Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

STRATEGI INOVATIF MELALUI VIDEO ANIMASI CANVA: MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAHASA INGGRIS ANAK TERHADAP MATERI ANIMALS DI KELAS V SDN 101766 BANDAR SETIA Melisa Dita Aqila; Erika Elisabet Siagian; Zikra Anastasya Azzahra; Nella Trisnauli Hutagalung; Deyrizky Parinduri; Nanda Ramadani
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.573

Abstract

The purpose of this study is evaluates the effectiveness of Canva-based animated videos in enhancing the English vocabulary comprehension of 5th-grade students at SDN 101766 Bandar Setia on the Animals topic. Using a qualitative approach with an exploratory method, data were collected through observation and interviews. The results indicate that this media significantly improves student comprehension, as evidenced by their ability to name, understand, and read vocabulary more fluently. Additionally, students demonstrated higher learning motivation. These findings support the Dual Coding Theory (Paivio, 1986) and Constructivism Theory (Vygotsky, 1978), which emphasize the importance of visual-verbal integration and active student engagement in learning.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SD MENGENAI MATERI PREPOSITION OF PLACE MELALUI MEDIA KONVENSIONAL DAN WORDWALL Simamora, Najwa Fasya; Nafadilla, Nafadilla; Ginting, Sinthya Wardhani; Tamba, Sarah Artamevia; Ramadani, Nanda
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5487

Abstract

ABSTRACT English proficiency as a global language is an important skill that must be instilled since the primary education level. However, English learning at the elementary school level experiences various obstacles, especially in terms of utilizing teaching media that can attract students' interest, such as in the Preposition of place material. This research was conducted for the purpose of comparing the effectiveness of using conventional media with Wordwall media in maximizing students' understanding of the material. This research was conducted in the form of Classroom Action Research at SDN 060843 Medan City for two cycles with a qualitative descriptive approach. In the first cycle, teaching was conducted using traditional methods such as lectures and the use of a blackboard. While in the second cycle, Wordwall media was used which was interactive and based on educational games. The results obtained showed that in the first cycle, students were less active and their understanding of the material was still low. In contrast, in the second cycle there was an increase in participation, enthusiasm for learning, and understanding of the material provided in learning. The following findings indicate that the use of Wordwall media provides more positive results than conventional methods in learning Preposition of place. Thus, it can be summarized that the integration of interactive digital media such as Wordwall greatly supports the development of the quality of English learning at the primary school level and is a solution to the challenges of education in the digital era. ABSTRAK Kemahiran Bahasa Inggris sebagai bahasa global menjadi beberapa keterampilan penting yang harus ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar. Meski demikian, pembelajaran Bahasa Inggris di jenjang sekolah dasar mengalami berbagai hambatan, terutama dalam hal pemanfaatan media pengajaran yang sanggup menarik ketertarikan siswa, seperti pada materi Preposition of place. Riset ini dilakukan untuk tujuan membandingkan efektivitas pemakaian media konvensional dengan media Wordwall dalam memaksimalkan pemahaman siswa terhadap materi tersebut. Riset ini dilakukan dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas di SDN 060843 Kota Medan selama dua siklus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pada siklus pertama, pengajaran dilakukan dengan metode tradisional seperti ceramah dan penggunaan papan tulis. Sedangkan pada siklus kedua, digunakan media Wordwall yang berbentuk interaktif dan berbasis permainan edukatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada siklus pertama, siswa terlihat kurang aktif dan pemahaman terhadap materi masih rendah. Sebaliknya, pada siklus kedua terjadi peningkatan partisipasi, semangat belajar, serta memahami materi yang diberikan dalam pembelajaran. Temuan berikut ini mengindikasikan bahwa penggunaan media Wordwall memberikan hasil yang lebih positif dibandingkan metode konvensional dalam pembelajaran Preposition of place. Dengan begitu, dapat dirangkum bahwa integrasi media digital interaktif seperti Wordwall sangat mendukung pengembangan mutu pembelajaran Bahasa Inggris di jenjang sekolah dasar dan menjadi solusi terhadap tantangan pendidikan di era digital.
The Use of Quizizz Media to Improve Elementary Students’ Understanding of the Simple Future Tense and Future Continuous Tense Citra Novita Purba; Khalisa Nazla; Nazwa Pasha; Irene Angelina Pandiangan; Nanda Ramadani
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elementary school students' understanding of English tenses, especially Simple Future Tense and Future Continuous Tense, is still considered low. This is due to the limited variety of learning media applied in the classroom and the learning methods that tend to be traditional. Therefore, this study aims to improve elementary school students' understanding of the two forms of tenses by utilizing Quizizz media, an interactive and fun digital quiz learning platform. The research method applied is Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles. The research subjects consisted of 30 sixth grade students at a public elementary school in 064037 Medan Tembung. Data collection methods include pre-test and post-test, observation of student learning activities, and student response questionnaires regarding media utilization. Data analysis was carried out quantitatively and qualitatively to observe improvements in learning outcomes and student responses. The study showed a significant increase in student understanding after using Quizizz media. The average student score increased from 62.5 in the pre-action to 74.8 in cycle I, and reached 83.2 in cycle II. In addition, the majority of students showed increased active involvement in the learning process and positive reactions to the use of Quizizz. From the results of the study, it can be concluded that the use of Quizizz media is effective in improving elementary school students' understanding of Simple Future Tense and Future Continuous Tense, and is able to create a more interesting and meaningful learning atmosphere.
Penerapan Game Interaktif Berbasis Aplikasi Wordwall untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Question Words Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rahmadita, Alifia; Banjanahor, Cerin Angelyva Br.; Ayu, Manda Sri; Ramadani, Nanda; Simbolon, Naeklan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28768

Abstract

Riset yang dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall dalam meningkatkan penguasaan kosakata pesera didik, khususnya materi question words dalam pembelajaran Bahasa Inggris kelas V di SDN 064976. Metode yang diterapkan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa permainan berbasis wordwall mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif, mewujudkan situasi belajar yang menyenangkan, serta memudahkan peserta didik dalam menguasai arti dan penggunaan kata tanya. Wordwall terbukti efektif menjadi sarana yang dapat memacu antusiasme serta motivasi aktivitas belajar siswa. Dengan demikian, penggunaan media ini sangat dianjurkan dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris di jenjang Sekolah Dasar (SD).
Pengembangan Video Edukatif Berbasis Youtube untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Materi Possessive Adjective di Kelas IV SD Ketaren, Dea Febria Br; Siburian, Sandy Anugrah; Ramadani, Nanda; Jannah, Makhfirah Jannatun; Julaika, Azzahra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28894

Abstract

Memahami possessive adjective (my, your, his) menjadi tantangan bagi siswa kelas IV SD, yang sering keliru dengan subject pronoun (he, she). Kesulitan ini timbul akibat kurangnya pemahaman konsep kepemilikan, metode pembelajaran yang tidak kontekstual, dan pengaruh bahasa ibu. Penelitian deskripsi kualitatif ini memperoleh data dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara, lalu menganalisisnya menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan kesalahan umum siswa. Solusi yang disarankan adalah penggunaan video edukatif YouTube. Berdasarkan teori Dual Coding, video yang menggabungkan visual dan verbal ini efektif meningkatkan pemahaman dan mengurangi kesalahan. Video ini juga mendukung pembelajaran mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video edukatif YouTube efektif meningkatkan pemahaman possessive adjective, memberikan implikasi praktis bagi pengajaran Bahasa Inggris di SD.
Penggunaan Aplikasi Interaktif untuk Meningkatkan Vocabulary Bahasa Inggris Siswa Kelas III SDN 101776 Sampali Pandiangan, Indah Saputri; Andikha, Gilang Fathir; Ramadani, Nanda; Adha, Vini Anandhita; Sitorus, Nadine Gwen C.H
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi interaktif berbasis flashcard dalam meningkatkan penguasaan kosakata (vocabulary) bahasa Inggris pada siswa kelas III SDN 101776 di Sampali, Medan. Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran interaktif dan partisipatif berbasis permainan (game based learning), dengan subjek sebanyak 31 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari tes kosakata, lembar observasi, dan respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi flashcard interaktif seperti Number Match Game, Sentence Formation Game, dan Touch and Win secara signifikan meningkatkan perolehan kosakata siswa, baik dalam aspek pemahaman makna, pelafalan, maupun penggunaan dalam kalimat. Selain itu, respon siswa terhadap media pembelajaran ini sangat baik, karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mudah diakses. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media interaktif flashcard efektif dalam mendukung proses pembelajaran kosakata bahasa Inggris pada jenjang sekolah dasar.
Menggali Pemahaman Siswa tentang Penggunaan To Be melalui Pendekatan Kontekstual di Kelas IV SD Pelangi Panjaitan, Monica Sola Gratia; Buulolo, Jesse Clairine; Ramadani, Nanda; Irma, Ade; Hutasuhut, Alya Nurmaini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28999

Abstract

Pemahaman siswa sekolah dasar terhadap materi dasar Bahasa Inggris, khususnya penggunaan to be (am, is, are), masih menjadi hambatan dalam proses pembelajaran, terutama karena bentuk tata bahasa ini tidak lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan berbahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pendekatan kontekstual dapat mendukung siswa kelas IV SD Pelangi dalam memahami penggunaan to be dalam kalimat sederhana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara guru, dan analisis hasil kerja siswa. Temuan menunjukkan bahwa mengaitkan materi to be dengan aktivitas yang dekat dengan keseharian siswa, seperti memperkenalkan diri, menceritakan pekerjaan orang tua, atau menggambarkan teman sekelas, dapat meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Siswa lebih mampu menyusun kalimat dengan struktur yang tepat dan menunjukkan penurunan dalam kesalahan memilih bentuk to be. Oleh karena itu, pendekatan kontekstual direkomendasikan sebagai strategi yang efektif dalam pengajaran grammar dasar di tingkat sekolah dasar.
Meningkatkan Pemahaman Simple Past Tense di Sekolah Dasar Kelas V Melalui Media Interaktif Baamboozle Luthfiani, Rini; Tarigan, Beliyana Itami Br; Sitorus, Elsa Desima; Harahap, Rasyid Habibi; Ramadani, Nanda; Simbolon, Naeklan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan media interaktif Baamboozle dalam meningkatkan pemahaman Simple Past Tense pada siswa kelas V SD Negeri 060843 .​​​​ Media meningkatkan kegembiraan siswa untuk belajar, motivasi, dan keterlibatan aktif . ditemukan, termasuk masalah teknis seperti konektivitas internet dan kesulitan siswa sebesar 25% dalam memahami was/were. Menurut penelitian Baamboozle merupakan alat pembelajaran interaktif yang bermanfaat . Untuk hasil terbaik , disarankan pendekatan hybrid yang menggabungkan pembelajaran digital dan pembelajaran tatap muka . Baamboozle adalah alat pembelajaran interaktif yang bermanfaat, Hasilnya memberikan kepercayaan pada inovasi pembelajaran berbasis teknologi di era digital
Analisis Peran Teknologi dalam Mengembangkan Kemampuan Belajar Possessive Pronouns di Sekolah Dasar Siregar, Suci Ramadhani; Saragih, Rayna Br; Saragih, Nurkhayati Br; Ramadani, Nanda; Sihombing, Aldo Loviandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29153

Abstract

Berbagai aspek kehidupan manusia, terutama di bidang pendidikan, telah sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi yang pesat. Saat ini, teknologi telah menjadi komponen yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Meskipun teknologi dalam pembelajaran memiliki banyak manfaat, masih ada beberapa masalah. Tidak semua siswa memiliki akses yang cukup ke perangkat teknologi, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan infrastruktur terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana teknologi telah digunakan untuk mengajar possessive pronouns di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuaitatif melalui observasi langsung, catatan lapangan, dan systematic literature review (SLR).
Video Animasi sebagai Solusi Inovatif dalam Pembelajaran To Be bagi Siswa Sekolah Dasar Siregar, Suci Khairani; Panjaitan, Kezia Romasta; Maharaja, Wina Yunita; Aulia, Rahma; Ramadani, Nanda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29200

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan video animasi sebagai alat inovatif dalam mengajarkan kata kerja to be (am, is, are) kepada siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif di SD Negeri 064976 Medan dengan melibatkan 20 siswa kelas tiga. Sebelum pembelajaran, banyak siswa mengalami kesulitan menggunakan to be dalam kalimat sederhana berbahasa Inggris. Setelah menyaksikan video animasi yang dirancang dengan konteks dan karakter yang sesuai usia, siswa mengikuti diskusi dan latihan menyusun kalimat. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa dengan ketuntasan yang meningkat dari 40% menjadi 80%. Siswa juga menjadi lebih aktif, percaya diri, dan tertarik menggunakan bahasa Inggris. Kombinasi visual, narasi, dan situasi yang relevan menjadikan konsep tata bahasa yang abstrak lebih mudah dipahami. Studi ini menegaskan bahwa video animasi dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif serta mendukung prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka.
Co-Authors Abrilya, Selsy Adha, Vini Anandhita Akbar Nugraha Siagian Amelia, Valina Qorry Andikha, Gilang Fathir Andini Herlambang Anggia Aldwi Adisti Aprilia Hutabarat Aritonang, Angel Aruan, Roma Ito Arwila, Arwila Aulia, Rahma Aulia, Yesika Ayu, Manda Sri Azh-Zahra, Maulydha Azhar, Hamdi Banjanahor, Cerin Angelyva Br. Batubara, Nanda Amalia Buulolo, Jesse Clairine Christine Helena Natalia Citra Novita Purba Claudia, Abellia Dwi Cucu Tri Ayu Ningrum Dalimunthe, Abdu Rohim Ilhami Dalimunthe, Alya Nabila Daniel Sinaga Deyrizky Parinduri Dongoran, Ima Kurniati Dongoran, Siti Haliza Dwisandha Sidauruk Erika Elisabet Siagian Erlina Ramadhani Ezra Imamat Sihombing Fadilah, Deswita Fitri, Halisyah Ginting, Gracetisya Ginting, Sinthya Wardhani Halimatus Azizah Hutasuhut Harahap, Rasyid Habibi Helena Raymonda Sipayung Hesti Fibriasari Hia, Jessica Stephanie husna, Mufidatul Hutabarat, Amalia Nazlah Hutagalung, Novan Trisan Hutasuhut, Alya Nurmaini Immanuel Hasiholan Siregar Indah Nur Utami Br Simatupang Inri Ani Gultom Irene Angelina Pandiangan Irwansyah, Rendi Izzati, Khairunnisa Al Jannah, Makhfirah Jannatun Jerina Basita Situngkir Jopani Ramadhani Julaika, Azzahra Ketaren, Dea Febria Br Khalisa Nazla Lubis, Dea Larasati Lulu Dwi Andani Luthfiani, Rini Maharaja, Wina Yunita Manik , Gracia Cerilya Putri Manullang, Grace E. Margaretha, Santa Marnita, Rina Maulida, Fitrah Mei Vina Estetika Melisa Dita Aqila Mita Maharani Berutu Munanda, Aisya Della Nabila, Putri Naeklan Simbolon Nafadilla, Nafadilla Nainggolan, Ribka Nasution, Nisya Sazwana Nasution, Rafalah Khairunisa Nasywa, Nabila Nazfa, Fathia Az-Zahra Nazwa Al Zahro Nazwa Pasha Neha Divya Nella Trisnauli Hutagalung Nurul Tri Ashayudha Br Matondang Oktania, Saiba Pandiangan, Indah Saputri Pandiangan, Lulu Lolyta Panjaitan, Kezia Romasta Panjaitan, Monica Sola Gratia Permana, Sandy Despian Pohan, Sri Juliani Purba, Imelia Purba, Nia Febrianty Putri Nabila Azzahra Hasibuan Putri Olivia Munthe Rahma, Mahfira Artia Rahmadany, Savitri Rahmadita, Alifia Rajagukguk, Natasya Aulina Ramadhani, Mutia Ramadhani, Nadia Suci Rambe, Nadia Fitriani Riadi, Kaisyah Abellia Rizki M Nadeak Santa Situmorang Saragih, Agnes Paska Dewita Saragih, Nurkhayati Br Saragih, Rayna Br Sarah Nadia, Sarah Septiandari, Aurelia Sevvi Khadijah Sianipar, Revalina Angelila Br Siburian, Sandy Anugrah Sihombing, Aldo Loviandri Sihombing, Tania Valensya Br Silaen, Santi Simamora, Najwa Fasya Simanjuntak, Richa Putri Br. Simbolon, Grace Shinta Simorangkir, Marie Natasya Simorangkir, Sonia Miranda Sinaga, Domi Yanti Sinuhaji, Desmalia Febrina Sinulingga , Abraem Prayenta Siregar, Isma Novia Siregar, Nailah Husna Siregar, Suci Khairani Siregar, Suci Ramadhani Siregar, Tiarnita Maria Sarjani Br. Sitanggang, Venni Maulani Siti Misharyani Siti Sarah Harahap Sitorus, Elsa Desima Sitorus, Johana Sitorus, Nadine Gwen C.H Siwabessy, Najwa Naraya Sofia Simangunsong Sri Charina Sebayang Sri Rahayu Simanullang Stela Lianti Bangun Tamba, Sarah Artamevia Tampubolon, Ananda Tanjung, Marwah Afifah Tarigan, Beliyana Itami Br Tarigan, Kornelia Efifani Br Tazkia, Yuricha Nadwa At Utami, Jelita Utami, Tri Setia Wulandari Wulandari Yulia Armaini Zikra Anastasya Azzahra