p-Index From 2021 - 2026
15.65
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Konselor Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Sosial Budaya Journal of Nonformal Education Pedagogi Hayati JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar International Journal of Research in Counseling and Education Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Bisma The Journal of Counseling Aulad : Journal on Early Childhood JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia International Journal for Educational and Vocational Studies KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Ilmu Pendidikan Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi JURNAL PENDIDIKAN IPS JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Edumatika International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Family Education Jurnal Basicedu JURNAL MUARA PENDIDIKAN JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

The Effectiveness of Google Classroom Applications on Elementary School Students’ Cognitive Learning Outcomes Dedi Zulkarnain Pulungan; Jamaris Jamaris; Junifer Siregar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4210

Abstract

The purpose of this study was to identify the learning interest of elementary school students following online learning (blended learning) using the google classroom application. This study uses a qualitative method with a descriptive design. The population in this study were fifth grade students in the 2021/2022 academic year. Sampling by purposive sampling is class V which consists of 20 participants from a total population of 48 students. Data collection techniques using triangulation, namely the pretest, posttest, gain, N-gain instruments on cognitive learning outcomes equipped with interview and observation instruments to confirm student learning perceptions. The results showed that the average cognitive learning outcomes of elementary school students pretest was 66.42, posttest results averaged 78.25; the average gain is 11.83 while the N-gain is 0.57 with a percentage increase of 57% which indicates that the use of the application is quite effective in improving the cognitive learning outcomes of elementary school students. While the results of interviews and observations of students and teachers showed a positive response. Students' interest in learning increases with the variants of thematic learning offerings with the Google Classroom application. Meanwhile, the teachers showed a positive attitude that showed an openness to new approaches to learning using digital platforms, especially the Google Classroom learning application.
Kemampuan Technological Knowledge Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Dea Mustika; Jamaris Jamaris; Yalvema Miaz; Yanti Fitria; Sufyarma Marsidin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3197

Abstract

Technological Knowledge adalah bagian kerangka TPACK berupa pengetahuan guru tentang teknologi dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan technological knowledge mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar. Jenis penelitian berupa penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini melibatkan mahasiswa program studi PGSD FKIP angkatan 2019 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 60 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data berupa angket technological knowledge yang terdiri dari dua indikator utama yaitu pengetahuan teknologi dan pemanfaatan teknologi. Hasil pengolahan data angket secara keseluruhan memperoleh nilai rata-rata 84 dengan kriteria baik. Disimpulkan, bahwa mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar telah mempunyai pemahaman dan dapat menggunakan tekhnologi dengan baik  untuk mendukung keterlaksanaan pembelajaran.
Penanganan Permasalahan Sosial pada Anak dalam Pengembangan Sosial di Sekolah Dasar Yulfia Nora; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4334

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengkaji teori perngembangan anak dan aspek yang dipengaruhi oleh pengembangan sosial anak dalam sosiologi kependidikan, khususnya permasalahan sosial. Penggunaan metode dalam penelitian ini adalah kajian kepustakaan dengan meta-analisis dari sepuluh hasil review jurnal nasional berdasarkan aspek perkembangan sosial anak, yaitu personaliti anak, yaitu sifat dasar, keadaan prenatal, keberbedaan personal, keadaan dan motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasarkan hasil meta-analisis review sepuluh jurnal nasional didominasi oleh aspek perkembangan keberbedaan personal (2) aspek perkembangan sosial,khususnya keberbedaan sosial belum berkembang dengan baik karena perlu pendampingan dan arahan dari orang tua dan guru untuk penanganan permasalahan sosial pada anak; (3) aspek perkembangan keberbedaan personal ini juga merupakan faktor internal yang memengaruhi dalam diri anak; (4) Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi orang tua untuk menjaga komunikasi dan berkolaborasi dalam mencegah terjadinya permasalahan sosial pada anak.Penanganan Permasalahan Sosial pada Anak dalam Pengembangan Sosial di Sekolah Dasar
Internalisasi dalam Pembentukan Karakter Melalui Penerapan Nilai Kearifan Lokal pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Refny Widialistuti; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4332

Abstract

Internalisasi dalam membentuk kependidikan berkarakter dapat diterapkan melalui nilai kearifan lokal pada pembelajaran Matematika di SD. Hal ini dipentingkan agar tidak terjadinya penurunan nilai kebudayaan dalam pembelajaran Matematika di SD. Penelitian ini dilakukan untuk menjabarkan proses internalisasi dalam pembentukan karakter melalui penerapan nilai kearifan lokal pada pembelajaran matematika di SD.  Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan dengan metanalisis darimsepuluh hasil review jurnal nasional yang didasari oleh empat proses internalisasi yang dijadikan sebagai indikator dalam penelitian ini, yaitu internalisasi pada masa anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa usai lanjut. Keempat proses internalisasi diintegrasikan untuk penguatan kependidikan yang berkarakter agar terciptanya nilai kearifan lokal dalam pembelajaran matematika di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan proses internalisasi pada masa anak dan masa remaja yang sesuai dalam pembentukan kependidikan karakter karena pada masa ini nilai kearifan lokal dapat diterapkan melalui pembelajaran Matematika di SD. Anak perlu diberikan pembimbingan oleh guru di sekolah agar mempunyai Nilai berbudaya yang berkarakter, bertingkah laku sesuai dengan nilai kebudayaaan dan beragama, bertanggung jawab, kemandirian, berkeratif yang diterapkan oleh guru kepada siswa dalam pembelajaran Matematika.
Pemikiran Digitalisme dan Implikasinya pada Guru Penggerak di Era Metaverse Meria Ultra Gusteti; Jamaris Jamna; Sufyarma Marsidin
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4417

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara konseptual pemikiran digitalisme yang diterapkan oleh guru penggerak di era metaverse. Penelitian ini merupakan literature review. Digitalisme merupakan pemikiran yang menggunakan teknologi agar bertindak secara efektif dan efisien. Teknologi digital berfungsi sebagai platform untuk berkomunikasi, berinovasi, dan mengembangkan kreativitas manusia. Teknologi ini terus berkembang dan saat ini dikenal dengan era metaverse, termasuk dalam dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi metaverse sebagai alat pendidikan memberikan kesempatan untuk mempelajari hal-hal baru. Ini bisa membuat proses pembelajaran menjadi lebih mudah, efektif, efisien, lebih inovatif dan lebih menarik dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Saat ini digunakan Kurikulum Merdeka dengan salah satu programnya adalah Guru Penggerak. Guru penggerak merupakan agen perubahan yang harus meningkatkan literasi digitalnya. Guru harus melek teknologi dan menggunakannya dalam pembelajaran. Orang tua juga perlu belajar dan beradaptasi agar bisa mendampingi tumbuh kembang anaknya. Pendidikan karakter harus terus dimaksimalkan, baik di lembaga pendidikan formal maupun non formal. Dalam Kurikulum Merdeka pengembangan kemampuan siswa dilakukan secara holistik melalui perwujudan Profil Pelajar Pancasila yang profil lulusannya mempunyai kemampuan dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
Pendidikan dalam Teori Proses Sosialisasi di Sekolah Dasar Ira Rahmayuni Jusar; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4354

Abstract

Pengembangan proses sosialisasi anak dibutuhkan dalam beradaptasi sesuai dengan tahapan perkembangan dan umur anak. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengembangan proses sosialisasi yang diidentifikasi melalui peran guru dalam menjalin hubungan dengan siswa dalam pendidikan karakter di lingkungan bersekolah. Penelitian ini dilakukan untuk membahas proses sosialiasi anak dalam masa bersekolah. Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan yang berasal dari hasil review jurnal yang mempunyai topik yang sama dengan penelitian ini dan menganalisis serta membandingkan hasil review yang telah diperoleh yang dijabarkan dengan bahasa yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan belum semua indikator muncul dalam tahap pengembangan proses sosialiasi anak sebab anak baru mengenali konsep belum sampai pada pemahaman konkrit seperti orang dewasa (tahapan sosialisasi). Anak perlu diberikan arahan dan bimbingan agar dapat berperilaku sesuai dengan tahapan pengembangan mereka sehingga mereka dapat memahami kebermaknaan hidup dalam berperan dan menempatkan diri di lingkungan bersekolah. Berdasarkan enam indikator yang digunakan untuk proses sosialiasi ditemukan tahapan peran diri, sosialisasi dalam kehidupan, perkembangan kognitif. Untuk tahapan yang lainnya perlu diberikan pemahaman oleh guru dalam lingkungan bersekolah maupun keluarga dari lingkungan di luar sekolah.
Kemampuan Technological Knowledge Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Mustika, Dea; Jamaris, Jamaris; Miaz, Yalvema; Fitria, Yanti; Marsidin, Sufyarma
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3197

Abstract

Technological Knowledge adalah bagian kerangka TPACK berupa pengetahuan guru tentang teknologi dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan technological knowledge mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar. Jenis penelitian berupa penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini melibatkan mahasiswa program studi PGSD FKIP angkatan 2019 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 60 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data berupa angket technological knowledge yang terdiri dari dua indikator utama yaitu pengetahuan teknologi dan pemanfaatan teknologi. Hasil pengolahan data angket secara keseluruhan memperoleh nilai rata-rata 84 dengan kriteria baik. Disimpulkan, bahwa mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar telah mempunyai pemahaman dan dapat menggunakan tekhnologi dengan baik  untuk mendukung keterlaksanaan pembelajaran.
The Effectiveness of Google Classroom Applications on Elementary School Students’ Cognitive Learning Outcomes Pulungan, Dedi Zulkarnain; Jamaris, Jamaris; Siregar, Junifer
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4210

Abstract

The purpose of this study was to identify the learning interest of elementary school students following online learning (blended learning) using the google classroom application. This study uses a qualitative method with a descriptive design. The population in this study were fifth grade students in the 2021/2022 academic year. Sampling by purposive sampling is class V which consists of 20 participants from a total population of 48 students. Data collection techniques using triangulation, namely the pretest, posttest, gain, N-gain instruments on cognitive learning outcomes equipped with interview and observation instruments to confirm student learning perceptions. The results showed that the average cognitive learning outcomes of elementary school students pretest was 66.42, posttest results averaged 78.25; the average gain is 11.83 while the N-gain is 0.57 with a percentage increase of 57% which indicates that the use of the application is quite effective in improving the cognitive learning outcomes of elementary school students. While the results of interviews and observations of students and teachers showed a positive response. Students' interest in learning increases with the variants of thematic learning offerings with the Google Classroom application. Meanwhile, the teachers showed a positive attitude that showed an openness to new approaches to learning using digital platforms, especially the Google Classroom learning application.
Internalisasi dalam Pembentukan Karakter Melalui Penerapan Nilai Kearifan Lokal pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Widialistuti, Refny; Jamaris, Jamaris; Solfema, Solfema
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4332

Abstract

Internalisasi dalam membentuk kependidikan berkarakter dapat diterapkan melalui nilai kearifan lokal pada pembelajaran Matematika di SD. Hal ini dipentingkan agar tidak terjadinya penurunan nilai kebudayaan dalam pembelajaran Matematika di SD. Penelitian ini dilakukan untuk menjabarkan proses internalisasi dalam pembentukan karakter melalui penerapan nilai kearifan lokal pada pembelajaran matematika di SD.  Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan dengan metanalisis darimsepuluh hasil review jurnal nasional yang didasari oleh empat proses internalisasi yang dijadikan sebagai indikator dalam penelitian ini, yaitu internalisasi pada masa anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa usai lanjut. Keempat proses internalisasi diintegrasikan untuk penguatan kependidikan yang berkarakter agar terciptanya nilai kearifan lokal dalam pembelajaran matematika di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan proses internalisasi pada masa anak dan masa remaja yang sesuai dalam pembentukan kependidikan karakter karena pada masa ini nilai kearifan lokal dapat diterapkan melalui pembelajaran Matematika di SD. Anak perlu diberikan pembimbingan oleh guru di sekolah agar mempunyai Nilai berbudaya yang berkarakter, bertingkah laku sesuai dengan nilai kebudayaaan dan beragama, bertanggung jawab, kemandirian, berkeratif yang diterapkan oleh guru kepada siswa dalam pembelajaran Matematika.
Penanganan Permasalahan Sosial pada Anak dalam Pengembangan Sosial di Sekolah Dasar Nora, Yulfia; Jamaris, Jamaris; Solfema, Solfema
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4334

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengkaji teori perngembangan anak dan aspek yang dipengaruhi oleh pengembangan sosial anak dalam sosiologi kependidikan, khususnya permasalahan sosial. Penggunaan metode dalam penelitian ini adalah kajian kepustakaan dengan meta-analisis dari sepuluh hasil review jurnal nasional berdasarkan aspek perkembangan sosial anak, yaitu personaliti anak, yaitu sifat dasar, keadaan prenatal, keberbedaan personal, keadaan dan motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasarkan hasil meta-analisis review sepuluh jurnal nasional didominasi oleh aspek perkembangan keberbedaan personal (2) aspek perkembangan sosial,khususnya keberbedaan sosial belum berkembang dengan baik karena perlu pendampingan dan arahan dari orang tua dan guru untuk penanganan permasalahan sosial pada anak; (3) aspek perkembangan keberbedaan personal ini juga merupakan faktor internal yang memengaruhi dalam diri anak; (4) Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi orang tua untuk menjaga komunikasi dan berkolaborasi dalam mencegah terjadinya permasalahan sosial pada anak.Penanganan Permasalahan Sosial pada Anak dalam Pengembangan Sosial di Sekolah Dasar
Co-Authors A. Muri Yusuf Abna Hidayati Adha, Idyana Agnesiyah Sumbari Aldestu Ahmad Fauzan Ahmanda, Ritno Ainul Mardiyah Al-Mitsaq, Hafiz Alchonity Harika Fitri Andrea, Jordi Anila Putri Yuse Annisa Ayu Defita Arief Fransisko Arindha Sukma Arnelis Arnelis Arsilawita, Arsilawita Arzfi, Bima Prakarsa Asna Fauziah Assyafiah, Nada Atmazaki Atmazaki Avana, Nurlev Ayu Mustika Ayu Mustika Sari Ayu Ramadani Biru, Rembulan Catra Banyu Dadan Suryana Daniel Happy Putra Darmisa, Cici Dedi Zulkarnain Pulungan Defi, Tri Assifa Candra Desyandri Desyandri Dewi Murni Dewi Putri Yuni Dinda Wulandari Dinelti Fitria elfitriani, elfitriani Endang Wahyuningrum Etmi Hardi Fadli, Radinal Fenny Oktariza Fitria, Yanti Fitria, Yanti Fivia Eliza Fradinata, Suci Amaliya Habibullah Habibullah Hadiyanto Hadiyanto Haidir, Haidir Hani, Ragina Fitra Haq, Olim Zul Ilmil Harlina, Desi Harputra, Yuswin Hendra Hidayat Herdi Setiawan Hidayani, Maghfirah Huda, Nahdahtul Husna, Assaidatul Indah Afri Lestari Indri Yantidesi Ira Rahmayuni Jusar Irmawita Irmawita Irnanda, Ela Ismaniar Ismaniar Jaka Warsihna Jalius Jalius Jalius Jalius Jasrial Jasrial, Jasrial Juli Sardi Julita Mina Harafah, Putri Junifer Siregar klub Harahap, Mhd Tanwir Laswadi Laswadi Lili Dasa Putri Maharani, Dewi Mahliga, Puti Maifit Hendriani Mardiawati Mardiyatul Husna Mariah, Kiki Maulany, Ledita Ezy Mega Iswari Meria Ultra Gusteti MHD Natsir Mirna Mirna Misri Yance Muhamad Ilham muhammad rizky, muhammad Muhammad Syahril Harahap Muji, Anggarda Paramita Musarah Musarah Mustika, Humaira Nabilla Fitri Nada, Annisa Qathratun Nahdatul Hazmi Nasution, Salsabila Neti, Febi Clara Netra, Zaiful Neviyarni, Neviyarni Novita Wahyuni Nasution Nurdin, Salma Maulia Nurfarida Deliani Nurfarida Deliani Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhizrah Gistituati Nuria, Sarda Nurul Fitri Febriyanti Offando, Ocen Pratama, Buktika Syahril Prawita, Citra Bella Prayitno Prayitno Prayitno Prayitno Putri Pertiwi Putri, Nabilla Zainira Putri, Novita Dwi Putri, Rafinda Putri, Riska Nanda Rahmadhani Fitri Rahman, Budi Satria Rahmatul Fauzia Rahmawati Darussyamsu Ramadhani, Lusi Ramadhani, Yulia Rizki Ramanda, Fatma Rasool, Shahid Refny Widialistuti Reni Guswita Restu Putri Reza Gusmanti Rhomiy Handican Riana Sabila Ramlius Rilla Gina Gunawan Rina Putri Romadani, Riny Romi Mesra Romi Romi Rurisman Rurisman Safitri, Winda Sakinah, Fitri Salsabila Fatine Sandra Sukmaning Adji Setiawati Setiawati Siska Nerita Soimah, Soimah Solfema Solvema Solvema, Solvema Sonya Elmanda Sri Novia Martin Stanggi Dewi Rahmah Suci Junianti Sufiyarma, Sufiyarma Sufyarma Marsidin Sufyarma Marsidin Sufyarma Marsidin Sufyarma Marsidin Sufyarma Marsidin Sufyarma Marsyidin Sufyarma, Sufyarma Suhendra, Irwan Sulfyarma M Suryani, M.Pd, Ade Irma Syafira, Aulia Syafmaini, Iis Elfa Syarif, Muhammad Fauzan Syur'aini Syur'aini Syur'aini, Syur'aini Syuraini, Syuraini Tanwir Klub Harahap, Mhd Tia Andesti Tiffani Eka Putri Tri Assifa Candra Defi Tumanggor, Athalia A. Aptanta Ulfa Liana Putri Vendri, Rivendri Venny Rosalina Veronika, Nadya Vevi Sunarti Vini Wela Septiana Wahyu Almizri Wela Melisa Putri Wira Kurnia Fitri Wisri Febriani Wisroni, Wisroni Yalvema Miaz Yanti Fitria Yeni, Siska Yenni Rozimela Yenni Rozimela Yolanda Lusiana Pratama Yulanda, Sisi Yulfia Nora Yulia Rizki Ramadhani Yumiati Yusra, Rini Yusri Wahyuni Zakki, Ahmad Zedra Yuhendika Zuhrina Zuhrina Zulhendri Zulmi Aryani