p-Index From 2021 - 2026
15.855
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Konselor Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Sosial Budaya Journal of Nonformal Education Pedagogi Hayati Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) International Journal of Research in Counseling and Education GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Bisma The Journal of Counseling International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Global Conference Index JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Halaqah Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Ilmu Pendidikan Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling International Journal of Applied Counseling and Social Sciences JURNAL PENDIDIKAN IPS Indonesian Journal of Contemporary Education JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Edumatika International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Family Education Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu JURNAL MUARA PENDIDIKAN Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Al-Musyrif : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Kognitif: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Penanganan Permasalahan Sosial pada Anak dalam Pengembangan Sosial di Sekolah Dasar Yulfia Nora; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4334

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengkaji teori perngembangan anak dan aspek yang dipengaruhi oleh pengembangan sosial anak dalam sosiologi kependidikan, khususnya permasalahan sosial. Penggunaan metode dalam penelitian ini adalah kajian kepustakaan dengan meta-analisis dari sepuluh hasil review jurnal nasional berdasarkan aspek perkembangan sosial anak, yaitu personaliti anak, yaitu sifat dasar, keadaan prenatal, keberbedaan personal, keadaan dan motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasarkan hasil meta-analisis review sepuluh jurnal nasional didominasi oleh aspek perkembangan keberbedaan personal (2) aspek perkembangan sosial,khususnya keberbedaan sosial belum berkembang dengan baik karena perlu pendampingan dan arahan dari orang tua dan guru untuk penanganan permasalahan sosial pada anak; (3) aspek perkembangan keberbedaan personal ini juga merupakan faktor internal yang memengaruhi dalam diri anak; (4) Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi orang tua untuk menjaga komunikasi dan berkolaborasi dalam mencegah terjadinya permasalahan sosial pada anak.Penanganan Permasalahan Sosial pada Anak dalam Pengembangan Sosial di Sekolah Dasar
Internalisasi dalam Pembentukan Karakter Melalui Penerapan Nilai Kearifan Lokal pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Refny Widialistuti; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4332

Abstract

Internalisasi dalam membentuk kependidikan berkarakter dapat diterapkan melalui nilai kearifan lokal pada pembelajaran Matematika di SD. Hal ini dipentingkan agar tidak terjadinya penurunan nilai kebudayaan dalam pembelajaran Matematika di SD. Penelitian ini dilakukan untuk menjabarkan proses internalisasi dalam pembentukan karakter melalui penerapan nilai kearifan lokal pada pembelajaran matematika di SD.  Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan dengan metanalisis darimsepuluh hasil review jurnal nasional yang didasari oleh empat proses internalisasi yang dijadikan sebagai indikator dalam penelitian ini, yaitu internalisasi pada masa anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa usai lanjut. Keempat proses internalisasi diintegrasikan untuk penguatan kependidikan yang berkarakter agar terciptanya nilai kearifan lokal dalam pembelajaran matematika di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan proses internalisasi pada masa anak dan masa remaja yang sesuai dalam pembentukan kependidikan karakter karena pada masa ini nilai kearifan lokal dapat diterapkan melalui pembelajaran Matematika di SD. Anak perlu diberikan pembimbingan oleh guru di sekolah agar mempunyai Nilai berbudaya yang berkarakter, bertingkah laku sesuai dengan nilai kebudayaaan dan beragama, bertanggung jawab, kemandirian, berkeratif yang diterapkan oleh guru kepada siswa dalam pembelajaran Matematika.
Penanganan Permasalahan Sosial pada Anak dalam Pengembangan Sosial di Sekolah Dasar Yulfia Nora; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4334

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengkaji teori perngembangan anak dan aspek yang dipengaruhi oleh pengembangan sosial anak dalam sosiologi kependidikan, khususnya permasalahan sosial. Penggunaan metode dalam penelitian ini adalah kajian kepustakaan dengan meta-analisis dari sepuluh hasil review jurnal nasional berdasarkan aspek perkembangan sosial anak, yaitu personaliti anak, yaitu sifat dasar, keadaan prenatal, keberbedaan personal, keadaan dan motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasarkan hasil meta-analisis review sepuluh jurnal nasional didominasi oleh aspek perkembangan keberbedaan personal (2) aspek perkembangan sosial,khususnya keberbedaan sosial belum berkembang dengan baik karena perlu pendampingan dan arahan dari orang tua dan guru untuk penanganan permasalahan sosial pada anak; (3) aspek perkembangan keberbedaan personal ini juga merupakan faktor internal yang memengaruhi dalam diri anak; (4) Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi orang tua untuk menjaga komunikasi dan berkolaborasi dalam mencegah terjadinya permasalahan sosial pada anak.Penanganan Permasalahan Sosial pada Anak dalam Pengembangan Sosial di Sekolah Dasar
Perbedaan Individu dalam Proses Pembelajaran dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya Siska Nerita; Jamaris Jamna; Solfema Solfema
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 10, No 2 (2022): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v10i2.6333

Abstract

Curriculum development aims to advance education, curriculum development also considers the characteristics of students, because each individual has various differences. Individual differences that need to be considered in the learning process are the basic skills, talents, interests, speed, and learning styles of children. Each individual has a learning style that can be influenced by several factors. Students at PGRI University in West Sumatra have different characteristics, one of which is learning style. This study aims to determine individual differences in the learning process and the factors that influence it. This research was conducted using descriptive analysis with qualitative methods, meaning that the results of data collection for individual differences by distributing questionnaires, and for the factors that influence them are supported by a literature review. The results obtained are the percentage of students' visual learning styles 84.85% good criteria, audio learning styles 78.79% good criteria, and kinesthetic learning 74.49% good enough criteria. Individual differences are influenced by genetic and environmental factors, environmental factors consist of school, family and community. It can be concluded that there are differences for each individual in the learning process. There are 3 types of individual learning that can have implications for learning, namely: auditory, visual, and kinesthetic types. The factors that influence individual differences are genetics and environment. The environment consists of schools, families, and communities. Individual variations have an impact on learning implications for the way teachers plan and implement the learning process.
The Role Of Guidance and Counseling Information Services Through Interprofessional Education Mardiani Bebasari; Nurhizrah Gistituati; Mega Iswari Biran; Solfema; Hadiyanto
Bisma The Journal of Counseling Vol. 6 No. 3 (2022): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v6i3.57128

Abstract

This article was created to find out how to describe the role of guidance and counseling information services through interprofessional education. The aim of IPE is the practice of inter-professional collaboration, which involves various professions in learning about how to work together by providing the knowledge, skills and attitudes needed to collaborate effectively. This research method uses library research to examine through writings from books regarding cooperative learning models in interprofessional education. Information services are guidance and counseling services that enable students to receive and understand various information that can be used as material for consideration and decision-making for the benefit of students. Information services are services that provide information needed by individuals. Guidance and counseling services have very important functions and roles in schools, especially for students. By providing BK services the development of students will be more optimal. Counseling guidance services focus on developing personal and social aspects as well as solving problems individually. With these services it is hoped that students will be in prime condition, so that they can learn and develop themselves personally. According to WHO Interprofessional education or IPE is an educational process that involves two or more types of professions. Interprofessional education can occur when several students from various professions learn about other professions, learn together with one another to create effective collaborations.
Internalisasi dalam Pembentukan Karakter Melalui Penerapan Nilai Kearifan Lokal pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Refny Widialistuti; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4332

Abstract

Internalisasi dalam membentuk kependidikan berkarakter dapat diterapkan melalui nilai kearifan lokal pada pembelajaran Matematika di SD. Hal ini dipentingkan agar tidak terjadinya penurunan nilai kebudayaan dalam pembelajaran Matematika di SD. Penelitian ini dilakukan untuk menjabarkan proses internalisasi dalam pembentukan karakter melalui penerapan nilai kearifan lokal pada pembelajaran matematika di SD.  Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan dengan metanalisis darimsepuluh hasil review jurnal nasional yang didasari oleh empat proses internalisasi yang dijadikan sebagai indikator dalam penelitian ini, yaitu internalisasi pada masa anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa usai lanjut. Keempat proses internalisasi diintegrasikan untuk penguatan kependidikan yang berkarakter agar terciptanya nilai kearifan lokal dalam pembelajaran matematika di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan proses internalisasi pada masa anak dan masa remaja yang sesuai dalam pembentukan kependidikan karakter karena pada masa ini nilai kearifan lokal dapat diterapkan melalui pembelajaran Matematika di SD. Anak perlu diberikan pembimbingan oleh guru di sekolah agar mempunyai Nilai berbudaya yang berkarakter, bertingkah laku sesuai dengan nilai kebudayaaan dan beragama, bertanggung jawab, kemandirian, berkeratif yang diterapkan oleh guru kepada siswa dalam pembelajaran Matematika.
Development of Group Counseling Guidelines for Student Self Control Improvement in Prevention of Drug Abuse Liza Fidiawati; Firman Firman; Solfema Solfema
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.447 KB) | DOI: 10.24036/4.14340

Abstract

The drug abuse in adolenscent circle, at Vocational High School,  is increasing significantly. The group of counceling service in a school is rarely used for preventing drug abuse. Most of the group counceling is used for solving about some problems, such as learning, personal, social, and career problem. This study is aimed to procude a simple, valid, and efective guidlines for the counceling group, to improve students self control in preventing drug abuse. This study is a development (Research and Development) with ADDIEmodel (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). TheSubjectof this study is the students at Vocational High School and the counceling teacher in school. The validity of this study is done by six experts who is related to this study and the guidlines display. The usability test is done by three of the counceling teacher. The data  analysis is descriptive and inferensial analysis with Koefisien Kendals statistic test. The study shows that: (1) The level of material suitability is very receivable with 93 percentage and guidlines display is also in proper category with 91 percentage, (2) The using of group counseling guidlines for improving students self control too prevent a drug abuse is in the best category with 87 percentage. It concludes that, this guidlines is proper to used by the counceling teacher and councelor as a tools in doing counceling in a counceling group as an effort to improve student self control in preventing a grud abuse.
Pendidikan dalam Teori Proses Sosialisasi di Sekolah Dasar Ira Rahmayuni Jusar; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4354

Abstract

Pengembangan proses sosialisasi anak dibutuhkan dalam beradaptasi sesuai dengan tahapan perkembangan dan umur anak. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengembangan proses sosialisasi yang diidentifikasi melalui peran guru dalam menjalin hubungan dengan siswa dalam pendidikan karakter di lingkungan bersekolah. Penelitian ini dilakukan untuk membahas proses sosialiasi anak dalam masa bersekolah. Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan yang berasal dari hasil review jurnal yang mempunyai topik yang sama dengan penelitian ini dan menganalisis serta membandingkan hasil review yang telah diperoleh yang dijabarkan dengan bahasa yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan belum semua indikator muncul dalam tahap pengembangan proses sosialiasi anak sebab anak baru mengenali konsep belum sampai pada pemahaman konkrit seperti orang dewasa (tahapan sosialisasi). Anak perlu diberikan arahan dan bimbingan agar dapat berperilaku sesuai dengan tahapan pengembangan mereka sehingga mereka dapat memahami kebermaknaan hidup dalam berperan dan menempatkan diri di lingkungan bersekolah. Berdasarkan enam indikator yang digunakan untuk proses sosialiasi ditemukan tahapan peran diri, sosialisasi dalam kehidupan, perkembangan kognitif. Untuk tahapan yang lainnya perlu diberikan pemahaman oleh guru dalam lingkungan bersekolah maupun keluarga dari lingkungan di luar sekolah.
Pendidikan dalam Teori Proses Sosialisasi di Sekolah Dasar Ira Rahmayuni Jusar; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4354

Abstract

Pengembangan proses sosialisasi anak dibutuhkan dalam beradaptasi sesuai dengan tahapan perkembangan dan umur anak. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengembangan proses sosialisasi yang diidentifikasi melalui peran guru dalam menjalin hubungan dengan siswa dalam pendidikan karakter di lingkungan bersekolah. Penelitian ini dilakukan untuk membahas proses sosialiasi anak dalam masa bersekolah. Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan yang berasal dari hasil review jurnal yang mempunyai topik yang sama dengan penelitian ini dan menganalisis serta membandingkan hasil review yang telah diperoleh yang dijabarkan dengan bahasa yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan belum semua indikator muncul dalam tahap pengembangan proses sosialiasi anak sebab anak baru mengenali konsep belum sampai pada pemahaman konkrit seperti orang dewasa (tahapan sosialisasi). Anak perlu diberikan arahan dan bimbingan agar dapat berperilaku sesuai dengan tahapan pengembangan mereka sehingga mereka dapat memahami kebermaknaan hidup dalam berperan dan menempatkan diri di lingkungan bersekolah. Berdasarkan enam indikator yang digunakan untuk proses sosialiasi ditemukan tahapan peran diri, sosialisasi dalam kehidupan, perkembangan kognitif. Untuk tahapan yang lainnya perlu diberikan pemahaman oleh guru dalam lingkungan bersekolah maupun keluarga dari lingkungan di luar sekolah.
DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIALS BASED ON THE RADEC MODEL TO IMPROVE THE HOTS OF GRADE V ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Hasanatul Fitri; Yanti Fitria; Solfema; Elfia Sukma
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i1.3847

Abstract

Challenges and changes in the 21st century require students to have 4C skills (Critical Thinking, Collaboration, Communication, and Creativity). These 4C skills are closely related to HOTS or higher-order thinking skills. Familiarizing students with HOTS skills in making decisions will be able to act quickly and efficiently compared to students who are less trained in HOTS thinking. These HOTS skills should be loaded into RADEC-based teaching materials. However, its application is still not optimal at the SD level. This study aimed to develop teaching materials based on the RADEC model (Read, Answer, Discuss, Explain and Create) to improve the good high-order thinking skills of fifth-grade elementary school students. The model used in this development research is the 4-D development model. It is a model that defines, designs, develop, and distributes information. Sixty-one fifth-grade students from SDN 35 Payakumbuh, SDN 13 Payakumbuh and SDN 07 Payakumbuh participated in this study. The products developed are tested for validity using validation sheets from material experts, linguists, and media experts. This validation sheet is used to determine the validity of their answers. Material expert validation scored 94% in the "very valid" category. For linguists, it was 95% in the "very valid" category, and media experts got 93% in the "very valid" category. This proves that RADEC Model-Based Teaching Materials To Increase Student HOTS Class V SD should properly be used as teaching materials in elementary schools. Tantangan dan perubahan pada abad ke 21 ini mengaharuskan siswa memiliki keterampilan 4C (Critical Thinking, Collaboration, Communication, dan Creativity). Keterampilan 4C ini sangat erat kaitannya dengan HOTS atau kemampuan berfikir tingkat tinggi. Membiasakan siswa untuk memiliki keterampilan HOTS dalam mengambil keputusan maka akan dapat bertindak cepat dan efisiensi jika dibandingkan siswa yang kurang dilatih dalam berpikir secara HOTS. Keterampilan HOTS ini harusnya dapat dimuat kedalam bahan ajar berbasis RADEC. Namun, penerapannya masih belum optimal pada jenjang SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berbasis model RADEC (Read,Answer,Disscuss,Explain and Create) untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa siswa kelas V sekolah dasar yang valid. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah model pengembangan 4-D. Ini adalah model yang mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan mendistribusikan informasi. Sebanyak 61 siswa kelas V dari SDN 35 Payakumbuh, SDN 13 Payakumbuh dan SDN 07 Payakumbuh berpartisipasi dalam penelitian ini. Produk yang dikembangkan diuji validitasnya dengan menggunakan lembar validasi ahli materi, ahli bahasa dan ahli media. Lembar validasi ini digunakan untuk menentukan validitas jawaban mereka. Validasi ahli materi mendapat skor 94% kategori “sangat valid”, dari ahli bahasa adalah 95% kategori “sangat valid” dan ahli media mendapat skor 93% kategori “sangat valid”, Hal ini membuktikan bahwa Bahan Ajar Berbasis Model RADEC Untuk Meningkatkan HOTS Siswa Kelas V SD sudah selayaknya digunakan sebagai bahan ajar di sekolah dasar.
Co-Authors 'Aine Oktafiyatna, Nur A. Muri Yusuf Abna Hidayati Adha, Idyana Afasli, Bunga Agustina Agustina Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Ahmanda, Ritno Al-Mitsaq, Hafiz Alchonity Harika Fitri Aldo Alam Budi Alim Harun Pamungkas Amzal Amzal Angraini, Ezi Aningsih, Yessy Fitri Apriany, Melisa Ardipal Ardipal Arif Kushariadi Arnelis Arnelis Asya Tridu Sefa Avana, Nurlev Biru, Rembulan Catra Banyu Budi Kurniawan Chici - Pratiwi Citra Rosfir Nila Daniati, Nur Hisna DARMANSYAH . Dedi Aprianto Defi, Tri Assifa Candra Denih Alfiyan Deona, Salsabila Dewi Murni Diana, Nelty Diana, Novia Dilla Ideharmida Dwi Adha, Putri Efendi, Sapran Elfia Sukma Elia, Rena Etmi Hardi Etsa Kurnia Rhamadani Fadlan Choiri, M. Fandi Ahmad Zikri Farida Farida Farida Farida Fathul Qorib Fazria, Nurul Febrianti, Alfiona Febrina Laraswati, Rheka Fenny Oktariza Firman Firman Firman Firman Fitri Anggeli Fitria Fricilia, Frisca Fitria, Yanti Fitria, Yanti Fitriani Anzida Ginova, Riza Dwi Gusliyarsih, Fuji Gusmanti, Reza Gusnita, Asri Gustina Masya Fitri Gustiyani, Friza Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto, Hadiyanto Hanesty, Tysasayenri Hanifah Hanum Haq, Olim Zul Ilmil Harlina, Desi Harputra, Yuswin Hasanatul Fitri Hasannah, Nur Hendra Hidayat Hendra Laksamana Hendra Syarifuddin Hendra Syarifuddin Hendra Syarifuddin Herdi Setiawan Husna, Assaidatul Ika Putri Irdani Ira Rahmayuni Jusar Irmawita Irmawita Ismaniar Ismaniar Isvanda, Felly Jalius Jalius Jamaris Jamaris jumaris Kelvin Pratama Putra Kumalasari, Mutiara Laswadi Laswadi Lili Dasa Putri Lily Maulya Dwiyan Liza Fidiawati Lubis, Ayu Hayati Mardiani Bebasari Marfalak, Marfalak Marina Siska Marsetiani, Elvina Mega Iswari Mega Iswari Mega Iswari MHD Natsir Mila Anggraini Mirna Mirna Mona Apriana Sibarani Muhammad Syahril Harahap Muji, Anggarda Paramita Mulia, Wesi Okta Mustika, Humaira Mutiara Kumalasari Mutiara Kumalasari Nadia, Deni Okta Nasution, Salsabila Neisha, Fella Hanna Neviyarni Neviyarni Neviyarni, Neviyarni Noverwan, Aldy Nur Hasanah Nur Hasannah Nur, Rizka Mutiah Nurhafizah, Rani Nurhayati Nurhayati Nurhizrah Gistituati Nurhizrah Gistituati Nurhizrah Gistituati Nurlaila Safitri Nursi Nursi Offando, Ocen Oktafiyatna, Nur 'Aine Okti, Diana Rezu Pendi Saputra Pratama, Bimma Prawita, Citra Bella Puja Intan Cahyati Puput Melati Purnamasar, Cipa Putra, Febri Wandha Putri Nopita Sari Putri, Aisya Indriani Putri, Kanaya Yose Putri, Mutiara Pratama Putri, Rahmawati Putriyana, Intan Rahmadhani Fitri Rahmat Fahmi Rahmatullah, Alfitri Rahmawati, Lili Rahmi Yusnedi Ramadhani, Yulia Rizki Refny Widialistuti Reni Guswita Reza Gusmanti Rhomiy Handican Rilla Gina Gunawan Rindiani Ningsih Rosalinda Rosalinda Rurisman Rurisman Sally Putri Karisma Sara, Serli Novita Sari, Tila Maya Sasmita, Eli Sefa, Asya Tridu Septiawan Rasmi, M Setiawati Setiawati Shinta Sri Wahyuni Siagian, Nico Aditia Siska Nerita Sofyan, Vina Liyana Sonya Elmanda Sri Novia Martin Suci Ramadani Sufyarma Marsidin Suhernisa MY Sunati, Vevi Suryani, M.Pd, Ade Irma Susiana, Aprina Syafruddin Wahid Syahniar Syahniar Syarifuddin, Hendra Syuraini, Syuraini Tanwir, M Tasril Bartin Titik Mai Indra Trigunawan, Ivan Venny Rosalina Vevi Sunarti Vitria Larseman Dela Wahid, Ahmad Wahid, Syafrudin Wahid, Syafrudin Wahyu Almizri Wahyuni, Elsa Wati, Feni Widya Wati, Rani Gusna Weni Febrianti Widia Sari Winda Maiyastri Winda Safitri Wirdaul Aini Wisroni, Wisroni Wiwi Gusmita Wiwik Maladerita Wulandari, Annike Putri Yalvema Miaz Yanti Fitria Yeni Karneli Yulanda, Sisi Yulfia Nora Yusri Wahyuni Zahratul Azizah Zakki, Ahmad Zen, Zelhendri Zulhendri Zulhijatil Islami