p-Index From 2021 - 2026
14.07
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL GIZI INDONESIA JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Vokasional Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Kesehatan Komunitas Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Jurnal GEOSAPTA Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Kesehatan JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Science Midwifery Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Cendekia Medika : Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine International Journal of Community Service Community Research Of Epidemiology (CORE) Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Keperawatan Media Informasi JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Jurnal Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa Holistik Jurnal Kesehatan Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

DETERMINAN KADAR ASAM FOLAT SERUM PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN SELUMA Dinda Gustina Aulia; Rostika Flora; Nur Alam Fajar
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i1.1781

Abstract

Kesehatan ibu hamil sangat memepengaruhi kehidupan janin. Untuk melahirkan bayi yang sehat ibu hamil harus mempunyai kesehatan yang optimal. Asam Folat merupakan salah satu vitamin yang kebutuhannya berlipat ganda bagi ibu dan janin. Angka kecukupan sehari asam folat di Indonesia yang dianjurkan bagi ibu hamil adalah 400 mikrogram per hari. Riskesdas melaporkan bahwa hanya 29.2% kaum ibu telah mengkonsumsi 90+ tablet zat besi dan asam folat selama masa kehamilan yang terakhir sesuai yang direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kadar asam folat serum pada ibu hamil di Kabupaten Seluma. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Seluma dengan sampel sebanyak 60 ibu hamil Trimester II dan III yang ditentuka dengan metode consecutive sampling. Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan (p.value<α) antara pendidikan (p. value=0,041), pekerjaan (p.value=0,045) dan gravida (p.value=0,046) dengan kadar asam folat serum pada ibu hamil di Kabupaten Seluma. Keteraturan ibu hamil dalam mengkomsumsi tablet asam folat selama kehamilan tentunya akan sangat membantu pencegahan terjadinya kejadian anemia yang kemudian dikhawatirkan menjadi penyebab terjadinya komplikasi kehamilan serta menjadi faktor penyulit saat proses persalinan hingga masa nifas. Disarankan untuk ibu hamil harus lebih patuh dalam mengkonsumsi asam folat demi kesehatan ibu dan bayinya serta memperhatikan jenis asupan makanan yang dikonsumsi khususnya asupan konsumsi sumber-sumber asam folat
Determinan Tingkat Pengetahuan Orang Tua terhadap Pemberian ASI Secara Ekslusif di Indonesia: Study Literature Susilawati Susilawati; Rostika Flora; Nur Alam Fajar
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i2.970

Abstract

Diperkirakan pada tahun 2020, 45 juta anak di bawah usia 5 tahun akan terlalu kecil untuk tinggi badan mereka. Persentase bayi baru lahir yang mendapat ASI eksklusif sekitar 44%. Jika semua bayi antara usia 0 dan 23 bulan menerima jumlah ASI yang disarankan, lebih dari 820.000 anak di bawah usia 5 tahun dapat diselamatkan. Tujuan untuk mengumpulkan informasi dari penelitian sebelumnya untuk menilai lebih baik kompleksitas situasi dan bukti tingkat pengetahuan orang tua terhadap pemberian ASI Ekslusif. Dengan menggunakan daftar periksa standar PRISMA, studi tinjauan sistematis ini dilakukan untuk memastikan prevalensi kombinasi perilaku, pengetahuan, sikap, dan determinan pemberian ASI eksklusif di Indonesia. Diketahui bahwa artikel yang paling banyak diteliti adalah tingkat pendidikan ibu yang mendukung pemberian ASI eksklusif pada tingkat pendidikan SLTA sebanyak 9 artikel atau 50% sedangkan tingkat pendidikan minimal 5 artikel atau 27,8%. . (16,7%). Kesadaran dan aksesibilitas sistem informasi kesehatan ibu dan anak yang tinggi, serta perbedaan praktik pemberian ASI eksklusif di antara peserta studi di setiap negara, semuanya dapat dikaitkan dengan kesenjangan pengetahuan.
Peran Keluarga tentang Pemberian Aasi Berdasarkan Sosiodemografi di Indonesia: Study Literature Dwi Antasari; Nur Alam Fajar; Rostika Flora
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i3.979

Abstract

Menyusui merupakan elemen penting pertumbuhan dan perkembangan anak dengan mengurangi,mencegah morbiditas dan mortalitas terkait malnutrisi dan infeksi. Pemberian ASI ekslusif kurang termasuk pemberian ASI non-eksklusif berkontribusi 11,6% kematian balita, pemberian ASI berpotensi mencegah 823.000 kematian.Pemberian ASI menurunkan kejadian sepsis, diare, dan infeksi pernapasan atau 20% dari kematian bayi.tujuan untuk mengkaji hubungan antara pemberian ASI dengan status pendidikan orang tua,pendapatan keluarga, paritas, paparan media, dan status perkawinan. Metode Studi diterbitkan antara 2017 dan 2023 menggunakan database PubMed, Web of Science, SCOPUS,Who dan Pedoman (PRISMA). Hasil Pemberian asi berdasarkan sosiodemografi sebanyak 30 artikel,artikel paling banyak di teliti pada tahun 2023 sebanyak 8 artikel atau sebesar (26,66 %) sedangkan artikel paling sedikit tahun 2017 dan 2019 sebanyak 2 artikel atau sebesar (6,66%).Pembahasan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi berbagai faktor diantaranya pendidikan, dan tingkat pengetahuan ibu sangat terkait dengan pemberian ASI eksklusif namun, multiparitas, paparan media. Kesimpulan menemukan hubungan dosis-respons antara pemberian ASI eksklusif, pendapatan rumah tangga, dan tingkat pendidikan, namun kegiatan tersebut tidak signifikan secara konsisten di semua tingkatan.
HUBUNGAN PERILAKU MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KADAR FE SERUM PADA IBU HAMIL DI KOTA PANGKALPINANG Siti Puji Astuti; Rostika Flora; M Zulkarnain; Anita Rahmiwati; Rico J. Sitorus; Nur Alam Fajar
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.14164

Abstract

Anemia adalah masalah kesehatan global dimana 40% ibu hamil di dunia mengalami anemia. Anemia pada ibu hamil menyebabkan tidak optimalnya pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan hingga kematian. Penyebab utama terjadinya anemia adalah defisiensi zat besi. Untuk mencegah defisiensi zat besi ibu hamil perlu mengkonsumsi tablet tambah darah yang diberikan minimal 90 tablet selama kehamilan. Faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet tambah darah adalah perilaku (tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan) terkait tablet tambah darah. Pengetahuan akan menentukan sikap dan perilaku ibu dalam mengkonsumi tablet tambah darah. Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan sampel berjumlah 90 responden. Analisis dilakukan dengan uji chi-square (p<0,05). Hasil penelitian diperoleh 32,2% responden mempunyai kadar Fe serum yang rendah, 55,6% responden berpengetahuan baik, 57,8% responden mempunyai sikap positif dan 51,1% ibu mempunyai tindakan positif. Uji statistik didapatkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan tindakan dengan kadar Fe serum pada ibu hamil. Direkomendasikan kepada intansi kesehatan agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah dalam mencegah defisiensi zat besi.
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kejadian Anemia pada Kehamilan: Studi Literatur Suryati Suryati; Muhammad Zulkarnain; Rostika Flora; Nur Alam Fajar
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.14501

Abstract

Anemia menjadi salah satu komplikasi maupun faktor risiko akibat dari infeksi COVID-19 selama kehamilan. Walaupun belum terdapat rekomendasi spesifik tatalaksana anemia pada Ibu Hamil dengan Infeksi COVID-19, suplementasi zat besi tetap menjadi rekomendasi lini pertama untuk mencegah keparahan infeksi dan masalah maternal yang buruk. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk meringkas data dan penelitian yang tersedia tentang COVID-19 pada kehamilan terutama dampaknya terhadap kejadian Anemia yang diakibatkan oleh defisiensi zat besi saat kehamilan. Kekurangan zat besi atau anemia menjadi masalah yang cukup luas terutama pada wanita usia subur, dan sebagian besar disebabkan oleh kehilangan darah menstruasi dan kurangnya makanan kaya zat besi yang dikonsumsi secara oral. Anemia merupakan faktor risiko maupun outcome akibat infeksi COVID-19 selama kehamilan. Walaupun belum terdapat rekomendasi spesifik tatalaksana anemia pada Ibu Hamil dengan Infeksi COVID-19, suplementasi zat besi tetap menjadi rekomendasi lini pertama untuk mencegah keparahan infeksi dan masalah maternal yang buruk.
Analisis Pemanfaatan Posbindu pada Lansia melalui Pendekatan Health Belief Model di Indonesia: Study Literature: Posbindu lansia Jumisah Jumisah; Najmah Najmah; Nur Alam Fajar
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i4.1281

Abstract

PTM bertanggung jawab 10 kematian global, atau 41 juta kematian per tahun.PTM menyebabkan kematian 15 juta orang sebelum usia 70 setiap tahun,diperburuk perubahan faktor sosial, ekonomi, dan gaya hidup tidak sehat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel berhubungan dengan penggunaan posbinduDengan menggunakan standar daftar periksa PRISMA standar, studi tinjauan sistematis ini dilakukan untuk memastikan prevalensi Penggunaan posbindu, model kepercayaan kesehatan, dan lansia.10 Artikel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan oleh penulis dan berkaitan dengan topik diskusi ditemukan dalam hasil pencarian untuk sumber data yang menggunakan database Google Scholar dan GARUDA mulai dari Tahun 2019 - 2023. Penelitian ini menerapkan hipotesis Health Belief Model didasarkan pada gagasan bahwa seseorang akan bertindak dengan cara yang terhubung dengan kesehatan untuk menilai bagaimana lansia menggunakan posbindu.
Hubungan Pola Asuh Ibu Balita dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota Nur Alam Fajar; Chairil Anwar; Nolly Julfery
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i3.3876

Abstract

Stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goals (SDGs) which includes the 2nd goal of sustainable development, namely ending hunger, achieving food security, improving nutrition, and proclaiming sustainable agriculture. The purpose of this study was to analyze the relationship between mother-to-child parenting and the incidence of stunting at the Pangkalan Health Center, Fifty Cities District. This research is an analytic observational and descriptive analytic study with a cross-sectional study design. A sample of 88 mothers with stunted toddlers aged 8-60 months in the working area of the primary health center was taken by purposive sampling. Data collected regarding exclusive breastfeeding habits, feeding habits, hygiene habits, and health habits of mothers and toddlers obtained through direct interviews and questionnaires, and the incidence of stunting in toddlers obtained from measuring the toddler's height and weighing the toddler's weight. Data analysis to see the relationship between variables using the Chi-Square test. The results showed that 87.5% of the incidence of stunting in toddlers. There is a significant relationship between exclusive breastfeeding (p-value = 0.003), feeding (p-value = 0.037), hygiene practices (p-value = 0.042), and practice maternal and toddler health (p-value = 0.047) with the incidence of toddler stunting. The results of the logistic regression test showed that the most dominant variable in this study was exclusive breastfeeding.
Cegah Stunting: Peran OPD Kebupaten OKU dan Perguruan Tinggi Yentri Anggeraini; Nur Alam Fajar; Fenny Etrawati; Widya Lionita; Annisa Rahmawaty; Rahmatillah Razak; Anggun Budiastuti; Yeni Yeni
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2979

Abstract

ABSTRACTStunting is often discussed, many people think that only the health sector has a role related to stunting. Therefore, this article discusses the role of cross-sectors in accelerating the prevention of stunting as stipulated in PP No. 72 year 2021, especially the role of the government of Ogan Komering Ulu Regency and Higher Education. This method of implementing community service is through presentations by the district PIC Team, Dinas Kesehatan,  DPPKB and BAPELITBANGDA with the aim of exploring the opinions of policy holders on the issue of stunting and the contribution of each agency to prevent  stunting; equalize perceptions and also garner support from the local government and across sectors in the implementation of the stunting prevention program in OKU district. It can be concluded that efforts to prevent stunting in Ogan Komering Ulu Regency in 2022 have been carried out by the relevant OPD and at the tertiary level, namely University of Baturaja  by involving 20 students in Mahasiswa Penting Program (mahasiswa peduli stunting) which is a reflection of the activities carried out by Sriwijaya University.  Keywords: Stunting, OKU, cross-sectors, South Sumatera, higher education ABSTRAKStunting sering diperbincangkan, banyak yang menganggap hanya sektor kesehatan saja yang memiliki peran terkait stunting. Maka dari itu, artikel ini membahas peran lintas sector dalam percepatan pencegahan stunting yang tertuang pada PP no 72 tahun 2021 khususnya penran pemerintah Kabupatem Ogan Komering Ulu dan Perguruan Tinggi.  Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini melalui pemaparan oleh narasumber yaitu Tim PIC kabupaten, Perwakilan Dinas Kesehatan DPPKB, dan BAPELITBANGDA dengan bertujuan untuk menggali pendapat para pemegang kebijakan tentang isu stunting dan kontribusi dari tiap instansi terhadap penanggulangan stunting; menyamakan persepsi dan juga menggalang dukungan dari pemerintah daerah serta lintas sektor dalam pelaksanaan program pencecahan stunting di kabupaten OKU.  Dapat disimpulkan bahwa upaya pencegahan stunting di Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2022 telah dilaksanakan oleh OPD terkait dan pada tingkat perguruan tinggi yaitu Universitas Baturaja dengan melibatkan 20 mahasiswa dalam Program Mahasiswa Penting (mahasiswa peduli stunting) yang merupakan reflikasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Universitas sriwijaya   Kata Kunci: Stunting, OKU, lintas sector, Sumatera Selatan, perguruan tinggi
Analisis Stunting Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Aspek Sosial Budaya : Systematic Review kiki sulaningsi; Nur Alam Fajar
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i1.187

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Periode emas dimulai sejak dalam kandungan ibu sampai usia anak dua tahun “seribu hari pertama kehidupan”, keadaan dimana tubuh anak tidak sesuai dengan standar usianya menjadi salah satu tanda buruknya tumbuh kembang anak yang berasal dari akumulatif faktor kesehatan yang buruk sebelum dan dua tahun setelah kelahiran. Prevalensi stunting Indonesia dalam lima tahun terakhir masih jauh dari target yang ditetapkan oleh organisasi kesehatan dunia, dan termasuk lima tertinggi kasusnya di dunia. Kerangka konseptual WHO perihal stunting menyatakan ada faktor sosial budaya sebagai salah satu faktor penyebabnya. Tujuan tinjauan sistematik ini untuk merangkum penelitian-penelitian sebelumnya yang memberikan gambaran umum terkait menggunakan aspek budaya terhadap insiden stunting pada 1000 HPK Metode : Penulisan menggunakan panduan PRISMA dengan menggunakan tiga sumber data yang berasal dari ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar menggunakan kata kunci “stunting”, “budaya”, ”1000 HPK”. Hasil : Tinjauan dari tujuh jurnal yang sudah dipilih mengemukakan budaya mempunyai dampak pada fase pencegahan stunting, jika dalam usia dua tahun menunjukkan tanda stunting maka diperlukan suplementasi tambahan lainnya. Kesimpulan : persepsi makan mempunyai nilai budaya serta sosial, pemanfaatan budaya pada status gizi di 1000 HPK akan lebih mudah diterima masyarakat sehingga mempunyai dampak terhadap pencegahan stunting. Kata kunci: stunting, budaya, 1000 HPK ABSTRACT Background: The golden period starts from the mother's womb until the child is two years old "the first thousand days of life", a condition where the child's body does not match the aged standard is one of the signs of poor child development and development which comes from the accumulative factors of poor health before and after two years after birth. The prevalence of stunting in Indonesia in the last five years is still far from the target set by the world health organization and is among the five highest cases in the world. The WHO conceptual framework regarding stunting states that sociocultural factors are contributing factors. The purpose of this systematic review is to summarize previous studies which provide an overview regarding using cultural aspects of stunting incidents in 1000 HPK Methods: Writing uses the PRISMA guide using three data sources originating from ScienceDirect, PubMed, and Google Scholar using the keyword "stunting" ”, “culture”, ”1000 HPK”. Results: A review of the seven journals that have been selected suggests that culture has an impact on the stunting prevention phase, if at the age of two they show signs of stunting, another additional supplementation is needed. Conclusion: the perception of eating has cultural and social values, and the use of culture on nutritional status at 1000 HPK will be more easily accepted by the community so, it will have an impact on stunting prevention. Keywords: stunting, culture, 1000 days of life
Program Pengelolaan Penyakit Kronis Diabetes Mellitus sebagai Pencegahan Penyakit Degenerative Diabetes Mellitus, Dan Dampaknya Bagi Pekerja Di Indonesia Dicky Permana Putra; Anita Rahmiwati; Yuanita Windusari; Novrikasari; Nur Alam Fajar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13935

Abstract

The World Health Organization (WHO) estimates that the number of people with diabetes mellitus (DM) worldwide will increase rapidly to reach 21.3 million by 2030, an increase from 8.4 million in 2020. Workers are one of the groups most vulnerable to the risk of diabetes mellitus (DM). Almost all of the worker time is spent working indoors and doing only a few physical movements. This can lead to health problems. Due to the pressure brought on by their jobs, workers tend to engage in bad habits such as smoking, alcohol, and eating unhealthy foods, among others, which have an impact on their behavior and their lifestyle. The high level of stress experienced by para is the cause of this behavioural tendency. The impact of this behaviour makes workers vulnerable to diabetes mellitus (DM). Diabetes mellitus (DM) can appear suddenly without symptoms (silent killer). Workers must carry out health checks immediately to find out and prevent diseases such as diabetes mellitus (DM) early. Because Diabetes Mellitus tends to increase and begin to appear at a younger age of workers, companies must plan and optimize the management of screening examinations early for workers to detect the incidence of Diabetes Mellitus through occupational health activities, especially by involving all workers so that the risk of Diabetes Mellitus events with risk factors that already exist in each worker can be predicted early through The Chronic Disease Management Program (PROLANIS) has a positive impact in managing type 2 Diabetes Mellitus (DM) in the prevention of degenerative diseases in Indonesia. However, there are still several obstacles, such as inappropriate schedules, lack of public awareness, and the need for role models and peer group support in running this program. Therefore, efforts to optimize the PROLANIS DM program and increase the understanding of participants and the public about the importance of DM prevention are very important to overcome this problem and its impact on Indonesian workers in the prevention of degenerative NCDs that can prevent productive age.
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson A Yosef Wempie Aannisah Fauzaania Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Achmad Fickry Faisyah Adelina Irmayani Lubis Adelina Irmayani Lubis Adhitya, Bimo Brata Adiaty, Vefi Afria Tantri Aguscik, Aguscik Ahmad Fickry Faisya Aldyirwansyah, Muhammad Amalia, Risa Nur Amrina Rosyada Amrina Rosyada Ananingsih, Esti Sri Angeline Hosana Zefany Tarigan Anggun Budiastuti Anissa Nurhayati Anita Camelia Anita Rahmiwati Anita Rahmiwati Anita Rahmiwati Anliyanita, Roza Anni Holila Pulungan Annisa Rahmawati Annisa Rahmawaty Annisa Rahmawaty Annisa Rahmawaty Annisah Biancika Jasmine Appulembang, Yeni Anna Apriliani, Ferenadia Aquila Haya Tuzzahra Ariana, Rika Arie Kusumaningrum Asmaripa Ainy Astari, Dea Widya Atik Wulandari Aurasyiddin, Jerry Khulafa Ayu, Dewi Putri Azwinfadhlan, Ahmad Bella, Febriani Dwi Chairil Anwar Dadang Hikmah Purnama Dalimawati, Dalimawati Daniel, Risyad Aldian Dea Pradisa Deasy Sumarni Della Oktaviani Denni Affandi Desi Halimah Lubis, Desi Halimah Desi Mustika Wati Desi Mustika Wati Devy Yuliantari Dian Kurnia Sari Dianaulina, Dwi Dicky Permana Putra Dina Aprilia Dinda Gustina Aulia Dini Arista putri Dwi Antasari Dwi Dianaulina Dwi Wulan Sari Eichi Septiani Eka Oktarina Eka Oktarina, Eka Elin Mutia Sari Eliza Syafni Elvi Sunarsih Elvi Sunarsih Ena Juhaina Erliande Feswenti Erma Kartikasari Esti Sri Ananingsih Esti Sri Ananingsih Esti Sri Ananingsih Esti Sri Ananingsih Eva Nanda, Eva Eva Setiawati Exsan Utomo Faisa, Achmad Fickry Fatmalina Febry Fatmalina Febry Febbryanti, Ririn Fratiwi Febriana, Fitri Febriani Dwi Bella Fenny Etrawati Feny Etrawati Feranita Utama Feranita Utama Ferenadia Apriliani Ferenadia Apriliani Ferenadia Apriliani Fithriyani, Eka Fitri Yunita Fitriani, Novi Fitriani, Novilia Dwi Fitriani, Ranty Fitriawati, Fitriawati Flora Rostika Flora, Rostika - Giszka Putri Haerawati Idris Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Hakim, Dwi Ratnawaty Hamzah Hasyim Hamzah Hasyim Haryanti, Neny Hasanah, Putrie Uswatun Hayati, Thursina Vera Hendro Cahyono Hotimah, Hananik Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Iche Liberty Iche Liberty Idris, Haerawari Ikhsan Ikhsan Ikhsan, Ikhsan - Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indah Eliyanti Indah Eliyanti, Indah Indah Purnama Sari Indah Yuliana Indah Yuliana Indah Yuliana Intan Permatasari Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Jasmine, Annisah Biancika Jumisah Jumisah Kamilah, Inayah Kartikasari, Erma Khairiyah, Muthiah Kiki Sulaningsi Kiki Sulaningsi Kirana, Junneka Sarah Kurniati, Desi Laura Dwi Pratiwi Lestari, Amelia Sefti Lestari, Peggy Ayu Lionita, Widya Lubis, Fatma Juwita M Zulkarnain M. Zulkarnain M. Zulkarnain, M. Zulkarnain Mardiyatun Nasyidah Marisa Apriyanti, Marisa Maryanto, Hendri Maya Sopianti Medias Imroni misnaniari, Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Moriskha, Moriskha Mudinillah, Adam Mufarikha, Muhimatul Muhammad Amin Arigo Saci Muhammad Cholil Munadi Muhammad Dwi Hidayatullah Muhammad Yusuf, Fathullah Munadi, Abu Qasim, Muhammad Yusuf, Muhammad Zulkarnain Muharramah, Disa Hijratul Mulyadi Eko Purnomo N Nurlaili Najmah Najmah Najmah Usman Najmah, Najmah Nandira, Terra Nike Warta Nike Warta, Nike Nolly Julfery Novrika Sari Novrika Sari Novrika Sari Novrika, Novrika Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Farida Rahmawati Nurazila, Nurazila Nurhayati, Anissa Nurlaili, Nurlaili - Nurmalia Ermi Nurna Ningsih Nurul Fitriani Nurul Fitriani Ocktariyana, Ocktariyana Oktarina, Silvia oktaviani, Della Penatarita Penatarita Pradisa , Dea Pratama, Benny Putra Prima Sari Putri Prima Sari Putri, Prima Sari Purnama, Yetti Putri Wardarita Rahman, Rika Ariana Rahmatillah Razak Rahmatillah Razak Rahmawati, Nur Farida Ramadhani, Indah Ramdika, Sari Bema Rapele, Nanda Pratiwi Reni Mitra Sari Resti Irmalasari Resti Irmalasari, Resti Restuani Budiarti Retri Primasari Retri Primasari, Retri Rico J Sitorus Rico J. Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Ridha Taqwa Ridwan Ikob, Ridwan Ridzuan, M Rimadona, Nia Rini Mutahar Rini Sugiarti Ririn Fratiwi Febbryanti S Ririn Noviyanti Putri Riris Diana Rachmayanti Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risna Mona Aristin Risnawati Tanjung Rizma Adlia Syakurah Rizma Adlia Syakurah Rosaria, Rini Rosaria Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Roza Holilah Ruth Evita Gloria Lumban Gaol Saci, Muhammad Amin Arigo Samsuryadi Saputra, Yoerdy Agusmal Sari, Novrika Sari, Yona Wia Sartika Sari, Yuanita Windu Sarilisnawati, Sarilisnawati Siau Ching Sin Silitonga, Angelienne Maria Prayscyllia Silvia Oktarina Sinta Octaviana Sinta Octaviana Siti Puji Astuti Sitorus, Rico J Soraya Haris Sri Martini Sri Martini Sri Yuliani Frisilia Dewi Suca, Uttami A Suci Destriatania Suci Destriatania Sucirahayu, Citra Afny Sugiarti, Rini Sulung, Neshy Sunarsi , Elvi Sunarsi, Elvi Sunarsih, Elvi Suryati Suryati Susilawati Susilawati Syafhira, Adinda Syamsuryadi Triska Septi Wahyuni Tuzzahra, Aquila Haya Vani Safithri Vegy Risky Anggreny Wahyuni, Nenny Widya Lionita Winta, Mulya Virgonita Iswindari Wulanda, Ayu Febri Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yentri Anggeraini Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuliani Tampubolon Yuliastuti, Maria Eka Yusria Ningsih Zulkarnai Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, M Zulkarnain, M. Zulkarnain Zulkarnain, Mohammad Zulkarnain, Mohammad -