students' independent learning. This study aims to analyze the effect of the flipped classroom learning model on independent learning in the 21st century. This study is a literature review that relies on sources published between 2020 and 2025, all of which are academic journals. All articles listed have been accredited to a minimum standard of SINTA 5. The literature search was conducted through Google Scholar by typing the keywords “flipped classroom” and “learning independence.” The articles obtained were analyzed in depth and the results were described using tabulation. From the results of the literature analysis, it was concluded that the Flipped Classroom has an effect on student learning independence and can improve student learning outcomes.
Literatur Review: Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Abad 21 Rika Lutfiana Sari; Natalia DM Silitonga; Ester Herwina Br Kaban; Jodion Siburian; Ali Sadikin; Fitri Astriawati
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v7i3.24692

Abstract

Abstract:  The purpose of this study is to assess the effectiveness of differentiated learning on the learning outcomes of 21st century students through a literature review. This study uses a literature method from journals that have the subject of differentiated learning. The results of the literature show that differentiated learning can improve various aspects of student learning outcomes such as critical thinking skills, creativity, cognitive learning outcomes, learning motivation, and problem solving. It is concluded that the application of this learning has a positive impact on improving student learning outcomes in the 21st century.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk menilai efektivitas pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa abad ke-21 melalui tinjauan literatur. Penelitian ini menggunakan metode literatur dari jurnal yang memiliki pokok bahasan pembelajaran berdifernsiasi. Hasil dari literatur menunjukkan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan berbagai aspek hasil belajar siswa seperti kemampuan berpikir kritis, kreatifitas, hasil belajar kognitif, motivasi belajar, dan problem solving. Disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran ini berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa di abad ke-21.   
Studi Literatur: Implementasi Model Problem Based Learning melalui Pendekatan Deep Learning terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa SMA Niwanda Azela Putri; Jodion Siburian; Raissa Mataniari
Journal Innovation In Education Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v4i2.3685

Abstract

The development of skills and deep conceptual understanding is a crucial requirement in 21st-century science learning. However, various studies have shown that learning practices in schools still tend to be oriented towards procedural delivery of material, thus under developing students' deep cognitive engagement and scientific skill development. Problem-Based Learning (PBL) and Deep Learning approaches are considered capable of creating more meaningful learning through authentic problem exploration, collaboration, and conceptual reflection. Previous research has generally examined these two approaches separately, resulting in limited synthetic studies specifically integrating PBL, Deep Learning approaches, and science process skills. This study aims to analyze the implementation of the PBL model with a Deep Learning approach on science process skills and learning outcomes of high school students through a Systematic Literature Review approach. A total of 20 relevant research articles were analyzed using a mixed-methods embedded synthesis technique. The results of the synthesis indicate that the application of PBL, combined with a Deep Learning approach, consistently improves students' science process skills, particularly in their ability to observe, formulate hypotheses, design experiments, analyze data, and draw scientific conclusions. Additionally, some studies have found significant improvements in learning outcomes compared to traditional learning methods. These findings provide a theoretical contribution to the development of science learning models that are more reflective, contextual, and oriented towards deep learning.
Co-Authors Abda Abda Ade Octavia Adhel Shalsabila Adinda Mutiara Ulfa Adinda Mutiara Ulfa Adriani Adriani Afreni Hamidah Agus Subagyo Agus Subagyo Agustina, Nurria Ahmad Sazali Ailsa Nadia Outhariy Aini Habi Ruhmi Ali Sadikin Ali Sadikin Alia Petra Siboro Aloysius Duran Corebima Amanda Riskina Ramadhani Amelia, Dwi Anggun Br Sihotang Anisa, Fitria Annisa Rahma Dieni Chaniago Aprizal Lukman Aprizal Lukman Aprizal Lukman Ardila, Ayudita Ariza, Cynthia Arni Ramadhani Asni Johari Aswinda Aswinda Atmanda, Aulia Ayu Febriasari Ayu Mutoharoh Ayudita Ardila Bambang Hariyadi Bambang Hariyadi Bayu Rosadi Bestia Dewi Br Munthe, Winda Br. Purba, Desi Ariani Putri Budiarti, Retni S Bunga Deli Anjani Cahaya Indah Cahaya indah Cahayu, Sri Anika Cantika Rusmaleni Cinta Serlina Damris Muhammad Dara Mutiara Aswan Dawam Suprayogi Defina, Azzira Welmi Desfaur Natalia Desfaur Natalia Desi Ariani Putri Br Purba Desi Ariani Putri Br. Purba Desy Komala Sari Dhea Febria Dian Arisandy Dian Arisandy Eka Putra Sembiring Dian Arisandy Eka Putra Sembiring Dian Paramita Dias Larasati DINI MAIDIKA Dwi Lestari Aryani Dwi Noerjoedianto Dwi Suryahartati Eka Putri Sembiring Eko Prasetyo Elka Indra Wati Elsa Rima Prahesti Elvarian Elvarian Enjelina Sinaga Erawati Sonia Eri Mangaranap Ervan Johan Wicaksana Ester Br Aritonang Ester Herwina Br Kaban Eva Khairani Astri Evid Arfan Evita Anggereini Evita Anggereini Evita ANGGREINI Febilia Asdenafika Febriasari, Ayu Fitra Wahyuni Fitri Astriawati Fitri, Islakahul Destia Fitriya Setiani Fitriya Shalehati Fulsiana Yustia Ganda Doloksaribu, David Gultom, Renny Bunga Evelyna Guspianto Guspianto Gusti Ayu Muthia Gusti Ayu Muthia Gusti Ayu Muthia Hakim, M. Arif Rahman Harlis Harlis Haryadi Haryadi Hendra Dhermawan Sitanggang Ibrohim Ihsan, Mahya Iklimalia, Iklimalia Ilham Falani Ilhami, Mohammad Ine Tentia Irawan, Nevilia Pramesti Iswara, Bintang Dwi Jastiana, Diel Aknova Jefri Marzal Jehlie Alaisa Marasigan Contreras Jeklin Hutagaol Jeri Marlina Julian Pratama Junia, Resy Juriah Juriah Kharisma Dwi Khorneliana Koiriah, Miftahul Lestari, Farina Lili Sardona Lubis, Suriati M Rusdi M Rusdi M. Erick Sanjaya M. Farhan Aditiya M. Ridwan Maheni Maheni Mardiyanti , Lely MARIA BINTANG Marina Girsang Masitah Masitah Mataniari, Raissa Mayang Dela Kesumah Meilin Meilin Meilin, Meilin Meitafia, Elda Meitafia Melly Dwi Febriani Mia Susandira Miftahul Koiriah Muda, Mhd. Abror Muzakkir Muhammad Akhir Muhammad Haris Effendi Hasibuan Muhammad Rusdi Muhammad Rusdi Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Mulya, Yonata Wira Murni Sapta Sari Mursalin Mursalin Mursyd, Danial Musli musli Mutmaenah, Shucy Nabila Alifa Pramani Nadia Amanda Putri Nailla Ramadani Nani Asyahri Nasha Febiola Nasution, Helmi Suryani Nasution, Purnama Nasywa Qurrota Aini Natalia D.M. Silitonga Natalia DM Silitonga Natalia Sitohang Natasya Maharani Naveny, Latifa Nayla Nabilla Nevilia Pramesti Irawan Niken Alya Salsabila Niwanda Azela Putri Nizlel Huda Novia Anggraini Nur Izzatil Arasyi Tyas Nurbudi Nur Rohman Nurdin, Fatonah Nurul Oktaviani Oktafiami, Azzahra Oktavia, Sri Wina Oktaviani, Nurul Pinta Murni Prahesti, Elsa Rima Putri Putri Julia Putri, Febriyanti Qurrota’Aini, Nasywa Raissa Mataniari Ramadhani, Arni Ratu Sampurna Ratu Rd. Halim Renisa Abdullah Renny Listiawaty Richa Amalia Ridoi Warneck Siburian Rika Lutfiana Sari Rini Rahma Dina Rini, Willia Novita Eka Rizki Ibnu Rahmad Robin Pratama Rosa Gustiara Rosita Rosita Rts Mustika Rimba Rustina, Desi Rz, Rusnelly Isrika S.F. Hayati Salsabila, Niken Alya Salsabila, Syifa Salyabila Zahrani Sanjaya, M. Erick Saparuddin Saparuddin Saparuddin Saparuddin Saparudin Saparudin Sari, Cindi Rilyan SAUDAGAR, FERDIAZ Selia Aina Septia Yuliadip Shalehati, Fitriya Simamora, Lidia Contesa Simamora, Lika Nurmala Sari Sintia Suci Sri Anika Cahayu Sri Purwaningsih Sri Rahayu Sri Susilawati Sulton Nawawi Suryaningrum Suryaningrum Sutrisno Syaiful . Syaiful Syaiful Tasya Rahmawati Tasya Sianturi Tazzania, Rivanna Tia Wulandari Titik, Titik Tohiri, Dhiya Millatika Ummi Kalsum Upik Yelianti Utomo, Pradita Eko Prasetyo Vinalia Amanda Wicjaksono, Dealvi Winda Dwi Kartika, Winda Dwi Wiwit, Wiwit Mustika Wulan Rahmadaniati Yafitriani Loi Yusuf, Ashif Irvan Zahra, Mahar Hazzillia Az