p-Index From 2021 - 2026
8.393
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Journal of Educational, Health and Community Psychology Al-'Adalah SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Konfigurasi : Jurnal Pendidikan Kimia dan Terapan EKONOMIS : Journal of Economics and Business Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Al-Qalam Journal of Innovative Science Education NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Journal On Teacher Education (Jote) Al-Mudarris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam ABIDUMASY : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) AbdiTechno (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Al-Hilal: Journal of Islamic Astronomy Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Tasnim Journal for Community Service An-Nur : Jurnal Studi Islam KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Filantropi: Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf Golden Childhood Education Journal (GCEJ) Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan Transformatif Prosiding University Research Colloquium Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak Usia Dini Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Jurnal Riptek Bahtsuna: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam IDEA: Jurnal Psikologi Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Law and Justice Najah: Journal of Research and Community Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan International Journal Multidisciplinary Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Hakam: The Indonesian Journal of Islamic Family Law and Gender Issues Qomaruna JUMPA : Jurnal Manajemen Pendidikan Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Journal Educational Research and Development IECON: International Economics and Business Conference Jurnal Abdimas Kesehatan Ma'had Aly Journal Of Islamic Studies Jurnal Keislaman Education and Sociedad Journal Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Dharma Indonesia International Journal on Educational Issues (IJEI) Journal of Higher Education and Academic Advancement
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Kokedama untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Ibu-Ibu PKK Kelurahan Jatisari Mijen Kota Semarang Haris, Amnan; Fatima, Nurul; Restu Sabrina, Tirta; Romadoni, Romadoni; Azzahra, Adelia; Hayu Mukarrohmah, Indah; Faizah, Nur
Jurnal Dharma Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Dharma Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdi.v3i1.11317

Abstract

Kokedama is the art of packing plants in earthen balls covered with coconut fiber. Kokedama is becoming increasingly popular as an attractive and environmentally friendly plant decoration alternative. This training was held to provide new skills that can improve the family economy through the production and sale of kokedama. The training method includes theory and direct practice and is divided into several sessions. The first session introduces kokedama, the materials and tools needed, and the basic techniques for making them. The second session includes the practice of making kokedama and plant care tips. Participants are also given knowledge about offline and online product marketing strategies to expand market reach. The results of this activity show an increase in PKK women's understanding and skills in making kokedama. Apart from that, this training increased their interest and enthusiasm to develop a kokedama-based home business. With this training, it is hoped that PKK mothers in Jatisari Village can utilize these new skills to improve their family's economic welfare and positively contribute to the surrounding environment. Abstrak Kokedama adalah sebuah seni mengemas tanaman dalam bola tanah yang dilapisi serabut kelapa. Kokedama menjadi semakin populer sebagai alternatif dekorasi tanaman yang menarik dan ramah lingkungan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga melalui produksi dan penjualan kokedama. Metode pelatihan meliputi teori dan praktik langsung yang dibagi dalam beberapa sesi. Sesi pertama adalah pengenalan kokedama, bahan dan alat yang diperlukan, serta teknik dasar pembuatannya. Sesi kedua mencakup praktik pembuatan kokedama dan tips perawatan tanaman. Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan tentang strategi pemasaran produk secara offline dan online untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam pembuatan kokedama. Selain itu, pelatihan ini berhasil meningkatkan minat dan semangat mereka untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis kokedama. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu PKK di Kelurahan Jatisari dapat memanfaatkan keterampilan baru ini untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
PENDAMPINGAN BELAJAR SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH DESA PEGALANGAN KIDUL, KECAMATAN MARON, KABUPATEN PROBOLINGGO DI MASA PANDEMI COVID-19 Amani, Tatik; Elly, Moh. Iskak; Krisnawati, Titin; Faizah, Nur; Hardiono, Dwi Joko; Anas, Muhammad; Andani, Selvia Tri; Yaqin, Ainul
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.1905

Abstract

Kemunculan virus Covid-19 sangat berdampak pada semua sektor di Indonesia, salah satunya sektor pendidikan. Pembatasan berkumpul secara fisik di era pandemi merupakan salah satu penyebab perubahan sistem belajar dari offline menjadi online. Beberapa hambatan dalam pembelajaran daring menjadikan belajar siswa tidak maksimal. Hal tersebut menjadi dasar pengabdi melakukan pendampingan belajar siswa. dalam pengabdian diawali dengan tahap survei lapangan yaitu melakukan observasi untuk memperoleh informasi sitem pembelajaran saat pandemi Covid 19. Tahap berikutnya pengajuan ijin kepada Kepala Desa Pegalangan Kidul untuk melaksanakan kegiatan pendampingan belajar. Tahap ketiga persiapan yaitu melakukan pembagian kelompok belajar berdasar kelas, pembagian tim pengabdi. Berikutnya tahap pelaksanaan yaitu pendampingan belajar dan terakhir tahap evaluasi untuk mengetahui kebermanfaatan pendampingan belajar. Hasil pendampingan belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah sangat baik. Sebelum pendampingan siswa malas dan cepat bosan belajar karena tidak bertemu langsung guru, dengan pendampingan belajar menjadi bergairah dan semangat lagi belajar, siswa lebih terpacu belajar seperti di kelas dan mengerjakan tugas yang menjadi kewajibannya. Orang tua yang kurang mampu mengoperasikan media menjadi trampil karena diberikan arahan teknis mengoperasikan media pembelajaran daring. Guru terbantu dengan perubahan siswa yang sebelum pendampingan kurang bergairah belajar menjadi bergairah dan semangat belajar. Pendampingan belajar sangatlah bermanfaat dan disarankan pengabdi agar siswa dan orangtua menyalurkan informasi kepada masyarakat tentang teknis belajar on line dan belajar mandiri.
An Interpretation Of Cash Waqf For Islamic Economic Growth And Development From The Perspective Of Waqf Nazhir Dliyaul Muflihin, Mohammad; Faizah, Nur; Suryani Lating, Ade Irma; Anggraini Aripratiwi, Ratna; Fabian Susanto, Febry
Filantropi : Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf Vol. 6 No. 2 (2025): Filantropi
Publisher : Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/finalmazawa.v6i2.11857

Abstract

In 2021, the Indonesian Waqf Board (Badan Wakaf Indonesia) reported the potential of cash waqf to reach approximately IDR 180 trillion annually. As of March 2023, the actual collected amount of cash waqf stood at IDR 2.07 trillion, which includes the accumulated issuance of Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) totaling IDR 678.15 billion. Nevertheless, the effectiveness of cash waqf as an instrument for economic development is highly contingent upon the management capabilities of waqf administrators (nadzir). The extent to which nadzir are able to manage cash waqf productively significantly influences its potential social and economic impact. This study aims to explore the interpretation of cash waqf as an Islamic public financial instrument for fostering economic development from the perspective of waqf administrators. Employing a qualitative methodology with a Husserlian phenomenological approach, the study distinguishes between noema and noesis through the process of epoche. The findings suggest that cash waqf, as a public financial instrument, must be utilized productively to support long-term economic sustainability. At the macroeconomic level, waqf is positioned as a strategic tool for advancing national economic development. The study recommends concerted efforts among government entities, waqf institutions, and the wider public to strengthen institutional capacity, human resources, technological infrastructure, and public awareness, all of which are critical for enhancing the productive utilization of waqf.
THE ROLE OF SINDHIND ZIJ AS THE FIRST ISLAMIC ASTRONOMICAL CALCULATION TABLE IN INDIAN CIVILIZATION Faizah, Nur; Binti Roslan, Nura'zirah
Al-Hilal: Journal of Islamic Astronomy Vol 5, No 2, 2023
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/al-hilal.2023.5.2.18158

Abstract

Astronomy has developed in India since prehistoric times. However, astronomy’s first work appeared during the Vedanga Jyotisa era, written by Lagadha, the oldest literary book in India. Using qualitative methods with a library research approach, it was found that Indian astronomers researched Astronomy and wrote books. One of the books that first made Muslim scientists interested in the world of astronomy was the book Brāhmasphuṭasiddhānta, which was translated into Arabic by Al-Fazari (d. 796 AD) during the Caliphate of Al-Manṣūr from the Abbasid dynasty. Al-Fazari (d. 796 AD) became the first Muslim astronomer to compile Zij, with his calculations converted into the Hijri Calendar. After Al-Fazari (d. 796 AD) collected this Zij, other Zijs were born, which became the forerunners for the composition of the epimeris and other counts. Around the beginning of the 11th century, Al-Biruni (973-1048 AD) spread da'wah to India and introduced the study of Islamic astronomy in India.
Creativity Of English Tutorial Activities In Helping Students Understanding Online Learning In Elementary School Nuradi, Farah Zafiroh; Kurniawati, Elisa; Faizah, Nur; Rachmawati, Umi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pendidikan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Because the covid-19, learning that was originally at school has now become home throughthe online system. Online learning has various limitations, for example, the absence ofgadget facilities (cell phones and laptops), low understanding of digital media and limitedsignal. Students who usually study in class and are explained directly to the teacher, nowthe teacher only gives reading explanations and gives assignments, this makes studentsmore confused because there is no clear explanation but are forced to understand by doingassignments. This study uses descriptive qualitative research that describes tutoringservices in reducing difficulties in student learning during the COVID-19 period. Studentsalways ask to be helped with assignments. Students need assistance in learning, so thatthe material can be easily understood optimally.
Creativity Of English Tutorial Activities In Helping Students Understanding Online Learning In Elementary School Faizah, Nur; Salsabila, Della Hagian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pendidikan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Because the covid-19, learning that was originally at school has now become homethrough the online system. Online learning has various limitations, for example, theabsence of gadget facilities (cell phones and laptops), low understanding of digital mediaand limited signal. Students who usually study in class and are explained directly to theteacher, now the teacher only gives reading explanations and gives assignments, thismakes students more confused because there is no clear explanation but are forced tounderstand by doing assignments. This study uses descriptive qualitative research that describes tutoring services in reducing difficulties in student learning during the COVID-19 period. Students always ask to be helped with assignments. Students need assistance in learning, so that the material can be easily understood optimally.
NUSYUZ: ANTARA KEKERASAN FISIK DAN SEKSUAL Faizah, Nur
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2013.06201

Abstract

Nushuz is a classical conception of law that has been codified as standard the rule of law in the Compilation of Islamic Law (KHI). Some Muslims consider the explanation of the scholars about nushuz is taken for granted, mainly because it was labeled “religion” that is considered sacred and there is no room for change especially criticized. KHI is certainly not free from power, value s, and interests, in particular, of its the patriarchal apparatus of constituent, so women tend to be faced with a wall of injustice, subordination, masculine superiority and imbalance. This is reflected in provisions of nushuz in KHI that apply to the wife only and does not apply to husbands. Terms of nushuz in KHI also justify domestic violence, especially in the case of forced sexual intercourse by a husband against his wife. This article explains that in fact issue of nushuz is for husband and wife. However, the plains of empirical, KHI in explaining provisions of of nushuz apply to the wife only. This is where KHI has been marginalized and dehumanization of women.[Nusyu>z merupakan konsepsi hukum klasik yang telah terkodifikasikan sebagai aturan hukum baku dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Sebagian umat Islam memandang penjelasan para ulama tentang nusyu>z merupakan hal yang terberi (taken for granted), terutama karena sudah diberi label “ajaran agama” sehingga dipandang sakral dan tidak ada ruang untuk mengkritisinya apalagi mengubahnya. KHI tentu tidak bebas dari kuasa, nilai, dan kepentingan, terutama, dari apparatus pembentuknya yang patriarkis, sehingga perempuan cenderung dihadapkan dengan tembok ketidakadilan, subordinasi, superioritas maskulin, dan ketidakseimbangan (dis-equilibrum). Hal itu tercermin dariketentuan nusyu>z dalam KHI yang hanya diberlakukan terhadap isteri saja dan tidak berlaku bagi suami. Ketentuan nusyu>z dalam KHI juga membenarkan tindakan KDRT, terutama dalam hal pemaksaan hubungan seksual oleh suami terhadap isterinya. Artikel ini memberikan penjelasan bahwa sebenarnya persoalan nusyu>z adalah bagi isteri dan suami. Namun pada dataran empirik, KHI dalam menjelaskan ketentuan nusyu>z hanya berlaku untuk isteri saja. Di sinilah KHI telah memarginalkan dan mendehumanisasi perempuan.]
AYAT-AYAT TENTANG RELASI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM AL-QUR’AN: Analisis Struktural Levi-Strauss Faizah, Nur
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 8 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2015.08201

Abstract

Religion is a social institution, especially for the Muslim community in general, determine the dynamics of the entire development community. In many cases the social processes that marginalizing women, intentionally or not, often involving religion as elements forming knowledge about relationships between men and women are unequal, and often used as a source of theological legitimacy of the above indisputable fact that marginalize women. During this time, the field of study of the Qur’an many scholars dominated philology and history. This led to a prolonged confusion between the text and the history of salvation history, which is implicit in it. This needs to be solved, with the view that the text of the Qur'an and his commentary as an expression of the views of Islam. This is where the importance of the legacy of structuralism in a given interpretation. By using Levi-Strauss' structuralism, an attempt to determine the relationship webs in the narrative, the relationship is either syntagmatic or paradigmatic, to find hidden messages or messages that are deepest in the verses of the Qur’an.  [Agama merupakan institusi sosial, terutama untuk masyarakat muslim pada umumnya, sangat menentukan seluruh perkembangan dinamika masyarakat. Dalam banyak kasus proses sosial yang memarginalisasikan perempuan, sengaja atau tidak, sering melibatkan agama sebagai unsur pembentuk pengetahuan tentang relasi laki-laki-perempuan yang timpang dan seringkali dijadikan sumber legitimasi teologis yang tidak terbantahkan atas kenyataan yang menyudutkan perempuan. Selama ini, bidang kajian al-Qur’an banyak didominasi sarjana filologi dan sejarah. Ini memunculkan kerancuan berkepanjangan antara sejarah teks tersebut dan sejarah penyelamatan, yang secara implisit terkandung di dalamnya. Hal ini perlu dipecahkan, dengan memandang bahwa teks al-Qur’an dan tafsirnya sebagai ungkapan pandangan-pandangan Islam. Di sinilah pentingnya strukturalisme dalam memberi kekayaan khazanah penafsiran. Dengan menggunakan strukturalisme Levi-Strauss, sebuah upaya untuk mengetahui jaring-jaring relasi dalam narasi, baik relasi tersebut bersifat sintagmatik maupun paradigmatik, untuk mengetahui hidden message atau pesan terdalam yang terdapat dalam ayat-ayat al-Qur’an.]
KONSEP QIWĀMAH DALAM YURISPRUDENSI ISLAM PERSPEKTIF KEADILAN GENDER Faizah, Nur
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 11 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2018.11102

Abstract

This article explains the concept of leadership in the family (qiwāmah) gender justice perspective. The focus of the study on the interpretation of Surat an-Nisā '[4] verse 34 which becomes the theological and socio-cultural foundation of society. The letter interprets that the husband is superior to the wife, so marriage relations tend to be hierarchical (the husband becomes the head of the family, while the wife has the subordinate status). This lame husband and wife relationship makes the wife vulnerable to violence. The author considers that this verse must be reinterpreted from the point of view of gender justice given the sociological shift. This study led the writer to the conclusion that the concept of qiwāmah in Islamic jurisprudence is open and dialogic with the times. The concept of qiwāmah now must be interpreted based on human values rather than gender, so that women as wives not only serve their husbands, but partners and partners who are both subjects and objects. The relationship between them is in the form of symbiosis of mutualism (mutual benefit), not only in the family but also for the community and the State. There is no difference between the two, except in matters of devotion to God. [Artikel ini menjelaskan konsep kepemimpinan dalam rumah tangga (qiwāmah) perspektif keadilan gender. Fokus kajian pada penafsiran Surat an-Nisā’ [4] Ayat 34 yang menjadi landasan teologis dan sosio-kultural masyarakat. Surat tersebut menafsirkan bahwa suami lebih unggul daripada istri, sehingga hubungan perkawinan cenderung hierarkis (suami menjadi kepala keluarga, sementara istri berstatus subordinat terhadapnya). Relasi suami istri yang timpang ini membuat istri rentan terhadap kekerasan. Penulis memandang bahwa ayat ini harus ditafsir ulang dari sudut pandang keadilan gender mengingat adanya pergeseran sosiologis. Kajian ini mengantarkan penulis pada kesimpulan bahwa konsep qiwāmah dalam yurisprudensi Islam bersifat terbuka dan dialogis dengan perkembangan zaman. Konsep qiwāmah sekarang harus dimaknai berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan bukan jenis kelamin, sehingga perempuan sebagai istri bukan hanya melayani suaminya, melainkan patner dan mitra yang sama-sama menjadi subyek sekaligus obyek. Relasi keduanya berupa simbiosis mutualisme (saling menguntungkan), tidak hanya dalam keluarga tetapi juga untuk masyarakat dan Negara. Tidak ada perbedaan di antara keduanya, kecuali dalam hal ketakwaan kepada Tuhan.]
The Influence of Machine Learning on the Student Learning Psychology in Industry 5.0 Mutmainnah, Iin; Shodiq, Ja’far; Faizah, Nur
Education and Sociedad Journal Vol. 1 No. 2 (2024): January - June
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/edsojou.v1i2.635

Abstract

This study aims to examine how the application of a machine learning-based learning system to students' learning psychology. This study focuses on improving the quality of learning that not only pays attention to cognitive aspects, but also to students' emotional aspects that often affect their academic achievement. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type to explore students' experiences in using a machine learning-based system in the learning process. Data collection techniques are carried out through interviews, observations, and documentation, with data analysis using the Miles and Huberman model. The results of the study indicate that the application of this system is effective in reducing academic anxiety (Academic Anxiety Reduction), increasing students' self-confidence through positive reinforcement (Increased self-confidence through positive reinforcement), and developing students' emotional resilience (Positive Resilience to Emotional Learning). The contribution of this study is to provide new insights into the role of technology, especially machine learning, in supporting the development of students' emotional intelligence which can ultimately improve their academic well-being.
Co-Authors Abdul Jabbar Abdul Muis Prasetia, Abdul Muis Abdul Waris Aboe Kasim, Siti Rahma Indriani Abqori, Muhammad Sabiq Agfanisa, Rahma Ainiyah, Maslakhatul Ainul Yaqin Ainun Nasihah Akbar, Muhammad Ravi Amanda, Putri Amanda, Riska Amani, Tatik Amelia, Restu Ananda Andani, Selvia Tri Andriani, Alvinah Vivian Andriani, Putri Lailatun Anggraini Aripratiwi, Ratna Angraini, Novita Ardeny, Anisa Nur Faizah Arum Ratnaningsih Auliana, Sherly Azzahra, Adelia B.S., Efvelin Bagus Putra, Satrio Bahri, Azri Binti Roslan, Nura'zirah Budiwitjaksono, Gideon Setyo Bunga Putri Sagita Cahyani, Ita Chatarina Umbul Wahyuni Daniel Useng Darmayanti, Julia Dhofirul Yahya Dliyaul Muflihin, Mohammad Dwi Ivayana Sari, Dwi Ivayana Elly, Moh. Iskak Endah Puspita Sari Fahmi Aziz, M. Fajar Astuti Hermawati Faqihatin, Faqihatin Farrihah, Rifdatul ‘Aisyil Fathony, Alvan Fatima, Nurul Fatimatul Khikmiyah Fauzi, Nasrul Fauziah Latif Febriana Intan Permata Hati Feryani umi Rosidah, Feryani umi Fitriani Frangki Julianto Mamahit Gustina Gustina Hardiono, Dwi Joko Haris, Amnan Hasan, Diqqi Alvin Hayu Mukarrohmah, Indah Hendri Budi Utama Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Heriani Heriani, Heriani Herlina Herlina Hernisah, Nur Hery Setiyatna Hidayat, Nur Ainy IDA RAHMAWATI ILHAM Indriati Paskarini Iqbal Salim Irawan, Alfikri Irmawati Liliana Jagad, Sapu JAMALUDIN Kartika, Intan Khoirul Umam Kholil, Putri Alifa Krisnawati, Titin Kurniawati, Elisa Lating, Ade Irma Suryani Lubabul Chadziq, Achmad M. Zamroni Maemunah Maemunah Mahalli Mahmud Achmad Maimori, Romi Mariska, Refi Martini Martini Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Mawaddah Warahmah Merika Setiawati Meutiah Mutmainnah Abdullah Miftahul Ulum Moch. Iqbal, Moch. Moh. Rafik Muh, Fauzi Muhammad Anas Muhammad Hifdil Islam MUHAMMAD RIZAL Muksit, Moh Mursalim Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah, Iin Na'imah, Na'imah Nanik Wijayati Nissa Kusariana Nola Agustin Nugraha, Bachtiar Rama Ardhi Nur Abidah Idrus Nur Fatimah Nur Fitri Amalia Nur, Dinni Nuradi, Farah Zafiroh Nuraini Nuraini Nurhayati, Dies Nursanti, Erma Nuruzzaman, Muhammad Adib Oktarina, Amimah Olly Sanny Hutabarat Pahmi, Sahyul Pitasari, Mely Agustin Reni Pratama, Liona Surya Putri Cahaya Putri Salsabila, Mahira Rahmah Putri Puspitasari Rahmah, Asmadhini Handayani rahmansyah, Abdur Rahmat, Muh. Ibnu Alfarizi Ramadhani, Dewi Syafera Khoirina Ramli, Syahrur Restu Sabrina, Tirta Rezy Meidina, Ahmad Rifana Rifathi, Fina Umu Rizki, Vita Vitriati Rizkia Pangestika, Rintis Rizky Septiadi Perdana, Moch. Rofiq, Wulida Rois, Nur Romadoni, Romadoni Rudiyanto, Nur Faiq Rusnita Dewi, Hefi Sahira, Nur Apika Sahrul Salmamadi SALMAN ALFARIZI Salsabila, Della Hagian Samsuriadi, Samsuriadi Sartika, Linda sarwo edy Seno Aji, Toni Septi Ambar Indraningtia Sukma Shodiq, Ja’far Shofia Nurun Alanur S Shulhah, Rodhiyatus Singgih Bektiarso Siswanto Siti Marli’ah SITI MARYAM Siti Zahra Rifal Sobakh, Nurus Sofia Ulfa Eka Hadiyanti, Sofia Ulfa Eka Solkhi Albari, Abi SRI RAHAYU Sudarti . Suhartono Sukmawati Sukmawati Sururoh, Maulidatus Suryaningrum, Irnanda Susanto, Febry Fabian Susi Herawati Sutiah Sutiah Suwardi Suwardi Syanindita, Previa Talitha Widiatningrum Tressa, Roma Trida Ridho Fariz Tutik Ekasari Umam, M. Shaiful Umi Rachmawati Ummah, Ilmi Izzatul Ummah, Syifa’ul Khairiyatil velayati, naili Vendy, Vicky Vina Sipadilla Wardatul Mufidah Wiwin Widiasih Yuliana Puspita Dewi Yusbarina, Yusbarina Yusriadi, St Nurhikmah Zainuddin , Zainuddin Zakiyyah, Muthmainnah Zeini, Irfan